12.09.20       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, ketika Anda senantiasa menyadari bahwa Anda sedang mendirikan kerajaan zaman emas dengan mengikuti shrimat, Anda akan mengalami kebahagiaan tanpa batas.

Pertanyaan:
Anak-anak yang mana yang tidak mampu mencerna makanan pengetahuan ini?

Jawaban:
Mereka yang membuat kesalahan; mereka yang menjadi kotor dan tidak suci, tetapi kemudian datang dan duduk di kelas, tidak mampu mencerna pengetahuan ini. Mereka tidak pernah mampu menyampaikan: “Tuhan berkata: ‘Nafsu birahi adalah musuh yang terbesar.’” Hati nurani mereka akan terus mengganggu mereka dalam batin dan mereka akan menjadi bagian dari komunitas iblis.

Om Shanti.
Sang Ayah duduk di sini dan menjelaskan kepada Anda anak-anak rohani. Ayah yang manakah Beliau? Anda anak-anak harus memuji Ayah itu, yang diingat sebagai: Shiva Baba, Yang Maha Benar; Shiva, Sang Pengajar Sejati; Shiva, Sang Guru Sejati. Beliau adalah Yang Maha Benar, bukan? Anda anak-anak tahu bahwa Anda telah menemukan Shiva Baba, Yang Maha Benar. Anda sekarang menjadi jiwa-jiwa yang mengikuti petunjuk Yang Esa sesuai dengan shrimat. Oleh karena itu, Anda harus mengikuti shrimat. Sang Ayah berkata: “Pertama, jadilah sadar jiwa, dan ingatlah Sang Ayah.” Semakin banyak Anda mengingat Beliau, semakin banyak Anda akan memperoleh manfaat untuk diri sendiri. Anda sekali lagi mendirikan kerajaan Anda sendiri. Dahulu, itu adalah kerajaan Anda. Kita, yang berasal dari agama dewa-dewi, mengalami 84 kelahiran dan sekarang berada di zaman peralihan dalam kelahiran kita yang terakhir. Tak seorang pun, kecuali Anda anak-anak, yang mengetahui mengenai zaman peralihan yang paling luhur ini. Baba menyampaikan begitu banyak poin kepada Anda: “Anak-anak, jika Anda mengingat Sang Ayah dengan sangat baik, Anda akan selalu sangat bahagia.” Namun, bukannya mengingat Sang Ayah, ada anak-anak yang malah terperangkap dalam hal-hal duniawi. Ingatlah bahwa Anda sedang mendirikan kerajaan Anda sendiri sesuai dengan shrimat. Tuhan telah diingat sebagai Yang Maha Tinggi. Petunjuk Beliau (shrimat) adalah yang paling luhur. Apa yang shrimat ajarkan kepada Anda? Raja Yoga yang mudah. Beliau mengajarkan kepada Anda cara memperoleh kerajaan. Anda sekarang telah mengetahui awal, pertengahan, dan akhir dunia dari Sang Ayah, dan Anda juga harus meresapkan kebajikan ilahi. Jangan pernah menentang Sang Ayah! Ada banyak anak yang menganggap diri mereka sendiri serviceable dan menjadi sangat sombong. Ada banyak anak seperti itu, tetapi mereka kadang terkalahkan dan intoksikasi mereka kemudian menghilang. Anda, para ibu, tidak berpendidikan. Andaikan Anda berpendidikan, Anda pasti akan menunjukkan keajaiban. Di antara para pria, ada beberapa yang berpendidikan. Anda para kumari harus banyak mengagungkan nama Baba. Anda dahulu mendirikan kerajaan sesuai dengan shrimat; Anda berubah dari wanita biasa menjadi Lakshmi. Oleh karena itu, Anda seharusnya memiliki begitu banyak intoksikasi. Di sini, orang-orang mengorbankan hidup mereka untuk studi yang hanya berharga beberapa sen. Oh, tetapi Anda menjadi rupawan! Jadi, mengapa Anda mengikatkan hati Anda kepada mereka yang jelek dan tidak suci? Anda tidak boleh mengikatkan hati Anda pada kuburan ini. Anda sedang meraih warisan Anda dari Sang Ayah. Mengikatkan hati Anda kepada dunia tua, berarti terjun ke kedalaman neraka. Sang Ayah telah datang untuk mengangkat Anda dari neraka. Jadi, mengapa Anda justru mengarahkan wajah Anda ke neraka? Studi Anda ini sangat mudah. Tak seorang pun dari para rishi atau muni mengetahui hal ini. Tidak ada pengajar, rishi, atau muni yang mampu menjelaskan ini kepada Anda. Sang Ayah juga merupakan Sang Pengajar dan Guru Anda. Para guru itu menyampaikan kitab suci; mereka tidak semestinya disebut pengajar. Tak seorang pun dari mereka mengatakan bahwa mereka dapat menyampaikan sejarah dan geografi dunia. Mereka hanya menyampaikan hal-hal dari kitab suci. Sang Ayah menjelaskan kepada Anda intisari kitab suci dan juga memberi tahu Anda tentang sejarah dan geografi dunia. Mana yang bagus: Sang Pengajar ini atau pengajar itu? Sebanyak apa pun Anda belajar dengan pengajar itu, berapa banyak penghasilan yang akan Anda dapatkan? Lagi pula, itu juga tergantung pada keberuntungan Anda! Jika seseorang mengalami kecelakaan dan meninggal ketika masih belajar, seluruh studinya pun berakhir. Sebanyak atau sesedikit apa pun Anda mempelajari studi ini di sini, tidak akan ada yang tersia-sia. Ya, jika seseorang tidak mengikuti shrimat tetapi melakukan perbuatan salah atau jatuh ke dalam got, hal-hal yang telah dipelajarinya tidak habis karena studi ini adalah untuk 21 kelahiran. Namun, jika dia jatuh, ada kerugian yang sangat besar, siklus demi siklus. Sang Ayah berkata: “Anak-anak, jangan mengotori wajah Anda.” Ada banyak yang mengotori wajah mereka; mereka menjadi kotor, kemudian datang dan duduk di sini. Mereka tidak akan pernah mampu mencerna pengetahuan ini; mereka akan mengalami gangguan pencernaan. Apa pun yang mereka dengar akan mengakibatkan gangguan pencernaan bagi mereka. Mereka tidak akan sanggup memberi tahu siapa pun: “Tuhan mengatakan: ‘Nafsu birahi adalah musuh yang terbesar dan Anda harus menaklukkannya.’” Jika mereka sendiri belum menaklukkannya, bagaimana mereka bisa memberi tahu orang lain? Hati nurani mereka akan mengganggu mereka dalam batin. Mereka disebut milik komunitas iblis. Selagi minum nektar, mereka menelan racun, sehingga mereka menjadi seratus kali lipat lebih jelek dan seluruh tulang mereka remuk. Perkumpulan Anda para ibu seharusnya sangat bagus. Tujuan dan sasaran Anda ada di depan Anda. Anda mengetahui bahwa dahulu ada satu agama dewa-dewi di kerajaan Lakshmi dan Narayana. Dahulu, ada satu kerajaan, satu bahasa, 100% kesucian, kedamaian, dan kemakmuran. Sang Ayah sekarang sedang mendirikan satu kerajaan itu. Itulah tujuan dan sasaran Anda. Sekarang, 100% kesucian, kedamaian, kebahagiaan, dan kemakmuran sedang didirikan. Anda menunjukkan bahwa Shri Krishna akan datang setelah penghancuran. Tulislah ini dengan sangat jelas. Satu kerajaan dewa-dewi zaman emas, yang terdiri dari satu bahasa, kesucian, kedamaian, dan kebahagiaan, sedang didirikan sekali lagi. Pemerintah menginginkan ini. Surga ada di zaman emas dan zaman perak. Akan tetapi, orang-orang tidak menganggap diri mereka sebagai penghuni neraka. Anda dapat menulis: “Di zaman tembaga dan zaman besi, semua orang adalah penghuni neraka. Anda sekarang berada di zaman peralihan. Dahulu, Anda juga penghuni neraka zaman besi. Anda sekarang sedang menjadi penghuni surga. Anda sedang membuat Bharata menjadi surga dengan mengikuti shrimat.” Namun, untuk itu dibutuhkan keberanian dan persatuan. Ketika Anda pergi berkeliling, tunjukkanlah gambar Lakshmi dan Narayana; itu bagus sekali. Di atasnya, tulislah: “Agama dewa-dewi yang asli dan abadi, serta kerajaan kedamaian dan kebahagiaan, sedang didirikan sesuai shrimat Trimurti Shiva Baba.” Anda harus memiliki gambar-gambar besar dengan tulisan besar di atasnya. Anak-anak kecil lebih suka gambar kecil. Semakin besar gambar-gambar itu, semakin bagus! Gambar Lakshmi dan Narayana sangat bagus. Anda hanya perlu menuliskan di atasnya: “Yang Esa, Trimurti Shiva Baba, Yang Maha Benar; Trimurti Shiva, Sang Pengajar Sejati; Trimurti Shiva, Sang Guru Sejati.” Jika Anda tidak menuliskan kata “Trimurti”, mereka akan bertanya-tanya bagaimana Tuhan dapat menjadi Sang Pengajar, berhubung Beliau tidak berwujud jasmani. Mereka tidak memiliki pengetahuan. Buatlah gambar Lakshmi dan Narayana di atas papan seng dan pajanglah itu di mana-mana. Pendirian sedang terjadi. Sang Ayah harus datang untuk mendirikan satu agama melalui Brahma dan Beliau akan melenyapkan segala yang lain. Anda anak-anak harus selalu memiliki intoksikasi ini. Ketika Anda tidak dapat menyepakati keputusan tentang hal-hal sepele, Anda sangat cepat menjadi kesal. Hal semacam ini selalu terjadi. Sebagian berdiri di satu pihak dan yang lain berdiri di pihak lainnya. Kemudian, pendapat dari mayoritas dipilih. Tidak perlu kesal dalam hal ini. Namun, ada anak-anak yang kadang-kadang merajuk karena ide mereka tidak diterima, tetapi untuk apa merajuk karena itu? Sang Ayah menghibur hatisetiap orang. Maya telah membuat semua orang merajuk. Setiap orang merajuk terhadap Sang Ayah. Karena mereka bahkan tidak mengenal Sang Ayah, untuk apa mereka merajuk? Mereka tidak mengenal Sang Ayah yang memberi mereka kerajaan surga. Sang Ayah berkata: “Saya mengangkat Anda semua, tetapi Anda kemudian menghina Saya!” Lihatlah keadaan Bharata! Di antara Anda pun, sangat sedikit yang tetap hanyut dalam intoksikasi spiritual. Ini adalah intoksikasi untuk menjadi Narayana. Jangan mengatakan bahwa Anda akan menjadi Rama atau Sita. Tujuan dan sasaran Anda adalah untuk berubah dari manusia biasa menjadi Narayana. Bagaimana mungkin Anda bisa bahagia dengan menjadi Rama atau Sita? Anda harus menunjukkan bahwa Anda memiliki keberanian. Anda sama sekali tidak boleh mengikatkan hati Anda pada dunia tua. Siapa pun yang mengikatkan hatinya kepada orang lain akan mati. Kemudian, akan ada kerugian besar untuk kelahiran demi kelahiran. Anda akan menerima kebahagiaan surga dari Baba. Jika demikian, mengapa kita masih ada di neraka? Sang Ayah berkata, “Ketika Anda dahulu berada di surga, tidak ada agama lain. Sekarang, sesuai dengan drama, agama Anda tidak ada.” Tidak seorang pun menganggap dirinya berasal dari agama dewa-dewi. Apa yang dapat dikatakan jika manusia tidak tahu agamanya sendiri? Hinduisme bukan agama. Mereka bahkan tidak tahu siapa yang mendirikannya. Ada begitu banyak hal yang dijelaskan kepada Anda anak-anak. Sang Ayah berkata: "Saya, Sang Kematian Besar, telah datang untuk membawa setiap orang pulang ke rumah. Semua jiwa yang belajar dengan baik akan menjadi master dunia. Sekarang, mari kita pulang! Tempat ini tidak layak untuk ditinggali." Dengan mengikuti petunjuk iblis, banyak sampah tercipta. Sang Ayah tentu akan mengatakan ini, bukan? Anda, penghuni Bharata, yang dahulu adalah master dunia, sekarang tersandung-sandung begitu banyak. Apakah Anda tidak malu? Di antara Anda ada yang mengerti ini dengan sangat baik. Lagi pula, semua memang berurutan. Ada banyak anak yang masih tertidur. Air raksa kebahagiaan mereka tidak naik. Baba memberi kita kerajaan sekali lagi. Sang Ayah berkata: “Saya mengangkat para sadhu dan lain-lain. Mereka tidak dapat menganugerahkan kebebasan kepada diri mereka sendiri maupun orang lain.” Sang Guru sejati hanyalah Sang Satguru Yang Esa yang datang di zaman peralihan untuk menganugerahkan keselamatan kepada setiap orang. Sang Ayah berkata: “Saya datang di zaman peralihan setiap siklus ketika Saya harus menyucikan seluruh dunia. Orang-orang percaya bahwa karena Sang Ayah adalah Yang Mahakuasa, tidak ada yang tak mampu Beliau lakukan. Oh! Akan tetapi, Anda yang tidak suci memanggil-manggil Saya untuk datang dan menyucikan Anda. Oleh karena itu, Saya datang dan menyucikan setiap orang. Apa lagi yang akan Saya lakukan? Ada banyak yang memiliki kekuatan sihir. Tugas Saya adalah mengubah neraka menjadi surga. Itu diciptakan setiap 5000 tahun.” Hanya Anda yang mengetahui ini. Agama asli dan abadi adalah agama dewa-dewi; semua agama yang lain datang belakangan. Aurobindo Ghose baru memulai ashram-nya belakangan ini (1926). Sekarang, lihatlah sudah ada berapa banyak ashram-nya! Di sana, tidak ada persoalan mengenai menjadi tanpa sifat buruk. Mereka percaya bahwa tidak ada orang yang dapat tetap suci ketika tinggal di rumah dengan keluarga. Sang Ayah berkata: “Ketika tinggal di rumah dengan keluarga Anda, tetaplah suci hanya untuk satu kelahiran ini. Anda sudah tidak suci selama kelahiran demi kelahiran. Saya sekarang telah datang untuk menyucikan Anda. Jadilah suci dalam kelahiran terakhir ini.” Tidak ada sifat buruk di zaman emas dan zaman perak. Gambar Lakshmi dan Narayana dan tangga sangat bagus. Di atasnya tertulis: “Dahulu, hanya ada satu agama dan satu kerajaan di zaman emas.” Anda perlu menjelaskan dengan cara yang benar. Anda juga harus mengajar dan mempersiapkan para ibu lanjut usia sehingga mereka pun dapat menjelaskan di pameran-pameran. Mereka harus menunjukkan gambar ini kepada setiap orang dan memberi tahu mereka: “Dahulu, ada kerajaan mereka, tetapi itu sudah tidak ada lagi. Sang Ayah berkata: ‘Sekarang, ingatlah Saya, maka Anda akan menjadi suci dan pergi dunia yang suci.’ Dunia suci sekarang sedang didirikan.” Ini sangat mudah! Ketika Anda, para ibu lanjut usia, duduk dan menjelaskan di pameran-pameran, nama Anda akan diagungkan. Tulisan pada gambar Krishna sangat bagus. Anda harus memberi tahu mereka: “Anda pasti harus membaca tulisan ini. Hanya dengan membaca ini Anda akan memiliki intoksikasi untuk menjadi Narayana dan master dunia.” Sang Ayah berkata: “Saya menjadikan Anda seperti Lakshmi dan Narayana. Oleh karena itu, Anda juga harus murah hati kepada orang lain. Hanya jika Anda mendatangkan manfaat bagi orang lain, Anda dapat memperoleh manfaat untuk diri Anda sendiri.” Ajarilah para ibu lanjut usia seperti ini dan buatlah mereka pandai, sehingga ketika Baba meminta delapan sampai sepuluh wanita lanjut usia datang ke pameran untuk menjelaskan, mereka segera datang berlari. Mereka yang melakukan sesuatu akan menerima imbalannya. Ketika melihat tujuan dan sasaran di depan Anda, Anda merasa sangat berbahagia: “Saya akan melepaskan badan ini dan menjadi master dunia.” Dosa-dosa Anda akan terhapus sesuai dengan seberapa banyak Anda mengingat Sang Ayah. Pada amplop, ada tercetak: “Satu agama, satu kerajaan dewa-dewi, dan satu bahasa.” Itu akan segera berdiri. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, salam dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Jangan pernah merajuk di antara Anda sendiri atau terhadap Sang Ayah. Sang Ayah telah datang untuk menghibur hati Anda. Oleh karena itu, jangan pernah menjadi kesal. Jangan pernah menentang Sang Ayah.

2. Jangan ikatkan hati Anda kepada dunia lama atau badan tua. Selalulah jujur kepada Sang Ayah, Sang Pengajar, dan Sang Satguru yang sejati. Selalulah mengikuti shrimat Yang Esa dan jadilah sadar jiwa.

Berkah:
Semoga Anda senantiasa penuh kekuatan dan mengenali nilai kehidupan Anda dengan kesadaran sebagai permata asli.

Sebagaimana Brahma adalah Adi Dev, demikian juga para Brahma Kumar dan Kumari adalah permata-permata asli. Tiap anak Adi Dev adalah master Adi Dev. Dengan menyadari diri Anda sebagai permata asli, Anda akan mampu mengenali nilai kehidupan Anda, karena permata asli berarti permata Prabhu, permata Tuhan. Dengan demikian, Anda telah menjadi begitu berharga. Jadi, selalu sadari diri Anda sebagai master Adi Dev, anak Adi Dev, permata asli, selagi melakukan setiap perbuatan, dan Anda pun akan menerima berkah menjadi penuh kekuatan. Dengan begitu, tidak ada yang bisa tersia-sia.

Slogan:
Jiwa berpengetahuan, yang memiliki kemampuan membedakan, sanggup menyelamatkan dirinya dari tertipu.