20.06.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Anda memiliki harta tanpa batas berupa permata-permata pengetahuan
yang tak termusnahkan. Donasikanlah itu. Jangan ada orang yang pergi dari pintu
Anda dengan tangan hampa.
Pertanyaan:
Shrimat apa
yang diberikan oleh Sang Ayah, Sang Sakarin dari semua relasi, kepada anak-anak
Beliau?
Jawaban:
Anak-anak
yang manis, putuskanlah yoga intelek Anda dari semua yang lain dan teruslah
mengingat Saya saja. Tidak ada siapa pun dari dunia ini, baik sahabat maupun
kerabat, yang harus diingat, karena segala sesuatu pada saat ini mendatangkan
kesengsaraan. Agar bisa menjadi master dunia, Anda benar-benar harus berupaya
untuk melunasi rekening karma Anda selama 63 kelahiran. Lupakanlah segala
sesuatu dan lampauilah badan, karena hanya dengan demikian, rekening Anda bisa
lunas. Sayalah Sang Sakarin dari semua relasi.
Om Shanti.
BapDada
bertanya kepada Anda anak-anak, “Anda sedang duduk mengingat siapa?” (Shiva
Baba.) Anda harus menjawab dengan lantang, “Kami sedang duduk mengingat Shiva
Baba.” Anda anak-anak, yaitu Anda jiwa-jiwa, memiliki hubungan dengan Shiva
Baba. Anda menjadi milik Shiva Baba melalui orang ini, karena Shiva Baba menemui
Anda melalui dia. Orang ini disebut agen perantara. Anda tidak memiliki hubungan
apa pun dengan agen ini; dia adalah perantara, yang melaluinya Anda menemui Yang
Esa. Semua rekening memberi dan mengambil haruslah dilakukan dengan Sang Ayah,
bukan dengan orang ini. Orang ini pun memberi dan mengambil hanya dengan Sang
Ayah. Dia juga berkata kepada Sang Ayah, “Baba, segala milik saya adalah
milik-Mu.” Pertama-tama, Anda memiliki keyakinan bahwa Anda adalah jiwa. Kedua,
Anda jiwa-jiwa juga memiliki keyakinan bahwa Anda sekarang sedang menerima
warisan dari Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Anda
menjadi pembantu Shiva Baba dengan pikiran, perkataan, dan perbuatan, serta
dengan badan, mental, dan kekayaan Anda. Anda telah menyerahkan semuanya kepada
Shiva Baba. Kemudian, Shiva Baba memberi Anda petunjuk, “Lakukanlah ini dan
dengan cara begini.” Ini disebut shrimat. Sang Ayah sendiri berkata, “Saya
memasuki badan tua ini. Orang ini juga berubah dari tidak suci menjadi suci.”
Siapa yang mengatakannya? Shiva Baba. “Orang ini juga sedang menjadi suci.
Bahkan rekeningnya pun ada pada Saya. Tidak ada orang yang rekeningnya ada pada
dia.” Anda menulis surat yang berbunyi: “Kepada Shiva Baba, dengan alamat
Brahma.” Akan tetapi, Maya sedemikian rupa, sehingga dia tidak mengizinkan Anda
terus-menerus mengingat Baba. Dia berulang kali memutus yoga intelek Anda.
Jadikanlah upaya ini teguh, maka Anda akan melupakan segala yang lain. Anda
bahkan akan melupakan badan Anda sendiri. Badan itu tetap ada, tetapi Anda, sang
jiwa, akan tidak menyukai semua hal itu. Anda harus melatih ini agar bisa
menciptakan tahapan itu. Pada akhirnya, kita bahkan tidak boleh mengingat badan
kita sendiri. Sang Ayah berkata, “Sadarilah diri Anda sebagai jiwa tanpa badan,
dan ingatlah Saya, Ayah Anda! Saya senantiasa tanpa badan. Anda dahulu juga
tanpa badan. Kemudian, Anda memainkan peran Anda. Sekarang, Anda harus memainkan
peran Anda sekali lagi.” Inilah upaya yang harus dilakukan. Menjadi master dunia
bukan hal kecil! Hanya manusia yang bisa menjadi master dunia. Devi-devta
tetaplah manusia, tetapi mereka disebut sebagai manusia dengan kebajikan ilahi.
Lakshmi dan Narayana dahulu adalah master dunia, dan mereka memiliki anak-anak
mereka sendiri. Hanya anak-anak itulah yang menyebut mereka “ibu dan ayah”,
tetapi dewasa ini, karena memiliki keyakinan buta, orang-orang bahkan bernyanyi
untuk Lakshmi dan Narayana, “Engkaulah Sang Ibu dan Sang Ayah.” Sesungguhnya,
ini adalah pujian Shiva Baba. Orang-orang bernyanyi kepada devi-devta, “Engkau
penuh dengan semua kebajikan ilahi,” tetapi tak seorang pun tahu mengapa mereka
memuja devi-devta itu. Anda tidak lagi menyanyikan pujian seperti: “Engkaulah
Sang Ibu dan Sang Ayah”. Ya, Anda mengetahui bahwa Shiva Baba adalah Sang Ayah
Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, yang tanpa citra jasmani. Hanya
melalui Beliau, Anda menerima kebahagiaan penuh. Anda hanya menerima
kesengsaraan dari semua kerabat Anda yang lain. Yang Esa adalah Sang Sakarin,
dan dari Beliau, Anda merasakan manisnya semua hubungan. Inilah sebabnya, Sang
Ayah berkata, “Putuskanlah yoga intelek Anda dari ayah, paman, dan kerabat Anda
yang lain, dan teruslah mengingat Saya saja.” Anda bahkan bernyanyi, “Engkaulah
Sang Penghapus Kesengsaraan dan Sang Pemberkah Kebahagiaan.” Sang Pemberkah
Keselamatan bagi Semua Jiwa hanyalah Yang Esa. Beliau adalah segala-galanya bagi
kita. Kesengsaraan diterima bahkan dari ayah lokik. Akan tetapi, seorang
pengajar tidak mendatangkan kesengsaraan terhadap siapa pun. Melalui belajar
dengan seorang pengajar, Anda bisa mencari nafkah untuk badan Anda. Ada juga
pengajar yang mengajarkan keterampilan tertentu. Mereka semua mengajar untuk
sementara waktu. Bahkan di jalan pemujaan, mereka hanya memuja Rama Yang Esa,
Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Mereka semua hanya
mengingat Beliau. Sesungguhnya, pemujaan harus ditujukan hanya kepada Yang Esa.
Hanya Beliaulah yang menjadikan Anda layak dipuja. Pada mulanya, Anda hanya
memuja Shiva Baba. Itu disebut pemujaan yang satopradhan. Kemudian, dari menjadi
satopradhan, jiwa-jiwa menjadi sato, rajo, dan tamo. Anda mengerti bahwa Anda
menjadi pemuja. Pada mulanya, Anda hanya memuja Shiva Baba, kemudian derajat
Anda menurun. Dari menjadi satopradhan, pemujaan juga menjadi sato, rajo,
kemudian tamo. Seluruh drama ini didasarkan pada Anda. Anda dahulu layak dipuja,
kemudian menjadi pemuja. Kisah ini adalah tentang jiwa-jiwa yang mengalami 84
kelahiran penuh. Sang Ayah duduk di sini dan memberi tahu mereka bagaimana
mereka telah mengalami 84 kelahiran. Perhitungan ini adalah tentang mereka yang
pertama-tama menjadi devi-devta yang layak dipuja, kemudian menjadi pemuja. Sang
Ayah berkata, “Saya datang untuk mengajar Anda setiap siklus dan mendirikan
agama devi-devta. Saya mengajarkan Raja Yoga kepada Anda.” Hanya bisa ada satu
Tuhan. Mereka berkata bahwa Tuhan berada dalam setiap batu dan kerikil, atau
bahwa Beliau ada dalam setiap partikel, tetapi itu tidak mungkin demikian.
Pujian Tuhan tanpa batas. Anda berkata, “Wahai, Baba, cara dan jalan-Mu sungguh
unik!” Ini berarti bahwa shrimat yang Anda terima dari Beliau itu unik. Sang
Ayah disebut Sang Pemberkah Mukti dan Keselamatan, Sang Ayah Yang Maha Tinggi,
Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Intelek Anda tertuju ke atas. Hanya Beliaulah yang
diingat pada saat menderita. Seandainya Rama dan Sita ada dalam intelek Anda,
maka intelek Anda akan mengingat seluruh kisah Ramayana. Anda memanggil-manggil
kepada Sang Ayah Yang Esa. Jangan menghubungkan intelek Anda kepada manusia
berwujud fisik atau dewa-dewi berwujud halus, melainkan hanya kepada Sang Ayah
Yang Esa. Hanya Beliaulah Sang Penyuci. Dalam perkumpulan spiritual yang
didatangi orang-orang, mereka hanya bernyanyi, “Sang Penyuci hanyalah Ramanya
Sita!” Akan tetapi, itu tidak ada maknanya. Semua itu adalah pujian jalan
pemujaan. Semua jiwa berada dalam penjara Rahwana. Ada banyak orang yang
mengembara di jalan pemujaan. Di sini, tidak ada pengembaraan. Sang Ayah berkata,
“Intelek Anda anak-anak harus meresapkan poin-poin ini dengan sangat baik.
Belajarlah dengan rutin!” Jika karena alasan apa pun Anda tidak bisa menghadiri
kelas di pagi hari, datanglah ke kelas sore. Jangan menyusahkan siapa pun. Anda
punya waktu sepanjang hari. Datanglah dan belajarlah kapan pun. Anak-anak
perempuan ini terus melayani dari pagi sampai malam. Pusat pelayanan buka
sepanjang hari. Tunjukkan jalan kepada siapa pun yang datang. Terlebih dahulu,
beri tahulah mereka untuk memikirkan tentang bagaimana mereka memiliki dua ayah.
Mereka mengingat Sang Ayah parlokik pada saat menderita. Sekarang, Shiva Baba
berkata, “Teruslah mengingat Saya saja!” Kematian sudah di ambang pintu. Inilah
Perang Mahabharata yang sama. Sekalipun para miliuner dan triliuner terkemuka
membangun gedung-gedung megah, tak satu pun dari semua itu akan tetap ada;
segalanya akan dihancurkan. Mereka beranggapan bahwa durasi zaman besi adalah
ratusan ribu tahun. Itu disebut kegelapan ekstrem. Ketika seseorang yang
memiliki banyak uang bertanya apakah dia boleh membangun gedung, Baba menjawab,
“Jika Anda memiliki uang, Anda boleh melakukannya. Jika tidak, uang itu akan
menjadi debu. Semua ini bersifat sementara. Semua uang itu juga akan tersia-sia.
Tidak akan ada yang tersisa. Oleh sebab itu, Anda boleh membangun gedung dan
mengatur pendirian Gita Pathshala.” Berikanlah amal yang sedemikian rupa kepada
mereka yang datang ke pintu Anda sehingga Anda menjadikan mereka master dunia.
Anda memiliki kekayaan pengetahuan yang berlimpah. Tidak ada orang lain yang
memiliki sebanyak ini. Mereka yang paling kaya di antara Anda adalah mereka yang
inteleknya penuh dengan permata-permata pengetahuan. Penuhilah celemek
orang-orang yang datang kepada Anda. Anda memiliki begitu banyak harta! Cukup
pasanglah papan: “Masuklah dan kami akan menunjukkan kepada Anda jalan untuk
mengklaim warisan kebahagiaan surga yang konstan.” Akan tetapi, anak-anak tidak
memiliki intoksikasi ini. Mereka memiliki intoksikasi di sini, tetapi begitu
mereka pergi, mereka lupa. Anda harus memiliki minat untuk menunjukkan jalan
kepada orang lain yang datang, sehingga perahu mereka bisa menyeberang. Anda
memiliki banyak kekayaan. Anda bisa memberikan banyak permata kepada pengemis
atau jutawan yang datang kepada Anda. Baba membuat Anda terintoksikasi di sini,
tetapi itu kemudian menjadi seperti air soda. Baba mengisi celemek Anda dengan
permata-permata pengetahuan yang tak termusnahkan. Akan tetapi, ini berurutan;
jika ini ada dalam keberuntungan seseorang, dia pasti meresapkannya dengan penuh.
Baba berkata, “Berusahalah untuk terus mengingat Baba secara konstan. Jangan
berpikir bahwa Anda harus pergi ke center, kemudian duduk dengan tenang di suatu
tempat. Tidak. Kapan pun Anda ada waktu, selagi berjalan dan beraktivitas,
teruslah mengingat Sang Ayah. Biarlah tangan Anda terus bekerja dan hati Anda,
yaitu intelek Anda, tetap terhubung dalam yoga kepada Sang Ayah.” Akan ada
banyak manfaat bagi Anda dengan terus mengingat Sang Ayah; Anda akan menjadi
kaya selama 21 kelahiran. Sang Ayah yang tak terbatas memberikan warisan yang
tak terbatas kepada Anda. Bharata dahulu surga, tetapi sekarang adalah neraka.
Sang Ayah berkata, “Sekarang, ingatlah Saya, maka Anda jiwa-jiwa akan menjadi
satopradhan.” Ketika Anda mengingat Sang Ayah, intoksikasi Anda meningkat. Tak
seorang pun di dunia ini sekaya kita. Jika Anda tidak mengingat Sang Ayah,
bagaimana Anda bisa menerima kekayaan? Anda anak-anak menerima kebahagiaan tanpa
batas di surga. Orang-orang telah menuliskan begitu banyak cerita dongeng dalam
kitab-kitab suci. Mereka bahkan bernyanyi, “Sang raja adalah Rama dan rakyatnya
adalah semua yang menjadi milik Rama. Ada manfaat dalam kebenaran.” Kemudian,
mereka berkata bahwa Sita, istri Rama, diculik, dan bahwa Rama memimpin pasukan
monyet. Sebelumnya, Anda dahulu juga mempelajari semua hal itu tanpa memahaminya.
Anda sekarang memahami segala sesuatu dengan sangat baik. Mereka telah
menuliskan hal-hal yang begitu luar biasa! Sang Ayah berkata, “Saya harus
mengambil dukungan unsur alam.” Mereka telah menunjukkan Brahma, Vishnu, dan
Shankar dalam gambar Trimurti, tetapi mereka tidak mengerti siapa Vishnu itu,
atau di mana dia tinggal. Mereka mengatakan bahwa Kuil Vishnu adalah Kuil
Narayana, tetapi mereka sama sekali tidak memahami maknanya. Lakshmi dan
Narayana yang memerintah di zaman emas adalah wujud ganda Vishnu. Anda sekarang
sedang berubah dari manusia menjadi devi-devta. Beri tahulah semua orang yang
datang, “Kami adalah Brahma Kumar dan Brahma Kumari, jadi Prajapita Brahma
adalah ayah kami semua. Dia memiliki begitu banyak rakyat. Anda pasti pernah
mendengar namanya.” Tuhan menciptakan Brahmana melalui Brahma. Sang Ayah pasti
telah memberikan warisan kepada Anda anak-anak. Beliau membuat Anda menjadi
master dunia. Anda sedang menerima warisan dari Shiva Baba; yang satu adalah
ayah lokik dan yang lain adalah Sang Ayah parlokik. Anda sekarang telah
menemukan ayah alokik (halus) ini. Dia dahulu seorang ahli permata. Sebelumnya,
dia tidak tahu apa pun. Tentang dialah dikatakan, “Saya memasuki badannya pada
akhir kelahiran terakhir dari banyak kelahirannya.” Tradisi untuk memasuki masa
pensiun, melampaui suara, ada di Bharata. Setelah usia 60 tahun, mereka pensiun
dan pergi kepada guru. Sang Ayah memasuki badan orang ini dan berkata, “Engkau
sekarang harus pulang ke rumah.” Semua orang menginginkan mukti, tetapi tak
seorang pun tahu apa mukti itu. Tidak ada yang bisa melebur ke dalam unsur brahm.
Siklus dunia terus berputar. Semua jiwa harus memainkan perannya sendiri. Ada
ungkapan bahwa sejarah dan geografi dunia berulang. Drama ini sudah ditakdirkan
secara abadi. Anda harus memainkan peran 84 kelahiran Anda. Ini adalah tarian
pengetahuan. Orang-orang itu kemudian menunjukkan genderang Shankar. Bagaimana
mungkin Shankar, penghuni alam halus, bisa memainkan genderang? Sang Ayah telah
menjelaskan bahwa Anda dahulu seperti monyet. Oleh sebab itu, Beliau memimpin
Anda, pasukan monyet. Baba sedang memainkan genderang pengetahuan di hadapan
Anda; Beliau sedang memberikan pengetahuan kepada Anda. Baba sedang mengubah
ciri-ciri dan karakter Anda. Anda telah menjadi jelek karena duduk di atas
tungku sifat buruk nafsu birahi. Baba sekarang membuat Anda duduk di atas tungku
pengetahuan dan mentransformasi ciri-ciri serta karakter Anda, sehingga Anda
berubah dari jelek menjadi rupawan. Baba menjadikan Anda begitu terintoksikasi
di sini! Jadi, mengapa intoksikasi itu menguap? Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1.
Resapkanlah harta pengetahuan tanpa batas yang Sang Ayah sedang berikan kepada
Anda dan jadikanlah diri Anda kaya. Selain itu, donasikanlah harta ini kepada
semua orang. Isilah celemek siapa pun yang datang kepada Anda.
2. Hanya dengan
mengingat Sang Ayah, ada manfaat. Oleh sebab itu, selagi berjalan dan
beraktivitas, teruslah mengingat Sang Ayah sebanyak mungkin. Alamilah manisnya
semua relasi dengan Sang Ayah Yang Esa saja.
Berkah:
Semoga Anda
mengakhiri komplain Anda tentang pikiran sia-sia dengan selalu menyibukkan diri
dan dengan demikian menjadi sepenuhnya karmateet.
Badai pikiran
sia-sia menghalangi Anda untuk menjadi sepenuhnya karmateet. Untuk mengakhiri
komplain pikiran sia-sia ini, sibukkan mental Anda setiap saat. Pelajari seni
mengatur waktu Anda. Buat program di mana Anda harus menyibukkan mental Anda
sepanjang hari. Sibukkan mental Anda dengan empat hal setiap hari: 1. Pertemuan
(percakapan dari hati ke hati). 2. Berbicara (melakukan pelayanan). 3. Terhanyut
dalam cinta kasih. 4. Memiliki cinta kasih yang mendalam. Dengan melakukan ini,
waktu Anda akan digunakan dengan cara yang bermanfaat dan komplain pikiran
sia-sia akan berakhir.
Slogan:
Mereka yang
menganggap kesuksesan sebagai hak lahir Ketuhanan mampu untuk selalu bahagia.
Sinyal Avyakt:
Agar Senantiasa Ceria; Milikilah Sifat Santai, Luwes, dan Toleran
Agar memiliki
kemudahan dan kesederhanaan, perhatikan satu hal penting – tahapan Anda tidak
boleh bergantung pada pujian. Beberapa anak memiliki keinginan yang lebih besar
akan hasil dari perbuatan mereka, dan karena itu, ketika mereka tidak dipuji,
tahapan mereka berfluktuasi. Ketika mereka difitnah, mereka menjadi seperti anak
yatim. Mereka melepaskan tahapan mereka dan bahkan melupakan Sang Master pemilik
mereka. Karena itu, jangan biarkan tahapan Anda bergantung pada pujian.