02.11.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Anda telah datang kemari untuk menciptakan keberuntungan kerajaan
Anda. Semakin banyak Anda mengingat Baba dan memperhatikan studi Anda, semakin
luhur keberuntungan Anda jadinya.
Pertanyaan:
Dengan
mengikuti shrimat yang mana, pada zaman peralihan, Anda menjadikan keberuntungan
Anda luhur selama 21 kelahiran?
Jawaban:
Pada zaman
peralihan, shrimat Sang Ayah adalah: “Anak-anak yang manis, jadilah tanpa sifat
buruk. Berupayalah sepenuhnya untuk menjadi berkesadaran jiwa. Jika Anda tidak
pernah melakukan perbuatan berdosa, keberuntungan Anda menjadi luhur selama 21
kelahiran.”
Lagu:
Saya datang
setelah keberuntungan saya terbangun.
Om Shanti.
Anda,
anak-anak rohani yang termanis, mendengar lagu itu. Mereka yang memahami makna
dua baris lirik lagu ini harus mengangkat tangan. Siapa yang mengatakan, “Saya
telah datang dengan keberuntungan yang sudah terbangun?” Sang jiwa. Anda, setiap
jiwa, mengatakan, “Saya telah datang dengan keberuntungan yang sudah terbangun,”
tetapi keberuntungan yang mana? Keberuntungan untuk pergi ke dunia baru. Dunia
baru adalah surga, sedangkan dunia lama ini adalah neraka. Semua jiwa mengatakan
ini. Jiwa pasti memerlukan badan, karena hanya dengan demikian, dia bisa
berbicara. Jiwa dalam badan yang hidup berkata, “Saya pergi ke sekolah untuk
menciptakan keberuntungan saya.” Siapa yang mengajar Anda? Shiva Baba, Sang
Samudra Pengetahuan. Hanya Sang Ayah Yang Esa yang mampu mengubah manusia
menjadi devi-devta, jiwa yang tidak suci menjadi suci, dan penghuni neraka
menjadi penghuni surga. Neraka ini harus dibakar. Tidak ada sekolah lain di
dunia di mana anak-anak bisa mengatakan bahwa mereka telah datang kepada Sang
Ayah yang tak terbatas, dan tidak ada orang lain yang bisa berkata, “Sayalah
Sang Ayah, Sang Pengajar, dan Sang Guru.” Bahkan Brahma ini pun tidak bisa
mengatakan itu. Hanya Shiva Baba yang berkata, “Sayalah Sang Ayah, Sang Pengajar,
dan Sang Guru dari semua jiwa.” Beliau duduk di sini dan mengajar Anda. Jadi,
anak-anak, sekarang Anda harus menciptakan keberuntungan Anda. Anda anak-anak
berkata, “Kami telah datang untuk menciptakan keberuntungan kerajaan dunia baru
kami. Kami tahu bahwa dunia lama ini akan dihancurkan.” Sang Ayah datang dan
mendirikan dunia baru. Anda sedang belajar untuk mengklaim keberuntungan
kerajaan Anda selama 21 kelahiran, artinya Anda telah datang kemari untuk
menciptakan keberuntungan kerajaan Anda. Anda sedang mempelajari Raja Yoga di
sini. Sekalipun lagu ini digubah oleh para pembuat film, maknanya kini
dijelaskan kembali kepada Anda, sama seperti Sang Ayah duduk di sini dan
menjelaskan kepada Anda intisari seluruh Weda dan kitab suci. Pada saat ini,
pemujaan berlangsung di seluruh dunia. Di zaman emas, tidak ada pemujaan,
kuil-kuil, dan sebagainya. Anda melakukan pemujaan selama setengah siklus dan
sekarang telah menemukan Tuhan. Pada awalnya, hanya terdapat kerajaan devi-devta
di Bharata. Kemudian, selagi mengalami 84 kelahiran, keberuntungan mereka
menjadi rusak. Keberuntungan Anda sekarang sedang diciptakan kembali. Sang Ayah
telah datang untuk menciptakan keberuntungan Anda. Beliau berkata, “Anak-anak,
ingatlah Saya.” Anda telah menjadi jiwa-jiwa yang sangat berdosa. Pada mulanya,
hanya terdapat pemujaan kepada Shiva Baba. Itu adalah pemujaan yang tak tercemar,
tetapi selanjutnya, pemujaan menjadi tercemar. Oleh sebab itu, Anda anak-anak
harus terlebih dahulu memiliki keyakinan bahwa Yang Esa, yang disebut Tuhan,
sedang mengajar kita. Beliau tidak memiliki badan Beliau sendiri, melainkan
Beliau duduk dalam badan ini dan berbicara, sama seperti Anda jiwa-jiwa mulai
berbicara begitu Anda memasuki badan. Kadang, seseorang meninggal, tetapi di
tengah jalan menuju tempat kremasi, dia mulai bergerak lagi. Apakah jiwa itu
pergi, kemudian kembali? Tidak, jiwa sangat halus dan bersembunyi di suatu
tempat. Bisa dipahami bahwa orang tersebut tak sadarkan diri dan tidak ada yang
mengetahuinya. Sesekali, hal semacam itu terjadi. Kadang, orang itu bahkan
terbangun di tengah-tengah kobaran api, lalu dia diangkat dari tumpukan kayu
pembakaran jenazah. Jadi, apa yang terjadi? Jiwa tersebut bersembunyi di suatu
tempat, kemudian kembali ke tempatnya yang semula. Ketika badan sama sekali
tidak memiliki jiwa, itu benar-benar disebut mayat. Hunian jiwa-jiwa adalah
hunian yang tertinggi. Anda tahu bahwa kita dahulu adalah penghuni rumah itu.
Pertama-tama, kita jiwa-jiwa turun dari rumah kita ke zaman emas. Orang-orang
Bharata, yang dahulu adalah devi-devta, harus turun pertama. Sesungguhnya,
jiwa-jiwa yang mendirikan suatu agama, tetap ada di dunia ini sampai akhir.
Buddhisme ada sepanjang waktu dan Kristen juga ada sepanjang waktu setelah
keduanya didirikan. Hanya mereka yang berasal dari devi-devta dharma, yang
dahulu memerintah kerajaan, telah terhilang namanya. Tidak ada seorang pun yang
mengatakan bahwa dirinya berasal dari devi-devta dharma. Sang Ayah menjelaskan
bahwa orang-orang Bharata telah melupakan dharma mereka. Dharma rumah tangga
kita dahulu suci. Itu adalah kerajaan yang sepenuhnya tanpa sifat buruk dan
diperintah oleh maharaja dan maharani. Mereka disebut Dewi Lakshmi dan Dewa
Narayana. Sebenarnya, hanya ada satu Tuhan dan hanya Beliaulah yang disebut
sebagai Sang Samudra Pengetahuan. Lakshmi dan Narayana sama sekali tidak
memiliki pengetahuan. Hanya Shiva Babalah Sang Samudra Pengetahuan. Beliau duduk
di sini dan memberikan pengetahuan kepada Anda anak-anak. Anda sekarang sedang
belajar, tetapi ketika Anda nanti pergi ke sana, Anda akan melupakan semua hal
ini. Sekarang, Anda jiwa-jiwa mengerti bahwa Anda memiliki peran 84 kelahiran
yang terekam di dalam diri Anda. Anda, jiwa-jiwa, sekarang menerima pengetahuan.
Nanti, Anda akan pergi dan memerintah kerajaan Anda di zaman emas. Anda
mengatakan bahwa Anda telah mengelilingi siklus 84 kelahiran dan sekarang sedang
mengklaim kedaulatan surga dari Baba. Anda masing-masing mengklaim warisan Anda
dari Sang Kakek, tetapi itu sesuai dengan upaya Anda masing-masing. Ini tidak
terbagi sama rata di antara Anda semua. Di jalan ketidaktahuan, itu dibagi rata.
Sang Ayah yang tak terbatas berkata, “Saya sedang mendirikan surga.” Mengklaim
status tinggi tergantung pada upaya yang Anda lakukan. Semakin banyak Anda
mengingat Sang Ayah, semakin banyak dosa-dosa Anda yang terhapus dan semakin
suci Anda jadinya. Emas dimasukkan ke dalam tungku pembakaran agar campuran
logam bisa dipisahkan darinya, sehingga emas tersebut menjadi guinea (koin emas).
Jiwa ini dahulu juga emas murni dan dia telah datang kemari untuk memainkan
perannya. Terlebih dahulu, jiwa bersifat zaman emas, kemudian campuran perak
tercampur ke dalamnya. Ketika jiwa menjadi sedikit tidak suci, kekuatannya
perlahan-lahan menurun. Suatu gedung juga demikian, pada awalnya gedung itu baru,
lalu perlahan-lahan menjadi tua. Setelah gedung tersebut berusia 100 tahun, Anda
tentu menyebutnya gedung tua. Dunia juga berubah menjadi tua dan baru. Dunia
menjadi baru, 5000 tahun yang lalu. Ke mana perginya devi-devta yang dahulu ada
di kerajaan itu? Setelah mengalami 84 kelahiran, mereka sekarang sudah menjadi
tua. Sang jiwa telah menjadi kotor, jadi badan pun ikut menjadi kotor. Dari
rupawan, dia menjadi jelek. Krishna digambarkan sebagai “yang jelek dan yang
rupawan”. Dia juga ditunjukkan dengan kakinya di neraka dan wajahnya menghadap
ke surga. Anda juga berasal dari klan itu. Kaki Anda juga di neraka dan wajah
Anda menghadap ke surga. Anda sekarang akan terlebih dahulu pergi ke hunian
melampaui suara, kemudian ke surga. Zaman besi akan dibakar. Akan terjadi hujan
lebat tanpa henti, kebakaran, gempa bumi, dan sebagainya. Jiwa-jiwa yang tidak
suci akan melunasi semua rekening karma mereka dan pulang ke rumah. Hanya sangat
sedikit yang akan tersisa. Jiwa-jiwa yang suci akan terus berdatangan. Sekarang,
semua adalah duri. Menggunakan pedang sifat buruk nafsu birahi berarti menusuk
orang lain. Di sini, Sang Ayah berkata, “Anda harus menjadi sepenuhnya tanpa
sifat buruk.” Beliau berkata, “Ingatlah Saya, maka Saya akan memberikan warisan
surga kepada Anda dan Anda akan menjadi suci.” Ketika Anda dahulu suci,
aktivitas rumah tangga Anda juga suci. Sekarang, karena Anda juga telah menjadi
tidak suci, aktivitas rumah tangga Anda ikut menjadi tidak suci dan penuh sifat
buruk. Di zaman emas, aktivitas bisnis Anda jujur. Tidak perlu berbohong di sana.
Anda hanya berbohong ketika memiliki keserakahan untuk meraup banyak uang. Di
sana, Anda memiliki kekayaan yang berlimpah. Padi-padian dan sebagainya tidak
perlu dibeli. Di sana, tidak ada yang miskin. Mereka yang berupaya dengan baik
akan menjadi maharaja dan menerima istana-istana bertatahkan berlian dan permata.
Mereka yang tidak berupaya penuh akan menjadi rakyat. Di sana ada raja, ratu,
pangeran, putri raja, dan seluruh dinasti. Kemudian, akan ada rakyat secara
berurutan, ada yang kaya dan ada yang miskin. Di sana, semua orang suci. Di sana
ada raja, ratu, dan hanya satu orang penasihat. Tidak ada banyak penasihat di
sana; raja memiliki kekuatan kebijaksanaan untuk memerintah kerajaan. Oleh sebab
itu, Anda anak-anak harus menjelaskan dengan cara yang sama seperti cara Sang
Ayah menjelaskan kepada Anda: “Kita, orang-orang Bharata, dahulu adalah
devi-devta. Dahulu, kerajaan kita ada di zaman emas. Ketika kita menghuni surga,
kita dahulu suci dalam aktivitas rumah tangga kita. Kemudian, dengan
berangsur-angsur menjadi tidak suci, kita menjadi penghuni neraka. Kita sekarang
sedang menjadi penghuni surga kembali.” Sandiwara ini sudah ditakdirkan. Untuk
menjadi penghuni surga, diperlukan satu kelahiran, sedangkan untuk menjadi
penghuni neraka, diperlukan 84 kelahiran. Ini ditunjukkan dengan sangat jelas
dalam gambar tangga. Sekarang, intelek Anda paham bahwa Anda akan pergi dan
memerintah di surga. Anda sekarang sedang mengklaim warisan dari Sang Ayah.
Hanya Sang Ayah yang memberitahukan kebenaran kepada Anda dan mengubah Anda dari
manusia biasa menjadi Narayana. Orang-orang yang mendengarkan kisah tentang
Narayana sejati tidak benar-benar berubah dari manusia biasa menjadi Narayana.
Oleh sebab itu, cerita itu palsu. Anda sedang duduk di sini untuk berubah dari
manusia biasa menjadi Narayana. Orang-orang tidak menyuruh Anda untuk menjadi
suci dan terus-menerus mengingat Sang Ayah Yang Esa saja. Mereka menyampaikan
kisah tentang Narayana sejati pada malam bulan purnama. Sekarang, ketika bulan
mencapai purnama, mereka menyebutnya 16 derajat surgawi sempurna. Pada akhirnya,
hanya tersisa segaris tipis cahaya bulan, dan mereka menyebutnya sebagai “Amawas”,
malam kegelapan total. Zaman emas dan perak disebut “siang” sedangkan zaman
perunggu dan besi disebut “malam”. Semua poin ini harus dipahami. Shiva Baba
duduk di sini dan mengajar Anda. Beliaulah Sang Ayah, Sang Pengajar, dan Sang
Guru. Beliau memasuki badan orang ini dan mengajar Anda, jiwa-jiwa. Sang Ayah
berkata, “Sebagaimana jiwa ini duduk di tengah-tengah dahi, Saya juga datang dan
duduk di sini. Saya duduk dan menjelaskan kepada Anda. Pada awalnya, Anda dahulu
suci, tetapi sekarang, Anda telah menjadi tidak suci. Sekarang, ingatlah Saya,
Sang Ayah. Tidak ada jiwa yang bisa pulang ke rumah tanpa menjadi suci. Ketika
Anda menjadi suci, Anda akan terbang.” Semua jiwa memanggil-manggil, “Wahai,
Sang Penyuci, datanglah! Datang dan sucikanlah kami agar kami bisa terbang
pulang ke rumah kami di hunian mukti.” Itulah rumah kita, jiwa-jiwa. Mereka yang
tidak suci tidak bisa pulang ke rumah. Mereka yang meresapkan ajaran-ajaran ini
dengan sangat baik akan pergi ke surga dengan sangat cepat. Jika tidak demikian,
mereka akan datang belakangan. Orang senang pindah ke rumah baru, karena di
rumah baru ada lebih banyak kegembiraan. Anda harus terlebih dahulu turun di
zaman emas. Mama dan Baba pergi ke surga. Jadi, mengapa Anda mau turun
belakangan? Anda juga bisa mengikuti Brahma. Teruslah mengingat Sang Ayah. Jika
Anda mengalami kesulitan mengenai apa pun, Anda bisa bertanya kepada Shiva Baba.
Hanya dengan mengikuti shrimat, Anda bisa menjadi luhur. Di dunia lama, Anda
telah mengikuti petunjuk Rahwana, lima sifat buruk. Sifat buruk nomor satu
adalah kesadaran badan. Anda anak-anak sekarang harus menjadi berkesadaran jiwa.
Saya, sang jiwa, adalah penghuni hunian tertinggi, yang juga disebut hunian
kedamaian. Tidak ada orang lain yang mampu menjelaskan hal-hal semacam ini.
Hanya Sang Ayah yang menjelaskannya, dan Anda, jiwa-jiwa, mendengarkan Beliau
melalui organ fisik Anda. Tidak ada badan yang bermasalah di zaman emas. Di sini,
selagi orang duduk-duduk di suatu tempat, kematian datang sebelum waktunya. Hal-hal
semacam itu tidak ada di zaman emas. Itu disebut surga, swarga, firdaus. Kita
mengelilingi siklus selagi mengalami kelahiran kembali, dan sekarang, kita telah
menyelesaikan 84 kelahiran kita. Kemudian, Baba datang dan menjadikan Anda
anak-anak layak untuk menerima surga. Anda kini telah menjadi layak untuk
menerima dunia baru. Sekarang, ini adalah neraka. Anda telah datang kemari untuk
menciptakan keberuntungan Anda, yaitu berubah dari penghuni neraka menjadi
penghuni surga. Anda berkata bahwa Anda telah datang kepada Shiva Baba untuk
menciptakan keberuntungan Anda. Anda menciptakan keberuntungan Anda setiap
siklus: setiap 5000 tahun, kita menjadi penghuni surga. Kemudian, segera setelah
dunia menjadi kerajaan Rahwana, kita menjadi penuh sifat buruk. Sekarang, semua
jiwa tidak suci dan penuh sifat buruk. Hanya sekarang, Sang Ayah datang dan
mendirikan dunia baru. Di sana, di dunia baru, hanya akan ada Anda, anak-anak.
Semua jiwa yang lain akan pergi ke hunian kedamaian. Di atas, ada pohon
jiwa-jiwa. Mereka kemudian akan turun sesuai dengan waktunya masing-masing.
Ketika kerajaan kita ada, tidak ada jiwa lain dari agama yang lain di sana.
Kemudian, di zaman perunggu, kerajaan Rahwana pun dimulai. Resapkanlah semua hal
ini dengan sangat baik. Di sini, Anda harus berubah dari penghuni neraka menjadi
penghuni surga. Manusia yang menghuni neraka disebut iblis sedangkan manusia
yang menghuni surga disebut devi-devta. Dewasa ini, semua orang bertabiat iblis.
Sang Ayah sekarang duduk di sini dan membantu Anda berupaya. Beliau berkata,
“Jadilah suci!” Teruslah bertanya kepada Baba dalam segala situasi. Ada beberapa
anak yang berkata kepada Baba, “Baba, saya harus berbohong dalam bisnis saya.
Apakah saya tidak akan mengakumulasi dosa dengan berbohong?” Jika mereka terus
mengingat Sang Ayah, dosa-dosa mereka akan terhapus. Dalam dunia dewasa ini,
semua orang terus melakukan dosa. Mereka menerima begitu banyak uang suap.
Gambar-gambar di pameran adalah peta. Tidak ada peta-peta semacam ini di tempat
lain. Bahkan seandainya seseorang menyalinnya ketika melihatnya, dia tidak akan
memahami maknanya. Ada banyak orang yang menghadiri acara dan pameran. Mereka
diberi tahu: “Datanglah dan pahamilah pengetahuan ini selama tujuh hari, maka
Anda bisa menjadi layak untuk menjadi penghuni surga.” Sekarang, Anda adalah
penghuni neraka. Ini sangat jelas dalam gambar tangga. Ini adalah dunia yang
tidak suci, sedangkan dunia yang suci berada di atas. Anda anak-anak sekarang
berjanji kepada Shiva Baba, “Baba, saya pasti akan berubah dari penghuni neraka
menjadi penghuni surga.” Anda sekarang sedang bersiap-siap untuk pergi ke Kuil
Shiva. Inilah sebabnya, jangan pernah menuruti sifat buruk nafsu birahi. Ada
banyak badai Maya yang akan berdatangan, tetapi jangan izinkan diri Anda
dilucuti (menjadi tidak suci). Jika Anda menjadi tidak suci, Anda melakukan
kesalahan besar dan harus mengalami hukuman sangat berat dari Dharamraj. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Agar bisa
berubah dari manusia menjadi devi-devta, buanglah sifat iblis dan kebiasaan
berbohong. Resapkanlah sifat ilahi.
2. Agar bisa pulang
ke rumah, Anda benar-benar harus menjadi suci. Bahkan ketika badai-badai Maya
datang, jangan pernah melakukan perbuatan berdosa sedikit pun dengan organ fisik
Anda.
Berkah:
Semoga Anda
senantiasa menjadi pemenang melalui tahapan memiliki segala hak, dan dengan
demikian menjadikan Sang Ayah sebagai Sahabat Anda.
Cara mudah untuk
menjadikan Sang Ayah sebagai Sahabat Anda adalah dengan tahapan memiliki segala
hak. Saat Anda tetap stabil dalam tahapan memiliki segala hak tersebut, intelek
Anda tidak akan berfluktuasi oleh pikiran sia-sia atau tidak suci, ataupun oleh
daya tarik dari berbagai hal lainnya. Dengan membuat intelek terkonsentrasi,
Anda akan mengembangkan kekuatan untuk menghadapi, memilah, dan mengambil
keputusan. Hal-hal ini akan dengan mudah membuat Anda menjadi pemenang atas
berbagai jenis serangan dari Maya.
Slogan:
Raja Yogi
adalah jiwa yang berlatih untuk beralih dari esensi menuju ekspansi, dan dari
ekspansi kembali menuju esensi, dalam waktu satu detik.
Sinyal Avyakt:
Alamilah Tahapan yang Komplet dan Sempurna; Sama Seperti Ayah Brahma
Agar menjadi komplet,
Ayah Brahma menggunakan seluruh hartanya dengan cara yang bermanfaat sejak awal
hingga hari terakhir dan Anda melihat bahwa hasil nyata dari itu adalah dia
menjadi sosok malaikat yang sempurna. Oleh karena itu, tetapkanlah tujuan untuk
benar-benar menjadi komplet dan sempurna, sama seperti Sang Ayah. Terlepas dari
upaya apa pun yang harus Anda lakukan, sudah ditetapkan bahwa Anda harus menjadi
setara seperti Sang Ayah.