09.10.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Anda tahu bahwa tidak semua jiwa akan belajar dengan Sang Ayah yang
tak terbatas. Akan tetapi, semua jiwa pasti akan pulang bersama Beliau.
Pertanyaan:
Apa yang
paling dihargai oleh anak-anak yang akan menjadi penguasa dunia?
Jawaban:
Mereka paling
menghargai studi. Di mana pun mereka duduk, mereka pasti belajar. Di samping
memenuhi tanggung jawab terhadap sahabat dan kerabat mereka, mereka berlatih
untuk terus mengingat Baba dan menyampaikan pesan ini kepada semua orang:
“Ingatlah Sang Ayah, maka Anda akan pergi ke hunian kedamaian dan daratan
kebahagiaan.” Hanya anak-anak yang sepenuhnya mengikuti petunjuk luhur inilah
yang akan menjadi penguasa dunia.
Om Shanti.
Sebagaimana
Sang Ayah membawa semua anak rohani, Beliau pasti juga harus membawa semua jiwa
manusia di dunia ini pulang ke rumah, karena kegelapan malam sekarang menjelang
berakhir. Dunia lama kini berakhir dan dunia baru sedang didirikan. Dunia tetap
ada, tetapi itu berubah dari lama menjadi baru. Pada awal zaman emas,
benar-benar ada dharma devi-devta yang asli dan abadi. Dinasti surya dan chandra
tersebut sekarang sudah tidak ada lagi. Sang Ayah menjelaskan, “Setelah
mengalami kelahiran kembali, mereka sekarang menyelesaikan 84 kelahiran mereka.”
Pada saat ini, semua aktor telah menjadi tamopradhan. Orang-orang menginginkan
terwujudnya kerajaan Rama, yaitu dunia baru, Delhi Baru. Sebagaimana anak-anak
kecil mengatakan bahwa mereka menginginkan mainan baru, Anda juga berkata,
“Baba, kami menginginkan pakaian baru untuk dunia baru.” Dalam perayaan Deepmala,
orang-orang mengenakan pakaian baru. Orang tidak mengenakan pakaian baru dalam
perayaan Krishna Jayanti. Agar bisa mengenakan pakaian baru pada hari raya
Deepmala, orang-orang secara khusus pergi berbelanja dan mengeluarkan banyak
uang untuk membelinya. Mereka juga menyalakan pelita-pelita pada saat Deepmala.
Cahaya Anda sekarang telah menyala dan Anda harus menyalakan cahaya jiwa-jiwa
lain. Deepmala mereka adalah perayaan di jalan pemujaan, sedangkan Anda
merayakan Deepmala jalan pengetahuan. Anda tidak perlu mengganti busana Anda dan
sebagainya. Ketika pelita Anda sudah sepenuhnya menyala, Anda kemudian menerima
pakaian baru di dunia baru. Sang Ayah berkata, “Saya akan membawa semua jiwa
pulang, baik mereka mau pergi maupun tidak. Manusia memanggil-manggil, ‘Wahai,
Sang Penyuci, datanglah!’ Atau, mereka berkata, ‘Wahai, Sang Pembebas, datanglah!’
Sebagian orang memanggil-manggil dalam satu bahasa dan yang lain
memanggil-manggil dalam bahasa lain. Saya datang setiap siklus dan membawa semua
jiwa pulang.” Hanya terdapat sangat sedikit manusia di zaman emas. Sekarang, ada
begitu banyak aktor. Mereka semua adalah jiwa yang hidup. Ketika jiwa berada di
dalam badan, dia disebut hidup. Namun, badan tidak berkata, “Saya melepaskan
jiwa yang lama dan mengenakan jiwa yang baru.” Tidak. Jiwalah yang berkata,
“Saya melepaskan badan yang lama dan mengenakan badan yang baru.” Akan tetapi,
tidak ada seorang pun yang tahu bahwa kita mengalami 84 kelahiran. Tidak semua
jiwa mengalami 84 kelahiran. Setiap jiwa memiliki rekeningnya sendiri. Mereka
yang datang pada awal siklus pasti mengalami jumlah kelahiran lebih banyak.
Jumlah kelahiran paling banyak adalah 84 kelahiran sedangkan jumlah kelahiran
paling sedikit hanya satu kelahiran. Sang Ayah duduk di sini dan menjelaskan hal
ini. Beliau tidak akan mengajar semua jiwa, tetapi Beliau pasti akan membawa
semua jiwa pulang. “Sesuai dengan rencana drama, Saya berkewajiban untuk membawa
semua jiwa pulang.” Seisi dunia tidak tahu bahwa dunia lama ini harus berakhir.
Sang Ayah datang dan benar-benar mendirikan dunia baru. Manusia sama sekali
tidak memiliki pengetahuan tentang Sang Pencipta maupun permulaan, pertengahan,
dan akhir ciptaan. Namun, mereka memang tahu tentang jalan pemujaan. Aturan dan
kebiasaan di jalan pemujaan sepenuhnya berbeda dari aturan dan kebiasaan di
jalan pengetahuan. Tidak mungkin hanya terdapat pemujaan sejak zaman emas hingga
zaman besi. Ada ungkapan bahwa pengetahuan adalah siang dan pemujaan adalah
malam. Orang-orang tersandung-sandung dalam kegelapan malam. Sang Ayah berkata,
“Orang-orang juga pergi dan mencari Saya dalam kerikil dan bebatuan. Ada yang
memperoleh penglihatan gaib tentang Hanuman, sedangkan yang lain menerima
penglihatan gaib tentang Ganesha. Tak satu pun dari mereka adalah Tuhan. Saya
tidak memiliki badan Saya sendiri.” Maya, Rahwana, telah menjadikan semua jiwa
bodoh. Orang-orang Bharata tidak mengerti apa yang dimaksud dengan kerajaan Rama.
Mereka tahu bahwa kerajaan Lakshmi dan Narayana dahulu pernah ada di dunia ini.
Mereka sekadar berkata, “Kami menginginkan terwujudnya kerajaan Rama.” Itu bukan
Rama dari marga Ragawa. Orang-orang telah menuliskan banyak hal yang tidak benar
tentang dia dalam kitab-kitab suci. Mereka begitu takut terhadap kematian;
mereka terus memohon berkah demi keselamatan nyawa mereka. Sekarang, begitu
banyak orang akan mati. Apa yang akan Anda katakan tentang mereka? Sang Ayah
telah dipanggil untuk membawa kita ke dunia yang suci. “Saya tidak akan membawa
badan-badan ke hunian kedamaian. Jiwa-jiwalah yang akan pergi ke sana.” Ini
adalah badan tua yang kotor. Tumpukan jerami ini harus dibakar. Inilah sebabnya,
orang-orang memproduksi bom pembakar. Mereka berkata bahwa bom-bom tidak boleh
diproduksi lagi. Namun, mereka tidak memiliki cukup pemahaman untuk mengerti
bahwa negara yang memiliki lebih banyak bom pasti lebih berkuasa. Jadi,
bagaimana mungkin orang lain mampu menyelamatkan nyawa mereka jika mereka tidak
memproduksi lebih banyak lagi bom? Mereka akan berhenti memproduksi lebih banyak
bom seandainya bom-bom yang sudah ada dibuang ke samudra. Akan tetapi, awan-awan
mengumpulkan uap air dari samudra, sehingga ketika hujan turun, begitu banyak
kerusakan akan terjadi. Ladang-ladang akan terbakar. Inilah sebabnya, metode ini
telah diciptakan dalam drama. Sebelumnya, bom-bom tersebut tidak ada; mereka
baru ada sekarang. Itulah sebabnya, begitu banyak kekacauan tercipta di
mana-mana. Sekarang, Anda paham bahwa semua ini sudah ditakdirkan. Di antara
Anda juga, ada banyak orang yang tidak memiliki keyakinan bahwa penghancuran
sudah ditakdirkan. Seandainya Anda memiliki keyakinan ini, yoga Anda pasti
sangat bagus. Anda harus mengklaim kedaulatan dunia dengan kekuatan yoga. Segala
yang Anda miliki bersifat tersamar, dan Yang Esa, yang sedang mengajar Anda,
juga tersamar. Anda tidak bisa melihat Beliau dengan mata fisik. Anda sekarang
telah menyadari tentang jiwa: “Saya, sang jiwa, memiliki peran 84 kelahiran yang
terekam dalam diri saya. Saya, sang jiwa, tak termusnahkan.” Ini adalah aspek
yang sangat mendalam. Dalam surat kabar, dituliskan bahwa jika ada seseorang
yang bisa menjelaskan seperti apa jiwa yang berdiam dalam badan, dia akan diberi
hadiah ratusan ribu rupee. Apakah jiwa itu? Dari mana datangnya jiwa? Bagaimana
jiwa memainkan perannya? Tidak ada orang yang memahami hal-hal ini. Beberapa
orang mengatakan bahwa jiwa adalah gelembung. Sebagian lagi mengatakan bahwa
unsur cahaya adalah cahaya yang sangat besar dan bahwa jiwa-jiwa akan melebur ke
dalamnya. Mereka mengatakan bermacam-macam hal. Anda tahu bahwa jiwa bagaikan
titik. Peran yang harus dimainkannya sudah terekam di dalam dirinya. Drama ini
sudah ditakdirkan secara abadi dan tidak pernah bisa berakhir. Jiwa-jiwa tak
termusnahkan dan harus memainkan peran-peran yang sama kembali; tidak bisa ada
perbedaan sedikit pun. Semua hal ini akan tersimpan dalam intelek jiwa-jiwa yang
memahaminya di siklus sebelumnya. Baba berkata, “Bagaimana Saya bisa mengajar
seluruh umat manusia?” Ya, anak-anak pasti mengerti bahwa Sang Ayah berkata,
“Teruslah mengingat Saya saja, maka dosa-dosa Anda akan terhapus.” Semua jiwa
akan menerima pesan ini. Sang Ayah memberikan mantra ini kepada semua orang.
Baba menjelaskan, “Anda anak-anak harus meresapkan kebajikan ilahi dan
menanggalkan kecacatan. Tanggalkanlah kesadaran badan.” Kendati demikian, Anda
tidak juga menanggalkannya. Apa yang akan diperoleh oleh jiwa-jiwa malang itu?
Mereka tidak mampu untuk terus berinteraksi dengan penuh cinta kasih terhadap
satu sama lain. Anda harus menjadi sangat manis. Sang Ayah adalah Sang Samudra
Cinta Kasih. Anda juga anak-anak Beliau, jadi Anda harus menjadi sangat manis
dan menyenangkan. Entah seseorang marah terhadap Anda, memuji Anda, atau
menghina Anda, Anda harus menoleransi segalanya. Ketika seseorang jatuh bangkrut,
dia berpikir bahwa Baba harus membantunya. Oh? Namun, itu adalah akibat karma
Anda sendiri dan Anda harus menanggungnya. Apa yang bisa Sang Ayah lakukan
tentang itu? Beliau datang untuk membawa semua jiwa pulang ke rumah. Hanya Anda
anak-anak yang mengetahui hal ini. Semua jiwa di dunia berada dalam kegelapan
ekstrem. Rasa hormat pasti harus ditujukan kepada para pemuja di jalan pemujaan.
Shankaracharya dan lain-lain, semuanya adalah pemuja. Mereka disebut sebagai
pemuja yang suci. Ada juga kelompok/aliran pemujaan. Mereka yang hidup suci
membangun begitu banyak ashram besar dan mereka sangat dihormati. Kitab-kitab
keagamaan juga sangat dihormati. Orang-orang mengusungnya berkeliling kota.
Pemujaan begitu dihormati. Namun, tak seorang pun tahu tentang pengetahuan.
Ketika Anda menjadi devi-devta, Anda begitu banyak dipuji. Tidak mungkin ada
siapa pun yang orang tuanya tidak pergi ke suatu kuil atau yang lain. Di rumah,
pasti ada tanda-tanda pemujaan. Mengatakan, “Ya, Tuhan!” juga merupakan bagian
jalan pemujaan. Anda sekarang menjadi milik Sang Ayah yang tak terbatas. Yang
Esa adalah Sang Ayah, sedangkan yang ini adalah Dada. Itulah sebabnya,
menjelaskan gambar Trimurti sangatlah bagus, meskipun beberapa orang mungkin
bertanya, “Mengapa Anda menempatkan Dada dalam gambar ini?” Oh? Namun, Prajapita
Brahma, Ayah Umat Manusia, pasti diperlukan di sini. Dia sedang duduk bertapasya
di bawah pohon. Akan tetapi, dia terus berubah; yang utama selalu ada di sana.
Anda anak-anak harus menjadi sangat manis di sini. Aktivitas Anda harus sangat
bangsawan. Anda harus lebih sedikit berbicara. Terlebih dahulu, sampaikanlah
perkenalan Sang Ayah. Banyak bicara tidak ada gunanya. Berbicaralah sangat
sedikit. Anda begitu banyak berbicara dan berteriak di jalan pemujaan. Anda
begitu banyak tersandung-sandung. Sekarang, Anda diberi penjelasan dengan sangat
sederhana: “Ingatlah Baba, dan dengan kekuatan yoga, Anda bisa menjadi master
dunia.” Seiring Anda maju lebih jauh, Anda akan tahu siapa yang akan menjadi apa,
secara berurutan. Anda tidak bisa menilai rakyat. Jumlah mereka antara ratusan
ribu sampai puluhan juta. Mereka yang menjadi Brahmana akan menjadi bagian dari
dinasti surya dan chandra. Seiring perkembangan Anda, banyak orang akan mulai
mengingat Baba. Ketika kematian sudah berada di depan mata mereka, maka mereka
akan mengalami ketidaktertarikan. Inilah Perang Mahabharata. Semua jiwa akan
melunasi rekeningnya. Ini disebut waktu pelunasan. Semua badan akan dihancurkan.
Bencana-bencana alam harus terjadi. Ini juga sudah ditakdirkan dalam drama. Ini
bukan hal baru. Orang-orang mati dalam bencana kelaparan. Sang Ayah tahu bahwa
anak-anak Beliau sangat tidak bahagia. Beliau membebaskan semua jiwa dari
kesengsaraan dan membawa mereka pulang. Sang Ayah berkata, “Mereka semua akan
saling berkelahi sedangkan Anda akan menerima butter; Anda akan menjadi master
atas seluruh dunia.” Orang-orang menerima penglihatan tentang bulan dalam mulut
Krishna. Bola dunia ada dalam mulut Anda. Anda menjadi pangeran dan putri.
Seluruh dunia ada dalam genggaman tangan Anda. Itu ada dalam mulut dan juga
genggaman Anda. Anda sekarang memiliki bola dunia surga dalam mulut Anda. Anda
tahu bahwa Anda menjadi master dunia melalui kekuatan yoga. Anda menerima
kesehatan melalui yoga dan kekayaan melalui pengetahuan. Anda menjadi penguasa
dunia. Akan tetapi, beberapa anak tidak begitu menghargai studi ini. Sekalipun
Anda mungkin beralih pekerjaan, Anda benar-benar harus belajar di mana pun Anda
tinggal. Hiduplah suci dan pastikan bahwa makanan dan minuman Anda juga suci.
Penuhilah tanggung jawab Anda kepada semua orang. Ini adalah dunia yang
mendatangkan penderitaan. Hal yang utama adalah penggunaan pedang sifat buruk
nafsu birahi, karena orang-orang tidak bisa dengan mudah menanggalkannya. Jika
Anda memberi tahu mereka tentang apa pun, mereka berkhianat. Kemudian, timbul
begitu banyak rintangan bagi perempuan-perempuan malang yang polos. Kelompok
Arya Samaji baru saja muncul. Mereka adalah salah satu dari cabang terakhir.
Mereka tidak percaya kepada devi-devta. Ada sebutan Mahawira, Hanuman, yang
menunjukkan keberanian. Kaum Jain juga menggunakan nama Mahawira. Anda sekarang
memahami maknanya. Anda, anak-anak yang menaklukkan Rahwana, juga adalah
Mahawira. Semua ini adalah persoalan tentang kekuatan yoga. Anda mengingat Sang
Ayah, dan dosa-dosa Anda terhapus melalui hal itu. Anda kemudian akan pergi ke
dalam kedamaian dan kebahagiaan. Sampaikanlah pesan ini kepada semua orang.
Pendirian ini sungguh luar biasa! Tidak ada orang yang mengetahuinya. Di antara
Anda pun, itu berurutan. Jangan ada sedikit pun sifat buruk dalam diri Anda.
Sang Ayah sedang memberikan pengetahuan kepada jiwa-jiwa. Jiwa-jiwalah yang
menjadi penuh sifat buruk. Jiwa-jiwalah yang melakukan segala sesuatu. Jadi,
Anda sekarang harus sepenuhnya mengikuti shrimat Sang Ayah. Jika Anda secara
pribadi hadir di hadapan Sang Satguru, tetapi menyebabkan penghinaan, Anda tidak
akan mampu menerima status tinggi. Berbuat dosa merupakan penghinaan. Jika Anda
tidak mengikuti instruksi Sang Pengajar, Anda tidak bisa menerima status tinggi;
Anda pasti gagal. Jika Anda terus menerapkan ajaran Sang Pengajar, Anda akan
lulus dengan pujian. Itu adalah hal-hal terbatas, sedangkan ini adalah hal-hal
yang tak terbatas. Tak seorang pun di dunia ini tahu siapa Tuhan itu. Maya juga
sato, rajo, dan tamo. Sekarang, Maya juga tamopradhan. Lihatlah, apa yang terus
dilakukan orang! Sebagian dari mereka tidak memiliki cukup kecerdasan untuk
memahami apa yang sedang mereka bakar. Ini juga sudah ditakdirkan dalam drama.
Apa pun yang terjadi, itu terjadi sesuai dengan drama. Apa rencana kaum Yadawa,
Kurawa, dan Pandawa? Apa yang mereka semua sedang lakukan? Sang Ayahlah yang
menunjukkan rencana tertinggi kepada para Pandawa. Dahulu, ada kerajaan Lakshmi
dan Narayana di dunia baru. Dunia lama sekarang harus dihancurkan. Anda,
anak-anak yang terkasih, sedang mengklaim warisan Anda dari Sang Ayah yang
terkasih. Tak seorang pun, kecuali Sang Ayah, bisa berkata, “Saya akan membawa
Anda pulang bersama Saya.” Mereka mengatakan bahwa segala sesuatu adalah wujud
Tuhan; jika demikian, bagaimana mungkin mereka bisa mengatakan ini? Hanya Anda
anak-anak yang mengetahui hal-hal ini; tidak ada orang lain yang mengetahuinya.
Achcha.
Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan
sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari
Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak
rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Sadarilah
bahwa penghancuran sudah ditakdirkan dan ikutilah shrimat sepenuhnya.
Berupayalah untuk mengklaim kedaulatan dunia dengan kekuatan yoga. Nyalakanlah
cahaya semua jiwa dengan cahaya Anda yang sudah menyala, dan rayakanlah
Deepawali sejati.
2. Toleransilah
segala sesuatu – baik pujian maupun penghinaan – dan jadilah samudra cinta kasih,
sama seperti Sang Ayah. Biarlah aktivitas Anda sangat bangsawan. Berbicaralah
sangat sedikit.
Berkah:
Semoga Anda
menggunakan semua kebajikan ilahi dan semua kekuatan Anda pada saat yang tepat
dan menjadi perwujudan pengalaman.
Keistimewaan
kehidupan Brahmana adalah pengalaman. Jika pengalaman bahkan dari satu kebajikan
ilahi atau kekuatan tidak ada, maka di satu waktu atau waktu lainnya, Anda pasti
akan dipengaruhi oleh rintangan. Sekarang, mulailah kursus pengalaman. Gunakan
khazanah setiap kebajikan ilahi dan kekuatan. Kapan pun Anda membutuhkan
kebajikan ilahi tertentu, jadilah perwujudan kebajikan tersebut pada saat itu
juga. Jangan hanya menyimpan khazanah Anda sebagai pengetahuan di dalam loker
intelek Anda, tetapi gunakanlah, maka Anda akan mampu menjadi pemenang serta
terus-menerus menyanyikan lagu, “Wah re me” (Betapa luar biasanya diri saya!).
Slogan:
Hanya mereka
yang mengakhiri pikiran-pikiran rapuh dan menciptakan pikiran-pikiran penuh
kekuatan yang akan tetap double light.
Sinyal Avyakt:
Tumbuhkan Semangat untuk Mengangkat Jiwa Lain dan Angkatlah Juga Mereka yang
Telah Menghina serta Mencemarkan Nama Baik Anda
Mereka yang bebas
dari keinginan-keinginan untuk diri sendiri dan menjadi donatur tanpa henti
adalah jiwa yang mengangkat jiwa-jiwa lain. Sang ayah memberikan waktunya
sendiri untuk pelayanan. Dia sendiri bersikap rendah hati dan memberikan respek
kepada anak-anak. “Anak-anak terlebih dahulu!” Meskipun menggunakan nama
anak-anak, pekerjaan itu sebenarnya adalah hasil karyanya. Dia bahkan melepaskan
keinginan untuk mendapatkan nama atau pengakuan atas pekerjaan yang dilakukannya.
Bahkan melalui namanya, dia menjadi jiwa yang mengangkat jiwa lain. Ikutilah
sang ayah dengan cara yang sama.