07.06.26 Avyakt Bapdada
Indonesian Murli 31.03.2010 Om Shanti Madhuban
Tinggallah dalam
Swamaan Sebagai Leluhur dan Jiwa yang Layak Dipuja, dan Peliharalah Semua Jiwa
dengan Mental Anda, dengan Memberikan Sakaash kepada Seluruh Pohon
Hari ini, BapDada
sedang memandang semua jiwa milik Beliau di segala tempat yang merupakan leluhur
dan jiwa-jiwa yang layak dipuja. Anda menganggap diri Anda sebagai jiwa leluhur,
bukan? Di manakah jiwa-jiwa yang layak dipuja tinggal? Bawalah pohon Anda ke
hadapan Anda dan lihatlah di mana tempat Anda di dalamnya. Anda tahu bahwa
tempat Anda para leluhur berada di akar. Anda berada di akar pohon dan juga di
batangnya. Jadi, seluruh pohon menerima pemeliharaan melalui akarnya. Anda
adalah leluhur yang menopang dan memberi sakaash kepada semua cabang, ranting,
dan daun dari seluruh pohon. Selain sebagai leluhur, Anda juga layak dipuja.
Bahkan daun terakhir pun menerima sakaash melalui batangnya. Apakah Anda
mengalami diri Anda sebagai yang memberi sakaash kepada seluruh pohon? Apakah
Anda memiliki intoksikasi menjadi leluhur yang memberi sakaash kepada semua jiwa
yang merupakan cabang, ranting, dan daun? Sama seperti Ayah Brahma dikatakan
sebagai kakek buyut, demikian pula Anda, anak-anaknya, para sahabatnya juga
merupakan master kakek buyut. Jiwa-jiwa dari seluruh pohon tertarik kepada Anda,
jiwa-jiwa leluhur. Anda, jiwa-jiwa leluhur, memelihara mereka dengan kekuatan
Anda. Sang Ayah memelihara Anda semua, jiwa-jiwa leluhur; bagaimana Beliau
melakukannya? Dengan semua kekuatan. Demikian pula, sehubungan dengan Anda
sebagai leluhur, Andalah yang memelihara mereka dengan kekuatan. Saat ini, Anda
dapat melihat bahwa semua jiwa tidak bahagia; mereka memanggil devi-devta
tertentu yang mereka puja: “Datang dan lindungi kami! Beri kami kedamaian! Beri
kami kekuatan! Wahai samudra pengampunan, leluhur, peliharalah kami!” Bisakah
Anda, jiwa-jiwa leluhur, mendengar suara ini di telinga Anda? Apakah Anda
memiliki pengalaman menjadi leluhur mereka? Lihatlah keseluruhan pohon - karena
semua jiwa dari agama lain adalah cabang dan ranting pohon, mereka juga melihat
Anda dengan pandangan itu. Anda juga leluhur mereka. Setiap kali Anda bertemu
jiwa-jiwa dari agama apa pun, apakah Anda menganggap mereka sebagai cabang dan
ranting pohon Anda sendiri? Ketika mereka bertemu Anda, mereka menganggap Anda
sebagai bagian dari mereka. Jiwa-jiwa itu memiliki perasaan bahwa Anda adalah
bagian dari mereka, dan mereka sudah seharusnya memiliki perasaan itu. Apakah
Anda memiliki begitu banyak intoksikasi dan perasaan belas kasih di dalam diri
Anda? Mereka memanggil-manggil dalam penderitaan: “Kasihanilah kami!” Jadi,
sekarang, sesuai dengan waktu, Anda semua jiwa leluhur harus memelihara mereka
melalui mental Anda dengan berbagai kekuatan. Mereka membutuhkan kekuatan saat
ini. Sejauh Anda memelihara intoksikasi menjadi jiwa leluhur, sejauh itulah
jiwa-jiwa itu akan dipelihara oleh Anda. Secara umum, dalam kehidupan lokik juga,
seseorang dipelihara oleh yang lebih tua. Yang lebih tua itulah yang menyediakan
dan mengatur makanan dan minuman untuk badan seseorang serta pendidikan yang
merupakan sumber penghasilan seseorang. Sama seperti Sang Ayah yang telah
memelihara Anda anak-anak semua dengan berbagai kekuatan yang berbeda, dengan
cara yang sama, adalah tugas Anda untuk memelihara semua cabang, ranting, dan
daun dari seluruh pohon. Apakah Anda para jiwa leluhur memiliki antusiasme
seperti itu? Apakah Anda memiliki intoksikasi bahwa Anda juga layak dipuja?
Lihatlah dalam keseluruhan drama ini, tidak ada jiwa agung atau pendiri agama
yang dipuja dengan disiplin seperti terhadap Anda jiwa-jiwa. Pemujaan Anda
sesuai dengan disiplin: melakukan arti Anda (yaitu, bentuk pemujaan dengan lampu
di atas piring) dan mempersembahkan bhog - tidak ada jiwa lain yang dipuja
dengan cara ini. Cara Anda diingat dan cara Anda dipuja, juga dinyanyikan sesuai
dengan disiplin. Tidak ada orang lain yang diingat dengan cara ini. Jadi, selain
sebagai leluhur, Anda juga layak dipuja. Tidak ada jiwa lain dalam keseluruhan
drama yang dipuja atau diingat dengan cara yang sama seperti terhadap Anda.
Maka, melihat Anda
jiwa layak dipuja dan juga jiwa leluhur, BapDada sangat senang. Lagu itu
berulang kali terputar di hati Sang Ayah: Wah, anak-anak Saya, leluhur dari
seluruh pohon dan jiwa-jiwa yang layak dipuja! Wah! Saat ini, BapDada ingin
melihat Anda semua anak dalam wujud swamaan Anda, menjadi setara dengan Sang
Ayah, komplet dan sempurna. Untuk itu, Anda anak-anak harus terus memperhatikan
satu hal. BapDada telah melihat bahwa, meskipun Anda semua telah berupaya dengan
sangat baik, masing-masing dari Anda harus menambahkan kata "sada" (terus-menerus)
pada upaya tersebut. Anda harus memperhatikan hal ini. BapDada bertanya kepada
Anda anak-anak: Sebagaimana BapDada melihat Anda anak-anak semua dalam wujud
swamaan Anda yang luhur, dengan cara yang sama, apakah Anda juga menganggap diri
Anda memiliki swamaan yang luhur seperti itu?
BapDada melihat
bahwa bahkan Anda, anak-anak, kini ingin kembali ke kerajaan Anda. Anda terus
menyanyikan lagu dalam hati: “Kita sekarang harus pulang. Kita sekarang harus
pulang. Kita sekarang harus melakukan perjalanan pulang.” Untuk ini, BapDada
juga telah memberi tahu Anda sebelumnya: Sibukkan diri Anda melakukan satu jenis
pelayanan atau lainnya sepanjang waktu. BapDada telah melihat bahwa Anda semua,
anak-anak, masih memiliki minat, semangat, dan antusiasme dalam melakukan
pelayanan. BapDada mendengar kabar pelayanan yang sangat baik. Namun, agar Anda
dapat maju dengan cepat, BapDada secara khusus menarik perhatian Anda, anak-anak:
Jangan hanya melayani dengan kata-kata. Ketika Anda melakukan pelayanan, lakukan
tiga jenis pelayanan sekaligus: berikan sakaash dengan mental Anda, berikan
pengetahuan ini dengan kata-kata dan perbuatan, yaitu, dalam relasi dan koneksi,
lakukan pelayanan dengan wajah Anda sehingga juga menciptakan dampak dalam
pelayanan yang Anda lakukan pada saat yang sama. Lakukan tiga jenis pelayanan
pada saat yang sama, karena jiwa-jiwa sekarang menginginkan adanya perbedaan
dalam pelayanan - bahwa sesuatu harus berubah. Jadi, bisakah Anda melakukan tiga
jenis pelayanan sekaligus? Mampukah Anda melakukannya? Apakah Anda memeriksa
bahwa, ketika Anda melayani dengan kata-kata, pelayanan juga terjadi melalui
mental dan perbuatan Anda? Artinya, apakah pelayanan terjadi melalui relasi dan
koneksi Anda? Apakah semuanya terjadi bersamaan? Mereka yang merasa melakukan
ketiga jenis pelayanan pada saat yang sama, angkat tangan! Anda melakukan ketiga
jenis pelayanan? Jadi, sekarang, mohon perhatikan! Bukan sesekali. Apa yang
terjadi? Anda melakukan pelayanan, tetapi biarlah juga ada kepuasan dalam diri
Anda dan terhadap rekan pelayanan Anda, karena buah dari pelayanan adalah
kepuasan dan kebahagiaan. Oleh karena itu, masing-masing dari Anda periksalah:
Anda telah melakukan pelayanan, tetapi seperti yang telah diberitahukan
sebelumnya, ada kebahagiaan dalam melakukan pelayanan ketika Anda, diri Anda
sendiri, rekan pelayanan Anda, dan atmosfer berada dalam vibrasi kepuasan. Anda
telah diberitahu tentang tiga hal khusus untuk kesuksesan dalam pelayanan yang
Anda lakukan. Anda harus mengingatnya. Pertama, pelayanan berarti kesadaran
sebagai instrumen (nimit bhav). Kedua, perasaan suci (bhavna). Ketiga, kata-kata
yang suci dan manis. Niat (bhav), perasaan suci (bhavna), dan sifat (swabhav).
Ketika semua ini bersatu dalam pelayanan yang Anda lakukan, Anda sendiri akan
merasa puas, rekan pelayanan Anda akan merasa puas, dan mereka yang Anda layani
juga akan terus maju. Mereka yang memiliki kesadaran sebagai instrumen akan
menempa relasi dengan Sang Ayah. Jika tidak ada kesadaran sebagai instrumen,
mereka tidak akan menjadi dekat dengan Sang Ayah. Jadi, setiap kali Anda
melakukan pelayanan, periksalah apakah niat, perasaan, dan sifat Anda akurat.
Saat ini, BapDada telah melihat bahwa hal yang utama adalah: ke mana pun
masing-masing dari Anda pergi untuk melakukan pelayanan, periksalah apakah rekan
pelayanan Anda tetap merasa puas. Kesuksesan dalam pelayanan yang Anda lakukan
adalah menerima buah kepuasan dan kebahagiaan. Selain itu, BapDada memberikan
sinyal untuk satu hal: saat berjalan dan beraktivitas, dan saat berada di suatu
perkumpulan, pasti akan selalu ada yang bersama Anda ketika Anda melakukan
pelayanan, jadi pandanglah satu sama lain sebagai jiwa. Anda memang memandang
satu sama lain sebagai jiwa, Anda juga mempraktikkannya. Namun, ketika Anda
melihat jiwa itu, apakah Anda melihat jiwa itu dalam bentuk sanskara aslinya?
Atau, apakah Anda juga melihat sanskara campuran dari jiwa itu? Anda telah lulus
dalam hal melihat orang lain sebagai jiwa, tetapi dengan sanskara apa Anda
melihat jiwa-jiwa itu? Apakah Anda menjalin hubungan dengan jiwa-jiwa itu dengan
sanskara aslinya? Atau, apakah sanskara saat ini juga muncul di hadapan Anda?
Jadi, Sang Ayah menyampaikan: Mulai hari ini, pertama-tama lihatlah siapa pun
sebagai jiwa, tetapi lihatlah jiwa itu dalam wujud sanskara aslinya. Dengan
begitu, semua hal yang bisa sesekali terjadi di antara Anda tidak akan terjadi
lagi. Saat ini, Anda melihat jiwa-jiwa, tetapi apa pun sanskara saat ini dari
setiap jiwa, itu juga masih muncul di hadapan Anda. Cara pandang seperti itu
memunculkan gap (celah, kekosongan) tahapan kesempurnaan yang semestinya terjadi
di antara Anda satu sama lain. Jadi, lihatlah setiap jiwa dengan sanskara
aslinya. Dengan begitu, rintangan yang muncul dalam perkumpulan akan berakhir.
Keluarga Brahmana
ini adalah keluarga yang luhur. Ada pujian besar untuk keluarga ini. Anda tidak
akan menemukan keluarga Ketuhanan seperti ini berulang kali. Anda hanya akan
menemukan keluarga Ketuhanan seperti ini sekali dalam sepanjang keseluruhan
siklus. Sepanjang siklus, Anda tidak akan menemukan keluarga sebesar ini.
Mengetahui keistimewaan keluarga ini dan bergerak bersama keluarga ini juga
merupakan hal yang sangat penting. Anda telah diberitahu sebelumnya bahwa
fondasi dari gyan ini adalah keyakinan, dan ada empat hal dalam keyakinan ini:
Sang Ayah - Dada termasuk di dalamnya, kemudian keyakinan pada gyan, keyakinan
pada drama, dan keyakinan pada keluarga. Anda adalah jiwa-jiwa yang inteleknya
memiliki keyakinan, sehingga Anda menjadi pembuat upaya mudah. Sama seperti Anda
memiliki keyakinan pada BapDada, demikian pula penting untuk memiliki keyakinan
pada keluarga. Apa yang Anda lakukan saat Anda mengemas sesuatu? Anda
mengencangkannya di keempat sisinya. Jika Anda tidak mengencangkannya bahkan di
satu sisi pun, itu akan rentan. Dengan cara yang sama, Sang Ayah, gyan, dan di
dalam gyan ini, drama secara khusus, serta keluarga. Jika keempat hal ini tidak
kuat, maka akan ada rintangan. Kemudian, Anda harus memberi perhatian lagi untuk
mengatasi rintangan. Oleh karena itu, pengakuan terhadap keluarga, cinta kasih
terhadap keluarga, dan saling memahami satu sama lain, sangatlah esensial.
Anda masing-masing
adalah leluhur, Anda layak dipuja, dan karena itu Anda harus menanamkan hal-hal
ini ke dalam diri Anda dan rekan pelayanan Anda. Tidak peduli apa pun Anda, Anda
berurutan. Namun, tugas khusus keluarga Brahmana adalah memberi berkah dan
menerima berkah. Beberapa anak berkata: Yang lain menjadi marah. Bagaimana
mereka akan menerima berkah? Mereka tidak akan menerima berkah; mereka marah.
BapDada berkata: Baiklah, jika, karena sanskara mereka, mereka memberikan
pikiran-pikirab buruk, dan Anda ingin memberi mereka berkah, tetapi, karena
mereka memberikan pikiran buruk… Jika mereka memberikan pikiran buruk, siapa
yang menerimanya? Apakah Anda atau orang lain yang menerimanya? Mereka yang
memberi dan kemudia Anda yang menerima? Jadi, mengapa Anda menerima pikiran
buruk mereka? Jika Anda melihat jiwa-jiwa dalam sanskara asli mereka, Anda akan
berbelas kasih. Jadi, lindungilah diri Anda! Jangan menerima pikiran buruk
mereka, Anda menjadi penerima pikiran buruk. Jangan memberi dan jangan menerima
itu.
BapDada sekarang
memberi Anda tugas pekerjaan rumah untuk hari ini sampai Baba datang lagi. Kapan
pun Anda melihat jiwa lain sebagai jiwa, jangan melihat jiwa itu dalam bentuk
sanskara-sanskaranya saat ini. Ketika Anda mengatakan "jiwa", maka lihatlah jiwa
itu dengan sanskara-sanskaranya yang asli. Ketika Anda menjalin hubungan dengan
jiwa itu atau melihat jiwa itu, maka lihatlah jiwa itu dengan pandangan tersebut.
Maka, rintangan-rintangan yang datang, yang tidak memampukan upaya Anda menjadi
intens, tidak akan datang. Jika Anda sekarang mengubah sikap mental dan
pandangan Anda, vritti dan drishti Anda, maka semua situasi akan berakhir. Dalam
situasi apa pun Anda melihat jiwa-jiwa, BapDada telah memberi tahu Anda
sebelumnya, dan itu juga merupakan kewajiban tetap masing-masing Anda dalam
keluarga Brahmana untuk memberikan restu baik dan perasaan suci, dan juga
menerima restu baik dan perasaan suci. Lihatlah jiwa-jiwa dengan
sanskara-sanskara asli mereka dan teruslah bergerak dengan cara itu. Baba ingin
memberi tahu Anda satu hal lagi. Anda juga telah diberitahu hal ini sebelumnya.
Sesekali, dalam
suatu perkumpulan, Anda menjadi tertarik pada par-darshan (melihat jiwa lain),
par-chintan (memikirkan jiwa lain), dan par-mat (mengikuti perintah jiwa lain).
Sekarang, hilangkan ketiga "par" ini dan sisakan satu "par", yaitu "par-upkar" (untuk
mengangkat jiwa lain). Anda harus mengangkat jiwa lain. Anda adalah jiwa-jiwa
yang mengangkat jiwa lain. Sifat Brahmana adalah mengangkat jiwa lain. Jangan
melihat jiwa lain; hilangkan "par" jenis itu. Ketiga “par” itu menyebabkan
kerugian besar. Inilah sebabnya mengapa Anda harus selalu mengingat swamaan Anda:
Swamaan saya, sebagai jiwa Brahmana, adalah untuk mengangkat jiwa lain. Di musim
berikutnya, BapDada ingin melihat transformasi ini pada setiap anak. Apakah itu
mungkin? Angkat tangan Anda! Anda semua pandai mengangkat tangan! Jadi, apa yang
akan Anda lakukan? Bagus. BapDada memberikan ucapan selamat. Teruslah menarik
perhatian satu sama lain. Apa yang akan Anda lakukan?
Setiap malam,
sebelum tidur, sebelum mengucapkan: Selamat malam kepada BapDada, berikan kepada
Baba seluruh catatan perbuatan baik atau buruk Anda. Berikan catatan apa pun
yang telah Anda lakukan, kosongkan intelek Anda, lalu ucapkan: “Selamat malam.”
Ucapkan: “Selamat malam” kepada Sang Ayah dan tidurlah dalam ingatan kepada Sang
Ayah. Maka Anda akan tidur nyenyak. Pertama-tama, kosongkan diri Anda, jangan
menyimpan apa pun dalam intelek Anda. Jika Anda menyerahkan seluruh catatan Anda
kepada Sang Ayah, Anda tidak perlu pergi ke daratan Dharamraj. Tuhan akan senang
dengan hati yang jujur. Jadi, Anda telah diberi tugas. Pertama, Anda bisa
melakukan pelayanan sambil berjalan dan beraktivitas dalam wujud leluhur Anda
dan layak dipuja. Sang Ayah melihat bahwa putri Janak, meskipun kesehatannya
tidak baik, memberikan sakaash dengan mentalnya untuk pelayanan di Karachi.
Siapa pun instrumen di sana, untuk pelayanan yang sudah ditentukan, jiwa ini
mempraktekkannya secara nyata. Jiwa-jiwa di sana menerima sakaash, dan mereka
bergerak maju dengan antusias. Jadi BapDada melihat contoh nyata seperti itu,
dan Anda semua juga dapat melakukannya. Anda dapat memampukan gelombang
kebahagiaan untuk mencapai mereka yang tidak bahagia, dan kepada mereka yang
berseru-seru meratap. Para pemuja memanggil Anda: “Kapan dewa-dewi kami akan
datang dan memberi belas kasih?” Anda tidak dapat mendengarnya, tetapi Sang Ayah
dapat mendengarnya dengan sangat jelas. Mereka memanggil Anda semua dewa-dewi
istimewa. Anda tidak tahu siapa pemuja Anda, tetapi para pemuja mengetahui Anda.
Mereka memanggil-manggil. Setiap jiwa Brahmana memiliki pemuja. Beberapa dari
Anda mungkin sedikit malas atau mungkin juga pandai; Anda pun memiliki pemuja.
Anda duduk di antara akar, dan karena itu Anda memiliki peran untuk memberi
sakaash. Jadi, sekarang, tingkatkan pelayanan dengan mental Anda. Semakin sibuk
Anda, semakin Anda akan terbebas dari rintangan. Anda bisa melakukan ini, bukan?
Anda tahu bagaimana melayani dengan mental Anda, bukan? Apakah Anda tahu? Mereka
yang tahu, angkat tangan! OK, turunkan tangan! Anda tahu itu. OK, mereka yang
terus melakukannya secara nyata setiap saat, angkat tangan! Anda terus melakukan
ini? OK. Apakah Anda melakukannya secara teratur sebagai disiplin, atau hanya
sesekali? Jika Anda hanya melakukannya sesekali, maka jadikan itu teratur, dan
jika Anda melakukannya hanya sedikit, maka tingkatkan karena fondasi dari
seluruh siklus adalah buah dari pelayanan yang Anda lakukan saat ini. Baik saat
Anda menjadi pemuja maupun saat Anda mengklaim kerajaan, fondasi dari keduanya
adalah pelayanan yang Anda lakukan saat ini, tahapan Anda saat ini, kata-kata
Anda saat ini, dan relasi serta koneksi Anda saat ini. Inilah mengapa BapDada
menginginkan, agar lain kali, ketika Beliau datang untuk pertemuan pertama… Anda
pasti berpikir bahwa Sang Ayah telah menanyakan: Sampai kapan ini akan berlanjut?
Ini berarti Anda harus selalu siaga. Inilah mengapa hasil setiap anak akan
diambil pada pertemuan pertama. Persentase perlu ditingkatkan dari yang sekarang.
Bahkan, BapDada telah mengatakan sejak awal: Jika Anda ingin melakukannya,
lakukanlah sekarang. Bukan di lain waktu. Anda menyanyikan banyak lagu tentang "sesekali"
kepada BapDada. Anda menyanyikan banyak lagu yang sangat bagus, tetapi BapDada
tidak menyukai lagu tentang "sesekali". Beliau menyukai lagu tentang "abhi abhi
(sekarang juga)". Donasi instan membawa amal yang besar. Jadi, apakah Anda
mengerti apa yang harus Anda lakukan untuk tahun depan? Achcha.
BapDada senang
melihat anak-anak di segala tempat, karena BapDada tidak ingin melakukan apa pun
sendirian tanpa Anda anak-anak. Inilah sebabnya Beliau terus memanggil Anda
anak-anak setiap hari. Anak-anak pembuat upaya intens, anak-anak yang manis,
anak-anak yang terkasih, sekarang ayo lakukan!
Anda anak-anak semua,
dari mana pun, baik yang duduk langsung di depan BapDada maupun di mana pun Anda
duduk, Anda semua mengingat Sang Ayah. Jadi, siapa yang diingat Sang Ayah?
Beliau mengingat Anda semua anak di mana pun karena, untuk setiap anak, Sang
Ayah memiliki harapan bahwa setiap anak pasti harus menjadi setara dengan Sang
Ayah. Sang Ayah memiliki harapan pada setiap anak, meskipun Beliau tahu bahwa
Anda berurutan, bahwa Anda semua harus menjadi komplet sesuai nomor Anda,
bukankah begitu? Baba juga melihat upaya setiap anak sesuai dengan apa yang Anda
lakukan. Sang Ayah merasakan cinta kasih yang sedemikian rupa besarnya. Ketika
Anda berupaya, Beliau merasakan banyak cinta kasih bahwa Anda terbebas dari
kerja keras. Hanyutlah dalam cinta kasih. Semakin Anda hanyut dalam cinta kasih,
semakin sedikit upaya yang harus Anda lakukan. Selain itu, ketika BapDada
meminta Anda untuk mengangkat tangan karena memiliki cinta kasih kepada Sang
Ayah, Anda semua mengangkat tangan sangat tinggi. Sang Ayah menerima bahwa Anda
memiliki cinta kasih kepada Beliau, dan sebagian besar dari Anda telah lulus
dalam mata pelajaran cinta kasih, tetapi ketika Anda terjebak dalam situasi
tertentu, Anda melupakan Sang Ayah.
Cinta kasih yang
berjuta-juta kali lipat, ingatan, dan kasih sayang dari lubuk hati BapDada untuk
Anda, anak-anak semua di mana pun. Untuk semua anak, untuk Anda anak-anak semua,
yang merupakan para master, Sang Ayah memberikan ratusan dan ribuan salam.
Terbanglah dan teruslah membuat orang lain terbang. Achcha.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi tak berwujud jasmani dan memakai semua perhiasan Anda melalui tahapan
Anda sendiri untuk mengatasi semua situasi sulit.
Mereka yang merawat
semua perhiasan mereka, tidak akan pernah memiliki kesombongan akan badan mereka.
Menjadi tak berwujud jasmani dan memakai semua perhiasan Anda berarti menjadi
Manmanabhawa dan Madhyajibhawa. Ketika Anda stabil dalam tahapan asli Anda
sendiri, Anda bisa dengan mudah mengatasi semua situasi sulit. Kemudian, semua
jenis sifat lama Anda yang beragam akan berakhir dengan melakukan ini. Ketika
Anda melihat niat diri Anda sendiri, sang jiwa, semua hal yang berkaitan dengan
konflik unsur alam akan berakhir. Anda kemudian bisa mengembangkan kekuatan
dalam diri Anda untuk menghadapi segala jenis situasi.
Slogen:
Ambil saja
satu langkah dalam mental Anda, maka Sang Ayah akan mengambil seribu langkah
untuk memberikan kerja sama.
Sinyal Avyakt: Agar
Senantiasa Ceria; Milikilah Sifat Santai, Luwes, dan Toleran Mereka yang tidak
melihat masa lalu mereka sendiri atau masa lalu orang lain, dan yang membubuhkan
titik dalam satu detik, adalah jiwa yang luwes. Dari sifat mereka yang luwes,
Anda dapat melihat kemanisan dan keceriaan yang nyata di mata, wajah, dan
aktivitas mereka. Mereka yang memiliki tahapan luwes dan santai, juga akan
menjadikan orang lain luwes dan santai. Menjadi luwes dan santai berarti bahwa
apa pun yang Anda dengar, lihat, atau lakukan haruslah penuh intisari, dan Anda
hanya akan mengambil intisarinya.