27.01.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, ikutilah shrimat pada setiap langkah. Jika tidak, Maya akan membuat
Anda bangkrut. Mata Anda sangat banyak menipu Anda. Oleh sebab itu, Anda harus
sangat berhati-hati tentang mata.
Pertanyaan:
Anak-anak
manakah yang dibuat melakukan perbuatan berdosa oleh Maya? Anak-anak manakah
yang menjadi rintangan dalam yagya?
Jawaban:
Maya membuat
anak-anak yang memiliki kesombongan pribadi, melakukan banyak perbuatan berdosa.
Mereka, yang memiliki kesombongan, bahkan tidak mempelajari murli. Dengan
membuat mereka melakukan kesalahan sedemikian rupa, Maya menampar mereka dan
menjadikan mereka tidak berharga satu sen pun. Mereka yang menyimpan gosip dan
sampah dalam intelek mereka, menjadi rintangan dalam yagya. Kebiasaan itu sangat
buruk.
Om Shanti.
Sang Ayah
telah menjelaskan kepada Anda anak-anak rohani bahwa Anda benar-benar harus
duduk di sini dengan pikiran bahwa Yang Esa adalah Sang Ayah, Sang Pengajar, dan
Sang Guru Yang Maha Tinggi. Anda juga menyadari bahwa dengan mengingat Sang
Ayah, Anda akan menjadi suci, kemudian pergi ke hunian yang suci. Sang Ayah
telah menjelaskan bahwa Anda dahulu turun dari hunian yang suci. Pada mulanya,
Anda satopradhan, kemudian Anda melewati tahapan sato, rajo, dan tamo. Anda
sekarang mengerti bahwa Anda telah jatuh. Anda sekarang berada di zaman
peralihan, dan Anda memahami dari pengetahuan ini bahwa Anda telah menjauh dari
segala hal yang lain, dan jika Anda terus mengingat Shiva Baba, hunian Shiva
sudah dekat. Jika Anda sama sekali tidak mengingat Shiva Baba, maka hunian Shiva
sangatlah jauh. Anda kemudian harus mengalami hukuman dan menjadi sangat jauh.
Sang Ayah tidak memberikan kesulitan apa pun kepada Anda anak-anak. Pertama-tama,
Beliau berulang kali memberi tahu Anda bahwa Anda harus menjadi suci dalam
pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda. Mata sangat banyak menipu Anda. Anda
harus sangat waspada selagi melangkah maju. Baba telah menjelaskan bahwa trans
dan yoga sepenuhnya terpisah dari satu sama lain. Yoga berarti ingatan. Anda
bisa mengingat dengan mata terbuka. Trans bukanlah yoga. Saat seseorang
mengalami trans, itu tidak disebut sebagai pengetahuan maupun yoga. Ada banyak
jenis Maya yang menyerang mereka yang mengalami trans. Oleh sebab itu, Anda
harus sangat berhati-hati dalam hal itu. Harus ada ingatan akan Sang Ayah yang
sangat sistematis. Jika Anda melakukan perbuatan apa pun yang melanggar hukum,
Maya akan langsung membuat Anda terjatuh. Jangan pernah memiliki keinginan apa
pun untuk mengalami trans. Jadilah sepenuhnya tidak tahu tentang segala
keinginan; jangan memiliki keinginan apa pun sama sekali. Sang Ayah memenuhi
semua keinginan Anda tanpa Anda perlu meminta apa-apa, tetapi hanya jika Anda
mengikuti petunjuk Beliau. Jika Anda tidak mematuhi petunjuk Beliau dan
mengambil jalan yang salah, tidak tertutup kemungkinan bahwa bukannya pergi ke
surga, Anda justru jatuh ke dalam neraka. Ada nyanyian, “Buaya menelan gajah.”
Mereka yang menyampaikan pengetahuan kepada banyak orang dan dahulu sering
mempersembahkan bhog, sekarang sudah tak lagi di sini. Karena mereka melanggar
semua peraturan, mereka pergi dan sepenuhnya menjadi milik Maya. Alih-alih
menjadi devi-devta, mereka menjadi iblis. Inilah sebabnya, Anda harus sangat
waspada dalam meniti jalan ini. Anda harus mengendalikan diri sendiri. Sang Ayah
memperingatkan Anda anak-anak. Jangan melanggar shrimat. Karena mengikuti
petunjuk iblislah Anda masuk ke tahapan menurun. Dari begitu tinggi, lihatlah
Anda sekarang telah sampai di mana! Anda telah mencapai titik terendah! Jika
sekarang pun Anda tetap tidak mengikuti shrimat, dan malah menjadi ceroboh,
status Anda hancur. Baba juga sudah menjelaskan kemarin, “Ketika Anda melakukan
sesuatu tanpa shrimat, terjadi banyak disservice. Jika Anda melakukan sesuatu
tanpa shrimat, Anda terus jatuh.” Sejak awal, Baba telah menjadikan para ibu
sebagai instrumen, karena kepada para ibulah Beliau mempercayakan kendi nektar.
Ada nyanyian, “Salam hormat kepada para ibu!” Baba mendirikan komite yang
beranggotakan para ibu dan menyerahkan segalanya kepada mereka. Anak-anak
perempuan bisa dipercaya. Biasanya, kaum prialah yang mengalami kebangkrutan.
Oleh sebab itu, Sang Ayah mempercayakan kendi kepada kaum ibu. Di jalan
pengetahuan ini, bahkan para ibu pun bisa bangkrut. Mereka yang semestinya akan
menjadi berjuta-juta kali beruntung, bisa dikalahkan oleh Maya dan jatuh
bangkrut. Di sini, baik laki-laki maupun perempuan bisa jatuh bangkrut. Di luar,
hanya kaum pria yang mengalami kebangkrutan. Di sini, lihatlah betapa banyaknya
yang dikalahkan dan pergi! Ini berarti bahwa mereka jatuh bangkrut. Sang Ayah
duduk di sini dan menjelaskan bahwa orang-orang Bharata telah menjadi sepenuhnya
bangkrut. Maya begitu kuat! Mereka tidak mengerti siapa mereka sebelumnya dan
dari tahapan apa mereka sepenuhnya terjatuh. Di sini pun, selagi mendaki naik,
mereka melupakan shrimat dan mulai mengikuti petunjuk diri sendiri, sehingga
mereka jatuh bangkrut. Oleh sebab itu, akan seperti apa kondisi mereka jadinya?
Di luar, orang mengalami kebangkrutan, kemudian setelah lima hingga tujuh tahun,
mereka aktif kembali. Namun di sini, mereka mengalami kebangkrutan sepanjang 84
kelahiran dan tidak bisa mengklaim status yang tinggi; mereka terus bangkrut.
Ada begitu banyak maharathi yang dahulu mengangkat banyak jiwa, tetapi mereka
sendiri sudah tak lagi ada di sini; mereka jatuh bangkrut. Di sini, status
sangatlah tinggi. Meskipun demikian, jika tidak waspada, Anda bisa terjatuh dari
puncak. Maya sepenuhnya menelan Anda. Anda anak-anak harus sangat waspada. Tidak
ada yang bisa diperoleh dengan membentuk komite dan mengikuti petunjuk Anda
sendiri. Hubungkanlah intelek Anda kepada Sang Ayah dalam yoga. Dengan
melakukannya, Anda akan menjadi satopradhan. Jika setelah menjadi milik Sang
Ayah, Anda tidak beryoga dengan Beliau, melainkan melanggar shrimat, Anda
sepenuhnya jatuh. Koneksi pun terputus. Jika koneksi terputus, periksalah diri
Anda, apa alasannya sehingga Maya begitu banyak mengganggu Anda. Berusahalah
terkoneksi dengan Sang Ayah. Dengan cara bagaimana lagi baterai Anda bisa terisi
ulang? Baterai berkurang dayanya ketika Anda melakukan perbuatan berdosa. Anda
jatuh selagi naik. Baba tahu bahwa ada banyak anak yang semacam itu. Pada
permulaannya, ada begitu banyak yang datang dan menjadi milik Baba. Mereka masuk
ke dalam bhatthi, tetapi di mana mereka sekarang? Mereka jatuh karena mengingat
dunia lama. Sang Ayah mengatakan, “Sekarang, Saya menginspirasi Anda untuk
memiliki ketidaktertarikan yang tak terbatas. Jangan mengikatkan hati Anda
kepada dunia tua yang tidak suci ini. Ikatkanlah hati Anda ke surga. Ini memang
membutuhkan upaya. Jika Anda ingin menjadi Lakshmi atau Narayana, Anda
benar-benar harus membuat upaya.” Biarlah intelek Anda terhubung kepada Sang
Ayah Yang Esa dalam yoga. Milikilah ketidaktertarikan terhadap dunia lama. Bagus
jika Anda melupakan dunia lama, tetapi apa yang harus Anda ingat? Hunian
kedamaian dan daratan kebahagiaan. Ingatlah Sang Ayah sebanyak mungkin selagi
Anda berjalan, duduk, dan beraktivitas. Ingatlah surga kebahagiaan yang tak
terbatas. Ini sangat mudah. Ketika Anda pergi ke arah yang berlawanan dengan
petunjuk-petunjuk ini, status Anda hancur. Anda telah datang ke sini untuk
berubah dari manusia biasa menjadi Narayana. Anda memberi tahu semua orang bahwa
mereka harus berubah dari tamopradhan menjadi satopradhan, karena inilah
perjalanan pulang. Pengulangan sejarah dan geografi dunia berarti bahwa surga
berubah menjadi neraka dan neraka selanjutnya berubah menjadi surga. Siklus ini
terus berputar. Sang Ayah telah memberi tahu Anda untuk duduk di sini sebagai
pemutar chakra kesadaran diri. Teruslah mengingat ini. Kita telah mengelilingi
siklus ini begitu banyak kali. Kita adalah pemutar chakra kesadaran diri. Kita
sekarang sedang menjadi devi-devta sekali lagi. Tak seorang pun di dunia
mengetahui tentang rahasia ini. Devi-devta tidak akan mendengarkan pengetahuan
ini, karena mereka sudah suci. Mereka tidak memiliki pengetahuan semacam ini,
yang memampukan mereka meniup terompet kerang. Berhubung mereka sudah suci,
tidak perlu memberi mereka lambang ini. Lambang tersebut diberikan ketika
devi-devta bersama-sama membentuk sosok bertangan empat. Anda juga tidak diberi
lambang ini, karena hari ini Anda berupaya menjadi devi-devta, tetapi besok Anda
bisa jatuh; Maya membuat Anda jatuh. Sang Ayah mengubah Anda menjadi devi-devta
sedangkan Maya menjadikan Anda iblis. Maya menguji Anda dengan banyak cara.
Hanya ketika Sang Ayah menjelaskan segalanya, barulah Anda menyadari bahwa Anda
benar-benar telah jatuh dari tahapan Anda. Ada begitu banyak jiwa malang tak
berdaya yang akumulasi segalanya yang mereka miliki dalam gudang harta Shiva
Baba, akan tetapi, meskipun demikian, mereka sesekali dikalahkan oleh Maya.
Begitu Anda menjadi milik Shiva Baba, mengapa Anda melupakan Beliau? Perziarahan
ingatan adalah hal utama dalam hal ini. Hanya dengan beryoga, Anda bisa menjadi
suci. Di samping pengetahuan, Anda juga membutuhkan kesucian. Anda
memanggil-manggil, “Baba, datanglah dan sucikanlah kami, agar kami bisa pergi ke
surga!” Perziarahan ingatan bertujuan untuk membuat Anda menjadi suci dan
mengklaim status tinggi. Bahkan mereka yang telah pergi dari sini pasti akan
masuk ke daratan Shiva, karena mereka telah mendengarkan sebagian pengetahuan.
Status apa pun yang mereka nantinya klaim, mereka pasti datang. Jika mereka
telah mengingat Sang Ayah, bahkan satu kali saja, mereka akan pergi ke surga,
tetapi mereka tidak akan menerima status yang tinggi. Jangan senang hanya karena
mendengar sebutan surga. Setelah gagal, jangan senang dengan menerima status
yang berharga hanya beberapa sen. Sekalipun itu adalah surga, ada banyak level
status yang berbeda. Anda bisa merasa bahwa Anda seorang pelayan atau petugas
kebersihan. Pada akhirnya, Anda akan menerima penglihatan tentang akan menjadi
apa Anda nantinya. Dosa apa yang telah saya perbuat sehingga saya mencapai
kondisi ini? Mengapa saya tidak menjadi maharani? Dengan tetap waspada pada
setiap langkah selagi melangkah maju, Anda bisa menjadi multi-jutawan. Jika
tidak berhati-hati, Anda tidak bisa menjadi multi-jutawan. Devi-devta
ditunjukkan di kuil-kuil dengan lambang bunga lotus. Anda bisa memahami
perbedaannya. Ada banyak perbedaan dalam hal status. Bahkan sekarang pun,
lihatlah betapa banyaknya level status yang ada. Mereka memiliki kegemilangan
yang luar biasa. Semua itu hanyalah kebahagiaan sementara. Sang Ayah mengatakan,
“Anda semua mengangkat tangan untuk mengklaim status tinggi. Oleh sebab itu,
Anda benar-benar harus membuat upaya untuk itu.” Bahkan beberapa di antara
mereka yang mengangkat tangan pun dihabisi oleh Maya. Kemudian, orang-orang lain
bertanya, “Benarkah mereka ini akan menjadi devi-devta?” Alih-alih berupaya,
mereka dihabisi oleh Maya! Mengangkat tangan itu mudah, demikian juga
menjelaskan kepada banyak orang. Akan tetapi, beberapa maharathi juga menghilang
ketika sedang menjelaskan kepada orang lain. Selagi memberi manfaat kepada orang
lain, mereka sendiri mendatangkan kerugian atas diri sendiri. Inilah sebabnya,
Sang Ayah berkata, “Jadilah sangat waspada. Jadilah antarmukhi dan ingatlah Sang
Ayah.” Bagaimana caranya? Baba adalah Sang Ayah, Sang Pengajar, dan Sang Satguru
kita. Kita akan pulang ke rumah kita yang manis. Anda harus memiliki semua
pengetahuan ini dalam diri Anda. Sang Ayah memiliki pengetahuan dan juga yoga.
Jadi, Anda juga harus memiliki keduanya. Anda tahu bahwa Shiva Baba sedang
mengajar Anda. Oleh karenanya, itu adalah pengetahuan sekaligus ingatan.
Pengetahuan dan yoga harus bersama-sama. Jangan mengira bahwa Anda hanya harus
mengingat Shiva Baba, lalu melupakan pengetahuan. Selagi Sang Ayah mengajarkan
yoga kepada Anda, apakah Beliau melupakan pengetahuan ini? Seluruh pengetahuan
tetap ada di dalam diri Beliau. Anda anak-anak harus memiliki pengetahuan ini;
Anda harus mempelajarinya. Perbuatan apa pun yang saya lakukan, orang lain yang
melihat saya akan melakukan hal serupa. Jika saya tidak mempelajari murli,
mereka yang lain juga tidak akan mempelajarinya. Jika saya merosot, orang lain
juga akan merosot, jadi saya menjadi instrumen dalam membuat orang lain jatuh.
Ada banyak anak yang tidak mempelajari murli dan memiliki ego yang palsu. Maya
segera menyerang mereka. Shrimat dibutuhkan pada setiap langkah. Jika tidak,
satu perbuatan berdosa atau yang lain pasti dilakukan. Ada banyak anak yang
membuat banyak kesalahan, sehingga segalanya hancur. Ketika Anda membuat
kesalahan, Maya menampar Anda dan menjadikan Anda tidak berharga satu sen pun.
Anda memerlukan banyak pengertian untuk memahami hal ini. Ketika Anda menjadi
sombong, Maya membuat Anda melakukan banyak perbuatan berdosa. Ketika Anda
membentuk suatu komite, satu atau dua perempuan harus menjadi ketua. Segalanya
bisa ditangani dengan nasihat mereka. Kendi nektar diberikan kepada Lakshmi. Ada
ungkapan, “Ketika nektar dibagi-bagikan, bahkan iblis pun datang untuk
meminumnya.” Ada anak-anak yang mendatangkan rintangan di dalam yagya. Ada
anak-anak yang menciptakan berbagai macam rintangan. Sepanjang hari, intelek
mereka hanya dipenuhi dengan gosip. Itu sangat buruk. Laporkanlah kepada Sang
Ayah segala yang terjadi. Hanya Sang Ayah Yang Esalah yang mampu memperbarui
Anda. Anda tidak boleh main hakim sendiri. Tetaplah mengingat Sang Ayah saja dan
sampaikanlah perkenalan Beliau kepada semua orang. Hanya dengan demikian, Anda
bisa menjadi seperti Lakshmi dan Narayana. Maya sangat kuat. Dia tidak
membiarkan siapa pun begitu saja. Selalulah mengirimkan kabar Anda kepada Sang
Ayah. Teruslah mengikuti petunjuk dari Beliau. Bagaimanapun juga, Anda menerima
petunjuk untuk segala sesuatu. Anda anak-anak mengira bahwa karena Baba telah
menjelaskan sesuatu mengenai seseorang, Beliau pastilah Antaryami (Yang Esa
mengetahui isi hati setiap orang). Akan tetapi, Sang Ayah mengatakan, “Tidak,
Saya mengajarkan pengetahuan kepada Anda. Tidak ada persoalan menjadi Antaryami
dalam hal ini. Memang, Saya tahu bahwa Anda semua adalah anak-anak Saya. Jiwa di
dalam tiap-tiap orang adalah anak Saya.” Bukan berarti bahwa Sang Ayah ada di
dalam diri setiap orang. Manusia telah keliru memahaminya. Sang Ayah mengatakan,
“Saya tahu bahwa setiap orang adalah jiwa yang duduk di singgasananya.” Hal-hal
ini begitu mudah! Meskipun demikian, mereka melupakannya dan mengatakan bahwa
Tuhan ada di mana-mana. Akibat satu kesalahan ini, semua jiwa telah jatuh begitu
dalam! Anda menghina Yang Esa, yang menjadikan Anda master dunia. Inilah
sebabnya, Sang Ayah mengatakan, “Ketika ketidakbenaran merajalela di Bharata,
Saya datang.” Sang Ayah harus datang ke sini. Oleh sebab itu, Anda anak-anak
harus mengaduk samudra pengetahuan baik-baik. Luangkan waktu untuk mengaduk
pengetahuan ini dengan saksama. Hanya dengan demikian, Anda bisa mendatangkan
manfaat bagi diri sendiri. Tidak ada persoalan uang dalam hal ini; tak seorang
pun akan mati kelaparan. Sebanyak apa pun Anda masing-masing akumulasi dari Sang
Ayah, sejauh itulah Anda menciptakan keberuntungan Anda. Sang Ayah telah
menjelaskan bahwa setelah pengetahuan dan pemujaan, timbullah ketidaktertarikan.
Ketidaktertarikan berarti melupakan segalanya. Anda harus menjadikan diri Anda
tak terikat, “Saya, sang jiwa, meninggalkan badan ini.” Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Milikilah
kendali besar atas diri Anda sendiri. Jangan pernah ceroboh tentang mengikuti
shrimat. Selalulah sangat waspada. Jangan pernah melanggar aturan apa pun.
2. Jadilah
antarmukhi dan hubungkan intelek Anda kepada Sang Ayah Yang Esa. Milikilah
ketidaktertarikan yang tak terbatas terhadap dunia tua yang tidak suci ini.
Ingatlah baik-baik bahwa orang lain akan meniru perbuatan apa pun yang Anda
lakukan.
Berkah:
Semoga Anda
mengulang kembali poin-poin pengetahuan ini setiap hari dan dengan demikian
menjadi perwujudan solusi serta maharaja daratan bebas penderitaan.
Setiap hari, ulang
kembali poin-poin pengetahuan yang Anda miliki dalam buku harian dan intelek
Anda, dan jadikan itu pengalaman praktis Anda. Dengan demikian, Anda akan mampu
dengan mudah menemukan solusi untuk segala jenis masalah. Jangan pernah membuang
waktu mencoba memecahkan batu masalah dengan palu pikiran sia-sia. Lompatlah
tinggi melewatinya dengan kesadaran akan kata "drama", dan teruslah maju.
Sanskara lama itu kemudian akan menjadi pelayan Anda, tetapi Anda harus terlebih
dahulu menjadi seorang maharaja yang duduk di singgasana Anda.
Slogan:
Memberikan
hormat kepada semua orang berarti menerima hormat.
Sinyal Avyakt:
Tetaplah Terbebas dari Ikatan kemudian Alamilah Tahapan Jeevan Mukti
Hanya dengan
mengalami ikatan dalam hidup, jeevan bandhan, Anda bisa mengalami jeevan mukti,
kebebasan dalam hidup. Di sana, di zaman emas, tidak ada persoalan tentang
ikatan dalam hidup. Di sana, Anda hanya akan menerima imbalan Anda. Anda tidak
akan mampu mengalami kebebasan di daratan mukti seperti yang Anda alami sekarang.
Oleh karena itu, Anda bisa mengalami mukti dan jeevan mukti di zaman peralihan
ini. Anda telah mengklaim hak atas warisan Anda, jadi sekarang, tanamkan itu
dalam hidup Anda dan raih manfaat penuhnya.