09.11.20       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, ini adalah waktu Anda yang paling berharga. Oleh karenanya, Anda tidak boleh menyia-nyiakannya. Donasikanlah pengetahuan kepada mereka yang layak.

Pertanyaan:
Apa cara yang mudah untuk terus meresapkan kebajikan luhur dan memperbarui perilaku Anda?

Jawaban:
Jelaskan kepada orang lain hal-hal yang Baba jelaskan kepada Anda. Donasikanlah harta pengetahuan dan Anda akan dengan mudah meresapkan kebajikan luhur dan perilaku Anda akan terus diperbarui. Mereka yang tidak mampu mengingat pengetahuan ini dalam intelek mereka dan tidak mendonasikan harta pengetahuan adalah kikir. Mereka menciptakan kerugian yang tidak diperlukan terhadap diri mereka sendiri.

Lagu:
Jangan lupakan hari-hari masa kanak-kanakmu!

Om Shanti.
Anak-anak yang termanis, Anda telah mendengar lagu itu dan Anda juga mengerti maknanya dengan sangat baik. Jangan lupa bahwa Anda adalah jiwa dan bahwa Anda adalah anak-anak Sang Ayah yang tak terbatas. Satu menit Anda sangat bahagia dalam ingatan Sang Ayah, dan menit berikutnya Anda lupa tentang Beliau dan Anda merasa tidak bahagia. Satu menit Anda hidup dan menit berikutnya Anda mati; satu menit Anda milik Sang Ayah yang tak terbatas dan menit berikutnya Anda kembali ke keluarga fisik Anda. Oleh karena itu, Sang Ayah berkata, “Hari ini Anda tertawa, tetapi besok jangan menangis!” Inilah arti dari lagu itu. Anda anak-anak tahu bahwa manusia paling banyak tersandung-sandung demi kedamaian; mereka berziarah. Bukan berarti bahwa mereka menemukan kedamaian dengan tersandung-sandung ke mana-mana. Hanya pada zaman peralihan inilah Sang Ayah datang dan menjelaskan kepada Anda. Pertama-tama, kenalilah diri Anda sendiri! Jiwa adalah perwujudan kedamaian. Tempat hunian mereka adalah hunian kedamaian. Ketika jiwa-jiwa turun ke sini, mereka pasti harus melakukan perbuatan. Ketika Anda ada di hunian kedamaian, Anda selalu damai. Ada kedamaian juga di zaman emas; ada kebahagiaan dan juga kedamaian. Hunian kedamaian tidak disebut daratan kebahagiaan. Tempat di mana ada kebahagiaan disebut daratan kebahagiaan dan tempat di mana ada penderitaan disebut daratan penderitaan. Anda sekarang mengerti semua hal ini. Untuk membuat orang-orang mengerti hal-hal ini, Anda harus menjelaskan kepada mereka secara pribadi. Ketika orang memasuki pameran, terlebih dahulu berilah mereka perkenalan Sang Ayah. Anda telah menerima penjelasan bahwa Sang Ayah bagi semua jiwa hanyalah Yang Esa. Beliau adalah Tuhan dari Gita. Semua yang lainnya adalah jiwa-jiwa. Jiwa-jiwa menanggalkan badan mereka dan lahir kembali dalam badan baru. Nama badan-badan itu berubah. Nama “jiwa” tidak berubah. Anda anak-anak bisa menjelaskan, “Hanya Sang Ayah yang tak terbataslah yang memberikan warisan kebahagiaan. Sang Ayah mendirikan dunia kebahagiaan. Tidak mungkin Sang Ayah mendirikan dunia penderitaan. Dahulu ada kerajaan Lakshmi dan Narayana di Bharata. Ada gambar-gambarnya.” Beri tahulah mereka, “Anda bisa menerima warisan kebahagiaan ini.” Jika mereka mengatakan bahwa ini adalah imajinasi Anda, Anda harus meninggalkan mereka. Orang-orang yang berpikir bahwa ini adalah imajinasi Anda, tidak akan mengerti apa pun. Waktu Anda sangat berharga. Tidak ada orang lain di dunia yang waktunya seberharga waktu Anda. Waktu orang penting sangat berharga. Waktu Sang Ayah sangat berharga! Sang Ayah menjelaskan segalanya kepada Anda dan mengubah Anda sepenuhnya. Oleh karena itu, Sang Ayah hanya memberi tahu Anda anak-anak, “Jangan sia-siakan waktu Anda yang berharga. Berilah pengetahuan kepada mereka yang layak.” Anda harus menjelaskan kepada mereka yang layak. Tidak semua anak bisa memahami pengetahuan ini; ada yang tidak memiliki intelek untuk memahami. Terlebih dahulu, berikanlah perkenalan Sang Ayah. Sebelum mereka mengerti bahwa Sang Ayah bagi kita jiwa-jiwa adalah Shiva, mereka tidak akan mampu memahami apa pun yang lain. Jelaskanlah kepada mereka dengan banyak cinta kasih dan kerendahan hati. Kemudian, biarkan mereka pergi, karena mereka yang berasal dari komunitas iblis tidak akan segan-segan memulai perdebatan. Pemerintah begitu banyak memuji para mahasiswa! Pemerintah mengatur banyak hal untuk mereka. Para mahasiswalah yang terlebih dahulu melemparkan batu. Mereka memiliki banyak kemarahan (josh) dalam diri mereka. Orang-orang yang tua dan ibu-ibu tidak mampu melemparkan batu dengan banyak kekuatan. Pada umumnya, para pelajarlah yang membuat banyak keributan. Merekalah yang dilatih untuk maju berperang. Sang Ayah sekarang menjelaskan kepada Anda jiwa-jiwa, “Anda telah terbalik, bukannya menyadari diri Anda sebagai jiwa, Anda menganggap diri Anda sebagai badan.” Sang Ayah sekarang membuat Anda tegak kembali. Ada perbedaan bagaikan siang dan malam. Dengan berputar tegak kembali, Anda menjadi master dunia. Anda sekarang mengerti bahwa Anda telah terbalik selama setengah siklus. Sang Ayah sekarang membuat Anda tegak kembali untuk setengah siklus. Ketika Anda menjadi anak-anak Tuhan, Anda menerima warisan kedaulatan atas seluruh dunia. Ketika Rahwana memutar Anda menjadi terbalik, segalanya hancur dan Anda terus jatuh. Anda anak-anak mengerti tentang kerajaan Rama dan kerajaan Rahwana. Anda harus selalu mengingat Sang Ayah. Meskipun Anda harus bekerja demi nafkah Anda, Anda masih punya banyak waktu. Jika Anda tidak ada murid atau tidak ada yang harus dikerjakan, duduklah mengingat Sang Ayah. Penghasilan itu adalah untuk waktu sementara, sedangkan penghasilan ini adalah untuk selamanya. Anda harus memberi lebih banyak perhatian pada ini. Maya berulang kali membawa pikiran Anda menjauh ke arah lain. Ini akan terus terjadi. Maya terus membuat Anda lupa. Mereka menunjukkan suatu sandiwara berdasarkan ini: Tuhan mengatakan satu hal dan Maya mengatakan hal yang lain. Sang Ayah berkata kepada anak-anak, “Selalulah mengingat Saya saja! Dalam hal inilah ada rintangan. Tidak ada rintangan sebanyak itu dalam hal-hal lainnya.” Ada banyak yang dipukuli karena kesucian. Ada memorial tentang waktu saat ini yang ditulis dalam Bhagawad. Ada iblis-iblis perempuan: Putna, Supnaka, dan sebagainya. Semua hal itu berhubungan dengan masa sekarang ini, ketika Sang Ayah datang dan menyucikan Anda. Mereka merayakan apa pun yang Anda alami di masa lalu dalam bentuk hari raya. Mereka terus memuji masa lalu. Mereka terus menyanyikan pujian tentang kerajaan Rama karena itu telah menjadi masa lalu. Sebagai contoh, Kristus datang dan mendirikan agama itu. Mereka punya waktu dan tanggal untuk itu, jadi mereka terus merayakan hari lahirnya. Bisnis itu terus berlanjut di jalan pemujaan selama setengah siklus. Itu tidak terjadi di zaman emas. Dunia ini akan hancur. Ada sangat sedikit dari Anda yang mengerti hal-hal ini. Sang Ayah telah menjelaskan bahwa semua jiwa harus kembali pulang pada saat akhir. Semua jiwa akan melepaskan badan mereka dan kembali pulang. Anda anak-anak mengerti bahwa waktu tinggal beberapa hari saja. Segalanya sekarang akan hancur sekali lagi. Hanya kitalah yang akan pergi ke zaman emas; tidak semua jiwa akan pergi ke sana. Mereka yang pergi pada siklus yang lalu, akan pergi lagi, secara berurutan. Merekalah yang belajar dengan baik, dan juga yang mengajar orang lain. Mereka yang belajar dengan sangat baik, ditransfer sesuai dengan peringkat mereka. Anda juga ditransfer. Anda mengerti bahwa semua jiwa akan pergi, dan duduk di hunian kedamaian, dan bahwa mereka kemudian akan terus turun, secara berurutan. Sang Ayah berkata, “Meskipun demikian, hal yang utama adalah memberi perkenalan Sang Ayah.” Selalulah mengucapkan nama Sang Ayah. Apa itu jiwa? Apa yang dimaksud dengan Sang Jiwa Yang Maha Tinggi? Tak seorang pun di dunia mengetahui ini. Walaupun mereka mengatakan bahwa sebuah bintang yang luar biasa berkilau di tengah dahi, mereka tidak mengerti apa pun lebih dari itu. Pengetahuan ini hanya ada dalam intelek sedikit orang di antara Anda. Anda berulang kali melupakannya. Pertama-tama, jelaskan bahwa Sang Ayah adalah Sang Penyuci. Beliau memberi kita warisan dan juga menjadikan kita maharaja yang terbesar. Anda memiliki lagu, “Akhirnya, hari itu telah tiba.” Di jalan pemujaan, Anda mencari-cari jalan ini. Pemujaan dimulai pada awal zaman tembaga, dan kemudian, pada saat akhir, Sang Ayah datang dan menunjukkan jalan kepada Anda. Ini dikenal sebagai waktu pelunasan. Semua rekening dari ikatan iblis akan dilunasi dan Anda kemudian akan pulang. Anda mengetahui peran 84 kelahiran. Peran ini terus dimainkan. Orang-orang merayakan Shiva Jayanti. Jadi, Shiva pasti telah datang. Beliau pasti telah melakukan sesuatu. Hanya Beliau yang menciptakan dunia baru. Lakshmi dan Narayana dahulu adalah master, tetapi sekarang tidak lagi. Sang Ayah sekali lagi mengajar Anda Raja Yoga. Beliau telah mengajar Anda Raja Yoga ini sebelumnya. Ini tidak bisa muncul dari bibir siapa pun kecuali Anda. Hanya Anda yang bisa menjelaskan ini. Shiva Baba mengajar kita Raja Yoga. Ketika orang-orang mengatakan, “Shivohum,” itu salah. Sang Ayah sekarang juga telah menjelaskan kepada Anda, “Anda mengelilingi siklus dan masuk marga dewa-dewi dari marga Brahmana.” Anda bisa menjelaskan arti “Hum so, so hum”. Kita sekarang adalah para Brahmana dan ini adalah siklus 84 kelahiran. Ini bukanlah mantra untuk dirapalkan. Arti dari ini harus ada dalam intelek Anda. Itu adalah masalah satu detik. Sebagaimana Anda mampu untuk mengerti segalanya mengenai benih dan pohon dalam satu detik, demikian pula, Anda mengerti rahasia tentang “Hum so, so hum” dalam satu detik. Kita mengelilingi siklus seperti ini, dan ini juga disebut chakra kesadaran diri. Ketika Anda memberi tahu seseorang bahwa Anda adalah pemutar chakra kesadaran diri, dia tidak akan percaya kepada Anda. Dia akan mengatakan bahwa Anda memberi diri Anda sendiri gelar itu. Kemudian, Anda bisa menjelaskan bagaimana Anda mengalami 84 kelahiran. Siklus ini terus berputar. Jiwa memperoleh penglihatan mengenai 84 kelahiran. Ini disebut sebagai memutar chakra kesadaran diri. Ketika mereka mendengar ini, mereka pada awalnya akan heran; mereka akan berpikir, “Dongeng apa yang mereka sedang karang?” Kemudian, ketika Anda memberi mereka perkenalan Sang Ayah, mereka tidak lagi berpikir bahwa Anda menceritakan kisah dongeng. Anda mengingat Sang Ayah. Ada nyanyian, “Baba, ketika Engkau datang, kami akan menyerahkan diri kami kepada-Mu. Kami hanya akan mengingat Engkau.” Sang Ayah berkata, “Anda mengatakan ini. Jadi, Saya sekarang mengingatkan Anda mengenai ini. Jadilah penghancur keterikatan dan hancurkan semua keterikatan kepada badan Anda juga. Sadarilah diri Anda sebagai jiwa dan ingatlah Saya saja dan dosa-dosa Anda akan terhapus.” Semua orang akan menyukai hal-hal manis yang Anda jelaskan kepada mereka. Jika mereka tidak memiliki perkenalan Sang Ayah, mereka akan terus memiliki keragu-raguan mengenai suatu hal tertentu atau lainnya. Inilah sebabnya Anda pertama-tama harus menaruh dua atau tiga gambar di hadapan mereka yang juga memiliki perkenalan Sang Ayah. Dengan menerima perkenalan Sang Ayah, mereka juga akan menerima perkenalan tentang warisan. Sang Ayah berkata, “Saya menjadikan Anda raja diraja. Buatlah gambar tentang raja bermahkota tunggal bersujud kepada raja bermahkota-ganda. Mereka kemudian akan mampu untuk mengerti makna dari menjadi layak dipuja dan menjadi pemuja.” Pertama-tama, mereka memuja Sang Ayah dan kemudian mereka memuja patung-patung mereka sendiri. Mereka membuat patung-patung tentang orang suci yang ada di masa lampau dan memuja itu. Anda menerima pengetahuan ini sekarang. Sebelumnya, Anda mengatakan kepada Tuhan, “Engkau layak dipuja dan Engkau adalah pemuja.” Anda sekarang telah menerima penjelasan bahwa Andalah yang mengelilingi siklus ini. Selalulah mengingat pengetahuan ini dalam intelek Anda dan Anda kemudian juga bisa menjelaskan kepada orang lain. Kekayaan Anda tidak pernah habis dengan mendonasikannya. Mereka yang tidak mendonasikan kekayaan disebut kikir. Anda harus menjelaskan kepada orang lain apa yang Sang Ayah telah jelaskan kepada Anda. Jika Anda tidak menjelaskan kepada orang lain, Anda mendatangkan kerugian yang tidak diperlukan atas diri Anda sendiri. Anda tidak akan mampu untuk meresapkan kebajikan luhur. Perilaku Anda juga akan menjadi seperti itu. Anda masing-masing bisa mengerti sendiri. Anda sekarang telah menerima pengertian. Semua jiwa lain tidak bijak. Anda sekarang mengetahui segalanya. Sang Ayah berkata, “Di sisi ini ada komunitas dewa-dewi dan di sisi yang lain ada komunitas Iblis. Intelek Anda bisa mengerti bahwa Anda sekarang ada di zaman peralihan.” Satu anggota keluarga mungkin saja milik zaman peralihan, sementara satu anggota yang lain milik zaman besi; keduanya tinggal bersama-sama. Kemudian, ketika terlihat bahwa orang itu tidak layak untuk disebut angsa, taktik harus diciptakan. Kalau tidak, dia akan terus menciptakan halangan. Anda harus berupaya untuk membuat orang lain sama seperti diri Anda. Jika tidak, mereka akan terus mendatangkan masalah. Anda kemudian harus akan menemukan cara untuk menjauhi mereka. Akan ada rintangan. Pengetahuan ini hanya diberikan oleh Anda. Anda harus menjadi sangat manis. Anda juga harus menjadi penghancur keterikatan. Ketika Anda melepaskan salah satu sifat buruk, orang lain menciptakan kesulitan. Anda kemudian harus mengerti bahwa segalanya terjadi sama seperti dalam siklus yang lalu. Dengan memiliki pengertian ini, Anda hanya tetap diam. Anda telah mengerti tujuan. Bahkan anak-anak yang menjelaskan dengan sangat baik pun bisa jatuh; mereka ditampar dengan kekuatan besar. Orang kemudian mengatakan, “Mereka pasti telah ditampar di siklus yang lalu juga.” Anda masing-masing bisa mengerti dalam hati Anda. Ada yang bahkan menulis, “Baba, saya menjadi marah dan memukul seseorang. Saya membuat kesalahan ini.” Sang Ayah menjelaskan, “Kendalikanlah diri Anda sebanyak mungkin. Ada begitu banyak jenis manusia yang berbeda-beda. Ada banyak serangan terhadap yang polos.” Laki-laki kuat, sedangkan wanita lemah. Sang Ayah sekali lagi mengajari Anda cara berperang dalam cara yang tersamar. Melaluinya, Anda mampu menaklukkan Rahwana. Tak seorang pun yang lain memahami peperangan ini dalam intelek mereka. Anda, yang mampu memahaminya, juga berurutan. Ini adalah hal-hal yang benar-benar baru. Anda sekarang sedang belajar untuk pergi ke daratan kebahagiaan. Anda sekarang mengingat ini, tetapi Anda kemudian lupa. Hal yang utama adalah perziarahan ingatan. Dengan mengingat Sang Ayah, kita akan menjadi suci. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, salam, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Apa pun yang terjadi, anggaplah itu sebagai takdir dan tetaplah diam. Jangan menjadi marah. Kendalikanlah diri Anda sebanyak mungkin. Ciptakanlah cara untuk berusaha membuat orang lain setara dengan diri Anda.

2. Berilah semua orang perkenalan Sang Ayah dengan banyak cinta kasih dan kerendahan hati. Beri tahulah semua orang tentang hal-hal manis yang Sang Ayah katakan, “Sadarilah diri Anda sebagai jiwa dan ingatlah Saya. Taklukkanlah semua keterikatan terhadap badan Anda.”

Berkah:
Semoga Anda menjadi benar-benar penuh cinta kasih dan bekerja sama, serta selalu mengenakan perisai kerendahan hati untuk membakar Rahwana kesia-siaan.

Bagaimanapun jelinya seseorang berusaha mencari-cari kelemahan dalam perkumpulan Anda, jangan biarkan ada sedikit pun konflik sanskara atau konflik sifat yang terlihat. Bahkan seandainya seseorang menyumpahi atau menghina Anda, jadilah seperti orang suci. Bahkan seandainya seseorang melakukan sesuatu yang salah, tetaplah bersikap benar. Saat seseorang menimbulkan konflik, berilah dia air cinta kasih. Jangan menyiramkan minyak ke api dengan bertanya, “Apa alasannya? Mengapa seperti ini?” Selalu kenakan perisai kerendahan hati. Di mana ada kerendahan hati, pasti ada cinta kasih dan kerja sama.

Slogan:
Leburlah semua perasaan terbatas dari kesadaran “milik saya” menjadi Satu, “Baba Saya”.