15.09.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Anda sedang menciptakan keberuntungan Anda untuk dunia baru di masa
depan. Raja Yoga Anda ini diperuntukkan bagi dunia baru.
Pertanyaan:
Apa
tanda-tanda utama dari anak-anak yang beruntung?
Jawaban:
1. Anak-anak
yang beruntung mengikuti shrimat sesuai dengan hukum. Mereka tidak melakukan apa
pun yang bertentangan dengan hukum sehingga menipu diri sendiri atau Sang Ayah.
2. Mereka memiliki minat penuh dalam belajar dan menjelaskan kepada orang lain.
3. Mereka berupaya untuk lulus dengan pujian dan mengklaim beasiswa. 4. Mereka
tidak pernah membuat siapa pun sengsara. Mereka tidak pernah melakukan perbuatan
yang salah.
Lagu:
Saya datang
setelah keberuntungan saya bangun.
Om Shanti.
Anda,
anak-anak rohani yang termanis, mendengar lagu itu. Mereka yang baru dan mereka
yang lama sama-sama mendengarnya. Para kumari mendengarnya. Ini adalah tempat
belajar. Orang-orang pergi ke tempat belajar untuk menciptakan suatu
keberuntungan atau yang lain. Ada bermacam-macam keberuntungan di sana. Ada yang
menciptakan keberuntungan menjadi ahli bedah, sedangkan yang lain menciptakan
keberuntungan menjadi pengacara. Keberuntungan juga disebut sebagai tujuan dan
sasaran. Untuk apa Anda belajar di sekolah jika bukan untuk menciptakan
keberuntungan Anda? Di sini, Anda anak-anak tahu bahwa setelah keberuntungan
Anda dibangunkan, Anda datang untuk mengklaim keberuntungan Anda atas kerajaan
dunia baru. Raja Yoga ini diperuntukkan bagi dunia baru. Orang-orang itu menjadi
pengacara, insinyur, atau ahli bedah untuk dunia lama. Sekarang, hanya tersisa
sangat sedikit waktu di dunia lama untuk menjadi itu; semuanya akan segera
berakhir. Keberuntungan itu diperuntukkan bagi daratan kematian, dalam kelahiran
ini. Studi Anda ditujukan untuk dunia baru. Anda telah datang dan menciptakan
keberuntungan Anda bagi dunia baru. Anda akan menerima keberuntungan Anda atas
kerajaan di dunia baru. Siapa yang sedang mengajar Anda? Sang Ayah yang tak
terbatas, yang dari Beliau Anda mengklaim warisan Anda. Para dokter menerima
warisan pengetahuan kedokteran melalui studi mereka. Kemudian, setelah menjadi
tua, mereka pergi kepada guru. Apa yang mereka inginkan? Mereka berkata,
“Berilah kami bimbingan untuk pergi ke hunian kedamaian! Berilah kami
keselamatan! Bawalah kami pergi dari tempat ini menuju ke hunian kedamaian!”
Anda menerima warisan dari ayah fisik Anda dalam kelahiran ini, tetapi Anda
tidak menerima apa pun dari seorang guru. Anda menerima sejenis warisan dari
pengajar Anda karena Anda memerlukan mata pencaharian. Sekalipun Anda menerima
warisan dari ayah Anda, Anda tetap harus belajar untuk mencari pendapatan Anda
sendiri. Tidak ada pendapatan yang diperoleh dari seorang guru. Memang, ada
beberapa orang yang mempelajari Gita dengan sangat baik, kemudian menyampaikan
ceramah tentang Gita. Semua itu hanyalah demi kebahagiaan sementara. Sekarang
adalah akhir dari daratan kematian ini. Anda tahu bahwa Anda telah datang kemari
untuk menciptakan keberuntungan Anda bagi dunia baru. Dunia lama ini harus
berakhir. Properti pribadi Anda, dan properti yang Anda terima dari ayah Anda,
semuanya akan terbakar habis. Anda kemudian harus pulang dengan tangan kosong.
Anda sekarang memerlukan pendapatan untuk dunia baru. Orang-orang di dunia lama
tidak akan mampu melakukan ini. Shiva Babalah yang menginspirasi Anda untuk
mengakumulasi pendapatan untuk dunia baru. Anda telah datang kemari untuk
menciptakan keberuntungan Anda bagi dunia baru. Sang Ayah adalah Ayah, Pengajar,
dan Guru Anda. Beliau datang pada zaman peralihan untuk mengajarkan kepada Anda
cara mengakumulasi pendapatan bagi masa depan. Sekarang hanya tersisa beberapa
hari lagi di dunia lama ini. Orang-orang di dunia tidak mengetahui hal ini. Anda
anak-anak tahu bahwa Beliau adalah Ayah, Pengajar, dan Satguru kita untuk dunia
baru. Sang Ayah datang untuk membawa Anda ke hunian kedamaian dan daratan
kebahagiaan. Ada beberapa anak yang tidak menciptakan keberuntungan mereka,
artinya: mereka tidak memahami apa pun. Dalam satu keluarga yang sama, seorang
istri mungkin mempelajari ini, tetapi suaminya tidak mau, atau anak-anak
mempelajari ini, sedangkan orang tua mereka tidak mau. Ini terus terjadi
sepanjang waktu. Pada permulaan, ada keluarga-keluarga yang datang bersama-sama,
tetapi setelah itu, badai-badai Maya datang. Mereka yang awalnya terkagum-kagum
akan pengetahuan ini dan menyampaikannya kepada orang lain, kemudian
meninggalkan Sang Ayah dan pergi. Kita ingat bahwa mereka, yang dahulu takjub
saat mendengarkan pengetahuan ini, menyampaikannya kepada orang lain dan menjadi
milik Sang Ayah; mereka mengajarkannya kepada orang lain, kemudian takdir drama
sungguh luar biasa! Oleh sebab itu, ini hanyalah persoalan drama. Sang Ayah
sendiri berkata, “Wahai, Drama! Wahai, Maya!” Siapa yang Anda ceraikan? Suami
dan istri saling menceraikan. Anak-anak menceraikan orang tua mereka. Akan
tetapi, di sini tidak bisa seperti itu. Di sini, Anda tidak boleh bercerai. Sang
Ayah telah datang untuk membuat Anda anak-anak mengakumulasi pendapatan sejati.
Sang Ayah tidak menjerumuskan siapa pun ke dalam jurang. Sang Ayah adalah Sang
Penyuci, Yang Maha Pengasih. Beliau datang untuk membebaskan Anda dari
kesengsaraan. Beliau menjadi Sang Pemandu dan membawa Anda pulang. Guru duniawi
tidak bisa mengatakan bahwa dia akan membawa Anda pulang bersamanya. Dalam
kitab-kitab suci, disebutkan bahwa Tuhan berkata, “Saya akan membawa Anda semua
pulang berdampingan bersama Saya.” Semua jiwa akan pulang seperti sekawanan
nyamuk. Anda anak-anak mengetahui dengan sangat jelas bahwa Anda sekarang harus
pulang ke rumah; Anda harus menanggalkan badan Anda. Ketika Anda mati, seluruh
dunia pun mati bagi Anda. Sadarilah diri Anda sebagai jiwa dan ingatlah Sang
Ayah saja. Ini adalah pakaian usang yang kotor. Bahkan dunia ini pun sudah usang.
Ketika suatu keluarga tinggal dalam rumah yang sudah reyot dan rumah baru sedang
dibangun, ayah dan anak-anaknya memahami bahwa rumah baru itu diperuntukkan bagi
mereka. Intelek mereka akan tertambat ke rumah yang baru itu: “Lakukan ini di
sini dan lakukan itu di sana.” Intelek mereka terhubung ke rumah baru itu dan
mereka kemudian menghancurkan rumah yang lama. Semua keterikatan terhadap rumah
yang lama itu diakhiri dan mereka menjalin ikatan dengan rumah yang baru. Ini
adalah tentang dunia yang tak terbatas. Akhirilah keterikatan Anda terhadap
dunia lama dan hubungkanlah intelek Anda ke dunia baru. Anda tahu bahwa dunia
lama ini akan dihancurkan. Dunia baru adalah surga dan kita sedang mengklaim
status kerajaan kita untuk itu. Semakin banyak kita beryoga, dan semakin banyak
pengetahuan yang kita resapkan dan jelaskan kepada orang lain, semakin tinggi
juga derajat kebahagiaan kita meningkat. Karena kita sedang mengklaim warisan
kita untuk 21 kelahiran, ujian ini sangat penting. Menjadi kaya itu bagus, bukan?
Berumur panjang itu bagus, bukan? Semakin banyak Anda memutar chakra kesadaran
diri, semakin banyak orang yang Anda jadikan sama seperti diri Anda, semakin
banyak manfaat yang Anda peroleh. Jika Anda ingin menjadi raja, Anda juga harus
menciptakan rakyat. Ada begitu banyak orang yang datang ke pameran dan rakyat
akan terus tercipta melalui mereka, karena pengetahuan yang tak termusnahkan ini
tidak pernah hancur. Intelek mereka akan mengerti bahwa mereka harus menjadi
suci dan menjadi master dunia yang suci. Kerajaan Rama sedang didirikan dan
kerajaan Rahwana akan dihancurkan. Di zaman emas, hanya akan ada devi-devta.
Baba telah menjelaskan bahwa gambar-gambar Lakshmi dan Narayana yang Anda buat
harus mencantumkan tulisan ini: “Di kelahiran mereka yang sebelumnya, mereka
berada di dunia yang tamopradhan. Kemudian, dengan melakukan upaya ini, mereka
beralih, dari tinggal di dunia tamopradhan menjadi master dunia satopradhan.”
Para raja dan rakyat, semuanya adalah master. Bahkan rakyat pun mengatakan bahwa
Bharata mereka adalah yang paling luhur. Sesungguhnya, Bharata adalah yang
paling luhur dari semuanya. Pada saat ini tidaklah demikian, tetapi dahulu
memang seperti itu adanya. Sekarang, Bharata telah menjadi sangat miskin.
Bharata kuno dahulu adalah yang paling kaya raya. Kita, orang-orang Bharata,
dahulu berasal dari klan devi-devta yang tertinggi. Mereka yang lain tidak bisa
disebut “devi-devta”. Anda, anak-anak perempuan, sedang belajar, dan juga
menjelaskan kepada orang lain. Baba telah memberi Anda petunjuk tentang cara
untuk menulis dan mengirimkan telegram untuk mengadakan pameran. Anda memiliki
gambar-gambar dan mampu membuktikan kepada orang-orang itu serta menunjukkan
bagaimana devi-devta dahulu mengklaim status mereka. Sekarang, mereka sekali
lagi mengklaim status dari Shiva Baba. Patung-patung mereka juga ada. Shiva
adalah Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita
Paramatma). Ada juga patung-patung Brahma, Vishnu, dan Shankar. Sang Ayah Yang
Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma) sedang
melaksanakan pendirian melalui Brahma. Daratan Vishnu sudah di depan mata. Dunia
baru dipelihara melalui Vishnu. Vishnu adalah wujud ganda dari Radhe dan
Krishna. Siapa Tuhan dari Gita? Pertama-tama, tuliskanlah bahwa Tuhan dari Gita
adalah Shiva yang tanpa citra jasmani, bukan Krishna. Bagaimana Brahma menjadi
Vishnu dan Vishnu menjadi Brahma? Anda memerlukan begitu banyak waktu hanya
untuk menjelaskan satu gambar, karena ini harus melekat dalam intelek mereka.
Anda harus terlebih dahulu menjelaskan ini, kemudian menulis, “Sang Ayah berkata,
‘Dengan kekuatan yoga, Anda mengklaim semua hak untuk 21 kelahiran melalui
Brahma.’ Shiva Baba sedang memberikan warisan kepada Anda melalui Brahma. Jiwa
Brahmalah yang mendengarkan segala sesuatu terlebih dahulu. Jiwa-jiwalah yang
meresapkan segalanya.” Inilah hal yang utama. Orang-orang menunjukkan patung
Shiva. Beliau adalah Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita
Paramatma), Shiva, jadi Prajapita Brahma pasti diperlukan. Di sini, ada begitu
banyak Brahma Kumar dan Brahma Kumari dari Prajapita Brahma. Tanpa menjadi
Brahmana, anak-anak Brahma, bagaimana mungkin Anda bisa mengklaim warisan Anda
dari Shiva Baba? Tidak mungkin ada ciptaan fisik. Istilah “ciptaan yang lahir
dari mulut lotus”, dikenang. Anda pasti mengatakan bahwa Anda adalah ciptaan
yang lahir dari mulut lotus Prajapita Brahma. Orang-orang lain adalah murid atau
pengikut guru-guru. Di sini, Anda hanya menyebut Yang Esa sebagai Sang Ayah,
Sang Pengajar, dan Sang Satguru. Beliaulah Yang Esa, yaitu Shiva Baba yang tanpa
citra jasmani, Sang Samudra Pengetahuan, Yang Esa yang berpengetahuan penuh.
Beliau memberikan pengetahuan tentang permulaan, pertengahan, dan akhir dunia
kepada kita. Beliau juga adalah Sang Pengajar. Tuhan yang tanpa citra jasmani
datang dan berbicara kepada Anda melalui sosok berwujud jasmani. Jiwalah yang
berbicara. Jiwa berkata, “Jangan menyusahkan badan saya.” Jiwalah yang merasa
tidak bahagia. Dewasa ini, jiwa-jiwa tidak suci. Sang Ayah Yang Maha Tinggi,
Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma) menyucikan jiwa-jiwa yang tidak
suci. Jiwa-jiwa memanggil-manggil, “Wahai, Sang Penyuci! Wahai, Tuhan, Sang
Ayah!” Ayah fisik mereka sedang duduk di sana. Jadi, siapa yang mereka ingat?
Sang jiwa berkata, “Beliau adalah Ayah saya, sang jiwa, sedangkan itu adalah
ayah dari badan saya.” Anda telah menerima penjelasan tentang siapa yang lebih
agung, Sang Ayah dari semua jiwa yang tanpa citra jasmani, atau ayah berwujud
jasmani yang menciptakan badan. Ayah yang berwujud jasmani juga mengingat Yang
Esa, yang tanpa citra jasmani. Berhubung penghancuran sudah di ambang pintu,
semua orang harus diberi penjelasan ini. Sang Ayah parlokik datang pada saat
akhir untuk membawa semua jiwa pulang. Segala hal yang lain akan dihancurkan.
Ini disebut daratan kematian. Ketika seseorang meninggalkan badan, orang-orang
berkata bahwa dia sudah pergi melampaui dunia ini, ke hunian kedamaian. Manusia
tidak tahu apakah dunia di luar dunia ini (parlok) adalah zaman emas atau hunian
kedamaian. Zaman emas ada di sini. Dunia di luar dunia ini adalah hunian
kedamaian. Anda memerlukan metode yang tepat untuk menjelaskan. Anda harus pergi
dan menjelaskan di kuil-kuil, “Kuil ini adalah memorial Shiva Baba yang sedang
mengajar kami.” Sesungguhnya, Shiva hanyalah sebuah titik, tetapi bagaimana
mungkin sebuah titik bisa dipuja? Bagaimana mungkin bunga dan buah
dipersembahkan kepada Beliau? Inilah sebabnya, orang-orang telah menciptakan
wujud yang besar untuk Beliau. Sebenarnya, Beliau tidak memiliki wujud yang
sedemikian besar. Ada ungkapan bahwa bintang yang luar biasa berkilau di
tengah-tengah dahi. Andaikan jiwa merupakan sesuatu yang besar, para ilmuwan
pasti mampu segera menangkapnya. Baba menjelaskan bahwa mereka belum menerima
pengenalan lengkap mengenai Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha
Tinggi (Parampita Paramatma). Mereka tidak bisa menerimanya sebelum
keberuntungan mereka terbuka. Saat ini, keberuntungan mereka belum terbuka.
Sebelum mereka mengenal Sang Ayah, mereka tidak bisa memahami bahwa jiwa mereka
juga seperti titik. Shiva Baba adalah titik dan kita mengingat sebuah titik.
Hanya ketika Anda mengingat Beliau dalam kesadaran ini, barulah dosa-dosa Anda
bisa terhapus. Akan tetapi, ketika Anda berkata, “Saya bisa melihat ini,” atau,
“Saya bisa melihat itu,” dalam penglihatan gaib, maka itu adalah rintangan Maya.
Anda mengalami kebahagiaan karena Anda sekarang telah menemukan Tuhan, tetapi
Anda juga memerlukan pengetahuan. Ketika seseorang memperoleh penglihatan gaib
tentang Krishna, dia menjadi bahagia. Baba berkata, “Mereka memperoleh
penglihatan tentang Krishna dan menari-nari penuh kebahagiaan, tetapi mereka
tidak meraih keselamatan melaluinya.” Penglihatan-penglihatan gaib itu hanya
diberikan secara kebetulan. Jika Anda tidak belajar baik-baik, Anda akan menjadi
bagian dari rakyat. Jika seseorang mendengar bahkan sedikit saja pengetahuan,
dia bisa menjadi bagian dari rakyat biasa di daratan Krishna. Anda anak-anak
tahu bahwa Shiva Baba sekarang menyampaikan pengetahuan kepada Anda. Beliau
berpengetahuan penuh. Perintah Baba adalah: “Anda benar-benar harus hidup suci!”
Akan tetapi, beberapa anak tidak mampu memelihara hidup suci. Sesekali, bahkan
mereka yang tidak suci pun diam-diam datang dan duduk di sini. Mereka
menimbulkan kerugian bagi diri sendiri. Mereka hanya menipu diri. Anda tidak
bisa menipu Sang Ayah. Bisakah Anda mengakumulasi kekayaan dengan menipu Sang
Ayah? Seperti apa kondisi Anda jadinya jika Anda tidak mengikuti shrimat Shiva
Baba sesuai dengan hukum? Akan ada banyak hukuman dan status Anda juga akan
hancur. Jangan melakukan perbuatan yang bertentangan dengan hukum! Sang Ayah
menjelaskan bahwa perilaku Anda tidak benar. Beliau menunjukkan jalan bagi Anda
untuk mengakumulasi pendapatan. Kemudian, entah Anda melakukannya atau tidak,
itu keberuntungan Anda sendiri. Semua jiwa pasti akan pulang ke hunian kedamaian
setelah mengalami hukuman. Jika status Anda hancur, Anda tidak menerima apa pun.
Ada banyak orang yang datang kemari, tetapi ini adalah tentang mengklaim warisan
Anda dari Sang Ayah. Anak-anak berkata, “Saya akan mengklaim status kerajaan
dinasti surya di surga dari Sang Ayah.” Ini adalah Raja Yoga. Murid-murid
memenangkan beasiswa. Mereka yang lulus, menerima beasiswa. Rosario itu
diciptakan untuk mencerminkan mereka yang memenangkan beasiswa. Anda
masing-masing akan menerima beasiswa, sesuai dengan sejauh mana Anda lulus.
Jumlah Anda akan bertambah, kemudian mencapai ribuan. Beasiswa adalah status
kerajaan. Mereka yang belajar dengan baik tidak bisa terus tersamar. Ada banyak
anak baru yang akan mampu mendahului mereka yang lama. Mereka akan menjadikan
kehidupan mereka bagaikan berlian. Mereka akan mengakumulasi pendapatan sejati
dan mengklaim warisan mereka untuk 21 kelahiran. Mereka penuh dengan kebahagiaan.
Anda tahu bahwa jika Anda tidak mengklaim warisan ini sekarang, Anda tidak akan
pernah mampu mengklaimnya kembali. Anda harus memiliki minat untuk belajar. Ada
anak-anak yang sama sekali tidak berminat untuk menjelaskan kepada siapa pun.
Jika, sesuai dengan drama, mereka tidak memilikinya dalam keberuntungan mereka,
apa yang mampu Tuhan lakukan? Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Jangan
melakukan perbuatan apa pun yang bertentangan dengan shrimat. Belajarlah dengan
baik dan jadikanlah keberuntungan Anda luhur. Jangan menyebabkan kesengsaraan
bagi siapa pun.
2. Akhirilah
keterikatan Anda terhadap dunia lama. Hubungkanlah intelek Anda ke dunia baru
melalui yoga. Agar bisa selalu bahagia, resapkanlah pengetahuan dan inspirasilah
orang lain untuk meresapkannya juga.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi pembuat upaya terluhur dengan menyelaraskan pikiran, ucapan, dan
perbuatan Anda.
Intisari dari semua
ajaran ini adalah bahwa apa pun yang Anda lakukan—baik itu melihat, bangun,
duduk, bergerak, maupun tidur—semuanya harus terkesan bersifat malaikat.
Hadirkanlah spiritualitas dalam setiap perbuatan. Jangan biarkan ada unsur
duniawi dalam perbuatan ataupun sanskara Anda. Selaraskanlah pikiran, perkataan,
dan perbuatan Anda. Jangan sampai terjadi situasi di mana Anda berpikir untuk
tidak melakukan sesuatu, namun Anda tetap melakukannya. Ketika ketiga hal
tersebut selaras satu sama lain dan juga selaras dengan Sang Ayah, barulah Anda
akan disebut sebagai pembuat upaya terluhur.
Slogan:
Memikul
tanggung jawab berarti memperoleh hak atas berkah ekstra.
Sinyal Avyakt:
Sekarang Munculkan
Wujud Pemberkah Anda
Saat ini, semua jiwa
hanya menginginkan kedamaian dan kekuatan. Dengan mental Anda yang penuh
kekuatan dan kedamaian, mampukanlah jiwa-jiwa untuk merasakan kedamaian mental.
Berikanlah pelayanan secara serentak melalui kata-kata dan mental Anda. Seorang
maharaja dunia disebut sebagai pemberkah bagi dunia. Ketika Anda memberikan
donasi kedamaian dan kekuatan kepada semua jiwa pada saat ini, mereka akan
menerima Anda sebagai pemberkah kebahagiaan.