08.10.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Anda sekarang harus melampaui suara. Jadi, tidak perlu mengatakan,
“Shiva, Shiva,” dengan bibir Anda.
Pertanyaan:
Mengapa hanya
Sang Ayah Yang Esa, bukan yang lain, disebut sebagai Sang Samudra Pengetahuan,
Yang Maha Kuasa?
Jawaban:
Karena dengan
mengingat Sang Ayah Yang Esa, jiwa-jiwa berubah dari tidak suci menjadi suci.
Hanya Sang Ayahlah yang mengubah jiwa-jiwa yang tidak suci menjadi suci. Tidak
ada sosok berbadan yang bisa menyucikan manusia. Sang Ayah membebaskan Anda dari
kerajaan Rahwana. Anda menerima kekuatan dari Shiva Baba. Semakin banyak Anda
mengingat Beliau, semakin besar kekuatan yang Anda akan terima, dan semakin
banyak karat yang terus dihilangkan.
Lagu:
Salam hormat
kepada Shiva.
Om Shanti.
Anda,
anak-anak termanis yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali,
mendengar pujian pemujaan itu. Anda dahulu juga sering menyanyikan pujian,
tetapi sekarang tidak lagi demikian. Anda juga tidak perlu dipuji. Anda
anak-anak tidak bisa melakukan hal-hal yang dilakukan para pemuja. Anda dahulu
pemuja, tetapi sekarang Anda telah menemukan Tuhan. Tidak semua orang bisa
bertemu dengan Beliau pada saat bersamaan. Bagaimana mungkin Sang Ayah bisa
mengajar semua orang pada saat bersamaan? Itu tidak memungkinkan. Tidak semua
pemuja bisa berkumpul bersama pada saat yang sama. Memang, Sang Ayah pasti harus
datang untuk mengajar Anda, karena ini adalah Raja Yoga. Kerajaan dinasti surya
dan chandra harus didirikan. Anda anak-anak harus menjelaskan di berbagai
pameran. Ketika Anda merayakan berbagai festival, Anda bisa melakukan pelayanan.
Anda harus mendirikan kerajaan bagi diri Anda sendiri. Anda adalah Shiva Shakti,
Pasukan Maharathi. Anda tidak mempelajari berbagai latihan lain dan sebagainya.
Anda hanya mempelajari latihan spiritual. Latihan spiritual dari Bharata ini
sangat terkenal. Inilah latihan yoga. Jiwa-jiwa harus beryoga dengan Sang Ayah
Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma) dan mengklaim
warisan mereka dari Beliau. Ini tidak ada hubungannya dengan perang. Anda sedang
mengklaim warisan Anda dari Sang Ayah dan ini tidak berkaitan dengan peperangan.
Anda adalah ahli-ahli waris Sang Ayah yang tak terbatas. Oleh sebab itu, Anda
harus menjadi milik Sang Ayah dan mengikuti shrimat Beliau. Petunjuk Sang Ayah
bukan untuk berperang. Beliau hanya berkata, “Anak-anak yang termanis, Anda
dahulu satopradhan. Anda dahulu memerintah kerajaan dan sekarang Anda telah
mengingatnya.” Sang Ayah berkata, “Anda tidak mengetahui tentang
kelahiran-kelahiran Anda sendiri. Ada ungkapan bahwa manusia mengalami 84
kelahiran. Menyebutkan 8,4 juta kelahiran itu tidak benar.” Orang-orang di jalan
pemujaan terus mempelajari apa pun yang ada di hadapan mereka. Sesuai dengan
drama, itu adalah pernak-pernik jalan pemujaan. Di zaman emas dan perak, tidak
ada pemujaan. Pemujaan dan pengetahuan adalah dua hal yang berbeda. Kecuali Anda,
anak-anak, tidak ada orang lain yang memiliki pengetahuan ini dalam intelek
mereka, bahkan para rishi dan muni pun tidak. Mereka tidak tahu bahwa
kebahagiaan dan penderitaan itu berbeda. Sang Ayah memberikan kebahagiaan
sedangkan Rahwana mendatangkan penderitaan. Anda, yang dahulu berasal dari
dinasti surya dan chandra, mengelilingi siklus 84 kelahiran dan menjadi bagian
dari dinasti shudra. Sang Ayah mengingatkan Anda bahwa Anda dahulu adalah master
dunia. Anda mengalami 84 kelahiran saat Anda menurun; intelek Anda menjadi
merosot dan tamopradhan. Mereka yang satopradhan disebut memiliki intelek yang
bersih dan luhur. Mereka yang tamopradhan disebut berintelek merosot. Mereka
yang berintelek merosot menunduk hormat kepada mereka yang berintelek luhur.
Anda dahulu juga tidak tahu bahwa Anda sebelumnya luhur, tetapi sekarang telah
merosot. Baba telah menjelaskan, “Jiwa yang mengalami kelahiran nomor satu akan
menjadi satopradhan kembali.” Hanya mereka yang berasal dari dinasti surya akan
mengalami 84 kelahiran. Anda sekarang paham bahwa ketika Anda dahulu master
dunia, Anda suci dan satopradhan. Mereka yang tetap tidak suci, tidak bisa
menjadi master dunia. Lihatlah, betapa luhurnya pujian mereka, “Penuh dengan
semua derajat surgawi.” Anda tidak mungkin mengatakan bahwa orang-orang di zaman
perak penuh dengan semua derajat surgawi. Hanya mereka yang berasal dari dinasti
surya yang disebut 16 derajat surgawi sempurna. Anda tidak bisa menggunakan
istilah “sempurna” bagi mereka yang hanya 14 derajat surgawi. Anda hanya bisa
menuliskan istilah “sempurna” bagi mereka yang 16 derajat surgawi. Anda
anak-anak sekarang sedang menjadi 16 derajat surgawi sempurna. Anda telah
menerima penjelasan bahwa pengetahuan ini sangat mudah. Tidak ada yang lebih
mudah dibandingkan ini. Baba penuh belas kasih. Baba tahu bahwa Anda anak-anak
pasti merasa lelah karena tersandung-sandung di jalan pemujaan. Inilah sebabnya,
ditunjukkan bahwa Tuhan memijat kaki Drupadi. Ada banyak ibu tua yang juga
datang kepada Baba. Baba berkata, “Anda telah menjadi lelah akibat
tersandung-sandung di jalan pemujaan. Inilah sebabnya, Baba sekarang
menghilangkan seluruh rasa lelah Anda.” Di jalan pemujaan, mereka merapalkan
nama Rama dan memutar manik-manik rosario. Baba juga memiliki kontak dengan
pendeta-pendeta Kristen. Para pendeta duduk dan menjelaskan Alkitab, sehingga
banyak orang menjadi penganut agama Kristen. Di sini tidak ada hubungannya
dengan memutar manik-manik rosario. Sang Ayah berkata, “Sadarilah diri Anda
sebagai jiwa dan ingatlah Baba.” Anda tidak perlu berkata, “Shiva, Shiva,”
dengan bibir Anda. Kita sedang melampaui suara. Baba menunjukkan metode yang
sangat mudah kepada Anda, “Ingatlah Saya, maka campuran ketidaksucian akan
dihilangkan.” Selagi tinggal di rumah, Anda juga harus hidup suci. Bunga lotus
sangat terkenal. Sekalipun bunga lotus berada dalam rumpun keluarga yang besar,
bunga itu selalu penuh cinta kasih dan tak terikat. Anda juga harus selalu penuh
cinta kasih dan tak terikat selagi tinggal di tengah samudra racun. Ini adalah
samudra racun; ini tidak bisa disebut sungai. Anda anak-anak sekarang sedang
menjadi begitu bijaksana. Melalui pemahaman ini, Anda menjadi pangeran. Anda
harus penuh dengan kebahagiaan. Berupayalah! Jiwa-jiwa anak-anak laki-laki dan
perempuan harus berupaya. Dalam relasi jasmani, hanya anak laki-laki yang
menerima warisan ayah mereka, bukan anak perempuan. Di sini, semua jiwa menerima
warisan. Sang Ayah menjelaskan, “Anda bisa mengklaim status tinggi melalui
perziarahan ingatan.” Dalam pameran, terlebih dahulu sampaikanlah perkenalan
Sang Ayah, kemudian jelaskanlah warisan Beliau. Pertama-tama, tanamkanlah
keyakinan dalam diri mereka bahwa Beliau adalah Ayah kita yang tak terbatas.
Jelaskanlah kepada mereka, “Tuhan hanyalah Yang Esa. Brahma, Vishnu, maupun
Shankar bukanlah Tuhan; mereka adalah dewata. Tuhan adalah Sang Penyuci, Sang
Ayah yang tanpa citra jasmani. Pujian Beliau berbeda.” Dewasa ini, di berbagai
pameran, Anda juga harus menjelaskan tentang Trimurti. Yang Esa adalah Sang Ayah
dan orang ini adalah Dada. Warisan diterima dari Yang Esa. Beliau tanpa citra
jasmani, jadi bagaimana Anda bisa menerima warisan Anda dari Beliau? Tuhan
adalah Sang Pencipta dari semua jiwa. Brahma, Vishnu, dan Shankar juga merupakan
ciptaan. Ciptaan hanya bisa menerima warisan dari Sang Pencipta. Sang Ayah yang
tanpa citra jasmani memberikan warisan kepada Anda melalui orang ini. Sang
Pencipta dari semua jiwa adalah Yang Esa. Inilah sebabnya, ada ungkapan bahwa
Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa hanyalah Yang Esa. Beliau disebut
Sang Samudra Pengetahuan. Semua yang lain adalah penguasa kitab suci. Yang Esa,
Sang Samudra Pengetahuan, adalah Yang Mahakuasa. Sang Penguasa Dunia sendiri
berkata, “Saya mengetahui semua Weda dan kitab suci serta menjelaskan
intisarinya kepada Anda. Semua itu adalah pernak-pernik di jalan pemujaan. Itu
tidak ada di zaman emas dan perak. Dengan melakukan pemujaan, Anda menuruni
tangga.” Hanya Sang Ayah Yang Esa yang diingat sebagai Yang Mahakuasa. Dengan
beryoga dengan Beliau, kita menjadi suci. Oleh sebab itu, Beliau adalah Yang
Mahakuasa, bukan? Beliau mengubah kita semua dari tidak suci menjadi suci.
Beliau membebaskan kita dari kerajaan Rahwana. Anda sekarang sedang mengambil
kekuatan dari Shiva Baba. Semakin banyak Anda mengingat Beliau, semakin besar
kekuatan yang akan Anda terima dan juga semakin banyak campuran ketidaksucian
yang dihilangkan. Siang dan malam, Anda harus semata-mata memikirkan tentang
cara untuk berubah dari tidak suci menjadi suci, dari tamopradhan menjadi
satopradhan. Badai-badai Maya pasti datang. Baba berkata, “Anda harus waspada
terhadapnya. Peperangan Anda adalah melawan Maya. Banyak pikiran berdosa yang
tak berguna akan berdatangan. Berbagai pikiran yang belum pernah terlintas dalam
benak Anda sebelum mempelajari pengetahuan juga akan datang. Anda sekarang
berada di medan pertempuran. Semua upaya Anda adalah untuk perziarahan ingatan.”
Yoga Bharata sangat terkenal. Tentang yogalah, Baba berkata, “Sadarilah diri
Anda sebagai jiwa dan ingatlah Sang Ayah.” Tidak ada manusia yang bisa
menjelaskan seperti ini. Mereka mengatakan bahwa segala sesuatu merupakan wujud
Tuhan, “Ke mana pun saya melihat, saya hanya melihat Tuhan!” Sang Ayah
menjelaskan, “Anda adalah jiwa dan Anda mengalami 84 kelahiran.” Jika semua jiwa
adalah Tuhan, lalu apakah Tuhan memasuki siklus kelahiran dan kematian? Jiwa
meninggalkan badan lama dan mengenakan badan baru. Jiwa membawa sanskara baik
dan buruk. Mereka yang memiliki sanskara baik, dipuji. Mereka yang memiliki
sanskara buruk, disebut berdosa dan merosot. Baba menunjukkan kepada Anda cara
yang sangat mudah untuk menjadi suci. Jangan pernah menyebabkan siapa pun
sengsara melalui pikiran, perkataan, maupun perbuatan Anda. Selain itu, juga
jangan mendatangkan kesengsaraan atas diri Anda sendiri. Jangan melakukan
perbuatan berdosa sedikit pun, atau mencuri sesuatu. Jika Anda kadang harus
berbohong, maka mintalah nasihat dari Sang Ayah. Dosa yang terbesar adalah
menggunakan pedang sifat buruk nafsu birahi. Jangan melakukannya. Sang Ayah
berkata, “Anak-anak, selagi melakukan segala sesuatu dengan tangan Anda,
hubungkanlah intelek Anda dalam yoga kepada Saya.” Baba juga adalah Sang Ahli
Bedah. Tidak semua orang memiliki penyakit yang sama, dan tidak semua orang
melakukan perbuatan yang sama. Oleh sebab itu, Anda harus bertanya pada setiap
langkah. Destinasi ini sangat tinggi. Ketika orang-orang pergi berziarah ke
Amarnath (Tuhan Keabadian), mereka berkata, “Jayalah Tuhan Keabadian! Jayalah
Tuhan Badrinath! Wahai, Badrinath, lindungilah saya!” Anda sekarang tidak perlu
pergi berziarah dan sebagainya. Hanya Sang Ayah yang menjelaskan tentang
pengetahuan ini. Hanya Beliaulah yang memegang peran ini. Anda juga adalah aktor
bersama Baba. Semakin banyak Anda belajar, semakin tinggi status yang akan Anda
terima. Ini bukan persoalan kehebatan siapa pun; yang hebat adalah Yang Esa,
yang memberikan keselamatan kepada semua manusia. Beliau mengubah semua anak
dari tidak suci menjadi suci. Saya juga telah menerima peran dalam drama. Lima
unsur alam juga telah menerima perannya masing-masing, yang harus mereka
lakonkan; bumi harus porak poranda dan penghancuran harus terjadi. Anda juga
memiliki peran di dalam drama. Apa keagungan di dalamnya? Anda telah menjadi
tidak suci selagi memerintah kerajaan Anda. Seperti apa Anda sebelumnya? Tidak
bernilai sepeser pun. Anda sekarang sedang menjadi master dunia. Ini terekam
dalam peran Anda. Anda harus menjadi itu kembali. Ini tidak ada hubungannya
dengan keagungan atau pujian. Drama ini sudah ditakdirkan. Baba juga datang dan
memainkan peran-Nya sendiri. Para pemuja menyanyikan tentang keagungan dan
pujian, tetapi kita tidak bisa melakukan itu di sini. Di sini, kita harus
mengingat Sang Ayah. “Baba, rahasia drama ini sungguh luar biasa. Tidak ada
orang yang mengetahuinya. Baba, kami akan melupakan semua ini di zaman emas.
Drama ini begitu unik!” Berbicaralah seperti ini kepada diri sendiri. Ketika
para aktor melakonkan peran mereka dengan baik, mereka menerima tepuk tangan
yang sangat meriah. Kita juga berkata, “Baba yang manis, Shiva Baba, memiliki
peran yang sedemikian bagus. Kita juga memainkan peran-peran yang sangat bagus
bersama Baba.” Baba menerangkan segala sesuatu dengan sangat jelas. Akan tetapi,
beberapa anak tidak mampu memahaminya, jadi kita mengerti bahwa mereka tidak
akan memasuki kerajaan. Kita juga tahu bahwa mereka yang dahulu menjadi Brahmana
akan kembali menjadi Brahmana, kemudian menjadi devi-devta. Di antara Anda,
devi-devta, juga akan ada rakyat dan sebagainya. Setiap jiwa telah menerima
peran abadinya masing-masing. Hanya ada satu dunia yang terus berlanjut
sepanjang masa. Tuhan itu Esa, dan hanya ada satu ciptaan. Siklus yang sama
terus berputar. Orang-orang mengadakan eksplorasi untuk mengetahui apa yang ada
di bulan dan apa yang ada melampauinya. Melampaui bulan, ada alam halus. Apa
yang bisa dilihat orang di sana? Semata-mata cahaya. Mereka berupaya sedemikian
keras untuk semua itu. Sains memiliki keterbatasannya. Selain itu, juga ada
banyak kemegahan Maya. Di sini, sains mendatangkan kesengsaraan sekaligus
kebahagiaan. Di sana, pesawat terbang tidak pernah kandas. Tidak akan ada
kesengsaraan di sana. Di sini, yang ada semata-mata hanyalah kesengsaraan.
Pencuri datang dan menjarah semuanya; api menghanguskan segala sesuatu. Di sana,
orang-orang memiliki gedung-gedung yang sedemikian megah. Setiap raja akan
memiliki tanah seluas Abu. Anda telah datang kemari untuk menjadi penghuni surga.
Ingatlah Baba, maka campuran ketidaksucian akan dihilangkan. Anda semua adalah
kekasih. Sang Kekasih sekarang memberi tahu Anda, “Ingatlah Saya saja, maka Anda
akan menjadi master daratan keabadian.” Kematian sebelum waktunya tidak terjadi
di sana. Zaman emas adalah dunia yang luhur, sedangkan ini adalah dunia yang
merosot. Ada begitu banyak BK yang mengklaim warisan mereka dari Sang Ayah. Anda
juga bisa mengklaim warisan Anda. Jika Anda tidak mengikuti shrimat, Anda tidak
akan mampu mengklaim status tinggi. Baba datang untuk menciptakan surga setiap
5000 tahun. Ada begitu banyak manusia di zaman besi, sedangkan hanya ada sangat
sedikit manusia di zaman emas. Penghancuran pasti akan terjadi. Inilah sebabnya,
Perang Mahabharata sudah menanti di ambang pintu. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Jangan
pernah menyebabkan siapa pun sengsara melalui pikiran, perkataan, atau perbuatan
Anda. Sekarang, hapuslah semua sanskara buruk dan resapkanlah sanskara baik.
Pastikan bahwa Anda tidak melakukan perbuatan berdosa sedikit pun.
2. Selagi memahami
keberuntungan luhur Anda dalam drama yang unik ini, beri tahulah diri Anda bahwa
Anda adalah seorang aktor yang berperan bersama Tuhan dan bahwa peran Anda
sangat baik.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi penuhi dengan segala kekuatan dan mengalami kesetaraan sebagai balasan
atas cinta kasih Anda.
Anak-anak yang
senantiasa terlebur dalam cinta kasih kepada Sang Ayah menerima berkah untuk
menjadi setara dengan Sang Ayah sebagai balasan atas cinta kasih mereka. Mereka
yang senantiasa penuh kasih dan akurat dalam yoga dengan sendirinya menjadi
penuh dengan segala kekuatan. Ketika Anda memiliki segala kekuatan, kemenangan
pun terjamin. Mereka yang menyadari bahwa Sang Ayah Yang Mahakuasa adalah
Sahabat mereka tidak akan bisa terganggu oleh situasi apa pun.
Slogan:
Mereka yang
tetap merasa puas dan bahagia dalam menjalani kehidupan yang penuh upaya
memiliki keberuntungan kebahagiaan.
Sinyal Avyakt:
Tumbuhkan Semangat untuk Mengangkat Jiwa Lain dan Angkatlah Juga Mereka yang
Telah Menghina serta Mencemarkan Nama Baik Anda
Saat ini, dibutuhkan
sekelompok jiwa yang mampu mengangkat jiwa lain—mereka yang memberkahi jiwa
lain. Ibarat raja yang berkelimpahan senantiasa memberi kepada rakyatnya—tangan
seorang raja yang berkelimpahan bukanlah tangan yang mengambil, melainkan tangan
yang memberi—demikian pula Anda anak-anak adalah sosok yang memerankan peran
sebagai pemberkah, sebagai kaisar di surga; maka biarlah sanskara tersebut
tertanam dalam diri Anda mulai saat ini.