08.04.21       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, jadilah bunga dan berikanlah kebahagiaan kepada semua orang. Anak-anak yang adalah bunga, hanya mengizinkan permata untuk terucap dari bibir mereka.

Pertanyaan:
Ajaran apa yang Tuhan berikan kepada anak-anak yang akan menjadi bunga, sehingga mereka bisa terus-menerus harum?

Jawaban:
Oh, anak-anak bunga-Ku, periksalah diri Anda untuk memastikan bahwa Anda tidak memiliki duri iblis dalam bentuk kecacatan di dalam diri Anda. Jika Anda memiliki duri dalam diri Anda, maka sebagaimana Anda tidak menyukai kecacatan orang lain, demikian juga Anda harus tidak menyukai kecacatan yang bersifat iblis di dalam diri Anda. Dengan demikian, duri itu akan dihilangkan. Teruslah memeriksa diri sendiri. Pastikan bahwa Anda tidak melakukan dosa apa pun melalui pikiran, perkataan, atau perbuatan Anda, yang bisa mengakibatkan Anda harus mengalami hukuman.

Om Shanti.
Sang Ayah rohani duduk di sini dan menjelaskan kepada anak-anak rohani. Berhubung ini adalah kerajaan Rahwana, semua manusia pada saat ini berkesadaran badan. Inilah sebabnya mereka disebut duri-duri di hutan. Siapa yang menjelaskan ini? Sang Ayah yang tak terbatas, yang sedang mengubah duri-duri menjadi bunga-bunga. Dalam beberapa kasus, Maya begitu kuat, sehingga ketika beberapa anak sedang menjadi bunga, dia dengan cepat mengubah mereka menjadi duri. Ini disebut hutan duri. Ada banyak manusia di dalamnya yang seperti binatang. Mereka manusia, tetapi terus berkelahi dan bertengkar satu sama lain, seperti binatang. Ada pertengkaran di setiap rumah. Semua orang berada dalam samudra racun. Seluruh dunia ini merupakan samudra racun yang luas, di mana manusia terapung-apung. Ini disebut dunia korup yang tidak suci. Anda sedang berubah dari duri menjadi bunga. Baba juga disebut Sang Master Kebun. Baba duduk di sini dan menjelaskan bahwa di dalam Gita, terdapat pengetahuan, sedangkan di dalam Bhagawad, terdapat aktivitas manusia. Lihatlah apa yang telah mereka tuliskan. Hal-hal itu tidak mungkin dikatakan di zaman emas. Zaman emas adalah taman bunga. Anda sekarang sedang menjadi bunga. Setelah menjadi bunga, beberapa anak kemudian menjadi duri. Hari ini, Anda mungkin maju dengan baik, tetapi kemudian badai-badai Maya datang. Lihatlah, seperti apa Maya menjadikan kondisi Anda, selagi Anda sedang duduk di suatu tempat. Baba berkata, “Saya sedang menjadikan Anda master dunia.” Beliau mengatakan kepada orang-orang Bharata, “Anda dahulu adalah master dunia.” Itu hanyalah masalah kemarin; dahulu, itu adalah kerajaan Lakshmi dan Narayana. Di sana, ada istana-istana emas bertatahkan berlian dan permata. Itu disebut Taman Tuhan. Di sini, ada hutan, dan nantinya, di sini akan ada taman. Bharata dahulu adalah surga dan di sana hanya ada bunga-bunga. Hanya Baba yang menciptakan taman bunga itu. Selagi menjadi bunga, beberapa orang terpengaruh oleh pergaulan buruk dan menjadi rusak. Mereka berkata, “Baba, saya ingin menikah.” Mereka melihat kemegahan Maya. Di sini, ada keheningan total. Seluruh dunia ini adalah hutan. Hutan ini pasti akan dibakar. Oleh sebab itu, mereka yang hidup di hutan juga akan binasa. Api yang berkobar 5000 tahun yang lalu akan kembali menyala. Itu disebut Perang Mahabharata. Terlebih dahulu, ada perang bom nuklir yang diciptakan oleh kaum Yadawa. Ini juga dikenang. Mereka telah menciptakan peluru-peluru kendali melalui sains. Ada banyak cerita dalam kitab-kitab suci. Baba menjelaskan kepada Anda anak-anak bahwa tak seorang pun bisa membuat peluru kendali dan sebagainya muncul dari dalam perutnya. Anda sekarang bisa mengetahui betapa banyaknya bom dan lain-lain yang telah mereka ciptakan melalui sains. Lihatlah seberapa banyak kota yang hancur hanya dengan dijatuhi dua bom dan betapa banyaknya orang yang terbunuh. Pasti ada ratusan ribu orang yang mati. Sekarang, ada jutaan orang yang tinggal di hutan yang akan dibakar ini. Shiva Baba menjelaskan kepada Anda, karena bagaimanapun juga, Beliau tetap penuh belas kasih. Baba harus memberikan manfaat kepada semua jiwa. Ke mana lagi semua jiwa akan pergi? Mereka akan melihat bahwa api akan berkobar, jadi mereka akan datang kepada Beliau untuk memohon perlindungan. Sang Ayah adalah Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa. Beliau melampaui kelahiran kembali. Orang-orang telah mengatakan bahwa Beliau ada di mana-mana. Anda sekarang bersifat zaman peralihan. Anda memiliki seluruh pengetahuan dalam intelek Anda. Anda juga harus memenuhi tanggung jawab Anda kepada teman-teman dan kerabat Anda dan sebagainya. Mereka memiliki sifat-sifat buruk sedangkan Anda memiliki kebajikan luhur. Sudah menjadi tugas Anda untuk mengajarkan ini kepada orang lain. Teruslah menyampaikan mantra ini. Anda menjelaskan kepada begitu banyak orang dalam pameran. Anda, orang-orang Bharata, sekarang telah menyelesaikan 84 kelahiran. Baba sekarang telah datang untuk mengubah Anda dari manusia menjadi dewa-dewi, yaitu untuk mengubah Anda, manusia penghuni neraka, menjadi penghuni surga. Dewa-dewi tinggal di surga. Anda sekarang tidak menyukai sifat-sifat iblis. Periksalah diri Anda dan pastikan bahwa Anda telah menjadi jiwa berkebajikan luhur. Apakah saya memiliki kecacatan dalam diri saya? Apakah saya melakukan perbuatan apa pun yang bersifat iblis, melalui pikiran, perkataan, atau perbuatan saya? Apakah saya melakukan bisnis untuk mengubah duri menjadi bunga, atau tidak? Baba adalah Sang Master Kebun, sedangkan Anda, Brahma Kumar dan Kumari, adalah para tukang kebun. Ada berbagai macam tukang kebun. Ada tukang kebun yang begitu bodoh, sehingga mereka tidak mampu membuat orang lain menjadi sama seperti mereka. Sang Master Kebun tidak pergi ke pameran-pameran; yang pergi ke sana adalah tukang-tukang kebun. Tukang kebun yang ini juga bersama dengan Shiva Baba, jadi dia juga tidak bisa pergi ke sana. Anda, para tukang kebun, pergi ke sana untuk melakukan pelayanan. Hanya tukang-tukang kebun yang sangat bagus yang diundang. Baba bahkan berkata, “Jangan mengundang mereka yang bodoh.” Baba tidak menyebutkan nama. Bahkan ada juga tukang-tukang kebun kelas tiga. Sang Master Kebun mengasihi para tukang kebun yang menciptakan bunga-bunga yang sangat bagus. Beliau juga sangat senang terhadap mereka. Mereka terus-menerus hanya mengizinkan permata terucap dari bibir mereka. Apa yang Baba akan katakan seandainya mereka mengeluarkan batu dari bibir mereka, bukan permata? Orang-orang mempersembahkan bunga uck kepada Shiva. Jadi, orang-orang semacam itu akan mempersembahkan diri mereka, bukan? Cobalah lihat, seperti apa perilaku mereka. Duri-duri pun mempersembahkan diri mereka, tetapi setelah itu, mereka kembali ke hutan. Bukannya menjadi satopradhan, mereka justru menjadi semakin tamopradhan. Lalu, akan menjadi seperti apa kondisi mereka nanti? Baba berkata, “Pertama-tama, Saya tanpa pamrih. Kedua, Saya mengangkat mereka yang menghina Saya. Saya berbelas kasih dan mengangkat orang-orang Bharata yang begitu banyak menghina Saya.” Baba berkata, “Saya datang pada saat ini untuk mendirikan surga.” Ketika Anda memberi tahu orang untuk datang ke surga, mereka menjawab bahwa sekarang, di sini, mereka sedang duduk di surga. Oh? Namun, surga ada di zaman emas. Bagaimana mungkin surga berada di zaman besi? Zaman besi disebut neraka. Ini adalah dunia tua yang tamopradhan. Orang-orang tidak tahu di mana surga berada. Mereka yakin bahwa surga berada di atas, di langit. Di Kuil Dilwala, mereka telah menggambarkan surga di langit-langit dan mereka duduk di bawah, sedang menjalani tapasya. Inilah sebabnya orang mengatakan bahwa si ini atau si itu telah pergi ke surga. Di mana surga berada? Mereka mengatakan bahwa semua orang (yang meninggal) telah menjadi penghuni surga. Ini adalah samudra racun. Daratan Vishnu disebut samudra susu. Mereka kemudian menciptakan kolam susu yang besar dan menempatkan Vishnu di dalamnya untuk dipuja. Anda anak-anak sekarang sedang melakukan persiapan untuk pergi ke surga, di mana sungai-sungai susu akan mengalir. Anda anak-anak sekarang harus terus menjadi bunga. Jangan berperilaku sedemikian rupa sehingga orang lain menyebut Anda duri. Selalulah terus berupaya untuk menjadi bunga. Maya mengubah Anda menjadi duri. Oleh sebab itu, Anda harus sangat waspada. Baba berkata, “Selagi tinggal di rumah bersama keluarga Anda, jadilah suci seperti bunga lotus.” Baba, Sang Master Kebun, telah datang untuk mengubah Anda dari duri menjadi bunga. Periksalah, apakah Anda sudah menjadi bunga. Hanya bunga-bungalah yang diundang ke segala tempat untuk melakukan pelayanan. “Baba, kirimkan bunga mawar kepada kami!” Mereka yang adalah bunga, terlihat jelas. Baba berkata, “Saya datang untuk mengajarkan Raja Yoga kepada Anda.” Ini adalah kisah tentang menjadi Narayana sejati, bukan menjadi rakyat sejati. Beberapa orang menjadi raja dan ratu. Jadi, bisa dipahami bahwa rakyat juga akan tercipta. Anda sekarang mengerti bahwa raja, ratu, dan rakyat, sedang diciptakan secara berurutan. Apa yang bisa diberikan oleh orang miskin yang bahkan tidak mampu menabung dua sampai lima rupee? Mereka diberi imbalan sama besarnya dengan orang yang memberikan 1000 rupee. Bharata adalah negara paling miskin. Tak seorang pun penduduk Bharata ingat bahwa mereka dahulu penghuni surga. Mereka menyanyikan pujian dewa-dewi tanpa memahami artinya. Katak berbunyi parau, sedangkan burung kutilang berkicau sangat manis dan merdu, tetapi itu tidak ada maknanya. Dewasa ini, ada begitu banyak orang yang membacakan Gita. Sekarang, bahkan ada juga wanita yang membacakannya. Mereka tidak mengerti apa pun tentang agama mana yang didirikan melalui Gita. Ketika seseorang memamerkan sedikit kekuatan sihir, orang-orang yakin bahwa orang itu adalah Tuhan. Mereka mengingat Sang Penyuci. Oleh karenanya, itu berarti bahwa mereka tidak suci. Baba berkata, “Menuruti sifat buruk nafsu birahi adalah dosa nomor satu.” Seluruh dunia ini tidak suci. Semua orang memanggil-manggil, “Oh, Sang Penyuci, datanglah!” Sekarang, haruskah Beliau datang atau apakah Anda bisa menjadi suci dengan mandi di Sungai Gangga? Baba harus berupaya sedemikian rupa untuk mengubah Anda dari manusia biasa menjadi dewa-dewi. Beliau berkata, “Ingatlah Saya, maka Anda akan berubah dari duri menjadi bunga. Jangan pernah mengizinkan batu keluar dari bibir Anda. Jadilah bunga.” Ini adalah studi. Selagi melangkah maju, sebagian anak juga mengalami pertanda buruk, sehingga mereka gagal. Dari penuh harapan, mereka menjadi kehilangan harapan, kemudian mereka berkata, “Saya ingin pergi kepada Baba.” Mereka yang tidak suci tidak diperbolehkan memasuki Sidang Indra. Ini adalah Sidang Indra. Pengajar Brahmana mana pun yang membawa orang seperti itu ke sini, memikul tanggung jawab sangat besar. Jika orang itu menuruti sifat buruk nafsu birahi, pengajar Brahmana tersebut juga mengumpulkan beban dosa. Itulah sebabnya, Anda harus berhati-hati pada saat membawa siapa pun kemari. Seiring perkembangan Anda, Anda akan melihat para sadhu dan orang suci dan sebagainya menunggu dalam antrean. Ada nama-nama seperti Bhishampitamai dan lain-lain. Anda anak-anak harus memiliki intelek yang benar-benar luas dan tak terbatas. Anda bisa memberi tahu siapa pun bahwa Bharata dahulu adalah taman bunga dan dewa-dewi dahulu tinggal di sana. Mereka sekarang telah menjadi duri. Anda memiliki lima sifat buruk di dalam diri Anda. Kerajaan Rahwana berarti hutan. Baba datang untuk mengubah duri menjadi bunga. Pikirkanlah ini: “Jika saya tidak menjadi bunga mawar saat ini, saya akan menjadi bunga uck, kelahiran demi kelahiran.” Anda masing-masing harus mendatangkan manfaat bagi diri sendiri. Anda tidak memberikan bantuan apa pun kepada Shiva Baba! Anda justru harus membantu diri sendiri. Anda sekarang harus mengikuti shrimat. Ketika seseorang pergi ke taman, dia hanya akan mengamati bunga-bunga yang harum; dia tidak akan memandang bunga uck. Orang mengadakan pameran bunga; ini juga adalah pameran bunga. Ada hadiah besar yang diterima. Jadilah bunga-bunga kelas satu yang sangat bagus. Perilaku Anda harus sangat manis. Jadilah sangat rendah hati terhadap orang yang marah: “Saya ingin menjadi suci dengan mengikuti shrimat serta menjadi master dunia surga yang suci.” Ada banyak taktik; wanita memiliki banyak akal. Anda harus berupaya dengan cerdik agar bisa tetap hidup suci. Anda bisa mengatakan, “Tuhan berkata, ‘Sifat buruk nafsu birahi adalah musuh terbesar. Jadilah suci, maka Anda akan menjadi satopradhan!’ Oleh sebab itu, bukankah saya harus mendengarkan Tuhan?” Selamatkanlah diri Anda dengan metode yang tepat. Agar bisa menjadi master dunia, tidak apa-apa jika Anda harus sedikit bertoleransi, bukan? Anda sedang melakukan segala sesuatu demi diri Anda sendiri. Orang-orang itu berjuang demi Pemerintah, sedangkan Anda melakukan segala sesuatu demi diri Anda sendiri. Anda memang harus berupaya. Jika melupakan Baba, Anda jatuh, kemudian Anda merasa malu. Lalu, bagaimana Anda bisa menjadi dewa-dewi? Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, salam, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Agar bisa terhindar dari pertanda buruk Maya, hanya izinkan permata pengetahuan terucap dari bibir Anda. Berhati-hatilah tentang pergaulan Anda.

2. Agar bisa menjadi bunga yang harum, teruslah menghilangkan kecacatan. Ikutilah shrimat dan jadilah amat sangat rendah hati. Jangan pernah kalah oleh sifat buruk nafsu birahi, musuh terbesar. Selamatkan diri Anda dengan bijaksana.

Berkah:
Semoga Anda tetap bebas dari hal-hal terbatas dan terus-menerus sibuk melakukan pelayanan yang tak terbatas dengan sikap Anda yang penuh kekuatan.

Sebagaimana sakar Baba tidak bisa melihat apa pun selain pelayanan, demikian juga Anda anak-anak harus terus menyibukkan diri untuk melakukan pelayanan tak terbatas dengan sikap Anda yang penuh kekuatan, maka semua hal yang terbatas akan berakhir dengan sendirinya. Meluangkan waktu untuk hal-hal yang terbatas adalah seperti bermain-main dengan boneka. Waktu dan energi Anda terbuang sia-sia. Oleh sebab itu, jangan menyia-nyiakan waktu atau kekuatan yang telah Anda kumpulkan dengan mengurusi hal-hal sepele.

Slogan:
Agar bisa mencapai kesuksesan dalam pelayanan, jadikanlah perkataan, perilaku, dan aktivitas Anda berpengaruh.