04.02.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, pada zaman peralihan, Anda menerima pengetahuan yang baru dan unik.
Anda tahu bahwa kita semua, jiwa-jiwa, adalah aktor. Tak seorang pun memiliki
peran yang sama seperti yang lain.
Pertanyaan:
Metode apa
yang diberikan kepada Anda, para kesatria spiritual, untuk menaklukkan Maya?
Jawaban:
Oh, kesatria
spiritual, teruslah mengikuti shrimat setiap saat. Jadilah berkesadaran jiwa dan
ingatlah Sang Ayah. Bangunlah setiap pagi dan berlatihlah mengingat Baba, maka
Anda akan menang atas Maya. Anda akan terhindar dari segala macam pemikiran yang
salah. Metode ingatan yang manis akan menjadikan Anda penakluk Maya.
Lagu:
Apa yang bisa
dilakukan badai terhadap mereka yang bersahabat dengan Tuhan?
Om Shanti.
Lagu ini
digubah oleh manusia. Tak seorang pun yang mengerti artinya sama sekali. Para
pemuja menyanyikan berbagai lagu pujian dan pemujaan, tetapi mereka sedikit pun
tidak mengerti apa-apa. Mereka menyanyikan banyak pujian. Anda anak-anak tidak
perlu memuji siapa pun. Anak-anak tidak pernah memuji ayah mereka. Sang Ayah
tahu bahwa kita adalah anak-anak Beliau dan anak-anak tahu bahwa Beliau adalah
Baba kita. Sekarang, ini merupakan aspek yang tak terbatas. Meskipun demikian,
semua jiwa mengingat Sang Ayah yang tak terbatas; bahkan saat ini pun, mereka
terus mengingat Beliau. Mereka berkata kepada Tuhan, “Oh, Baba!” Nama Beliau
adalah Shiva Baba. Sebagaimana kita adalah jiwa-jiwa, Shiva Baba juga adalah
Jiwa. Beliau adalah Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, dan Beliau disebut sebagai Yang
Maha Tinggi; kita adalah anak-anak Beliau. Beliau juga disebut Sang Jiwa Yang
Maha Tinggi. Di mana Beliau tinggal? Di hunian tertinggi. Semua jiwa tinggal di
sana. Jiwa-jiwa adalah aktor. Anda tahu bahwa dalam sandiwara, semua aktor
berurutan; masing-masing menerima honor sesuai perannya. Semua jiwa yang tinggal
di hunian tertinggi adalah aktor. Akan tetapi, masing-masing menerima peran yang
berurutan. Sang Ayah rohani duduk di sini dan menjelaskan bagaimana jiwa-jiwa
memiliki peran yang tak terbatas terekam dalam diri mereka. Tidak ada dua jiwa
yang bisa memiliki peran serupa; tidak semua jiwa memiliki kekuatan yang sama.
Anda tahu bahwa peran-peran terbaik dipegang oleh mereka yang lebih dahulu
teruntai dalam rosario Rudra, rosario Shiva. Aktor-aktor yang sangat bagus dalam
suatu sandiwara sangat banyak dipuji. Orang-orang pergi hanya untuk menonton
mereka. Di sini, ini adalah drama yang tak terbatas. Sang Ayah Yang Esa berada
di puncak drama yang tak terbatas ini. Anda juga bisa mengatakan bahwa Beliau
adalah Sang Aktor, Sang Pencipta, dan Sang Sutradara Yang Maha Tinggi. Semua
aktor dan sutradara yang lain bersifat terbatas. Mereka semua telah menerima
peran kecil mereka masing-masing. Jiwa-jiwalah yang memainkan peran. Akan tetapi,
karena kesadaran badan, mereka mengatakan bahwa demikianlah peran seseorang.
Sang Ayah mengatakan, “Seluruh peran terekam dalam jiwa. Anda harus menjadi
berkesadaran jiwa.” Sang Ayah telah menjelaskan bahwa semua orang di zaman emas
berkesadaran jiwa. Namun, mereka tidak mengenal Sang Ayah. Di sini, di zaman
besi, mereka tidak berkesadaran jiwa dan juga tidak mengenal Sang Ayah. Anda
sekarang sedang menjadi berkesadaran jiwa dan Anda juga mengenal Beliau. Anda,
anak-anak Brahmana, sedang menerima pengetahuan yang unik. Anda tahu tentang
jiwa dan bahwa semua jiwa adalah aktor. Semua jiwa telah menerima perannya
masing-masing; tidak ada dua jiwa yang bisa memegang peran yang sama. Tiap jiwa
memiliki keseluruhan peran yang terekam di dalam dirinya. Sesungguhnya, jiwalah
yang memainkan peran dalam sandiwara. Jiwalah yang memainkan peran yang bagus.
Jiwa mengatakan, “Saya adalah gubernur,” atau, “Saya adalah seorang ini/itu.”
Akan tetapi, mereka tidak menjadi berkesadaran jiwa. Di zaman emas, mereka
mengerti bahwa mereka adalah jiwa dan bahwa mereka harus meninggalkan badan lama
dan mengambil badan baru. Tak seorang pun di sana mengenal Tuhan. Pada saat ini,
Anda mengetahui segala sesuatu. Anda, anak-anak Brahmana, lebih luhur
dibandingkan kaum shudra dan devi-devta. Dari mana datangnya begitu banyak
Brahmana yang menjadi ini? Ratusan ribu orang menghadiri pameran, dan mereka
yang menerima pengetahuan ini serta memahaminya baik-baik, menjadi rakyat. Tiap
raja memiliki banyak rakyat. Anda sedang menciptakan banyak rakyat. Beberapa
orang memahami pengetahuan ini dari proyektor dan pameran, dan mereka menjadi
sangat bagus. Mereka mempelajari segalanya dan juga beryoga. Mereka sekarang
akan terus bermunculan. Rakyat akan muncul; orang-orang kaya, para raja dan ratu,
juga mereka yang miskin, semua akan muncul. Ada banyak pangeran dan putri raja;
para pangeran dan putri raja harus diciptakan untuk zaman emas dan perak. Tidak
mungkin jumlah mereka hanya ada delapan atau 108 jiwa. Mereka semua sedang
diciptakan sekarang. Anda terus melakukan pelayanan. Ini juga bukan hal yang
baru. Acara yang Anda adakan bukanlah hal baru. Anda sudah melakukan ini berkali-kali.
Di zaman peralihan, Anda hanya melakukan bisnis ini. Apa lagi yang akan Anda
lakukan? Sang Ayah datang untuk menyucikan mereka yang tidak suci. Ini disebut
sejarah dan geografi dunia. Segala sesuatu berurutan. Semua orang mengatakan
tentang seseorang yang menyampaikan ceramah yang bagus, bahwa orang itu
memberikan ceramah yang sangat bagus. Kemudian, ketika mereka mendengarkan orang
lain, mereka mengatakan bahwa penceramah pertama telah menjelaskan dengan sangat
baik sebelumnya. Kemudian, jika orang yang ketiga lebih bagus dari dua orang
penceramah terdahulu, mereka mengatakan, “Orang ini lebih bagus dibandingkan
keduanya.” Anda harus berupaya untuk maju mendahului yang lain dalam segala
bidang. Mereka yang pintar dengan segera mengangkat tangan untuk menyampaikan
ceramah. Anda semua adalah pembuat upaya. Selagi berkembang maju, Anda akan
menjadi kereta api pengantar surat (kereta api ekspres). Mama adalah kereta api
ekspres istimewa. Anda tidak bisa tahu tentang Baba karena mereka berdua ada
bersama-sama. Anda tidak bisa membedakan, siapa yang sedang berbicara. Anda
harus selalu menganggap bahwa Shiva Babalah yang sedang menjelaskan. Bap dan
Dada keduanya tahu, tetapi Shiva Baba adalah Yang Esa, yang mengetahui apa yang
ada dalam diri setiap orang. Secara fisik, Beliau mengatakan, “Orang ini sangat
cerdas.” Brahma Baba senang mendengar pujian itu. Ketika anak dari seorang ayah
belajar dengan baik dan mengklaim status tinggi, ayahnya mengerti bahwa anak itu
akan mengangkat namanya. Orang bisa mengetahui ketika seorang anak Baba pintar
dalam melakukan pelayanan spiritual ini. Hal yang utama dalam ceramah adalah
menjelaskan pesan Sang Ayah. Baba memberi Anda contoh tentang seseorang yang
memiliki lima anak, tetapi ketika dia ditanya tentang berapa anak yang
dimilikinya, dia menjawab bahwa dia hanya memiliki dua anak. Orang lain itu
bertanya kepadanya, “Bukankah Anda mempunyai lima anak?” Dia kemudian menjawab,
“Ya, tetapi saya hanya memiliki dua anak yang layak.” Hal yang sama juga berlaku
di sini. Ada banyak anak. Sang Ayah berkata, “Anak perempuan ini, Dr. Nirmala,
sangat bagus. Dia menjelaskan kepada ayah lokiknya dengan penuh cinta kasih dan
membuat ayahnya membuka center untuk dia.” Ini adalah pelayanan Bharata. Anda
mengubah Bharata menjadi surga. Rahwana telah mengubah Bharata ini menjadi
neraka. Bukan hanya satu orang Sita yang dipenjara. Anda semua adalah Sita yang
terkurung dalam penjara Rahwana. Orang telah menuliskan banyak cerita dongeng
dalam kitab suci. Jalan pemujaan ini juga ditakdirkan dalam drama. Anda tahu
bahwa segala sesuatu yang telah berlalu sejak zaman emas akan berulang. Anda
menjadi layak dipuja, kemudian menjadi pemuja. Sang Ayah berkata, “Saya harus
datang dan mengubah Anda dari pemuja menjadi mereka yang layak dipuja. Anda
pertama-tama menjadi bersifat zaman emas, kemudian Anda menjadi bersifat zaman
besi.” Di zaman emas, ada kerajaan dinasti surya Lakshmi dan Narayana. Kerajaan
Rama adalah dinasti chandra. Pada saat ini, Anda semua adalah kesatria
spiritual. Mereka yang pergi ke medan perang disebut kesatria. Anda adalah
kesatria spiritual, sedangkan mereka yang lain adalah kesatria fisik. Mereka
berperang dan bertempur dengan kekuatan fisik. Pada awalnya, mereka bertarung
satu-lawan-satu; mereka berkelahi dan salah satunya akan menjadi pemenang.
Sekarang, orang telah menciptakan bom dan sebagainya. Anda adalah kesatria dan
mereka juga kesatria. Anda mengklaim kemenangan atas Maya dengan mengikuti
shrimat. Anda adalah kesatria spiritual. Jiwalah yang melakukan segala sesuatu
melalui organ fisik mereka. Sang Ayah datang dan mengajar jiwa-jiwa, “Anak-anak,
jika Anda mengingat Saya, Maya tidak akan menelan Anda. Dosa-dosa Anda akan
terhapus dan Anda tidak akan memiliki pemikiran yang salah.” Dengan mengingat
Sang Ayah, juga ada kebahagiaan. Inilah sebabnya, Sang Ayah memberi tahu Anda
untuk melatih ini di waktu subuh, “Baba, Engkau begitu manis!” Jiwalah yang
mengatakan, “Baba!” Baba juga telah memberikan pengakuan kepada Anda, “Saya
adalah Ayah Anda. Saya telah datang untuk memberi tahu Anda pengetahuan mengenai
permulaan, pertengahan, dan akhir dunia. Ini adalah pohon dunia manusia yang
terbalik. Ini adalah dunia manusia yang terdiri dari berbagai ragam agama. Ini
disebut sandiwara yang beragam.” Sang Ayah telah menjelaskan bahwa Beliau adalah
Sang Benih dari pohon manusia ini. Orang-orang mengingat Baba. Sebagian dari
mereka berasal dari pohon tertentu dan yang lain berasal dari pohon yang berbeda.
Mereka terus bermunculan secara berurutan. Drama ini sudah ditakdirkan. Ada
ungkapan bahwa jiwa tertentu telah diutus untuk mendirikan agama tertentu. Akan
tetapi, tidak ada jiwa yang diutus dari sana. Segala hal ini berulang sesuai
dengan drama. Hanya Yang Esa yang mendirikan satu agama dan satu kerajaan
sekaligus. Tak seorang pun di dunia mengetahui hal ini. Sekarang, ini adalah
zaman peralihan. Api penghancuran harus menyala. Ini adalah api persembahan
pengetahuan Shiva Baba. Mereka telah menyebut Beliau Rudra. Anda, anak-anak
Brahmana, telah diciptakan melalui Prajapita Brahma. Andalah yang tertinggi;
semua generasi yang lain datang belakangan. Sesungguhnya, semua adalah anak-anak
Brahma. Brahma disebut sang kakek buyut. Ada pohon silsilah. Pertama-tama, ada
Brahma yang tertinggi, kemudian seluruh pohon silsilah bertumbuh. Orang-orang
menanyakan bagaimana Tuhan menciptakan dunia. Ciptaan itu ada. Ketika mereka
menjadi tidak suci, mereka memanggil-manggil Beliau. Tuhan datang dan membuat
dunia yang tidak bahagia menjadi bahagia. Inilah sebabnya, orang
memanggil-manggil, “Baba, Sang Penghapus Kesengsaraan dan Sang Pemberkah
Kebahagiaan, datanglah!” Mereka telah melestarikan nama Haridwar. Haridwar
berarti “Gerbang Menuju Tuhan”. Sungai Gangga mengalir di sana. Mereka yakin
bahwa dengan mandi di Sungai Gangga, mereka akan mampu memasuki Gerbang Menuju
Tuhan. Akan tetapi, di mana Gerbang Menuju Tuhan itu? Mereka mengacu kepada
Krishna dalam hal ini. Sebenarnya, Tuhan, Sang Gerbang, adalah Shiva Baba.
Beliaulah Sang Penghapus Kesengsaraan dan Sang Pemberkah Kebahagiaan. Anda
terlebih dahulu harus pulang. Anda anak-anak sekarang mengenal Ayah Anda dan
rumah Anda. Takhta Sang Ayah berada lebih tinggi. Dalam rosario, ada bunga
(tassel), kemudian ada manik ganda di bawahnya. Orang-orang berbicara tentang
rosario Rudra. Rosario Rudra selanjutnya menjadi rosario Vishnu. Mereka yang
menjadi kalung bunga di leher Vishnu kemudian memerintah di daratan Vishnu.
Tidak ada rosario Brahmana, karena itu berulang kali terputus. Sang Ayah
menjelaskan, “Segala sesuatu berurutan. Hari ini, Anda melangkah maju dengan
lancar, tetapi besok, datang badai dan gerhana, sehingga Anda menjadi kendur.”
Sang Ayah berkata, “Beberapa anak menjadi milik Saya, mereka takjub oleh
pengetahuan yang mereka dengar, mereka membicarakannya, bahkan mereka mengalami
trans dan diuntai dalam rosario. Kemudian, mereka sepenuhnya lari, dan oleh
sebab itu, mereka menjadi pembakar mayat. Jadi, bagaimana mungkin rosario bisa
diciptakan?” Sang Ayah menjelaskan bahwa rosario Brahmana tidak bisa diuntai.
Dalam rosario pemuja, Meera adalah yang utama di antara para wanita dan Narada
adalah yang utama di antara para pria. Ini adalah rosario Rudra. Hanya di zaman
peralihan, Sang Ayah datang untuk memberikan mukti dan jeevan mukti. Anda
anak-anak mengerti bahwa Anda dahulu adalah master surga, dan sekarang, ini
adalah neraka. Sang Ayah berkata, “Tendanglah neraka dan klaimlah kedaulatan
surga yang telah dirampas Rahwana dari tangan Anda.” Hanya Sang Ayah yang datang
dan menjelaskan semua ini kepada Anda. Beliau mengetahui tentang semua kitab
suci dan perziarahan. Beliau adalah Sang Benih, Sang Samudra Pengetahuan, Sang
Samudra Kedamaian. Jiwa-jiwalah yang mengatakan ini. Sang Ayah menjelaskan bahwa
Lakshmi dan Narayana dahulu adalah master zaman emas. Apa yang ada sebelum
mereka ada? Pastilah akhir zaman besi, ketika ada zaman peralihan, yang kemudian
menjadi surga. Sang Ayah disebut Sang Pencipta Surga; Beliaulah Yang Esa, yang
mendirikan surga. Lakshmi dan Narayana adalah master surga. Dari siapa mereka
menerima warisan mereka? Dari Sang Ayah, Sang Pencipta Surga. Ini adalah warisan
Beliau. Anda bisa bertanya kepada siapa pun, bagaimana Lakshmi dan Narayana
mengklaim kerajaan yang mereka miliki di zaman emas, maka tidak akan ada orang
yang bisa menjawab Anda. Bahkan Dada ini mengatakan, “Saya sebelumnya tidak tahu
tentang ini. Saya dahulu memuja mereka, tetapi saya tidak tahu apa-apa.” Sang
Ayah sekarang telah menjelaskan, “Anda mempelajari Raja Yoga di zaman peralihan.
Raja Yoga disebutkan dalam Gita. Raja Yoga tidak disebutkan di mana pun selain
di dalam Gita.” Sang Ayah berkata, “Saya menjadikan Anda raja diraja.” Tuhan
datang dan memberi Anda pengetahuan untuk berubah dari manusia biasa menjadi
Narayana. Kitab suci utama dari Bharata adalah Gita. Tak seorang pun yang
mengetahui kapan Gita diciptakan. Sang Ayah berkata, “Saya datang pada zaman
peralihan dalam siklus. Mereka yang dahulu telah diberi kerajaan telah
kehilangan kerajaan itu dan menjadi tamopradhan serta tidak bahagia.” Ini adalah
kerajaan Rahwana. Ini adalah kisah tentang seluruh Bharata. Bharata selalu ada
sepanjang masa. Semua yang lain datang belakangan. Sang Ayah berkata, “Saya
memberi tahu Anda rahasia tentang 84 kelahiran. Lima ribu tahun yang lalu, Anda
adalah devi-devta. Anda bahkan tidak mengetahui tentang kelahiran Anda sendiri.”
Oh, penghuni Bharata, Sang Ayah datang pada saat akhir. Seandainya Beliau datang
pada saat awal, bagaimana Beliau bisa memberi Anda pengetahuan tentang permulaan,
pertengahan, dan akhir dunia? Seandainya penduduk dunia tidak berkembang,
bagaimana Beliau bisa menjelaskannya? Di sana tidak diperlukan pengetahuan.
Hanya pada saat ini, di zaman peralihan, Sang Ayah memberi Anda pengetahuan.
Beliau adalah Yang Esa, Yang Penuh Pengetahuan. Beliau pasti harus datang pada
saat akhir untuk menyampaikan pengetahuan. Apa yang bisa Beliau beri tahukan
kepada Anda pada saat awal? Hal-hal ini harus dipahami. Tuhan berkata, “Saya
mengajarkan Raja Yoga kepada Anda.” Ini adalah Universitas Pemerintah Pandawa.
Sekarang adalah zaman peralihan. Orang-orang telah duduk dan menceritakan
tentang pasukan Yadawa, Kurawa, dan Pandawa. Sang Ayah menjelaskan, “Kaum Yadawa
dan Kurawa memiliki intelek tanpa cinta kasih pada saat penghancuran. Mereka
terus saling menghina.” Mereka tidak memiliki cinta kasih terhadap Sang Ayah.
Mereka mengatakan bahwa Tuhan ada dalam anjing dan kucing. Akan tetapi, para
Pandawa memiliki intelek yang penuh cinta kasih. Sahabat para Pandawa adalah
Tuhan sendiri. Pandawa berarti pemandu spiritual. Orang-orang itu adalah pemandu
fisik, sedangkan Anda adalah pemandu spiritual. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Jadilah
berkesadaran jiwa dan mainkanlah peran pahlawan dalam sandiwara tak terbatas ini.
Setiap aktor memiliki perannya sendiri. Oleh sebab itu, jangan bandingkan peran
Anda dengan peran orang lain.
2. Bangunlah di pagi
buta dan bicaralah kepada diri Anda sendiri. Berlatihlah memisahkan diri dari
organ fisik Anda. Baba, Engkau sangat manis! Engkau memberi kami pengetahuan
tentang permulaan, pertengahan, dan akhir dunia.
Berkah:
Semoga Anda
terbebas dari pikiran sia-sia dan sanskara lama, dengan menjadikan sanskara Sang
Ayah sebagai sanskara asli Anda.
Segala pikiran
sia-sia atau sanskara lama adalah berkaitan dengan kesadaran badan. Sanskara
kesadaran jiwa akan seperti sanskara Sang Ayah. Sama seperti Sang Ayah yang
senantiasa menjadi Pemberkah bagi Dunia, Yang Penuh Belas Kasih yang mengangkat
semua, dan Pemberkah Berkah-Berkah, demikian pula, biarlah sanskara Anda menjadi
alami seperti itu. Menciptakan sanskara berarti bertindak sesuai dengan pikiran,
ucapan, dan perbuatan Anda. Sanskara Anda adalah kunci kehidupan Anda yang
dengannya segala sesuatu berjalan dengan sendirinya. Maka kemudian tidak perlu
bekerja keras.
Slogan:
Pembuat upaya
sejati tetap stabil dalam tahapan kesadaran jiwa mereka dan membuat kendaraan
mereka (badan) menjalankan pekerjaan mereka.
Sinyal Avyakt:
Dengan Keistimewaan Kesatuan dan Keyakinan; Jadilah Penuh Kesuksesan
Sang Ayah telah
menemukan Anda semua di segala penjuru. Cabang-cabang dari banyak pohon kini
telah menjadi satu pohon cendana. Orang-orang berkata: Dua atau empat perempuan
tidak bisa hidup bersama, sedangkan Anda para perempuan kini menjadi instrumen
untuk mendirikan kesatuan di dunia. Kesatuan di antara Anda inilah yang akan
mendatangkan pengungkapan Sang Ayah.