19.09.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Anda adalah murid-murid Tuhan, Sang Ayah. Anda masing-masing harus
menjadi rup dan basant sejati, serta hanya mengizinkan permata-permata
pengetahuan untuk selalu terucap dari bibir Anda.
Pertanyaan:
Apa herba
sanjeewani yang Baba berikan kepada Anda anak-anak untuk membuat Anda siuman
kembali?
Jawaban:
Manmanabhawa,
yaitu, ingatlah Sang Ayah. Pertahankanlah intoksikasi: “Kita sedang mempelajari
studi ini bersama Tuhan untuk menjadi devi-devta, yaitu untuk mengklaim status
kerajaan.” Kesadaran ini adalah herba sanjeewani yang membuat Anda siuman
kembali. Tahapan anak-anak semacam itu tidak pernah bisa layu. Mereka selalu
memeriksa diri sendiri dan terus memperingatkan orang lain.
Om Shanti.
Ini adalah
perguruan tinggi; ini sama seperti murid-murid yang duduk di sekolah, yang paham
bahwa mereka sedang duduk di hadapan pengajar mereka. Intelek mereka mengerti,
ujian apa yang akan mereka hadapi. Di perkumpulan spiritual yang menjelaskan
Weda dan kitab-kitab suci, tidak ada sasaran apa pun. Anda sekarang sudah
mengesampingkan kitab-kitab suci itu dalam intelek Anda. Anda tahu bahwa Anda
sedang berubah dari manusia menjadi devi-devta untuk 21 kelahiran Anda di masa
depan. Ketika murid-murid duduk di rumah, atau pergi ke mana pun, intelek mereka
menyadari bahwa mereka akan lulus ujian tertentu. Anda, anak-anak yang duduk di
kelas, tahu bahwa Anda sedang menjadi devi-devta. Anda menyadari diri sebagai
murid, bukan? Kita adalah jiwa, dan kita belajar melalui badan kita. Sang jiwa
tahu bahwa Anda akan meninggalkan badan itu dan mengenakan badan baru di masa
depan. Anda kemudian akan disebut devi-devta. Badan-badan itu penuh sifat buruk
dan tidak suci. Anda nanti akan menerima badan-badan baru. Pada saat ini, Anda
menerima pemahaman: “Saya, sang jiwa, sedang belajar, dan Sang Samudra
Pengetahuan sedang mengajar saya.” Di sini, Anda tidak mencemaskan tentang rumah
tangga Anda. Intelek Anda mengerti bahwa Anda sedang berubah dari manusia dan
menjadi devi-devta di masa depan. Devi-devta tinggal di surga. Dengan
terus-menerus memikirkan ini, Anda anak-anak akan merasa bahagia dan berupaya.
Anda juga akan mempertahankan kesucian dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan
Anda, serta terus memberikan pesan kebahagiaan kepada semua orang. Anda, Brahma
Kumar, berjumlah banyak, dan Anda semua menjalani kehidupan sebagai murid. Bukan
berarti bahwa Anda melupakan kehidupan ini selagi sibuk menjalankan bisnis Anda
dan sebagainya. Sebagai contoh, pembuat manisan ini paham bahwa dirinya adalah
murid. Apakah murid harus membuat manisan? Di sini, segala milik Anda bersifat
unik. Anda memang harus bekerja untuk menafkahi badan Anda, tetapi di samping
itu, Anda juga harus mengingat bahwa Anda sedang belajar dengan Sang Ayah Yang
Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma). Intelek Anda
paham bahwa pada saat ini, semua jiwa di dunia merupakan penghuni neraka. Akan
tetapi, tak seorang pun mengerti bahwa kita, orang-orang Bharata, adalah
penghuni neraka, dan bahwa kita, orang-orang Bharata, dahulu juga penghuni surga.
Anda anak-anak tidak mempertahankan intoksikasi ini sepanjang hari; Anda
berulang kali melupakannya. Anda adalah BK, sekaligus pengajar. Anda
menyampaikan ajaran ini untuk mengubah manusia menjadi devi-devta, dari penghuni
neraka menjadi penghuni surga. Akan tetapi, Anda melupakan ini. Anda tahu bahwa
pada saat ini, seluruh dunia merupakan komunitas iblis. Jiwa-jiwa tidak suci dan
badan-badan juga tidak suci. Anda anak-anak sekarang tidak menyukai sifat-sifat
buruk. Sifat buruk nafsu birahi, amarah, dan sebagainya adalah hal-hal yang
tidak Anda sukai. Hal-hal yang paling tidak disukai adalah sifat-sifat buruk.
Para saniyasi masih memiliki sedikit amarah, karena sebagaimana makanan yang
mereka makan, demikian juga kondisi mental mereka; mereka memakan makanan yang
diberikan oleh orang-orang yang berumah tangga. Beberapa dari mereka tidak mau
menerima makanan, melainkan uang. Mereka mengalami pengaruh ketidaksucian,
karena makanan dari orang yang tidak suci hanya akan menjadikan Anda tidak suci.
Anda sekarang sedang menjalani revolusi kesucian. Ini akan terus meningkat;
semua orang akan ingin menjadi suci. Ini akan menyentuh hati mereka. Anda tidak
mungkin bisa menjadi master surga tanpa menjadi suci. Ini akan berangsur-angsur
dipahami oleh intelek semua orang. Mereka yang akan menjadi penghuni surga akan
menjadi suci. Mereka akan mengatakan bahwa mereka akan menjadi suci dan pasti
menjadi master dunia yang suci. Ini adalah zaman peralihan yang paling penuh
manfaat, masa ketika dunia yang tidak suci berubah menjadi suci. Inilah sebabnya,
zaman ini disebut “paling penuh berkah”. Inilah zaman penuh manfaat, masa ketika
dunia manusia menerima manfaat. Sang Ayah adalah Sang Pemberkah, jadi Beliau
pasti membuat Anda anak-anak menjadi pemberkah juga. Beliau datang dan
mengajarkan yoga kepada Anda, serta mengubah Anda dari manusia menjadi
devi-devta. Anda tahu bahwa ini adalah sekolah utama Anda. Tak seorang pun di
sini menjalankan bisnis duniawi. Ketika Anda pergi ke luar, Anda menjadi larut
dalam bisnis Anda dan sebagainya sehingga tidak ingat bahwa Anda adalah murid
dan bahwa Anda sedang berubah dari penghuni neraka menjadi penghuni surga. Hanya
ketika Anda punya waktu, barulah intelek Anda mengingat hal ini. Anda harus
berusaha mencari waktu. Intelek Anda harus ingat bahwa Anda sedang berubah dari
tamopradhan menjadi satopradhan. Anda harus mengingat Sang Ayah Yang Esa saja.
Anda juga memiliki waktu luang di tempat kerja. Anda harus berusaha menggunakan
intelek Anda untuk mengingat bahwa Anda adalah murid-murid Tuhan, Sang Ayah.
Anda sekadar melakukan bisnis Anda dan sebagainya demi mata pencaharian. Itu
adalah bisnis duniawi. Akan tetapi, ini juga merupakan mata pencaharian bagi
Anda. Ini adalah pendapatan sejati untuk masa depan. Anda memerlukan intelek
yang sangat bagus untuk ini. Sadarilah diri Anda sebagai jiwa dan ingatlah Sang
Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma). Anda
harus menjelaskan bahwa kita, jiwa-jiwa, sekarang harus pulang ke rumah dan
bahwa Baba telah datang untuk membawa kita pulang. Anda harus terus mengaduk
pengetahuan ini dalam intelek Anda sepanjang hari. Sama seperti seekor sapi
memamah biak rumput yang telah dimakannya, Anda juga harus melakukan hal serupa.
Anda anak-anak sedang menerima harta karun yang tak termusnahkan. Ini adalah
makanan bagi Anda, sang jiwa. Anda harus ingat bahwa Anda sedang belajar dengan
Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma)
untuk menjadi devi-devta dan mengklaim status kerajaan. Anda harus mengingat ini.
Anda berulang kali melupakannya. Akibatnya, bukannya merasa bahagia, tahapan
Anda terus layu. Ini adalah herba sanjeewani yang harus Anda simpan dan juga
berikan kepada orang lain untuk membantu mereka siuman. Orang-orang telah
menuliskan berbagai kisah rumit dan panjang lebar dalam kitab-kitab suci. Baba
duduk di sini dan memberitahukan makna penting dari semua kisah itu kepada Anda.
“Manmanabhawa” berarti “ingatlah Sang Ayah, maka Anda akan menjadi master surga”.
Teruslah bertanya kepada hati nurani Anda dan periksalah diri sendiri. Teruslah
saling memperingatkan satu sama lain. Ketika timbul konflik, intelek Anda begitu
larut di dalamnya, sehingga ketika seseorang mengatakan sesuatu, Anda tidak
menganggapnya manis. Berhubung intelek Anda begitu sibuk dengan Maya, yang ada
hanyalah kecemasan. Anda anak-anak seharusnya merasa bahagia. Ingatlah Sang
Ayah! Akan tetapi, jika Anda terbelit dalam kekacauan mental Anda sendiri, obat
ini tidak akan bekerja dan Anda akan terus tercekik. Jangan berbuat demikian.
Murid-murid tidak meninggalkan studi mereka. Anda anak-anak tahu bahwa studi
Anda ini ditujukan bagi masa depan dan bahwa hanya dalam hal inilah terdapat
manfaat bagi Anda. Ikutilah kursus selagi melakukan bisnis Anda dan sebagainya.
Selain itu, intelek Anda harus terus mengaduk pengetahuan tentang bagaimana
siklus dunia ini berputar. Ingatan akan Baba adalah herba sanjeewani.
Ingatkanlah satu sama lain. Anda, suami dan istri, harus terus saling
mengingatkan satu sama lain. Shiva Baba sedang mengajarkan ini kepada kita
melalui Brahma. Anda menghiasi kendaraan Shiva Baba, jadi Anda harus mengingat
Beliau. Tidaklah mudah untuk mengingat Beliau sepanjang hari. Hanya pada saat
akhir, Anda akan memiliki tahapan itu. Maya akan terus bertarung dengan mereka
yang kuat, sampai mereka mencapai tahapan karmateet mereka. Anda diberi tahu
untuk memperingatkan satu sama lain dan membuat kemajuan. Para pejabat menyuruh
pembantu-pembantu mereka untuk mengingatkan mereka tentang sesuatu. Anda juga
harus saling mengingatkan satu sama lain untuk mengingat Baba. Destinasi ini
sangat tinggi. Sang Ayah berkata, “Dengan mengingat Saya, Anda akan menjadi suci.”
Beliau tidak memberitahukan sesuatu yang baru kepada Anda. Anda sudah
mendengarkan pengetahuan ini ratusan ribu kali dan Anda akan mendengarnya
kembali. Tak seorang pun di perkumpulan spiritual yang lain bisa mengatakan
bahwa Anda mendengar ini setiap siklus, bahwa Anda sedang mendengarnya sekarang,
dan bahwa Anda akan mendengarnya kembali. Tidak ada orang lain yang bisa
mengatakan bahwa Anda telah mendengarkan ini setiap siklus. Sang Ayah berkata,
“Anda telah melakukan pemujaan selama setengah siklus. Sekarang, Anda telah
menerima pengetahuan, dan melaluinya, mencapai keselamatan.” Dosa-dosa Anda akan
terhapus dengan mengingat Sang Ayah. Ini adalah hal yang harus dipahami.
Berupayalah! Jika anak dari seorang hakim atau orang penting melakukan suatu
kesalahan, dia pasti menodai nama keluarganya. Di sini, Anda menjadi milik Sang
Ayah. Oleh sebab itu, jangan melakukan perbuatan yang sedemikian rupa. Jika
tidak, nama Sang Ayah akan dihina. Mereka yang menghina Sang Satguru tidak bisa
mencapai destinasi mereka, artinya: mereka tidak bisa mengklaim status tinggi.
Jika Anda adalah anak Tuhan, seharusnya Anda merasa takut untuk melakukan
perbuatan yang bersifat iblis. Anda harus mengikuti shrimat. Dengan mengikuti
petunjuk diri sendiri, Anda pun tertipu, sehingga status Anda hancur. Anda
bahkan bisa bertanya, “Apakah saya mengikuti petunjuk-Mu dengan akurat?”
Petunjuk pertama dari Sang Ayah adalah: “Ingatlah Sang Ayah! Jangan melakukan
perbuatan berdosa.” Baba, dosa apa saja yang sudah saya lakukan? Jika Engkau
mengetahuinya, tolong beri tahu saya! Jika Baba tahu, pasti Beliau memberi tahu
Anda, “Inilah kesalahan-kesalahan yang telah Anda perbuat, dan semua ini adalah
perbuatan berdosa.” Perbuatan berdosa yang paling buruk adalah yang berkaitan
dengan sifat buruk nafsu birahi. Akibat sifat buruk ini, terjadi begitu banyak
perkelahian. Anda anak-anak harus memiliki keberanian dan memikirkan hal ini.
Harus ada sekelompok kumari yang berkata, “Kami tidak mau menikah!” Sekarang
adalah zaman peralihan dalam siklus, masa ketika kita harus menjadi manusia yang
paling luhur. Lakshmi dan Narayana disebut sebagai manusia yang paling luhur.
Mereka yang penuh sifat buruk tidak bisa disebut sebagai manusia yang paling
luhur. Anda sekarang sedang menjadi manusia yang paling luhur. Semua orang
berhak menjadi ini. Anda bisa melakukan begitu banyak pelayanan dalam bulan amal,
bulan kabisat. Lakukanlah pelayanan dengan begitu banyak kemegahan dan
pertunjukan. Zaman peralihan ini adalah zaman paling luhur, masa ketika manusia
berubah dari penghuni neraka menjadi penghuni surga. Ini hal biasa. Anda
anak-anak harus menjelaskan dengan sangat baik. Manusia yang paling luhur berada
di zaman emas. Tidak ada manusia yang luhur di zaman besi. Ini adalah dunia yang
tidak suci. Di sana, semua orang suci. Sang Ayah menjelaskan semua hal ini
kepada Anda anak-anak agar Anda bisa menjelaskan kepada orang lain. Anda harus
menjelaskan kapan pun Anda memiliki kesempatan. Selagi duduk di sini, Anda paham
bahwa Baba yang tak berwujud jasmani, Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang
Maha Tinggi (Parampita Paramatma) sedang mengajarkan Raja Yoga kepada Anda,
murid-murid. Anda menjadi devi-devta surga melalui studi ini. Ujian terbesar
dari segala ujian adalah meraih kerajaan ini. Tak seorang pun, kecuali Sang Jiwa
Yang Maha Tinggi, yang mampu mengajarkan ini kepada Anda. Sang Ayah sendiri
adalah Yang Esa, yang mengangkat semua jiwa. Beliau sendiri tidak menjadi master
surga. Shri Krishna menjadi pangeran surga. Pelayanan Baba adalah tanpa pamrih.
Beliau berkata, “Saya tidak menjadi raja. Saya menjadikan Anda raja diraja.”
Hal-hal ini tidak dipahami oleh intelek orang lain. Ada banyak orang yang kaya
di sini, tetapi di sana mereka akan menjadi miskin. Sebaliknya, mereka yang
sekarang miskin, akan menjadi kaya raya di sana. Menjadi master dunia merupakan
hal yang tak terbatas. Ada ungkapan (dalam Gita): “Saya akan menjadikan Anda
raja diraja.” Beliau menjadikan Anda master surga. Anda tahu bahwa Anda sedang
menjadi master surga, jadi Anda seharusnya begitu terintoksikasi karena Sang
Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma)
sendirilah yang sedang mengajar Anda. Kita sekarang sedang berubah dari penghuni
neraka menjadi devi-devta, yaitu penghuni surga. Ketika Anda mengingat hal ini,
derajat kebahagiaan Anda akan meningkat. “Kehidupan seorang murid adalah
kehidupan yang terbaik.” Anda harus berupaya dan menjadi raja dan ratu. Jangan
memberi tahu orang bahwa mereka akan menjadi raja, kemudian menjadi pengemis;
jangan berkata seperti itu kepada orang lain. Tanyalah mereka, “Anda ingin
menjadi apa?” Mereka semua pasti menjawab bahwa mereka ingin menjadi master
dunia. Hanya Tuhan, Sang Ayah, yang bisa menjadikan Anda demikian. Beliau
berkata, “Teruslah mengingat Saya saja, maka Anda akan berubah dari tamopradhan
menjadi satopradhan.” Ini hal yang sangat mudah! Siapa pun mampu menjadi ini,
semiskin apa pun dirinya, karena di sini tidak ada hubungannya dengan uang.
Inilah sebabnya, Sang Ayah disebut sebagai Tuhan Bagi Yang Miskin. Ingatlah Sang
Ayah dan kosongkanlah kendi dosa. Anda semua akan menerima sesuatu, sesuai
dengan upaya yang Anda lakukan. Dalam gambar tangga, Anda bisa melihat betapa
tingginya Anda telah mendaki. Mereka yang mendaki tinggi, mencicipi nektar
kerajaan, sedangkan mereka yang jatuh, sepenuhnya remuk. Jika Anda terjatuh
dalam sifat buruk nafsu birahi atau menceraikan Sang Ayah, Baba berkata, “Anda
terjun bebas.” Anak-anak yang layak pasti berupaya dan menjadikan kehidupan
mereka bagaikan berlian. Anda anak-anak harus begitu banyak berupaya. Mereka
yang melakukan sesuatu pasti menerima balasannya. Anda semua diberi tahu untuk
mengikuti Sang Ibu dan Sang Ayah serta menjadikan orang lain sama seperti diri
Anda. Semakin Anda penuh belas kasih, semakin besar manfaat yang Anda peroleh
bagi diri sendiri. Jangan menyia-nyiakan waktu, melainkan teruslah menunjukkan
berbagai metode ini kepada orang lain. Jika tidak, Anda tidak akan mampu
mengklaim status yang begitu tinggi. Anda akan menerima banyak penglihatan ilahi
pada saat akhir, tetapi pada saat itu, tidak ada apa pun yang bisa Anda lakukan
lagi. Begitu Anda gagal dalam ujian, semua berakhir! Jangan sampai Anda harus
menyesal pada saat akhir. Anda tidak akan mampu melakukan upaya apa pun pada
saat itu. Oleh sebab itu, berilah manfaat kepada diri sendiri dan orang lain
semaksimal mungkin. Jadilah tongkat bagi mereka yang buta. Anda telah mendirikan
surga setiap siklus, dan Anda pasti melakukannya kembali, sekarang; ini sudah
ditakdirkan dalam drama. Mereka yang melakukan sesuatu pasti akan menerima
balasannya. Anak-anak Baba yang terkasih tidak bisa terus tersembunyi. Biarlah
hanya permata-permata yang terucap dari bibir Anda, seperti rup dan basant.
Jangan menjadi penipu! Jangan menimbulkan kerugian bagi orang lain. Ketika
seseorang memberitahukan hal-hal yang tidak benar kepada Anda, anggaplah bahwa
orang itu penipu dan berhati-hatilah terhadapnya. Teruslah menyibukkan diri
untuk mengklaim warisan tak terbatas Anda dari Sang Ayah. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Berilah
manfaat kepada diri sendiri dan orang lain. Jadilah tongkat bagi mereka yang
buta. Ketika seseorang mengatakan hal-hal yang tidak benar kepada Anda,
berhati-hatilah terhadap orang itu.
2. Jadilah suci
dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda. “Saya adalah murid dan Tuhan
sedang mengajarkan studi ini kepada saya untuk menjadi devi-devta.”
Pertahankanlah kebahagiaan ini.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi penuh dengan semua kekuatan dan terbebas dari segala ikatan dengan
menyadari Sang Sahabat Anda dan sebagai pengamat tanpa keterikatan.
Agar menjadi penuh
dengan semua kekuatan dan berada melampaui segala ketergantungan, senantiasalah
mengingat dua hal: 1) pengamat tanpa keterikatan (sakshi) dan 2) Sang Sahabat (Saathi)
Anda. Dengan melakukan hal ini, Anda akan dengan cepat menjadikan tahapan Anda
terbebas dari segala ikatan. Ketika Anda memiliki persahabatan Sang Ayah, Yang
Maha Kuasa, Anda dengan sendirinya menerima semua kekuatan dan, dengan bergerak
maju sebagai pengamat tanpa keterikatan, Anda tidak akan terjebak dalam ikatan
apa pun. Cukup berada dalam badan Anda hanya sekadar nama untuk melaksanakan
suatu tugas, kemudian jadilah pengamat tanpa keterikatan. Tingkatkanlah latihan
ini secara khusus.
Slogan:
Jika di dalam
diri Anda sedang berlangsung pertarungan antara yang tidak suci dan yang suci,
maka alih-alih menjadi Brahmana, Anda adalah kesatria.
Sinyal Avyakt:
Sekarang Munculkan
Wujud Pemberkah Anda
Untuk memuaskan rasa
haus dan lapar dari jiwa-jiwa yang putus asa, serta haus dan lapar, penuhilah
diri Anda dengan ananda, (yaitu: kebahagiaan tiada tara dan kebahagiaan yang
melampaui indra) serta semua kekuatan. Semakin banyak Anda mengakumulasi
berbagai khazanah berupa semua kekuatan dan ananda, semakin stabil tahapan Anda
dan Anda akan mampu menyempurnakan jiwa-jiwa lain. Anda adalah anak-anak Sang
Pemberkah yang mengisi celemek semua jiwa. Oleh karena itu, Anda harus memberi
kepada semua jiwa. Adegan memberi ini akan segera hadir di hadapan Anda.