01.08.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, berhentilah berpikir tentang orang lain dan datangkanlah manfaat
bagi diri sendiri. Jadilah seperti emas dan tunjukkanlah jalan kepada orang
lain.
Pertanyaan:
Apa
tanda-tanda utama dari mereka yang terus-menerus berupaya melampaui badan?
Jawaban:
Mereka tidak
mengendalikan organ fisik mereka dengan paksa, karena organ fisik mereka dengan
sendirinya menjadi sejuk. Mereka memiliki kesadaran alami bahwa semua jiwa
bersaudara. Mereka terus menanggalkan kesadaran badan, sehingga dengan demikian,
mereka mengakhiri semua intoksikasi akan nama dan wujud. Mereka tidak mengingat
sosok-sosok lain.
Lagu:
Engkaulah
Sang Samudra Cinta Kasih, kami haus akan setetes kasih-Mu.
Om Shanti.
Yang Esa
bukan saja Sang Samudra Cinta Kasih. Beliau juga Sang Samudra Pengetahuan. Ada
pengetahuan dan ada ketidaktahuan. Pengetahuan adalah siang, sedangkan
ketidaktahuan adalah malam. Istilah “pengetahuan” itu baik, sedangkan istilah
“ketidaktahuan” itu buruk. Selama setengah siklus, ada hadiah pengetahuan dan
selama setengah siklus berikutnya, ada ganjaran ketidaktahuan. Ganjaran
ketidaktahuan adalah kesengsaraan, sedangkan hadiah pengetahuan adalah
kebahagiaan. Hal-hal ini sangat mudah dipahami. Ada siang pengetahuan dan ada
malam ketidaktahuan. Tak seorang pun mengerti apa yang dimaksud dengan
pengetahuan maupun apa yang dimaksud dengan ketidaktahuan. Ini adalah hal-hal
yang tak terbatas. Anda menjelaskan kepada semua orang tentang apa arti
pengetahuan dan apa arti pemujaan. Anda menjadi layak dipuja melalui pengetahuan.
Ketika Anda menjadi layak dipuja, Anda pun menjadi mengerti tentang
pernak-pernik pemujaan. Anda tahu bahwa semua kuil dan sebagainya adalah
memorial. Anda tahu tentang kisah kehidupan mereka. Orang-orang yang melakukan
pemujaan tidak mengetahui kisah hidup tokoh-tokoh yang mereka puja. Pemujaan
disebut bhakti. Tuhan harus menemui para pemuja-Nya agar bisa memberi mereka
buah dari pemujaan mereka. Tuhan datang dan mengubah para pemuja menjadi mereka
yang layak dipuja. Anda layak dipuja di zaman emas dan menjadi pemuja di zaman
besi. Anda anak-anak tahu seperti apa Anda sekarang dan akan menjadi seperti apa
Anda besok. Penghancuran pasti akan terjadi. Itu bisa terjadi sewaktu-waktu;
persiapan sedang dilakukan. Orang mengingat bahwa akan terjadi banyak bencana
alam. Anda harus menulis: “Perang saudara dan bencana alam tidak bisa disebut
sebagai malapetaka dari Tuhan; itu sudah ditakdirkan dalam drama.” Bencana alam
juga akan berlangsung. Semua itu akan membantu proses penghancuran. Akan turun
hujan lebat tanpa henti, bencana kelaparan, dan sebagainya. Gempa bumi juga akan
terjadi. Penghancuran akan berlangsung melalui semua hal itu. Anda anak-anak
tahu bahwa semua ini pasti akan terjadi. Bagaimana lagi bisa ada sangat sedikit
manusia di zaman emas? Penghancuran pasti terjadi secara serentak. Anda
anak-anak sangat mengerti bahwa semua pakaian kotor ini akan dicuci melalui
proses tak terbatas yang besar ini. Ada ungkapan bahwa Tuhan mencuci
pakaian-pakaian kotor. Ini tidak ada hubungannya dengan pakaian fisik, melainkan
badan. Jiwa-jiwa harus dicuci dengan kekuatan yoga. Pada saat ini, lima sifat
buruk bersifat tamopradhan, jadi badan-badan yang tercipta juga sedemikian rupa.
Sang Ayah, Sang Penyuci, datang untuk menyucikan Anda. Semua yang lain akan
dihancurkan. Anda tahu cara untuk menjadi suci. Anda ditunjukkan jalan yang
sangat mudah. Manusia tidak memahami apa pun. Anda harus pergi dan menjelaskan
kepada mereka di mana pun mereka mengadakan api persembahan di jalan pemujaan,
“Anda bisa menjadi devi-devta dengan memahami biografi mereka yang Anda puja.
Datanglah dan pahamilah bagaimana mereka memperoleh jeevan mukti, maka Anda juga
bisa meraihnya.” Ketika Anda menjelaskan tentang kisah hidup mereka di kuil-kuil,
orang-orang akan mampu memahami dengan sangat jelas. Anda juga sedang
mendengarkan tentang kisah hidup mereka dari Sang Ayah. Anda anak-anak telah
menerima begitu banyak pemahaman. Tak seorang pun mengetahui kisah hidup Sang
Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma). Dengan
mengatakan bahwa Beliau berada di mana-mana, tidak bisa ada kisah hidup. Anda
anak-anak sekarang mengetahui kisah hidup Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa
Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma), yaitu Anda mengetahui permulaan,
pertengahan, dan akhir. Waktu ini, masa ketika Sang Ayah datang dan menyucikan
jiwa-jiwa yang tidak suci, disebut sebagai permulaan. Kemudian, ada peran
pemujaan di pertengahan. Sang Ayah berkata, “Saya datang pada saat ini dan
melakukan pendirian; Saya menginspirasi pelaksanaannya. Saya adalah
Karankaravanhar (Yang Esa yang berbuat dan juga melakukan perbuatan melalui
orang lain).” Memberikan inspirasi tidak bisa disebut sebagai melakukannya
sendiri. Baba datang dan melaksanakannya melalui organ fisik orang ini. Ini
tidak ada hubungannya dengan inspirasi. Karankaravanhar pasti datang secara
pribadi dan bekerja melalui orang ini. Tidak ada apa pun yang bisa dicapai
melalui inspirasi. Jiwa tidak bisa berbuat apa pun tanpa badan. Ada banyak orang
yang mengatakan bahwa Tuhan melakukan segala sesuatu melalui inspirasi. “Baba,
inspirasilah suami saya dan luruskanlah inteleknya!” Sang Ayah berkata, “Ini
tidak ada hubungannya dengan inspirasi.” Seandainya bisa demikian, mengapa hari
kelahiran Shiva dirayakan? Seandainya segala sesuatu bisa diselesaikan melalui
inspirasi, untuk apa Beliau datang? Pertama-tama, mereka tidak mengenal siapa
Tuhan itu. Mereka sekadar mengatakan bahwa segala sesuatu terjadi melalui
inspirasi dari Tuhan. Bagaimana mungkin Yang Esa, yang tak berwujud jasmani,
bisa melakukan apa pun melalui inspirasi? Beliau adalah Karankaravanhar. Beliau
datang dan menunjukkan jalan kepada kita. Sang Ayah menyampaikan murli melalui
organ fisik. Bagaimana mungkin Beliau menyampaikan murli tanpa mengambil
dukungan organ fisik? Sang Ayah adalah Sang Samudra Pengetahuan. Oleh sebab itu,
Beliau memerlukan mulut untuk menyampaikan pengetahuan. Anda anak-anak sekarang
mengetahui tentang permulaan, pertengahan, dan akhir seluruh dunia. Anda telah
menerima pengetahuan penuh. Orang-orang yakin bahwa tanpa pengetahuan, tidak
mungkin ada keselamatan. Siapa yang bisa memberikan pengetahuan? Lihatlah betapa
berbedanya jalan pengetahuan dan jalan ketidaktahuan! Orang-orang itu juga
berbicara tentang sains (vigyan). Ketidaktahuan adalah kegelapan. Akan tetapi,
kita bisa mengatakan bahwa pengetahuan (gyan) dan sains (vigyan) berarti mukti
dan jeevan mukti. Anda sekarang sedang menerima pengetahuan untuk menjadi suci.
Anda sedang menjadi pemutar chakra kesadaran diri. Siapa pun yang mendengar ini
pasti takjub. Ada ungkapan bahwa karena sang jiwa menerima pengetahuan, maka
sang jiwa pastilah membawa sanskara itu dalam dirinya. Karena Anda berubah dari
manusia menjadi devi-devta, pengetahuan itu pasti tetap ada. Meskipun demikian,
Sang Ayah menjelaskan bahwa upaya ini adalah demi menerima hadiah. Setelah Anda
menerima hadiah, untuk apa diperlukan pengetahuan? Zaman emas adalah hadiah bagi
Anda anak-anak. Anda takjub saat mendengar hal-hal ini. Mengapa pengetahuan ini
tidak ada sejak zaman dahulu kala? Sang Ayah berkata, “Pengetahuan ini
menghilang. Begitu siang datang, tidak ada lagi ketidaktahuan, sehingga
pengetahuan tak diperlukan lagi.” Hal-hal ini harus dipahami dan dijelaskan.
Tidak ada orang yang bisa langsung mengerti. Shiva Baba hanya datang di Bharata
dan Beliau membawakan hadiah bagi Anda anak-anak, untuk memberi Anda buah atas
pemujaan Anda. Setelah pemujaan, ada keselamatan. Penghancuran pasti akan
terjadi. Tanda-tandanya ada. Anda terus mendengar tentang bagaimana terjadi
percikan kecil, kemudian seluruh bangunan terbakar habis hanya dalam hitungan
jam. Ini bukan hal baru. Penghancuran pasti harus terjadi. Di zaman emas, hanya
ada sangat sedikit manusia yang luhur. Untuk menjadi luhur, perlu begitu banyak
upaya. Maya membekap hidung Anda. Mereka yang jatuh seperti ini mengalami cedera
sangat parah. Upaya ini memerlukan waktu. Hal yang mendatangkan kerugian
terbesar adalah sifat buruk nafsu birahi. Itulah sebabnya, sifat buruk nafsu
birahi disebut sebagai musuh terbesar. Itulah yang menjadikan Anda tidak suci.
Akibat sifat buruk nafsu birahi, ada pertengkaran. Jika mereka tidak mau
membiarkan Anda sendirian, melainkan memaksa Anda menuruti sifat buruk nafsu
birahi, Anda harus menjawab, “Lebih baik saya mencuci piring daripada melakukan
itu. Saya akan menyapu dan mengepel lantai, tetapi setidak-tidaknya, saya tetap
hidup suci.” Anda memerlukan keberanian besar untuk ini. Ketika seseorang
mencari perlindungan kepada Sang Ayah, Maya juga mulai memeranginya. Penyakit
lima sifat buruk semakin banyak muncul. Terlebih dahulu, intelek Anda harus
memiliki keyakinan yang teguh. Anda telah mati selagi hidup. Jangkar Anda telah
diangkat dari dunia ini. Anda telah bertolak dari pesisir zaman besi yang penuh
sifat buruk. “Kita sekarang sedang melakukan perziarahan. Kita melampaui badan
dan pulang ke rumah.” Anda jiwa-jiwa memiliki pengetahuan, “Kita akan
meninggalkan badan lama ini dan mengenakan badan baru. Selagi tinggal di rumah
bersama keluarga, kita hidup suci seperti bunga lotus dan juga terus melakukan
perziarahan ingatan.” Ingatlah dalam intelek Anda bahwa ini adalah kuburan. Kita
akan pergi ke daratan kebahagiaan. Baba sedang menunjukkan kepada Anda berbagai
cara agar Beliau bisa memberi Anda warisan. Kita terus beryoga demi menjadi suci.
Dosa-dosa Anda hanya bisa terhapus dengan mengingat Baba. Anda, jiwa-jiwa,
kemudian akan meninggalkan badan Anda. Perziarahan ini sungguh luar biasa!
Ingatlah Sang Ayah dan kerajaan Anda saja. Anda tidak mampu mengingat sesuatu
yang sedemikian sederhana! Cukup ingatlah Alpha, itu saja! Akan tetapi, Maya
tidak mengizinkan Anda mengingat bahkan sebanyak ini. Untuk ini, perlu upaya.
Anda jiwa-jiwa telah menerima pengetahuan bahwa Baba kita telah datang.
Jiwa-jiwa sedang belajar. Sang jiwa mengambil kelahiran dengan badan. Jiwa-jiwa
bersaudara. Ketika Anda berkesadaran badan, ada begitu banyak relasi. Di sini,
Anda adalah brother dan sister. Anda bersaudara dan juga menjadi brother dan
sister. Ini adalah jalan keluarga. Keduanya memerlukan warisan. Jiwa-jiwalah
yang berupaya. Satu-satunya upaya adalah bahwa Anda masing-masing menyadari diri
sebagai jiwa. Jangan ada kesadaran badan. Jika tidak ada badan, Anda tidak bisa
menuruti sifat buruk nafsu birahi. Saya adalah jiwa dan saya harus pergi kepada
Sang Ayah. Kesadaran tentang badan tidak boleh tetap ada. Semakin Anda menjadi
yogi, semakin tenang organ fisik Anda. Ketika Anda menjadi berkesadaran badan,
organ fisik Anda menimbulkan kenakalan. Sang jiwa tahu bahwa dirinya sedang
mencapai sesuatu dan akan semakin tak terikat terhadap badan. Kemudian,
organ-organ fisik juga akan menjadi tenang. Para saniyasi mengendalikan organ
fisik mereka dengan obat-obatan. Itu adalah hatha yoga. Anda harus melakukan
segala sesuatu dengan yoga. Tidak mampukah Anda mengendalikan panca indra Anda
dengan kekuatan yoga? Semakin Anda berkesadaran jiwa, semakin tenang panca indra
Anda. Anda harus banyak berupaya. Pencapaiannya juga sangat besar. Sang Ayah
berkata, “Anda menjadi master dunia dengan kekuatan yoga. Karena Anda
menaklukkan organ fisik Anda, maka yoga Bharata menjadi sangat terkenal. Anda
berubah dari manusia menjadi devi-devta, dari tidak suci menjadi suci.” Rakyat
juga termasuk penghuni surga. Anda menjadi penghuni surga melalui kekuatan yoga.
Anda tidak bisa menjadi penghuni surga dengan kekuatan fisik. Tidak diperlukan
begitu banyak upaya. Bagi para kumari, seakan-akan tidak ada upaya; mereka bebas.
Begitu Anda menuruti sifat buruk nafsu birahi, timbul banyak kerumitan. Tetap
menjadi kumari itu bagus. Jika tidak, Anda menerima sebutan “adhar-kumari” (setengah
kumari). Apa perlunya Anda berpasangan? Dalam hal itu pun, terdapat intoksikasi
terhadap nama dan wujud. Itu juga merupakan kebodohan. Setelah menjadi pasangan,
Anda memerlukan begitu banyak keberanian untuk mempertahankan kesucian. Harus
ada pencerahan total dari pengetahuan. Ada banyak anak yang memiliki keberanian,
tetapi begitu timbul sedikit saja percikan api, segalanya berakhir. Inilah
sebabnya, Baba berkata, “Menjadi kumari itu bagus.” Mengapa Anda bahkan berpikir
tentang menjadi adhar-kumari? Para kumari diagungkan karena mereka hidup selibat
sejak lahir. Mempertahankan selibasi itu bagus. Ada kekuatan yang terkandung di
dalamnya. Kemudian, tidak akan ada orang lain yang Anda ingat. Jika Anda
memiliki keberanian, Anda bisa membuktikannya. Akan tetapi, ini memang
memerlukan upaya. Anda berdua. Jika Anda seorang kumari, Anda sendirian. Ketika
ada dua orang, ada dualitas. Sedapat mungkin, bagus jika Anda tetap menjadi
kumari. Kumari bahkan bisa pergi untuk melakukan pelayanan. Begitu Anda terikat
dalam ikatan, maka ikatan akan terus bertambah. Mengapa Anda menjebak diri
sehingga intelek Anda terperangkap? Terperangkap dalam jebakan semacam itu,
tidak bagus. Kehidupan kumari itu bagus. Para kumari mengagungkan nama Baba.
Orang mengenang nama Kanhaiya (Krishna milik para kumari). Tetap menjadi kumari
itu bagus. Segalanya menjadi sangat mudah bagi mereka. Kehidupan seorang murid
adalah kehidupan suci. Intelek juga tetap segar. Para kumar harus menjadi
seperti Bhishampitamai. Anda telah menjadi sedemikian rupa di siklus sebelumnya,
dan itulah sebabnya, ada memorialnya di Kuil Dilwara. Sang Ayah memberikan
perintah kepada Anda anak-anak, “Ingatlah Saya! Tanggalkanlah segala hal yang
lain dan datangkanlah manfaat bagi diri Anda sendiri.” Hanya dengan mengingat
Sang Ayah, ada manfaat. Ketika Anda anak-anak melakukan kesalahan, Anda jatuh.
Jangan berpikir tentang orang lain. Datangkanlah manfaat bagi diri Anda sendiri.
Jangan memikirkan hal lain sama sekali! Jadilah seperti emas dan tunjukkanlah
jalan ini kepada orang lain juga. Hanya ada satu cara untuk menjadi satopradhan.
Anda tidak bisa pergi ke hunian mukti tanpa menjadi suci. Hanya ada satu cara,
kemudian pikiran terakhir Anda akan memimpin Anda menuju ke destinasi Anda.
Akhirilah gosip. Jika tidak, Anda mendatangkan kerugian bagi diri sendiri. Sang
Ayah tidak mengutuk Anda, akan tetapi, jika Anda tidak mengikuti shrimat, Anda
mengutuk diri sendiri. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Milikilah
intelek penuh keyakinan dan angkatlah jangkar Anda dari dunia tua ini selagi
hidup. Ikutilah semua perintah Sang Ayah dan datangkanlah manfaat bagi diri Anda
sendiri.
2. Berhentilah
berpikir tentang orang lain dan jadikanlah intelek Anda semurni emas. Jangan
menyia-nyiakan waktu dengan bergosip. Jadikanlah organ fisik Anda sejuk dan
damai dengan kekuatan yoga.
Berkah:
Semoga
intelek Anda dipenuhi dengan keyakinan sedemikian rupa bahwa kemenangan dan
kesuksesan Anda terjamin, sehingga Anda senantiasa bebas dari kekhawatiran.
Anak-anak yang
inteleknya senantiasa memiliki keyakinan 100% kepada Sang Ayah, pada peran
mereka sendiri, dan pada setiap adegan drama di setiap detiknya, telah memiliki
kemenangan dan kesuksesan yang terjamin. Karena memiliki kemenangan yang
terjamin, mereka senantiasa bebas dari kekhawatiran. Tidak ada tanda-tanda
kekhawatiran yang tampak pada wajah mereka. Mereka senantiasa memiliki keyakinan
bahwa tugas atau pikiran mereka sudah rampung. Mereka tidak pernah memiliki
pertanyaan apa pun dalam situasi apa pun.
Slogan:
dan ) dalam
menceritakan atau mendengarkan sesuatu adalah .
Sinyal Avyakt:
Akhiri Benih Ketidaksucian dan Jadilah Sepenuhnya Bersih (Suci)
Dalam hal kesucian
komplet, bahkan pikiran sia-sia pun merupakan benih ketidaksucian. Sebagian
besar dari Anda, anak-anak, masih memiliki sanskara pikiran sia-sia. Dasar dari
pikiran sia-sia adalah mental yang tidak mengizinkan Anda untuk menjadi
Manmanabhava. Oleh karena itu, kencangkan kendali shrimat dan akhiri semua
ketidaksucian berupa pikiran-pikiran sia-sia.