03.10.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, sekarang adalah akhir dunia lama. Inilah sebabnya, di zaman peralihan saat ini, Anda harus menjadi layak untuk menerima kerajaan masa depan.

Pertanyaan:
Minat apa yang harus Anda anak-anak miliki agar bisa duduk di atas singgasana?

Jawaban:
Anda harus berminat melakukan pelayanan serba-bisa, barulah Anda kemudian bisa duduk di atas singgasana. Mereka, yang melakukan pelayanan serba-bisa dan memberikan kebahagiaan kepada banyak orang, menerima imbalannya. Anda anak-anak harus terus-menerus terlibat dalam segala macam pelayanan. Jadilah begitu pandai sehingga Anda mengungkapkan (menunjukkan) Sang Ibu dan Sang Ayah. Anda menyebutkan: “Mama dan Baba.” Maka, jadilah seperti mereka dan tunjukkanlah itu kepada semua orang.

Lagu:
Bawalah kami menjauh dari dunia dosa ini ke dunia istirahat dan kenyamanan!

Om Shanti.
Hanya para Brahma Kumar dan Brahma Kumari yang termanis yang mengetahui, apa itu dunia penuh dosa dan apa itu dunia penuh kebajikan, apa itu dunia yang tidak suci dan apa itu dunia yang suci. Sekalipun manusia berkata, “Wahai, Sang Penyuci bagi dunia yang tidak suci, datanglah!”, tetapi mereka tidak mengenal Beliau. Jiwalah yang berkata, “Wahai, Sang Penyuci!” Semua manusia terus memanggil-manggil, tetapi tak seorang pun tahu, apa itu dunia yang suci. Kapan dan bagaimana dunia itu akan didirikan? Anda sekarang merupakan milik Sang Ayah yang berpengetahuan penuh. Inilah sebabnya, hanya Anda yang mengenal Sang Ayah yang berpengetahuan penuh, Sang Samudra Pengetahuan. Tidak ada orang lain yang mengetahui bagaimana dunia yang suci menjadi tidak suci, bagaimana dunia yang tidak suci kemudian menjadi suci, atau siapa yang tinggal di dunia yang tidak suci, dan siapa yang tinggal di dunia yang suci. Hanya Andalah yang mengetahui hal-hal ini pada masa sekarang. Zaman emas disebut dunia yang suci. Pasti hanya ada satu kerajaan dari dharma devi-devta yang asli dan abadi di dunia Bharata yang suci. Inilah sebabnya, Bharata diingat sebagai daratan yang paling kuno. Anda sekarang paham bahwa Sang Ayah, Sang Penyuci, sekali lagi menunjukkan kepada Anda cara untuk pergi ke dunia yang suci. Beliau berkata, “Saya menunjukkan caranya kepada Anda dalam satu detik.” Sang Ayah hanya datang untuk memberikan keberuntungan kerajaan dunia baru kepada Anda. Inilah warisan yang tak terbatas dari Sang Ayah yang tak terbatas. Hanya Sang Ayah yang datang untuk mengajarkan Raja Yoga kepada Anda. Kita sekarang sedang mempelajari Raja Yoga. Baba berkata, “Anda dahulu satopradhan. Jadi, sekarang, Anda harus menjadi satopradhan kembali.” Dahulu, ada dharma devi-devta yang asli dan abadi, bukan agama Hindu. Pada mulanya, hanya terdapat dharma devi-devta di Bharata. Kemudian, mereka pasti terus mengalami kelahiran kembali, sama seperti jumlah umat Kristen berkembang dengan mengalami kelahiran kembali. Buddha adalah jiwa yang mendirikan agama Buddha, jadi dialah pendiri agama mereka. Ada begitu banyak umat Buddha yang muncul dari satu orang Buddha. Kristus dahulu datang seorang diri, tetapi sekarang, lihatlah betapa banyaknya jumlah umat Kristen! Semua agama terus berlanjut dengan cara ini. Akan tetapi, ketika dharma devi-devta yang asli dan abadi dahulu ada, tidak ada agama-agama yang lain. Anda tahu mengenai agama-agama lain. Kristus mendirikan agama Kristen dan Abraham mendirikan agama Islam. Achcha, lalu, siapa yang mendirikan dharma devi-devta yang asli dan abadi di zaman emas? Di zaman emas, ada kerajaan devi-devta. Jadi, pasti ada seseorang yang mendirikan kerajaan itu. Di zaman emas, ada dharma devi-devta yang didirikan oleh Sang Ayah pada saat ini. Itulah sebabnya, Beliau harus datang pada zaman peralihan. Semua manusia sekarang berada di dunia yang tidak suci. Di dunia lama, ada jutaan manusia. Di dunia baru, tidak mungkin ada sedemikian banyak manusia. Di sana hanya terdapat satu dharma. Tidak ada orang Islam, orang Buddha, maupun orang Kristen di sana. Dharma devi-devta sekarang sudah menghilang. Tidak ada orang yang tahu bagaimana Tuhan mendirikan dharma itu. Mereka telah melupakan nama dharma devi-devta, dan menyebutkan agama Hindu sebagai gantinya. Sang Ayah sekarang menjelaskan kepada Anda, “Hanya ketika dunia lama harus berubah, barulah Saya datang.” Sekarang adalah akhir dari dunia lama ini. Hanya Anda, para Brahmana, yang mengetahui ini. Akhir dunia lama ini terjadi melalui Perang Mahabharata. Dalam Gita, telah diceritakan bahwa semua orang dilenyapkan dan tak seorang pun tertinggal. Mereka menceritakan tentang bagaimana kelima Pandawa selamat, tetapi mereka berlima kemudian menghilang di pegunungan. Namun, hal semacam itu tidak pernah terjadi. Sang Ayah mendirikan dharma ini. Tidak ada penghancuran total maupun banjir besar. Manusia memanggil-manggil kepada Baba, “Wahai, Sang Penyuci, datanglah! Hapuslah penderitaan kami dan berilah kami kebahagiaan,” karena sekarang adalah kerajaan Rahwana. Orang-orang menginginkan terwujudnya kerajaan Rama. Jadi, itu berarti bahwa ini pastilah kerajaan Rahwana. Sang Ayah menjelaskan, “Pendirian kerajaan Rama dan penghancuran kerajaan Rahwana berlangsung pada saat ini. Mereka yang mempelajari metode yang Saya ajarkan akan pergi dan memerintah di dunia baru.” Tak satu pun dari pengetahuan ini akan tetap ada di sana. Anda memiliki seluruh pengetahuan dalam intelek Anda sekarang. Mereka yang memilikinya dalam intelek mereka, menjelaskannya kepada orang lain; ini berurutan. Seluruh pengetahuan terus-menerus menetes ke dalam intelek anak-anak yang serviceable. Di zaman emas, mereka pastilah jiwa-jiwa pertama yang menjadi bagian dari dharma devi-devta. Hanya Anda yang mengetahui hal ini. Sang Ayah terlebih dahulu menciptakan Brahmana melalui Prajapita Brahma. Ini adalah api persembahan pengetahuan, jadi komunitas Brahmana pasti diperlukan. Komunitas Brahmana pasti ada pada zaman peralihan. Komunitas iblis ada di zaman besi, sedangkan komunitas devi-devta ada di zaman emas. Oleh sebab itu, komunitas devi-devta pasti telah didirikan di zaman peralihan. Ketika orang berjungkir balik, kepala dan kaki mereka bersentuhan. Anda sekali lagi mengingat bahwa Anda adalah Brahmana. Gambar sosok Vishnu yang terdiri dari empat bagian yang menggambarkan kasta-kasta juga diperlukan. Penjelasannya sangat bagus. Anda berkata, “Baba, saya adalah anak-Mu yang berusia enam bulan,” atau, “Saya anak-Mu yang berusia empat hari.” Ada yang berkata, “Saya anak-Mu yang baru berusia satu hari, artinya baru hari inilah saya menjadi anak Baba. Saya telah menjadi anak yang terlahir dari mulut lotus Brahma.” Mereka yang menjadi milik Sang Ayah selagi hidup berkata, “Baba, saya sekarang milik-Mu.” Anak kecil tidak mungkin berbicara seperti ini. Pengetahuan ini adalah untuk orang dewasa. Anda berkata, “Baba, saya adalah anak-Mu yang masih kecil.” Dengan menggunakan gambar-gambar, menjelaskan kepada anak kecil itu mudah. Hari demi hari, cara untuk menjelaskan pun bertambah banyak. Sesuai dengan rencana drama, metode menggunakan gambar ini juga diciptakan 5000 tahun yang lalu. Tidak bisa ada pertanyaan mengapa berbagai metode ini tidak ada pada awalnya dan baru muncul sekarang. Sesuai dengan drama, metode apa pun yang harus digunakan pada waktu tertentu akan muncul pada saatnya sendiri. Kelas-kelas di sekolah juga berurutan. Murid-murid tidak mungkin lulus ujian akhir pada awal studi mereka. Pada awalnya, mereka hanya diajari tentang Alpha dan beta. Hanya jika Anda menjadi anak-anak Sang Ayah, barulah Beliau bisa memberi Anda kedaulatan surga. Setelah Anda menyebut ayah Anda sebagai “ayah”, keyakinan Anda tidak goyah, bukan? Namun, di sini, bahkan setelah berkata, “Baba, Baba!”, keyakinan mereka gugur. Anda tahu bahwa Beliau adalah Sang Ayah yang tak terbatas. Anda sedang mengklaim warisan yang tak terbatas dari Sang Ayah yang tak terbatas. Jadi, Anda harus mengikuti shrimat Beliau. Sang Ayah berkata, “Tanggalkanlah segala hal yang lain dan ingatlah Saya serta warisan.” Dengan mengingat ini selagi Anda berjalan dan beraktivitas, Anda juga akan merasakan kebahagiaan. Meskipun demikian, mengapa Anda tidak mampu terus mengingat Baba? Anda menjamin, “Baba, saya akan menjadi milik-Mu dan tidak terikat kepada siapa pun yang lain. Saya hanya akan mengikuti petunjuk-Mu.” Sang Ayah juga berkata, “Dengan tidak mengikuti shrimat, Anda terus melakukan kesalahan. Dengan mengikuti shrimat, air raksa kebahagiaan Anda akan meningkat.” Sang jiwa merasakan kebahagiaan melampaui panca indra, sehingga dia menjadi sangat bahagia. Sang jiwa tahu bahwa Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma) dahulu memberi kita keberuntungan kerajaan, yang kemudian terlepas dari tangan kita seiring kita mengalami 84 kelahiran. Sekarang, Sang Ayah memberikannya kembali kepada Anda. Oleh sebab itu, Anda seharusnya merasakan kebahagiaan tanpa batas. Kebahagiaan batin juga tampak nyata. Anda bisa melihatnya di wajah Lakshmi dan Narayana. Beberapa orang tetap sangat bahagia di jalan ketidaktahuan, dan mereka juga sangat pandai berbicara dengan orang lain. Kedudukan siapa yang tertinggi di dunia manusia? Sesungguhnya, yang tertinggi adalah Shiva, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, yang disebut “Sang Ayah” oleh semua jiwa. Akan tetapi, tak seorang pun mengetahui peran Beliau. Hanya ketika Sang Ayah datang, barulah Beliau memberi Anda perkenalan-Nya. Anda anak-anak sekarang tahu bahwa Anda sedang menerima kerajaan surga dari Baba. Jadi, Anda harus merasakan kebahagiaan karena Anda sedang berubah dari manusia biasa menjadi Narayana. Sekalipun beberapa orang mengangkat tangan, mereka tidak memahami apa pun. Mereka yang memiliki keyakinan ini juga merasakan kebahagiaan, karena mereka sekarang telah menyelesaikan 84 kelahiran mereka. Kita sekarang sedang mengikuti petunjuk Sang Ayah dan menjadi master dunia. Anda harus merasa begitu terintoksikasi dengan studi ini. Seorang presiden atau gubernur memiliki intoksikasi yang sedemikian tinggi. Orang-orang penting juga pergi untuk bertemu mereka. Namun, mereka tidak akan mau menemui siapa pun tanpa mengetahui kedudukan orang yang datang untuk menemui mereka. Baba juga demikian; Beliau tidak sembarangan menemui orang. Hanya Anda anak-anak yang memahami kedudukan Baba. Dalam hal itu juga, Anda mengetahuinya secara berurutan, sesuai dengan upaya yang Anda lakukan. Sekalipun Anda menyebut diri sebagai Brahma Kumar dan Brahma Kumari, intelek Anda tidak selalu ingat bahwa Anda adalah anak-anak Shiva Baba dan bahwa Anda sedang mengklaim warisan surga dari Beliau. Anda tidak mengingat Baba maupun warisan. Seandainya Anda mengingatnya, Anda pasti juga merasakan kebahagiaan dalam hati. Ketika seorang kumari menikah, dia diberi donasi tersamar. Mereka mengunci kopernya dan menyerahkan kunci ke tangannya. Sang Ayah juga menyerahkan kunci kedaulatan dunia ke tangan Anda. Anda sedang meresmikan dunia baru, surga. Anda akan pergi ke surga. Baba sedang menjadikan Anda layak. Para pemuja tidak bisa menjadi layak untuk pergi ke surga sebelum Baba memberi mereka pengetahuan, sehingga mereka menjadi suci. Inilah sebabnya, ada contoh tentang Narada. Sekalipun ada begitu banyak pemuja yang sangat bagus, tetapi jiwa-jiwa masih belum suci. Mereka telah menjadi tidak suci, kelahiran demi kelahiran. Anda tidak bisa pergi ke surga sebelum bertemu dengan Sang Ayah. Beliau telah mengadopsi Anda melalui Brahma, sehingga Anda bisa pergi dan memerintah dunia baru. Tidak ada orang lain yang mendirikan kerajaan, dan tidak ada orang lain yang mengetahui tentang ini. Hanya Sang Ayah yang datang pada zaman peralihan dan mendirikan kerajaan untuk 21 kelahiran di masa depan. Tidak ada orang yang mengenal Sang Ayah. Anda sekarang mengerti bahwa Tuhan benar-benar datang, 5000 tahun yang lalu, dan menyampaikan pengetahuan Gita kepada manusia yang berubah menjadi devi-devta. Gita adalah kitab suci dharma devi-devta yang asli dan abadi. Di zaman emas, tidak ada kitab suci dan sebagainya. Sang Ayah berkata, “Saya hanya datang pada zaman peralihan. Saya telah datang sekali lagi untuk menyampaikan pengetahuan tentang permulaan, pertengahan, dan akhir dunia kepada jiwa-jiwa yang menjadi devi-devta. Hanya ketika mereka sudah mencapai akhir siklus setelah mengalami 84 kelahiran, barulah Saya menjelaskan kepada mereka sekali lagi. Saya tidak pernah datang di pertengahan siklus. Bukan berarti bahwa Kristus dan jiwa-jiwa lain yang mendirikan agama di dunia ini bisa datang di tengah-tengahnya; mereka hanya bisa datang pada waktu mereka masing-masing. Semua jiwa yang datang untuk mendirikan agama, melakukannya bagi dunia ini. Saya datang pada zaman peralihan untuk mendirikan dunia yang baru.” Jiwa Kristus memasuki badan orang lain dan mendirikan agamanya sendiri, sedangkan Sang Ayah mendirikan kerajaan. Tidak ada orang yang tahu, kapan kerajaan Lakshmi dan Narayana didirikan, atau siapa yang mendirikannya. Anda harus bertanya kepada mereka yang membangun kuil-kuil untuk Lakshmi dan Narayana. Anda juga bisa bertanya dalam perkumpulan. Anda memiliki rahasia ini dalam intelek Anda. Baba melakukan pendirian melalui Brahma setiap siklus. Tidak ada orang lain yang mengetahui ini. Berbagai istilah ini ada, tetapi tidak dipahami secara akurat dalam intelek siapa pun. Beberapa anak memiliki pertanda buruk di atas kepala mereka. Pertanda buruk nomor satu adalah kesadaran badan. Sang Ayah berkata, “Anak-anak, semoga Anda berkesadaran jiwa!” Gambar Lakshmi dan Narayana serta gambar tangga sangat bagus untuk menjelaskan kepada orang lain. Ada banyak orang yang bisa menerima manfaat melaluinya. Akan tetapi, mungkin hal ini tertunda dalam drama, sehingga timbul banyak rintangan terhadap pendirian kerajaan. Sang Ayah sendiri berkata, “Ada banyak rintangan. Maya sangat kuat. Dia dengan sangat cepat menangkap anak-anak Saya dengan membekap hidung atau menarik telinga mereka.” Itu disebut pertanda Rahu. Pada saat ini, khususnya di Bharata, terdapat 100% pertanda pertanda Rahu, yaitu sifat-sifat buruk. Anda bisa membuktikan dalam sedetik bahwa Bharata dahulu suci, seperti berlian. Sekarang, Bharata telah menjadi penuh dengan sifat buruk, hanya bernilai kerang. Bharata harus menjadi bagaikan berlian kembali. Seluruh kisah ini didasarkan pada Bharata. Sang Ayah datang dan menjadikan Anda bagaikan berlian. Meskipun demikian, ada begitu banyak jenis rintangan. Rintangan kesadaran badan sangat besar. Sangatlah mudah untuk menjelaskan gambar Lakshmi dan Narayana kepada siapa pun. Anda anak-anak juga harus memiliki minat yang besar untuk melakukan pelayanan. Ada berbagai macam pelayanan. Mereka yang memberikan kebahagiaan kepada banyak orang juga menerima banyak imbalan. Beberapa anak melakukan pelayanan serba-bisa dengan tulang-tulang mereka. Anda harus merasa bahagia tentang menjadi pelayan serba-bisa. “Baba, saya selalu hadir dalam pelayanan.” Anak-anak yang sangat bagus, yang melakukan pelayanan spiritual, memasak makanan mereka sendiri. Anda tahu bahwa anak-anak juga menjadi sedemikian bijaksana, sehingga mereka mengklaim singgasana. Di sini, kaum perempuanlah yang mengurus rumah tangga. Sekarang, para ibu dan kumari harus menjadi siaga dan aktif dalam pelayanan ini. Anda harus membuktikan hal ini dengan melakukan pelayanan dengan cara yang sama seperti Mama. Anda harus menunjukkannya. Apa gunanya jika Anda sekadar berkata, “Mama, Mama!”? Anda harus menjadi seperti dia. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Pertanda buruk kesadaran badan merupakan rintangan bagi yagya. Oleh sebab itu, berupayalah semaksimal mungkin untuk berkesadaran jiwa.

2. Pertahankan kebahagiaan dan intoksikasi akan studi Anda dan kedudukan Anda di zaman emas. Ikutilah shrimat. Jangan melakukan kesalahan apa pun.

Berkah:
Semoga Anda menjadi malaikat dan memiliki intelek yang halus melalui latihan spiritual serta pengendalian diri.

Kehalusan dan keringanan intelek adalah kepribadian kehidupan jiwa Brahmana. Kehalusan adalah suatu keagungan. Namun, untuk mencapainya, lakukanlah latihan spiritual setiap hari pada waktu amrit vela dan jagalah diri agar tidak mengonsumsi "makanan" berupa pikiran-pikiran yang sia-sia. Untuk menjaga hal ini, milikilah pengendalian diri. Sepanjang waktu, terimalah hanya jenis pikiran yang memang patut Anda miliki pada saat itu. Jangan mengambil "makanan" tambahan berupa pikiran sia-sia, karena hanya dengan cara itulah Anda akan memiliki intelek yang halus dan mampu mencapai tujuan menjadi malaikat.

Slogan:
Jiwa yang agung adalah jiwa yang secara tepat mengikuti shrimat di setiap detik dan setiap langkah.

Sinyal Avyakt: Tumbuhkan Semangat untuk Mengangkat Jiwa Lain dan Angkatlah Juga Mereka yang Telah Menghina serta Mencemarkan Nama Baik Anda

Berdonasi tanpa henti melalui kekuatan pikiran, kekuatan kata-kata, warna pergaulan Anda, relasi yang penuh cinta kasih, serta harta kebahagiaan yang tak terbatas Anda merupakan wujud belas kasih dan upaya mengangkat derajat jiwa lain. Biarlah setiap jiwa yang berinteraksi dengan Anda kembali dengan membawa harta kebahagiaan. Jadilah donatur yang tiada henti seperti itu.