12.10.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Anda berasal dari klan yang sangat luhur. Anda harus berubah dari
Brahmana menjadi devi-devta. Oleh sebab itu, akhirilah semua kebiasaan kotor
Anda yang penuh sifat buruk.
Pertanyaan:
Apa yang
tidak ada hubungannya dengan studi ini?
Jawaban:
Cara Anda
berpakaian tidak ada hubungannya dengan studi ini. Anda tidak perlu mengganti
pakaian Anda di sini. Sang Ayah mengajar Anda, jiwa-jiwa. Sang jiwa mengetahui
bahwa dirinya mengenakan badan tua yang tidak suci, maka tidak jadi masalah,
pakaian biasa seperti apa yang Anda kenakan pada badan tua ini. Baik sang jiwa
maupun badannya sama-sama tidak suci. Sang Ayah mengubah jiwa-jiwa yang tidak
suci menjadi rupawan.
Om Shanti.
Anda,
anak-anak rohani, sedang duduk di hadapan Sang Ayah rohani di sekolah spiritual
ini. Ini bukan sekolah duniawi. Sang Ayah rohani duduk di sekolah spiritual dan
mengajarkan Raja Yoga kepada Anda, anak-anak rohani. Anda anak-anak tahu bahwa
Anda sedang duduk bersama Sang Ayah rohani agar bisa berubah dari manusia biasa
menjadi Narayana, yaitu mengklaim status devi-devta sekali lagi. Ini adalah
sesuatu yang baru. Anda juga tahu bahwa dahulu ada kerajaan Lakshmi dan Narayana,
dan bahwa mereka bermahkota ganda. Mereka memiliki mahkota cahaya dan juga
mahkota bertatahkan permata. Pada mulanya, mereka memiliki mahkota cahaya.
Jiwa-jiwa yang dahulu pernah ada dan kemudian tiada, dilukiskan dengan lingkaran
cahaya putih di sekeliling kepala mereka. Itu adalah lambang kesucian. Jiwa-jiwa
yang tidak suci tidak bisa digambarkan dengan cahaya. Ketika foto Anda diambil,
tidak bisa ada cahaya yang ditunjukkan dalam foto itu. Orang-orang menggunakan
lingkaran cahaya sebagai lambang kesucian. Ada cahaya dan kegelapan: siang
Brahma adalah cahaya sedangkan malam Brahma adalah kegelapan. Kegelapan berarti
bahwa tidak ada cahaya yang mengelilinginya. Anda anak-anak tahu bahwa hanya
Sang Ayahlah yang datang untuk mengubah jiwa-jiwa yang jelek, yaitu mereka yang
tidak suci, menjadi jiwa-jiwa yang suci. Pada saat ini, tidak ada kerajaan yang
suci. Di zaman emas, sebagaimana raja dan ratu, demikian juga rakyat mereka;
semuanya suci. Itulah kerajaan Lakshmi dan Narayana. Anda anak-anak harus
menerangkan dengan sangat jelas, menggunakan gambar ini. Inilah tujuan dan
sasaran Anda. Masih ada lebih banyak gambar yang bagus untuk membantu Anda
menjelaskan. Inilah sebabnya, ada banyak gambar yang disimpan di sini.
Orang-orang tidak bisa langsung mengerti bahwa mereka akan berubah dari
tamopradhan menjadi satopradhan melalui perziarahan ingatan ini, dan bahwa
mereka nantinya akan memasuki mukti dan kemudian jeevan mukti. Tak seorang pun
di dunia mengetahui apa yang dimaksud dengan jeevan mukti. Bahkan, tak seorang
pun tahu kapan kerajaan Lakshmi dan Narayana dahulu ada. Anda tahu bahwa Anda
sekarang sedang mengklaim kedaulatan kesucian devi-devta dari Sang Ayah. Anda
bisa menerangkan dengan sangat jelas, menggunakan gambar-gambar. Hanya di
Bharatalah mereka memuja jiwa-jiwa bermahkota ganda. Ada sosok seperti itu dalam
gambar tangga. Orang-orang memiliki mahkota, tetapi bukan mahkota cahaya. Hanya
jiwa-jiwa yang sucilah yang dipuja. Cahaya adalah lambang kesucian. Bukan
berarti bahwa ada cahaya yang bersinar ketika seseorang duduk di atas singgasana.
Bukan. Itu adalah lambang kesucian. Anda sekarang adalah pembuat upaya; itulah
sebabnya, Anda tidak bisa ditunjukkan dengan cahaya itu. Baik jiwa maupun badan
devi-devta itu suci. Di sini, tidak ada orang yang memiliki badan yang suci.
Itulah sebabnya, mereka tidak bisa ditunjukkan dengan cahaya itu. Beberapa orang
di antara Anda sepenuhnya hidup suci, sedangkan yang lain hidup setengah-suci.
Mereka mengalami banyak badai Maya, sehingga mereka disebut setengah-suci.
Sebagian lagi menjadi sepenuhnya tidak suci. Mereka bisa memahami sendiri bahwa
mereka telah menjadi sepenuhnya tidak suci. Jiwa-jiwa telah menjadi tidak suci,
sehingga tidak bisa ditunjukkan dengan cahaya. Anda anak-anak tidak boleh lupa
bahwa Anda adalah anak-anak Sang Ayah Yang Maha Tinggi, jadi Anda harus memiliki
martabat kebangsawanan yang sedemikian tinggi. Contohnya, ketika seorang petugas
kebersihan kamar mandi menjadi anggota DPR atau MPR, atau jika dia belajar dan
meraih jabatan tertentu, dia pasti akan berpenampilan kelas atas. Ada banyak
orang seperti itu. Sekalipun berasal dari kasta yang sama, tetapi pada saat
mereka menerima jabatan tersebut, mereka menjadi sangat terintoksikasi, sehingga
mereka pun berbusana sesuai dengan jabatan itu. Demikian juga, Anda sekarang
sedang belajar agar bisa berubah dari tidak suci menjadi suci. Mereka menjadi
dokter atau pengacara melalui studi mereka, akan tetapi, mereka tetap tidak suci,
karena studi mereka bukan bertujuan untuk menjadi suci. Anda tahu bahwa Anda
akan menjadi devi-devta yang suci di masa depan, jadi kebiasaan-kebiasaan shudra
Anda harus terus dibuang. Dalam hati, Anda harus merasakan intoksikasi karena
Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma)
sedang menjadikan Anda bermahkota ganda. Kita sedang berubah dari shudra menjadi
Brahmana, dan kemudian kita akan menjadi devi-devta. Jadi, semua kebiasaan kotor
yang penuh sifat buruk itu harus dibuang. Semua hal yang bersifat iblis harus
ditanggalkan. Ketika seseorang berganti status dari petugas kebersihan kamar
mandi menjadi anggota MPR, seluruh standar hidup dan tempat tinggalnya berubah
menjadi kelas satu. Itu berlaku hanya untuk saat ini. Namun, Anda tahu Anda akan
menjadi apa di masa depan. Berbicaralah seperti ini kepada diri sendiri:
“Seperti apa saya sebelumnya dan telah menjadi seperti apa saya sekarang?” Anda
dahulu juga bagian dari klan shudra, tetapi sekarang, Anda sedang menjadi master
dunia. Ketika seseorang meraih status tinggi, dia merasakan intoksikasi. Jadi,
siapa diri Anda sebelumnya? Anda dahulu tidak suci dan kotor. Sekarang, Tuhan
sedang mengajar Anda dan menjadikan Anda master atas hal-hal yang tak terbatas.
Anda mengerti bahwa Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita
Paramatma) benar-benar datang kemari untuk mengajarkan Raja Yoga kepada Anda.
Beliau tidak mungkin mengajarkannya di alam jiwa atau alam halus. Anda semua,
jiwa-jiwa, adalah penghuni hunian yang sangat jauh. Anda datang kemari untuk
memainkan peran Anda. Peran 84 kelahiran harus dilakonkan. Orang-orang berbicara
tentang 8,4 juta spesies. Mereka benar-benar berada dalam kegelapan ekstrem.
Anda sekarang mengerti bahwa 5000 tahun yang lalu, Anda adalah devi-devta,
tetapi Anda sekarang telah menjadi tidak suci. Orang-orang bernyanyi, “Wahai,
Sang Penyuci, datanglah! Sucikanlah kami!” Akan tetapi, mereka tidak mengerti
bahwa Sang Ayah sendiri harus datang untuk menjadikan Anda suci, dan bahwa
Beliau sedang mengajarkan Raja Yoga kepada Anda. Tidak ada seorang pun yang bisa
mengklaim status tinggi tanpa belajar. Anda tahu bahwa Baba mengajar Anda dan
mengubah Anda dari manusia biasa menjadi Narayana. Tujuan dan sasaran berada di
hadapan Anda. Status rakyat bukanlah sasaran dan tujuan Anda. Ada gambar Lakshmi
dan Narayana. Di mana lagi ada orang yang bisa mengajar Anda dengan gambar
seperti ini? Anda memiliki seluruh pengetahuan dalam intelek Anda. Kita telah
menjadi tidak suci karena mengalami 84 kelahiran. Gambar tangga sangat bagus.
Ini adalah dunia yang tidak suci, dan semua sadhu dan orang suci juga termasuk
di dalamnya. Mereka sendiri terus bernyanyi, “Wahai, Sang Penyuci, datanglah!”
Dunia yang tidak suci ini tidak bisa disebut “dunia suci”; dunia yang suci
adalah dunia baru. Tidak ada jiwa suci yang bisa tinggal di dunia lama yang
tidak suci ini. Anda anak-anak harus penuh dengan intoksikasi, karena Anda
adalah murid-murid Ketuhanan dan Tuhanlah yang sedang mengajar Anda. Sang Ayah
datang dan hanya mengajar mereka yang miskin. Pakaian orang-orang miskin sangat
kotor. Anda jiwa-jiwa sekarang sedang belajar. Sang jiwa tahu bahwa dia memiliki
badan tua, dan tidak masalah jika Anda mengenakan pakaian biasa pada badan itu.
Ini bukan persoalan mengganti pakaian Anda atau memamerkan apa pun. Ini tidak
ada hubungannya dengan cara Anda berpakaian. Sang Ayah hanya mengajar Anda,
jiwa-jiwa. Badan itu tidak suci. Jadi, sekalipun Anda mengenakan pakaian yang
sangat mewah pada badan itu, baik badan maupun jiwa tetap saja tidak suci.
Orang-orang menunjukkan sosok Krishna berkulit biru, karena jiwa dan badannya
sama-sama jelek, dan dia adalah anak desa. Anda semua dahulu adalah anak desa.
Semua manusia di dunia ini yatim-piatu; mereka sama sekali tidak mengenal Sang
Ayah. Semua orang memiliki ayah terbatas, tetapi hanya Anda, para Brahmana, yang
telah menemukan Sang Ayah yang tak terbatas. Sang Ayah yang tak terbatas
sekarang sedang mengajarkan Raja Yoga kepada Anda. Ada pengetahuan dan ada
pemujaan. Ketika akhir pemujaan tiba, Sang Ayah datang dan memberikan
pengetahuan kepada Anda. Sekarang adalah masa akhir. Semua hal ini tidak akan
ada di zaman emas. Dunia lama ini sekarang sudah mencapai tahapan harus
dihancurkan. Dunia suci disebut surga. Ini diterangkan dengan sangat jelas dalam
gambar-gambar. Radhe dan Krishna kemudian menjadi Lakshmi dan Narayana. Ini juga
tidak dipahami oleh siapa pun. Anda tahu bahwa mereka masing-masing berasal dari
kerajaan yang berbeda. Anda telah menyaksikan upacara pernikahan di zaman emas.
Sebelumnya, Anda anak-anak memiliki segala macam alat musik untuk menghibur Anda
di Pakistan. Anda memperoleh penglihatan gaib tentang segala sesuatu. Anda tahu
bahwa Anda sekarang sedang mempelajari Raja Yoga. Jangan melupakan ini.
Sekalipun Anda mungkin sedang memasak atau mencuci piring, jiwalah yang belajar.
Semua orang datang dan duduk di sini. Orang-orang penting tidak datang kemari,
karena mereka beranggapan bahwa hanya orang miskinlah yang datang ke sini, jadi
mereka merasa malu. Sang Ayah adalah Tuhan Bagi Yang Miskin. Bahkan petugas
kebersihan kamar mandi pun datang ke center-center. Orang-orang Islam juga
datang. Sang Ayah berkata, “Tanggalkanlah semua agama jasmani.” Mengatakan,
“Saya orang Gujarat, saya ini atau itu,” semuanya adalah kesadaran badan. Di
sini, Sang Ayah Yang Maha Tinggi sedang mengajar Anda, jiwa-jiwa. Sang Ayah
berkata, “Saya telah memasuki badan orang biasa.” Hanya orang-orang biasa yang
akan mendatangi manusia biasa. Anda paham bahwa orang ini sebelumnya adalah
seorang saudagar permata. Sang Ayah sendiri mengingatkan Anda tentang apa yang
diberitahukan Beliau kepada Anda di siklus sebelumnya, “Saya memasuki badan tua
orang biasa. Saya memasuki badan orang ini pada penghujung kelahiran terakhir
dari banyak kelahirannya. Saya memberi tahu dia, ‘Anda tidak mengetahui tentang
kelahiran-kelahiran Anda sendiri.’” Beliau tidak memberikan pengetahuan hanya
kepada Arjuna selagi duduk dalam kereta kuda. Itu tidak bisa disebut sekolah,
dan ini juga bukan medan pertempuran; ini adalah studi. Anda anak-anak harus
memberi perhatian penuh terhadap studi. Kita harus belajar sepenuhnya dan
menjadi bermahkota ganda. Sekarang, kita tidak memiliki satu mahkota pun. Kita
akan bermahkota ganda di masa depan. Mahkota cahaya hilang di zaman perunggu dan
hanya tersisa satu mahkota. Mereka yang bermahkota tunggal memuja jiwa-jiwa
bermahkota ganda. Lambang ini pasti harus ada. Baba terus memberi Anda petunjuk
untuk membuat berbagai gambar. Jadi, mereka yang akan membuat gambar-gambar ini
harus benar-benar memperhatikan murli. Sangat mudah bagi Anda untuk menjelaskan
kepada siapa pun dengan menggunakan gambar; sama seperti di universitas, mereka
menunjukkan sesuatu di peta sehingga intelek para siswa mengerti bahwa Eropa ada
di belahan dunia sebelah sini, Irlandia di sebelah sana, dan London di sebelah
situ. Bagaimana mungkin seseorang bisa tahu di mana letak Eropa jika dia belum
pernah melihat peta? Ketika orang melihat peta, itu dipahami oleh intelek mereka
dengan sangat cepat. Sekarang, Anda tahu bahwa di puncak, ada devi-devta
bermahkota ganda yang layak dipuja. Kemudian, selagi menuruni tangga, mereka
menjadi pemuja; mereka terus menuruni anak tangga. Gambar tangga ini sangat
mudah dimengerti dan semua orang mampu memahaminya. Akan tetapi, tidak ada yang
melekat dalam intelek sebagian orang. Keberuntungan mereka memang sedemikian
rupa! Di sekolah, ada murid-murid yang lulus, dan ada yang gagal. Jika mereka
tidak memiliki keberuntungan itu, mereka tidak akan berupaya, atau mereka jatuh
sakit sehingga tidak mampu belajar. Ada beberapa murid yang belajar sepenuhnya,
tetapi itu tetap merupakan studi duniawi, sedangkan ini adalah studi spiritual.
Intelek keemasan diperlukan untuk studi ini. Dengan mengingat Sang Ayah, Sang
Emas, yang senantiasa suci, Anda jiwa-jiwa akan terus menjadi seperti emas. Ada
ungkapan, “Intelek orang ini bagaikan kerikil.” Mereka tidak akan berkata
seperti itu di sana, karena itu adalah surga. Orang-orang telah lupa bahwa
Bharata dahulu adalah surga. Anda bisa menjelaskan ini dalam berbagai pameran
dan kemudian meminta mereka mengulanginya. Anda tidak bisa melakukan ini dengan
proyektor. Pertama-tama, gambar Trimurti, gambar Lakshmi dan Narayana, serta
gambar tangga, sangat penting. Pengetahuan tentang keseluruhan 84 kelahiran
tercakup dalam gambar Lakshmi dan Narayana. Anda anak-anak harus terus-menerus
memikirkan ini sepanjang hari. Setiap center pasti harus memiliki gambar-gambar
utama. Orang-orang akan mampu mengerti dengan sangat jelas dari gambar-gambar
itu. Kerajaan ini sedang didirikan melalui Brahma. Kita adalah Brahma Kumar dan
Brahma Kumari, anak-anak Prajapita Brahma. Sebelumnya, kita berada dalam klan
shudra, tetapi kita sekarang menjadi bagian klan Brahmana. Kita nantinya akan
menjadi devi-devta. Shiva Baba mengubah kita dari shudra menjadi Brahmana.
Tujuan dan sasaran berada di hadapan kita. Lakshmi dan Narayana dahulu adalah
master surga. Lalu, bagaimana mereka menuruni tangga? Lihatlah, seperti apa
mereka dahulu dan telah menjadi apa mereka sekarang: mereka sepenuhnya menjadi
buddhu. Lakshmi dan Narayana dahulu memerintah kerajaan di Bharata. Orang-orang
Bharata harus mengetahui apa yang terjadi sesudah itu dan ke mana mereka pergi.
Apakah ada pihak yang menaklukkan mereka? Apakah mereka mengalahkan siapa pun
dalam pertempuran? Mereka tidak menaklukkan siapa pun dan mereka juga tidak
dikalahkan. Semua ini adalah persoalan Maya. Begitu kerajaan Rahwana dimulai,
mereka terjerumus ke dalam lima sifat buruk dan kehilangan kerajaan mereka.
Kemudian, dengan menaklukkan lima sifat buruk, mereka menjadi devi-devta kembali.
Sekarang, inilah kemegahan kerajaan Rahwana. Kita sedang mendirikan kerajaan
kita secara tersamar. Anda begitu biasa-biasa saja, sementara yang sedang
mengajar Anda adalah Yang Esa, Yang Maha Tinggi. Sang Ayah yang tanpa citra
jasmani memasuki badan yang tidak suci dan mengubah Anda menjadi seperti mereka
(Lakshmi dan Narayana). Beliau datang ke dunia yang tidak suci dari hunian yang
sangat jauh serta memasuki badan yang tidak suci. Meskipun demikian, Beliau
tidak menjadikan diri Beliau seperti Lakshmi atau Narayana. Beliau menjadikan
Anda anak-anak seperti Lakshmi dan Narayana. Akan tetapi, Anda tidak melakukan
upaya penuh untuk menjadi sedemikian rupa. Siang dan malam, Anda harus belajar
dan mengajar orang lain. Baba menjelaskan metode yang sangat mudah kepada Anda,
hari demi hari. Penjelasan harus dimulai dengan Lakshmi dan Narayana. Bagaimana
mereka mengalami 84 kelahiran? Mereka sekarang sedang belajar dalam kelahiran
mereka yang terakhir, kemudian dinasti mereka akan tercipta. Ada begitu banyak
hal yang harus dijelaskan. Baba memberi Anda petunjuk untuk membuat
gambar-gambar. Ketika Anda membuat gambar, Anda harus berlari menemui Baba. Baba
akan membetulkannya dan memberi Anda petunjuk lebih lanjut. Baba berkata, “Saya
adalah Maharaja di atas segala maharaja. Gudang harta Anda akan menjadi penuh.
Anda tidak perlu mengkhawatirkan apa pun.” Ada begitu banyak anak yang duduk di
sini. Baba tahu melalui anak-anak yang mana Beliau bisa mengisi gudang harta.
Baba berpikir untuk mengangkat Jaipur dengan kekuatan besar. Ada museum hatha
yogi di sana. Museum Raja Yoga Anda harus didirikan dengan begitu menarik
sehingga semua orang bisa mengunjungi dan melihatnya. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Agar
intelek Anda bisa meresapkan pengetahuan yang suci, jadikanlah cawan intelek
Anda keemasan. Hanya dengan mengingat Baba, cawan intelek Anda bisa menjadi
keemasan.
2. Anda sekarang
telah menjadi Brahmana. Oleh sebab itu, akhirilah semua kebiasaan shudra.
Hiduplah dengan kebangsawanan yang agung. Pelihara intoksikasi bahwa Anda sedang
menjadi master dunia.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi beruntung jutaan kali lipat dan menerima imbalan seratus kali lipat atas
satu hal yang Anda berikan di zaman peralihan ini.
Hanya Zaman
Peralihan yang merupakan zaman di mana Anda menerima balasan berupa buah nyata
seratus kali lipat untuk setiap satu hal yang Anda berikan. Begitu Anda memiliki
pemikiran, "Saya milik Sang Ayah, saya adalah master mahakuasa," Anda akan
merasakan intoksikasi sebagai penakluk Maya dan sebagai pemenang. Memiliki
pemikiran luhur ini adalah benihnya, dan buah terbesarnya adalah bahwa Sang
Ayah—Sang Jiwa Maha Tinggi—sendiri datang dalam wujud jasmani untuk menemui Anda.
Segala buah lainnya tercakup di dalam buah ini.
Slogan:
Wajah dan
karakter jiwa Brahmana sejati memberikan pengalaman dari kepribadian serta
keagungan kesucian.
Sinyal Avyakt:
Tumbuhkan Semangat untuk Mengangkat Jiwa Lain dan Angkatlah Juga Mereka yang
Telah Menghina serta Mencemarkan Nama Baik Anda
Saat ini, banyak
jiwa memiliki keinginan untuk mengangkat diri mereka sendiri, namun mereka tidak
memiliki keberanian ataupun kekuatannya. Anda, anak-anak yang mengangkat orang
lain, adalah instrumen yang mengangkat jiwa-jiwa yang lemah tersebut. Hanya jika
Anda memiliki hati yang tulus, Anda bisa mengangkat jiwa lain. Agar berhak atas
kedaulatan kerajaan dunia, selain mengangkat diri sendiri, Anda juga harus
mengangkat orang lain.