16.01.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Anda pasti menerima buah dari perbuatan apa pun yang Anda lakukan.
Hanya Sang Ayah Yang Esalah yang melakukan pelayanan tanpa pamrih.
Pertanyaan:
Mengapa kelas
ini begitu menakjubkan? Apa upaya utama yang harus Anda lakukan di sini?
Jawaban:
Inilah
satu-satunya kelas di mana anak kecil, orang dewasa, dan bahkan mereka yang
lanjut usia duduk bersama-sama. Kelas ini begitu menakjubkan, sehingga suatu
hari kelak, bahkan mereka yang berintelek batu, mereka yang tanpa kebajikan, dan
para pertapa, akan datang kemari dan duduk di sini. Upaya utama yang harus Anda
lakukan di sini adalah mengingat Baba. Hanya dengan mengingat Baba, ada
kesembuhan alami bagi jiwa dan raga. Akan tetapi, untuk mengingat Beliau, Anda
juga memerlukan pengetahuan.
Lagu:
Wahai,
musafir malam, jangan menjadi lelah! Destinasi fajar sudah dekat!
Om Shanti.
Anda,
anak-anak rohani yang termanis, mendengar lagu itu. Sang Ayah rohani menjelaskan
maknanya kepada Anda anak-anak. Sungguh mengherankan bahwa mereka yang
menuliskan Gita dan kitab-kitab suci tidak memahami maknanya; mereka menafsirkan
makna yang salah dari segala sesuatu. Sang Ayah rohani, yaitu Sang Samudra
Pengetahuan dan Sang Penyuci, duduk di sini dan menjelaskan maknanya. Hanya Sang
Ayahlah yang mengajarkan Raja Yoga kepada Anda. Anda anak-anak mengerti bahwa
Anda sekali lagi sedang menjadi raja diraja. Di sekolah-sekolah lain, orang
tidak akan mengatakan bahwa mereka akan menjadi pengacara sekali lagi. Tak
seorang pun yang lain memahami cara untuk menggunakan istilah “sekali lagi”.
Anda mengatakan bahwa Anda sekali lagi belajar dengan Sang Ayah yang tak
terbatas, sama seperti yang Anda lakukan 5000 tahun yang lalu. Penghancuran
pasti akan terjadi sekali lagi. Orang terus memproduksi begitu banyak bom besar.
Mereka merakit bom-bom berkekuatan sangat dahsyat. Mereka membuatnya bukan untuk
disimpan saja; penghancuran ini juga memiliki tujuan yang bermanfaat. Anda
anak-anak tidak perlu khawatir mengenai apa pun; peperangan ini akan bermanfaat.
Sang Ayah datang untuk memberikan manfaat kepada Anda. Ada ungkapan, “Sang Ayah
datang dan menjalankan tugas pendirian melalui Brahma dan penghancuran melalui
Shankar.” Oleh sebab itu, bom-bom itu dibuat untuk penghancuran. Tidak ada yang
lebih dahsyat dibandingkan bom-bom itu. Di samping itu, juga akan terjadi
berbagai bencana alam. Bencana-bencana itu tidak bisa disebut sebagai malapetaka
dari Tuhan. Bencana alam sudah ditakdirkan di dalam drama. Itu bukan hal baru!
Orang terus memproduksi begitu banyak bom besar. Mereka mengatakan, “Kami bisa
memusnahkan seluruh perkotaan.” Bom yang mereka jatuhkan di Jepang dahulu sangat
kecil. Sekarang, mereka telah memproduksi bom-bom yang sangat besar. Ketika
mereka menghadapi kesulitan yang lebih rumit dan tidak mampu menoleransinya,
mereka akan mulai menggunakan bom-bom itu. Akan terjadi kerusakan yang
sedemikian parah! Mereka sekarang mengadakan berbagai uji coba untuk mengetahui
apa yang bisa terjadi. Mereka menghabiskan miliaran rupee untuk ini. Bahkan
orang-orang yang merakit bom juga digaji sangat tinggi. Anda anak-anak harus
gembira: dunia lama akan segera dihancurkan. Anda anak-anak sedang membuat upaya
demi dunia baru. Logika Anda mengatakan bahwa dunia lama benar-benar akan
dihancurkan. Anda anak-anak memahami apa yang sekarang ada di zaman besi dan apa
yang nantinya ada di zaman emas. Anda kini berada di zaman peralihan. Anda paham
bahwa tidak akan ada begitu banyak manusia di zaman emas. Oleh sebab itu, mereka
semua akan dilenyapkan. Bencana-bencana alam ini juga terjadi satu siklus yang
lalu. Dunia lama harus dihancurkan. Berbagai bencana sekarang terus terjadi,
tetapi itu berskala kecil. Seisi dunia lama ini sekarang akan dihancurkan. Anda
anak-anak harus sangat berbahagia. Baba, Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa
Yang Maha Tinggi, duduk di sini dan menjelaskan kepada kita, anak-anak rohani.
Penghancuran ini terjadi demi Anda. Ada ungkapan bahwa api penghancuran muncul
dari api persembahan pengetahuan Rudra. Beberapa hal yang disebutkan di dalam
Gita memiliki makna yang sangat bagus, tetapi tak seorang pun memahaminya.
Mereka terus memohon kedamaian. Anda mengatakan bahwa penghancuran harus segera
terjadi agar Anda bisa pergi dan berbahagia! Sang Ayah mengatakan, “Anda hanya
akan bahagia jika Anda menjadi satopradhan.” Baba memberikan berbagai macam poin,
dan poin-poin itu dipahami dengan sangat baik oleh intelek beberapa anak, tetapi
tidak begitu dimengerti oleh intelek anak-anak yang lain. Ibu-ibu tua mengerti
bahwa mereka harus mengingat Shiva Baba, itu saja! Kepada mereka, Baba hanya
menjelaskan, “Sadarilah diri Anda sebagai jiwa dan ingatlah Sang Ayah!” Akan
tetapi, mereka juga mengklaim warisan mereka. Mereka hidup bersama-sama. Semua
orang menghadiri pameran. Para pendosa seperti Ajamil dan wanita-wanita tuna
susila dan sebagainya harus diangkat. Bahkan petugas kebersihan pun datang
dengan mengenakan pakaian yang bagus. Gandhi telah memerdekakan kaum Paria.
Mereka makan bersama dengan orang-orang yang lain. Sang Ayah sama sekali tidak
melarang Anda. Beliau mengerti bahwa mereka pun harus diangkat. Ini tidak ada
hubungannya dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Segalanya bergantung pada
bagaimana menghubungkan intelek Anda kepada Sang Ayah melalui yoga. Anda harus
mengingat Baba. Sang jiwa mengatakan, “Saya seorang Paria.” Sekarang, kita paham
bahwa kita dahulu adalah devi-devta yang satopradhan. Saat ini, pada akhirnya,
kita telah menjadi tidak suci karena mengalami kelahiran kembali. Saya, sang
jiwa, harus menjadi suci kembali. Anda tahu bahwa ada seorang wanita dari
pedalaman yang dahulu sering datang di Sindhi dan dia mengalami trans. Dia
sering datang berlari untuk menemui Baba. Dia diberi penjelasan bahwa dirinya
juga jiwa. Jiwa berhak mengklaim warisan dari Sang Ayah. Anggota keluarganya
diminta untuk membiarkannya terus mempelajari pengetahuan, tetapi mereka
mengatakan bahwa nanti bisa timbul keributan dalam komunitas mereka. Karena
takut, mereka kemudian membawanya pergi. Anda tidak boleh mengatakan “tidak”
kepada siapa pun yang datang kepada Anda. Ada ungkapan bahwa Tuhan mengangkat
kaum perempuan yang polos, wanita-wanita tuna susila, perempuan pedalaman,
pertapa, dan sebagainya: semua orang, dari pertapa hingga suku pedalaman. Akan
ada banyak pencapaian dari melayani yagya dan banyak orang bisa memperoleh
manfaat. Hari demi hari, pelayanan melalui pameran akan terus meningkat. Baba
terus menyuruh orang membuat lencana. Ke mana pun Anda pergi, jelaskanlah
lencana ini: “Ini adalah Sang Ayah, ini adalah Dada, dan ini adalah warisan Sang
Ayah.” Sang Ayah sekarang mengatakan, “Ingatlah Saya dan Anda akan menjadi suci!
Hal ini juga disebutkan di dalam Gita: ‘Selalulah mengingat Saya saja.’ Hanya
saja, mereka telah menghapus nama Saya dan memasukkan nama sang anak.” Bahkan
orang-orang Bharata tidak memahami hubungan antara Radhe dan Krishna. Riwayat
mereka sebelum keduanya menikah sama sekali belum ditunjukkan. Mereka
masing-masing berasal dari kerajaan yang berbeda. Sang Ayah duduk di sini dan
menjelaskan hal-hal ini. Andaikata mereka (kaum saniyasi) bisa memahami hal-hal
ini dan mengatakan bahwa ini adalah mahawakya Tuhan Shiva, orang-orang tentu
akan mengusir mereka. Mereka akan bertanya, “Dari mana Anda mempelajari ini?
Guru mana yang mengajarkannya?” Mereka semua akan menjadi marah jika para
saniyasi itu mengatakan bahwa mereka telah mempelajarinya dari BK. Kerajaan para
guru tentu akan sepenuhnya berakhir. Ada banyak orang semacam itu yang datang ke
sini. Mereka bahkan menuliskan sesuatu, tetapi kemudian menghilang. Sang Ayah
tidak memberikan banyak kesulitan kepada Anda anak-anak. Beliau menunjukkan
berbagai metode yang sangat mudah kepada Anda. Ketika pasangan suami-istri tidak
memiliki anak, mereka memohon agar Tuhan memberi mereka anak. Kemudian, ketika
mereka sudah mempunyai anak, mereka merawatnya baik-baik; mereka mendidiknya.
Lalu, saat anak itu sudah dewasa, mereka menyuruhnya mencari nafkah sendiri.
Seorang ayah memelihara anaknya dan menjadikan anak itu layak. Jadi, dia adalah
pelayan bagi anak-anaknya. Sang Ayah rohani melayani Anda anak-anak dan membawa
Anda kembali bersama Beliau. Seorang ayah fisik mengharapkan agar anak-anaknya
bisa menjadi mandiri dan sibuk dalam bisnis, sehingga nantinya mereka bisa
melayani orang tua mereka di masa tua. Sang Ayah rohani tidak meminta pelayanan
apa pun terhadap diri Beliau. Sang Ayah Yang Esa itu tanpa pamrih. Ayah fisik
berpendapat bahwa sudah menjadi tanggung jawab anak-anaknya untuk merawat
dirinya selama dia masih hidup. Dia menyimpan keinginan itu. Baba mengatakan,
“Saya melakukan pelayanan tanpa pamrih. Saya tidak memerintah kerajaan. Saya
sepenuhnya tanpa pamrih! Apa pun yang dilakukan orang lain, mereka pasti
menerima buah atas perbuatan tersebut.” Sang Ayah Yang Esa adalah Ayah dari
semua jiwa. Beliau berkata, “Saya memberikan kerajaan surga kepada Anda
anak-anak. Anda memperoleh status yang sedemikian luhur! Saya hanyalah Master
atas Brahmanda. Anda juga menjadi master Brahmanda, tetapi Anda juga menerima
kerajaan, kemudian kerajaan itu terlepas dari tangan Anda. Saya tidak menerima
kerajaan maupun kehilangan kerajaan. Inilah peran Saya dalam drama.” Anda
anak-anak terus melakukan upaya untuk mengklaim warisan kebahagiaan Anda. Semua
orang yang lain hanya memohon kedamaian. Guru-guru itu mengatakan bahwa
kebahagiaan bersifat fana. Inilah sebabnya mereka hanya menginginkan kedamaian.
Mereka tidak bisa mempelajari pengetahuan ini, karena mereka tidak mengerti apa
pun tentang kebahagiaan. Sang Ayah menjelaskan, “Hanya Sayalah yang mampu
memberi Anda warisan kedamaian dan kebahagiaan. Tidak ada guru di zaman emas dan
perak. Rahwana tidak ada di sana. Itu adalah kerajaan Ketuhanan.” Drama ini
sudah ditakdirkan. Hal-hal ini tidak bisa dipahami oleh intelek siapa pun yang
lain. Oleh sebab itu, Anda anak-anak harus meresapkan semua ini baik-baik dan
mengklaim status tinggi. Anda sekarang berada di zaman peralihan. Anda mengerti
bahwa kerajaan dunia baru sedang didirikan. Anda sedang berada di zaman
peralihan dan semua orang yang lain berada di zaman besi. Mereka mengatakan
bahwa durasi siklus berlangsung ratusan ribu tahun. Mereka berada dalam
kegelapan total. Ada ungkapan yang mengatakan bahwa manusia terlelap dalam tidur
Kumbhakarna. Kemenangan para Pandawa dikenang. Anda adalah Brahmana. Hanya
Brahmanalah yang menciptakan api persembahan. Ini adalah api persembahan Tuhan
Rudra yang terbesar, terpenting, dan tak terbatas. Ada banyak macam api
persembahan yang terbatas. Api persembahan ini diciptakan hanya satu kali. Tidak
ada api persembahan di zaman emas dan perak karena di sana tidak ada bencana dan
sebagainya. Semua api persembahan itu terbatas. Api persembahan yang ini tak
terbatas. Api persembahan ini, di mana persembahan yang tak terbatas harus
dipersembahkan, diciptakan oleh Sang Ayah yang tak terbatas. Setelah ini, tidak
akan ada lagi api persembahan apa pun selama setengah siklus. Di sana tidak ada
kerajaan Rahwana. Semua hal itu dimulai ketika kerajaan Rahwana bermula. Api
persembahan yang tak terbatas ini hanya diciptakan satu kali, dan seisi dunia
dipersembahkan ke dalamnya. Inilah api persembahan pengetahuan Rudra yang tak
terbatas. Hal-hal yang utama di sini adalah pengetahuan dan yoga. Yoga berarti
ingatan akan Baba. Kata “ingatan” sangat manis, sedangkan kata “yoga” telah
menjadi begitu umum. Tak seorang pun yang memahami makna kata “yoga”. Anda bisa
menjelaskan bahwa yoga berarti mengingat Sang Ayah. Baba, Engkau memberi kami
warisan yang tak terbatas. Sang jiwa mengatakan, “Baba, Engkau telah datang
sekali lagi! Saya telah melupakan Engkau! Engkau telah memberi saya kedaulatan.
Engkau sekarang telah datang dan bertemu kembali dengan saya! Saya
sungguh-sungguh akan mengikuti shrimat-Mu.” Anda harus berbicara kepada diri
sendiri seperti ini. Baba, Engkau sedang menunjukkan jalan yang sangat baik
kepada saya. Saya melupakannya setiap siklus. Sang Ayah sekarang menjadikan Anda
sedemikian rupa sehingga Anda tidak lupa. Inilah sebabnya Anda sekarang harus
mengingat Baba saja. Hanya melalui ingatan akan Beliau, Anda bisa menerima
warisan Anda. “Ketika Saya datang secara pribadi ke hadapan Anda, barulah Saya
menjelaskan kepada Anda. Sebelum Saya datang, Anda terus menyanyikan, ‘Engkaulah
Sang Penghapus Kesengsaraan dan Sang Pemberkah Kebahagiaan.’ Anda menyanyikan
pujian ini, tetapi Anda tidak mengerti tentang jiwa maupun Sang Jiwa Yang Maha
Tinggi. Anda sekarang mengerti bahwa peran yang tak termusnahkan terekam dalam
titik yang sedemikian kecil.” Sang Ayah menjelaskan ini. Beliau juga disebut
Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Beliau adalah Sang Jiwa
Yang Maha Tinggi. Bukan berarti bahwa Beliau seperti ribuan matahari yang tidak
pernah meredup. Saya terus mengajar Anda, sama seperti seorang pengajar. Ada
begitu banyak anak. Lihatlah betapa menakjubkannya kelas ini! Lihatlah siapa
yang sedang belajar di sini! Bahkan kaum perempuan yang polos, mereka yang tanpa
kebajikan, dan para pertapa, akan datang kemari dan duduk di sini, suatu hari
nanti. Ibu-ibu tua dan anak-anak kecil juga duduk di sini. Pernahkah Anda
melihat sekolah semacam ini? Di sini, Anda berupaya untuk mengingat Sang Ayah.
Ingatan inilah yang memerlukan waktu. Melakukan upaya untuk mengingat Baba juga
merupakan pengetahuan. Ada pengetahuan untuk mengingat Baba juga. Ada pula
pengetahuan untuk menjelaskan siklus. Ini disebut obat penyembuhan alami. Anda
jiwa-jiwa menjadi sepenuhnya suci. Obat-obatan itu ditujukan untuk menyembuhkan
badan, sedangkan obat ini untuk menyembuhkan jiwa. Campuran ketidaksucian telah
tercampur ke dalam jiwa. Emas murnilah yang dipakai untuk membuat perhiasan asli.
Anda anak-anak mengerti bahwa Shiva Baba telah datang ke sini secara pribadi.
Anda benar-benar harus mengingat Sang Ayah. Kita sekarang harus pulang ke rumah.
Kita harus beranjak dari sisi ini ke sisi seberang. Ingatlah Sang Ayah, warisan,
dan rumah Anda. Itulah rumah keheningan manis. Penderitaan disebabkan oleh
ketidakdamaian, sedangkan kebahagiaan dialami melalui kedamaian. Di zaman emas,
Anda memiliki kedamaian, kebahagiaan, dan kemakmuran; Anda memiliki segalanya.
Tidak ada pertengkaran atau perkelahian di sana. Satu-satunya kepedulian yang
harus Anda anak-anak miliki sekarang adalah untuk menjadi satopradhan, emas
murni, karena hanya dengan demikianlah Anda akan mengklaim status tinggi. Anda
sedang menerima makanan rohani yang harus Anda kunyah dan cerna. Poin-poin utama
apa saja yang telah kita dengar hari ini? Anda telah menerima penjelasan bahwa
ada dua macam perziarahan – perziarahan spiritual dan perziarahan fisik. Hanya
perziarahan spiritual inilah yang bermanfaat. Tuhan mengatakan, “Manmanabhawa!”
Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1.
Penghancuran ini bermanfaat, jadi Anda tidak perlu takut. Tetaplah selalu
bahagia dengan memiliki kesadaran bahwa Sang Ayah yang pemurah hanya
menginspirasi hal-hal yang bermanfaat.
2. Selalulah
memiliki satu kepedulian untuk menjadi satopradhan, yaitu emas murni, dan
mengklaim status yang tinggi. Teruslah mengunyah dan mencerna makanan rohani
yang telah Anda terima.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi perwujudan kesuksesan komplet dengan menyadari diri Anda bertanggung
jawab dan melakukan setiap perbuatan dengan akurat.
Saat ini, setiap
perbuatan luhur dari Anda, jiwa-jiwa luhur zaman peralihan, menjadi hukum bagi
keseluruhan siklus. Oleh karena itu, lakukanlah setiap perbuatan dengan
menyadari diri Anda sebagai pembuat hukum. Dengan melakukan ini, kecerobohan
Anda akan berakhir dengan sendirinya. Di zaman peralihan ini, Anda adalah
pembuat hukum, jiwa-jiwa yang memiliki tanggung jawab. Lakukanlah setiap
perbuatan dengan keyakinan ini, karena perbuatan yang Anda lakukan dengan cara
yang benar pasti akan membawa Anda pada kesuksesan komplet.
Slogan:
Ketika Sang
Ayah, Yang Mahakuasa, bersama dengan Anda, Maya menjadi macan kertas.
Sinyal Avyakt:
Tetaplah Terbebas dari Ikatan kemudian Alamilah Tahapan Jeevan Mukti
Cara mudah untuk
tetap berada dalam jeevan mukti, tetap bebas dalam hidup adalah: “Saya dan Baba
saya!” Kesadaran yang salah akan “milik saya” itulah yang menciptakan ikatan.
Jika semuanya adalah “Baba saya”, maka semua hal lain akan berakhir. Ketika
kesadaran akan “milik saya” untuk segala sesuatu yang lain berakhir dan menjadi
satu, maka Anda akan terbebas dari ikatan. Ingatlah bahwa Anda adalah jiwa
Brahmana yang telah bebas dalam hidup.