11.10.26 Avyakt Bapdada
Indonesian Murli 18.01.2012 Om Shanti Madhuban
Bersamaan dengan
Melakukan Semua Jenis Pelayanan, Bekerja Samalah dengan Satu Sama Lain dan
Sebarkan Gelombang Upaya Intens ke Dalam Atmosfer—Jadilah Penakluk Mental dan
Layani Jiwa-Jiwa dengan Mental Anda
Hari ini adalah hari
cinta kasih yang istimewa. Semua anak dari segala tempat sedang merayakan
pertemuan dalam wujud penuh kasih. Anda semua pun terserap dalam wujud penuh
cinta kasih tersebut. Hari ini, bahkan sebelum amrit vela, anak-anak dari semua
tempat telah tiba di sini dalam wujud penuh cinta kasih, sembari membawa kalung
mutiara cinta kasih di dalam hati mereka. Mereka mengungkapkan berbagai macam
perasaan yang ada dalam mental mereka kepada Sang Ayah. Anda tahu betapa
indahnya cinta kasih anak-anak. Anak-anak berbicara kepada BapDada mengenai isi
hati mereka menggunakan bahasa dan perasaan yang beragam, serta mengekspresikan
perasaan tersebut dengan sangat jelas melalui bahasa mata dan kata-kata mereka.
Melihat perasaan cinta kasih dari semua anak di mana pun mereka berada, BapDada
terlebur dalam cinta kasih mereka semua, dan kata-kata yang muncul dari hati
Beliau adalah: "Wah, anak-anak! Wah!" Lagu yang terdengar dari mulut anak-anak
adalah: "Wah, Baba! Wah!" Saat memandang setiap anak, BapDada hanyut dalam cinta
kasih anak-anak, dan anak-anak pun terhanyut dalam cinta kasih Sang Ayah.
Hari ini, Sang Ayah
memandang anak-anak dengan pandangan untuk menjadikan mereka para master. Hari
ini adalah hari di mana anak-anak menerima tilak kedaulatan. Hari ini adalah
hari di mana BapDada sendiri hadir dalam wujud malaikat dan menjadikan anak-anak
sebagai instrumen untuk pelayanan dunia. Beliau sendiri menjadi tulang punggung
dan menampilkan anak-anak di panggung dunia. Kini, melihat pelayanan anak-anak
serta hasil dari tanggung jawab yang telah BapDada percayakan kepada mereka,
Beliau merasa sangat, sangat senang terhadap anak-anak dan menyampaikan ucapan
selamat dari lubuk hati Beliau. Selamat! Selamat!
BapDada melihat
bahwa, bahkan saat ini, setiap anak telah menerima berkah dari Sang Ayah untuk
menjadi pelayan dunia dengan penuh cinta kasih di dalam hati mereka, dan mereka
pun benar-benar menjalankannya. BapDada juga melihat hasilnya. Setiap anak
memiliki cinta kasih yang mendalam di hati mereka bagi "Baba saya", dan Sang
Ayah pun memiliki cinta kasih di hati Beliau: "Wah, anak-anak Saya!" Saat ini,
sebagian besar anak-anak di center—baik yang besar maupun kecil—memiliki
antusiasme untuk segera memperkenalkan Sang Ayah di mana-mana. Saat berkeliling,
BapDada menyaksikan sendiri semangat dan antusiasme ini. Anak-anak di center,
baik yang kecil maupun besar, memiliki antusiasme yang sangat besar untuk
melayani dan akan terus memilikinya di masa depan. Hari ini, di hari penuh cinta
kasih ini, sebagai balasan atas cinta kasih dan pelayanan mereka, BapDada
melimpahkan cinta kasih dan ingatan berjuta-juta kali lipat kepada seluruh anak
di negeri ini maupun di luar negeri, melalui drishti dan cinta kasih di dalam
lubuk hati Beliau.
Sesuai dengan waktu,
antusiasme untuk memperkenalkan Sang Ayah kini perlahan mulai meresap ke dalam
hati banyak jiwa. Mereka memahami bahwa Brahma Kumaris telah mencapai sesuatu
dan bahwa sebuah transformasi sedang berlangsung. Sebelumnya, mereka berpikir: "Kami
tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan," namun kini mereka berpikir: "Anda
melakukan pekerjaan yang mulia. Apa yang tidak mampu kami lakukan, telah
berhasil Anda wujudkan dalam perkumpulan Anda." Itulah sebabnya BapDada
melimpahkan cinta kasih istimewa dari hati Beliau kepada semua anak yang duduk
di hadapan Beliau, serta kepada Anda semua di mana pun berada yang sedang
mendengarkan dan menyaksikan Beliau. Apa yang harus kita lakukan sekarang?
BapDada telah menyampaikan ucapan selamat atas pelayanan Anda. Kini, BapDada
ingin setiap anak memiliki semangat, antusiasme, dan keyakinan yang teguh untuk
melakukan upaya intens: “Saya pasti harus menjadi malaikat, dan setara dengan
Sang Ayah, karena kini setiap orang harus melakukan perjalanan pulang bersama
Sang Ayah." Anda pasti harus menjadi malaikat dan setara dengan Beliau, karena
Anda semua telah berjanji: "Kita akan pulang bersama dan kemudian turun
memerintah bersama." Ayah Brahma telah menjadi malaikat. Jadi, bagaimana Anda
akan pulang bersama Beliau? Ayah Brahma memperlihatkan wujud malaikatnya semasa
hidupnya. Dia memikul begitu banyak tanggung jawab. Setiap anak harus dijadikan
yogi. Namun, Anda semua melihat bahwa meskipun dia memikul begitu banyak
tanggung jawab, dia tetap penuh cinta kasih dan tidak terikat. Dia senantiasa
menjadi seorang maharaja yang bebas dari kekhawatian; tanpa kekhawatiran,
seorang maharaja yang tanpa kekhawatiran. Demikian pula, Anda anak-anak juga
harus menjadi setara dengan sang ayah—menjadi maharaja yang bebas dari
kekhawatiran serta menjadi malaikat. Anda harus memiliki tekad yang kuat: “Saya
pasti harus menjadi seperti itu." Ataukah Anda berpikir bahwa Anda baru akan
menjadi seperti itu pada suatu saat nanti?
BapDada melihat
bahwa, sesuai dengan waktu, sejauh mana Anda memiliki semangat dan antusiasme
untuk melakukan pelayanan secara nyata, kini Anda juga harus memiliki semangat
dan antusiasme dalam diri sendiri untuk menjadi pembuat upaya intens serta
menjadikan jiwa lain seperti itu. Jadilah sosok yang komplet dan buatlah jiwa
lain menjadi komplet; miliki antusiasme dalam diri sendiri serta sebarkan
semangat dan antusiasme tersebut ke dalam atmosfer. Bekerja samalah dengan satu
sama lain dan sebarkanlah gelombang upaya intens ke dalam atmosfer. Sama seperti
Anda menyebarkan antusiasme untuk melakukan pelayanan di antara Anda sendiri dan
ke dalam atmosfer, demikian pula BapDada kini memiliki harapan suci agar Anda
menyebarkan gelombang ini ke dalam atmosfer. BapDada merasa senang, namun saat
ini Anda baru sekadar melakukan upaya, padahal sekarang Anda harus melakukan
upaya yang intens. BapDada memiliki harapan ini bagi setiap anak, jadi Anda
masing-masing adalah bintang harapan Sang Ayah, bukan? Benarkah demikian? Siapa
di antara Anda yang merasa akan menjadi bintang harapan Sang Ayah dan
menyebarkan semangat serta antusiasme ini ke dalam atmosfer, angkatlah tangan
Anda! Achcha. Anda mengangkat tangan dengan sangat baik! Melihat tangan-tangan
Anda, BapDada merasa senang. Sebagian besar dari Anda mengangkat tangan. Baba
tidak bisa melihat tangan mereka yang berada di barisan belakang, namun Beliau
bisa melihat tangan mereka yang berada di depan. Mereka yang di belakang
sekarang juga sedang mengangkat tangan. Selamat! Selamat! Achcha.
BapDada telah
melihat bahwa ketika mental seseorang memiliki semangat dan antusiasme terhadap
sesuatu yang spesifik, hal tersebut dapat diwujudkan secara nyata dengan sangat
baik; itulah sebabnya, pada hari cinta kasih ini, BapDada memberikan tugas ini
kepada Anda. Setiap anak memahami bahwa waktu dan pikiran sering kali terbuang
sia-sia akibat kondisi mental. Jika Anda pernah memiliki pikiran sia-sia, Anda
pasti telah mengalami betapa banyak waktu dan energi yang terbuang karenanya.
Jadi, BapDada ingin memberikan tugas ini kepada Anda: selama dua bulan, setiap
anak harus menciptakan metode bagi diri sendiri untuk menghentikan kesia-siaan
pikiran dan waktu yang terjadi di dalam mental Anda. Masing-masing dari Anda
harus mencatat perkembangan, membuat chart, selama dua bulan ke depan: Sejauh
mana saya mampu mengendalikan kesia-siaan waktu dan pikiran sia-sia? Hal ini
karena, sesuai dengan waktu saat ini, sudah tiba waktunya bagi Anda semua untuk
melayani jiwa-jiwa dengan kekuatan mental Anda. Untuk itu, sangatlah penting
untuk senantiasa memperhatikan mental Anda. Dikatakan: Mereka yang menaklukkan
mental mereka, menaklukkan dunia. Jadi, dengan atmosfer Manmanabhawa, Anda harus
mengakhiri segala bentuk kesia-siaan. Apakah Anda mampu melakukan ini? Akankah
Anda melakukannya? Siapa pun yang bisa melakukannya, angkatlah tangan Anda!
BapDada akan memberikan hadiah kepada Anda. Anda harus memperhatikan hasil
pencapaian Anda sendiri. Jika mental Anda bahagia, Anda akan membagikan
kebahagiaan mental itu. Anda semua harus memberi perhatian untuk meraih posisi
terdepan dalam upaya ini. Dengan begitu, segala kesia-siaan akan berakhir.
Kesia-siaan baik dalam hal pikiran maupun waktu akan berakhir. Kemudian, di masa
mendatang, pikiran yang penuh kekuatan dan penggunaan waktu yang optimal dan
juga penuh kekuatan akan menyebar ke dalam atmosfer.
Melihat anak-anak,
BapDada merasa senang akan satu hal. Apakah itu? Bahwa setiap anak telah
melakukan pelayanan, namun bersamaan dengan itu, sinyal BapDada adalah: Jadilah
raja ganda. Anda mengetahuinya, bukan? Yang pertama adalah menjadi master atas
diri sendiri—yang berdaulat atas diri sendiri—dan yang kedua adalah memiliki hak
atas kerajaan masa depan. Jadilah master atas diri sendiri. Sang Ayah memiliki
intoksikasi bahwa tidak ada Ayah lain yang setiap anaknya merupakan master atas
dirinya sendiri. Anda semua adalah master atas diri Anda sendiri, bukan? Setiap
jiwa memerintah dirinya sendiri. Anda tidak dipengaruhi oleh organ fisik dan
indra, melainkan memiliki hak atas kerajaan tersebut. Sang Ayah menginginkan
setiap anak menjadi master atas diri sendiri secara konstan, bukan hanya
sesekali. Mampukah Anda menjadi seperti itu? Dalam kurun waktu dua bulan yang
telah diberikan kepada Anda, perhatikanlah apakah Anda tetap menjadi master atas
diri sendiri, atau apakah Anda terpengaruh oleh indra fisik Anda. Sekarang, Anda
harus menjadi karmateet. Waktunya sudah semakin dekat. Jadi, apa yang akan Anda
lakukan? Saat berjalan dan beraktivitas, Anda harus benar-benar menjadi master
atas diri sendiri. Sanskara ini pastilah merupakan sanskara Anda, anak-anak
Brahmana. Kerajaan ganda berarti berdaulat atas diri sendiri saat ini, dan
kemudian berdaulat atas dunia di masa depan. Saat berkeliling, BapDada mencatat
hasil pencapaian anak-anak. Kini, ada kebutuhan untuk lebih memperhatikan upaya
menjadi master atas diri sendiri secara konstan. BapDada telah memberikan dua
tugas kepada Anda: 1) Sejauh mana Anda tetap menjadi master atas diri sendiri
selama dua bulan ke depan. Anda harus melihat hasil pencapaian Anda sendiri. 2)
Dengan kekuatan mengendalikan dan kekuatan memerintah atas mental Anda, Anda
harus menghentikan segala bentuk kesia-siaan. BapDada akan memberikan hadiah
bagi mereka yang berhasil meraih peringkat dalam upaya ini. Apakah Anda
menyukainya? Anda akan melakukannya, bukan? Akankah Anda melakukannya? (Mengangguk).
Achcha.
Hari ini, BapDada
menerima cinta kasih dari semua anak. Pada saat amrit vela, ada keindahan yang
memukau dari anak-anak di Alam Halus. Hari ini, bahkan advance party pun datang
ke Alam Halus untuk mempersembahkan cinta kasih dari hati mereka dan menerima
cinta kasih. Kini mereka bertanya kepada Sang Ayah: "Sesungguhnya, sampai kapan
kami akan memainkan peran ini?" Jawaban apa yang harus Baba berikan? Kepada Anda
yang duduk di barisan depan, jawaban apa yang harus Baba berikan? Apa yang akan
Anda katakan? (Dadi Janki menjawab: "Saya siap.") Apakah Anda akan pulang
sendirian? (Semua anak akan pulang berdampingan bersama-sama.) Anda memiliki
cinta kasih, bukan? Bagaimana mungkin Anda begitu saja akan meninggalkan mereka
dan pergi untuk memerintah kerajaan? (Mengapa mereka yang tergabung dalam
advance party meninggalkan saya sendirian dan pergi?) Itu memang peran mereka.
Mereka harus pergi. Sekarang, Anda harus berusaha untuk segera mempersiapkan
sebuah kumpulan sekutu. Jika Anda menggerakkan setiap orang untuk mengerjakan
tugas yang telah diberikan kepada Anda selama dua bulan ini dan menyerahkan
hasilnya, hal itu akan terlaksana dengan cepat. (Karena cinta kasih kepada Baba,
mereka akan melakukannya.) Cinta kasih itu memang ada. Anda semua telah lulus
dalam mata pelajaran cinta kasih. BapDada melihat bahwa setiap anak memiliki
cinta kasih, namun selain itu, Anda juga membutuhkan kekuatan. Untuk itu,
jadikanlah amrit vela Anda powerful, penuh kekuatan. Anda duduk dalam ingatan
dan BapDada mengucapkan selamat kepada Anda atas hal itu, namun diperlukan
atmosfer yang powerful, berkekuatan penuh, saat Anda duduk. Ada yang duduk
seperti ini, ada yang duduk seperti itu. Jika Anda mengambil foto, Anda sendiri
akan merasa: Ada sesuatu yang lain yang saat ini diperlukan. Nah, BapDada telah
berbicara tentang yoga vulkanik, dan kini Anda harus memberikan perhatian yang
lebih mendalam terhadap hal itu. Setiap anak memang melakukan upaya, namun
sekarang, tambahkan kata 'intens' di depan kata 'upaya' tersebut. BapDada kini
telah memberikan waktu dua bulan kepada setiap anak. Semakin besar perhatian
yang Anda berikan, semakin banyak pula bantuan yang akan diberikan BapDada atas
perhatian Anda itu. Sebagai master mental, buatlah mental Anda bekerja
sebagaimana Anda menggerakkan tangan dan kaki Anda. Anda bisa melakukan apa pun
yang Anda inginkan, bukan? Jika Anda ingin menempatkan sesuatu di tempat
tertentu dan bukan di tempat lain, Anda bisa melakukannya, bukan? Milikilah
pengontrolan mental seperti itu. Mental Anda seharusnya hanya berisi
pikiran-pikiran yang Anda kehendaki. Setiap malam, periksalah hasilnya: Sejauh
mana saya memiliki kekuatan untuk memerintah dan mengendalikan mental saya? Anda
harus segera menghentikan segala bentuk kesia-siaan. Jadilah sosok yang penuh
kekuatan sekarang juga, dan sebarkan kekuatan tersebut ke seluruh atmosfer.
Melihat serta mendengar kesedihan dan penderitaan anak-anak Beliau, BapDada kini
menghendaki agar penyelesaian segera terjadi. Sebelumnya dikatakan bahwa setiap
anak sedang melakukan upaya, namun sekarang tambahkanlah kata "intens". "Saya
harus melakukannya", bukan sekadar "Saya akan melakukannya" atau "Saya akan
melihatnya nanti". Bahasa yang menunda-nunda sesuatu untuk masa depan tidak akan
lagi membuahkan hasil.
Hari ini, Anda semua
menyaksikan pemandangan penuh cinta kasih. Anda masing-masing memiliki begitu
banyak cinta kasih di dalam hati, namun, sejauh mana ada cinta kasih, sejauh itu
pula harus ada kekuatan. Sekarang, penuhilah diri Anda dengan berbagai kekuatan.
Jangan ada di antara Anda, para sister, yang menganggap diri hanya sebagai
Shakti; melainkan anggaplah diri Anda sebagai Shiva Shakti. Anda adalah Shiva
Shakti: Sang Ayah menyertai Anda. Ayah dari para Pandawa menyertai para Pandawa.
Jadi, apa yang akan Anda lakukan sekarang? BapDada telah meminta Anda untuk
menambahkan kata "intens" di depan kata "upaya". Ciptakanlah atmosfer seperti
itu. Saling bekerja samalah dan, sembari tetap berada di tempat masing-masing,
jadikanlah tempat Anda penuh kekuatan. Jadikanlah rekan-rekan Anda penuh
kekuatan.Jadi, apa yang akan Anda lakukan sekarang? Anda akan melakukan sesuatu
yang baru, bukan? Karena Anda menyebut "Baba saya", Anda harus menjadi seperti
Yang Esa yang Anda sebut sebagai: "Milik saya" (Baba), bukan? Biarlah Anda
masing-masing memiliki tekad yang kuat ini di dalam hati. Pikiran-pikiran Anda
sangat baik. Pada saat amrit vela, BapDada melihat bahwa Anda menciptakan
pikiran-pikiran yang sangat baik—bahwa Anda akan melakukan ini dan itu—namun
ketika Anda menjadi karma yogi, saat Anda terlibat dalam berbagai interaksi dan
relasi, situasinya menjadi berbeda. Sekarang, Anda perlu memberikan perhatian
lebih besar pada tahapan menjadi karma yogi. Achcha.
Anda semua bahagia,
bukan? Apakah Anda bahagia? Banyak juga yang baru datang. Bagi yang baru dan
datang untuk pertama kalinya, silakan angkat tangan! Lihat, ada begitu banyak.
Separuh dari kelas ini terdiri dari anak-anak baru. BapDada senang melihat
kehadiran Anda yang baru, karena setidaknya Anda telah datang ke sini sebelum
penyelesaian akhir.Namun, karena Anda datang terlambat, Anda harus melakukan
upaya yang jauh lebih intens, sebab dalam waktu singkat ini Anda harus
mengumpulkan bekal yang cukup untuk 21 kelahiran Anda di masa depan. Anda harus
memberikan perhatian sebesar itu. Hematlah waktu Anda! Jangan sia-siakan satu
detik pun. Teruslah menjadi pembuat upaya intens. Jika hanya melakukan upaya
biasa, akan sulit bagi Anda untuk mencapai tujuan Anda. Meskipun demikian,
BapDada mengucapkan selamat dari lubuk hati Beliau kepada Anda anak-anak yang
telah datang. Selamat! Achcha.
Banyak pengajar
telah datang. Melihat para pengajar, BapDada merasa sangat senang, karena
pengajar-pengajar yang menjadi instrumen ini telah menjadi instrumen untuk
mengungkap BapDada. Melihat pengajar mana pun, semua merasa bahagia, karena
seorang pengajar berarti sosok yang melalui ciri khasnya (feature), masa depan
(future) dapat terlihat. Apa masa depan Anda? Masa depan Anda adalah senantiasa
bahagia di dalam hati, selalu memiliki hak penuh, dan tidak bergantung pada apa
pun. Jadi, sifat para pengajar memberikan gambaran akan hal ini. Biarlah setiap
pengajar senantiasa berpikir: Baik saat Anda berbicara di suatu tempat maupun
tidak, ciri khas dan wajah Anda harus mencerminkan pencapaian masa kini dan masa
depan. Senantiasalah perhatikan hal ini: Apakah wajah saya sedemikian rupa
sehingga bisa memberikan penglihatan?Siapa pun yang datang dan bertemu dengan
seorang pengajar, saat melihatnya, mereka akan merasa bahagia terlebih dahulu,
dan kebahagiaan itu kemudian akan terlihat dalam hidup mereka. Anda begitu
bahagia dan juga memiliki keberuntungan kebahagiaan. BapDada melihat bahwa
tujuan setiap pengajar itu baik: "Saya harus melakukan ini. Saya harus menjadi
seperti ini." Memang demikian, bukan? Apa tujuan Anda? Bukankah ini tujuan Anda?
Jadi, tujuan ini memang terlihat dalam kualifikasi diri Anda, namun seharusnya
hal itu terlihat lebih nyata lagi. Siapa pun yang datang pasti harus membawa
serta kebahagiaan itu, karena setiap manusia membutuhkan kebahagiaan. Mereka
menginginkannya, namun mereka belum mampu menjadi seperti itu. Jadi, 'para
pengajar' berarti mereka yang melayani melalui ciri khas mereka. Biarlah mereka
mengalami terhadap Anda: "Telah menjadi sosok seperti apakah mereka?" Kini,
seiring perkembangan Anda, wajah dan aktivitas Anda akan semakin berperan dalam
pelayanan ini; sebab saat situasi menjadi semakin kritis, waktu yang Anda miliki
akan berkurang, namun keinginan mereka untuk menerima sesuatu justru akan
meningkat. Itulah sebabnya Anda, para pengajar, harus selalu siaga agar siapa
pun yang datang pasti mendapatkan sesuatu yang berharga. Biarlah mereka
memperoleh sesuatu dari wajah dan aktivitas Anda. Bukankah Anda adalah anak-anak
dari Sang Pemberkah? BapDada sangat senang melihat Anda, para pengajar. Beliau
menyanyikan pujian Anda dalam hati Beliau: Wah, para pengajar! Wah! Setiap
pengajar pastinya melakukan pelayanan, dan Anda harus memeriksa catatan hasil
harian Anda pada malam hari mengenai pelayanan apa yang telah Anda lakukan.
Lihatlah chart Anda sendiri: Apakah saya telah memenuhi tujuan pelayanan yang
saya tetapkan? Jika tidak—karena satu dan lain alasan—maka lakukanlah pelayanan
dua kali lipat pada hari berikutnya. Jangan membiarkannya begitu saja, karena
seorang pengajar berarti sosok yang menjadi instrumen pemberkah, seorang anak
dari Sang Pemberkah. Jadi, BapDada merasa senang—tidak peduli apakah Anda
berasal dari center kecil atau besar—karena datang ke tempat pelayanan setelah
menanggalkan segalanya merupakan suatu bentuk keberanian, bukan? BapDada senang
dengan keberanian Anda. Sekarang, buatlah lebih banyak sekutu pelayanan.
Bantulah lebih banyak pengajar untuk muncul, karena pelayanan akan semakin
berkembang. Nanti saat terjadi sedikit pergolakan, semua jiwa akan datang kepada
Anda. Pelayanan akan terus meningkat; tidak akan berkurang.
Berkah:
Semoga Anda
memiliki swamaan (kehormatan diri spiritual) yang luhur dan membuat Maya
menyerah dengan cara tetap stabil dalam kursi swamaan
Swamaan yang paling
luhur di Zaman Peralihan adalah tetap berada dalam kesadaran sebagai master
mahakuasa. Ketika seorang pejabat tinggi atau raja duduk di kursi kehormatan
dirinya, orang lain pun menunjukkan rasa hormat kepadanya. Jika dia tidak berada
di kursinya, tidak akan ada yang mematuhi perintahnya. Demikian pula, ketika
Anda menjadi sosok yang memiliki swamaan dan tetap berada dalam kursi swamaan
Anda, Maya akan menyerah kepada Anda.
Slogen:
Mereka yang
tetap stabil dalam tahapan pengamat tanpa keterikatan dan mengalami persahabatan
dengan Sang Penghibur Hati adalah jiwa-jiwa yang terhanyut dalam cinta kasih.
Sinyal Avyakt:
Tumbuhkan Semangat untuk Mengangkat Jiwa Lain, dan Angkatlah Juga Mereka yang
Telah Menghina serta Mencemarkan Nama Baik Anda Mengangkat bahkan mereka yang
menghina Anda adalah kewajiban bagi jiwa yang berpengetahuan. Sang Ayah bahkan
memandang penghinaan dengan pandangan penuh kebajikan. Orang-orang di dunia pun
memiliki belas kasih terhadap mereka yang menunjukkan belas kasih; jiwa-jiwa
pemuja juga memilikinya. Namun, menjadi jiwa yang berpengetahuan berarti
memiliki perasaan penuh berkah bagi semua orang dan tidak memiliki sedikit pun
pikiran untuk merugikan siapa pun. Hanya ketika Anda memiliki rasa belas kasih
dan keinginan untuk mengangkat mereka yang menghina dan mencemarkan nama baik
Anda, barulah Anda dapat disebut sebagai pemberkah dunia.