06.06.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, waktu amrit vela sangat bagus. Oleh sebab itu, bangunlah pada saat dini hari, duduklah bersendirian, dan adakan percakapan manis dengan Baba.

Pertanyaan:
Pengetahuan apa yang sangat membantu Anda untuk menjadi yogi konstan?

Jawaban:
Pengetahuan tentang drama. Apa pun yang terjadi sudah ditakdirkan dalam drama. Tahapan Anda tidak boleh berfluktuasi sama sekali. Bagaimanapun situasinya, bahkan seandainya terjadi gempa bumi atau kerugian bisnis, jangan ada sedikit pun keraguan dalam benak Anda mengenai apa pun. Ini dikenal sebagai menjadi mahawira (kesatria pemberani). Seandainya Anda tidak memiliki pengetahuan akurat mengenai drama, Anda terus menangis. Dengan memiliki pengetahuan tentang drama, Anda sangat terbantu untuk menjadi yogi konstan.

Lagu:
Salam hormat kepada Shiva.

Om Shanti.
Anda anak-anak mengerti dengan sangat baik bahwa sekarang adalah akhir dari dunia yang tidak suci. Sekarang adalah permulaan dunia yang suci. Hanya Anda anak-anak yang mengetahui ini. Hanya Anda anak-anak yang menerima petunjuk atau shrimat ini. Siapa yang memberikannya kepada Anda? Tuhan, Yang Maha Tinggi. Beliau terus menjelaskan kepada Anda bahwa Anda harus berubah dari tidak suci menjadi suci. Pengetahuan ini ditujukan bagi Anda. Semua jiwa yang lain tidak suci. Dunia yang tidak suci ini pasti akan dihancurkan. Mereka yang menuruti sifat buruk nafsu birahi disebut tidak suci. Sang Ayah menjelaskan, “Anda telah mengakibatkan kesengsaraan terhadap satu sama lain, kelahiran demi kelahiran. Inilah sebabnya Anda telah mengalami penderitaan, sejak itu dimulai, hingga pertengahan, sampai akhir. Anda terus membuat satu sama lain tidak suci.” Meskipun orang-orang mengatakan bahwa diri mereka tidak suci, hal ini tidak sepenuhnya melekat dalam intelek mereka. Mereka memanggil-manggil, “Sang Penyuci, datanglah,” tetapi mereka tidak juga berhenti menjadi tidak suci. Anda sekarang paham bahwa intinya adalah tentang menjadi suci. Anda memerlukan seseorang yang mampu menjelaskan semua ini. Hanya Yang Esa yang bisa menjelaskannya. Tak seorang pun di antara para guru itu yang mampu menyucikan siapa pun. Anda harus menjadi suci, bukan untuk satu kelahiran saja, melainkan untuk kelahiran demi kelahiran. Di antara Anda, mereka yang berpengetahuan, maju pesat. Ini sudah ditakdirkan dalam drama. Anda juga harus menjadi sangat pemberani. Itu hanya bisa terwujud jika Anda terus mengingat Sang Ayah. Sang Ayah duduk di sini dan menerangkan dengan sangat jelas kepada Anda. Baba berkata, “Bangunlah saat dini hari dan ingatlah Baba. Itu adalah waktu yang sangat indah untuk terus mengingat Baba; itu disebut awal hari.” Di jalan pemujaan, orang-orang berkata, “Wahai, jiwa, ingatlah Tuhan di waktu dini hari!” Baba juga berkata, “Bangunlah pada saat dini hari dan ingatlah Sang Ayah, maka Anda akan merasa sangat bahagia.” Selagi duduk mengingat Sang Ayah, Anda harus berpikir tentang cara untuk menjelaskan kepada orang lain. Atmosfer pada waktu amrit vela sangat suci. Sepanjang hari, Anda sibuk dalam urusan sehari-hari. Hingga tengah malam, atmosfernya tidak suci. Para sadhu, orang suci, dan pemuja, semuanya melakukan pemujaan pada saat dini hari. Sesungguhnya, mereka juga bisa terus mengingat sepanjang hari. Meskipun tetap sibuk dengan urusan mereka, intelek mereka bisa terhubung dalam yoga kepada dewa atau dewi yang mereka puja. Akan tetapi, tidak ada orang yang bisa terus melakukannya. Di jalan pemujaan, meskipun orang-orang berupaya hanya demi memperoleh penglihatan gaib, mereka tidak menerima apa pun. Selagi melakukan pemujaan, mereka harus menjadi tamopradhan. Di jalan pemujaan, mereka juga memberikan persembahan kepada Shiva. Mereka menyebutnya pengurbanan diri di Kashi; mereka terjun ke dalam sumur selagi mengingat Shiva. Itulah pengurbanan kepada Shiva. Itu adalah persembahan di jalan pemujaan. Ini adalah persembahan di jalan pengetahuan. Itu sulit, dan ini juga sulit. Tidak ada manfaat yang didatangkan oleh persembahan di jalan pemujaan itu. Itu sama seperti jiwa membunuh badannya sendiri. Itu bukan pengetahuan. Mereka juga mengatakan bahwa setiap jiwa adalah Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Hanya Sang Ayah Yang Esa yang berkesadaran jiwa, dan Beliau menjelaskan kepada Anda anak-anak bahwa hanya Beliaulah Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Mengatakan, “Saya, sang jiwa, adalah Sang Jiwa Yang Maha Tinggi,” adalah kebohongan terbesar. Itu mustahil! Sang Ayah berkata, “Saya hanya datang untuk menyucikan mereka yang tidak suci, jadi Saya sekarang sedang menyucikan Anda.” Akan tetapi, apa pun yang harus terjadi di dalam drama, pasti akan terjadi. Misalnya, jika terjadi gempa bumi atau atap rubuh, itu disebut takdir. Itu juga terjadi sama persis di siklus sebelumnya. Anda tidak perlu berfluktuasi sedikit pun mengenai hal itu. Anda harus tetap sangat teguh pada drama. Ini disebut menjadi kesatria pemberani. Ada begitu banyak orang yang terlibat kecelakaan dan sebagainya. Adakah satu pun dari mereka yang terlindungi? Itu sudah ditakdirkan dalam drama. Demikianlah peran mereka di dalam drama. Orang-orang yang tidak memahami drama, mengingat badan. Mereka terus menangis. Mereka tidak pernah bisa mengingat Shiva Baba karena mereka tidak mengasihi Beliau. Mereka tidak memiliki cinta kasih sejati itu. Anda harus memiliki cinta kasih total terhadap Sang Ayah. Setiap siklus, Anda menjadi orang-orang yang inteleknya mengasihi Shiva Baba. Anda tidak bisa mengatakan bahwa devi-devta memiliki intelek yang mengasihi Sang Ayah. Mereka meraih status tersebut dengan cara memiliki cinta kasih pada saat ini. Nanti, di sana, mereka tidak akan mengetahui apa pun. Sepanjang keseluruhan siklus, Anda tidak mengetahui apa pun tentang Shiva Baba, jadi Anda tidak bisa mengasihi Beliau. Sang Ayah sekarang telah memberikan perkenalan-Nya kepada Anda. Sang Ayah berkata, “Sekarang, putuskanlah ikatan dari semua yang lain dan hubungkan diri Anda kepada Saya saja.” Masa ini benar-benar merupakan waktu penghancuran. Anda anak-anak mengetahuinya, sedangkan orang-orang berada di dalam kegelapan ekstrem. Anda sekarang paham bahwa Anda harus mengklaim warisan penuh Anda dari Sang Ayah. Tanpa terus mengingat Beliau, Anda tidak bisa menjadi satopradhan. Jadilah ahli bedah dan periksalah penyakit Anda sendiri. Ikutilah shrimat dan ketahuilah sedalam apa Anda mengasihi Sang Ayah. Mengingat Sang Ayah pada waktu amrit vela itu bagus. Jam-jam dini hari sangat baik. Pada waktu itu tidak ada badai Maya. Melakukan tapasya hingga tengah malam tidak ada manfaatnya, karena jam-jam itu penuh kekotoran. Atmosfer pada waktu itu sangat buruk. Oleh sebab itu, Anda harus menunggu hingga setelah pukul 1 dini hari. Di atas pukul 1 dini hari, atmosfernya bagus. Sang Ayah berkata, “Anda memiliki Raja Yoga yang mudah. Oleh sebab itu, Anda bisa duduk dengan nyaman.” Brahma Baba memberitahukan pengalamannya sendiri tentang bagaimana dia bercakap-cakap dengan Shiva Baba, “Baba, betapa luar biasanya drama ini! Lihatlah, bagaimana Engkau datang dan mengubah jiwa-jiwa dari tidak suci menjadi suci! Lihatlah, bagaimana Engkau mengubah dunia! Ini sungguh menakjubkan!” Sebagaimana Brahma Baba memiliki pemikiran seperti ini, Anda anak-anak juga harus memikirkan tentang cara untuk menyeberangkan perahu umat manusia. Sang Ayah berkata, “Anda terus memanggil-manggil, ‘Wahai, Sang Penyuci, datanglah!’ Sekarang, karena Saya sudah datang, jangan menjadi tidak suci! Jangan menjadi tidak suci, kemudian datang dan duduk dalam perkumpulan. Jika tidak, Anda akan menjadikan atmosfernya tidak suci.” Baba mengetahui bahwa di Delhi dan Bombay, orang-orang yang menuruti sifat buruk nafsu birahi sering datang dan duduk dalam perkumpulan. Ada ungkapan bahwa iblis-iblis datang dan duduk untuk menciptakan rintangan. Orang-orang yang menuruti sifat buruk nafsu birahi disebut iblis; mereka mencemarkan atmosfer. Hukuman bagi mereka sangat berat. Baba menjelaskan segala sesuatu. Akan tetapi, mereka terus saja menimbulkan kerugian atas diri sendiri. Mereka bahkan berbohong. Mereka seharusnya langsung menulis kepada Baba dan berkata, “Baba, saya telah melakukan kesalahan ini. Maafkanlah saya!” Tulislah tentang dosa-dosa Anda. Jika tidak, dosa-dosa itu akan terus bertambah dan Anda akan berakhir di kedalaman neraka yang ekstrem. Mereka datang untuk menerima sesuatu, tetapi justru mendatangkan kerugian atas diri sendiri. Ini juga merupakan bagian dalam drama. Di siklus sebelumnya, juga ada iblis-iblis semacam itu; mereka masih ada hingga sekarang. Mereka mengesampingkan nektar dan meminum racun. Mereka mencelakakan diri sendiri dan merugikan orang lain; mereka mencemarkan atmosfer. Tidak semua pengajar sama. Ada penunggang gajah, penunggang kuda, dan pejalan kaki. Anda anak-anak harus penuh dengan kebahagiaan. Anda telah menemukan Sang Ayah; apa lagi yang Anda perlukan? Memang, Anda pasti juga harus mengurus anak-anak Anda dan sebagainya. Jangan berpikir bahwa mereka semua adalah milik Baba sehingga Anda bisa berkata kepada Beliau, “Baba, uruslah mereka! Saya sekarang sudah menjadi milik-Mu.” Sang Ayah menjelaskan, “Selagi tinggal di rumah bersama keluarga Anda, jadilah suci seperti bunga lotus. Jangan melakukan perbuatan yang tidak suci.” Hal yang utama adalah nafsu birahi. Karena inilah, Drupadi memanggil-manggil mohon perlindungan. Dia memanggil-manggil ketika Sang Ayah, yang mampu mendengarnya, telah datang. Tidak ada orang yang memanggil-manggil mohon dilindungi (kesuciannya) sebelum Beliau datang. Kepada siapa mereka bisa memanggil? Mereka memanggil-manggil karena Baba sudah datang. Ke mana mereka akan pergi setelah berubah dari tidak suci menjadi suci? Mereka harus pulang ke rumah, dan sekaranglah waktu untuk pulang. Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa dan Sang Pembebas adalah Yang Esa. Di sini, ada kesengsaraan. Tidak ada sadhu atau orang suci yang bisa bahagia di sini. Setiap orang memiliki suatu penderitaan atau penyakit atau yang lain. Bahkan, ada guru-guru yang buta dan cacat. Mereka pasti telah melakukan perbuatan yang sedemikian rupa, sehingga menjadi buta atau cacat. Di zaman emas, tidak ada seorang pun yang buta atau cacat. Manusia tidak memahami hal ini. Hanya Sang Ayah yang datang dan menjelaskannya. Hanya Sang Ayah adalah Sang Samudra Pengetahuan dan Sang Penyuci. Semua yang lain merupakan pemujaan. Jalan pemujaan berbeda. Itu adalah jalan menuruni anak tangga. Anda memerlukan 84 kelahiran untuk menurun ke dalam kehidupan penuh ikatan. Kemudian, Anda hanya memerlukan satu detik untuk memasuki kehidupan dalam kebebasan. Namun, ini hanya berlaku jika Anda mengikuti petunjuk Yang Esa dan mengingat Sang Ayah. Hal ini berurutan. Orang-orang berkata, “Pasti bagus jika kita bisa menjadikan si ini atau si itu sebagai pengajar kita.” Karena mereka sendiri lemah, maka mereka meminta pengajar untuk datang ke tempat mereka selama dua sampai empat bulan. Baba berkata, “Ini juga salah. Mengapa Anda mengingat pengajar Anda, padahal Baba menyuruh Anda melakukan sesuatu yang sedemikian mudah? Cukup ingatlah Sang Ayah dan putarlah chakra kesadaran diri! Selain itu, jelaskanlah ini kepada orang lain. Hanya itu!” Apa yang akan dilakukan pengajar yang datang? Ini hanyalah persoalan satu detik. Karena sibuk dengan urusan Anda, Anda lupa melakukannya. Pengajar yang datang pasti juga akan mengatakan, “Manmanabhava!” Beberapa orang yang bodoh tidak memahami apa pun dan mengatakan bahwa mereka menginginkan pengajar yang bagus. Anda juga sudah menerima pengetahuan. Ingatlah Sang Ayah dan warisan! Tanggalkanlah kesadaran badan! “Ini center saya.” “Itu center mereka.” “Mengapa murid yang ini pergi ke sana?” Semua ini merupakan kesadaran badan. Semua center adalah milik Shiva Baba, bukan milik Anda. Mengapa Anda tidak senang jika si ini atau si itu tidak pergi ke center Anda? Dia boleh pergi ke mana pun. Baba selalu berkata, “Jangan meminta apa pun dari siapa pun.” Anda bisa mengerti apa yang akan Anda terima jika Anda tidak menabur benih. Di jalan pemujaan, orang-orang juga berdonasi dan melakukan amal. Di jalan pemujaan, Anda melakukan segala sesuatu untuk Tuhan secara tidak langsung. Orang-orang memberikan banyak kepada para saniyasi. Pada umumnya, donasi diberikan kepada orang miskin, bukan orang kaya. Donasi makanan adalah yang terbaik. Sang Ayah menjelaskan bahwa ketika Anda berdonasi, Anda menerima buahnya di kelahiran Anda berikutnya. Tuhan memberikan buah kepada semua orang. Para sadhu dan orang suci tidak bisa memberikan balasan apa pun. Hanya Sang Ayah Yang Esa yang memberikannya. Beliau bisa memberikannya melalui siapa pun. Sang Ayah menjelaskan, “Anda dahulu memberi dalam nama Tuhan dan Beliau memastikan agar Anda menerima balasannya dalam kelahiran Anda berikutnya. Saya sekarang telah datang kepada Anda secara langsung. Anda sekarang akan menerima balasannya untuk 21 kelahiran.” Kematian sudah di ambang pintu! Di jalan pemujaan, Anda dahulu tidak diberi tahu bahwa kematian sudah berada di ambang pintu, dan oleh karena itu, Anda harus menggunakan segala sesuatu yang Anda miliki dengan cara yang bermanfaat. Anda tidak diberi tahu tentang itu. Sang Ayah sekarang menjelaskan kepada Anda, “Siapa pun yang mau, bisa membuka rumah sakit spiritual ini.” Beberapa orang mengatakan bahwa mereka akan membangunkan gedung bagi Anda untuk membuka rumah sakit ini. Sang Ayah berkata, “Jika Anda membangun gedung hari ini dan Anda mati besok, segala sesuatu berakhir. Tidak ada jaminan bagi badan Anda. Khususkanlah satu ruangan saja dalam rumah yang Anda tinggali sekarang, di mana Anda bisa membuka rumah sakit spiritual dan universitas spiritual. Jika Anda memberikan manfaat kepada banyak orang, Anda akan mengklaim status yang sangat tinggi.” Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Ikutilah shrimat dan periksalah diri sendiri, apakah Anda memiliki cinta kasih sejati terhadap Sang Ayah Yang Esa pada waktu penghancuran ini. “Sudahkah Saya memutus ikatan dari semua yang lain dan hanya menghubungkan diri kepada Yang Esa? Adakah saya melakukan perbuatan berdosa sehingga saya menjadi iblis?” Periksalah diri Anda seperti ini dan berubahlah.

2. Tidak ada jaminan bagi badan Anda. Oleh sebab itu, gunakanlah segala sesuatu yang Anda miliki dengan cara yang bermanfaat. Agar bisa menjadikan tahapan Anda senantiasa stabil dan tak tergoyahkan, teruslah maju sambil mempertahankan pemahaman tentang drama dalam intelek Anda dengan sangat baik.

Berkah:
Semoga Anda menjadi master mahakuasa yang senantiasa menjadi pemenang dengan menyerahkan diri sepenuhnya, dan berhenti mengalami kekalahan yang berulang.

Ciptakan setiap pikiran dan lakukan setiap perbuatan dengan menganggap diri Anda sebagai permata kemenangan, maka Anda tidak akan pernah kalah. Jiwa master mahakuasa tidak mungkin mengalami kekalahan. Jika Anda terus kalah berulang kali, Anda harus menerima hukuman dari Dharamraj. Mereka yang kalah nantinya harus membuat kalung; sejak zaman perunggu dan seterusnya mereka akan mengalungkan banyak arca. Oleh karena itu, daripada terus kalah, serahkanlah diri Anda sepenuhnya, dan berjanjilah untuk mengadopsi wujud sempurna Anda, maka Anda akan menjadi pemenang.

Slogan:
Kata-kata “suatu saat nanti” menunjukkan kelemahan; karena itu jangan berkata, “Saya akan melakukannya nanti,” sebab Anda harus melakukannya sekarang.

Sinyal Avyakt:
Agar Senantiasa Ceria; Milikilah Sifat Santai, Luwes, dan Toleran

Saya adalah seorang pemain di atas panggung tak terbatas ini. Tahapan sebagai seorang pemain membuat Anda senantiasa mengalami keceriaan. Apa pun situasinya, orang-orang dunia mungkin menyebutnya sebagai bencana, tetapi seorang pemain yang terus memainkan permainan dan menyaksikan segalanya sebagai pengamat tanpa keterikatan akan menganggap bencana itu sebagai sebuah permainan. Dengan kekuatan toleransi, ia akan mengalaminya sebagai hiburan.