29.09.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Sang Ayah yang tak terbatas telah datang ke perkumpulan yang tak
terbatas ini untuk mengadopsi Anda, anak-anak yang miskin. Beliau tidak perlu
menghadiri perkumpulan devi-devta.
Pertanyaan:
Hari apa yang
harus Anda rayakan dengan penuh kegemilangan dan kemeriahan?
Jawaban:
Hari ketika
Anda mati selagi hidup dan memiliki keyakinan terhadap Sang Ayah. Hari itu harus
dirayakan dengan penuh kegemilangan dan kemeriahan. Hari itu adalah Janamasthami
(hari kelahiran) Anda anak-anak. Jika Anda merayakan hari ketika Anda mati
selagi hidup, intelek Anda akan ingat bahwa Anda sudah menjauh dari dunia lama
ini dan sekarang telah menjadi milik Baba, artinya: Anda telah mengklaim hak
atas warisan.
Lagu:
Sang Pelita
telah menyala dalam perkumpulan laron-laron.
Om Shanti.
Anda,
anak-anak Bharata, telah mendengarkan banyak nyanyian, puisi, Weda, kitab suci,
Upanishad, pujian devi-devta, dan sebagainya. Anda sekarang telah menerima
pemahaman tentang bagaimana siklus dunia ini terus berputar. Anda anak-anak
mengetahui tentang masa lalu; Anda bisa melihat, seperti apa dunia masa kini.
Anda juga telah mengalaminya secara nyata. Akan tetapi, Anda masih belum secara
nyata mengalami segala sesuatu yang masih akan terjadi. Anda telah mengalami apa
pun yang terjadi di masa lalu. Sang Ayah telah menjelaskan ini kepada Anda. Tak
seorang pun selain Sang Ayah yang mampu menjelaskan ini. Ada banyak manusia,
tetapi mereka tidak mengetahui apa pun. Mereka tidak memahami apa pun tentang
Sang Pencipta maupun permulaan, pertengahan, dan akhir ciptaan. Manusia bahkan
tidak tahu bahwa sekarang adalah akhir zaman besi. Memang, seiring perkembangan
Anda, mereka nanti akan mengetahui tentang akhirnya. Mereka akan mengetahui
intisarinya, tetapi tidak akan memiliki pengetahuan penuh. Hanya murid-murid
yang mempelajari hal ini yang bisa memahaminya. Ini adalah studi untuk berubah
dari manusia biasa menjadi raja diraja, dan itu pun bukan raja-raja yang tidak
suci, melainkan raja-raja ilahi, yang patung-patungnya akan dipuja oleh
raja-raja yang tidak suci. Hanya Anda anak-anak yang mengetahui semua hal ini.
Para ahli kitab suci dan pandit sama sekali tidak mengetahui apa pun. Mereka
tidak mengenal Tuhan, Yang Esa, yang mereka sebut sebagai “Sang Pelita”. Bahkan
para penyanyi pun tidak mengetahui apa pun. Mereka sekadar menyanyikan pujian.
Tuhan pasti telah datang ke suatu perkumpulan di dunia ini. Perkumpulan adalah
tempat banyak orang bertemu bersama-sama. Perkumpulan yang gembira ria (pesta)
adalah tempat di mana orang-orang makan dan minum. Anda sekarang sedang menerima
harta yang tak termusnahkan berupa permata-permata pengetahuan, dalam
perkumpulan ini. Artinya, Anda bisa mengatakan bahwa Anda sedang menerima
kedaulatan Surga dari Sang Ayah. Di dalam perkumpulan yang lengkap ini, hanya
Anda anak-anak yang mengenal Sang Ayah dan bahwa Beliau telah datang untuk
memberi Anda hadiah. Apa yang diberikan oleh seorang ayah dalam suatu
perkumpulan? Apa yang diberikan orang kepada satu sama lain dalam perkumpulan?
Perbedaan dalam hal ini bagaikan siang dan malam. Sang Ayah memberi Anda halwa
untuk dimakan, sedangkan orang-orang itu memberi Anda makanan yang paling murah
untuk dimakan, yaitu kacang kuda. Ada perbedaan yang begitu besar antara halwa
dan kacang kuda! Orang-orang terus memberikan kacang kuda kepada satu sama lain
untuk dimakan. Ketika seseorang sama sekali tidak punya nafkah, mereka berkata,
“Dia hanya mengunyah kacang kuda.” Anda anak-anak sekarang tahu bahwa Sang Ayah
yang tak terbatas sedang memberi Anda berkah kedaulatan surga. Shiva Baba datang
ke perkumpulan ini, bukan? Hari kelahiran Shiva juga dirayakan, tetapi tak
seorang pun tahu apa yang dilakukan Beliau ketika Beliau datang. Beliau adalah
Sang Ayah. Jadi, Beliau pasti memberi Anda makan dan menghadiahkan sesuatu
kepada Anda. Ibu dan ayah Anda pasti memelihara hidup Anda. Anda tahu bahwa Sang
Ibu dan Sang Ayah datang untuk memelihara hidup Anda, yaitu Beliau mengadopsi
Anda. Anak-anak sendiri berkata, “Baba, saya adalah anak-Mu yang baru berusia 10
hari, yaitu saya sudah menjadi milik-Mu selama 10 hari.” Oleh sebab itu, Anda
harus paham bahwa Anda telah mengklaim hak atas kedaulatan surga, yaitu Anda
telah diadopsi oleh Beliau. Orang diadopsi selagi hidup, bukan berdasarkan
keyakinan buta. Seorang ibu dan ayah bisa menyerahkan anaknya untuk diadopsi.
Mereka mungkin merasa bahwa anak mereka akan lebih bahagia jika dibesarkan oleh
orang tua yang lain, karena mereka mampu merawat anak itu dengan lebih banyak
cinta kasih. Anda, anak-anak dari ayah fisik, datang kemari dan diadopsi oleh
Sang Ayah yang tak terbatas. Sang Ayah yang tak terbatas mengadopsi Anda dengan
penuh minat. Anak-anak juga menulis, “Baba, saya sekarang milik-Mu.” Anda tidak
mungkin hanya mengatakan ini dari jauh. Ketika seorang anak diadopsi secara
nyata, pasti juga ada upacara untuk itu. Sebagaimana hari ulang tahun dirayakan,
demikianlah Anda juga menjadi anak-anak Beliau. Anda berkata, “Baba, saya
sekarang milik-Mu.” Setelah enam sampai tujuh hari, seharusnya ada upacara
pemberian nama, tetapi tak seorang pun merayakan ini. Anda harus merayakan
Janamasthami (hari kelahiran) Anda dengan penuh kegemilangan dan kemeriahan,
tetapi tak seorang pun dari Anda merayakannya. Anda bahkan tidak memiliki
pengetahuan bahwa Anda harus merayakan ulang tahun. Setelah 12 bulan, Anda
merayakannya. Akan tetapi, jika Anda tidak merayakannya pada permulaannya,
mengapa Anda merayakan setelah 12 bulan? Mungkin Anda tidak memiliki pengetahuan
atau keyakinan. Setelah Anda merayakan hari kelahiran dan menjadi teguh dalam
keyakinan Anda, tetapi melarikan diri setelah merayakan hari kelahiran Anda,
maka bisa dipahami bahwa Anda sudah mati. Beberapa orang merayakan hari
kelahiran mereka dengan penuh kegemilangan dan kemeriahan. Orang-orang miskin
hanya bisa membagi-bagikan gula merah dan kacang kuda; tidak ada kemeriahan.
Anak-anak tidak memiliki kebahagiaan ini karena mereka tidak sepenuhnya paham.
Ketika merayakan hari kelahiran Anda, Anda akan mampu mengingat ini dengan teguh.
Akan tetapi, Anda tidak memiliki intelek seperti itu. Hari ini, Sang Ayah sekali
lagi menjelaskan kepada anak-anak baru, “Jika Anda memiliki keyakinan,
rayakanlah hari kelahiran Anda: inilah hari saya menumbuhkan keyakinan, oleh
sebab itu, inilah Janamasthami (hari kelahiran) saya.” Jadi, Anda anak-anak
harus sepenuhnya mengingat Sang Ayah dan warisan Anda. Anak-anak tidak pernah
lupa bahwa mereka adalah anak-anak dari orang tua mereka. Di sini, beberapa anak
berkata, “Baba, saya tidak mampu mengingat-Mu.” Anda tidak mungkin mengatakan
ini di jalan ketidaktahuan. Tidak ada persoalan tidak mampu mengingat. Anda
mengingat Sang Ayah dan Beliau pasti mengingat semua jiwa. “Semua anak Saya
telah sepenuhnya hangus terbakar di atas tungku sifat buruk nafsu birahi.” Tidak
ada guru maupun mahatma yang mampu mengatakan hal ini. Tuhan berbicara, “Anda
semua adalah anak-anak Saya.” Semua adalah anak-anak Tuhan. Semua jiwa adalah
anak-anak Tuhan, Sang Ayah. Ketika Sang Ayah memasuki badan, Beliau berkata,
“Semua jiwa ini adalah anak-anak Saya. Mereka telah menaiki tungku sifat buruk
nafsu birahi dan telah sepenuhnya hangus terbakar serta menjadi tamopradhan.”
Orang-orang Bharata benar-benar telah menjadi bersifat zaman besi! Mereka semua
telah menjadi jelek akibat duduk di atas tungku sifat buruk nafsu birahi. Jiwa
nomor satu yang layak dipuja dan rupawan, sekarang telah menjadi pemuja dan
jelek. Jiwa yang rupawan telah menjadi jiwa yang jelek. Duduk di atas tungku
sifat buruk nafsu birahi berarti duduk di atas ular. Di surga, tidak ada ular
yang mematuk manusia. Hal-hal semacam itu tidak mungkin ada di sana. Sang Ayah
berkata, “Ketika lima sifat buruk memasuki Anda, Anda menjadi bagaikan duri yang
liar.” Anda berkata, “Baba, kami setuju, ini memang hutan duri.” Orang-orang
terus menggigit satu sama lain dan telah hangus terbakar. Tuhan berbicara,
“Anak-anak Saya, Sang Samudra Pengetahuan, yang telah Saya jadikan bersih dan
suci di siklus sebelumnya, sekarang telah menjadi tidak suci dan jelek.” Anda
anak-anak tahu bagaimana Anda berubah dari rupawan menjadi jelek. Anda memiliki
keseluruhan sejarah dan geografi 84 kelahiran dalam intelek Anda secara ringkas.
Anda mengetahuinya pada saat ini. Ada beberapa orang yang sudah mengetahui
tentang biografi mereka sejak usia lima atau enam tahun, secara berurutan,
sesuai dengan intelek mereka. Semua orang mengetahui biografi masa lalu mereka
dan hal-hal buruk apa saja yang telah mereka lakukan. Pada umumnya, mereka
membicarakan tentang hal-hal hebat yang telah mereka lakukan. Mereka tidak
mungkin tahu apa yang telah mereka lakukan di kehidupan-kehidupan mereka
sebelumnya. Tak seorang pun mampu memberi tahu Anda biografi mereka selama
kelahiran demi kelahiran. Akan tetapi, Sang Ayah menjelaskan bagaimana Anda
telah mengalami 84 kelahiran. Hanya mereka yang telah mengalami 84 kelahiran
penuh yang menyadarinya. Saya sedang memberi Anda petunjuk untuk pulang ke rumah.
Inilah sebabnya, Sang Ayah berkata, “Pengetahuan ini ditujukan bagi orang-orang
dari semua agama.” Jika Anda ingin pergi ke hunian mukti, rumah Anda, hanya Sang
Ayah yang mampu membawa Anda ke sana. Tidak ada jiwa mana pun yang bisa pulang
tanpa Sang Ayah. Tidak ada yang tahu tentang cara mengingat Sang Ayah dan pergi
ke sana. Semua jiwa harus mengalami kelahiran kembali. Tak seorang pun kecuali
Sang Ayah yang mampu membawa Anda ke sana. Bahkan, jangan pernah berpikir
tentang kebebasan abadi; itu mustahil. Drama ini sudah ditakdirkan secara abadi
dan tidak ada satu jiwa pun yang bisa terlepas darinya. Sang Pembebas dan Sang
Pemandu bagi semua jiwa hanyalah Sang Ayah Yang Esa. Hanya Beliaulah yang datang
dan memberi tahu Anda cara untuk mengingat Beliau agar dosa-dosa Anda bisa
terhapus. Jika tidak, pasti ada hukuman. Jika Anda tidak berupaya, bisa dipahami
bahwa Anda bukan berasal dari sini. Anda anak-anak memahami jalan menuju mukti
dan jeevan mukti secara berurutan, sesuai dengan upaya yang Anda lakukan. Anda
masing-masing menjelaskan sesuai dengan kecepatan Anda sendiri-sendiri. Anda
juga bisa berkata, “Dunia sekarang ini tidak suci. Ada begitu banyak kekerasan
dan sebagainya. Hal-hal semacam itu tidak akan ada di zaman emas. Sekarang
adalah zaman besi.” Semua manusia pasti setuju dengan ini. Ada zaman emas, zaman
perak, zaman perunggu, dan zaman besi. Zaman-zaman ini pasti juga memiliki nama
dalam berbagai bahasa yang lain. Semua orang mengenal bahasa Inggris dan ada
kamus bahasa Hindi – Inggris. Bangsa Inggris memerintah negeri ini untuk waktu
yang panjang, sehingga bahasa Inggris digunakan di sini. Dewasa ini, manusia
menerima kenyataan bahwa mereka tidak memiliki kebajikan luhur. “Baba, datanglah
dan berilah kami belas kasih-Mu! Jadikanlah kami suci kembali, karena kami
sekarang tidak suci!” Anda anak-anak mengerti bahwa tidak ada jiwa tidak suci
yang bisa pulang ke rumah. Semua jiwa harus melalui tahapan sato, rajo, dan tamo.
Sang Ayah datang ke perkumpulan yang tidak suci ini. Perkumpulan ini sangat
besar. “Saya tidak pernah menghadiri perkumpulan devi-devta. Saya tidak pergi ke
tempat Anda bisa menerima 36 jenis makanan kaya gizi. Saya mendatangi anak-anak
yang bahkan tidak memiliki chapatti. Saya mengadopsi mereka dan memberikan
warisan kepada mereka. Saya tidak mengadopsi orang kaya; mereka tetap larut
dalam intoksikasi mereka sendiri. Mereka bahkan mengatakan bahwa dunia ini
adalah surga bagi mereka.” Ketika seseorang meninggalkan badan, orang-orang
berkata bahwa dia sudah menjadi penghuni surga. Oleh sebab itu, dunia ini
pastilah neraka. Mengapa Anda tidak menjelaskannya? Tidak ada orang yang
memiliki kebijaksanaan untuk menuliskan ini di surat kabar. Anda anak-anak tahu
bahwa drama sedang membuat Anda berupaya. Apa pun upaya yang kita lakukan, sudah
ditakdirkan dalam drama. Berupaya itu penting. Anda tidak bisa sekadar
menggantungkan diri kepada drama. Anda pasti harus melakukan upaya untuk segala
sesuatu. Anda adalah karma yogi dan Raja Yogi. Orang-orang itu adalah penanggal
karma dan hatha yogi. Anda melakukan segala sesuatu selagi tinggal di rumah dan
membesarkan anak-anak Anda. Orang-orang itu melarikan diri karena mereka tidak
menyukai rumah mereka. Akan tetapi, kesucian mereka diperlukan di Bharata. Itu
bagus. Dewasa ini, beberapa orang bahkan tidak hidup suci. Tidak sembarang orang
bisa pergi ke dunia yang suci. Tak seorang pun kecuali Sang Ayah yang mampu
membawa Anda ke sana. Anda sekarang tahu bahwa hunian kedamaian adalah rumah
Anda, tetapi bagaimana Anda bisa pergi ke sana? Anda telah melakukan banyak dosa.
Manusia mengatakan bahwa Tuhan berada di mana-mana. Kehormatan siapa yang Anda
nodai dengan berkata seperti itu? Kehormatan Shiva Baba! Mereka berkata bahwa
Tuhan ada dalam setiap partikel, bahkan dalam anjing dan kucing! Sekarang,
kepada siapa saya harus melaporkan ini? Sang Ayah berkata, “Saya adalah Yang Esa,
Yang Penuh Kekuatan. Dharamraj juga mendampingi Saya.” Inilah masa pelunasan
bagi semua jiwa. Semua jiwa akan mengalami hukuman, kemudian pulang ke rumah.
Drama tercipta dengan cara seperti ini. Hukuman pasti harus dialami. Ada
penglihatan gaib. Penglihatan gaib juga diterima dalam penjara rahim: “Anda
telah melakukan ini dan itu. Oleh karenanya, inilah hukuman atas perbuatan Anda.”
Inilah sebabnya, Anda memanggil-manggil, “Keluarkan saya dari penjara ini! Saya
tidak akan melakukan dosa-dosa itu lagi.” Sang Ayah datang ke hadapan Anda
secara pribadi dan menjelaskan semua hal ini kepada Anda. Anda mengalami hukuman
di dalam rahim. Itu juga merupakan penjara, dan Anda mengalami penderitaan. Di
zaman emas, tidak ada penjara apa pun di mana Anda harus menjalani hukuman. Sang
Ayah sekarang menjelaskan, “Anak-anak, ingatlah Saya, maka campuran
ketidaksucian akan dihilangkan.” Ada banyak orang yang akan menerima perkataan
Anda. Nama Tuhan disebutkan, tetapi mereka telah membuat kesalahan, yaitu
memasukkan nama Krishna. Hanya Sang Ayah yang menjelaskan kepada Anda anak-anak.
Apa pun yang Anda dengar, cetaklah itu di surat kabar. Pada saat ini, Shiva Baba
berkata kepada semua orang, “Anda telah menjadi tamopradhan selagi mengalami 84
kelahiran. Saya sekarang menasihatkan kepada Anda sekali lagi: ingatlah Saya,
maka dosa-dosa Anda akan terhapus, kemudian Anda akan pergi ke hunian mukti dan
jeevan mukti.” Inilah perintah Sang Ayah, “Ingatlah Saya, maka campuran
ketidaksucian akan dihilangkan.” Achcha, anak-anak, Saya sudah menjelaskan
begitu banyak! Berapa banyak lagi Saya bisa menjelaskan? Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Anda
benar-benar harus berupaya untuk segala sesuatu. Jangan hanya duduk diam di
tempat dan beranggapan bahwa semuanya sudah ditakdirkan dalam drama! Jadilah
karma yogi dan Raja Yogi, bukan penanggal karma atau hatha yogi.
2. Agar bisa pulang
ke rumah berdampingan bersama Sang Ayah tanpa mengalami hukuman, jadikanlah diri
Anda, sang jiwa, satopradhan, dengan cara mengingat Baba. Berubahlah dari jelek
menjadi rupawan.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi benar-benar penuh cinta kasih dan menyerahkan segala milik Anda kepada
Sang Ayah, dalam semua wujud dan dalam semua relasi.
Siapa pun yang Anda
kasihi, Anda akan mengesampingkan orang lain demi cinta kasih itu dan
menyerahkan segala milik Anda kepada orang tersebut. Demikian pula, Sang Ayah
mengasihi Anda anak-anak; Beliau memampukan Anda semua—anak-anak yang penuh
cinta kasih—untuk meraih kebahagiaan abadi, dan mengantarkan semua jiwa lainnya
menuju daratan mukti. Bukti cinta kasih dari anak-anak semacam itu adalah mereka
menyerahkan segala milik mereka kepada Sang Ayah dalam segala bentuk dan dalam
segala relasi. Di mana ada cinta kasih, di situ ada yoga, dan di mana ada yoga,
di situ ada kerja sama. Oleh karena itu, janganlah menyia-nyiakan satu pun harta
hanya karena menuruti arahan mental Anda sendiri.
Slogan:
Dalam wujud
jasmani, ikutilah perbuatan Ayah Brahma, dan dalam tahapan terpisah dari badan,
ikutilah Sang Ayah yang tanpa citra jasmani.
Sinyal Avyakt:
Sekarang Munculkan
Wujud Pemberkah Anda
Wujud-wujud pujaan
yang sempurna yang penuh dengan harta pengalaman akan dengan sendirinya menjadi
master pemberkah. Jiwa pemberkah adalah pelayan. Pemberkah tidak bisa diam tanpa
melayani jiwa lain. Karena kebajikan ilahi belas kasih, mereka akan memberikan
keberanian kepada beberapa jiwa dan kekuatan kepada jiwa-jiwa lain yang lemah.
Mereka adalah master pemberkah kebahagiaan.