01.09.20       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, Sang Ayah telah datang untuk mengajar Anda falsafah mendalam tentang perbuatan, perbuatan netral, dan perbuatan berdosa. Ketika badan dan jiwa suci, perbuatan netral. Ketika Anda menjadi tidak suci, perbuatan menjadi berdosa.

Pertanyaan:
Apa sebabnya jiwa-jiwa menjadi berkarat? Apa tanda jiwa yang tertutup karat?

Jawaban:
Penyebab karatadalah sifat buruk. Ketika Anda jiwa-jiwa menjadi tidak suci, Anda tertutup karat. Jika, bahkan sekarang pun, jiwa-jiwa memiliki karat, mereka tertarik kepada dunia lama. Intelek mereka terus menjadi kriminal dan mereka tidak mampu untuk selalu mengingat Baba.

Om Shanti.
Anda anak-anak telah mengerti artinya. Begitu Anda jiwa-jiwa mengatakan: “Om shanti,” Anda memiliki keyakinan bahwa Anda bukan penghuni tempat ini. Kita adalah penghuni hunian kedamaian. Agama asli kita adalah kedamaian ketika kita berada di rumah kita. Kemudian kita datang ke sini untuk memainkan peran kita, karena melalui badanlah kita jiwa-jiwa melakukan perbuatan. Ada perbuatan baik dan buruk. Di kerajaan Rahwana, ada perbuatan buruk. Perbuatan setiap orang telah menjadi berdosa di kerajaan Rahwana. Tidak ada seorang pun yang bebas dari melakukan perbuatan berdosa. Orang-orang percaya bahwa para saddhu dan saniyasi tidak melakukan perbuatan berdosa karena mereka tetap hidup suci dan telah melakukan penanggalan. Sesungguhnya, mereka tidak tahu sama sekali tentang apa artinya menjadi suci. Mereka mengatakan: “Saya tidak suci,” dan mereka semua memanggil-manggil Sang Penyuci. Dunia tidak dapat menjadi suci sebelum Beliau datang. Di sini, ini adalah dunia lama yang tidak suci dan inilah sebabnya orang-orang mengingat dunia yang suci. Ketika mereka pergi ke dunia yang suci, mereka tidak akan ingat tentang dunia yang tidak suci. Dunia itu berbeda sepenuhnya. Segala sesuatu pada awalnya baru dan kemudian menjadi tua. Tak satu pun manusia yang tidak suci bisa ada di dunia baru. Sang Pencipta dunia baru adalah Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Hanya Beliaulah Sang Penyuci. Ciptaan-Nya pasti suci: dari suci menjadi tidak suci dan dari tidak suci menjadi suci. Hal-hal ini tidak dapat dipahami oleh siapa pun. Sang Ayah datang setiap siklus untuk menjelaskan kepada Anda. Di antara Anda anak-anak juga, ada yang memiliki keyakinan dalam intelek, tetapi intelek mereka kemudian menjadi ragu; Maya sepenuhnya menelan mereka. Anda adalah maharathi, bukan? Maharathi diundang untuk memberikan ceramah. Anda harus menjelaskan kepada para maharaja: “Pertama-tama, Anda suci dan layak dipuja. Sekarang ini adalah dunia yang tidak suci. Hanya orang-orang Bharatalah yang dahulu ada di dunia yang suci. Anda orang-orang Bharata dahulu milik agama dewa-dewi yang asli dan abadi, bermahkota ganda, dan sepenuhnya tanpa sifat buruk.” Para maharathi harus menjelaskan seperti ini. Anda harus menjelaskan ini dengan intoksikasi spiritual. Tuhan mengatakan: “Dengan duduk di atas tungku nafsu birahi, jiwa-jiwa telah menjadi jelek. Kemudian, dengan duduk di atas tungku pengetahuan, jiwa-jiwa akan menjadi rupawan.” Siapa pun yang menyampaikan penjelasan tidak bisa duduk di atas tungku nafsu birahi. Meskipun demikian, ada yang duduk di atas tungku nafsu birahi selagi menjelaskan kepada orang lain. Hari ini, mereka menjelaskan pengetahuan ini dan besok, mereka jatuh ke dalam sifat buruk itu. Maya sangat kuat, jangan tanya lagi! Mereka, yang menjelaskan kepada orang lain, mereka sendiri duduk di atas tungku nafsu birahi. Kemudian, mereka menyesalinya dan bertanya, “Apa yang telah terjadi?” Ini adalah pertandingan tinju. Begitu seorang pria melihat wanita, dia menjadi tertarik dan mengotori wajahnya. Maya sangat kuat. Mereka berjanji, tetapi kemudian jatuh. Akibatnya, terkumpul hukuman seratus kali lipat. Mereka menjadi tidak suci seperti shudra. Ada ungkapan: “Setelah minum nektar, mereka pergi ke luar dan mengganggu orang lain dengan melakukan perbuatan kotor.” Anda perlu dua tangan untuk bertepuk. Anda tidak dapat bertepuk dengan satu tangan; keduanya menjadi rusak. Kemudian, ada yang menyampaikan kabar mereka, sementara yang lainnya menjadi sangat malu, sehingga tidak memberi kabar. Mereka merasa bahwa nama mereka akan terhina di dalam marga Brahmana. Dalam perkelahian, ketika seseorang dikalahkan, ada banyak kabar tersebar bahwa orang itu, seorang pegulat yang kuat, telah kalah. Banyak kejadian seperti itu terjadi. Maya menampar mereka. Tujuan sangat tinggi. Anda anak-anak sekarang menjelaskan bahwa mereka yang dahulu satopradhan dan rupawan menjadi jelek dan tamopradhan dengan duduk di atas tungku nafsu birahi. Rama telah digambarkan berkulit biru gelap. Mereka membuat gambar biru gelap untuk banyak tokoh. Meskipun demikian, hanya nama-nama tokoh utama yang digunakan untuk menjelaskan kepada Anda. Di sini juga, mereka memiliki gambar Ramachandra yang berkulit biru gelap. Tanyalah mereka: “Mengapa Anda telah membuat gambarnya biru gelap?” Mereka menjawab: “Ini adalah kehendak Tuhan. Ini telah berlangsung sejak zaman dahulu kala.” Mereka tidak tahu mengapa ini terjadi, atau bahkan apa yang terjadi. Sang Ayah sekarang sedang menjelaskan kepada Anda: “Dengan duduk di atas tungku nafsu birahi, Anda menjadi tidak suci, tidak bahagia, dan tidak berharga sepeser pun. Itu adalah dunia tanpa sifat buruk dan ini adalah dunia dengan sifat buruk.” Jelaskanlah seperti ini: “Ini adalah dinasti surya dan itu adalah dinasti chandra. Kemudian, Anda harus menjadi bagian dari dinasti vaisya. Dengan jatuh ke jalan dosa, Anda tidak lagi disebut dewa-dewi.” Di Kuil Jagadnath, mereka telah menunjukkan marga dewa-dewi di atas. Pakaian mereka adalah pakaian dewa-dewi, tetapi perilaku mereka digambarkan sangat kotor. Perhatikanlah hal-hal yang Sang Ayah minta Anda perhatikan. Banyak pelayanan bisa dilakukan di kuil-kuil. Anda bisa menjelaskan di Kuil Shrinath juga. Tanyalah mereka: “Mengapa Anda telah membuat patung-patung ini biru gelap?” Bagus sekali menjelaskan ini. Itu adalah zaman emas dan ini adalah zaman besi, ketika jiwa-jiwa menjadi berkarat. Karat Anda sekarang sedang dihilangkan. Karat mereka yang tidak mengingat Baba tidak dihilangkan. Ketika jiwa-jiwa tertutup oleh banyak karat, mereka sangat tertarik kepada dunia lama. Karat yang terbesar adalah sifat buruk nafsu birahi. Karena sifat buruk inilah jiwa-jiwa telah menjadi tidak suci. Periksalah diri Anda sendiri untuk memastikan bahwa intelek Anda tidak menjadi kriminal. Bahkan anak-anak yang kelas satu, yang sangat bagus, gagal dalam hal ini. Anda anak-anak sekarang telah menerima pengertian bahwa aspek yang utama adalah kesucian. Telah terjadi banyak pertengkaran karena hal ini sejak permulaan. Sang Ayah menciptakan taktik untuk ini. Semua orang dahulu mengatakan bahwa mereka akan minum nektar pengetahuan. Hanya Sang Samudra Pengetahuanlah yang memiliki nektar pengetahuan. Tak ada orang yang dapat menjadi suci dari tidak suci dengan belajar kitab suci. Jiwa-jiwa harus menjadi suci, kemudian pergi ke dunia yang suci. Setelah menjadi suci, ke mana Anda bisa pergi dari sini? Orang-orang percaya bahwa ada orang yang telah mencapai kebebasan abadi. Apa yang mereka ketahui? Jika seseorang telah mencapai kebebasan abadi, Anda tidak bisa mengadakan upacara untuk kepergian jiwa itu. Di sini, orang-orang terus menyalakan lampu agar jiwa itu tidak akan mendapat kesulitan apa pun atau tersandung-sandung dalam gelap. Jiwa pergi dan lahir kembali dalam badan baru dalam satu detik. Bagaimana mungkin jiwa mengalami kegelapan? Tradisi itu telah berlanjut. Anda juga dahulu melakukan itu, tetapi sekarang Anda tidak melakukannya lagi. Anda tahu bahwa badan menyatu dengan debu. Di sana, mereka tidak memiliki tradisi seperti itu. Sekarang, tidak ada apa pun dalam kekuatan sihir dan sebagainya. Misalnya, bahkan jika seseorang memiliki sayap dan mulai terbang, lalu apa? Apa manfaatnya? Sang Ayah berkata: “Ingatlah Saya dan dosa-dosa Anda akan terhapus. Inilah api yoga; melaluinya, Anda menjadi suci dari tidak suci. Anda menerima kekayaan melalui pengetahuan. Melalui yoga Anda menjadi selamanya sehat dan suci, dan melalui pengetahuan Anda menjadi selamanya kaya.” Umur seorang yogi selalu lebih panjang dibandingkan bhogi (mereka yang menikmati kesenangan indrawi). Krishna disebut Yogeshwar. Dia menjadi Krishna dengan mengingat Tuhan. Dia tidak disebut Yogeshwar di surga. Dia adalah pangeran. Di kelahiran sebelumnya, Dia melakukan perbuatan yang sedemikian rupa, sehingga Dia menjadi Krishna. Sang Ayah telah menjelaskan kepada Anda filsafat mendalam tentang karma, karma netral, dan karma berdosa. Selama setengah siklus ada kerajaan Rama dan selama setengah siklus ada kerajaan Rahwana. Melakukan perbuatan karena pengaruh sifat buruk nafsu birahi adalah dosa paling besar. Anda semua adalah brother dan sister. Semua jiwa adalah brother. Anda adalah anak-anak Tuhan, jadi bagaimana bisa ada serangan kriminal? Kita para Brahma Kumaris tidak bisa melakukan perbuatan yang berhubungan dengan sifat buruk nafsu birahi. Hanya dengan menggunakan taktik ini, Anda menjadi tetap suci. Anda tahu bahwa kerajaan Rahwana sekarang akan berakhir. Kemudian, semua jiwa akan menjadi suci. Ini disebut dengan menyalakan cahaya lampu di setiap rumah. Lampu Anda sekarang telah dinyalakan. Anda masing-masing telah menerima mata ketiga pengetahuan. Di zaman emas, setiap orang suci. Hanya sekaranglah Anda mengerti ini. Dalam menjelaskan kepada orang lain, kekuatan Anda anak-anak berurutan. Anda mengingat Baba berurutan. Tak seorang pun mampu memahami bagaimana kerajaan didirikan. Anda adalah tentara. Anda tahu bahwa Anda menjadi suci dengan kekuatan ingatan dan bahwa Anda kemudian akan menjadi raja dan ratu. Dalam kelahiran Anda berikutnya, akan ada sendok emas di dalam mulut Anda. Mereka yang lulus ujian lebih tinggi, meraih status yang lebih tinggi. Ada perbedaan: Anda menerima kebahagiaan sesuai dengan berapa banyak Anda belajar. Tuhan sedang mengajar Anda. Oleh karena itu, Anda harus selalu memiliki intoksikasi spiritual. Anda sedang menerima makanan bergizi sekarang. Tak seorang pun selain Tuhan bisa membuat Anda menjadi dewa-dewi. Anda sekarang menjadi suci dari tidak suci. Anda kemudian akan meraih status tinggi dan tetap bahagia, selama kelahiran demi kelahiran. Sambil belajar, ada yang menjadi kotor. Dengan menjadi sadar badan, mata ketiga pengetahuan Anda menjadi tertutup. Maya sangat kuat. Sang Ayah sendiri berkata: “Ini memang butuh banyak upaya. Saya memasuki badan Brahma dan membuat begitu banyak upaya!” Ada di antara mereka yang mengerti ini, tetapi kemudian mengajukan pertanyaan: “Bagaimana mungkin Shiva Baba datang dan mengajar kita? Saya tidak percaya.” Ini adalah kepintaran mereka sendiri. Mereka hanya berbicara demikian. Namun, bagaimanapun juga, kerajaan tetap akan berdiri. Ada ungkapan: “Perahu kebenaran bisa saja terguncang, tetapi tidak akan pernah tenggelam.” Ada banyak sekali rintangan. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang ditemukan kembali, yang adalah cahaya mata, kepada jiwa-jiwa yang akan menjadi rupawan dari jelek, cinta kasih, salam, dan selamat pagi dari lubuk hati Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:

1.
Hilangkanlah karat sifat-sifat buruk dengan api yoga. Periksalah diri Anda sendiri untuk mengetahui apakah intelek Anda menjadi kriminal atau tidak.

2. Setelah menumbuhkan intelek yang setia, jangan meragukan apa pun. Untuk menghindarkan diri Anda dari melakukan perbuatan berdosa, selalu lakukan setiap perbuatan dengan terlebih dahulu menstabilkan diri dalam agama asli Anda dan dalam ingatan kepada Sang Ayah.

Berkah:
Semoga Anda terus-menerus menjadi perwujudan sukses dan menjadi penuh kekuatan dengan mengalami semua pencapaian.

Jiwa-jiwa yang menjadi sosok semua pencapaian adalah jiwa-jiwa yang kuat. Hanya jiwa-jiwa kuat semacam itu, yang mengalami semua pencapaian, bisa menjadi perwujudan kesuksesan. Semua jiwa sekarang bertanya-tanya, di mana jiwa-jiwa master pemberkah kebahagiaan dan kedamaian berada? Jika Anda memiliki stok semua kekuatan, Anda akan mampu membuat semua jiwa puas. Dewasa ini, Anda bisa mendapatkan segalanya dari satu toko, jadi Anda pun juga harus menjadi seperti itu. Jangan sampai ada jiwa yang memiliki kekuatan toleransi, tetapi tidak punya kekuatan menghadapi. Anda harus memiliki stok semua kekuatan, karena hanya dengan demikianlah Anda baru bisa menjadi perwujudan kesuksesan.

Slogan:
Maryadas adalah langkah-langkah kehidupan Brahmana. Menempatkan kaki Anda pada jejak langkah Sang Ayah berarti mendekati destinasi Anda.