23.05.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, Rahwana telah membuat Anda begitu menderita. Jadi, Tuhan, Sang Pelindung Para Pemuja, sekarang telah datang untuk menghapus penderitaan Anda

Pertanyaan:
Apa dua tanda utama dari anak-anak yang layak?

Jawaban:
Anak-anak yang layak terus-menerus mengikuti sang ibu dan sang ayah serta mengklaim takhta mereka. Mereka terus sibuk melakukan banyak upaya. Mereka sangat jujur terhadap Sang Ayah. Anak-anak yang berhati jujur terus-menerus mengikuti shrimat. Jika tidak ada kejujuran hati, Anda tidak bisa terus mengingat Baba.

Lagu:
Tidak ada yang seunik Tuhan Yang Polos.

Om Shanti.
Anda, anak-anak yang termanis, mendengar lagu dari jalan pemujaan ini. Para pemuja tidak memahami makna lagu ini. Anda telah menjadi anak-anak Tuhan. Tuhan adalah Sang Pelindung Para Pemuja. Anda juga adalah pelindung bagi para pemuja; Anda melindungi pemuja. Bencana apa yang dialami para pemuja sehingga mereka memanggil-manggil Tuhan untuk datang dan melindungi mereka? Para pemuja menerima banyak penderitaan dari Rahwana. Komunitas Rahwana begitu banyak menderita akibat semua kesengsaraan mereka. Oleh sebab itu, mereka mengingat Tuhan Yang Polos. Itu adalah komunitas Rahwana, sedangkan ini adalah komunitas Rama. Para pemuja tidak mengenal siapa Sang Pelindung mereka. Sekalipun mereka bernyanyi bahwa Tuhan Yang Polos adalah Sang Pelindung mereka, para pemuja itu tidak tahu bagaimana Beliau melindungi mereka. Anda anak-anak sekarang mengerti bahwa Shiva Baba, Tuhan Yang Polos, memperbaiki hal-hal yang telah rusak. Dunia tidak mengenal siapa Tuhan itu. Seandainya mereka mengenal Tuhan, mereka pasti juga mengetahui tentang permulaan, pertengahan, dan akhir ciptaan-Nya. Mereka tidak mengenal Tuhan maupun mengetahui apa pun tentang ciptaan Beliau. Oleh karenanya, komunitas manusia semacam itu disebut buta. Di pihak lain, ada Anda semua, yang telah menerima penglihatan ilahi. Nama Anda adalah Brahma Kumar dan Brahma Kumari. Nama yang tertulis pada papan adalah: “Universitas Spiritual Dunia Brahma Kumaris”, bukan “Brahma Kumaris” saja. Brahma adalah Ayah Umat Manusia. Seorang ayah memiliki anak-anak laki-laki dan perempuan. Hanya Prajapita Brahma yang bisa memiliki begitu banyak anak. Jadi, Anda harus mengerti bahwa dia adalah seorang ayah yang tak terbatas. Anda juga tahu bahwa hanya Sang Ayah yang menciptakan Brahma, Vishnu, dan Shankar, dan bahwa Beliau disebut sebagai Yang Esa yang tak berwujud jasmani. Beliaulah Sang Ayah yang tak terbatas. Anda juga tahu bahwa Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, menciptakan ciptaan melalui Brahma. Seluruh ciptaan-Nya, semua manusia, sesungguhnya merupakan dinasti Shiva. Anda sekarang telah menjadi anak-anak Prajapita Brahma. Ini adalah ciptaan baru. Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, menciptakan ciptaan melalui Prajapita Brahma. Oleh sebab itu, Anda disebut Brahma Kumar dan Brahma Kumari. Ada begitu banyak anak yang tak terbatas, dan oleh karenanya, mereka benar-benar harus mengklaim warisan yang tak terbatas. Anda anak-anak tahu bahwa Shiva Baba telah mengadopsi Anda, Brahma Kumar dan Brahma Kumari. Shiva Baba berkata, “Anda adalah anak-anak Saya.” Anda jiwa-jiwa dahulu juga tak berwujud jasmani. Akan tetapi, pengetahuan diperlukan dalam wujud jasmani. Anda tahu bahwa Anda berasal dari agama devi-devta yang asli dan abadi. Penciptaan berlangsung di sini melalui Brahma. Hari kelahiran Shiva juga dirayakan di sini. Beliau mengambil kelahiran di daratan yang tidak suci ini. Sang Ayah berkata, “Dunia ini dahulu adalah surga yang suci. Sekarang, ini disebut neraka, daratan kotor yang tidak suci. Dunia ini harus menjadi surga kembali.” Intelek Anda anak-anak mengerti bahwa Shiva Baba sekali lagi sedang mengajarkan Raja Yoga kepada Anda dan menjadikan Anda suci. Mereka bernyanyi bahwa Sang Penyuci adalah Tuhan, Sang Pelindung Para Pemuja. Hanya pemuja yang memanggil-manggil. Sekalipun mereka tidak suci, mereka tidak beranggapan bahwa diri mereka tidak suci. Sang Ayah menjelaskan bahwa Anda semua tidak suci. Zaman emas disebut dunia yang suci sedangkan zaman besi disebut dunia yang tidak suci. Segala sesuatu yang Baba beri tahukan kepada Anda itu benar. Tidak mungkin ada sesuatu yang berdurasi ratusan ribu tahun. Orang-orang berada dalam kegelapan ekstrem. Mereka mengira bahwa zaman besi masih baru dimulai. Anda tahu bahwa kematian sudah di ambang pintu. Hanya di zaman peralihan, Anda berbicara tentang kegelapan dan cahaya. Anda sekarang telah memasuki cahaya total. Anda tidak akan bisa membicarakan hal-hal ini di zaman emas; pengetahuan ini tidak akan tetap ada di sana. Baba duduk di sini pada saat ini dan menjelaskan kepada Anda bahwa di zaman emas, Anda merupakan milik marga dinasti surya, sedangkan pada akhirnya, Anda menjadi bagian dari marga dinasti shudra. Anda sekarang telah menjadi bagian dari marga Brahmana sekali lagi. Anda merupakan milik marga Brahmana yang paling luhur; Andalah yang tertinggi. Ini adalah marga Ketuhanan. Ketika Anda datang kepada Sang Ayah, Beliau bertanya kepada Anda, “Kepada siapa Anda datang?” Anda menjawab, “Kepada Sang Ayah.” Ada dua ayah: ayah duniawi dan Sang Ayah Yang Esa dari luar dunia ini. Sang Ayah dari semua saligram hanyalah Shiva. Pengetahuan ini terus menetes ke dalam intelek Anda. Kita adalah anak-anak Sang Ayah Yang Esa, dan dari Beliau, kita mengklaim warisan kita. Yang Esa, yang tak berwujud jasmani, memberikan warisan melalui yang berwujud jasmani. Sang Ayah sendiri berkata, “Saya datang dan memasuki badan orang biasa.” Sang Ayah sekarang berkata, “Anak-anak, semoga Anda berkesadaran jiwa! Sadarilah diri Anda sebagai jiwa.” Badan ini bisa musnah, sedangkan jiwa tak termusnahkan. Jiwalah yang harus mengalami 84 kelahiran, bukan badan. Badan terus berganti, dan juga memiliki sahabat dan kerabat yang berbeda-beda. Jiwa-jiwa sekarang harus menerima warisan mereka dari Sang Ayah yang tak terbatas, Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Anda mendengarkan ini, kemudian meresapkannya. Sanskara berada di dalam diri Anda, jiwa-jiwa. Sanskara selalu berada di dalam jiwa. Anda tidak bisa mengatakan bahwa itu adalah sanskara badan. Tidak, itu adalah sanskara Anda, jiwa-jiwa, yang tamopradhan. Anda sekarang harus mengubahnya. Ada istilah, “Badan menjadi abadi.” Badan menjadi abadi seperti pohon kalpa. Artinya, jangka hidupnya panjang. Anda tahu bahwa jangka hidup di sini sangat singkat. Ketika orang sekadar duduk-duduk di suatu tempat, beberapa di antara mereka mengalami kematian sebelum waktunya di usia muda. Anda sekarang sedang menaklukkan kematian. Kematian tidak pernah mendatangi Anda di sana. Tak seorang pun meninggalkan badan sebelum waktunya di sana. Anda tahu bahwa badan ini sekarang telah menjadi tua. Anda harus menanggalkannya dan mengambil yang baru. Di sana, orang memainkan harmonium pada saat ada yang meninggalkan badan dan juga ketika ada yang lahir. Tidak ada tangisan di sana. Contoh tentang serangga yang berdengung telah dijelaskan kepada Anda. Anda adalah Brahmana. Istilah “Brahmana” dan “brahmaris” (serangga yang berdengung) terdengar mirip. Anda juga melakukan pekerjaan yang sama seperti yang dilakukan serangga yang berdengung. Ini luar biasa, bukan? Semua contoh mengenai serangga yang berdengung, kura-kura, dan ular, disebutkan dalam kitab suci. Sanyasi juga memberikan contoh-contoh ini. Anda anak-anak sekarang diberi semua pemahaman ini oleh Sang Ayah. Itu adalah jalan pemujaan, di mana mereka mengingat masa lalu. Segala sesuatu yang terjadi di sini akan diingat di kemudian hari. Hanya pada saat inilah Sang Ayah memasuki badan ini. Orang ini (Brahma) tidak disebut “Tuhan”. Itu keyakinan buta. Ada orang-orang yang menyebut Rama dan Krishna sebagai Tuhan. Mereka bahkan mengatakan bahwa Rama dan Krishna berada di mana-mana. Sebagian orang mengikuti jalan Radhe dan yang lainnya mengikuti jalan Krishna. Mereka yang percaya kepada Radhe mengatakan bahwa mereka hanya melihat Radhe, ke mana pun mereka memandang. Mereka yang percaya kepada Krishna mengatakan bahwa mereka hanya melihat Krishna, ke mana pun mereka memandang. Mereka yang percaya kepada Rama mengatakan bahwa mereka hanya melihat Rama di mana-mana. Mereka beranggapan bahwa Rama lebih tinggi daripada Krishna karena Rama digambarkan berada di zaman perak, sedangkan Krishna digambarkan berada di zaman perunggu. Ada begitu banyak ketidaktahuan! Sang Ayah sekarang sedang menjelaskan kepada Anda anak-anak. Ada sedemikian banyak Brahma Kumar dan Brahma Kumari, jadi pasti ada seorang ayah yang tak terbatas. Anda bisa bertanya kepada siapa pun, apakah dia pernah mendengar nama Prajapita Brahma. Sang Ayah menciptakan ciptaan baru, surga. Orang mengingat bahwa Brahmana diciptakan melalui Brahma. Anda tidak bisa mengklaim warisan Sang Kakek sebelum Anda menjadi Brahmana, ciptaan rohani yang lahir melalui mulut lotus Brahma. Anak-anak yang tak terbatas mengklaim warisan yang tak terbatas hanya dari Sang Ayah. Anda dahulu benar-benar menerimanya. Anda dahulu benar-benar penghuni surga. Anda sekarang telah menjadi penghuni neraka. Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, sekarang sedang menciptakan daratan Vishnu, yaitu surga, melalui Prajapita Brahma. Ini begitu mudah! Shiva Baba bertanya, “Sudahkah Anda memiliki pengetahuan ini sebelumnya?” Jiwa ini (Brahma) mengatakan, “Saya tidak memiliki pengetahuan ini di dalam diri saya. Dahulu, saya juga memuja Vishnu.” Kita, yang dahulu layak dipuja, sekarang telah menjadi pemuja. Baba sekarang telah datang dan sekali lagi mengubah kita dari pemuja menjadi devi-devta yang layak dipuja. Anda anak-anak harus memiliki kebahagiaan ini di dalam diri Anda. Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, telah datang dan mengadopsi Anda. Manusia mengadopsi manusia. Ada banyak orang yang mengadopsi anak ketika mereka tidak memiliki anak sendiri. Sang Ayah tahu bahwa semua anak-Nya sekarang menjadi milik Rahwana. Itulah sebabnya, Beliau harus datang sekali lagi dan mengadopsi Anda. Beliau mengadopsi anak-anak-Nya melalui Brahma. Adopsi ini sungguh luar biasa! Hanya Anda yang tahu bahwa Shiva Baba telah mengadopsi Anda melalui Brahma. Shiva Baba mengatakan, “Saya telah mengadopsi Anda, anak-anak, untuk memberi Anda warisan kebahagiaan tak terbatas. Brahma ini tidak bisa memberikannya kepada Anda.” Prajapita Brahma juga manusia. Manusia tidak bisa memberikan pengetahuan ini. Hanya Sang Samudra Pengetahuan, Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, yang tak berwujud jasmani, duduk di sini dan memberikan pengetahuan ini. Baik Brahma maupun Vishnu tidak bisa disebut sebagai Sang Samudra Pengetahuan. Pujian mereka bertiga berbeda. Hanya Sang Ayah Yang Esa adalah Sang Samudra Pengetahuan dan Sang Penyuci. Orang-orang di seluruh dunia memanggil-manggil Beliau. Dalam bahasa Inggris, mereka mengatakan bahwa Beliau adalah Sang Pembebas (Liberator). Anda harus dibebaskan dari orang yang menimbulkan penderitaan bagi Anda. Sang Ayah datang kemari dan membebaskan Anda dari Rahwana. Kerajaan Rahwana juga ada di sini. Di sinilah orang membakar Rahwana. Mereka membakarnya, kemudian pergi dan menjarah Alengka emas. Mereka tidak tahu apa-apa tentang siapa Rahwana itu atau kapan dia menjadi musuh Anda. Mereka yakin bahwa Sita, istri Rama, telah diculik. Mereka tidak mengerti bahwa kita semua adalah Sita, bahwa kita terperangkap dalam penjara Rahwana. Banyak orang duduk dan membacakan kisah-kisah keagamaan, tetapi tak seorang pun memiliki pengetahuan ini. Shiva Baba mengatakan, “Saya, Sang Penghuni hunian yang sangat jauh, telah datang kemari, ke daratan asing ini.” Dunia yang tidak suci ini sudah tua; inilah dunia Rahwana. Orang memanggil-manggil, “Wahai, Baba, datanglah; kami telah menjadi tidak suci.” Baba berkata, “Saya harus datang ke dunia yang tidak suci untuk menyucikan Anda. Saya harus memasuki badan dari jiwa yang dahulu memiliki badan suci nomor satu. Dia, yang dahulu rupawan, sekarang telah menjadi jelek.” Ini adalah hal-hal yang sungguh luar biasa! Tidak ada yang tahu mengapa Krishna disebut “yang jelek dan yang rupawan”. Apakah hanya Krishna yang digigit ular? Tidak ada ular di zaman emas. Baba berkata, “Demi Saya, jadilah suci dalam kelahiran terakhir ini, maka Anda akan menjadi master dunia yang suci. Ingatlah Saya saja dan jadilah suci! Ingatlah Alpha, maka beta, yaitu kerajaan, menjadi milik Anda. Inilah Raja Yoga yang mudah, kerajaan yang mudah.” Begitu seorang anak dilahirkan, dia menerima hak atas warisan. Di sini juga sama. Anda anak-anak tahu bahwa karena Anda milik Sang Ayah, Anda berhak atas kerajaan surga. Sang Ayah berkata, “Dari satopradhan, Anda sekarang telah menjadi tamopradhan. Anda sekarang harus menjadi satopradhan kembali.” Mengajarkan yoga dan pengetahuan hanya membutuhkan waktu satu detik. Begitu seorang anak dilahirkan, dia memiliki keyakinan bahwa dirinya adalah ahli waris. Anda sekarang milik Sang Ayah, jadi warisan kerajaan adalah milik Anda. Akan tetapi, tidak semua orang akan menjadi raja atau ratu. Ini adalah Raja Yoga. Semuanya diperlukan – raja, ratu, rakyat, orang kaya, dan orang miskin. Inilah sebabnya, di jalan pemujaan, orang memutar manik-manik rosario Rudra yang telah diciptakan. Anda tahu bahwa Anda telah datang kemari untuk mempelajari Raja Yoga. Dengan mengikuti sang ibu dan sang ayah, Anda pertama-tama akan menjadi bagian dinasti surya dan dinasti chandra. Anak-anak yang layak adalah mereka yang mengikuti sang ibu dan sang ayah serta mengklaim takhta mereka. Anda harus melakukan banyak upaya. Baba berkata, “Ingatlah Saya!” Akan tetapi, Anda tidak melakukan itu. Anda tidak mengikuti shrimat. Kejujuran itu tidak ada di dalam diri Anda. Seandainya Anda memiliki kejujuran dalam hati, Anda pasti mengikuti shrimat dan terus mengingat Sang Ayah. Hanya dengan mengikuti shrimat, Anda bisa menerima warisan Sang Kakek. Brahma tidak bisa memberi Anda warisan surga. Cucu-cucu memiliki hak atas kekayaan kakek mereka. Anak-anak mewarisi pendapatan ayah mereka, jadi mereka berhak atas itu. Di sini, Anda menerima warisan dari Shiva Baba. Hanya dari Sang Ayah, Anda menerima permata-permata pengetahuan. Anda, anak-anak Brahmana, tahu bahwa Anda akan menjadi devi-devta. Siapa Jagadamba, ibu dunia? Sang Ayah menjelaskan bahwa dia dahulu juga seorang Brahmana. Dia adalah jiwa yang penuh dengan pengetahuan, dan nantinya akan menjadi putri raja. Anda juga akan menjadi seperti itu. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Dengan kekuatan yoga, ubahlah sanskara tamopradhan yang ada di dalam jiwa. Jadilah satopradhan.

2. Agar bisa mengklaim warisan kerajaan Anda dari Sang Ayah, jadilah anak yang terus-menerus layak dan ikutilah shrimat Beliau. Tetaplah jujur terhadap Sang Ayah yang sejati. Ikutilah sang ibu dan sang ayah sepenuhnya. Teruslah mendonasikan permata-permata pengetahuan.

Berkah:
Semoga Anda secara konstan mengalami kemenangan melalui transformasi diri Anda dan menjadi pelayan sejati.

Sebagaimana Anda telah menjadi yogi konstan, demikian pula, jadilah pemenang konstan, maka Anda akan menjadi pelayan sejati. Ini karena ketika jiwa-jiwa pemenang mengalami kemenangan dalam setiap pikiran dan di setiap langkah, banyak jiwa dengan sendirinya terlayani ketika mereka melihat transformasi tersebut. Mata mereka memberikan pengalaman spiritualitas, perilaku mereka memberikan visi tentang aktivitas Sang Ayah, dan permata di dahi mereka menunjukkan permata kepuasan. Jiwa-jiwa istimewa yang melayani melalui wujud avyakt mereka disebut pelayan sejati.

Slogan:
Keistimewaan dan kebajikan ilahi adalah pemberian Tuhan, jadi lihatlah Sang Pemberkah, bukan orangnya.

Sinyal Avyakt: Alamilah Senantiasa Tahapan Kokoh Tak Tergoyahkan dan Konstan

Dengan latihan tahapan kesadaran jiwa, buatlah atmosfer menjadi spiritual, maka segala sesuatu akan dengan sendirinya berjalan dengan baik. Semua orang akan bersatu dalam satu petunjuk dan menjadi konstan, dan karena atmosfer menjadi kuat, Maya tidak akan datang. Untuk membuat atmosfer kuat, buatlah program untuk mengingat dan adakan kelas serta percakapan spiritual demi kemajuan diri Anda. Adakan pertemuan penuh cinta kasih, adakan kelas tentang dharna, dan Anda akan menerima sukses.