07.07.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Anda harus memiliki intoksikasi bahwa Baba Anda telah datang untuk
menjadikan Anda master dunia. Anda sedang duduk secara pribadi di hadapan Beliau.
Pertanyaan:
Upaya apa
yang pasti dilakukan oleh mereka yang mengetahui tentang falsafah karma yang
mendalam?
Jawaban:
Upaya untuk
terus mengingat Baba, karena mereka tahu bahwa hanya dengan mengingat Baba,
rekening karma masa lalu mereka bisa dilunasi. Jiwa-jiwa ini tahu bahwa jika
mereka tidak melunasi rekening karma masa lalu, mereka akan mengalami hukuman
melalui penderitaan karma dan status mereka akan hancur, sehingga kelahiran
mereka berikutnya juga akan sesuai dengan itu.
Om Shanti.
Air raksa
kebahagiaan tanpa batas meningkat dalam diri Anda anak-anak, ketika Anda melihat
bahwa BapDada telah datang secara pribadi di hadapan Anda. Anda anak-anak juga
tahu bahwa Shiva Baba telah memasuki badan Brahma sekali lagi, setelah 5000
tahun. Untuk melakukan apa? Anda anak-anak memiliki intoksikasi ini. Anda semua
mengetahui bahwa Sang Ayah telah datang untuk menjadikan Anda master surga.
Beliau sedang menjadikan kita layak. Beliau berulang kali memberi tahu kita
tentang metode yang harus kita gunakan untuk berubah dari tamopradhan menjadi
satopradhan. Metodenya sangat mudah. Beliau mengajarkan ingatan yang sangat
mudah kepada anak-anak. Di jalan ketidaktahuan, ketika seorang ayah memperoleh
anak laki-laki, dia mengerti bahwa ahli warisnya sudah lahir. Anda anak-anak
tahu bahwa Sang Ayah datang dan mengadopsi Anda pada saat ini. Sebenarnya, Anda
semua adalah anak-anak Shiva Baba, tetapi bagaimana Baba bisa menjadikan Anda
milik-Nya sehingga Beliau bisa berbicara kepada Anda dan Anda bisa mendengarkan
Beliau? Shiva Baba berkata melalui badan Brahma ini, “Saya adalah Ayah Anda.
Saya menjadikan Anda master surga.” Hanya saja, Anda jiwa-jiwa sekarang tidak
suci, sehingga Anda tidak bisa pergi ke hunian mukti maupun daratan jeevan mukti.
Anda semua adalah anak-anak Sang Ayah Yang Esa. Anda semua harus menerima
properti Sang Ayah. Ada begitu banyak anak dan jumlahnya terus bertambah. Beliau
terus mengadopsi mereka. “Wahai, jiwa-jiwa, Anda sekarang anak-anak Saya.
Sadarilah diri Anda sebagai jiwa.” Kita telah menemukan Baba yang telah kita
ingat selama setengah siklus. Jangan pernah melupakan ini! Jiwa-jiwa telah
mengingat Sang Ayah melalui badan-badan mereka selama setengah siklus, “Wahai,
Sang Penyuci, Sang Penghapus Kesengsaraan dan Sang Pemberkah Kebahagiaan!”
karena ini adalah kerajaan Rahwana. Ada orang-orang yang berpikir bahwa mereka
sangat bahagia karena mereka memiliki kekayaan berjuta-juta, atau memiliki
pabrik dan sebagainya, tetapi semua itu hanya untuk sementara waktu. Pada
akhirnya, mereka akan menangis dalam penderitaan berat. Gunung-gunung
kesengsaraan akan runtuh. Semua properti itu akan hancur hanya dalam sedetik.
Anda menerima warisan dari Sang Ayah dalam sedetik. Beliau berkata, “Saya
memberi Anda kedaulatan surga dalam sedetik. Dunia tua ini akan dihancurkan.
Akan terjadi peperangan dan juga bencana alam. Harus ada kebersihan. Anda
jiwa-jiwa sekarang sedang menjadi suci.” Baik Bap maupun Dada bisa mengerti
sebesar apa upaya yang Anda anak-anak sedang lakukan. Sang Ayah membuat Anda
melakukan sangat sedikit upaya untuk mengklaim warisan Anda dari Beliau:
sadarilah diri Anda sebagai jiwa dan ingatlah Sang Ayah. Sang Ayah rohani tanpa
citra jasmani dan kita jiwa-jiwa memanggil-manggil Beliau. Sang Ayah bertanya,
“Bagaimana Anda, jiwa-jiwa yang tidak suci, bisa menjadi suci?” Hanya Sang Ayah
Yang Esalah Sang Penyuci. Seandainya sungai-sungai fisik adalah penyuci, Anda
harus cepat-cepat pergi dan mandi dalam salah satu sungai itu dan pulang kembali.
Ada banyak orang yang pergi mandi di Sungai Gangga, tetapi mengapa mereka tetap
saja tidak suci? Siang dan malam, mereka terus merapalkan: “Sang Penyuci adalah
Ramanya Sita.” Arti ungkapan itu adalah: “Hanya ada satu Rama, Sang Ayah Yang
Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma), yang menjadi Sang
Pelindung semua pemuja, yaitu semua Sita. Hanya Beliaulah Sang Penyuci dan Sang
Suami di atas segala suami. Hanya ketika Beliau datang, barulah Beliau bisa
menyucikan Anda.” Sekarang, Sang Ayah berkata, “Ikutilah shrimat Saya! Jangan
mengikuti petunjuk orang lain!” Orang-orang mengira bahwa mereka bisa menemukan
Tuhan lewat melakukan pemujaan. Seandainya Anda bisa menemukan Tuhan lewat
melakukan pemujaan, lalu mengapa mereka kemudian berkata bahwa Beliau akan
datang untuk melindungi para pemuja? Bencana apa yang terjadi atas para pemuja
sehingga Beliau harus datang untuk melindungi mereka? Perlindungan diberikan
ketika terjadi bencana. Sang Ayah berkata, “Anda telah menjadi sedemikian
merosot!” Ini adalah kedalaman neraka yang ekstrem, dan semua jiwa begitu tidak
bahagia dan berpenyakit. Lihatlah apa yang terjadi di setiap rumah tangga! Hanya
ada penderitaan belaka! Inilah sebabnya, mereka memanggil-manggil, “Baba,
hapuslah kesengsaraan kami dan berilah kami kebahagiaan.” Dahulu, ada
kebahagiaan konstan di Bharata, tetapi sekarang ada kesengsaraan. Ini adalah
persoalan Bharata, bukan daratan-daratan lain. Mereka tercipta belakangan. Ada
beberapa jiwa yang mengalami 60 kelahiran dan ada yang mengalami jumlah
kelahiran lebih sedikit. Mereka yang berasal dari agama devi-devta mengalami 84
kelahiran. Sesuai dengan perhitungan ini, mereka yang datang setelah separuh
siklus akan mengalami setengah dari 84 kelahiran. Bukan berarti bahwa semua jiwa
mengelilingi siklus 84 kelahiran. Orang-orang mengatakan apa pun yang terlintas
dalam benak mereka. Anda anak-anak sekarang sedang memenuhi celemek Anda dengan
permata-permata pengetahuan yang tak termusnahkan dari Sang Ayah.
Permata-permata ini sangat bernilai tinggi. Sang Ayah menjelaskan kepada Anda
dengan begitu mudah. Beliau berkata, “Anda telah memanggil-manggil, ‘Wahai, Sang
Penyuci! Datanglah dan sucikanlah kami!’ Oleh sebab itu, Saya telah datang.”
Anda sekarang mengerti bahwa jika Anda menjadi suci, Anda akan menjadi master
surga. Shiva Baba telah datang untuk mengubah kita dari jiwa-jiwa berintelek
batu menjadi jiwa-jiwa berintelek ilahi, dari tuan bebatuan menjadi tuan
keilahian. Semua patung di jalan pemujaan telah diukir dari batu. Mereka terus
memusingkan diri dengan batu. Sang Ayah berkata, “Sebanyak apa pun upaya yang
mereka lakukan, semua itu tidak akan mendatangkan manfaat apa pun.” Dahulu, Anda
juga mempersembahkan diri. Manfaat apa yang Anda terima? Maksimal, bisa jadi
Anda memperoleh penglihatan tentang seorang dewi, tetapi kondisi Anda tetap sama
seperti sebelumnya. Sang Ayah, Sang Penyuci, hanya datang satu kali pada zaman
peralihan. Di zaman emas, tidak ada hal-hal dari jalan pemujaan. Sang Ayah tidak
meminta Anda menebas leher atau melakukan ini atau itu. Orang-orang melakukan
begitu banyak hal yang berbeda di jalan pemujaan. Di masa lalu, mereka sering
mempersembahkan nyawa manusia kepada para dewi. Sang Ayah berkata, “Anda menjadi
devi-devta sesudah diperbarui. Sekarang, Anda adalah jiwa-jiwa berintelek batu.
Anda dahulu telah diberi kedaulatan surga. Dahulu ada begitu banyak istana
bertatahkan berlian dan permata, serta terdapat kekayaan yang berlimpah. Apa
yang telah terjadi pada semua itu? Anda sekarang telah menjadi begitu tidak
bahagia!” Anda aslinya berasal dari agama devi-devta. Anda sekarang telah
memasuki tahapan rajo dan tamo. Anda dahulu berasal dari agama devi-devta, lalu
mengapa Anda menyebut diri Anda sebagai Hindu? Orang-orang dari agama-agama lain
hanya percaya kepada agama mereka sendiri. Setiap orang hanya memiliki satu
agama. Orang Muslim memeluk agama Islam dan orang Kristen memeluk agama Kristen.
Apa yang terjadi pada Anda? Anda dahulu begitu bahagia, suci, dan benar-benar
tanpa sifat buruk. Sekarang, Anda telah menjadi penuh sifat buruk! Tak seorang
pun tahu bagaimana Anda dahulu benar-benar tanpa sifat buruk maupun bagaimana
Anda kemudian menjadi benar-benar penuh sifat buruk. Selagi mengalami 84
kelahiran, Anda berubah dari sato menjadi tamo. Sekarang, Anda telah menjadi
sepenuhnya tamopradhan dan tidak suci. Kita benar-benar harus pergi dari zaman
emas, sepanjang siklus, sampai ke zaman besi. Semua agama harus melewati tahapan
sato, rajo, dan tamo. Perluasan harus terjadi. Anda juga bagian dari pohon.
Lihatlah gambar pohon: Brahma sedang berdiri di puncak pohon. Brahmalah yang
berdiri di sana, di puncak pohon, pada akhir 84 kelahirannya. Anda semua, para
Brahmana, yang sedang duduk di bawah (bertapasya) adalah jiwa-jiwa yang telah
menjadi kaum shudra yang tidak suci pada akhirnya. Anda sedang mempelajari Raja
Yoga di bawah. Anda dahulu juga shudra, dan sekarang Anda telah menjadi Brahmana.
Hal-hal ini harus dipahami. Pohon ini memberikan penjelasan yang sangat bagus.
Anda sekarang sedang melakukan tapasya Raja Yoga dan memorial Anda berdiri di
sana. Ini adalah Kuil Dilwala hidup, sedangkan itu adalah Kuil Dilwala yang
tidak hidup. Itu tidak ada di zaman emas. Anda bisa melihat memorial Anda pada
saat ini. Anda sedang duduk di Kuil Dilwala sejati dalam wujud hidup, secara
nyata. Surga sedang didirikan. Ketika Anda pergi ke surga, tak satu pun dari
kuil-kuil ini yang akan tetap ada. Ada Mama, Baba, dan kita, anak-anak, yang
sedang duduk di sini. Kuil ini merupakan replika identik Anda. Ini disebut
Madhuban, Kuil Dilwala yang hidup. Nanti, ketika jalan pemujaan dimulai, Anda
akan membangun kuil-kuil dan sebagainya. Sang Ayah menjadikan Anda sangat kaya
raya, sehingga Anda kemudian membangun kuil-kuil untuk Beliau. Bukan satu orang
saja yang membangun kuil untuk Shiva. Mereka semua membangun kuil-kuil tersebut
sesuai kemampuan masing-masing. Anda tahu bahwa Anda dahulu layak dipuja dan
kemudian Anda menjadi pemuja di zaman perunggu. Shiva Baba menjadikan Anda
sedemikian kaya raya! Oleh sebab itu, belakangan, di jalan pemujaan, Anda
membangun kuil-kuil untuk Beliau. Anda memahami semua hal ini pada saat ini.
Jadi, sekarang berupayalah dan jadilah raja diraja. Di zaman emas, mereka
disebut maharaja, sedangkan di zaman perak, mereka disebut raja. Kemudian,
ketika dunia menjadi tidak suci, para maharaja dan raja-raja pun tidak suci.
Mereka membangun kuil-kuil untuk para maharaja tanpa sifat buruk dan memuja
mereka. Terlebih dahulu, mereka membangun kuil untuk Shiva, kemudian untuk
devi-devta. Anda sendiri membangun berbagai kuil dan memuja mereka. Anda
mengalami 84 kelahiran. Anda layak dipuja selama setengah siklus, kemudian
menjadi pemuja selama setengah siklus. Orang-orang menyangka bahwa Tuhan layak
dipuja sekaligus menjadi pemuja. Mereka berkata bahwa Beliau memberikan segala
sesuatu, kemudian Beliau sendiri mengambilnya kembali. Baiklah, jika Tuhan
memang memberikannya kemudian mengambilnya kembali, lalu mengapa Anda khawatir
tentang itu? Anda hanyalah wali. Jadi, apa perlunya menangis? Sang Ayah duduk di
sini dan menjelaskan kepada jiwa-jiwa. Anda sekarang menjadi berkesadaran jiwa
secara berurutan. Beberapa orang sama sekali tidak mengingat Sang Ayah. Mereka
sama sekali tidak tetap berkesadaran jiwa. Di sini, Anda begitu banyak menerima
penjelasan, “Anda adalah jiwa dan Sang Jiwa Yang Maha Tinggi sedang mengajar
Anda.” Sanskara terdapat di dalam jiwa. Jiwalah yang menjadi pengacara, hakim,
dan sebagainya. Anda akan menjadi apa besok? Jika Anda jiwa-jiwa terus mengingat
Sang Ayah dengan baik, Anda akan pergi dan lahir di daratan keabadian. Anda
tidak akan mengalami kelahiran kembali di daratan kematian. Jika masih ada
rekening karma yang belum dilunasi, Anda harus mengalami hukuman. Semua itu
harus dilunasi melalui penderitaan karma, dan Anda kemudian tidak akan mengklaim
status tinggi. Sang Ayah duduk di sini dan menjelaskan falsafah karma yang
mendalam kepada Anda anak-anak. Anda tahu bahwa zaman emas bersifat satopradhan;
segala sesuatu di sana satopradhan. Orang-orang mengatakan bahwa Krishna dahulu
menggembalakan sapi. Mungkinkah raja merawat sapi? Itu mustahil! Sudah
ditunjukkan bahwa sapi-sapi di zaman emas berkualitas kelas satu. Mereka disebut
“Kamdhenu” (yang memenuhi semua keinginan). Jagadamba Saraswati juga Kamdhenu,
karena dia memenuhi keinginan semua orang selama 21 kelahiran. Anda juga
Kamdhenu. Orang-orang kemudian memberikan sebutan itu kepada sapi-sapi yang
menghasilkan susu berlimpah. Ada sapi-sapi kelas satu di istana-istana para
raja. Karena raja-raja di sini juga memiliki sapi-sapi yang sangat bagus
kualitasnya, bayangkan saja, bagaimana sapi-sapi di zaman emas nantinya. Di sana
sama sekali tidak tercium bau busuk. Sang Ayah sekarang memberi tahu Anda
anak-anak, “Saya telah datang untuk menjadikan Anda rupawan dan membawa Anda
pulang bersama Saya. Anda memanggil-manggil Saya, ‘Wahai, Sang Penyuci,
datanglah! Datanglah ke dunia yang tidak suci ini dalam badan yang tidak suci!’”
Orang ini tidak suci, sedangkan yang itu adalah malaikat yang suci. Ada
perbandingannya. Dari tidak suci, Anda juga akan menjadi malaikat-malaikat yang
sedemikian suci. Devi-devta di zaman emas disebut devi-devta, sedangkan malaikat
berada di alam halus. Anda, para malaikat, sekarang sedang menjadi suci. Sang
Ayah memberikan ajaran-ajaran ini kepada Anda dengan begitu mudah. Ketika Anda
datang kemari, jangan mengingat sahabat, kerabat, rumah, keluarga, atau bisnis
Anda dan sebagainya. Anda telah datang dan bertatap muka dengan Sang Ayah. Anda
telah datang kemari untuk mengakumulasi pendapatan melalui beryoga. Oleh sebab
itu, sibukkanlah diri Anda dalam hal ini. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Agar bisa
menjadi bebas dari hukuman, lunasilah semua rekening karma masa lalu Anda dengan
kekuatan yoga. Jadilah wali dan jagalah segala sesuatu. Jangan khawatir tentang
apa pun. Jadilah berkesadaran jiwa.
2. Inilah waktu
untuk mengakumulasi pendapatan. Jangan mengingat rumah, keluarga, atau bisnis
Anda dan sebagainya pada saat ini. Agar bisa menjadi malaikat, berupayalah
sepenuhnya untuk terus mengingat Sang Ayah Yang Esa.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi permata kemenangan, yang menciptakan atmosfer yang tepat dengan lampu
sorot ingatan Anda.
Jiwa-jiwa yang
serviceable selalu memiliki tilak kemenangan di dahi mereka. Jadi, ke mana pun
Anda akan melayani, pertama-tama pancarkan cahaya pencerahan ke tempat itu
terlebih dahulu. Atmosfer yang demikian kemudian akan tercipta oleh cahaya
ingatan Anda sehingga semua jiwa di sana akan mudah mendekat. Anda kemudian akan
mencapai kesuksesan seribu kali lipat dalam waktu yang sangat singkat. Untuk ini,
miliki tekad untuk menjadi permata kemenangan dan lihat bagaimana kemenangan
melebur dalam setiap perbuatan Anda.
Slogan:
Segala bentuk
pelayanan yang mengganggu Anda atau orang lain bukanlah pelayanan, melainkan
beban.
Sinyal Avyakt:
Tetaplah Berada dalam Tahapan Vulkanik dan Alamilah Ingatan yang Penuh Kekuatan
Untuk menjadi wujud
vulkanik, ingatlah selalu bahwa Anda sekarang harus pulang ke rumah. Kembali
berarti tetap melampaui. Karena Anda harus pulang ke rumah Anda yang tak
berwujud jasmani, Anda harus membuat pakaian Anda sesuai dengan itu. Jadi, Anda
harus pulang ke sana dan kemudian membawa semua jiwa pulang ke sana. Dengan
kesadaran ini, Anda dengan sendirinya akan melampaui semua relasi dan semua daya
tarik unsur alam, yaitu, Anda akan menjadi pengamat tanpa keterikatan. Dengan
menjadi pengamat tanpa keterikatan, Anda akan dengan mudah menjadi sahabat Sang
Ayah dan setara dengan Beliau.