22.10.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, jadilah mahawira. Jangan bertempur melawan badai-badai Maya,
melainkan tetaplah kokoh dan tak tergoyahkan.
Pertanyaan:
Mengapa
Brahma Baba tidak merasa kesal sekalipun ada begitu banyak pergolakan yang
datang ke hadapannya?
Jawaban:
Karena Brahma
Baba memiliki intoksikasi tentang mengklaim warisannya dari Sang Ayah. Segala
sesuatu terjadi sama persis seperti dalam siklus sebelumnya; tidak ada yang baru.
Brahma Babalah yang paling banyak menerima penghinaan. “Mereka bahkan menghina
Krishna; jadi, apa masalahnya jika saya harus menerima penghinaan? Dunia tidak
memahami apa pun tentang urusan kita, jadi mereka pasti akan menghina saya.”
Oleh sebab itu, Brahma Baba tidak merasa kesal tentang apa pun. Ikutilah sang
ayah dengan cara yang sama.
Lagu:
Tidak ada
yang seunik Tuhan Yang Polos!
Om Shanti.
Lagu ini
digubah oleh orang-orang di jalan pemujaan. Di sini, di jalan pengetahuan, tidak
ada lagu yang dinyanyikan atau perlu digubah. Lagu-lagu itu tidak dibutuhkan,
karena ada ungkapan bahwa Anda menerima warisan jeevan mukti dalam sedetik dari
Sang Ayah. Itu tidak ada hubungannya dengan lagu-lagu dan sebagainya. Anda tahu
bahwa Anda sedang menerima warisan yang tak terbatas dari Sang Ayah yang tak
terbatas. Aturan dan adat istiadat di jalan pemujaan tidak bisa berlanjut di
sini. Berbagai syair dan sebagainya yang ditulis oleh anak-anak adalah untuk
dibacakan kepada yang lain, tetapi bahkan itu pun tidak mampu mereka pahami
sebelum Anda menjelaskan arti syair-syair tersebut secara pribadi. Anda sekarang
telah menemukan Sang Ayah, jadi air raksa kebahagiaan Anda harus meningkat. Sang
Ayah telah memberi Anda pengetahuan tentang siklus 84 kelahiran. Anda harus
merasa bahagia karena Anda sekarang telah menjadi pemutar chakra kesadaran diri.
Anda sedang menjadi master daratan Vishnu melalui Sang Ayah. Mereka, yang
inteleknya memiliki keyakinan, meraih kemenangan. Mereka yang memiliki keyakinan
pasti akan pergi ke zaman emas. Oleh sebab itu, Anda anak-anak harus senantiasa
bahagia: ikutilah sang ayah. Anda anak-anak tahu bahwa orang ini harus
menghadapi begitu banyak pergolakan sejak Sang Ayah yang tanpa citra jasmani
memasuki badannya. Terjadi pertengkaran di antara sesama saudara di banyak kota
dan di seluruh penjuru Sindh. Segera setelah anak-anaknya dewasa, orang-orang
menyuruhnya untuk segera menikahkan mereka. Mereka bertanya, “Bagaimana mungkin
silsilah bisa berlanjut tanpa menikah?” Dia dahulu tidak pernah absen
mempelajari Gita. Namun, ketika dia mengetahui bahwa Tuhan dari Gita ternyata
adalah Tuhan Shiva, dia berhenti mempelajari Gita. Dia kemudian mengalami
intoksikasi tentang menjadi master dunia. Ini adalah perkataan luhur Tuhan
Shiva, jadi dia pun berhenti mempelajari Gita yang itu. Kemudian, juga terjadi
pertentangan keras mengenai kesucian. Ada begitu banyak saudara, paman, dan
sebagainya. Anda harus memiliki keberanian dalam hal ini. Anda adalah mahawira
dan mahawirni (kesatria laki-laki dan kesatria perempuan pemberani). Anda tidak
memedulikan siapa pun kecuali Yang Esa. Seorang laki-laki adalah pencipta.
Karena sang pencipta menjadi suci, dia juga harus menjadikan ciptaannya suci.
Bagaimana mungkin angsa yang suci dan bangau yang tidak suci bisa hidup
bersama-sama? Sang pencipta pasti segera memerintahkan ciptaannya untuk
mengikuti petunjuknya, atau pergi. Anda tahu bahwa putri Brahma Baba dahulu
sudah menikah. Ketika dia menerima pengetahuan, dia berkata, “Luar biasa! Ayah
saya memberi tahu saya untuk hidup suci, jadi mengapa saya tidak melakukannya?”
Dia kemudian memberi tahu suaminya bahwa dia tidak akan memberinya racun.
Terjadi begitu banyak pertengkaran di antara banyak orang mengenai persoalan ini.
Ada banyak anak perempuan yang berasal dari keluarga terpandang; mereka tidak
peduli mengenai siapa pun yang lain. Orang-orang yang tidak memiliki
keberuntungan ini tidak mampu memahaminya. Jika Anda ingin hidup suci, maka
hiduplah suci. Jika tidak, Anda boleh pergi dan mengatur hidup Anda sendiri.
Anda harus memiliki keberanian besar. Brahma Baba dahulu harus menghadapi begitu
banyak pergolakan. Namun, pernahkah Anda melihat Baba merasa kesal? Ada banyak
kisah yang dimuat di surat-surat kabar, bahkan sampai ke Amerika. Itu bukan hal
baru. Ini terjadi sama persis seperti dalam siklus sebelumnya. Tidak ada yang
perlu ditakutkan dalam hal ini. Kita harus mengklaim warisan kita dari Sang
Ayah. Kita harus menyelamatkan ciptaan kita sendiri. Sang Ayah tahu bahwa semua
ciptaan pada saat ini tidak suci, “Hanya Sayalah yang harus menyucikan semua
jiwa.” Semua jiwa berkata kepada Sang Ayah, “Wahai, Sang Penyuci, Sang Pembebas,
datanglah!” Jadi, Beliau berbelas kasih. Beliaulah Yang Maha Pengasih. Sang Ayah
menjelaskan, “Anak-anak, jangan takut mengenai apa pun. Anda tidak akan bisa
mengklaim status yang sedemikian tinggi dengan merasa takut.” Ibu-ibu yang polos,
diserang. Ini telah digambarkan dalam kitab suci Mahabharata. Mereka berusaha
melucuti Drupadi. Sang Ayah sekarang menyelamatkan Anda dari dilucuti selama 21
kelahiran. Dunia tidak mengetahui hal-hal ini. “Hanya Sayalah Sang Pemberkah
Keselamatan Bagi Semua Jiwa. Bagaimana mungkin Saya bisa datang dan memberikan
keselamatan jika manusia tidak berada dalam kemerosotan?” Dunia harus menjadi
tidak suci dan tamopradhan. Segala sesuatu pasti berubah dari baru menjadi usang.
Anda pasti harus meninggalkan rumah lama Anda. Zaman emas adalah dunia baru,
sedangkan zaman besi adalah dunia lama. Dunia tidak bisa tetap baru sepanjang
masa. Anda anak-anak tahu bahwa siklus dunia terus berputar. Kerajaan devi-devta
sekarang sedang didirikan sekali lagi. Sang Ayah berkata, “Saya sekali lagi
menyampaikan pengetahuan Gita kepada Anda.” Di sini, di kerajaan Rahwana, ada
penderitaan. Tak seorang pun mengetahui atau memahami apa yang dimaksud dengan
kerajaan Rama. Sang Ayah berkata, “Saya telah datang untuk mendirikan surga,
kerajaan Rama.” Anda anak-anak telah berulang kali memenangkan dan kehilangan
kerajaan. Ini dipahami oleh intelek Anda semua. Anda hidup di zaman emas selama
21 kelahiran; itu disebut 21 generasi. Itu berarti bahwa Anda meninggalkan badan
Anda setelah Anda tua. Tidak pernah ada kematian sebelum waktunya. Seakan-akan,
Anda sekarang telah menjadi trikaldarshi. Anda sekarang tahu bahwa Anda dahulu
melakukan pemujaan, kelahiran demi kelahiran. Lihatlah, betapa gemerlapnya
kemegahan yang ada di kerajaan Rahwana! Inilah kemegahan masa akhir. Di zaman
emas, akan ada kerajaan Rama. Semua viman dan sebagainya ada di sana, kemudian
semua itu menghilang. Segala hal itu sekarang telah muncul kembali. Orang-orang
sekarang mempelajari segala sesuatu. Mereka yang mempelajari hal-hal ini akan
membawa sanskara itu bersama mereka, kemudian mereka akan pergi ke sana dan
membuat viman-viman itu. Semua itu akan mendatangkan kebahagiaan bagi Anda di
masa depan. Bahkan orang-orang Bharata pun bisa membuat berbagai viman dan
sebagainya; itu bukan hal baru. Mereka cerdas. Sains ini akan berguna bagi Anda
di kemudian hari. Sekarang, sains mendatangkan kesengsaraan, sedangkan di sana,
sains akan mendatangkan kebahagiaan bagi Anda. Di sana, segala sesuatunya baru.
Dunia baru sekarang sedang didirikan. Sang Ayah sedang mendirikan kerajaan dunia
baru. Jadi, Anda anak-anak harus menjadi mahawira. Tak seorang pun di dunia
mengetahui bahwa Tuhan sudah datang. Sang Ayah berkata, “Selagi tinggal di rumah,
hiduplah suci seperti bunga lotus.” Tidak ada yang perlu ditakutkan. Mungkin,
seburuk-buruknya, mereka akan menghina Anda. Orang ini juga begitu banyak dihina.
Orang-orang menunjukkan bahwa Krishna juga begitu banyak dihina. Akan tetapi,
Krishna tidak bisa dihina. Di zaman besilah orang dihina. Setelah satu siklus,
Anda pasti akan memiliki wujud yang sama, seperti yang Anda miliki sekarang.
Wujud-wujud yang sama itu tidak mungkin bisa ada pada lain kesempatan di
tengah-tengah siklus. Ciri-ciri fisik Anda terus berubah, kelahiran demi
kelahiran, selama 84 kelahiran; tidak ada jiwa yang bisa memiliki ciri-ciri
fisik yang sama. Anda terus mengalami tahapan sato, rajo, dan tamo, dan
ciri-ciri fisik Anda terus berubah. Drama ini sudah ditakdirkan. Anda akan
memiliki ciri-ciri fisik yang sama seperti yang Anda miliki dalam masing-masing
dari ke-84 kelahiran Anda. Anda sekarang tahu bahwa ciri-ciri fisik mereka akan
berubah dalam kelahiran mereka berikutnya dan bahwa mereka akan menjadi Lakshmi
dan Narayana. Gembok pada intelek Anda sekarang telah terbuka. Ini adalah hal
baru. Baba baru, dan pengetahuan ini juga baru. Tak seorang pun mampu memahami
hal-hal ini dengan sangat cepat. Hanya ketika mereka memiliki keberuntungan ini,
barulah mereka mampu mengerti. Mahawira tidak pernah takut terhadap badai.
Tahapan itu akan tercapai pada saat akhir. Inilah sebabnya, ada ungkapan bahwa
jika Anda ingin tahu tentang kebahagiaan melampaui panca indra, tanyakanlah itu
kepada para gope dan gopi. Sang Ayah telah datang untuk menjadikan Anda
anak-anak layak menerima surga. Neraka harus dihancurkan, sama seperti dalam
siklus sebelumnya. Di zaman emas, hanya akan ada satu dharma. Orang-orang
menginginkan adanya kesatuan. Harus ada satu dharma. Mereka tidak tahu bahwa
kerajaan Rama dan kerajaan Rahwana itu berbeda. Di sini, tidak mungkin bisa ada
kelahiran tanpa sifat buruk nafsu birahi. Mereka semua adalah pakaian kotor yang
tidak suci. Jika Anda memiliki keyakinan terhadap Sang Ayah, Anda harus
mengikuti shrimat sepenuhnya. Nadi setiap orang diraba, dan nasihat disampaikan
sesuai dengan itu. Brahma Baba telah memberi tahu anak-anaknya bahwa jika mereka
ingin menikah, mereka dipersilakan menikah sendiri. Ada banyak sahabat dan
kerabat yang bisa menikahkan mereka. Nadi setiap orang diraba. Beberapa orang
bertanya, “Baba, situasi saya seperti ini. Saya ingin hidup suci, tetapi kerabat
saya berniat mengusir saya dari rumah. Apa yang harus saya lakukan sekarang?”
Anda bertanya tentang ingin hidup suci! Jika Anda tidak mampu hidup suci,
silakan menikah! Baiklah, misalnya, jika seseorang sudah dipertunangkan, Anda
harus menyenangkan mereka. Ketika pasangan suami-istri menikah, mempelai
perempuan diberi tahu bahwa suaminya adalah gurunya. Baiklah, pada saat itu,
buatlah pernyataan tertulis: “Apakah kau yakin bahwa saya adalah guru dan dewamu?
Baik, sekarang saya memerintahkanmu untuk hidup suci!” Ini perlu keberanian.
Destinasi sangat tinggi. Anda harus menunjukkan kepada semua orang, bagaimana
Anda berdua bisa hidup bersama. Pencapaian ini sangat besar. Api tersulut ketika
Anda tidak menyadari tentang pencapaian yang Anda terima. Sang Ayah berkata,
“Anda menerima pencapaian yang sedemikian besar. Oleh sebab itu, tetaplah hidup
suci untuk satu kelahiran.” Ini bukan perkara besar: “Saya, suamimu, adalah
dewamu. Engkau harus hidup suci sesuai perintah saya.” Sang Ayah menunjukkan
banyak metode kepada Anda. Sudah menjadi aturan di Bharata bahwa mempelai
perempuan diberi tahu bahwa suaminya adalah dewanya, bahwa dia harus mematuhi
perintah suaminya dan memijat kakinya. Ini karena mereka yakin bahwa Lakshmi
memijat kaki Narayana. Dari mana datangnya kebiasaan itu? Dari gambar-gambar
yang keliru. Hal-hal semacam itu tidak ada di zaman emas. Pernahkah Narayana
merasa lelah sehingga Lakshmi sampai harus memijat kakinya? Di sana tidak ada
rasa lelah. Rasa lelah adalah bentuk penderitaan. Bagaimana mungkin ada
penderitaan di sana? Orang-orang telah menuliskan begitu banyak hal yang tidak
benar. Brahma Baba memiliki ketidaktertarikan sejak kecil, itulah sebabnya dia
dahulu melakukan pemujaan. Baba dahulu sering memberitahukan berbagai metode
yang sangat jitu kepada Anda anak-anak. Ketika beberapa anak disusahkan oleh
kerabat mereka. Baba pun menyuruh mereka menikah. Begitu perempuan itu menjadi
istri Anda, tidak ada orang yang berhak mengatakan apa pun. Anda bisa tinggal
bersama dan tetap hidup suci sebagai teman. Di luar negeri, ketika orang sudah
tua, mereka mencari teman yang bisa merawat mereka. Mereka menjalani perkawinan
resmi tanpa menuruti sifat buruk nafsu birahi. Anda tahu bahwa Anda sekarang
adalah anak-anak Sang Ayah Yang Esa. Jadi, Anda adalah brother dan sister. Anda
sedang mengklaim warisan Anda dari Sang Kakek. Anda memanggil-manggil Sang Ayah
untuk datang ke dunia yang tidak suci ini: “Wahai, Sang Penyuci! Wahai, Ramanya
Sita!” Orang-orang merapalkan nama Rama, tetapi mereka tidak mengingat Sita pada
waktu itu. Lakshmi lebih agung dibandingkan Sita. Akan tetapi, mereka mengingat
Sang Ayah Yang Esa. Mereka mengenal Lakshmi dan Narayana, tetapi tak seorang pun
mengenal Shiva Baba. Jiwa adalah titik dan Sang Ayah dari semua jiwa juga adalah
titik. Sang Jiwa Yang Maha Tinggi memiliki seluruh pengetahuan. Beliau disebut
Sang Samudra Pengetahuan. Anda, jiwa-jiwa, juga menjadi samudra-samudra
pengetahuan. Sang Samudra Pengetahuan duduk di sini dan menjelaskan kepada Anda.
Jiwa-jiwa adalah makhluk hidup. Anda, jiwa-jiwa, sedang menjadi samudra-samudra
pengetahuan. Anda memiliki pengetahuan tentang permulaan, pertengahan, dan akhir
seluruh dunia. Anda, anak-anak yang manis, harus memiliki keberanian. Kita harus
mengikuti shrimat Baba. Sang Ayah yang tak terbatas sedang menjadikan Anda
master surga. Oleh sebab itu, Beliau berkata, “Anda harus menjaga ciptaan Anda
baik-baik. Jika anak laki-laki Anda tidak mematuhi Anda, berarti dia bukan anak
Anda; dia tidak patuh. Jika seorang anak patuh dan mengikuti semua arahan, dia
bisa mengklaim hak atas warisan.” Sang Ayah yang tak terbatas berkata, “Jika
Anda mengikuti shrimat Saya, Anda menjadi luhur. Jika tidak, Anda hanya akan
menjadi bagian dari rakyat.” Sang Ayah telah datang untuk mengubah Anda dari
manusia biasa menjadi Narayana. Inilah kisah sejati tentang Narayana sejati.
Anda telah datang kemari untuk meraih kerajaan. Mama dan Baba menjadi ratu dan
raja. Jadi, Anda juga harus memiliki keberanian. Sang Ayah pasti menjadikan yang
lain setara dengan diri Beliau. Jangan gembira dengan sekadar menjadi rakyat.
Berupayalah untuk mengklaim warisan penuh Anda dari Sang Ayah dan serahkanlah
diri Anda sepenuhnya. Ketika Anda menjadikan Beliau sebagai Ahli Waris Anda,
Baba akan memberi Anda warisan untuk 21 kelahiran. Sang Ayah menyerahkan diri
Beliau kepada Anda, anak-anak. Anda berkata, “Baba, badan, mental, dan kekayaan
ini adalah milik-Mu. Engkaulah Sang Ayah dan juga Sang Anak. Engkaulah Sang Ibu
dan juga Sang Ayah.” Pujian Sang Ayah Yang Esa sangatlah agung! Tak seorang pun
di dunia mengetahui hal-hal ini. Segala sesuatu mengacu kepada Bharata. Anda
anak-anak tahu bahwa inilah perang yang sama, yang terjadi 5000 tahun yang lalu.
Surga sekarang sedang didirikan. Anda anak-anak harus senantiasa bahagia. Tuhan
telah mengadopsi Anda, jadi Anda harus memiliki kebahagiaan itu. Sang Ayah
sekarang sedang menghiasi Anda, anak-anak. Beliau juga mengajar Anda. Beliaulah
Sang Ayah yang tak terbatas, Sang Samudra Pengetahuan. Beliau sedang menjelaskan
rahasia tentang permulaan, pertengahan, dan akhir seluruh dunia kepada Anda.
Mereka yang tidak mengenal Sang Ayah adalah atheis. Anda mengenal Sang Ayah dan
ciptaan. Jadi, Anda adalah theis. Apakah Lakshmi dan Narayana theis atau atheis?
Apa pendapat Anda? Anda sendiri mengatakan bahwa tak seorang pun mengingat Tuhan
di zaman emas. Di sana ada kebahagiaan, jadi mereka tidak mengingat Tuhan pada
saat bahagia, karena mereka tidak mengenal Tuhan pada masa itu. Anda menjadi
theis dan menerima warisan Anda pada saat ini. Nanti, Anda tidak akan mengingat
Beliau di sana. Manusia mengingat Beliau di sini, tetapi mereka tidak mengenal
Tuhan. Jadi, mereka atheis. Di sana, mereka tidak mengenal Tuhan maupun
mengingat Beliau. Di sana, mereka tidak menyadari bahwa mereka telah menerima
warisan mereka dari Shiva Baba. Akan tetapi, mereka tidak bisa disebut atheis,
karena mereka suci. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Milikilah
keberanian penuh untuk mengikuti shrimat. Jangan merasa takut atau kesal
mengenai apa pun.
2. Lindungilah
ciptaan Anda. Selamatkan mereka dari sifat buruk nafsu birahi. Nasihatilah
mereka untuk hidup suci.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi tak kenal lelah dan bebas dari kemalasan dengan senantiasa hadir secara
pribadi di hadapan Sang Ayah serta mengalami kebahagiaan.
Jika Anda merasa
patah semangat atau menjadi ceroboh saat mentransformasi jenis sanskara atau
sifat apa pun, itu merupakan bentuk rasa lelah. Oleh karena itu, janganlah
merasa lelah dalam hal ini. Tidak merasa lelah berarti bebas dari rasa malas.
Anak-anak yang bebas dari jenis kemalasan seperti ini senantiasa berada di
hadapan Sang Ayah dan mengalami kebahagiaan. Pikiran mereka tidak pernah
diliputi oleh gelombang kesengsaraan. Oleh karena itu, senantiasalah berada di
hadapan Sang Ayah dan alamilah kebahagiaan.
Slogan:
Agar menjadi
perwujudan kesuksesan, teruslah mengakumulasi amal melalui pikiran dan berkah
melalui ucapan Anda.
Sinyal Avyakt:
Tumbuhkan Semangat untuk Mengangkat Jiwa Lain dan Angkatlah Juga Mereka yang
Telah Menghina serta Mencemarkan Nama Baik Anda
Bukanlah hal yang
istimewa untuk memiliki perasaan suci terhadap mereka yang memiliki perasaan
suci bagi Anda, atau untuk mengangkat mereka yang sudah terangkat. Namun, ketika
seseorang berulang kali mencoba menjatuhkan Anda atau menggoyahkan mental Anda,
Anda tetap harus memiliki perasaan dan pikiran suci yang tak tergoyahkan
terhadap jiwa tersebut. Perasaan Anda terhadap jiwa mana pun tidak boleh berubah
karena suatu situasi. Saat seseorang mencemarkan nama baik Anda, transformasilah
pencemaran itu menjadi pengangkatan dalam sedetik. Inilah yang disebut sebagai
suatu keajaiban.