02.02.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Tuhan Shiva berkata, “Anak-anak yang manis, ingatlah dan kasihilah Saya, karena hanya Saya yang datang untuk menjadikan Anda senantiasa bahagia.”

Pertanyaan:
Kata-kata apa yang dengan sendirinya terucap dari bibir anak-anak yang terus ceroboh?

Jawaban:
Saya akan menerima apa pun yang ada dalam keberuntungan saya! Bagaimanapun juga, saya pasti pergi ke surga! Baba berkata, “Ini bukan perkataan anak-anak pembuat upaya. Anda harus berupaya untuk mengklaim status tinggi.” Karena Sang Ayah telah datang untuk memberi Anda status tinggi, jangan menjadi ceroboh.

Lagu:
Jangan melupakan hari-hari masa kanak-kanak Anda.

Om Shanti.
Anak-anak rohani yang termanis, Anda mengerti makna lirik lagu itu. Anda sekarang akan menjadi milik Sang Ayah seumur hidup Anda. Anda menjadi milik ayah-ayah yang terbatas sepanjang siklus. Sekarang, Anda anak-anak Brahmana hanya menjadi milik Sang Ayah yang tak terbatas. Anda mengerti bahwa Anda menerima warisan yang tak terbatas dari Sang Ayah yang tak terbatas. Jika Anda meninggalkan Sang Ayah, Anda tidak akan bisa menerima warisan Anda yang tak terbatas. Sekalipun Anda menjelaskan, tidak ada orang yang merasa puas hanya dengan sedikit. Orang-orang menginginkan kekayaan. Tidak bisa ada kebahagiaan tanpa kekayaan. Orang membutuhkan kekayaan, kedamaian, dan badan yang bebas dari segala penyakit. Hanya Anda anak-anak yang mengetahui hal-hal yang ada di dalam dunia saat ini dan apa yang akan terjadi besok. Penghancuran sudah di ambang pintu. Hal-hal ini tidak dimengerti oleh intelek orang lain. Bahkan seandainya mereka mengerti bahwa penghancuran sudah di ambang pintu, mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan. Hanya Anda anak-anak yang tahu bahwa perang bisa sewaktu-waktu terjadi. Jika timbul sedikit saja percikan (api peperangan), tidak akan perlu banyak waktu bagi kobaran api untuk menyebar luas. Anda anak-anak mengerti bahwa dunia tua ini akan segera dihancurkan, dan oleh sebab itu, Anda harus dengan cepat mengklaim warisan Anda dari Sang Ayah. Jika Anda terus-menerus mengingat Sang Ayah, Anda tetap sangat ceria. Dengan berkesadaran badan, Anda melupakan Sang Ayah dan mendatangkan penderitaan atas diri sendiri. Semakin banyak Anda mengingat Sang Ayah, semakin besar kebahagiaan yang akan Anda terima dari Sang Ayah yang tak terbatas. Anda telah datang kemari untuk menjadi seperti Lakshmi dan Narayana. Ada perbedaan besar antara menjadi pelayan dan pembantu raja dan ratu, dengan menjadi pelayan dan pembantu rakyat. Upaya yang Anda lakukan sekarang menjadi tetap untuk sepanjang masa, siklus demi siklus. Pada saat akhir, Anda semua akan menerima penglihatan tentang seberapa besar upaya yang telah Anda buat. Bahkan sekarang, Sang Ayah terus memberi tahu Anda untuk memeriksa tahapan Anda. Seberapa banyak saya mengingat Baba yang termanis, yang dari Beliau saya menerima warisan surga? Segala milik Anda bergantung pada ingatan. Semakin banyak Anda mengingat Baba, Anda akan semakin tetap bahagia. Anda kemudian akan mengerti bahwa Anda telah menjadi sangat dekat. Beberapa anak menjadi sangat lelah dan bertanya-tanya masih seberapa jauh lagi sebelum mereka tiba di destinasi. Jika mereka mencapai destinasi itu, upaya yang mereka lakukan benar-benar layak ditempuh. Dunia tidak tahu tentang destinasi Anda. Dunia bahkan tidak mengenal Yang Esa, yang disebut Tuhan. Mereka berbicara tentang Tuhan, kemudian mengatakan bahwa Beliau ada dalam kerikil dan bebatuan. Anda anak-anak sekarang tahu bahwa Anda adalah milik Sang Ayah. Anda sekarang harus mengikuti petunjuk Baba. Sekalipun Anda mungkin tinggal di luar negeri, Anda tetap harus mengingat Sang Ayah. Anda sedang menerima shrimat. Jiwa tidak bisa berubah dari tamopradhan menjadi satopradhan tanpa mengingat Baba. Anda mengatakan, “Baba, saya akan mengklaim warisan penuh dari-Mu. Sama seperti Mama dan Baba mengklaim warisan mereka, saya juga akan berupaya dan pasti akan duduk di atas takhta mereka. Mama dan Baba menjadi pangeran dan putri raja, jadi saya juga akan menjadi seperti mereka.” Ujian bagi semua orang sama. Anda hanya diberi sangat sedikit ajaran: “Ingatlah Sang Ayah Yang Esa saja!” Ini disebut kekuatan Raja Yoga yang mudah. Anda mengerti bahwa Anda menerima banyak kekuatan dengan mengingat Baba. Anda benar-benar mengerti bahwa jika Anda melakukan perbuatan berdosa apa pun, Anda harus mengalami banyak hukuman dan status Anda hancur. Dalam upaya Anda mengingat Baba, Maya menciptakan banyak rintangan. Ada ungkapan bahwa mereka yang menghina Sang Satguru tidak bisa mencapai destinasi mereka. Orang-orang itu mengatakan, “Barang siapa menghina sang guru …” Tak seorang pun mengerti tentang Yang Esa, yang tanpa citra jasmani. Ada ungkapan bahwa hanya Tuhanlah yang memberikan buah atas pemujaan kepada para pemuja. Para pertapa, orang suci, dan lain-lain, semuanya adalah pemuja. Para pemuja pergi mandi di Sungai Gangga. Pemuja tidak bisa memberikan buah apa pun kepada pemuja. Seandainya pemuja mampu memberikan buah kepada pemuja, untuk apa mereka mengingat Tuhan? Itu adalah jalan pemujaan. Semua adalah pemuja. Hanya Tuhan yang memberikan buah kepada para pemuja. Bukan berarti bahwa mereka yang melakukan banyak pemujaan bisa memberikan buah kepada mereka yang melakukan sedikit pemujaan. Tidak, pemujaan berarti pemujaan! Bagaimana mungkin mereka bisa memberikan warisan kepada ciptaan? Warisan hanya bisa diterima dari Sang Pencipta. Pada saat ini, semua adalah pemuja. Ketika Anda menerima pengetahuan, Anda berhenti melakukan pemujaan dengan sendirinya. Ada kemenangan bagi pengetahuan. Tanpa pengetahuan, bagaimana mungkin bisa ada keselamatan? Semua jiwa melunasi utang karma mereka dan pulang. Anda anak-anak sekarang mengerti bahwa penghancuran sudah di ambang pintu. Buatlah upaya sebelum penghancuran terjadi dan klaimlah warisan penuh Anda dari Sang Ayah. Anda tahu bahwa Anda akan pergi ke dunia yang suci. Mereka yang menjadi Brahmana akan menjadi instrumen. Anda tidak bisa menerima warisan Anda dari Sang Ayah tanpa menjadi Brahmana, ciptaan rohani yang lahir dari mulut lotus Brahma. Seorang ayah menciptakan anak-anak untuk memberi mereka warisan. Bagaimanapun juga, Anda milik Shiva Baba. Beliau menciptakan dunia untuk memberikan warisan kepada Anda anak-anak. Beliau memberikan warisan itu kepada manusia berbadan. Jiwa-jiwa tinggal di atas sana. Di sana, tidak ada warisan atau imbalan. Anda sekarang melakukan upaya dan menerima imbalan Anda; dunia tidak tahu apa-apa tentang ini. Waktu sekarang sudah semakin dekat. Bom-bom diproduksi bukan untuk disimpan saja. Ada banyak persiapan yang sedang dilakukan. Sang Ayah sekarang memerintahkan kita, “Ingatlah Saya! Jika tidak, Anda akan begitu banyak menangis pada saat akhir.” Ketika seseorang gagal dalam ujian kelulusan untuk mencapai pendidikan yang lebih tinggi, dia pergi dan menenggelamkan diri karena marah. Di sini, tidak ada amarah. Pada saat akhir, Anda akan menerima banyak penglihatan. Anda juga akan tahu, akan menjadi apa Anda nantinya. Tugas Sang Ayah adalah menginspirasi Anda untuk berupaya. Anak-anak mengatakan, “Baba, kami lupa mengingat Engkau selagi melakukan perbuatan.” Beberapa anak mengatakan bahwa mereka tidak punya waktu untuk mengingat Baba. Jadi, Baba mengatakan, “Jika demikian, carilah waktu untuk duduk mengingat Baba.” Ingatlah Sang Ayah. Ketika Anda saling bertemu, Anda harus mengingatkan satu sama lain untuk berusaha mengingat Baba. Dengan duduk bersama-sama, Anda akan mampu untuk mengingat Baba dengan sangat baik; Anda akan menerima bantuan. Hal yang utama adalah mengingat Sang Ayah. Bahkan orang yang pergi ke luar negeri pun hanya perlu mengingat satu hal: “Hanya dengan mengingat Sang Ayah, Anda akan berubah dari tamopradhan menjadi satopradhan.” Sang Ayah berkata, “Cukup ingatlah satu hal: ingatlah Sang Ayah saja.” Semua dosa akan terbakar habis oleh kekuatan yoga. Sang Ayah berkata, “Manmanabhawa! Ingatlah Saya, maka Anda akan menjadi master dunia.” Hal yang utama adalah mengingat Baba. Tidak ada hubungannya dengan pergi ke mana pun. Tinggallah di rumah dan ingatlah Sang Ayah saja. Jika Anda tidak menjadi suci, Anda tidak akan bisa terus mengingat Baba. Tidak semua orang bisa datang dan belajar di kelas. Mereka hanya mempelajari mantra, kemudian pergi ke mana pun mereka inginkan. Sang Ayah sudah menunjukkan jalan untuk menjadi satopradhan kepada Anda. Sesungguhnya, ketika Anda pergi ke center, Anda mendengar banyak poin baru. Jika Anda tidak bisa pergi karena suatu alasan tertentu, misalnya hujan lebat atau pemerintah menetapkan pembatasan waktu sehingga tak seorang pun bisa pergi ke luar, apa yang harus Anda lakukan? Sang Ayah berkata, “Itu tidak masalah. Bukan berarti bahwa Anda hanya bisa mempersembahkan air dan susu kepada patung Shiva di suatu kuil. Di mana pun Anda berada, teruslah mengingat Baba.” Tetaplah mengingat Baba selagi berjalan dan beraktivitas. Beri tahulah orang lain, “Dengan mengingat Sang Ayah, dosa-dosa Anda akan terhapus dan Anda akan menjadi devi-devta.” Hanya ada dua kata. Anda harus mengklaim warisan Anda dari Sang Ayah, Sang Pencipta. Hanya ada satu Sang Pencipta Yang Esa. Beliau menunjukkan jalan yang begitu mudah kepada Anda! Anda telah diberi mantra untuk mengingat Sang Ayah. Sang Ayah berkata, “Jangan lupakan hari-hari masa kanak-kanak ini. Hari ini, Anda tertawa, tetapi besok, jika Anda melupakan Sang Ayah, Anda akan menangis.” Anda harus mengklaim warisan penuh Anda dari Baba. Ada banyak orang yang mengatakan bahwa mereka pasti akan pergi ke surga, bahwa mereka akan menerima apa pun yang ada dalam keberuntungan mereka! Orang-orang semacam itu tidak disebut sebagai pembuat upaya. Orang harus membuat upaya untuk mengklaim status tinggi. Sekarang, karena Anda bisa menerima status tinggi dari Sang Ayah, mengapa Anda bersikap ceroboh? Jika Anda tidak belajar di sekolah, Anda harus menunduk di hadapan mereka yang telah belajar. Mereka yang tidak sepenuhnya mengingat Sang Ayah akan menjadi pelayan dan pembantu rakyat. Anda tidak semestinya bahagia dengan itu. Anak-anak datang kemari secara pribadi dan pulang setelah disegarkan. Ada banyak anak yang hidup dalam ikatan; itu tidak masalah, karena mereka bisa mengingat Sang Ayah selagi duduk di rumah. Baba begitu banyak menjelaskan bahwa kematian sudah di ambang pintu dan perang bisa tiba-tiba terjadi. Ketika perang sudah akan dimulai, tanda-tandanya bisa diketahui. Anda bisa mengetahui segala sesuatu melalui radio. Mereka saling mengancam, “Jika Anda mengambil langkah yang salah, kami akan bertindak seperti ini.” Mereka menyampaikan peringatan awal dengan cara ini. Mereka memiliki banyak kesombongan dengan bom-bom mereka. Sang Ayah berkata, “Anak-anak, Anda belum menjadi sepintar itu dengan kekuatan yoga. Sesuai dengan drama, perang tidak akan dimulai begitu saja.” Anak-anak masih belum mengklaim warisan penuh mereka. Keseluruhan kerajaan masih belum berdiri. Masih diperlukan sedikit waktu lagi. Baba menginspirasi Anda untuk berupaya. Anda tidak bisa tahu, kapan sesuatu akan terjadi: pesawat terbang kandas, kereta api bertabrakan. Kematian berdiri di ambang pintu dengan begitu mudahnya. Bumi berguncang. Gempa bumi harus melakukan pekerjaan terbesar. Hanya ketika bumi bergempa, gedung-gedung dan sebagainya runtuh. Klaimlah warisan penuh Anda sebelum kematian datang! Oleh sebab itu, ingatlah Sang Ayah dengan penuh cinta kasih. Baba, saya tidak memiliki siapa pun selain Engkau! Teruslah mengingat Sang Ayah saja. Baba duduk di sini dan menjelaskan dengan begitu mudah, seperti ketika Anda menjelaskan kepada anak kecil. Beliau tidak memberi Anda kesulitan lain apa pun. Ingatlah Beliau saja. Dengan duduk di atas tungku sifat buruk nafsu birahi, Anda telah hangus terbakar. Sekarang, duduklah di atas tungku pengetahuan dan jadilah suci. Ketika orang-orang menanyakan tentang tujuan Anda, beri tahulah mereka, “Shiva Baba, Sang Ayah dari semua jiwa, mengatakan, ‘Teruslah mengingat Saya saja, maka dosa-dosa Anda akan terhapus dan Anda akan berubah dari tamopradhan menjadi satopradhan.’ Di zaman besi, semua jiwa tamopradhan. Hanya Sang Ayah Yang Esa adalah Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa. Sang Ayah berkata, ‘Sekarang, ingatlah Saya saja, maka karat Anda akan dihilangkan.’” Setidaknya, Anda bisa memberi mereka pesan ini. Hanya ketika Anda sendiri terus mengingat Baba, barulah Anda mampu mengingatkan orang lain tentang hal ini. Saat Anda sendiri terus mengingat Baba, Anda akan sangat berminat untuk memberi tahu orang lain. Jika tidak, itu tidak akan meluap dari dalam hati Anda. Sang Ayah menjelaskan, “Di mana pun Anda berada, teruslah mengingat Baba selama mungkin.” Siapa pun yang Anda temui, berilah mereka pesan ini: “Kematian sudah di ambang pintu! Sang Ayah berkata, ‘Anda semua telah menjadi tamopradhan dan tidak suci. Sekarang, ingatlah Saya dan jadilah suci.’” Jiwa-jiwalah yang telah menjadi tidak suci. Di zaman emas, jiwa-jiwa suci. Sang Ayah berkata, “Hanya dengan mengingat Baba, jiwa-jiwa menjadi suci; tidak ada cara lain.” Teruslah memberikan pesan ini kepada semua orang, maka banyak orang akan memperoleh manfaat. Baba tidak memberi Anda kesulitan lain apa pun. Hanya Sang Ayah, Sang Penyuci, yang menyucikan semua jiwa. Sang Ayah mengubah semua orang menjadi manusia yang paling luhur. Mereka yang dahulu layak dipuja telah menjadi pemuja. Kita menjadi pemuja di kerajaan Rahwana. Di kerajaan Rama, kita layak dipuja. Sekarang adalah akhir kerajaan Rahwana. Dari pemuja, kita sekarang menjadi layak dipuja dengan mengingat Baba. Tunjukkanlah jalan ini kepada orang lain juga. Bahkan ibu-ibu tua pun harus melakukan pelayanan. Sampaikanlah pesan ini kepada sahabat dan kerabat Anda. Ada berbagai ragam perkumpulan spiritual, kuil, dan sebagainya. Ragam Anda hanya satu. Sampaikanlah perkenalan Sang Ayah saja. Shiva Baba mengatakan, “Teruslah mengingat Saya saja, maka Anda akan menjadi master surga.” Shiva Baba yang tanpa citra jasmani, Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa, mengatakan kepada jiwa-jiwa, “Ingatlah Saya, maka Anda akan berubah dari tamopradhan menjadi satopradhan.” Bukankah ini mudah untuk dijelaskan? Bahkan ibu-ibu tua pun mampu melakukan pelayanan. Inilah hal yang utama. Saat Anda menghadiri pesta pernikahan dan sebagainya, bisikkanlah ini ke telinga mereka. Tuhan dari Gita mengatakan, “Ingatlah Saya!” Semua orang akan menyukai ini. Tidak perlu mengatakan apa pun lebih lanjut. Cukup sampaikanlah pesan Sang Ayah, “Ingatlah Saya!” Achcha, berpikirlah bahwa Tuhan sedang memberi Anda inspirasi. Anda memperoleh penglihatan dalam mimpi Anda. Anda bisa mendengar suara. Sang Ayah berkata, “Ingatlah Saya, maka Anda akan berubah dari tamopradhan menjadi satopradhan.” Anda juga harus terus memikirkan tentang hal ini saja, maka perahu Anda akan menyeberang. Kita sekarang menjadi milik Sang Ayah yang tak terbatas secara nyata dan sedang menerima warisan 21 kelahiran dari Sang Ayah. Jadi, harus ada kebahagiaan itu. Hanya ketika Anda melupakan Sang Ayah, barulah ada kesulitan. Baba memberi tahu Anda dengan begitu mudah, “Sadarilah diri Anda sebagai jiwa dan ingatlah Sang Ayah, maka Anda jiwa-jiwa akan menjadi satopradhan.” Semua orang akan merasa bahwa Anda benar-benar telah menemukan jalan yang benar. Tidak ada orang lain yang bisa menunjukkan jalan ini kepada Anda. Seandainya para pertapa dan lain-lain memberi tahu Anda untuk mengingat Shiva Baba, siapa yang akan terus datang kepada mereka? Waktunya akan tiba ketika Anda tidak akan bisa keluar dari rumah Anda. Anda akan meninggalkan badan sambil mengingat Sang Ayah. Mereka yang mengingat Shiva Baba pada detik-detik terakhir mereka akan pergi ke marga Narayana; mereka akan masuk ke dalam dinasti Lakshmi dan Narayana. Mereka akan mengklaim status kerajaan berulang kali, hanya itu. Ingatlah Sang Ayah saja dan kasihilah Beliau. Bagaimana Anda bisa mengasihi Baba tanpa mengingat Beliau? Hanya ketika Anda menerima kebahagiaan, barulah Anda mengasihi Baba. Anda tidak mungkin mengasihi seseorang yang memberi Anda penderitaan. Sang Ayah berkata, “Saya menjadikan Anda master surga. Oleh sebab itu, kasihilah Saya.” Anda harus mengikuti petunjuk Sang Ayah. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Agar bisa terus bahagia, buatlah upaya untuk terus mengingat Baba. Kekuatan yoga menjadikan jiwa satopradhan. Ingatlah Sang Ayah Yang Esa dengan penuh cinta kasih.

2. Agar bisa mengklaim status tinggi, berilah perhatian penuh kepada studi ini. Jangan berpikir bahwa Anda akan menerima apa pun yang ada dalam keberuntungan Anda. Berhentilah ceroboh dan klaimlah hak atas warisan penuh Anda.

Berkah:
Semoga Anda menjadi perwujudan ingatan dan penakluk keterikatan, sehingga mengubah tanggung jawab Anda yang terbatas menjadi tanggung jawab yang tak terbatas.

Untuk menjadi penakluk keterikatan, cukup transformasilah bentuk kesadaran Anda. Keterikatan muncul ketika ada kesadaran bahwa Anda berumah tangga, bahwa rumah itu adalah rumah Anda dan mereka adalah kerabat Anda. Sekarang, transformasilah tanggung jawab terbatas itu menjadi tanggung jawab tak terbatas. Ketika Anda memenuhi tanggung jawab tak terbatas, tanggung jawab yang terbatas akan dengan sendirinya berakhir. Namun, jika Anda melupakan tanggung jawab tak terbatas dan hanya memenuhi tanggung jawab yang terbatas, Anda justru memperburuknya, karena beberapa tugas malah akan menjadi bentuk penyakit keterikatan. Jadi, transformasi kesadaran Anda dan jadilah penakluk keterikatan.

Slogan:
Tingkatkan kecepatan terbang Anda sedemikian rupa, sehingga Anda bisa melewati berbagai awan situasi dalam satu detik.

Sinyal Avyakt:
Dengan Keistimewaan Kesatuan dan Keyakinan; Jadilah Penuh Kesuksesan

Ada dua pilar kesuksesan dalam setiap tugas: 1) Keyakinan terhadap satu sama lain. 2) Persatuan. Jika semua orang memiliki satu arahan yang sama secara kolektif, jika ada kepercayaan terhadap satu sama lain, maka kesuksesan akan ada seperti kalung di leher Anda. Ada berbagai macam sanskara dan itu akan tetap ada, tetapi jika sanskara seorang anak menyebabkan konflik, maka yang lain tidak boleh terlibat di dalamnya. Biarlah setiap anak mentransformasi dirinya sendiri, maka kesatuan akan selalu ada.