19.08.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, Anda sekarang harus melakukan bisnis spiritual. Ketika Anda, jiwa-jiwa, melakukan setiap perbuatan dengan menyadari diri sebagai jiwa, maka sang jiwa akan terus menjadi tanpa sifat buruk.

Pertanyaan:
Apa dasar untuk mengklaim warisan surga dan dasar untuk mencapai status tinggi di surga?

Jawaban:
Ketika Anda menjadi Brahma Kumar dan Brahma Kumari, Anda menerima warisan surga. Akan tetapi, dasar bagi Anda untuk mengklaim status tinggi adalah sejauh mana Anda belajar. Setelah menjadi milik Sang Ayah, jika Anda terus belajar dengan baik dan menjadi sepenuhnya suci, Anda akan menerima status kerajaan. Mereka, yang tidak belajar sepenuhnya, atau masih memiliki ikatan karma, tidak bisa menjadi sepenuhnya suci – dan mereka meninggalkan badan dalam kondisi tersebut. Mereka akan mengklaim status biasa di antara rakyat.

Om Shanti.
Sang Ayah rohani menjelaskan kepada Anda, anak-anak rohani. Di sini, Anda memiliki bisnis spiritual, sedangkan di semua tempat lain di dunia, orang-orang melakukan bisnis duniawi. Sesungguhnya, bisnis dilakukan oleh jiwa-jiwa. Sang jiwalah yang belajar, beraktivitas, dan melakukan dosa melalui badan. Inilah sebabnya, ada sebutan “jiwa tidak suci” atau “jiwa berdosa”. Jiwalah yang melakukan segala sesuatu. Pada saat ini, semua manusia berkesadaran badan. Bukannya menyadari diri sebagai jiwa, mereka berpikir, “Saya adalah si ini atau si itu, dan saya menjalankan bisnis ini. Orang ini atau orang itu penuh dengan sifat buruk amarah dan nafsu birahi.” Mereka menyebutkan nama-nama yang diberikan kepada badan. Ini disebut dunia yang berkesadaran badan, dunia tahapan yang menurun. Bukan seperti itu keadaannya di zaman emas. Di sana, mereka semua berkesadaran jiwa. Anda sedang dijadikan berkesadaran jiwa. Milikilah keyakinan bahwa Anda masing-masing adalah jiwa: “Saya adalah jiwa, dan setelah mengenakan kostum badan ini, saya memainkan peran.” Para aktor itu juga mengganti kostum-kostum mereka dan memainkan peran. Sang Ayah berkata, “Anda, jiwa-jiwa, pada mulanya berada di hunian kedamaian. Rumah Anda adalah hunian kedamaian.” Sebagaimana ada sandiwara-sandiwara terbatas, ini adalah sandiwara yang tak terbatas. Semua jiwa datang kemari dari hunian tertinggi; mereka mengenakan badan serta memainkan peran mereka. Rumah asli dari jiwa-jiwa adalah hunian tertinggi. Rumah aktor-aktor itu ada di sini. Mereka sekadar mengganti busana dan memainkan peran mereka. Sang Ayah duduk di sini dan menjelaskan, “Anda adalah jiwa.” Sang Ayah berkata, “Anak-anak!” Para saniyasi tidak mengatakan ini. Sang Ayah berkata, “Saya, Sang Penyuci, Yang Esa, yang Anda sebut sebagai Tuhan, Sang Ayah, adalah Ayah Anda semua, jiwa-jiwa.” Tuhan, Sang Ayah, tanpa citra jasmani. Bahkan Brahma, Vishnu, dan Shankar pun tidak bisa disebut sebagai Tuhan, Sang Ayah. Mereka juga jiwa. Manusia berkata, “Salam hormat kepada Dewa Brahma, salam hormat kepada Dewa Vishnu,” dan lain-lain. Apa yang diketahui oleh devi-devta? Tidak ada orang yang mengetahui hal ini. Hanya Sang Ayah yang datang dan menjelaskan kepada Anda, bagaimana Anda memainkan peran-peran Anda sesuai dengan rencana drama. Hanya ada satu dunia. Bukan berarti bahwa ada neraka di bawah sana dan ada dunia lain di atas sana. Hanya ada satu dunia yang terus berputar dalam siklus. Orang-orang berkata bahwa mereka akan membeli sepetak tanah di bulan. Sang Ayah menjelaskan, “Anda anak-anak telah menjadi sedemikian bangkrut!” Tentang orang-orang Bharata, dikatakan, “Anda dahulu begitu kaya raya dan bijak!” Lakshmi dan Narayana dahulu memerintah seluruh dunia. Tidak ada orang yang mampu menjarahnya. Di sana tidak ada perbatasan dan sebagainya. Di sini, ada begitu banyak perbatasan! Manusia telah memisah-misahkan segalanya menjadi banyak kawasan, kemudian berkelahi memperebutkannya. Anda dahulu master atas seluruh dunia; langit, bumi, dan lautan semuanya milik Anda. Anda dahulu master atas semuanya. Sekarang, segalanya telah terpecah belah. Tidak ada yang mengetahui bahwa Bharata dahulu adalah master dunia. Sang Ayah menjelaskan, “Peran yang diterima oleh setiap jiwa tidak pernah berakhir; itu berlanjut sepanjang masa. Anda sekarang sedang berubah dari manusia menjadi devi-devta kembali. Anda kemudian akan mengalami 84 kelahiran. Peran Anda berlanjut sepanjang masa; itu tidak pernah berakhir.” Tidak ada seorang pun yang mencapai kebebasan abadi dan sebagainya. Semakin banyak ada guru dan kitab suci, semakin banyak timbul pendapat dan petunjuk yang berbeda-beda. Ada begitu banyak ketidakdamaian di antara manusia! Ke mana pun Anda pergi, orang-orang bertanya, “Bagaimana kami bisa menemukan kedamaian batin?” Mereka menanyakan ini atas dasar kesadaran badan. Sang Ayah menjelaskan, “Mental dan intelek adalah organ jiwa, sedangkan semua itu adalah organ fisik dari badan.” Sang jiwa bertanya, “Bagaimana batin saya bisa menemukan kedamaian?” Sesungguhnya, pertanyaan ini keliru. Anda adalah jiwa dan agama asli Anda adalah kedamaian. Anda semestinya bertanya, “Bagaimana saya, sang jiwa, bisa mengalami kedamaian?” Anda pasti harus melakukan perbuatan. Hanya Sang Ayah yang menjelaskan hal-hal ini. Tak seorang pun di dunia memiliki pengetahuan ini. Itu adalah jalan pemujaan. Mereka tidak mengetahui tentang pengetahuan. Hanya Sang Ayah yang memberikan pengetahuan kepada Anda. Beliau sendiri berkata, “Saya datang pada zaman peralihan setiap siklus.” Semua jiwa tidak suci pada akhir zaman besi. Ini adalah kerajaan Rahwana. Orang-orang Bharatalah yang membakar ogoh-ogoh Rahwana. Kelahiran Sang Ayah, Sang Penyuci, terjadi di sini. Kelahiran Rahwana juga terjadi di sini. Rahwana menjadikan semua jiwa tidak suci. Itulah sebabnya, orang-orang membakar ogoh-ogohnya. Hal-hal ini tidak dipahami oleh intelek siapa pun. Orang-orang merayakan hari kelahiran Krishna di Bharata; mereka menunjukkan aktivitas-aktivitas ilahi Krishna, menyanyikan lagu-lagu pemujaan, dan sebagainya. Sang Ayah berkata, “Sesungguhnya, Krishna tidak melakukan aktivitas ilahi. Apa yang dilakukan Krishna? Mereka berkata bahwa dia lahir di daratan Kansa, tetapi Kansa adalah iblis. Bagaimana mungkin iblis berada di zaman emas? Anda tahu bahwa jiwa Krishna ada di zaman emas dan dia mengalami 84 kelahiran. Pada saat ini, dia tidak suci. Dia sedang menjadi suci dan mengklaim statusnya sekali lagi.” Demikian juga, Anda dahulu juga tinggal di daratan Krishna. Anda telah mengalami 84 kelahiran dan sedang mengklaim status Anda sekali lagi. Sesungguhnya, hari kelahiran Shiva Baba harus dirayakan. Tidak ada aktivitas ilahi (leela) Shiva Baba yang membawa semua jiwa dari neraka ke surga. Mereka berkata, “Wahai, Baba, Sang Penyuci, datanglah! Datanglah dan bawalah kami pergi dari neraka menuju surga! Engkau adalah Ayah kami, jadi kami seharusnya berada di surga. Mengapa kami berada di dunia penuh sifat buruk ini?” Inilah sebabnya, mereka memanggil-manggil, “Wahai, Tuhan, Sang Ayah, bebaskanlah kami dari dunia kesengsaraan ini!” Hal ini juga sudah ditakdirkan dalam drama. Sang Ayah berkata, “Tidak ada orang yang mengetahui tentang drama ini.” Dalam kitab suci, mereka telah menuliskan bahwa durasi drama ini sangat panjang. Dunia baru harus menjadi tua dan melewati tahapan sato, rajo, dan tamo. Ini adalah aspek yang tak terbatas. Anda sekarang sedang menjadi master dunia sekali lagi. Anda, orang-orang Bharata, yang dahulu tinggal di dunia baru, akan memainkan peran 84 kelahiran. Anda sekarang sedang menjadi suci, sedangkan semua manusia yang lain tidak suci. Inilah sebabnya, mereka pergi dan bersujud di hadapan patung-patung devi-devta yang suci. Untuk apa mereka yang suci bersujud di hadapan jiwa-jiwa suci? Para saniyasi itu suci; inilah sebabnya, manusia yang tidak suci menunduk hormat ketika datang ke hadapan mereka. Para kumari itu suci, sehingga semua orang menunduk hormat kepada mereka. Ketika para kumari itu menikah dan pindah ke rumah mertua, mereka harus menunduk hormat kepada semua orang yang lain. Sang Ayah yang tak terbatas sekarang telah datang untuk menyucikan semua jiwa. Mereka semua berada di zaman besi, sedangkan Anda berada di zaman peralihan. Sekarang, Anda tidak perlu lagi pergi ke dunia yang tidak suci. Ini adalah zaman penuh berkah. Sang Ayah datang dan memberikan manfaat kepada semua jiwa. Anda sekarang merayakan hari kelahiran Krishna; jika Anda tidak merayakannya, orang-orang akan menyangka bahwa Anda atheis. Sesungguhnya, atheis adalah orang-orang yang tidak mengenal Ayah mereka maupun permulaan, pertengahan, dan akhir ciptaan. Pada saat ini, semua jiwa telah menjadi yatim-piatu. Terjadi pertengkaran di setiap rumah tangga. Mereka tidak ragu-ragu memukul satu sama lain. Inilah sebabnya, dunia ini juga disebut dunia kaum atheis, orang-orang yang tidak mengenal Sang Ayah. Andalah orang-orang yang mengenal Beliau. Anda sekarang paham bahwa Anda dahulu berintelek batu dan bahwa Sang Ayah sekarang sedang mengubah intelek Anda menjadi ilahi. Tidak ada kesulitan lain di dalamnya. Sang Ayah berkata, “Anda hanya perlu belajar selama satu jam. Sadarilah diri sebagai jiwa dan ingatlah Saya, Ayah Anda. Jika Anda mengingat badan, Anda akan mengingat kerabat-kerabat duniawi Anda. Jika Anda tetap berkesadaran jiwa, Anda akan mengingat Saya, Ayah Anda.” Ini adalah dunia penuh sifat buruk. Semua jiwa tercekik dalam samudra racun. Vishnu ditunjukkan sedang berbaring di samudra susu. Mereka mengatakan bahwa sungai-sungai ghee akan mengalir di sana. Di sini, Anda bahkan tidak mampu membeli parafin. Perbedaannya sedemikian besar! Anda anak-anak harus penuh kebahagiaan. Sang Ayah juga disebut sebagai Sang Tukang Perahu. Orang-orang bernyanyi, “Seberangkanlah perahu kami.” Semua ini adalah perahu. Hanya Sang Ayah Yang Esa adalah Sang Tukang Perahu. Anda akan meninggalkan badan di sini dan sang jiwa akan diseberangkan ke hunian kedamaian. Kemudian, dari sana, Anda akan pergi ke daratan kebahagiaan. Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma) juga disebut Sang Tukang Perahu. Orang-orang menyanyikan pujian Sang Ayah dengan begitu banyak cara. Anda sekarang sedang menjadi suci dan menjadi master dunia yang suci. Shri Shri Shiva Baba telah datang untuk menjadikan Anda luhur. Tuhan sendiri berkata, “Ini adalah dunia yang korup.” Anda sekarang sedang mengikuti shrimat Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma) dan menjadi manusia yang terluhur. Ini adalah hal-hal yang sedemikian tersamar dan menghibur, dan hanya Anda anak-anak yang memahaminya. Orang lain tidak akan mampu memahaminya. Anda tahu bahwa benih pohon agama devi-devta sekarang sedang ditanam. Mereka yang berasal dari agama devi-devta, tetapi kemudian beralih ke agama-agama lain, juga akan datang dan menjadi Brahmana. Anda tidak bisa mengklaim warisan surga dari Sang Ayah tanpa menjadi Brahma Kumar dan Brahma Kumari. Anda, Brahma Kumar dan Brahma Kumari, sekarang sedang mengklaim warisan surga. Semakin besar upaya yang Anda lakukan dan semakin banyak Anda menginspirasi orang lain, semakin tinggi status yang akan Anda klaim. Tidak semua orang bisa melakukan hal yang sama. Apa akibatnya jika Anda tidak belajar sepenuhnya? Jika Anda meninggalkan badan sekarang, Anda memang akan pergi ke surga, tetapi Anda akan menerima status yang sangat biasa di antara rakyat. Jika Anda menjadi milik Sang Ayah dan belajar dengan baik, Anda mampu mengklaim status kerajaan. Jika Anda tidak belajar, maka bisa dipahami bahwa itu tidak ada dalam keberuntungan Anda. Jika Anda tetap hidup suci dan terus belajar, Anda akan mengklaim status tinggi. Ketika Anda menjadi tidak suci, Anda tidak mampu mengingat Sang Ayah. Ada banyak orang yang seperti itu. Segala sesuatu tergantung pada kapan Anda terbebas dari ikatan karma. Ketika dua roda kendaraan menjadi suci, maka kendaraan itu bisa melaju dengan baik. Jika suami dan istri sama-sama hidup suci, mereka bisa duduk di atas tungku pengetahuan. Jika tidak, akan terus timbul konflik. Ada beberapa anak yang bertanya, “Baba, kami tahu bahwa Shri Krishna adalah pangeran pertama zaman emas, jadi mengapa kita tidak boleh mengadakan perayaan?” Achcha, Saya bisa memanggil jiwa Krishna dan jiwa itu bisa bermain dan menari. Apa lagi yang bisa dilakukannya? Para gope dan gopi ada di sini. Di sana, para pangeran dan putri raja akan bertemu dan menari dengan satu sama lain. Mereka akan meniup seruling-seruling emas. Anda akan melihat semua kegembiraan dan permainan itu pada saat akhir; semua peran itu akan berlanjut. Itu telah ditunjukkan kepada Anda pada permulaan dan Anda kemudian mulai berupaya. Sekarang, pada saat akhir, Anda akan mulai memperoleh penglihatan ilahi kembali, mengenai status apa yang akan diklaim setiap jiwa. Hanya Anda yang mengetahuinya. Sang Ayah duduk di sini dan menjelaskan semua rahasia ini. Orang-orang bertanya kepada Anda, “Apakah Anda percaya kepada Weda dan kitab suci?” Beri tahulah mereka, “Tentu saja, mengapa kami tidak memercayainya?” Semua itu adalah pernak-pernik jalan pemujaan. Tidak terkandung pengetahuan di dalamnya. Hanya Yang Esa yang memberikan pengetahuan. Ketika Anda menerima pengetahuan, pemujaan dengan sendirinya berhenti. Ketika Anda pergi ke kuil, intelek Anda mengerti bahwa Lakshmi dan Narayana itu sekarang akan memerintah di dunia baru sekali lagi. Sang Ayah menjelaskan kepada Anda anak-anak bahwa Anda harus memenuhi tanggung jawab Anda kepada kedua pihak. Selagi tinggal di rumah, Anda harus menjadi suci. Shrimat berkata, “Jadilah sepenuhnya suci. Jadilah Vaishnawa sejati dan klaimlah kerajaan daratan Vishnu.” Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Lunasilah ikatan rekening karma Anda melalui yoga dan jadilah suci. Duduklah di atas tungku pengetahuan. Jadilah Vaishnawa komplet, yaitu sepenuhnya suci.

2. Tetaplah stabil dalam agama asli Anda, yaitu kedamaian. Ingatkan semua orang tentang hunian kedamaian. Jangan pernah menjadi tidak damai.

Berkah:
Semoga Anda menjadi master benih, menstabilkan diri dalam tahapan melampaui suara, dan mengalami semua kebajikan ilahi.

Sebagaimana seluruh pohon melebur di dalam benihnya, demikian pula semua kebajikan istimewa dari Zaman Peralihan dialami dalam tahapan Anda melampaui suara. Menjadi master benih tidak hanya berarti memiliki kedamaian, tetapi—bersama dengan kedamaian—itu juga berarti memiliki pengetahuan ini serta mengalami semua kebajikan utama: kebahagiaan yang melampaui indra, cinta kasih, kebahagiaan tiada tara, kekuatan, dan sebagainya. Bukan hanya Anda sendiri yang akan mengalaminya, tetapi jiwa-jiwa lain pun akan merasakan semua kebajikan tersebut melalui wajah Anda. Semua kebajikan itu melebur dalam satu kebajikan ini.

Slogan:
Seraplah kebaikan, namun janganlah terkesan oleh kebaikan itu.

Sinyal Avyakt: Akhiri Benih Ketidaksucian dan Jadilah Sepenuhnya Bersih (Suci)

Sanskara asli dan abadi Anda, jiwa-jiwa Brahmana, adalah kesucian. Saat Anda menggunakan sanskara alami ini, ketidaksucian seharusnya tidak muncul, bahkan dalam mimpi atau pikiran. Sekarang, lampauilah bahkan memiliki pikiran-pikiran semacam itu dan klaimlah kemenangan atasnya dengan menjadikan kesucian sebagai sanskara alami Anda. Dengan demikian, tidak perlu lagi ada upaya dalam mata pelajaran ini.