11.09.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, selagi tinggal di rumah bersama keluarga Anda, tetaplah hidup suci seperti bunga lotus dalam kelahiran terakhir ini. Ingatlah Sang Ayah Yang Esa. Inilah upaya yang tersamar.

Pertanyaan:
Perbedaan apa yang begitu jelas Anda alami, segera setelah Anda menerima mata ketiga pengetahuan?

Jawaban:
Di jalan pemujaan, Anda mengembara dari pintu ke pintu dan begitu banyak tersandung-sandung untuk mencari Tuhan. Anda sekarang telah menemukan Beliau. Anda juga memiliki belas kasih terhadap orang-orang malang yang masih terus mengembara, mencari-cari jalan. Baba telah membebaskan Anda dari mengembara ke mana-mana. Anda sedang melakukan persiapan untuk pulang bersama Baba.

Lagu:
Manusia dewasa ini hidup dalam kegelapan.

Om Shanti.
Di satu sisi, para pemuja mengingat Tuhan, dan di sisi lain, Anda masing-masing telah menerima mata ketiga pengetahuan, yaitu Anda jiwa-jiwa telah mengenali Sang Ayah. Orang-orang itu mengatakan bahwa mereka masih mengembara ke mana-mana. Anda tidak lagi mengembara. Perbedaannya begitu besar! Sang Ayah sedang mempersiapkan Anda anak-anak untuk pulang ke rumah bersama Beliau. Orang-orang begitu banyak mengembara, mengikuti guru-guru mereka, pergi ke tempat-tempat perziarahan dan pameran, dan sebagainya. Pengembaraan Anda sekarang telah berakhir. Anda anak-anak tahu bahwa Sang Ayah telah datang untuk membebaskan Anda dari pengembaraan. Beliau mengajarkan Raja Yoga kepada Anda di siklus sebelumnya, dan sekarang Beliau sedang mengajar Anda dengan cara yang sama persis. Anda anak-anak tahu bahwa Anda sedang menaklukkan lima sifat buruk. Ada ungkapan, “Mereka yang menaklukkan Maya, menaklukkan dunia.” Lima sifat buruk disebut Maya, Rahwana. Maya adalah musuh. Maya bukan kekayaan atau kemakmuran. Anda harus menuliskan: “Lima sifat buruk adalah Maya, Rahwana.” Orang-orang kemudian akan mampu memahami maknanya. Jika tidak, mereka tidak akan bisa memahaminya. Mereka yang menaklukkan Maya, menaklukkan dunia. Di sini, tidak ada Yadawa atau Kurawa, devi-devta atau iblis. Ini bukan perang fisik. Ada ungkapan bahwa Anda menjadi penakluk dunia dengan menaklukkan Maya, Rahwana, melalui kekuatan yoga. Anda anak-anak tahu bahwa dunia disebut “jagad”. Sang Penguasa Jagad Raya datang untuk membantu Anda menaklukkan seluruh jagad. Hanya Beliaulah Yang Maha Kuasa, Yang Esa, yang memiliki semua kekuatan. Anda anak-anak telah menerima penjelasan bahwa hanya dengan mengingat Sang Ayah, dosa-dosa Anda bisa terbakar habis. Hal yang utama adalah ingatan. Dengan terus mengingat Baba, Anda tidak akan melakukan perbuatan berdosa, dan Anda juga akan tetap bahagia. Sang Ayah, Sang Penyuci, telah datang untuk menyucikan Anda. Jadi, apa gunanya kita melakukan dosa? Anda harus menjaga diri sendiri. Manusia memiliki intelek, bukan? Ini tidak ada hubungannya dengan pertempuran dan sebagainya; mengingat Sang Ayah untuk menaklukkan lima sifat buruk itu sangat mudah. Namun, itu memang memerlukan upaya dan waktu. Maya berulang kali mendatangkan badai-badai untuk berusaha memadamkan pelita Anda, tetapi ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan pertempuran. Itu adalah kerajaan devi-devta; tidak terdapat iblis di sana. Kita adalah Brahmana, ciptaan yang lahir dari mulut lotus Brahma. Hanya mereka, yang berasal dari marga Brahmana, menyadari bahwa diri mereka adalah Brahmana. Sang Ayah rohani duduk di sini dan memberikan pengetahuan kepada kita, jiwa-jiwa. Hanya Yang Esa-lah Sang Samudra Pengetahuan, Sang Penyuci, dan Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa. Beliaulah Yang Esa, yang mendirikan surga. Anda anak-anak harus penuh dengan kebahagiaan. Orang-orang di luar negeri juga akan mengetahui bahwa kitalah para Brahma Kumar dan Brahma Kumari dari Sindh yang mengatakan bahwa kita pasti akan mendirikan surga dengan mengikuti shrimat. Sang jiwa mengatakan ini melalui badan. Sang jiwa mendengar ini dan mengikuti petunjuk. Sang Ayah datang setiap siklus dan menunjukkan metode ini kepada Anda. Sang Ayah tersamar. Tak seorang pun menyadarinya. Hal ini dijelaskan kepada begitu banyak manusia, meskipun demikian, hanya segenggam dari berjuta-juta jiwa yang memahaminya. Anda anak-anak sekarang mengerti bahwa Anda memiliki peran serba-bisa. Sang Ayah telah menjelaskan bahwa hanya Andalah yang mengklaim kerajaan; tak seorang pun mampu mengklaimnya kecuali Anda, orang-orang Bharata, yang sekarang menyebut diri Anda sebagai Hindu. Dengan nama apa pun kita menyebut diri kita, mereka tetap saja menggolongkan kita sebagai “Hindu” dalam sensus penduduk. Sesungguhnya, kita pada awalnya berasal dari agama devi-devta yang asli dan abadi. Ketika devi-devta menurun dari agama ilahi dan perbuatan ilahi mereka, serta menjadi korup, mereka mulai menyebut diri sendiri sebagai “Hindu”. Mengapa nama “Hindu” diberikan? Tidak ada orang yang mengetahui ini juga. Anda harus bertanya kepada mereka, “Katakanlah, siapa yang mendirikan agama Hindu? Hindusthan adalah nama negara.” Tak seorang pun akan mampu menjawab Anda. Anda anak-anak tahu bahwa agama Brahmana, devi-devta, dan kesatria sedang didirikan pada saat ini. Orang-orang berkata, “Salam hormat kepada para Brahmana yang akan menjadi devi-devta.” Brahmana adalah nomor satu yang paling luhur. Sesungguhnya, zaman emas disebut surga. Bahkan kerajaan Ramachandra pun tidak bisa disebut surga. Selama setengah siklus, ada kerajaan Rama, kemudian selama setengah siklus berikutnya, ada kerajaan iblis. Semua hal ini harus diresapkan dalam hati Anda. Apa yang Anda sekarang harus lakukan agar bisa pergi ke surga? Anda pasti harus hidup suci. Sang Ayah berkata, “Anak-anak, sifat buruk nafsu birahi adalah musuh terbesar. Taklukkanlah itu dan tetaplah hidup suci.” Inilah sebabnya, simbol bunga lotus ditunjukkan. Selagi tinggal di rumah, hiduplah suci seperti bunga lotus. Contoh ini adalah tentang Anda. Para hatha yogi tidak bisa hidup suci seperti bunga lotus selagi tinggal di rumah. Mereka memainkan peran mereka di jalan pengasingan; mereka tidak bisa tinggal dalam rumah tangga. Oleh sebab itu, mereka meninggalkan rumah dan keluarga mereka serta pergi jauh. Anda bisa membandingkan dua jenis penanggalan ini. Ada memorial tentang mereka yang hidup dalam rumah tangga. Sang Ayah berkata, “Selagi hidup dalam rumah tangga Anda, milikilah keberanian dan hiduplah suci seperti bunga lotus selama kelahiran terakhir ini.” Anda boleh tinggal dalam rumah tangga, sedangkan para saniyasi itu meninggalkan rumah dan keluarga mereka. Ada banyak saniyasi; orang-orang harus menyediakan makanan bagi mereka. Pada awalnya, mereka dahulu juga satopradhan, tetapi sekarang, mereka sudah menjadi tamopradhan. Itu sudah merupakan bagian dari peran mereka dalam drama. Hal yang sama akan terulang kembali. Sang Ayah menjelaskan, “Dunia yang tidak suci ini pasti akan dihancurkan.” Orang-orang terus saling mengancam karena perkara sepele: “Jika Anda tidak melakukan ini, perang dunia akan dimulai!” Anda anak-anak mengerti bahwa hal yang sama juga telah terjadi di siklus sebelumnya. Dalam kitab-kitab suci, dituliskan bahwa peluru-peluru kendali muncul dari dalam perut mereka, bahwa terjadi ini dan itu. Orang-orang terus membuat topeng-topeng yang menarik dalam perayaan Holi. Sebenarnya, peluru-peluru kendali itulah yang mendatangkan penghancuran. Anda anak-anak juga mengetahui bahwa apa pun yang pernah terjadi di masa lalu harus terulang. Apa pun yang ditakdirkan sedang terjadi kembali. Anda memahami seluruh makna pentingnya dalam intelek Anda. Ini bukan sekadar tentang mengatakan sesuatu. Anda tidak bisa mempersalahkan siapa pun. Demikianlah peran ini di dalam drama. Anda hanya perlu menyampaikan pesan Sang Ayah. Drama ini abadi dan tak termusnahkan. Anda juga mengerti mengenai takdir yang sudah ditetapkan. Peralihan pada akhir zaman besi dan permulaan zaman emas sangat terkenal. Inilah yang disebut zaman paling penuh berkah. Dewasa ini, Baba menerangkan kepada Anda anak-anak tentang zaman peralihan yang paling penuh berkah dengan sangat jelas. Inilah zaman untuk menjadi manusia yang paling luhur. Anda semua akan menjadi satopradhan dan luhur. Manusia sekarang tamopradhan dan merosot. Anda memahami istilah-istilah ini. Zaman besi akan berakhir dan zaman emas akan datang, kemudian akan terdengar sorak kemenangan. Ada kisah yang diceritakan tentang itu. Inilah yang paling mudah. Ada banyak cerita yang tidak benar. Sang Ayah sendiri duduk di sini dan menjelaskan bahwa Anda telah menyanyikan pujian-Nya di jalan pemujaan. Saya sekarang menunjukkan kepada Anda jalan menuju daratan kebahagiaan dan hunian kedamaian secara nyata. Keselamatan adalah kondisi penuh kebahagiaan dan kemerosotan adalah kondisi penuh penderitaan. Di zaman besi, terdapat penderitaan, sedangkan di zaman emas, terdapat kebahagiaan. Ketika Anda menjelaskan ini, mereka akan memahami semuanya. Seiring perkembangan Anda, mereka akan terus memahami hal ini. Waktu yang tersisa tinggal sangat sedikit, sedangkan destinasi sangat tinggi. Ketika Anda pergi ke berbagai perguruan tinggi dan menjelaskan pengetahuan ini, mereka akan memahaminya dengan baik. Sesungguhnya, siklus drama ini terus berputar; tidak ada dunia lain. Orang-orang mengira bahwa ada dunia lain di atas sana. Inilah sebabnya, mereka pergi ke bintang-bintang dan sebagainya. Sebenarnya, tidak ada apa pun di atas sana. Hanya ada satu Tuhan Yang Esa dan hanya ada satu ciptaan. Inilah satu-satunya dunia manusia. Manusia adalah manusia, hanya saja, terdapat agama badan yang tak terhitung jumlahnya. Ada begitu banyak ragamnya. Di zaman emas, hanya ada satu agama; itulah sebabnya, itu disebut daratan kebahagiaan. Zaman besi adalah daratan penderitaan. Ini adalah sandiwara tentang kebahagiaan dan penderitaan. Bisakah Sang Ayah mendatangkan penderitaan bagi anak-anak Beliau? Beliau justru datang untuk membebaskan Anda dari penderitaan. Bagaimana mungkin Yang Esa, Sang Penghapus Kesengsaraan, mendatangkan kesengsaraan bagi siapa pun? Sekarang, ini adalah kerajaan Rahwana. Manusia memiliki lima sifat buruk dalam diri mereka; inilah sebabnya, dunia ini disebut kerajaan Rahwana. Anda anak-anak sekarang memiliki rahasia sejarah dan geografi dunia dalam intelek Anda. Anda mendengar ini setiap hari. Ini adalah studi yang sangat penting. Jadi, Sang Ayah menjelaskan, “Waktu yang tersisa tinggal sangat sedikit.” Anda harus mengklaim warisan penuh Anda dari Sang Ayah dalam rentang waktu ini. Orang-orang secara bertahap akan memahami bahwa Andalah yang menunjukkan jalan menuju Tuhan. Tidak ada orang lain di dunia yang mampu menunjukkan jalan untuk mencapai Tuhan kepada Anda. Hanya Tuhanlah yang bisa menunjukkan kepada Anda jalan menuju Tuhan. Anda adalah anak-anak Beliau, yang menyampaikan pesan. Mereka yang menjadi instrumen di siklus sebelumnya akan kembali menjadi instrumen dan juga terus menjadikan orang-orang lain serupa dengan mereka. Anda anak-anak harus mengaduk samudra pengetahuan dan memberikan saran, “Baba, saya rasa, gambar-gambar ini harus ada. Orang-orang akan mampu mengerti dengan sangat jelas melaluinya.” Baba memberi tahu Anda untuk membuat lebih sedikit gambar, karena beberapa center sangat kecil; mereka kesulitan untuk memasang lima sampai tujuh gambar. Baba berkata, “Harus terdapat Gita Pathshala di setiap rumah.” Ada banyak anak yang menjalankan segala sesuatu hanya dalam satu ruangan. Ketika Anda menempatkan gambar-gambar utama di sana, orang-orang bisa menerima pemahaman tentang siapa Tuhan itu sebenarnya, dan apa yang bisa Anda terima dari Beliau. Tuhan disebut Baba. Anda tidak mungkin mengatakan “Babulnath Baba”. Anda bahkan tidak bisa menyebutkan “Rudra Baba”. Nama “Shiva Baba” sangat terkenal. Baba berkata, “Inilah api persembahan pengetahuan yang sama dari siklus sebelumnya.” Ayah Shiva yang tak terbatas telah menciptakan api persembahan ini. Beliau telah menciptakan penciptaan Brahmana melalui Brahma. Beliau memasuki badan Brahma dan menjalankan pendirian. Inilah pengetahuan Raja Yoga. Ini juga merupakan api persembahan yang ke dalamnya seluruh dunia lama harus dipersembahkan. Beliaulah Sang Ayah Yang Esa, Sang Pengajar, Sang Guru, dan Sang Samudra Pengetahuan. Tidak mungkin ada siapa pun seperti Beliau. Dewasa ini, ketika orang-orang membuat api persembahan, mereka menempatkan kitab suci pada keempat sisinya. Mereka bahkan menyiapkan wadah untuk menampung persembahan. Sesungguhnya, api persembahan pengetahuan inilah yang mereka tiru. Di sini, Anda tidak memiliki apa pun yang bersifat fisik. Anda anak-anak sekarang telah menemukan Sang Ayah yang tak terbatas dan menerima pengetahuan yang tak terbatas. Tidak ada orang lain yang mengetahui ini. Hanya Andalah yang mengetahui bahwa persembahan yang tak terbatas harus dipersembahkan dalam api ini. Dunia lama akan dihancurkan. Anda terus mengalami kebahagiaan karena kerajaan Rama sedang didirikan dan itu sangat bagus. Akan tetapi, orang yang mendirikan sesuatu akan melakukannya untuk dirinya sendiri. Dia pasti melakukan semua upaya untuk dirinya. Anda tahu bahwa Perang Mahabharata juga dimulai dari api persembahan ini. Ada perbedaan besar antara hal-hal yang terbatas itu dan hal-hal yang tak terbatas ini. Anda sedang melakukan upaya untuk diri sendiri. Sebelum Anda mengenal Sang Ayah, Anda tidak bisa menerima warisan. Hanya Beliaulah yang datang untuk mengajar Anda, jiwa-jiwa. Segala milik Anda bersifat tersamar. Jiwa-jiwa telah menjadi penuh kekerasan sekarang harus menjadi tanpa kekerasan. Anda tidak boleh marah terhadap siapa pun. Hanya ketika lima sifat buruk sudah didonasikan, barulah gerhana bisa dihilangkan. Melalui sifat-sifat buruk itulah Anda telah menjadi jelek. Bagaimana Anda sekarang bisa penuh dengan semua kebajikan ilahi, 16 derajat surgawi sempurna? Sang Ayah menjelaskan ini kepada Anda. Siapa yang menjadikan Lakshmi dan Narayana sedemikian rupa? Apakah mereka menemukan guru tertentu? Mereka dahulu master dunia. Mereka pasti telah melakukan perbuatan yang baik dalam kehidupan mereka sebelumnya, sehingga mereka menerima kelahiran yang baik. Kelahiran yang baik diterima dengan cara melakukan perbuatan yang baik. Pasti ada hubungan antara Brahma dan Vishnu. Brahma menjadi Vishnu dalam sedetik. Manusia berubah menjadi devi-devta; ini dikenal sebagai jeevan mukti dalam sedetik. Begitu Anda menjadi milik Sang Ayah, Anda mengklaim warisan jeevan mukti. Semua raja dan rakyat menerima jeevan mukti. Siapa pun yang akan pergi ke sana harus mengalami jeevan mukti. Sang Ayah menjelaskan kepada semua jiwa, selanjutnya diperlukan upaya untuk meraih status tinggi. Segala sesuatu tergantung pada upaya Anda. Mengapa kita tidak mau terus berupaya untuk mengklaim status tinggi? Dengan banyak mengingat Sang Ayah, Anda akan mampu duduk di hati Beliau, yaitu di atas singgasana. Sang Ayah tidak membebankan banyak kerja keras kepada Anda. Upaya apa lagi yang akan Beliau minta untuk dilakukan oleh ibu-ibu yang polos? Ingatan akan Baba itu tersamar, sedangkan pengetahuan terungkap. Ada pendapat, “Orang ini menyampaikan ceramah dengan sangat baik tetapi sejauh mana dia beryoga? Apakah dia mengingat Sang Ayah? Berapa lama dia mengingat Sang Ayah?” Hanya dengan mengingat Beliaulah dosa-dosa Anda dari banyak kelahiran bisa terhapus. Inilah pengetahuan spiritual; hanya Sang Ayah rohani, Shiva, yang datang untuk memberikannya kepada Anda setiap siklus. Tidak ada orang lain yang mampu memberi Anda pengetahuan ini. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Simpanlah rahasia tentang drama yang tak termusnahkan ini dalam intelek Anda dan jangan mempersalahkan siapa pun. Berupayalah untuk menjadi manusia yang terluhur. Klaimlah warisan penuh Anda dari Sang Ayah dalam waktu yang singkat ini.

2. Agar bisa menjadi tanpa kekerasan ganda, jangan pernah marah terhadap siapa pun. Donasikanlah sifat-sifat buruk dan berupayalah untuk menjadi penuh dengan semua kebajikan ilahi.

Berkah:
Semoga Anda senantiasa penuh cinta kasih dan menjadi manusia tertinggi yang mengikuti maryadas dengan terbebas dari semua kelemahan dalam sedetik.

Seseorang yang mengasihi orang lain akan menyerahkan segalanya karena cinta kepada orang tersebut. Seseorang yang memiliki cinta kasih tidak perlu memikirkan apa pun untuk menyerahkan sesuatu. Oleh karena itu, cara yang mudah untuk mempraktikkan maryadas dan disiplin yang telah disampaikan kepada Anda serta terbebas dari semua kelemahan adalah dengan senantiasa penuh cinta kasih hanya kepada Sang Ayah. Senantiasalah berada dalam persahabatan dengan Yang Esa yang Anda cintai, maka Anda akan diwarnai oleh spiritualitas dan menjadi manusia tertinggi yang mengikuti maryadas dalam sedetik. Hal ini karena; dengan penuh cinta kasih dengan sendirinya Anda menerima kerja sama dari Sang Ayah.

Slogan:
Jika fondasi keyakinan Anda kuat, sudah terjamin bahwa Anda akan mencapai kesempurnaan.

Sinyal Avyakt:
Sekarang Munculkan Wujud Pemberkah Anda.

Saat ini, semua jiwa bagaikan pengemis dan meminta sesuatu atau yang lainnya kepada Tuhan. Dalam mental atau di bibir mereka senantiasa ada: “Berikanlah sesuatu kepada saya!” Ada yang mengemis kekayaan, ada yang mengemis kerja sama, ada yang mengemis relasi, ada yang mengemis kebahagiaan atau kenyamanan sementara. Ada yang mengemis istirahat atau tidur yang nyenyak, dan ada pula yang mengemis pengikut. Anda, anak-anak Sang Pemberkah, harus menjadi pemberkah dan, dengan sikap mental Anda yang penuh perasaan suci, mengakhiri rasa lapar jiwa-jiwa yang mengemis.