10.06.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, petunjuk Shiva Baba dan Brahma Baba sangat terkenal. Ikutilah petunjuk keduanya, dan ambillah manfaat bagi diri sendiri.

Pertanyaan:
Siapa wali nomor satu dan mengapa demikian?

Jawaban:
Shiva Baba adalah Sang Wali nomor satu. Beliau sama sekali tidak tertarik kepada apa pun. Di jalan pemujaan, semua donasi yang Anda berikan dan semua amal yang Anda lakukan dalam nama Beliau, diasuransikan bagi Anda, dan Anda menerima buahnya dalam kelahiran berikutnya. Sang Ayah memberi Anda imbalan penuh atas apa pun yang Anda asuransikan dalam nama Beliau pada saat ini, karena Beliau berkata, “Saya sendiri tidak menikmati kebahagiaan seperti itu, jadi apa yang akan Saya lakukan dengan apa pun yang Saya terima dari Anda?”

Lagu:
Setelah bersumpah, saya datang ke pintu-Mu.

Om Shanti.
Anda, anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, mendengar lagu itu. Anak-anak adalah mereka yang menjadi milik Sang Ayah. Beliau telah menjelaskan bahwa ini adalah kelahiran terakhir Anda, kelahiran di mana Anda mati selagi hidup. Jadilah milik Sang Ayah selagi Anda hidup. Anda anak-anak mengerti bahwa shrimat dikenang. Shrimat adalah perkataan luhur Tuhan. Dalam Gita, orang-orang menyebutkan nama Krishna, padahal yang sebenarnya adalah Shiva Baba. Setelah Beliau, ada Brahma, kemudian Krishna. Shrimat tidak disebut berasal dari Krishna. Ayah kita adalah yang terluhur. Baik Radhe maupun Krishna tidak bisa disebut sebagai Sang Penyuci; mereka adalah manusia dengan kebajikan ilahi. Manusia tidak bisa disebut Sang Penyuci. Di zaman emas, Anda tidak mungkin mengatakan, “Wahai, Sang Penyuci, datanglah!” Hanya Sang Ayah Yang Esa yang menyucikan mereka yang tidak suci, dan shrimat Beliaulah yang Anda ikuti. Petunjuk Prajapita Brahma juga sangat terkenal. Shrimat pun sangat terkenal. Akan tetapi, orang-orang telah membuat kekeliruan dengan memasukkan nama Krishna di dalamnya, bukan nama Sang Ayah. Ayah jiwa-jiwa dari semua agama hanyalah Yang Esa. Tidak semua orang percaya kepada Krishna. Orang Kristen percaya kepada Kristus, bukan Krishna, dan menganggap Kristus sebagai ayah mereka, karena orang Kristen adalah keturunan yang lahir dari mulut Kristus. Shiva Baba datang dan menjadikan Anda milik Beliau. Sebagian dari Anda berkata, “Setelah bersumpah, saya sekarang menjadi milik Sang Ayah.” Oleh sebab itu, Anda harus mengikuti petunjuk Beliau. Anda tidak perlu memberi Sang Ayah petunjuk Anda sendiri. Beliaulah yang memberi Anda petunjuk. Anda semua adalah anak. Shiva Baba sangat terkenal. Petunjuk apa pun yang Beliau berikan dan tindakan apa pun yang Beliau lakukan, itu benar. Beliau bahkan memberikan petunjuk kepada Brahma, “Lakukan ini!” Hubungan Anda adalah dengan Shiva Baba. Jangan melihat kecacatan orang lain! Ikutilah shrimat! Shiva Baba tanpa citra jasmani. Ini bukan rumah Beliau. Di sini, Anda tinggal di rumah lama, sedangkan nanti, di surga, Anda akan tinggal di rumah Anda sendiri. Shiva Baba berkata, “Saya tidak akan tinggal di sana. Saya datang kemari untuk sementara waktu pada saat ini.” Andalah Bala Keselamatan spiritual yang sejati. Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Sang Ayah) sedang memberikan petunjuk kepada Anda sesuai dengan rencana drama, sama persis seperti yang dilakukan Beliau di siklus sebelumnya. Beliau memberikan petunjuk yang sama seperti yang diberikan Beliau setiap siklus. Siang dan malam, Beliau terus menyampaikan pengetahuan yang mendalam. Orang baru tidak akan mampu memahaminya. Sekalipun beberapa orang sudah tinggal di sini 35 sampai 40 tahun, ada banyak di antara mereka yang tidak memahami hal-hal serius yang mendalam ini. Baba menyampaikan pengetahuan baru, setiap hari. Murli telah dikirimkan sejak periode Karachi. Pada awalnya, Baba tidak pernah menyampaikan murli secara lisan. Dia bangun setiap pukul 2 dini hari dan menulis 10 sampai 15 halaman. Baba membuat dia menulis dan kemudian tulisannya disalin. Di jalan pemujaan, orang-orang merawat lembaran halaman kitab suci. Hari demi hari, mereka terus membuat buku-buku yang ukurannya semakin besar. Mereka terus membuat begitu banyak biografi. Mereka mempelajarinya dan menyimpannya. Anda membaca murli kemudian membuangnya. Sebenarnya, perkataan luhur ini harus disimpan untuk selamanya, akan tetapi, tidak! Anda tahu bahwa semua ini akan hancur. Gambar-gambar dan sebagainya yang Anda buat hanya akan bertahan untuk sementara waktu. Semuanya kemudian akan terkubur. Tidak akan ada kitab suci, patung, dan sebagainya yang akan ada di sana. Apa pun yang terjadi sekarang akan terjadi kembali di siklus berikutnya. Kitab-kitab suci akan dimulai kembali di zaman perunggu. Pada awalnya, Granth hanyalah kitab kecil yang ditulis dengan tangan. Sekarang, mereka membuatnya lebih besar. Mereka membuatnya semakin hari semakin besar. Di sisi lain, pikirkanlah betapa banyaknya kisah hidup Shiva Baba yang semestinya ditulis! Anda anak-anak sekarang mengatakan bahwa Anda mengetahui kisah hidup Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Sang Ayah duduk di sini dan menjelaskan apa yang dilakukan Beliau di jalan pemujaan: “Saya menjalankan asuransi di jalan pemujaan.” Orang-orang berdonasi dan melakukan amal dalam nama Tuhan. Mereka berkata, “Orang ini sudah berdonasi dan melakukan amal dalam nama Tuhan. Maka, Tuhan memberinya kelahiran di rumah yang megah.” Ada banyak jiwa yang beriman di jalan pemujaan. Mereka berdonasi dan melakukan amal dalam nama Tuhan atau Shri Krishna. Sang Ayah menjelaskan, “Inilah sebabnya, Saya memberi anak-anak itu buah sementara dari perbuatan itu dalam kelahiran mereka berikutnya. Orang pasti menerima buah, baik maupun buruk. Seberapa banyak yang diasuransikan? Apa pun perbuatan yang dilakukan masing-masing orang, dia menerima buah sesuai dengan itu. Maya membuat Anda melakukan perbuatan yang salah, yang mendatangkan penderitaan bagi Anda. Sekarang, Saya mengajari Anda melakukan perbuatan yang sedemikian rupa sehingga Anda tidak akan pernah mengalami penderitaan. Bahkan Maya pun tidak akan ada di sana.” Kemudian, ada persoalan status, sesuai dengan seberapa banyak yang Anda masing-masing asuransikan. Shiva Baba juga adalah Sang Wali. Beliau adalah Sang Wali nomor satu. Wali-wali yang lain pasti tertarik kepada berbagai hal. Beberapa wali bahkan mengacaukan segalanya bagi orang lain. Lihatlah, Sang Ayah benar-benar Wali yang luar biasa! Beliau berkata, “Semua ini untuk Anda, anak-anak.” Relasi Anda sepenuhnya adalah dengan Shiva Baba. Beliau berkata, “Sayalah Sang Wali yang sejati.” Beliau berkata, “Saya sendiri tidak menikmati kebahagiaan itu. Saya memberikan seluruh kerajaan kepada Anda anak-anak. Seorang ayah lokik juga memberikan segalanya kepada anak-anaknya sebagai warisan mereka. Saya tidak mengambil apa pun di surga. Saya memberikan segalanya kepada Anda.” Hubungan Anda sepenuhnya adalah dengan Shiva Baba. Brahma Baba pun berkata, “Saya juga sudah sepenuhnya mengasuransikan diri saya. Badan, mental, dan kekayaan, semuanya digunakan untuk pelayanan Sang Ayah.” Dalam bahasa Sindhi, ada ungkapan, “Mereka yang tangannya seperti ini (posisi memberi berkah) akan menuai panen pertama.” Asuransikan segala sesuatu kepada Sang Ayah. Ketika Sudama memberikan dua genggam beras, dia menerima istana sebagai balasannya. Lihatlah, ada seseorang yang mengirimkan satu rupee untuk gedung yang baru dibangun dan dia berkata, “Taruhlah sebuah bata atas nama saya.” Sang Ayah membalas suratnya, “Anda akan menerima istana yang paling bagus, karena Anda miskin. Saya adalah Tuhan Bagi Yang Miskin. Satu rupee dari seorang yang miskin setara dengan 10.000 rupee dari seorang yang kaya. Keduanya menerima status yang sama.” Jarang ada orang kaya yang datang kemari. Para kumari adalah yang paling bebas. Lihatlah bagaimana Mama menjadi nomor satu. Dia tidak memiliki apa pun. Dia datang dari keluarga miskin, tetapi dia mengklaim nomor satu. Orang ini menyerahkan segalanya, tetapi Lakshmi selalu disebutkan terlebih dahulu, kemudian baru Narayana. Ini sandiwara yang sungguh luar biasa! Jangan pernah meragukan apa pun. BapDada tidak memiliki kekurangan. Jangan menyimpan sedikit pun keraguan terhadap orang ini. Selain itu, jadilah sangat manis. Ikutilah shrimat pada setiap langkah. Jika tidak, Maya akan membuat Anda rugi besar. Ada begitu banyak petunjuk yang harus diberikan kepada anak-anak. Baba berkata, “Tulislah semua kabar Anda. Baba akan menjaga Anda dengan segala cara.” Baba sangat peduli agar anak ini naik tinggi. Anda harus memberikan perhatian penuh terhadap studi. Kita adalah murid-murid Ketuhanan yang paling dikasihi. Ungkapan “perkataan luhur Tuhan” telah dituliskan, tetapi mereka memasukkan nama Krishna. Krishna adalah manusia yang paling luhur; dia adalah pangeran pertama. Mereka menyebutkan nama Krishna; tetapi, mengapa bukan Narayana? Krishna adalah anak kecil. Anak kecil satopradhan di masa kanak-kanaknya. Kemudian, dia memasuki masa remaja, dan selanjutnya masa tua. Anak-anak kecil dipuji, karena mereka suci. Anak kecil sama seperti mereka yang memiliki pengetahuan tentang unsur brahm. Anak kecil tidak melakukan dosa. Karena Krishna adalah anak kecil, hari kelahirannya juga dirayakan. Akan tetapi, orang-orang telah menunjukkan Krishna di zaman perunggu. Sang Ayah duduk di sini dan menjelaskan semua hal ini. Terkecuali Anda, anak-anak Brahmana, tidak ada orang lain di dunia yang memahami semua hal ini. Brahmana adalah yang terluhur. Anda, para Brahmana, adalah anak-anak Tuhan. Di zaman emas, Anda tidak akan disebut sebagai anak-anak Tuhan. Anda pasti akan menerima surga dari Tuhan. Kelahiran Anda ini adalah kelahiran yang begitu langka dan sangat bernilai tinggi. Tidak semua orang mengalaminya. Drama sudah ditakdirkan seperti ini. Mereka yang dahulu belajar di siklus sebelumnya, sekarang sedang belajar kembali. Tuhan benar-benar menciptakan devi-devta, tetapi mereka tidak bisa disebut tuhan. Tuhan itu Esa! Ada pujian bagi Yang Tanpa citra Jasmani. Pujian itu tidak bisa ditujukan kepada mereka yang berwujud jasmani. Yang Esa, yang tanpa citra jasmani, menjadikan Lakshmi dan Narayana sedemikian rupa. Mereka sekarang sedang mempelajari Raja Yoga. Kerajaan didirikan, tetapi penghancuran juga terjadi pada saat yang sama. Sang Ayah pasti memberikan warisan surga. Sekarang, ini adalah tentang zaman peralihan. Ketika Shiva Baba datang, sandiwara berakhir dan kemudian Krishna dilahirkan. Orang-orang malang yang tak berdaya itu bingung. Itulah sebabnya, Sang Ayah datang dan menjelaskan. Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, memberitahukan intisari semua kitab suci kepada Anda melalui Brahma. Seakan-akan, pada saat ini Anda menjadi master berpengetahuan penuh. Pujian untuk Sang Jiwa Yang Maha Tinggi adalah: “Sang Samudra Pengetahuan, Sang Samudra Kebahagiaan Tiada Tara, Yang Esa, Yang Maha Bahagia.” Inilah pujian Sang Ayah. Beliau berkata, “Bharata adalah tempat perziarahan teragung.” Akan tetapi, dengan memasukkan nama Krishna, mereka telah menghilangkan semua pujian Shiva. Andaikan tidak demikian, semua orang pasti mempersembahkan bunga di Kuil Shiva. Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa hanyalah Yang Esa. Anda mengalami imbalan selama setengah siklus, kemudian Anda menurun. Semua jiwa harus menjadi tamopradhan. Sang Ayah berkata, “Saya sekarang mendirikan dunia baru bagi Anda, anak-anak.” Beliau sendiri tidak datang ke surga. Segala sesuatu hanya untuk Anda anak-anak. Ini sangat jelas. Orang-orang melakukan segala sesuatu bagi diri mereka sendiri, tetapi kemudian berkata bahwa mereka melakukan semuanya tanpa pamrih. Tidak ada orang yang bisa melakukan apa pun tanpa pamrih. Anda pasti menerima buah dari segala sesuatu yang Anda perbuat. “Saya memberi Anda permata-permata pengetahuan yang tak termusnahkan. Saya telah membawakan surga untuk Anda. Saya memberi Anda cindera mata kedaulatan kerajaan. Oleh sebab itu, Anda harus menjadi layak untuk mengklaimnya.” Anda sedang menjadi master surga. Anda diberi surga di telapak tangan Anda. Anda menerima jeevan mukti dalam satu detik, yaitu Anda menerima kerajaan dalam sedetik. Shiva Baba adalah Sang Pemberkah Penglihatan Ilahi. Beliau membawa Anda ke surga dalam sedetik; bukan berarti bahwa Baba memegang kunci di tangan Beliau. Sang Ayah berkata, “Saya memberikan kerajaan kepada Anda anak-anak. Saya tidak memerintah di sana. Kemudian, ketika Anda memasuki jalan pemujaan, Saya harus menghibur Anda dengan penglihatan ilahi.” Beliau menerangkan dengan begitu jelas! Baba yang sedemikian rupa hanya datang satu kali, pada zaman peralihan dalam setiap siklus. Takdir yang tercipta dan sudah ditakdirkan kini sedang terjadi; tidak ada yang bisa diubah, sekarang. Apa pun yang terjadi di dalam drama, sudah ditakdirkan. Amatilah semuanya sebagai pengamat tanpa keterikatan! Baba menerangkan kepada Anda dengan sangat jelas, “Anak-anak, Saya adalah Pakar Asuransi Nomor Satu bagi Anda. Saya tidak menyia-nyiakan satu sen pun milik Anda. Saya mengubah Anda dari kerang menjadi berlian.” Shiva Baba melakukan semua hal ini melalui orang ini. Beliau Karankaravanhar. Beliau adalah Yang Esa, Yang Tanpa citra Jasmani dan Tanpa Ego. Lihatlah, bagaimana Tuhan, Sang Ayah, duduk di sini dan mengajar Anda. Beliau tidak menyuruh Anda bersujud di kaki Beliau. Sang Ayah adalah Pelayan Anda yang patuh. Beliau berkata, “Mereka yang dahulu Saya jadikan master, telah mengalami kebahagiaan, dan sekarang sedang mengalami penderitaan.” Anda menerima banyak kebahagiaan. Tidak ada agama lain yang memiliki kebahagiaan sebesar itu. Anda tidak bisa bertanya, “Mengapa hanya orang-orang Bharata yang menerimanya? Kejahatan apa yang telah dilakukan mereka yang lain?” Oh! Namun, ada begitu banyak manusia; tidak semuanya bisa pergi ke surga. Drama ini sudah ditakdirkan. Dahulu, ada agama devi-devta yang asli dan abadi di Bharata. Tuhan datang dan mengajarkan Raja Yoga yang mudah. Sang Ayah berkata, “Saya telah datang kembali.” Anda juga tahu bahwa Anda telah memainkan peran 84 kelahiran Anda dan bahwa Anda sekarang harus pulang ke rumah. Kostum ini sudah menjadi sangat usang. (Ada contoh tentang ular.) Para saniyasi mengatakan bahwa setiap jiwa adalah Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, dan dengan demikian, melebur ke dalam Beliau. Mereka kemudian meninggalkan badan dalam tahapan itu. Akan tetapi, tidak ada jiwa yang bisa melebur ke dalam unsur brahm. Dalam hal ini juga, ada beberapa orang yang sangat pintar. Mereka duduk dengan damai dan meninggalkan badan mereka begitu saja. Ketika mereka melakukan itu, ada keheningan mati di atmosfer selama dua sampai tiga hari. Anda tahu bahwa Anda akan meninggalkan badan tua Anda dan pergi kepada Baba. Unsur brahm bukanlah Baba. Itu hanyalah ilusi yang dipercaya oleh orang-orang malang tak berdaya itu. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Amatilah setiap adegan drama ini sebagai pengamat tanpa keterikatan, karena hal-hal yang terjadi sudah ditakdirkan. Jangan meragukan apa pun.

2. Sang Ayah adalah Pakar Asuransi Nomor Satu. Oleh sebab itu, gunakanlah badan, mental, dan kekayaan Anda secara bermanfaat untuk melakukan pelayanan Sang Ayah dan jadikanlah masa depan Anda luhur. Peliharalah hubungan penuh dengan Beliau. Sampaikanlah kabar Anda selengkapnya kepada Beliau.

Berkah:
Semoga Anda menjadi penuh dengan berbagai pencapaian dan distempel dengan stempel keberanian serta antusiasme yang tak termusnahkan dengan mengalami tahapan mati selagi hidup.

Semangat dan antusiasme terlihat di mata, raut wajah, dan setiap aktivitas jiwa-jiwa yang penuh dengan pencapaian. Namun, untuk bisa distempel dengan keberanian dan antusiasme yang tak termusnahkan, Anda harus mati selagi hidup dari masa lalu, sanskara, sifat, pikiran, dan perbuatan lama Anda yang bertentangan dengan maryadas. Teguhkan janji Anda dan teruslah bergerak maju secara praktis sesuai dengan janji Anda. Bersama dengan keberanian, miliki juga antusiasme, dan kilau pencapaian Anda akan terlihat dari kejauhan.

Slogan:
Mereka yang dalam maupun adalah dari .

Sinyal Avyakt: Agar Senantiasa Ceria; Milikilah Sifat Santai, Luwes, dan Toleran

Jadikan setiap pikiran dan setiap kata Anda istimewa. Selalu miliki sifat yang ringan, ucapkanlah kata-kata dengan sederhana, dan biarlah perbuatan Anda santai dan luwes. ​​Jadilah perwujudan kemudahan. Selalu ikuti petunjuk Yang Esa, milikilah semua relasi dengan Yang Esa, capailah segala sesuatu dari Yang Esa, milikilah latihan yang mudah untuk selalu stabil bersama Yang Esa. Tetaplah selalu bahagia dan sebarkan harta kebahagiaan. Sebarkan gelombang kebahagiaan kepada semua jiwa; inilah pelayanan sejati.