16.09.21       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, Sang Ayah yang tak terbatas telah datang ke perkumpulan yang tak terbatas ini untuk mengadopsi Anda, anak-anak yang miskin. Beliau tidak perlu menghadiri perkumpulan dewa-dewi.

Pertanyaan:
Hari apa yang harus Anda rayakan dengan penuh kegemilangan dan kemeriahan?

Jawaban:
Hari ketika Anda mati selagi hidup dan memiliki keyakinan terhadap Sang Ayah. Hari itu harus dirayakan dengan penuh kegemilangan dan kemeriahan. Hari itu adalah Janamasthami (hari kelahiran) Anda anak-anak. Jika Anda merayakan hari ketika Anda mati selagi hidup, intelek Anda akan ingat bahwa Anda sudah menjauh dari dunia lama ini dan sekarang telah menjadi milik Baba, artinya: Anda telah mengklaim hak atas warisan.

Lagu:
Sang Pelita telah menyala dalam perkumpulan laron-laron.

Om Shanti.
Anda, anak-anak Bharata, telah mendengarkan banyak nyanyian, puisi, Weda, kitab suci, Upanishad, pujian dewa-dewi, dan sebagainya. Anda sekarang telah menerima pemahaman tentang bagaimana siklus dunia ini terus berputar. Anda anak-anak mengetahui tentang masa lalu; Anda bisa melihat, seperti apa dunia masa kini. Anda juga telah mengalaminya secara nyata. Akan tetapi, Anda masih belum secara nyata mengalami segala sesuatu yang masih akan terjadi. Anda telah mengalami apa pun yang terjadi di masa lalu. Sang Ayah telah menjelaskan ini kepada Anda. Tak seorang pun selain Sang Ayah yang mampu menjelaskan ini. Ada banyak manusia, tetapi mereka tidak mengetahui apa pun. Mereka tidak memahami apa pun tentang Sang Pencipta maupun permulaan, pertengahan, dan akhir ciptaan. Manusia bahkan tidak tahu bahwa sekarang adalah akhir zaman besi. Memang, seiring perkembangan Anda, mereka nanti akan mengetahui tentang akhirnya. Mereka akan mengetahui intisarinya, tetapi tidak akan memiliki pengetahuan penuh. Hanya murid-murid yang mempelajari hal ini yang bisa memahaminya. Ini adalah studi untuk berubah dari manusia biasa menjadi raja diraja, dan itu pun bukan raja-raja yang tidak suci, melainkan raja-raja ilahi, yang patung-patungnya akan dipuja oleh raja-raja yang tidak suci. Hanya Anda anak-anak yang mengetahui semua hal ini. Para ahli kitab suci dan pandit sama sekali tidak mengetahui apa pun. Mereka tidak mengenal Tuhan, Yang Esa, yang mereka sebut sebagai “Sang Pelita”. Bahkan para penyanyi pun tidak mengetahui apa pun. Mereka sekadar menyanyikan pujian. Tuhan pasti telah datang ke suatu perkumpulan di dunia ini. Perkumpulan adalah tempat banyak orang bertemu bersama-sama. Perkumpulan yang gembira ria (pesta) adalah tempat di mana orang-orang makan dan minum. Anda sekarang sedang menerima harta karun yang tak termusnahkan berupa permata-permata pengetahuan, dalam perkumpulan ini. Artinya, Anda bisa mengatakan bahwa Anda sedang menerima kedaulatan Surga dari Sang Ayah. Di dalam perkumpulan yang lengkap ini, hanya Anda anak-anak yang mengenal Sang Ayah dan bahwa Beliau telah datang untuk memberi Anda hadiah. Apa yang diberikan oleh seorang ayah dalam suatu perkumpulan? Apa yang diberikan orang kepada satu sama lain dalam perkumpulan? Perbedaan dalam hal ini bagaikan siang dan malam. Sang Ayah memberi Anda halwa untuk dimakan, sedangkan orang-orang itu memberi Anda makanan yang paling murah untuk dimakan, yaitu kacang kuda. Ada perbedaan yang begitu besar antara halwa dan kacang kuda! Orang-orang terus memberikan kacang kuda kepada satu sama lain untuk dimakan. Ketika seseorang sama sekali tidak punya nafkah, mereka berkata, “Dia hanya mengunyah kacang kuda.” Anda anak-anak sekarang tahu bahwa Sang Ayah yang tak terbatas sedang memberi Anda berkah kedaulatan surga. Shiva Baba datang ke perkumpulan ini, bukan? Hari kelahiran Shiva juga dirayakan, tetapi tak seorang pun tahu apa yang dilakukan-Nya ketika Beliau datang. Beliau adalah Sang Ayah. Jadi, Beliau pasti memberi Anda makan dan menghadiahkan sesuatu kepada Anda. Ibu dan ayah Anda pasti memelihara hidup Anda. Anda tahu bahwa Sang Ibu dan Sang Ayah datang untuk memelihara hidup Anda, yaitu Beliau mengadopsi Anda. Anak-anak sendiri berkata, “Baba, saya adalah anak-Mu yang baru berusia 10 hari, yaitu saya sudah menjadi milik-Mu selama 10 hari.” Oleh sebab itu, Anda harus paham bahwa Anda telah mengklaim hak atas kedaulatan surga, yaitu Anda telah diadopsi oleh Beliau. Orang diadopsi selagi hidup, bukan berdasarkan keyakinan buta. Seorang ibu dan ayah bisa menyerahkan anaknya untuk diadopsi. Mereka mungkin merasa bahwa anak mereka akan lebih bahagia jika dibesarkan oleh orang tua yang lain, karena mereka mampu merawat anak itu dengan lebih banyak cinta kasih. Anda, anak-anak dari ayah fisik, datang kemari dan diadopsi oleh Sang Ayah yang tak terbatas. Sang Ayah yang tak terbatas mengadopsi Anda dengan penuh minat. Anak-anak juga menulis, “Baba, saya sekarang milik-Mu.” Anda tidak mungkin hanya mengatakan ini dari jauh. Ketika seorang anak diadopsi secara nyata, pasti juga ada upacara untuk itu. Sebagaimana hari ulang tahun dirayakan, demikianlah Anda juga menjadi anak-anak Beliau. Anda berkata, “Baba, saya sekarang milik-Mu.” Setelah enam sampai tujuh hari, seharusnya ada upacara pemberian nama, tetapi tak seorang pun merayakan ini. Anda harus merayakan Janamasthami (hari kelahiran) Anda dengan penuh kegemilangan dan kemeriahan, tetapi tak seorang pun dari Anda merayakannya. Anda bahkan tidak memiliki pengetahuan bahwa Anda harus merayakan ulang tahun. Setelah 12 bulan, Anda merayakannya. Akan tetapi, jika Anda tidak merayakannya pada permulaannya, mengapa Anda merayakan setelah 12 bulan? Mungkin Anda tidak memiliki pengetahuan atau keyakinan. Setelah Anda merayakan hari kelahiran dan menjadi teguh dalam keyakinan Anda, tetapi melarikan diri setelah merayakan hari kelahiran Anda, maka bisa dipahami bahwa Anda sudah mati. Beberapa orang merayakan hari kelahiran mereka dengan penuh kegemilangan dan kemeriahan. Orang-orang miskin hanya bisa membagi-bagikan gula merah dan kacang kuda; tidak ada kemeriahan. Anak-anak tidak memiliki kebahagiaan ini karena mereka tidak sepenuhnya paham. Ketika merayakan hari kelahiran Anda, Anda akan mampu mengingat ini dengan teguh. Akan tetapi, Anda tidak memiliki intelek seperti itu. Hari ini, Sang Ayah sekali lagi menjelaskan kepada anak-anak baru, “Jika Anda memiliki keyakinan, rayakanlah hari kelahiran Anda: inilah hari saya menumbuhkan keyakinan, oleh sebab itu, inilah Janamasthami (hari kelahiran) saya.” Jadi, Anda anak-anak harus sepenuhnya mengingat Sang Ayah dan warisan Anda. Anak-anak tidak pernah lupa bahwa mereka adalah anak-anak dari orang tua mereka. Di sini, beberapa anak berkata, “Baba, saya tidak mampu mengingat-Mu.” Anda tidak mungkin mengatakan ini di jalan ketidaktahuan. Tidak ada persoalan tidak mampu mengingat. Anda mengingat Sang Ayah dan Beliau pasti mengingat semua jiwa. “Semua anak Saya telah sepenuhnya hangus terbakar di atas tungku sifat buruk nafsu birahi.” Tidak ada guru maupun mahatma yang mampu mengatakan hal ini. Tuhan berbicara, “Anda semua adalah anak-anak Saya.” Semua adalah anak-anak Tuhan. Semua jiwa adalah anak-anak Tuhan, Sang Ayah. Ketika Sang Ayah memasuki badan, Beliau berkata, “Semua jiwa ini adalah anak-anak Saya. Mereka telah menaiki tungku sifat buruk nafsu birahi dan telah sepenuhnya hangus terbakar serta menjadi tamopradhan.” Orang-orang Bharata benar-benar telah menjadi bersifat zaman besi! Mereka semua telah menjadi jelek akibat duduk di atas tungku sifat buruk nafsu birahi. Jiwa nomor satu yang layak dipuja dan rupawan, sekarang telah menjadi pemuja dan jelek. Jiwa yang rupawan telah menjadi jiwa yang jelek. Duduk di atas tungku sifat buruk nafsu birahi berarti duduk di atas ular. Di surga, tidak ada ular yang mematuk manusia. Hal-hal semacam itu tidak mungkin ada di sana. Sang Ayah berkata, “Ketika lima sifat buruk memasuki Anda, Anda menjadi bagaikan duri yang liar.” Anda berkata, “Baba, kami setuju, ini memang hutan duri.” Orang-orang terus menggigit satu sama lain dan telah hangus terbakar. Tuhan berbicara, “Anak-anak Saya, Sang Samudra Pengetahuan, yang telah Saya jadikan bersih dan suci di siklus sebelumnya, sekarang telah menjadi tidak suci dan jelek.” Anda anak-anak tahu bagaimana Anda berubah dari rupawan menjadi jelek. Anda memiliki keseluruhan sejarah dan geografi 84 kelahiran dalam intelek Anda secara ringkas. Anda mengetahuinya pada saat ini. Ada beberapa orang yang sudah mengetahui tentang biografi mereka sejak usia lima atau enam tahun, secara berurutan, sesuai dengan intelek mereka. Semua orang mengetahui biografi masa lalu mereka dan hal-hal buruk apa saja yang telah mereka lakukan. Pada umumnya, mereka membicarakan tentang hal-hal hebat yang telah mereka lakukan. Mereka tidak mungkin tahu apa yang telah mereka lakukan di kehidupan-kehidupan mereka sebelumnya. Tak seorang pun mampu memberi tahu Anda biografi mereka selama kelahiran demi kelahiran. Akan tetapi, Sang Ayah menjelaskan bagaimana Anda telah mengalami 84 kelahiran. Hanya mereka yang telah mengalami 84 kelahiran penuh yang menyadarinya. Saya sedang memberi Anda petunjuk untuk pulang ke rumah. Inilah sebabnya, Sang Ayah berkata, “Pengetahuan ini ditujukan bagi orang-orang dari semua agama.” Jika Anda ingin pergi ke hunian mukti, rumah Anda, hanya Sang Ayah yang mampu membawa Anda ke sana. Tidak ada jiwa mana pun yang bisa pulang tanpa Sang Ayah. Tidak ada yang tahu tentang cara mengingat Sang Ayah dan pergi ke sana. Semua jiwa harus mengalami kelahiran kembali. Tak seorang pun kecuali Sang Ayah yang mampu membawa Anda ke sana. Bahkan, jangan pernah berpikir tentang kebebasan abadi; itu mustahil. Drama ini sudah ditakdirkan secara abadi dan tidak ada satu jiwa pun yang bisa terlepas darinya. Sang Pembebas dan Sang Pemandu bagi semua jiwa hanyalah Sang Ayah Yang Esa. Hanya Beliaulah yang datang dan memberi tahu Anda cara untuk mengingat Beliau agar dosa-dosa Anda bisa terhapus. Jika tidak, pasti ada hukuman. Jika Anda tidak berupaya, bisa dipahami bahwa Anda bukan berasal dari sini. Anda anak-anak memahami jalan menuju mukti dan jeevan mukti secara berurutan, sesuai dengan upaya yang Anda lakukan. Anda masing-masing menjelaskan sesuai dengan kecepatan Anda sendiri-sendiri. Anda juga bisa berkata, “Dunia sekarang ini tidak suci. Ada begitu banyak kekerasan dan sebagainya. Hal-hal semacam itu tidak akan ada di zaman emas. Sekarang adalah zaman besi.” Semua manusia pasti setuju dengan ini. Ada zaman emas, zaman perak, zaman perunggu, dan zaman besi. Zaman-zaman ini pasti juga memiliki nama dalam berbagai bahasa yang lain. Semua orang mengenal bahasa Inggris dan ada kamus bahasa Hindi – Inggris. Bangsa Inggris memerintah negeri ini untuk waktu yang lama, sehingga bahasa Inggris digunakan di sini. Dewasa ini, manusia menerima kenyataan bahwa mereka tidak memiliki kebajikan luhur. “Baba, datanglah dan berilah kami belas kasih-Mu! Jadikanlah kami suci kembali, karena kami sekarang tidak suci!” Anda anak-anak mengerti bahwa tidak ada jiwa tidak suci yang bisa pulang ke rumah. Semua jiwa harus melalui tahapan sato, rajo, dan tamo. Sang Ayah datang ke perkumpulan yang tidak suci ini. Perkumpulan ini sangat besar. “Saya tidak pernah menghadiri perkumpulan dewa-dewi. Saya tidak pergi ke tempat Anda bisa menerima 36 jenis makanan kaya gizi. Saya mendatangi anak-anak yang bahkan tidak memiliki chapatti. Saya mengadopsi mereka dan memberikan warisan kepada mereka. Saya tidak mengadopsi orang kaya; mereka tetap larut dalam intoksikasi mereka sendiri. Mereka bahkan mengatakan bahwa dunia ini adalah surga bagi mereka.” Ketika seseorang meninggal, orang-orang berkata bahwa dia sudah menjadi penghuni surga. Oleh sebab itu, dunia ini pastilah neraka. Mengapa Anda tidak menjelaskannya? Tidak ada orang yang memiliki kebijaksanaan untuk menuliskan ini di surat kabar. Anda anak-anak tahu bahwa drama sedang membuat Anda berupaya. Apa pun upaya yang kita lakukan, sudah ditakdirkan dalam drama. Berupaya itu penting. Anda tidak bisa sekadar menggantungkan diri kepada drama. Anda pasti harus melakukan upaya untuk segala sesuatu. Anda adalah karma yogi dan Raja Yogi. Orang-orang itu adalah penanggal karma dan hatha yogi. Anda melakukan segala sesuatu selagi tinggal di rumah dan membesarkan anak-anak Anda. Orang-orang itu melarikan diri karena mereka tidak menyukai rumah mereka. Akan tetapi, kesucian mereka diperlukan di Bharata. Itu bagus. Dewasa ini, beberapa orang bahkan tidak hidup suci. Tidak sembarang orang bisa pergi ke dunia yang suci. Tak seorang pun kecuali Sang Ayah yang mampu membawa Anda ke sana. Anda sekarang tahu bahwa hunian kedamaian adalah rumah Anda, tetapi bagaimana Anda bisa pergi ke sana? Anda telah melakukan banyak dosa. Manusia mengatakan bahwa Tuhan berada di mana-mana. Kehormatan siapa yang Anda nodai dengan berkata seperti itu? Kehormatan Shiva Baba! Mereka berkata bahwa Tuhan ada dalam setiap partikel, bahkan dalam anjing dan kucing! Sekarang, kepada siapa saya harus melaporkan ini? Sang Ayah berkata, “Saya adalah Yang Esa, Yang Penuh Kekuatan. Dharamraj juga mendampingi Saya.” Inilah masa pelunasan bagi semua jiwa. Semua jiwa akan mengalami hukuman, kemudian pulang ke rumah. Drama tercipta dengan cara seperti ini. Hukuman pasti harus dialami. Ada penglihatan gaib. Penglihatan gaib juga diterima dalam penjara rahim: “Anda telah melakukan ini dan itu. Oleh karenanya, inilah hukuman atas perbuatan Anda.” Inilah sebabnya, Anda memanggil-manggil, “Keluarkan saya dari penjara ini! Saya tidak akan melakukan dosa-dosa itu lagi.” Sang Ayah datang ke hadapan Anda secara pribadi dan menjelaskan semua hal ini kepada Anda. Anda mengalami hukuman di dalam rahim. Itu juga merupakan penjara, dan Anda mengalami penderitaan. Di zaman emas, tidak ada penjara apa pun di mana Anda harus menjalani hukuman. Sang Ayah sekarang menjelaskan, “Anak-anak, ingatlah Saya, maka campuran ketidaksucian akan dihilangkan.” Ada banyak orang yang akan menerima perkataan Anda. Nama Tuhan disebutkan, tetapi mereka telah membuat kesalahan, yaitu memasukkan nama Krishna. Hanya Sang Ayah yang menjelaskan kepada Anda anak-anak. Apa pun yang Anda dengar, cetaklah itu di surat kabar. Pada saat ini, Shiva Baba berkata kepada semua orang, “Anda telah menjadi tamopradhan selagi mengalami 84 kelahiran. Saya sekarang menasihatkan kepada Anda sekali lagi: ingatlah Saya, maka dosa-dosa Anda akan terhapus, kemudian Anda akan pergi ke hunian mukti dan jeevan mukti.” Inilah perintah Sang Ayah, “Ingatlah Saya, maka campuran ketidaksucian akan dihilangkan.” Achcha, anak-anak, Saya sudah menjelaskan begitu banyak! Berapa banyak lagi Saya bisa menjelaskan? Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, salam, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Anda benar-benar harus berupaya untuk segala sesuatu. Jangan hanya duduk diam di tempat dan beranggapan bahwa semuanya sudah ditakdirkan dalam drama! Jadilah karma yogi dan Raja Yogi, bukan penanggal karma atau hatha yogi.

2. Agar bisa pulang ke rumah bersama Sang Ayah tanpa mengalami hukuman, jadikanlah diri Anda, sang jiwa, satopradhan, dengan cara mengingat Baba. Berubahlah dari jelek menjadi rupawan.

Berkah:
Semoga Anda menjadi perwujudan kekuatan dan mengibarkan bendera kebaruan melalui keagungan Anda.

Sekarang, sesuai dengan waktu dan semakin mendekatnya waktu, pada saat Anda memengaruhi orang lain dengan wujud kekuatan Anda, Anda akan mampu mendekatkan pengungkapan terakhir. Sebagaimana Anda telah mengungkapkan cinta kasih dan kerja sama, dengan cara yang sama, berikanlah pengalaman wujud kekuatan Anda dalam cermin pelayanan. Ketika Anda mengibarkan bendera kebaruan dari wujud Shakti Anda melalui keagungan Anda, pengungkapan akan terjadi. Berikanlah penglihatan tentang Sang Ayah Yang Mahakuasa dengan wujud kekuatan Anda.

Slogan:
Mendonasikan berbagai kekuatan melalui mental Anda dan mendonasikan kebajikan luhur melalui perbuatan Anda merupakan donasi agung.