14.01.23       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, badan Anda sekarang sudah menjadi sepenuhnya tua. Sang Ayah telah datang untuk menjadikan badan Anda abadi bagaikan pohon kalpa. Anda akan menjadi abadi sepanjang setengah siklus.

Pertanyaan:
Aspek manakah dalam sandiwara luar biasa ini yang sangat layak untuk dipahami?

Jawaban:
Hanya satu kali, yaitu pada saat ini, Anda bisa melihat wajah dari semua aktor dalam sandiwara ini. Anda akan melihat wajah-wajah yang sama itu kembali setelah 5000 tahun berlalu. Akan ada 84 wajah dalam 84 kelahiran dan wajah masing-masing pasti berbeda. Bahkan perbuatan setiap orang pun tidak bisa sama dengan perbuatan yang lain. Perbuatan apa pun yang dilakonkan, itu akan terulang kembali setelah 5000 tahun. Aspek-aspek ini sangat layak dipahami. Sekarang, karena gembok pada intelek Anda anak-anak sudah terbuka, Anda bisa menjelaskan rahasia ini kepada semua orang.

Lagu:
Tidak ada yang seunik Tuhan Yang Polos.

Om Shanti.
Hanya Shiva Baba yang disebut Tuhan Yang Polos. Shankar tidak bisa menyandang sebutan itu. Shankar menghancurkan, sedangkan Shiva Baba menciptakan. Ini sudah pasti: surga diciptakan dan neraka dihancurkan. Oleh sebab itu, hanya Shiva Baba yang bisa disebut sebagai Tuhan Yang Polos, Sang Samudra Pengetahuan. Anda anak-anak sekarang berpengalaman. Shiva Baba pasti telah datang di siklus sebelumnya dan Beliau pasti datang pada saat ini. Shiva Baba pasti harus datang, karena Beliau harus membuat dunia manusia ini tercipta baru kembali. Beliau harus memberitahukan kepada Anda rahasia mengenai permulaan, pertengahan, dan akhir drama ini. Jadi, Beliau pasti harus datang kemari. Beliau tidak bisa memberitahukan ini kepada Anda di alam halus. Bahasa di alam itu berbeda dan tidak ada bahasa di alam jiwa. Dunia fisik ini adalah dunia “talkie”. Shiva Baba adalah Yang Esa, yang memperbarui hal-hal yang sudah rusak. Tuhan, Yang Esa, yang memberikan keselamatan kepada semua jiwa, berkata, “Saya harus datang ketika dunia sudah menjadi tamopradhan.” Memorial Beliau juga ada di sini. Wajah setiap manusia dalam sandiwara ini hanya bisa dilihat satu kali. Bahkan wajah Lakshmi dan Narayana pun tidak bisa dilihat di mana pun selain di zaman emas. Ketika mereka dilahirkan kembali, nama dan wujud mereka pasti berbeda. Begitu Anda sudah melihat wujud Lakshmi dan Narayana, Anda tidak akan melihat wujud yang sama kembali hingga 5000 tahun berikutnya, sama seperti Anda hanya akan melihat wajah Gandhi yang sama persis setelah 5000 tahun berlalu. Ada manusia yang tak terhitung jumlahnya. Hanya sesudah 5000 tahun berlalu, Anda akan melihat kembali wajah-wajah manusia yang Anda lihat pada saat ini. Akan ada 84 wajah dalam 84 kelahiran dan masing-masing wajah berbeda. Bahkan, perbuatan seseorang tidak bisa sama dengan perbuatan orang yang lain. Apa pun perbuatan yang dilakukan orang, perbuatan yang sama itu akan terulang kembali setelah 5000 tahun. Aspek-aspek ini sangat layak dipahami. Ada patung Baba. Anda paham bahwa Beliau pasti telah datang terlebih dahulu untuk menciptakan dunia. Sekarang, karena gembok pada intelek Anda sudah terbuka, Anda bisa mengerti. Anda juga harus membuka gembok jiwa-jiwa lain dengan cara seperti ini. Sang Ayah yang tak berwujud jasmani pastilah tinggal di hunian tertinggi. “Anda semua juga tinggal di sana bersama Saya. Ketika Saya pertama kali datang, Brahma, Vishnu, dan Shankar ada bersama Saya. Dunia manusia sudah ada.” Jadi, bagaimana dunia ini berputar dan bagaimana dunia ini berulang kembali? Alam jiwa harus diciptakan terlebih dahulu, kemudian Beliau harus memasuki dunia fisik ini. Karena manusia yang nantinya akan menjadi dewa-dewi pada saat ini sudah menjadi shudra, mereka harus terlebih dahulu menjadi Brahmana sebelum dijadikan dewa-dewi. “Maka, Saya pun mengulangi pengetahuan yang telah Saya berikan kepada Anda pada siklus sebelumnya. Pada saat inilah Saya duduk dan mengajarkan Raja Yoga. Kemudian, setelah setengah siklus berlalu, pemujaan dimulai.” Sang Ayah sendiri duduk di sini dan menjelaskan bagaimana dunia lama menjadi baru dan bagaimana pada akhirnya dunia dimulai kembali pada permulaan siklus. Orang-orang mengerti bahwa Sang Jiwa Yang Maha Tinggi pernah datang, tetapi mereka tidak mengetahui kapan atau bagaimana Beliau datang. Mereka tidak mengetahui cara Beliau mengungkapkan rahasia tentang permulaan, pertengahan, dan akhir dunia. Sang Ayah berkata, “Saya telah datang secara pribadi untuk memberikan keselamatan kepada Anda.” Maya, Rahwana, telah merusakkan keberuntungan semua jiwa. Jadi, pasti diperlukan seseorang yang bisa memperbarui hal-hal yang sudah rusak itu. Sang Ayah berkata, “Saya juga datang dalam badan Brahma 5000 tahun yang lalu. Dunia manusia diciptakan di sini. Saya datang kemari untuk mengubah dunia dan menjadikan badan Anda abadi bagaikan pohon kalpa. Badan Anda sekarang sudah menjadi sepenuhnya tua.” Baba menjadikan badan Anda abadi sepanjang setengah siklus. Anda memang berganti badan di sana, tetapi Anda menggantinya dengan bahagia, karena Anda melepaskan kostum yang lama dan mengenakan kostum yang baru. Di sana, Anda tidak mungkin berkata bahwa si ini atau si itu sudah mati; di sana, itu tidak disebut sebagai kematian. Demikian juga, Anda telah mati selagi hidup di sini. Bukan berarti bahwa Anda benar-benar mati, tetapi Anda telah menjadikan diri Anda sebagai milik Shiva Baba. Baba berkata, “Andalah cahaya mata Saya, anak-anak yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali.” Shiva Baba dan juga Brahma Baba mengatakan hal ini. Yang Esa adalah Sang Ayah yang tak terbatas, sedangkan ayah yang ini (Brahma Baba) adalah sang ayah yang berwujud jasmani. Anda juga berkata, “Baba, Engkaulah Yang Esa yang sama itu, dan kami adalah anak-anak yang sama, yang telah datang untuk bertemu dengan-Mu kembali.” Sang Ayah berkata, “Saya datang dan mendirikan surga. Anda pasti memerlukan kerajaan, jadi Saya mengajarkan Raja Yoga kepada Anda.” Anda akan menerima kerajaan pada akhirnya. Kemudian, pengetahuan ini tidak diperlukan lagi. Semua kitab suci dan sebagainya itu nantinya akan berguna di jalan pemujaan. Orang-orang akan terus mempelajarinya, sama seperti ketika ada orang penting yang menuliskan sejarah dan geografi tempat tertentu, orang lain terus membacanya. Ada buku-buku yang tak terhitung jumlahnya; orang-orang terus membacanya. Hal semacam itu tidak akan ada di surga. Di sana, hanya akan ada satu bahasa. Jadi, Baba berkata, “Saya telah datang untuk memperbarui dunia. Sebelumnya, dunia ini baru, tetapi sekarang telah menjadi tua. Maya telah membakar semua putra Saya sampai mereka hangus menjadi abu.” Orang-orang mengisahkan cerita tentang anak-anak Raja Sagar (Sang Samudra). Itu benar, karena Anda adalah anak-anak Sang Samudra Pengetahuan. Beliau benar-benar Sang Samudra Pengetahuan. Sesungguhnya, semua jiwa adalah anak-anak Beliau, tetapi Andalah yang diingat dalam wujud nyata. Karena Andalah Sang Ayah datang. Beliau berkata, “Saya telah datang untuk membantu Anda anak-anak siuman kembali. Saya datang sekali lagi untuk mengubah mereka, yang telah menjadi sepenuhnya jelek dan berintelek batu, menjadi jiwa-jiwa berintelek ilahi.” Anda paham bagaimana intelek Anda dijadikan ilahi melalui pengetahuan ini. Ketika intelek Anda menjadi ilahi, dunia ini juga akan berubah dari daratan bebatuan menjadi daratan keilahian. Baba terus menginspirasi Anda untuk berupaya demi hal ini. Jadi, Baba pasti harus datang kemari untuk menciptakan dunia manusia. Beliau menciptakan keturunan yang terlahir melalui mulut lotus Brahma, jiwa yang badannya Beliau masuki. Jadi, Brahma menjadi sang ibu. Aspek ini begitu mendalam! Brahma berbadan laki-laki, jadi konsep bahwa dia menjadi sang ibu ketika Baba memasuki badannya, pasti membuat orang menjadi bingung. Anda membuktikannya dengan menunjukkan ibu dan ayah ini, Brahma dan Saraswati, sedang duduk bersama di bawah pohon kalpa dan mempelajari Raja Yoga. Jadi, mereka pasti memerlukan seorang guru. Brahma, Saraswati, dan semua anak dikenal sebagai Raja Rishi. Anda beryoga agar bisa mengklaim kerajaan. Sang Ayah datang dan mengajarkan Raja Yoga dan pengetahuan, yang tidak bisa diajarkan oleh siapa pun yang lain. Orang-orang lain tidak berlatih Raja Yoga. Mereka sekadar mengatakan, “Pelajarilah yoga!” Ada bermacam-macam hatha yoga. Tidak ada orang lain yang bisa mengajarkan Raja Yoga. Tuhan datang dan mengajarkan Raja Yoga. Beliau berkata, “Saya harus datang setiap siklus ketika tiba waktunya untuk membuat dunia manusia menjadi baru kembali. Penghancuran total tidak pernah terjadi. Andaikata penghancuran total terjadi, badan siapa yang bisa Saya masuki? Apa yang Saya, yang tak berwujud jasmani, bisa lakukan saat datang kemari, jika demikian?” Sang Ayah menjelaskan, “Dunia ini sudah ada.” Para pemuja juga ada; mereka memanggil-manggil Tuhan. Ini membuktikan bahwa para pemuja juga ada. Tuhan harus datang pada penghujung zaman besi, ketika semua pemuja benar-benar tidak bahagia. “Saya harus datang ketika kerajaan Rahwana sudah menjelang berakhir.” Semua orang benar-benar tidak bahagia pada saat ini. Perang Mahabharata sudah di ambang pintu. Ini adalah sekolah. Di sini, ada tujuan dan sasaran. Anda paham bahwa ada kerajaan Lakshmi dan Narayana di zaman emas; kemudian, datanglah kerajaan jiwa-jiwa bermahkota tunggal. Selanjutnya, ada perluasan agama-agama yang lain. Setelah itu, agar kerajaan-kerajaan tersebut bisa berkembang, timbul peperangan dan sebagainya. Anda paham bahwa apa pun yang telah berlalu pasti terulang kembali. Kerajaan Lakshmi dan Narayana akan dimulai. Baba menjelaskan semua rahasia sejarah dan geografi dunia. Tidak perlu membahas detailnya. Anda paham bahwa Anda, yang berasal dari dinasti surya, pasti akan dilahirkan kembali dalam dinasti surya. Nama dan wujud Anda akan berubah dan Anda juga akan memiliki ayah dan ibu yang berbeda. Anda harus menyimpan keseluruhan drama ini dalam intelek Anda. Anda sekarang telah memahami cara Sang Ayah datang. Orang-orang memiliki pengetahuan tentang Gita lama itu dalam intelek mereka. Sebelum ini, kita juga memiliki pengetahuan tentang Gita lama itu dalam intelek kita. Sekarang, setelah mendengar aspek yang sedemikian mendalam, kita telah memahami seluruh makna penting dari segala sesuatu. Orang-orang juga mengatakan bahwa sebelum ini, pengetahuan Anda berbeda, tetapi sekarang itu sangat bagus. Anda sekarang telah memahami cara untuk tinggal dalam rumah tangga sekaligus tetap hidup suci seperti bunga lotus. Inilah kelahiran terakhir dari semua jiwa; semua orang harus mati. Sang Ayah yang tak terbatas sendiri berkata, “Berjanjilah bahwa Anda akan tetap suci, maka Anda akan menjadi master surga selama 21 kelahiran.” Di sini, meskipun seseorang adalah jutawan, dia tetap tidak bahagia; badannya tidak suci. Badan Anda menjadi suci; Anda tidak mati selama 21 kelahiran. Sang Ayah berkata, “Mereka yang datang kemari adalah jiwa-jiwa yang berasal dari dinasti surya dan chandra. Mereka telah menjadi jelek akibat duduk di atas tungku sifat buruk nafsu birahi; itulah sebabnya, Radhe, Krishna, dan Narayana digambarkan jelek.” Sekarang, semua jiwa telah menjadi jelek. Mereka menjadi jelek karena duduk di atas tungku sifat buruk nafsu birahi. Anda sekarang harus beralih dari tungku sifat buruk nafsu birahi dan duduk di atas tungku pengetahuan. Akhirilah ikatan racun itu dan jalinlah ikatan nektar pengetahuan. Jelaskanlah dengan cara sedemikian rupa sehingga orang-orang mengatakan bahwa Anda menjalankan tugas penuh berkah. Seorang kumari atau kumar tidak bisa disebut tidak suci. Sang Ayah berkata, “Jangan pernah mengotori diri!” Seiring waktu, banyak orang yang tak terhitung jumlahnya akan datang kemari. Mereka akan mengatakan bahwa ini sangat bagus. Dengan duduk di atas tungku pengetahuan, kita akan menjadi master surga. Pada umumnya, pernikahan diatur oleh pendeta-pendeta brahmana. Para raja juga memiliki pendeta brahmana; mereka disebut “rajguru” (guru kerajaan). Dewasa ini, bahkan para saniyasi pun meresmikan ikatan pernikahan. Ketika Anda memberitahukan hal-hal yang sedemikian rupa dari pengetahuan, mereka menjadi sangat bahagia; mereka langsung mau diikat dengan rakhi. Namun, sesudahnya, timbul pertengkaran di rumah. Anda benar-benar harus sedikit bertoleransi. Anda adalah Pasukan Shakti yang tersamar; Anda tidak membawa senjata apa pun. Para dewi telah digambarkan memegang banyak senjata. Akan tetapi, semua itu merupakan aspek pengetahuan. Di sini, aspek-aspek ini adalah kekuatan yoga. Anda mengklaim kerajaan dunia dengan kekuatan yoga. Hanya kerajaan terbatas yang bisa dirampas dengan kekuatan fisik. Kerajaan yang tak terbatas hanya bisa diberikan oleh Sang Master yang tak terbatas. Ini tidak ada hubungannya dengan peperangan. Sang Ayah berkata, “Bagaimana mungkin Saya bisa memicu perang? Saya justru datang untuk mengakhiri semua pertengkaran dan perkelahian agar tidak ada lagi jejaknya yang tersisa.” Inilah sebabnya, semua jiwa mengingat Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Beliau berkata, “Jagalah kehormatan Saya!” Ketika seseorang tidak memiliki keyakinan terhadap Yang Esa, dia ditangkap oleh yang lain. Meskipun mereka mengatakan bahwa Tuhan juga ada di dalam mereka, mereka tetap tidak memiliki keyakinan itu dalam diri mereka sendiri, sehingga mereka kemudian mengangkat guru. Jika Tuhan memang ada di dalam diri Anda, apa perlunya Anda mengangkat guru? Di sini, ini unik. Sang Ayah berkata, “Saya telah datang di siklus sebelumnya dengan cara yang sama seperti cara Saya datang sekarang.” Anda sekarang paham tentang bagaimana Sang Ayah, Sang Pencipta, duduk dan menciptakan ciptaan. Ini juga sudah ditakdirkan dalam drama. Bagaimana Anda bisa memahami apa yang akan terjadi di masa depan jika Anda belum memahami siklus ini? Ada ungkapan bahwa ini adalah medan perbuatan (karmasetra). Kita telah datang dari alam jiwa untuk memainkan peran kita. Oleh karenanya, kita harus mengenal Sang Pencipta dan Sutradara dari keseluruhan drama ini. Kita, para aktor, telah mengetahui bagaimana drama ini tercipta dan bagaimana perluasan dunia ini berlangsung. Karena sekarang adalah penghujung zaman besi, maka zaman emas pasti harus diciptakan. Penjelasan siklus ini mutlak akurat. Mereka yang berasal dari marga Brahmana pasti mengerti. Orang ini (Brahma) adalah Prajapita, jadi marga kita akan terus berkembang; marga ini memang harus berkembang. Semua anak terus berupaya sama seperti yang telah mereka lakukan di siklus sebelumnya, dan mengamati segala sesuatu dengan tidak terikat. Anda masing-masing harus mengamati wajah Anda sendiri di cermin dan bertanya kepada diri sendiri, hingga sejauh mana Anda telah menjadi layak mengklaim kerajaan di zaman emas. Ini adalah permainan setiap siklus, tergantung pada pelayanan yang Anda masing-masing lakukan. Anda adalah pekerja sosial spiritual yang tak terbatas. Anda mengikuti petunjuk Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Teruslah meresapkan poin-poin yang sedemikian indah. Sang Ayah datang dan membebaskan Anda dari rahang kematian. Di sana, kematian tak dikenal. Ini adalah daratan kematian, sedangkan itu adalah daratan keabadian. Di daratan ini, ada kesengsaraan sejak permulaan, pertengahan, hingga akhirnya, sedangkan di daratan itu, tidak ada sedikit pun jejak kesengsaraan. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, salam, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Kitalah cahaya mata, anak-anak yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, milik Sang Ayah yang tak berwujud jasmani dan juga yang berwujud jasmani. Pertahankanlah intoksikasi bahwa Anda telah menjadi ahli-ahli waris Shiva Baba selagi hidup.

2. Klaimlah kerajaan dunia dengan kekuatan yoga. Karena Anda sudah mengikatkan rakhi untuk kesucian, Anda harus sedikit bertoleransi. Jangan pernah menjadi tidak suci.

Berkah:
Semoga Anda menjadi perwujudan kebahagiaan selagi tinggal di tengah dunia kesengsaraan ini dengan selalu menyadari tentang Sang Ayah, Sang Samudra Kebahagiaan.

Selalulah menyadari tentang Sang Ayah, Sang Samudra Kebahagiaan, maka Anda akan menjadi perwujudan kebahagiaan. Betapa pun besarnya pengaruh kesengsaraan dan ketidakdamaian di dunia ini, Anda harus tetap tak terikat dan penuh cinta kasih. Anda ada bersama dengan Sang Samudra Kebahagiaan. Oleh sebab itu, Anda terus-menerus bahagia, berayun dalam ayunan kebahagiaan. Anda, anak-anak yang merupakan master samudra kebahagiaan, tidak mungkin memiliki pemikiran tentang kesengsaraan, karena Anda telah menjauh dari dunia kesengsaraan dan memasuki zaman peralihan. Semua benang keterikatan sudah terputus, sehingga Anda terus menjalani kehidupan spiritual dalam gelombang Samudra Kebahagiaan.

Slogan:
Bersendirian berarti menstabilkan mental dan intelek Anda dalam satu tahapan yang kuat.