10.10.20       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, kapan pun Anda menjelaskan kepada seseorang atau memberi ceramah, lakukanlah itu sambil mengatakan, “Baba, Baba.” Pujilah Sang Ayah dan anak panah akan menembus sasaran.

Pertanyaan:
Pertanyaan apa yang Baba tanyakan secara khusus kepada anak-anak Bharata?

Jawaban:
Anda, anak-anak Bharata, dahulu sangat kaya; Anda berasal dari agama dewa-dewi dan 16 derajat surgawi komplet dan sempurna. Anda dahulu suci; Anda tidak pernah menggunakan pedang nafsu birahi. Anda dahulu sangat kaya. Lalu, bagaimana Anda bisa bangkrut? Tahukah Anda alasannya? Anak-anak, bagaimana Anda bisa menjadi budak? Di mana Anda hilangkan harta dan properti Anda? Cobalah pikirkan bagaimana Anda dari suci menjadi tidak suci. Ketika Anda menjelaskan aspek ini kepada orang lain, sambil mengatakan, “Baba, Baba,” mereka akan mengerti dengan mudah.

Om Shanti.
Ketika mengatakan, “Om shanti,” Anda pasti harus mengingat Sang Ayah. Sang Ayah pertama-tama berkata, "Manmanabhav!" Beliau pasti mengatakan ini sebelumnya, dan inilah sebabnya Beliau mengatakannya sekarang. Anda anak-anak mengenal Sang Ayah. Kapan pun Anda pergi untuk menyampaikan ceramah di perkumpulan, orang-orang itu tidak mengenal Sang Ayah. Oleh karena itu, Anda harus mengatakan kepada mereka bahwa Shiva Baba mengatakan bahwa Beliau sendirilah Sang Penyuci. Beliau pasti datang ke sini untuk menjelaskan, untuk membuat Anda suci. Di sini, Baba berkata kepada Anda anak-anak, "Wahai, anak-anak, Saya membuat Anda menjadi master surga." Anda dahulu adalah master dunia. Anda berasal dari agama dewa-dewi yang asli dan abadi. Oleh karena itu, Anda juga harus mengatakan bahwa Baba mengatakan ini. Baba masih belum menerima kabar mengenai seseorang memberi ceramah yang demikian. Shiva Baba berkata, "Anda menyadari Saya sebagai Yang Maha Tinggi; Anda menyadari Saya sebagai Sang Penyuci. Saya memasuki Bharata dan mengajar Anda Raja Yoga. Saya memberi tahu Anda, 'Ingatlah Saya saja terus-menerus. Ingatlah Saya, Sang Ayah Yang Maha Tinggi.'" Ini karena Beliau adalah Sang Ayah, Sang Pemberkah. Anda anak-anak dahulu pastilah master dunia di Bharata. Tidak ada agama lain pada saat itu. Sang Ayah menjelaskan kepada kita anak-anak, dan kita kemudian menjelaskan kepada orang lain, bahwa Baba berkata, "Anda orang-orang Bharata dahulu sangat kaya. Ketika dahulu ada agama dewa-dewi, Anda 16 derajat surgawi komplet dan sempurna. Anda dahulu suci; Anda tidak menggunakan pedang nafsu birahi. Anda dahulu begitu kaya." Sang Ayah kemudian berkata, "Tahukah Anda mengapa Anda menjadi bangkrut? Anda dahulu master dunia. Mengapa sekarang Anda telah menjadi budak dunia? Anda terus membuat utang dengan setiap orang. Di mana Anda hilangkan semua uang itu?" Berilah ceramah dengan cara yang sama seperti cara Baba memberi Anda ceramah, dan banyak yang akan tertarik. Anda tidak mengingat Baba. Inilah sebabnya anak panah tidak menembus sasaran. Anda tidak menerima kekuatan itu. Jika tidak, seandainya mereka mendengarkan bahkan satu saja ceramah yang demikian dari Anda, keajaiban pasti terjadi. Shiva Baba berkata, "Tuhan hanya Satu." Beliau adalah Sang Penghapus Penderitaan dan Sang Pemberkah Kebahagiaan, Yang Esa, yang mendirikan dunia baru. Bharata dahulu adalah surga. Dahulu ada istana-istana yang bertatahkan permata dan berlian. Dahulu hanya ada satu kerajaan. Semua orang dahulu seperti susu dan gula. Sebagaimana pujian Sang Ayah tanpa batas, demikian pula pujian Bharata juga tanpa batas. Orang-orang akan menjadi bahagia saat mendengar pujian Bharata. Sang Ayah bertanya kepada Anda anak-anak, "Ke mana Anda hilangkan semua kekayaan dan properti Anda?" Anda menghabiskan begitu banyak di jalan pemujaan. Anda membangun banyak kuil. Shiva Baba berkata, "Cobalah pikirkan bagaimana Anda dari suci menjadi tidak suci." Bukankah Andalah yang mengatakan bahwa Anda mengingat Tuhan ketika menderita? Anda tidak mengingat Beliau ketika bahagia, tetapi siapa yang membuat Anda tidak bahagia? Teruslah sebutkan nama Baba berulang kali. Teruslah memberikan pesan Baba. Baba berkata, "Saya mendirikan surga, Shivalaya. Dahulu, ada kerajaan Lakshmi dan Narayana di surga; Anda bahkan telah melupakan ini. Anda bahkan tidak tahu bahwa Radhe dan Krishnalah yang menjadi Lakshmi dan Narayana, setelah hari pernikahan mereka. Anda menghina Krishna yang dahulu adalah master dunia; Anda bahkan menghina Saya! Saya adalah Sang Pemberkah Keselamatan bagi Anda, tetapi Anda mengatakan bahwa Saya ada dalam kucing dan anjing dan dalam setiap partikel!" Baba berkata, "Anda telah menjadi sedemikian tidak suci!" Sang Ayah berkata, "Saya adalah Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa dan Sang Penyuci. Anda kemudian mengatakan bahwa Sungai Gangga adalah sang Penyuci. Karena tidak beryoga dengan Saya, Anda telah menjadi bahkan lebih tidak suci. Ingatlah Saya dan dosa-dosa Anda akan terhapus." Jelaskanlah dengan menggunakan nama Baba berulang kali dan Anda akan mampu mengingat Shiva Baba. Beri tahulah mereka, "Kita sedang memuji Sang Ayah." Sang Ayah sendiri berkata, "Saya memasuki badan orang biasa yang tidak suci pada akhir dari banyak kelahirannya. Orang inilah yang mengalami banyak kelahiran. Dia sekarang menjadi milik Saya, jadi Saya menjelaskan melalui kendaraan ini. Orang ini tidak tahu mengenai kelahiran-kelahirannya sendiri. Dia adalah Bhagirath (Kendaraan yang Beruntung) dan Saya memasukinya dalam tahapan pensiunnya." Shiva Baba menjelaskan dengan cara ini. Baba belum pernah mendengar seorang pun menyampaikan ceramah yang demikian. Tak seorang pun bahkan menyebutkan nama Baba. Mereka tidak mengingat Baba sama sekali, sepanjang hari. Mereka tetap sibuk bergosip dan sebagainya, lalu menulis kepada Baba dan mengatakan bahwa mereka menyampaikan kuliah yang sedemikian rupa, dan menjelaskan dengan cara tertentu. Baba mengerti bahwa Anda masih semut-semut kecil. Anda bahkan belum menjadi semut-semut besar, tetapi ada begitu banyak ego! Ada yang tidak mengerti bahwa Shiva Babalah yang menjelaskan melalui Brahma. Anda melupakan Shiva Baba. Orang-orang dengan cepat menjadi jengkel mengenai Brahma. Sang Ayah berkata, "Ingatlah Saya saja. Hanya pedulilah tentang Saya. Bukankah Anda mengingat Saya?" Meskipun demikian, bahkan Anda pun tidak mengenal siapa Sang Ayah atau kapan Beliau datang. Para guru mengatakan bahwa durasi siklus adalah ratusan ribu tahun, sedangkan Sang Ayah mengatakan bahwa siklus hanya berdurasi 5000 tahun. Dunia tua akan menjadi dunia baru. Dunia baru akan menjadi tua lagi. Di mana New Delhi sekarang? Akan ada New Delhi ketika ada daratan malaikat. Dahulu ada New Delhi di dunia baru di tepi Sungai Jamuna. Ada istana Lakshmi dan Narayana di sana. Itu adalah daratan malaikat. Itu sekarang akan menjadi kuburan; semua orang akan terkubur. Inilah sebabnya Sang Ayah berkata, "Ingatlah Saya, Sang Ayah Yang Maha Tinggi, dan Anda akan menjadi suci." Selalulah menjelaskan sambil mengatakan, “Baba, Baba,” seperti ini. Karena Anda tidak menyebutkan nama Baba, maka tak seorang pun mendengarkan Anda. Karena Anda tidak mengingat Baba, Anda tidak mampu menerima kekuatan itu; Anda menjadi sadar badan. Mereka yang dilarang datang menemui Baba oleh keluarganya dan mengalami pemukulan, mengingat Baba lebih banyak daripada Anda. Mereka begitu banyak memanggil-manggil. Sang Ayah berkata, "Anda semua adalah Drupadi. Anda sekarang telah diselamatkan dari dilucuti." Bahkan ada perempuan yang diberi nama Putna dan sebagainya di siklus sebelumnya. Anda telah lupa itu. Sang Ayah berkata, "Ketika Bharata adalah Kuil Shiva, itu disebut surga." Mereka yang memiliki properti, pesawat terbang, dan sebagainya di sini, merasa bahwa mereka ada di surga. Mereka sangat bodoh. Kapan pun Anda mengatakan sesuatu, mulailah dengan mengatakan, “Baba berkata.” Para hatha yogi tidak dapat memberi Anda keselamatan. Karena Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa hanyalah Yang Esa, mengapa Anda mengadopsi guru? Apakah Anda ingin menjadi saniyasi, atau apakah Anda ingin belajar hatha yoga dan menyatu ke dalam unsur brahm? Tak satu jiwa pun bisa menyatu ke dalam unsur brahm. Semua jiwa harus memainkan perannya. Semua aktor tak termusnahkan. Drama ini abadi dan tak termusnahkan. Bagaimana mungkin seseorang menerima kebebasan abadi? Sang Ayah berkata, "Saya datang untuk membebaskan bahkan para sadhu dan sebagainya, jadi, bagaimana mungkin Sungai Gangga adalah penyuci? Bukankah Anda menyebut Saya Sang Penyuci? Dengan memutuskan yoga Anda dari Saya, seperti inilah jadinya keadaan Anda. Sekarang, beryogalah dengan Saya, maka dosa-dosa Anda akan terhapus. Jiwa-jiwa yang suci tinggal di hunian kebebasan. Seluruh dunia sekarang tidak suci. Anda tidak tahu dunia yang suci. Anda semua adalah pemuja; tak seorang pun layak dipuja. Sebutkan nama Baba dan Anda akan mampu membangunkan semua orang. Anda menghina Sang Ayah yang menjadikan Anda master dunia. Shri Krishna adalah anak kecil, yang penuh dengan semua kebajikan luhur. Bagaimana mungkin dia melakukan pekerjaan ini? Bagaimana mungkin Krishna menjadi ayah bagi semua jiwa? Tuhan hanya Satu. Jika Anda tidak mengikuti shrimat Saya, bagaimana karat Anda bisa dihilangkan? Anda telah memuja setiap orang, dan seperti inilah jadinya keadaan Anda. Inilah sebabnya Saya telah datang lagi. Anda telah menjadi korup dalam agama dan perbuatan Anda." Berilah ceramah dan sampaikan tantangan seperti ini: "Beri tahulah saya, siapa yang mendirikan agama Hindu dan kapan itu didirikan?" Anda berulang kali tidak mengingat Sang Ayah. Kadang, ada anak-anak yang menulis bahwa seolah-olah Baba memasuki mereka dan menyampaikan ceramah. Baba memberi banyak bantuan. Karena Anda tidak melakukan perziarahan ingatan, pelayanan yang Anda lakukan masih dalam kecepatan merangkak. Hanya bila Anda menyebutkan nama Baba, anak panah dapat menembus seseorang. Baba berkata, "Anak-anak, hanya Anda yang telah mengelilingi siklus 84 kelahiran. Oleh karena itu, Saya telah datang untuk menjelaskan hanya kepada Anda. Saya hanya memasuki Bharata. Mereka yang menjadi layak dipuja, kemudian menjadi pemuja. Saya tidak menjadi layak dipuja dan juga tidak menjadi pemuja." Teruslah mengatakan, “Baba berkata, Baba berkata.” Anda harus terus mengatakan ini berulang kali seperti sebuah mantra. Ketika Baba mendengar bahwa Anda menyampaikan ceramah seperti ini, Beliau akan mengerti bahwa dari semut kecil, Anda telah menjadi semut besar. Sang Ayah berkata, "Saya mengajar Anda. Anda harus selalu mengingat Saya saja. Saya hanya memberi tahu Anda melalui kendaraan ini, untuk mengingat Saya saja. Anda tidak boleh mengingat kendaraan ini." Ketika Anda mengatakan, “Baba mengatakan ini, Baba menjelaskan ini,” Anda akan melihat betapa mereka menjadi sangat terkesan. Sang Ayah berkata, "Putuskan yoga intelek Anda dari badan Anda dan semua hubungan jasmani. Begitu Anda telah melepaskan badan Anda, yang ada hanya sang jiwa. Sadarilah diri Anda sebagai jiwa dan ingatlah Saya, Sang Ayah." Ada yang mengatakan, “Saya adalah brahm,” dan ada yang mengatakan, “Saya adalah master atas Maya.” Sang Ayah berkata, “Anda bahkan tidak mengerti apa itu Maya dan apa itu harta. Anda bahkan menyebut harta sebagai ‘Maya’.” Anda dapat menjelaskan seperti ini. Banyak anak yang bagus bahkan tidak membaca murli; mereka tidak mengingat Sang Ayah. Oleh karena itu, karena mereka tidak memiliki kekuatan ingatan, anak panah tidak menembus sasaran. Dengan mengingat Sang Ayahlah Anda menerima kekuatan, dan melalui kekuatan yoga inilah Anda menjadi master dunia. Jika Anda anak-anak terus menyebut nama Baba, tak ada orang yang mampu mengatakan apa pun. Apakah Tuhan bagi semua orang adalah Sang Ayah atau apakah setiap orang adalah Tuhan? Mereka mengatakan bahwa mereka adalah pengikut saniyasi tertentu. Tanyalah mereka, "Mereka adalah saniyasi dan Anda berumah tangga. Jadi, bagaimana Anda bisa menjadi pengikut mereka?" Ada ungkapan yang mengatakan, "Maya palsu. Badan palsu. Seluruh dunia palsu." Hanya Sang Ayah Yang Esalah Yang Maha Benar. Kita tidak bisa menjadi benar sebelum Beliau datang. Sang Pemberkah Mukti dan Jeevan Mukti hanyalah Yang Esa. Tidak ada yang lain yang bisa memberi kita mukti dan menjadikan kita miliknya. Baba berkata, "Ini juga telah ditakdirkan dalam drama. Sekarang bukalah mata Anda dan berhati-hatilah." Dengan mengatakan, "Baba mengatakan ini: …," Anda tidak akan disalahkan. Tak seorang pun akan mengatakan sesuatu yang negatif. Jangan hanya mengatakan, “Shiva,” tetapi katakanlah, “Trimurti Shiva Baba.” Siapa yang menciptakan Trimurti? Siapa yang melaksanakan pendirian melalui Brahma? Apakah Brahma Sang Pencipta? Hanya jika Anda berbicara dengan intoksikasi yang sedemikian rupa, barulah Anda mampu mencapai sesuatu. Jika tidak, itu hanya seperti menyampaikan ceramah dalam kesadaran badan. Sang Ayah menjelaskan, "Ini adalah pohon kalpa dari agama-agama yang tak terhitung jumlahnya. Pertama, ada agama dewa-dewi. Ke mana perginya agama itu? Mereka berbicara tentang ratusan ribu tahun, tetapi ini hanyalah perihal 5000 tahun. Mereka juga terus membangun kuil-kuil mereka. Mereka telah menyebutkan tentang perang antara para Pandawa dan Kurawa. Apa yang terjadi setelah para Pandawa mencair di atas gunung? Bagaimana mungkin Saya dapat melakukan tindak kekerasan? Saya membuat Anda menjadi Vaishnawa yang tidak melakukan tindak kekerasan. Vaishnawa adalah mereka yang tidak pernah menggunakan pedang nafsu birahi dan berasal dari dinasti Vishnu." Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, salam, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Agar bisa sukses dalam pelayanan, tanggalkanlah kesombongan dan teruslah menyebutkan nama Baba dalam segala hal. Selalulah mengingat Sang Ayah dan lakukanlah pelayanan. Jangan menyia-nyiakan waktu Anda dengan bergosip.

2. Jadilah Vaishnawa sejati. Jangan melakukan tindak kekerasan. Putuskanlah yoga intelek Anda dari badan Anda dan semua hubungan jasmani.

Berkah:
Semoga Anda menjadi sosok pendukung bagi dunia dan tetap senantiasa sibuk dalam tugas mendatangkan manfaat bagi dunia.

Anak-anak pemberkah dunia tidak bisa tetap bebas bahkan dalam mimpi mereka. Mereka yang sibuk melakukan pelayanan, siang dan malam, hanya melihat hal-hal baru dalam mimpi mereka; mereka melihat berbagai rencana dan metode untuk melakukan pelayanan. Karena sibuk melakukan pelayanan, mereka terlindung dari kesia-siaan dalam upaya mereka sendiri, atau dari kesia-siaan orang lain. Jiwa-jiwa tak terbatas di dunia selalu muncul di hadapan mereka. Mereka tidak bisa memiliki kecerobohan sedikit pun. Anak-anak serviceable yang sedemikian rupa menerima berkah menjadi sosok pendukung.

Slogan:
Setiap detik di zaman peralihan setara dengan banyak tahun. Jadi, jangan menyia-nyiakan waktu karena kecerobohan.