04.08.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manisagar bisa menjadi tangan kanan Sang Ayah, jadilah orang yang hidup benar dalam segala sesuatu. Selalulah melakukan perbuatan luhur.

Pertanyaan:
Sanskara mana yang menyebabkan banyak rintangan dalam pelayanan?

Jawaban:
Karena adanya sifat dan perasaan dalam diri jiwa-jiwa, maka timbul konflik sanskara dan ada banyak rintangan yang ditimbulkannya dalam pelayanan. Konflik pendapat mendatangkan banyak kerugian. Sifat buruk amarah begitu parah, sehingga tidak perlu waktu lama bagi seseorang untuk menentang Tuhan. Inilah sebabnya, Baba berkata, “Anak-anak, jika Anda memiliki sanskara sedemikian rupa, hilangkanlah itu.”

Lagu:
Saya datang setelah keberuntungan saya bangun.

Om Shanti.
Anda, anak-anak rohani yang termanis, mendengar lagu itu. Anda, anak-anak rohani, jiwa-jiwa, anak-anak Shiva Baba, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, mendengarkan lagu tersebut melalui organ fisik badan Anda. Anda sekarang harus menjadi berkesadaran jiwa. Untuk ini, diperlukan banyak upaya. Anda harus berulang kali menyadari diri sebagai jiwa dan mengingat Sang Ayah. Upaya ini tersamar. Sang Ayah tersamar dan Beliau membuat Anda melakukan upaya tersamar. Sang Ayah sendiri datang dan berkata, “Anak-anak, ingatlah Saya, maka Anda akan menjadi satopradhan kembali, sama seperti 5000 tahun yang lalu.” Anda anak-anak mengerti bahwa Anda dahulu satopradhan, tetapi sekarang telah menjadi tamopradhan. Anda benar-benar harus menjadi satopradhan. Dalam lagu itu, disebutkan, “Hanya Sang Ayah Yang Mahakuasa yang menginspirasi Anda untuk kembali berupaya untuk mengklaim keberuntungan Anda yang telah hilang, karena Beliau menyucikan semua jiwa.” Sang Ayah menjelaskan kepada anak-anak, “Wahai, anak-anak rohani, Anda sekarang telah datang untuk menciptakan keberuntungan Anda.” Murid-murid pergi ke sekolah untuk menciptakan keberuntungan mereka. Mereka hanyalah anak kecil. Anda bukan anak kecil lagi. Anda sekarang sudah dewasa dan matang. Anda sedang menciptakan keberuntungan Anda. Memang, beberapa di antara Anda ada yang sudah tua. Lebih baik belajar ketika Anda masih muda daripada sesudah Anda menjadi tua. Intelek orang-orang muda lebih tajam. Sebenarnya, ini sangat mudah bagi semua orang. Badan Anda telah menjadi besar. Anak ini masih bayi dan dia belum bisa memahami banyak hal, karena badannya masih kecil. Anda mampu memahami tentang penghinaan dan pujian, kesengsaraan dan kebahagiaan. Jiwa hanyalah sebuah titik; badannya terus bertumbuh besar. Ukuran jiwa selalu sama; jiwa tidak bisa menjadi lebih besar atau lebih kecil. Sang Ayah sekarang sedang memberikan wewangian kesturi untuk intelek Anda, karena intelek telah menjadi sepenuhnya tamopradhan. Sekarang, intelek Anda menjadi bersih. Gambar-gambar ini sangat berguna bagi Anda untuk menyampaikan penjelasan. Orang-orang di jalan pemujaan pergi bersujud di hadapan patung devi-devta dan memuja mereka. Sebelumnya, Anda juga pergi ke sana dengan keyakinan buta. Anda dahulu pergi ke Kuil Shiva, tetapi tidak menyadari bahwa Beliau adalah Shiva Baba. Anda benar-benar menerima warisan dari Baba. Inilah sebabnya, pujian Beliau dinyanyikan. Ketika seseorang telah melakukan sesuatu yang sangat baik semasa hidupnya, dia dipuji. Anda harus membuat stempel Shiva Baba. Stempel Shiva Baba, Sang Penyampai Gita, bisa diciptakan dengan sangat mudah. Sang Ayah memberikan kebahagiaan kepada semua jiwa. Beliau berkata, “Saya menjadikan Anda master daratan kebahagiaan.” Bahkan ibu-ibu tua pun mampu mengerti bahwa mereka telah datang kepada Shiva Baba, Yang Esa, yang tanpa sosok jasmani, dan bahwa Beliau telah memasuki orang ini yang memiliki sosok jasmani (badan). Yang Esa, yang tanpa citra jasmani, disebut tanpa sosok jasmani. Intelek Anda mengerti bahwa Anda sedang menjumpai Shiva Baba yang telah mengenakan sosok ini untuk sementara waktu. Beliau menyucikan jiwa-jiwa yang tidak suci dan memberi mereka mukti dan jeevan mukti; artinya: Beliau membuat mereka menjadi penghuni hunian kedamaian dan daratan kebahagiaan. Manusia berusaha begitu keras untuk mewujudkan kedamaian. Seandainya mereka menemukan Tuhan, mereka pasti menemukan kedamaian. Mereka tidak mengupayakan kebahagiaan sama sekali. Mereka hanya ingin pergi ke rumah Sang Ayah dan menemukan Tuhan. Dewasa ini, semua orang menginginkan mukti. Hanya Anda, para Brahmana, yang menerima jeevan mukti. Semua jiwa yang lain menginginkan mukti. Tak seorang pun mampu menunjukkan kepada Anda jalan menuju jeevan mukti. Orang-orang mendatangi kaum saniyasi dan memohon kedamaian dari mereka. Mereka bertanya, “Bagaimana kami bisa memperoleh kedamaian batin?” Semua jalan yang mereka tunjukkan semata-mata mengarahkan orang menuju mukti, tetapi intelek mereka tidak mengerti apa yang dimaksudkan dengan mukti atau moksha (kebebasan abadi). Mereka menjadi putus asa, jadi mereka pun berkata, “Lebih baik kita mencapai mukti!” Sesungguhnya, hunian mukti adalah tempat tinggal jiwa-jiwa. Semua anak di semua center mengetahui bahwa kita sedang mengklaim keberuntungan kita atas kerajaan di dunia baru. Baba sedang memberikan kerajaan dunia baru kepada kita. Di mana Beliau akan memberikannya? Akankah Beliau memberikannya di dunia lama atau dunia baru? Sang Ayah berkata, “Saya datang pada zaman peralihan. Saya tidak datang di zaman besi maupun zaman emas. Saya datang di antara kedua zaman tersebut.” Sang Ayah memberikan keselamatan kepada semua jiwa. Beliau tidak membiarkan siapa pun tetap berada dalam kemerosotan. Keselamatan dan kemerosotan tidak bisa ada pada waktu bersamaan. Anda anak-anak tahu bahwa dunia tua ini akan dihancurkan. Oleh sebab itu, jangan mengasihinya. Intelek mengatakan bahwa kita sekarang benar-benar berada di zaman peralihan. Dunia lama ini harus berubah. Sang Ayah sekarang telah datang dan Beliau berkata, “Saya datang pada zaman peralihan setiap siklus untuk membebaskan Anda dari kesengsaraan dan membawa Anda ke gerbang Hari (Sang Penghapus Kesengsaraan).” Ini adalah aspek pengetahuan. Haridwar adalah gerbang menuju Krishna atau daratan Krishna. Achcha, di samping itu, ada ayunan Lakshmana. Anda terlebih dahulu pergi ke Haridwar. Zaman emas disebut Haridwar. Kemudian, mereka juga menunjukkan Rama, Lakshmana, dan lain-lain. Semua hal itu tidak benar-benar ada. Itu hanyalah cerita-cerita yang dikarang orang. Berapa banyak saudara yang dimiliki Rama, menurut mereka? Dia tidak mungkin memiliki empat saudara. Hanya di sini, orang bisa memiliki empat sampai delapan orang saudara. Di satu sisi, ada anak-anak Tuhan, dan di sisi lain, ada anak-anak iblis. Sekarang, Anda tahu bahwa Shiva Baba telah memasuki badan Brahma. Shiva adalah Baba dan Brahma adalah Dada; dia adalah Ayah Umat Manusia (Prajapita). Yang Esa adalah Sang Ayah dari semua jiwa; Beliau abadi. Yang Esa menciptakan para Brahmana pada saat ini. Bukan berarti bahwa Shiva Baba menciptakan saligram. Tidak. Saligram tak termusnahkan. Sang Ayah hanya datang untuk menyucikan Anda. Sebelum sang jiwa menjadi suci, bagaimana mungkin badannya bisa menjadi suci? Dahulu, ketika kita, jiwa-jiwa, suci, kita satopradhan. Sekarang, kita, jiwa-jiwa, tidak suci dan tamopradhan. Bagaimana caranya agar kita bisa menjadi satopradhan kembali? Ini bisa dipahami dengan mudah. Anda telah menjadi tidak suci dan tamopradhan karena campuran ketidaksucian telah mencemari Anda. Sekarang, Anda harus menjadi satopradhan kembali. Anda semua akan melunasi rekening Anda dan pergi ke hunian kedamaian, kemudian ke daratan kebahagiaan. Bagaimana jiwa-jiwa turun dari rumah jiwa? Memorialnya sekarang bisa dilihat dari cara orang Kristen menghiasi pohon dengan lampu-lampu dan mengadakan perayaan. Anda tahu bahwa semua cabang pohon itu mewakili berbagai agama. Anda sekarang telah menerima pengetahuan tentang bagaimana jiwa-jiwa turun dari atas secara berurutan. Hunian kedamaian adalah rumah kita, jiwa-jiwa. Sekarang adalah zaman peralihan. Semua jiwa akan turun dari atas, kemudian semua akan pulang ke rumah. Penghancuran total tidak pernah terjadi. Anda tahu bahwa Anda telah datang kepada Baba untuk menciptakan keberuntungan Anda dan mengklaim kedaulatan diri Anda sekali lagi. Ini bukan sekadar dikatakan di bibir saja. Kita akan menerima warisan kita dengan cara mengingat Baba. Sang Ayah berkata, “Lupakanlah badan Anda, termasuk kerabat dan relasi badan Anda.” Ada sosok jasmani dan ada Yang Esa yang tanpa sosok. Beliau, yang tidak memiliki sosok jasmani, disebut sebagai Yang Esa, yang tak kasat mata. Hal-hal ini sangat halus. Jiwa-jiwa begitu kecil! Mereka harus memainkan peran mereka berulang kali. Hal-hal ini tidak dipahami oleh intelek orang lain. Terlebih dahulu, buatlah orang mengerti bahwa mereka adalah jiwa dan bahwa Beliau adalah Ayah mereka. Beliaulah Yang Esa, yang mereka ingat ketika mereka berkata, “Wahai, Sang Penyuci! Wahai, Tuhan!” Tidak perlu pergi ke tempat lain. Oleh sebab itu, mereka seharusnya hanya mengingat Yang Esa. Karena mereka mengingat Tuhan, mereka pasti akan menerima sesuatu dari Beliau. Oleh sebab itu, apa gunanya tersandung-sandung dari pintu ke pintu? Tuhan harus datang dari hunian tertinggi. Kita tidak bisa pergi ke sana karena kita tidak suci. Jiwa-jiwa yang tidak suci tidak bisa pergi ke sana. Anda sekarang heran tentang bagaimana luar biasanya peran jalan pemujaan itu. Manusia mengingat Tuhan Yang Esa dan berkata, “Wahai, Ishwara! Wahai, Sang Ayah Yang Maha Tinggi! Wahai, Tuhan, Sang Ayah!” Karena Beliau adalah Yang Esa, mengapa Anda tersandung-sandung ke mana-mana? Yang Esa tinggal di atas sana. Akan tetapi, semua hal ini sudah ditakdirkan. Mereka melakukan pemujaan tanpa pemahaman sama sekali. Anda sekarang menjadi bijak secara tak terbatas. Hanya mereka yang mengikuti shrimat yang menjadi bijak; mereka tidak bisa tersembunyi. Mereka selalu mengerjakan tugas-tugas luhur. Sang Ayah berkata, “Saya adalah Sang Penghapus Kesengsaraan dan Sang Pemberkah Kebahagiaan,” jadi Anda, anak-anak, juga harus menjadi semanis Beliau. Anda harus menjadi tangan kanan Sang Ayah. Beliau hanya mengasihi anak-anak semacam itu karena mereka adalah tangan kanan. Anda tahu bahwa dengan menggunakan tangan kiri, Anda tidak bisa melakukan aktivitas sebanyak yang mampu Anda lakukan dengan tangan kanan, karena hanya tangan kanan yang melakukan hal-hal yang benar. Inilah sebabnya, tangan kanan digunakan untuk tugas luhur. Pemujaan selalu dilakukan dengan tangan kanan. Sang Ayah berkata, “Jadilah benar dalam segala sesuatu.” Anda telah menemukan Sang Ayah, jadi Anda harus bahagia. Sang Ayah berkata, “Teruslah mengingat Saya saja, maka pikiran terakhir Anda akan memimpin Anda menuju ke destinasi Anda.” Hanya ada satu petunjuk yang mendatangkan keselamatan bagi Anda. Ada ungkapan bahwa hanya Tuhan yang mengetahui cara-cara dan jalan Beliau sendiri untuk keselamatan. Hanya Beliaulah Sang Penyuci. Sang Ayah tahu bahwa Beliau akan menyucikan manusia dan memindahkan mereka dari kemerosotan menuju keselamatan. Orang-orang berupaya sedemikian keras di jalan pemujaan, tetapi tidak menerima keselamatan; mereka tidak menerima buah apa pun. Hanya Sang Ayah Yang Esa yang memberikan keselamatan. “Bagi pemuja mana pun yang memuja dengan cinta kasih di jalan pemujaan, Sayalah Yang Esa, yang memberikan buah atas pemujaan itu kepada mereka.” Ini pun sudah ditakdirkan dalam drama. Mereka menerima buah dengan sendirinya sesuai dengan upaya mereka. Sekarang, Anda anak-anak juga harus menjadi suci dengan melakukan upaya Anda sendiri. Baba berkata, “Ingatlah Sang Ayah yang termanis! Hanya Beliaulah Yang Mahakuasa. Beliau menjadikan kita begitu bagus!” Anda sekarang mengetahui segala sesuatu dan juga sedang mengklaim warisan dari Sang Ayah. Intelek Anda memiliki pengetahuan mengenai Sang Pencipta dan ciptaan. Anda tahu bahwa Anda sebelumnya tidak memiliki pengetahuan ini. Mengadakan api persembahan, melakukan tapasya, mendengarkan kitab suci, dan sebagainya, semua itu merupakan pengetahuan kitab suci. Itu disebut pemujaan. Tidak ada tujuan maupun sasaran di dalamnya. Dalam studi, ada tujuan dan sasaran; ada satu jenis pengetahuan atau lebih. Sang Ayah, Sang Penyuci, memberi kita pengetahuan tentang cara berubah dari tidak suci menjadi suci. Sang Ayah memberi kita pengetahuan mengenai permulaan, pertengahan, dan akhir dunia, serta bagaimana siklus berputar. Sandiwara ini tercipta secara abadi. Anda benar-benar harus memiliki pengetahuan yang tak terbatas ini. Anda anak-anak tahu bahwa Anda sekarang sedang keluar dari kegelapan ekstrem menuju cahaya ekstrem. Anda sedang menjadi devi-devta. Anda juga harus menjelaskan bahwa agama devi-devta adalah agama yang asli dan abadi – itu sekarang disebut sebagai agama Hindu. Perlahan-lahan, mereka juga akan memahaminya. Anda anak-anak harus menjadi sangat waspada. Untuk ini, diperlukan banyak anak. Anda harus mengadakan konferensi di Delhi. Delhi juga disebut sebagai daratan malaikat. Itu dahulu juga berada di tepian Sungai Jamuna. Delhi adalah ibu kota, yang telah diperintah oleh banyak penguasa. Delhi dahulu juga ibu kota devi-devta. Anda harus mengadakan konferensi akbar di Delhi. Akan tetapi, Maya sedemikian rupa, sehingga dia tidak mengizinkan Anda melakukannya. Dia menciptakan banyak rintangan. Dewasa ini, juga terdapat banyak konflik sifat. Anak-anak harus melakukan pelayanan dalam kesatuan dengan satu sama lain. Ketika manusia tidak saling selaras, kerajaan mereka runtuh. Ketika ada dua golongan, mereka menggulingkan Presiden. Perpecahan pendapat mendatangkan banyak sekali kerugian. Mereka bahkan tidak perlu waktu lama untuk menentang Tuhan. Ada banyak kerugian yang ditimbulkannya. Ketika sifat buruk amarah tersulut, jangan tanya lagi! Inilah sebabnya, Baba berkata, “Sang Gula Merah tahu, dan kantung gula merah ini juga tahu.” Sang Ayah sedang memberi tahu Anda pengetahuan tentang permulaan, pertengahan, dan akhir dunia. Entah Anda meresapkan ini atau tidak, tergantung Anda sendiri; itu tergantung pada upaya Anda. Bukan berarti bahwa Baba akan memberkahi siapa pun di antara Anda atau berbelas kasih terhadap Anda. Di sini tidak ada hubungannya dengan memohon belas kasih. Sang Ayah berkata, “Seandainya Saya bisa mengajarkan pengetahuan dan yoga melalui inspirasi, untuk apa Saya datang ke dunia kotor ini?” Kata “inspirasi” dan “berkah” adalah istilah-istilah jalan pemujaan. Di sini, Anda harus berupaya; ini tidak ada hubungannya dengan inspirasi. Anda telah menerima tiga mesin sekaligus. Di luar sana, seorang ayah berbeda dari pengajar, dan kemudian Anda juga memiliki guru, tetapi di sini, ketiga-tiganya ada sekaligus. Sang Ayah berkata, “Saya sedang menjadikan Anda layak dipuja. Anda kemudian akan menjadi pemuja.” Ini harus dijelaskan dengan sangat bijaksana. Jangan sampai ada yang jatuh pingsan. Hal yang pertama dan utama, yang harus dijelaskan, adalah tentang dua ayah. Tuhan adalah Sang Ayah. Hari kelahiran Beliau, Shiva Jayanti, dirayakan di sini. Beliau pasti menjadikan kita master surga. Surga hanya ada di Bharata. Perang Mahabharata sekarang sudah berada di ambang pintu untuk menghancurkan neraka. Sang Ayah pasti melakukan pendirian dunia baru. Berdasarkan shrimat Sang Ayah, kita berkata, “Kami pasti akan menjadikan Bharata ini suci.” Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Sebagaimana Sang Ayah adalah Sang Penghapus Kesengsaraan dan Sang Pemberkah Kebahagiaan, Anda juga harus menjadi setara dengan Beliau. Jadilah sangat manis. Teruslah melakukan perbuatan yang benar dan jadilah tangan kanan Beliau.

2. Jangan pernah mengizinkan terjadi konflik pendapat. Jangan terjebak dengan sifat orang lain sehingga Anda berkonflik dengan satu sama lain. Hilangkanlah sifat buruk amarah.

Berkah:
Semoga Anda menjadi perwujudan otoritas dengan tetap menyadari diri sendiri dan memampukan setiap perbuatan Anda sebagai suatu kedisiplinan.

Apa pun perbuatan yang dilakukan Brahma Baba dengan menyadari dirinya dalam wujud fisik menjadi disiplin bagi keluarga Brahmana. Dengan memiliki intoksikasi akan dirinya sendiri, dia bisa mengatakan dengan penuh otoritas bahwa jika terjadi kesalahan melalui wujud fisik, Tuhan akan memperbaikinya. Dengan tetap menyadari wujudnya, dia memiliki intoksikasi bahwa tidak ada perbuatan yang akan pernah salah. Ketika Anda, anak-anak, tetap stabil dalam tahapan Anda sendiri, apa pun pikiran yang Anda miliki, kata-kata yang Anda ucapkan, atau perbuatan yang Anda lakukan akan menjadi disiplin.

Slogan:
Perkuat pilar kesucian Anda, dan pilar itu akan berfungsi seperti mercusuar.

Sinyal Avyakt: Akhiri Benih Ketidaksucian dan Jadilah Sepenuhnya Bersih (Suci)

Jika intelek Anda sedikit saja tersentuh oleh pikiran tak suci atau sanskara lama, Anda tidak bisa disebut sebagai Vaishnava yang sempurna. Ketika Anda melihat seseorang melakukan kesalahan, bahkan hanya melihat, itu pun akan memengaruhi diri Anda, dan akan ada rekening yang tercipta. Demikian pula, pikirkan saja: jika intelek Anda sedikit saja tersentuh oleh sanskara lama atau pikiran tidak suci, Anda tidak bisa disebut sebagai Vaishnava yang sempurna atau sepenuhnya suci.