23.02.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, zaman peralihan ini adalah zaman untuk menaik. Semua jiwa
mendapatkan manfaat dalam zaman ini. Inilah sebabnya, ada ungkapan, “Ada manfaat
bagi semua jiwa, karena tahapan menaik Anda.”
Pertanyaan:
Mengapa Baba
memberikan banyak ucapan selamat kepada Anda, anak-anak Brahmana?
Jawaban:
Baba berkata,
“Karena Anda, anak-anak Saya, berubah dari manusia menjadi devi-devta. Anda
sekarang terbebas dari belenggu Rahwana. Anda lulus dengan pujian dan mengklaim
kerajaan surga. Saya tidak melakukan itu. Oleh sebab itu, Saya mengucapkan
banyak selamat kepada Anda. Anda, jiwa-jiwa, adalah layang-layang. Benang Anda
semua ada di tangan Saya. Saya menjadikan Anda master surga.”
Lagu:
Akhirnya,
hari yang kita nanti-nantikan telah tiba.
Om Shanti.
Siapa yang
menyampaikan kisah tentang keabadian ini kepada Anda? Anda bisa menyebutnya
“kisah tentang keabadian,” “kisah tentang menjadi Narayana sejati,” atau “kisah
tentang mata ketiga,” semuanya penting. Di hadapan siapa Anda sekarang duduk,
dan siapa yang memberitahukan kisah ini kepada Anda? Bahkan orang ini pun
(Brahma Baba) telah menghadiri banyak perkumpulan spiritual. Di sana, Anda hanya
bisa melihat manusia. Mereka mengatakan bahwa seorang saniyasi menyampaikan
kisah keagamaan, bahwa Shivananda menceritakan suatu kisah. Ada banyak
perkumpulan spiritual di Bharata. Mereka mengadakan perkumpulan spiritual di
setiap jalan. Bahkan kaum perempuan pun bisa membaca buku keagamaan dan
mengadakan perkumpulan spiritual. Jadi, di sana, Anda melihat manusia, sedangkan
di sini, ini adalah aspek yang luar biasa. Siapa yang ada dalam intelek Anda?
Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, Tuhan. Anda mengatakan bahwa Baba sekarang telah
datang ke hadapan Anda, bahwa Baba yang tanpa citra jasmani sedang mengajar Anda.
Manusia mengatakan, “Namun, Tuhan tidak memiliki nama dan wujud!” Sang Ayah
menjelaskan, “Tidak ada sesuatu yang tidak memiliki nama dan wujud.” Anda
mengerti bahwa yang sedang mengajar Anda di sini bukan manusia berwujud jasmani.
Di semua tempat lain yang Anda datangi di dunia, yang mengajar Anda adalah
manusia berwujud jasmani. Di sini, Sang Ayah Yang Maha Tinggi, yang disebut
Tuhan yang tanpa citra jasmani, Sang Ayah, duduk dan mengajar Anda melalui
manusia berwujud jasmani. Ini adalah sesuatu yang sepenuhnya baru. Selama
kelahiran demi kelahiran, Anda telah mendengar orang berkata, “Orang ini adalah
pandit atau guru yang hebat.” Mereka memiliki banyak nama. Bharata sangat luas.
Siapa pun yang mengajar atau menjelaskan kepada Anda adalah manusia. Murid-murid
juga manusia. Ada banyak macam manusia. Mereka selalu menyebutkan nama badan dan
berkata, “Orang itu menyampaikan ini.” Di jalan pemujaan, mereka
memanggil-manggil kepada Yang Esa yang tanpa citra jasmani, “Oh, Sang Penyuci,
datanglah!” Beliau datang dan menjelaskan kepada Anda anak-anak. Anda tahu bahwa
seluruh dunia menjadi tidak suci setiap siklus dan bahwa hanya Sang Ayah yang
tanpa citra jasmani yang menjadikannya suci kembali. Di antara Anda yang duduk
di sini, beberapa lemah dan yang lain kuat. Karena Anda telah berkesadaran badan
sepanjang setengah siklus, Anda sekarang harus menjadi berkesadaran jiwa dalam
satu kelahiran ini. Sang Jiwa Yang Maha Tinggi duduk di sini dan menjelaskan
kepada Anda, tiap-tiap jiwa, yang sedang duduk di dalam badan Anda. Jiwalah yang
membawa sanskara. Jiwa berkata melalui organ fisiknya, “Saya adalah si ini atau
si itu.” Akan tetapi, tak seorang pun berkesadaran jiwa. Sang Ayah menjelaskan
bahwa jiwa-jiwa yang berasal dari dinasti surya dan dinasti chandra di Bharata
akan datang pada waktu ini dan menjadi Brahmana. Kemudian, mereka akan menjadi
devi-devta. Manusia memiliki kebiasaan berkesadaran badan; mereka lupa untuk
terus berkesadaran jiwa. Inilah sebabnya, Sang Ayah berulang kali mengatakan,
“Jadilah berkesadaran jiwa!” Jiwalah yang mengadopsi berbagai kostum yang
berbeda dan memainkan perannya. Ini adalah organ fisik sang jiwa. Sang Ayah
sekarang berkata kepada anak-anak, “Jadilah Manmanabhawa!” Tak seorang pun mampu
menerima keberuntungan kerajaan hanya dengan mempelajari Gita. Anda dijadikan
trikaldarshi pada saat ini. Ada perbedaan bagaikan siang dan malam. Baba
menjelaskan, “Saya mengajarkan Raja Yoga kepada Anda. Krishna adalah pangeran
zaman emas. Devi-devta dinasti surya tidak memiliki pengetahuan ini. Pengetahuan
ini sudah hilang pada waktu itu. Pengetahuan ini adalah untuk menerima
keselamatan. Di zaman emas, tidak ada orang yang merosot. Itu adalah zaman emas,
sedangkan sekarang ini adalah zaman besi. Di Bharata, delapan kelahiran pertama
dijalani di dinasti surya, kemudian 12 kelahiran berikutnya dijalani di dinasti
chandra. Satu kelahiran Anda saat ini adalah kelahiran yang terbaik. Anda adalah
ciptaan yang lahir melalui mulut lotus Prajapita Brahma. Inilah agama Brahmana
yang paling luhur. Agama devi-devta tidak bisa disebut sebagai agama yang paling
luhur. Agama Brahmana adalah agama yang terluhur. Devi-devta hanya mengalami
imbalan mereka. Dewasa ini, ada banyak pekerja sosial. Pekerjaan Anda adalah
pelayanan spiritual. Pekerjaan mereka adalah pelayanan fisik. Pelayanan
spiritual ini hanya bisa dilakukan satu kali. Sebelumnya, tidak ada pekerja
sosial dan sebagainya. Dahulu, raja dan ratu memerintah. Di zaman emas, dahulu
ada devi-devta. Anda dahulu layak dipuja, kemudian Anda menjadi pemuja. Lakshmi
dan Narayana memasuki jalan dosa di zaman perunggu, kemudian orang-orang
membangun kuil untuk mereka. Pertama-tama, mereka membangun kuil untuk Shiva.
Beliau adalah Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa. Oleh sebab itu, Beliau
pasti dipuja. Shiva Baba membuat jiwa-jiwa menjadi tanpa sifat buruk. Kemudian,
ada pemujaan terhadap devi-devta. Anda dahulu layak dipuja, lalu menjadi pemuja.
Baba telah memberi tahu Anda, “Teruslah mengingat siklus. Anda telah menuruni
tangga dan sekarang sudah jatuh ke lantai. Sekarang adalah tahapan naik Anda.
Ada ungkapan, ‘Ada manfaat bagi semua jiwa, karena tahapan menaik Anda.’ Saya
sekarang mendatangkan tahapan menaik bagi semua manusia di dunia.” Sang Penyuci
datang dan menyucikan semua jiwa. Pada zaman emas, setelah tahapan menaik Anda,
semua jiwa yang lain tinggal di hunian mukti. Sang Ayah duduk di sini dan
menjelaskan, “Anak-anak yang termanis, Saya hanya mengambil kelahiran di Bharata.”
Orang mengingat bahwa Shiva Baba pernah datang. Beliau sekarang telah datang
sekali lagi. Ini disebut “api persembahan pengetahuan yang tak termusnahkan
untuk kedaulatan diri yang ke dalamnya kuda dipersembahkan”. Api persembahan ini
diciptakan untuk mengklaim kedaulatan diri. Dahulu, ada banyak rintangan.
Sekarang, juga ada banyak rintangan. Ibu-ibu diserang. Mereka mengatakan, “Baba,
kami dilucuti! Mereka tidak membiarkan kami begitu saja! Baba, lindungilah kami!”
Mereka telah menunjukkan bagaimana Drupadi dilindungi. Anda telah datang kepada
Sang Ayah yang tak terbatas untuk mengklaim warisan Anda selama 21 kelahiran.
Anda terus melakukan perziarahan ingatan dan menyucikan diri. Kemudian, dengan
menuruti sifat buruk nafsu birahi, segala sesuatu berakhir dan Anda langsung
jatuh. Inilah sebabnya, Sang Ayah berkata, “Anda benar-benar harus tetap hidup
suci.” Mereka yang menjadi ini di siklus sebelumnya pasti berjanji untuk hidup
suci. Kemudian, beberapa mampu tetap hidup suci sedangkan yang lain tidak. Hal
yang utama adalah mengingat Baba. Jika Anda terus mengingat Baba, tetap hidup
suci, dan memutar chakra kesadaran diri, Anda mengklaim status tinggi. Wujud
ganda Vishnu memerintah kerajaan. Akan tetapi, ornamen terompet kerang dan
chakra yang mereka telah berikan kepada Vishnu, bukan milik devi-devta; Lakshmi
dan Narayana tidak memiliki itu. Vishnu berada di alam halus. Dia tidak
membutuhkan pengetahuan tentang siklus. Hanya ada “movie” di sana. Anda sekarang
mengerti bahwa Anda adalah penghuni hunian kedamaian. Itu adalah alam jiwa.
Manusia tidak mengerti apa yang dimaksud dengan jiwa. Mereka mengatakan bahwa
tiap-tiap jiwa adalah Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Mereka berkata bahwa jiwa
adalah bintang yang berkilau di tengah-tengah dahi. Itu tidak bisa dilihat
dengan mata fisik. Bagaimanapun juga orang berusaha mengunci badan dalam wadah
kaca untuk mengamati bagaimana jiwa meninggalkan badan, tidak ada orang yang
memahaminya. Akan tetapi, mereka memang mengatakan bahwa jiwa seperti bintang
dan tidak bisa terlihat kecuali melalui penglihatan gaib. Di jalan pemujaan, ada
banyak orang yang mengalami penglihatan gaib. Ada tertulis bahwa Arjuna
mendapatkan penglihatan tentang cahaya abadi. Arjuna berseru bahwa dia tidak
tahan melihatnya. Sang Ayah menjelaskan, “Tidak ada sesuatu seterang itu.”
Ketika jiwa memasuki badan, Anda tidak menyadarinya. Anda sekarang paham
bagaimana Baba masuk dan berbicara. Jiwa itu datang kemari dan berbicara. Ini
juga sudah ditakdirkan dalam drama. Ini bukan tentang kekuatan seseorang. Jiwa
tidak meninggalkan badannya dan pergi ke tempat lain; itu hanya masalah
penglihatan. Ini aspek yang luar biasa. Sang Ayah mengatakan, “Saya memasuki
badan orang biasa.” Orang-orang itu memanggil sang jiwa. Dahulu, mereka biasa
mengundang jiwa seseorang yang sudah meninggalkan badan agar datang, kemudian
mereka menanyakan berbagai hal kepadanya. Sekarang, semua jiwa telah menjadi
tamopradhan. Sang Ayah datang hanya untuk menyucikan mereka yang tidak suci.
Orang-orang menyebutkan tentang 84 kelahiran. Oleh sebab itu, Anda harus paham
bahwa mereka yang datang terlebih dahulu pasti telah mengalami 84 kelahiran.
Orang-orang mengatakan tentang ratusan ribu tahun. Sang Ayah sekarang
menjelaskan, “Saya mengirim Anda ke surga. Anda pergi dan memerintah di sana.”
Anda, orang-orang Bharata, dahulu dikirim ke surga. Anda dahulu diajari Raja
Yoga pada zaman peralihan. Sang Ayah berkata, “Saya datang pada zaman peralihan
dalam siklus.” Kemudian, orang menuliskan dalam Gita bahwa Beliau datang pada
setiap zaman. Anda sekarang mengerti bagaimana Anda menuruni tangga dan
bagaimana Anda kemudian mendaki naik. Ada tahapan menaik, kemudian tahapan
menurun. Sekarang adalah zaman peralihan. Inilah zaman tahapan menaik bagi semua
jiwa. Anda sekarang mendaki dan pergi ke atas, kemudian Anda akan turun ke surga
untuk memainkan peran Anda. Di zaman emas, tidak ada agama lain. Itu disebut
dunia tanpa sifat buruk. Devi-devta kemudian jatuh ke jalan dosa dan semua orang
mulai dipenuhi dengan sifat buruk. Sebagaimana raja dan ratu, demikian juga
rakyatnya. Sang Ayah menjelaskan, “Oh, orang-orang Bharata, Anda dahulu hidup di
dunia tanpa sifat buruk, tetapi ini sekarang adalah dunia penuh sifat buruk.
Sekarang ada agama yang tak terhitung jumlahnya, tetapi agama devi-devta tidak
ada. Hanya ketika agama devi-devta sudah tidak ada, maka itu pasti didirikan
sekali lagi.” Sang Ayah berkata, “Saya datang dan mendirikan agama devi-devta
yang asli dan abadi melalui Brahma.” Beliau pasti melakukannya di sini, bukan?
Beliau tidak mungkin melakukannya di alam halus. Ada tertulis bahwa penciptaan
agama devi-devta yang asli dan abadi terjadi melalui Brahma. Pada saat ini, Anda
tidak disebut suci. Anda sedang menjadi suci; itu memerlukan waktu. Tidak ada
kitab suci mana pun yang menuliskan bagaimana Anda berubah dari tidak suci
menjadi suci. Sesungguhnya, pujian itu hanya untuk Sang Ayah Yang Esa. Karena
melupakan Beliau, Anda telah menjadi yatim-piatu dan terus berkelahi.
Orang-orang bertanya, “Bagaimana mungkin semua orang bisa bersatu dan menjadi
satu?” Mereka semua bersaudara. Baba berpengalaman. Brahma Baba telah melakukan
segala macam pemujaan; dia paling banyak mengadopsi guru. Sang Ayah berkata,
“Tinggalkanlah mereka semua! Engkau telah menemukan Saya.” Anda menyebut Beliau
Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa, Sat Shri Akaal (Yang Maha Benar,
Yang Maha Luhur, dan Yang Abadi). Orang-orang banyak membaca ini tetapi tidak
mengerti maknanya. Sang Ayah menjelaskan, “Semua jiwa sekarang tidak suci. Nanti,
dunia yang suci akan diciptakan.” Hanya Bharata yang tak termusnahkan. Tidak ada
yang tahu bahwa Bharata tidak pernah hancur dan penghancuran total tidak pernah
terjadi. Mereka menunjukkan Krishna datang mengapung di atas daun pipal di
tengah samudra. Seorang bayi tidak mungkin datang dengan mengapung di atas daun
pipal. Sang Ayah menjelaskan, “Anda akan mengalami kelahiran yang sangat nyaman
melalui rahim. Rahim di sana seperti istana, sedangkan rahim di sini seperti
penjara.” Di zaman emas, rahim seperti istana dan jiwa menerima penglihatan
terlebih dahulu bahwa dia akan meninggalkan badan yang lama kemudian mengambil
badan yang baru. Di sana, mereka selalu berkesadaran jiwa. Manusia tidak
mengenal Sang Pencipta maupun permulaan, pertengahan, atau akhir ciptaan. Anda
sekarang tahu bahwa Sang Ayah adalah Sang Samudra Pengetahuan. Anda adalah
master samudra. Anda, ibu-ibu, adalah sungai, dan para brother adalah danau
pengetahuan. Mereka adalah sungai-sungai pengetahuan, dan Anda adalah danau. Di
sana, itu adalah jalan keluarga. Ashram Anda dahulu berasal dari jalan rumah
tangga yang suci, sedangkan sekarang, ini adalah jalan rumah tangga yang tidak
suci. Sang Ayah mengatakan, “Selalu ingat bahwa Anda adalah jiwa.” Ingatlah Sang
Ayah Yang Esa saja. Baba telah memerintahkan Anda, “Jangan mengingat sosok
berbadan! Apa pun yang Anda lihat dengan mata fisik akan dihancurkan.” Inilah
sebabnya, Sang Ayah mengatakan, “Manmanabhawa dan Madhyajibhawa!” Teruslah
melupakan kuburan ini. Badai-badai Maya akan berdatangan. Jangan takut terhadap
semua itu. Banyak badai akan datang, tetapi jangan melakukan perbuatan berdosa
melalui organ fisik Anda. Hanya ketika Anda melupakan Baba, badai-badai itu
datang. Perziarahan ingatan ini hanya terjadi satu kali. Perziarahan-perziarahan
yang lain berasal dari daratan kematian. Perziarahan ini mengarah ke hunian
keabadian. Sang Ayah berkata, “Jangan mengingat sosok berbadan.” Anak-anak
mengirim begitu banyak telegram pada hari Shiva Jayanti. Baba mengatakan, “Hal
yang sama berlaku bagi Anda.” Sang Ayah juga mengucapkan selamat kepada Anda
anak-anak. Sesungguhnya, Anda diberi ucapan selamat karena Anda berubah dari
manusia menjadi devi-devta. Kemudian, mereka yang lulus dengan pujian menerima
nilai lebih tinggi dan mengklaim status tinggi. Baba mengucapkan selamat kepada
Anda karena Anda sekarang sudah terbebas dari belenggu Rahwana. Semua jiwa
seperti layang-layang. Benang setiap jiwa ada di tangan Sang Ayah. Beliau akan
membawa semua jiwa pulang bersama Beliau. Beliau adalah Sang Pemberkah
Keselamatan Bagi Semua Jiwa, tetapi Anda sekarang harus membuat upaya untuk
mengklaim kerajaan surga. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Agar bisa
lulus dengan pujian, ingatlah Sang Ayah Yang Esa, bukan sosok berbadan. Lihatlah,
tetapi jangan melihat apa pun yang Anda lihat dengan mata fisik.
2. Anda sedang
menempuh perziarahan menuju hunian keabadian. Oleh sebab itu, jangan mengingat
apa pun tentang daratan kematian. Berilah perhatian agar Anda tidak melakukan
perbuatan berdosa apa pun melalui organ fisik Anda.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi penuh dengan semua ajaran ini dan mengajarkan orang lain dengan wujud
Anda sebagai pengajar yang layak dan cakap.
Pengajar yang layak
dan cakap adalah mereka yang mengajar dengan wujud mereka sendiri. Wujud mereka
penuh dengan ajaran. Cara mereka memandang dan beraktivitas bisa mengajar orang
lain. Anda telah melihat dalam wujud sakar, bahwa di setiap langkah, bahwa
setiap tindakan dilakukan secara nyata oleh wujud sang pengajar. Dengan kata
lain, Anda akan menyebutnya sebagai aktivitas ilahi. Mengajar orang lain dengan
kata-kata adalah hal yang biasa, tetapi setiap jiwa ingin memiliki pengalaman.
Berikanlah setiap jiwa pengalaman dengan kekuatan perbuatan luhur serta pikiran
luhur Anda.
Slogan:
Untuk
mengalami kesuksesan dalam pikiran, teruslah terbang dengan kekuatan jiwa.
Sinyal Avyakt:
Dengan Keistimewaan Kesatuan dan Keyakinan; Jadilah Penuh Kesuksesan
Untuk mengikat semua
jiwa di dalam perkumpulan ini dalam benang kesatuan, berikanlah perhatian
istimewa pada kata-kata Anda. Biarlah kata-kata Anda selalu suci dan lembut;
bicaralah lebih sedikit, dengan lembut dan manis. Hanya ucapkan kata-kata yang
penuh respek. Sampai sekarang, masih banyak kata-kata biasa. Biarlah kata-kata
Anda spiritual, dan seperti malaikat. Biarlah setiap kata manis. Sekarang, garis
bawahi aspek ini maka pengungkapan akan terjadi.