06.09.26    Avyakt Bapdada     Indonesian Murli     19.10.2011     Om Shanti     Madhuban


Jadilah Pemenang atas Waktu dan Pikiran Sia-Sia, Berkumpullah dengan Satu Sama Lain dan Pikirkan tentang Bagaimana Anda Bisa Mengharmoniskan Sanskara


Hari ini, BapDada melihat anak-anak Beliau yang termanis dan penuh cinta kasih di segala tempat. Semua anak mempersembahkan ingatan mereka dengan penuh cinta kasih. Mereka memiliki begitu banyak cinta kasih hanya untuk Sang Ayah. Cinta kasih dari Tuhan ini hanya diperoleh pada zaman peralihan ini. Setiap anak hanyut dalam cinta kasih. Sang Ayah pun memberikan balasan cinta kasih setiap anak. Wah, anak-anak! Wah! Baik saat berada secara pribadi di hadapan Sang Ayah maupun saat berada jauh, setiap anak melebur dalam hati Sang Ayah. Lagu "Siapa lagi yang akan mengasihi saya sebesar ini?" selalu disenandungkan di hati setiap anak. Cinta kasih yang didasari kesadaran jiwa antara Sang Ayah dan anak-anak ini membuat setiap anak terlepas dari kesadaran badan dan dikasihi oleh Sang Ayah. Hanya pada zaman peralihan inilah Anda, anak-anak, menerima cinta kasih ini. Cinta kasih ini menjadikan Anda, anak-anak, sosok yang luar biasa dibandingkan Anda sebelumnya. Cinta kasih ini hanya diperoleh dalam satu kelahiran ini. Melihat cinta kasih anak-anak, Sang Ayah pun larut dalam cinta kasih kepada anak-anak Beliau.

Hari ini, BapDada melihat tiga garis keberuntungan pada dahi setiap anak. Pertama adalah keberuntungan berupa warisan yang diterima dari sosok Sang Ayah. Kedua adalah keberuntungan berupa ajaran luhur dari sosok Sang Pengajar. Ketiga adalah keberuntungan berupa berkah dari sosok Satguru. Dahi setiap anak berkilau dengan ketiga jenis keberuntungan ini. BapDada juga merasa senang melihat anak-anak Beliau yang penuh keberuntungan. Baik saat Anda duduk secara langsung di hadapan Beliau maupun saat berada jauh, Anda tetap dekat di hati Beliau. Cinta kasih semacam ini antara anak dan Ayah hanya diperoleh pada masa ini dalam keseluruhan siklus. Anda juga memberikan pengalaman akan cinta kasih ini kepada orang lain. Kini, sebagian orang beranggapan bahwa Anda, jiwa-jiwa Brahmana, telah menemukan sesuatu yang istimewa. Apa yang telah Anda terima kini semakin jelas terlihat oleh mereka. Sang Ayah melihat adanya dampak besar dari Platinum Jubilee di semua tempat. Anak-anak telah melayani dengan sepenuh hati dan juga menyusun rencana untuk masa depan. BapDada mengucapkan selamat kepada Anda semua, anak-anak di mana pun berada: Wah, anak-anak! Wah! Selama 75 tahun (di tahun 2011), Anda telah melakukan segalanya berdasarkan upaya Anda sendiri. Dengan membebaskan diri dari rintangan dan membantu orang lain bebas dari rintangan, Anda telah sampai di titik ini. Apa yang kini diinginkan Sang Ayah dari Anda? Sang Ayah senantiasa berharap agar setiap anak menjadi setara dengan Sang Ayah. Sebagaimana Ayah Brahma menjadi pemenang, demikian pula, biarlah setiap anak senantiasa menjadi pemenang. Apa yang dilakukan Ayah Brahma untuk hal ini? Ikutilah sang ayah! Jadi, saat melangkah, Anda semua harus terlebih dahulu memeriksa: Apakah Ayah Brahma melakukan hal ini? Meskipun mengetahui bahwa seorang anak tertentu lemah dalam upaya maupun pelayanannya, Beliau justru memiliki perasaan belas kasih dan restu baik yang lebih besar terhadap mereka yang lemah. BapDada berpesan kepada semua anak: Demikian pula, milikilah perasaan suci serta restu baik, dan dengan pandangan penuh belas kasih serta restu baik, bekerjasamalah dengan setiap brother dan sister dalam keluarga Anda. BapDada sebelumnya juga telah menyampaikan bahwa, dalam mata pelajaran cinta kasih, setiap anak telah lulus sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Karena cinta kasih itulah Anda terus melangkah maju. Melihat cinta kasih anak-anak, Sang Ayah merasa senang. Karena mata pelajaran cinta kasih ini, setiap anak terus melangkah maju, masing-masing berurutan. Kini, BapDada menginginkan sebuah pengorbanan yang didasari oleh cinta kasih. Anda memiliki cinta kasih kepada Sang Ayah, jadi pengorbanan apa yang akan Anda lakukan? Tentu Anda sudah memahami apa yang diinginkan oleh BapDada. Anda mengerti apa yang diinginkan BapDada, bukan? (Mengangguk!) Apakah Anda mengerti? Lalu, apakah Anda memiliki keberanian untuk melakukannya? Jika Anda memiliki keberanian, angkatlah tangan Anda! Apakah Anda memiliki keberanian? Baiklah. Ketika anak-anak memiliki keberanian, bantuan Sang Ayah senantiasa menyertai.

Berdasarkan apa yang telah BapDada lihat hingga saat ini, dalam hal kesucian komplet, bahkan pikiran-pikiran sia-sia pun merupakan benih ketidaksucian. BapDada melihat bahwa sebagian besar dari Anda masih memiliki sanskara untuk memikirkan hal-hal yang sia-sia. Ada pikiran sia-sia, dan ada pula menyia-nyiakan waktu. Hal ini masih terlihat pada sebagian besar dari Anda, anak-anak. Dasar dari pikiran sia-sia adalah mental Anda, yang menghalangi Anda untuk menjadi Manmanabhawa. BapDada telah lama memberikan sinyal ini: Apa pun yang akan terjadi, itu akan terjadi secara tiba-tiba. Terkait dengan yang akan terjadi secara tiba-tiba, BapDada melihat bahwa sebagian besar dari Anda masih memiliki sanskara memiliki pikiran sia-sia. Ayah Brahma menjadi pemenang dengan menaklukkan pikiran yang sia-sia serta membuang-buang waktu; dia mencapai karmateet. Jadi, Anda harus mengikuti jejak Sang Ayah.

BapDada melihat bahwa mental Anda adalah ciptaan Anda, bahwa Anda adalah pencipta mental Anda, dan karenanya Anda mengendalikan mental Anda. Masing-masing dari Anda adalah master yang memiliki kekuatan untuk mengendalikan dan memerintah pikiran sendiri, namun demikian, mental Anda masih saja menipu Anda. Mental itu adalah ciptaan Anda, dan Anda berkata, "Ini milik saya!" Akan tetapi, karena kurangnya kekuatan pengendalian, mental itu menipu Anda. Mental juga diibaratkan sebagai seekor kuda, namun Anda memegang kendali berupa shrimat. Anda memang memegang kendali ini, bukan? Jika mental Anda sesekali membawa Anda pada hal-hal yang sia-sia, maka dengan menarik kendali itu lebih erat, Anda dapat melenyapkan sisa-sisa ketidaksucian sekecil apa pun yang ada dalam bentuk pikiran sia-sia. Jadilah master atas mental Anda. Sama seperti Ayah Brahma yang senantiasa memeriksa pikirannya setiap hari, periksalah pula mental Anda setiap hari dan akhirilah segala pikiran sia-sia. Hari ini, BapDada ingin agar Anda mengakhiri berbagai pikiran sia-sia tersebut. Memang hanya ada sedikit pikiran buruk, namun pikiran sia-sia jumlahnya lebih banyak dan hal itu menyita banyak waktu Anda. Jadilah master atas mental Anda dan buatlah mental Anda begitu sibuk sehingga tidak tertarik pada hal lain yang dapat melonggarkan kendalinya. Apakah hal ini memungkinkan untuk dilakukan? Hari ini, BapDada memberikan pikiran kepada setiap anak untuk mengakhiri segala pikiran sia-sia. Apakah hal ini mungkin? Siapa di antara Anda yang merasa akan mengakhiri semua pikiran sia-sia dan mengadakan upacara untuk hal ini, angkatlah tangan Anda! Hematlah juga waktu Anda agar tidak terbuang percuma. Anda harus menghemat waktu sekaligus pikiran Anda, karena BapDada sedang melihat catatan kemajuan spiritual (chart) masing-masing anak. BapDada melihat kekurangan ini dalam catatan sebagian besar dari Anda. Hanya mereka yang menjadi master atas mental merekalah yang akan menjadi master dunia. Sama seperti Ayah Brahma yang menjadi penakluk mentalnya dan menjadi master dunia, kini dia pun mengundang Anda anak-anak semua. Bahkan advance party pun mengundang Anda. Anda pernah diberitahu bahwa advance party pun datang ke alam halus pada pukul 04.00 pagi dan bertanya: "Kapan gerbang menuju mukti akan terbuka?" Siapa yang akan membukanya? Anda semua akan membuka gerbang menuju mukti, bukan? Menjadi komplet berarti gerbang menuju mukti akan terbuka. Mereka yang termasuk dalam advance party sedang berbincang dari hati ke hati dengan BapDada: "Sampai kapan?" Jadi, Sang Ayah bertanya kepada Anda: Sampai kapan? Lalu, jawaban apa yang harus diberikan? Anda yang berada di barisan depan: Sampai kapan? Anda menetapkan tanggal untuk setiap tugas, bukan? Jadi, kapan Anda akan menetapkan tanggal untuk tugas ini? Ayah Brahma memanggil Anda melalui wujud malaikatnya. Bisakah Anda menyebutkan tanggalnya kepada Baba? Katakanlah! Apakah Anda mampu menetapkan tanggalnya? Apakah tanggalnya sudah ditetapkan sekarang? Pandawa, angkat tangan Anda; apakah Anda sudah menetapkan tanggalnya? Belum! Mengapa? Didi berkata: "Baba, kami memiliki keinginan yang mendalam: Kami harus pulang ke rumah, kami harus pulang ke rumah, kami harus pulang ke rumah." Dadi berkata: "Kami memiliki keinginan yang mendalam: Kami harus menjadi karmateet, kami harus menjadi karmateet." Anda semua memiliki cinta kasih terhadap Didi dan Dadi, bukan? Anda memiliki cinta kasih terhadap semua orang, karena Anda semua mengasihi mereka yang telah tergabung dalam advance party. Sekarang, berikanlah tanggapan atas pertanyaan mereka. Oleh karena itu, lakukanlah percakapan dari hati ke hati di antara Anda sendiri dan siapkanlah jawabannya. Bersediakah Anda melakukannya?

Hari ini adalah hari pertemuan bagi Anda, para double foreigner, bukan? Jadi, Anda para double foreigner juga harus mendiskusikan hal ini di antara Anda sendiri dan memberi tahu Baba tanggalnya. Mereka yang berasal dari Bharata juga harus mendiskusikannya dan memberi tahu Baba. Apakah Anda punya jawaban? Ya, bicaralah! Bicaralah! Siapa pun yang ingin mengatakan sesuatu, angkat tangan Anda. (Mohiniben dari New York: "Baba, Engkau yang menentukan tanggalnya dan kami semua selalu siaga.") Tidak, Andalah yang harus menentukannya. Anda harus bersiap-siap, bukan? Sang Ayah akan berkata: Rayakanlah Diwali ini pada saat Diwali ini. Selalu siaga? Apakah Anda selalu siaga? Itulah sebabnya Baba berkata: Anda harus memberi tahu Baba. (Dr. Nirmala berkata: "Baba, beri kami waktu satu tahun, sampai Diwali berikutnya.") Achcha, apakah Anda setuju? Dia meminta waktu satu tahun. Siapa yang merasa menginginkan waktu satu tahun, angkat tangan! Angkat tangan tinggi-tinggi! Achcha. Catat nama-nama mereka yang menginginkan waktu satu tahun. Achcha. Yang lainnya semua tersenyum. Bicaralah! (Nirwairbhai: "Sekarang atau tidak sama sekali! Hal ini harus terjadi hari ini dan sekarang juga.") Jadi, bertepuk tanganlah! Achcha. Sangat bagus. Sekarang juga, masing-masing dari Anda harus berjanji dalam hati bahwa Anda tidak akan pernah membiarkan pikiran-pikiran sia-sia masuk ke dalam mental Anda. Apakah ini memungkinkan? Anda berkata mulai saat ini: Sekarang atau tidak sama sekali. Jadi, setidaknya, apakah Anda semua berjanji untuk tidak memiliki pikiran sia-sia atau membuang-buang waktu? Mereka yang siap untuk hal ini, angkat tangan! Sebagian besar dari Anda telah mengangkat tangan. Siapa yang merasa bahwa ini akan memakan waktu, angkat tangan! Tidak ada. Ada beberapa anak yang mengatakan bahwa mereka membutuhkan waktu. Beberapa yang lain mengangkat tangan. Achcha, pada perayaan Diwali ini, milikilah satu tekad yang teguh ini. Anda semua yang termasuk dalam kelompok mayoritas yang mengangkat tangan, Anda semua harus melakukan pengorbanan; dan oleh karena itu, mewakili Anda semua, kami akan memotong kue sebagai tanda atas tekad Anda tersebut. Apakah Anda menyukainya? Kue hari ini merupakan simbol dari tekad tersebut, karena Anda semua—bahkan mereka yang belum memiliki pengetahuan—menginginkan sesuatu terjadi sekarang juga. Sesuatu harus terjadi saat ini, namun mereka tidak memiliki kekuatan. Anda, anak-anak, memiliki kekuatan untuk mewujudkan pikiran Anda. Anda sedang mengikuti Sang Ayah, bukan? Kelahiran Ayah Brahma terjadi dengan satu tekad yang bulat: “Saya harus melakukan ini!" Bukan sekadar berpikir, “Saya akan memikirkannya. Haruskah saya melakukannya atau tidak?" Melainkan, “Saya harus melakukan ini." Satu tekad bulat itulah yang menciptakan masa depan bagi begitu banyak anak. Sosok Ayah Brahma memiliki keberanian yang luar biasa. Dia menerima bagian haknya dan kemudian menciptakan api persembahan. Dia menciptakan para Brahmana dalam yagya, dan kini jiwa-jiwa dari dalam maupun luar negeri telah tiba di sini karena satu tekad bulat Ayah Brahma. Jadi, apa yang tidak dapat dicapai oleh sebuah tekad yang bulat? Contoh nyata itu ada di hadapan Anda. Anda memiliki pikiran-pikiran yang sangat baik dan hal itu sampai kepada Sang Ayah, namun Anda kurang memiliki keteguhan tekad. Ketika suatu situasi muncul di hadapan Anda, keteguhan tekad itu pun berkurang. Keteguhan tekad adalah kunci kesuksesan.

Lihatlah, mereka yang berasal dari Delhi memiliki tekad yang bulat: "Kita harus melakukan ini." Jadi, hal itu pun terlaksana, bukan? Mereka tidak berkata: "Kita akan memikirkannya, kita akan melihatnya nanti." Itu adalah tekad bulat dari setiap orang. Memang putri ini dan anak ini yang menjadi perantaranya, namun kerja sama serta tekad bulat dari semua oranglah yang mewujudkan kesuksesan nyata tersebut. Semua anak turut ambil bagian dan mereka semua bersatu. Mereka tidak bersikap ragu-ragu dengan berkata "ya", "tidak", "ya", "tidak". Ada arah tujuan yang didasari tekad yang kuat, karena keteguhan tekad memiliki kekuatan yang luar biasa. Tugas apa pun yang Anda mulai, pertama-tama, semailah benih tekad yang bulat, dan hal itu pasti akan membuahkan hasil. Bagaimana perjalanan 75 tahun (atau 90 tahun pada tahun 2026 ini) itu berlalu? Kita telah menyelesaikan 75 tahun ini -90 tahun ini- berkat persahabatan antara Ayah Brahma dan anak-anak, serta tekad bulat mereka. Mereka terus melangkah maju dan mendorong orang lain untuk turut maju dengan semangat dan antusiasme. Demikianlah perjalanan 75 (90) tahun ini telah dilalui hingga tuntas. Hari ini, milikilah pikiran ini: “Hari ini, saya harus benar-benar mengakhiri segala bentuk penyia-nyiaan waktu serta semua jenis pikiran sia-sia.” Ketika kesia-siaan itu berakhir, harta berupa pikiran yang senantiasa luhur akan menghadirkan keajaiban.

BapDada senang melihat Anda, double foreigner. Anda terus maju dan memberikan perhatian yang sangat baik dalam melakukan pelayanan ganda. Namun demikian, BapDada kembali memberikan isyarat ini: Anda harus menarikan tarian mengharmoniskan sanskara satu sama lain. Jangan berpikir: "Center ini berjalan dengan sangat baik, pelayanan yang baik sedang berlangsung." Bagaimanapun, karena ini adalah satu keluarga—keluarga Tuhan, bukan keluarga duniawi melainkan keluarga Tuhan, dan keluarga Tuhan berarti memiliki restu baik serta perasaan penuh berkah satu sama lain—maka milikilah pikiran ini terhadap satu sama lain: "Kita semua bersama-sama, dalam suatu persekutuan, akan melangkah maju, dan membuka gerbang mukti, serta akan pulang ke rumah bersama-sama." Itulah sebabnya harus ada atmosfer di setiap center di mana orang tidak berpikir bahwa ada delapan atau sepuluh orang di sini, melainkan bahwa kesepuluh orang itu adalah satu (bersatu). Sekarang, untuk Diwali ini, Anda masing-masing harus memiliki niat dalam mental untuk menarikan tarian mengharmoniskan sanskara. Jangan sampai ada satu jiwa pun yang merasa jauh dari yang lain; biarlah semuanya bersatu. Pada Diwali ini, tarikanlah tarian mengharmoniskan sanskara. Milikilah tekad yang kuat dalam pikiran: "Jangan sampai ada satu pun yang merasa terbebani oleh saya; biarlah semua orang merasa ringan." Ketika sanskara Anda tidak harmonis, akan timbul beban yang berat. Sang Ayah merasa bahwa dengan pikiran ini, Anda akan segera siap untuk membuka gerbang. Periksalah: Tidak hanya tidak boleh ada orang yang merasa kesal terhadap Anda, tetapi tidak boleh ada seorang pun yang merasakan keberatan. Apakah hal ini memungkinkan? Apakah mungkin? Anggukkan kepala jika itu mungkin! Jika memungkinkan, angkatlah tangan Anda! Maka, akan ada kemegahan yang luar biasa pada Diwali kali ini.

Double Foreigner: BapDada membuat Anda, Double Foreigner, hadir dalam hati Beliau setiap hari. Mengapa? Mengapa Beliau menghadirkan Anda? Karena Double Foreigner telah menjadi instrumen untuk memuliakan nama Sang Ayah di seluruh dunia. Melalui apa? Karena Anda bukan penduduk Bharata, Anda adalah double foreigner, dan Anda telah menciptakan keberuntungan Anda sendiri; oleh karena itu, mengapa Anda harus dikesampingkan? Inspirasi ini telah tersebar dengan sangat baik dalam program-program di Delhi, dan inilah sebabnya BapDada menghadirkan Anda, anak-anak Beliau, sebagai instrumen untuk pelayanan. Anda akan membangunkan Bharata. Anda sedang membangunkannya dan Anda juga akan mempersiapkan para VIP di masa depan yang akan membangunkan Bharata. Pengalaman Anda, double foreigner, akan membangunkan penduduk Bharata. BapDada teringat bagaimana Anda biasa membawa banyak VIP ke sini pada masa-masa awal. Anda biasa mengadakan program-program. Pelayanan seperti itu tidak lagi terjadi sekarang. Persiapkanlah para VIP yang akan berbagi pengalaman mereka di atas panggung. Saat ini, lebih banyak program budaya yang diadakan, dan Anda juga berbagi pengalaman, namun waktunya terbatas. Sekarang, bawalah para VIP sedemikian rupa yang akan membangkitkan keberuntungan bagi penduduk Bharata. Pelayanan yang baru saja dilakukan bersama oleh double foreigner dan penduduk Bharata telah memberikan dampak yang positif. Sekarang, teruslah tingkatkan pelayanan semacam itu secara bersama-sama. Hal yang terpenting adalah setiap dari Anda—baik penduduk Bharata maupun yang berasal dari luar negeri—harus membuat diri Anda komplet dengan sangat cepat, sehingga tahapan komplet Anda membuka pintu gerbang menuju mukti. Achcha.

Baik saat Anda duduk di hadapan Baba, maupun di mana pun Anda berada, perhatian semua anak tertuju pada Madhuban. Semua anak sedang memandang BapDada; sebagian besar dari Anda sedang memandang BapDada.

Kepada semua anak dari berbagai tempat yang senantiasa ceria, kepada mereka yang terus-menerus melakukan upaya ganda—upaya ganda berarti melakukan upaya bagi diri sendiri sekaligus upaya dalam pelayanan; kepada mereka yang melakukan upaya ganda serta memiliki keyakinan ganda serta intoksikasi spiritual ganda, kepada mereka yang senantiasa bersama Sang Ayah, serta kepada mereka yang senantiasa memiliki restu baik, perasaan penuh berkah serta perasaan belas kasih yang suci—BapDada memberikan cinta kasih dan ingatan secara pribadi dari lubuk hati Beliau kepada setiap anak, satu per satu dengan menyebut nama mereka.

Namun, jangan lupa apa yang dikatakan Baba hari ini tentang mengakhiri segala pikiran sia-sia. Bagaimanapun juga, catatannya sampai kepada BapDada. BapDada akan melihat berapa banyak anak yang melakukan upaya intens, serta mereka yang saling membangkitkan semangat dan antusiasme satu sama lain untuk terus maju. Ketika seseorang melakukan kesalahan, pikiran Anda tertuju pada kesalahan orang tersebut: "Dia melakukan ini atau itu." Hentikan semua itu! Berikanlah kerja sama dan perasaan-perasaan luhur Anda kepada mereka. Melalui pelayanan seperti itu, Anda harus menjadikan seluruh perkumpulan sebagai perkumpulan jiwa-jiwa yang memiliki pikiran-pikiran luhur. Di center mana pun, jangan sampai ada perasaan negatif terhadap siapa pun saat berada di sana. Biarlah hanya ada restu baik dan perasaan suci; bukankah begitu? Itu sangatlah bagus. Bersama dengan ucapan selamat, BapDada juga menyampaikan cinta kasih dan ingatan dari hati Beliau kepada seluruh anak-anak. Achcha.

Berkah:
Semoga Anda menjadi pemberkah dunia yang penuh belas kasih dan menerima kerajaan dunia melalui pelayanan yang tanpa pamrih.

Mereka yang melayani secara tanpa pamrih tidak boleh berpikir: "Saya telah melakukan begitu banyak hal, jadi saya pantas menerima kehormatan atau rasa hormat karenanya". Itu juga merupakan bentuk dari keinginan untuk mengambil. Jika anak-anak dari Sang Pemberkah memiliki pikiran untuk mengambil, maka mereka tidak lagi menjadi pemberkah. Sikap ingin mengambil seperti itu tidaklah pantas bagi mereka yang merupakan pemberkah. Ketika pikiran semacam itu diakhiri, Anda akan mengklaim status sebagai maharaja dunia. Hanya pelayan tanpa pamrih seperti itulah—yaitu mereka yang memiliki ketidaktertarikan tak terbatas—yang dapat menjadi pemberkah dunia yang penuh belas kasih.

Slogen:
atas juga merupakan

Sinyal Avyakt: Sekarang, Tunjukkanlah Wujud Anda sebagai Pemberkah Hadiah terbesar dari semuanya adalah menjadi anak dari Sang Pemberkah dan memberikan kerja sama kepada setiap jiwa. Senantiasalah bekerja sama dengan siapa pun melalui restu baik Anda untuk memperbaiki situasi yang kacau—baik itu tugas yang terbengkalai, sanskara yang keliru, maupun suasana hati yang buruk. Saat melihat, mendengar, dan memahami hal-hal seperti "orang ini berkata begini" atau "orang itu berbuat seperti itu", ciptakanlah transformasi melalui stok kerja sama Anda dan buatlah jiwa tersebut menjadi penuh. Inilah donasi yang terbesar dari semuanya.