22.09.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Anda telah menjadi bijak. Jadi, Anda harus sangat berminat untuk
mengakumulasi pendapatan. Luangkanlah waktu untuk mengingat Sang Ayah selagi
bekerja, maka Anda akan terus mengakumulasi pendapatan.
Pertanyaan:
Shrimat apa
yang Anda terima sekarang, yang belum pernah Anda terima sebelumnya?
Jawaban:
Pada saat ini,
Sang Ayah memberi Anda shrimat: 1. Anak-anak yang manis, bangunlah pada waktu
dini hari dan duduklah mengingat Sang Ayah, maka Anda akan mampu mengklaim
warisan penuh Anda. 2. Selagi tinggal di rumah bersama keluarga Anda, tetaplah
hidup suci seperti bunga lotus. Anda tidak mungkin menerima shrimat seperti ini
di perkumpulan spiritual yang lain. Semua perkumpulan spiritual itu tidak ada
hubungannya dengan Sang Ayah dan warisan.
Lagu:
Engkaulah
Sang Ibu dan Sang Ayah!
Om Shanti.
Ada berbagai
macam perkumpulan spiritual di Bharata pada khususnya dan di dunia pada umumnya.
Tidak mungkin ada perkumpulan spiritual lain, kuil, gereja, dan sebagainya, di
mana orang-orang memahami dengan intelek mereka bahwa mereka sedang mengklaim
suatu warisan. Anda, anak-anak yang sekarang duduk di sini dan di semua center,
sedang duduk mengingat Sang Ayah yang tak terbatas, dengan pikiran bahwa Anda
sedang mengklaim warisan daratan kebahagiaan dari Ayah Anda. Orang-orang tidak
meyakini hal ini di perkumpulan spiritual lain atau di gereja dan sebagainya;
ini hanya dipahami oleh intelek Anda anak-anak. Anda tahu bahwa Anda sedang
duduk mengingat Sang Ayah yang tak terbatas. Anda sedang mengklaim warisan dunia
baru, surga. Semua anak sedang mengklaim warisan dari Sang Ayah Yang Esa. Ada
begitu banyak anak, dan jumlah mereka terus bertambah. Anda semua menerima
shrimat: bangunlah pagi-pagi dan ingatlah Sang Ayah. Kita akan menerima warisan
ini dari Baba. Kita adalah milik Sang Ayah. Sang jiwa sekarang telah menerima
pengakuan dari Sang Ayah. Beliau memberi Anda petunjuk, “Ingatlah Saya, dan
selagi tinggal di rumah bersama keluarga Anda, tetaplah hidup suci seperti bunga
lotus.” Tidak semua orang bisa datang dan tinggal di sini begitu saja. Anda
pergi ke sekolah untuk belajar, kemudian pulang. Setiap murid bisa mengklaim
warisan dari pengajarnya. Demikian juga di sini. Anda bisa belajar setiap hari,
kemudian pulang dan pergi bekerja dan sebagainya. Anda tinggal di rumah bersama
keluarga Anda, dan Anda juga murid. Selagi tinggal di rumah, hiduplah suci
seperti bunga lotus. Tidak ada saniyasi yang berkata seperti ini. Anda sedang
duduk di sini secara nyata. Anda menjadi suci selagi tinggal dalam rumah tangga.
Tidak ada orang lain yang menjadi suci dan mengingat Sang Ayah Yang Maha Tinggi,
Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma). Sekalipun mereka mendengarkan
Gita dan mempelajarinya, mereka tidak mengingat Beliau. Perkataan mereka berbeda
dari apa yang mereka perbuat. Anda tahu bahwa Ayah kita berpengetahuan penuh.
Beliau memiliki pengetahuan tentang seluruh siklus drama. Sekarang, kita juga
sedang menerima pengetahuan ini. Siklus ini sangat bagus. Karena ini adalah
zaman peralihan yang paling penuh berkah, kelahiran Anda ini juga merupakan
kelahiran yang paling luhur. Bukankah ada bulan kabisat? Anda anak-anak sekarang
tahu bahwa kita benar-benar sedang dijadikan sebagai yang paling luhur oleh Sang
Ayah. Kita sekali lagi sedang menjadi manusia-manusia paling luhur yang
mengikuti maryadas tertinggi. Kita telah mengelilingi siklus 84 kelahiran sekali
lagi. Anda memiliki pengetahuan ini dalam intelek Anda. Hal ini tidak dijelaskan
dalam perkumpulan spiritual yang lain. Anda mengerti bahwa Anda harus menjadi
ini. Hanya Sang Ayah Yang Esa yang mampu menjadikan Anda sedemikian rupa. Anda
bisa menjelaskan gambar Lakshmi dan Narayana dengan sangat baik. Melalui Brahma,
mereka benar-benar mencapai status itu dengan kekuatan yoga. Anda harus
memunculkan ini dalam intelek Anda. Kedua wujud Brahma dan Saraswati, Lakshmi
dan Narayana, ditunjukkan. Bersama Brahma dan Saraswati, rakyat juga harus
ditunjukkan. Pikirkanlah semua aspek dengan sangat baik. Sang Ayah berkata,
“Ingatlah Saya.” Beliau bahkan berkata kepada Brahma, “Ingatlah Saya, maka Anda
akan menjadi ini.” Sang Ayah berkata kepada semua ciptaan yang lahir dari mulut
lotus Brahma, “Ingatlah Saya.” Intelek Anda mengerti bagaimana Anda harus
mengingat Beliau. Gambar-gambar ini ada di hadapan Anda. Selain itu, sangat
mudah untuk menyampaikan penjelasan dengan menggunakan berbagai gambar ini.
Sampaikanlah perkenalan Sang Ayah. Jelaskanlah juga gambar-gambar ini di
pameran-pameran. Anda memiliki keyakinan bahwa Yang Esa benar-benar adalah Sang
Ayah yang tak terbatas dari semua jiwa. Sesuai dengan ini, kita akan menerima
warisan yang tak terbatas. Kita, jiwa-jiwa yang tanpa citra jasmani, bersaudara.
Kita menjadi saudara dan saudari ketika kita mengambil wujud jasmani. Hanya
dengan mengambil wujud jasmani, barulah kita bisa belajar. Anak-anak Brahma
menjadi brother dan sister. Anda menerima warisan dari Sang Ayah. Tanamkanlah
ini dalam intelek Anda. Jelaskanlah ini kepada semua orang. Terlebih dahulu,
sampaikanlah perkenalan Sang Ayah. Kita semua bersaudara (brotherhood). Namun,
jika Anda mengatakan bahwa Tuhan berada di mana-mana, itu menjadi fatherhood.
Bagaimana mungkin fatherhood bisa menerima warisan? Dengan mengatakan bahwa
semua jiwa adalah Sang Ayah, Anda terus terjatuh dan tidak menerima warisan.
Dengan memahami tentang persaudaraan (brotherhood), Anda sekarang bisa menerima
warisan. Ketika Anda menjelaskan ini dengan sangat baik, semua pemikiran tentang
delapan devi-devta utama yang melekat dalam intelek orang-orang akan lenyap.
Jelaskanlah kepada mereka bahwa mereka memiliki dua ayah: Yang Esa adalah Sang
Ayah rohani, yang dari Beliau semua jiwa menerima keselamatan. Hanya Beliaulah
yang memberikan warisan kedamaian dan kebahagiaan, sehingga semua jiwa menjadi
bahagia. Beliau disebut sebagai Tuhan, Sang Ayah, Sang Pencipta Surga, yaitu
Yang Esa, yang menciptakan surga. Terlebih dahulu, biarlah pengaruh Sang Ayah
menyentuh intelek mereka. Yang Esa adalah Sang Ayah yang tak terbatas dari semua
jiwa. Hanya Beliaulah yang disebut Sang Penyuci. Anda semua, jiwa-jiwa, adalah
anak-anak dari Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita
Paramatma). Teguhkanlah keyakinan ini. Terlebih dahulu, tanamkanlah aspek utama
ini dalam intelek mereka. Hanya jika mereka memahami hal ini, barulah derajat
kebahagiaan mereka bisa naik, sehingga mereka kemudian bisa berkata, “Kami pasti
akan mengingat Sang Ayah. Kami memiliki keyakinan bahwa kami akan menjadi master
dunia dengan mengingat Sang Ayah.” Mereka akan penuh dengan kebahagiaan ini.
Mereka yang bijak dan inteleknya berkeyakinan penuh pasti berkata,
“Pertama-tama, mari kita pergi menemui Sang Ayah yang tak terbatas, yang
memasuki badan Dada.” Shiva Baba hanya bisa berbicara kepada kita melalui Brahma
Baba. Jika Anda, jiwa-jiwa, belum bertemu dengan Beliau, bagaimana Anda bisa
mengingat Beliau? Hanya ketika anak-anak diadopsi, barulah mereka mampu
mengingat Beliau. Jika Anda belum diadopsi, bagaimana mungkin Anda bisa
mengingat Beliau? Pertama-tama, jadilah milik Beliau. Anda harus segera menemui
Sang Ayah. Beliau akan bertanya, “Sadarkah Anda bahwa Anda adalah jiwa? Saya
adalah Ayah Anda, jiwa-jiwa.” Shiva Baba berbicara kepada Anda. Ayah saya, jiwa
ini, juga adalah Ayah Anda. Beliau bertanya kepada Anda, apakah Anda memiliki
keyakinan bahwa satu-satunya Ayah dari semua jiwa hanyalah Yang Esa. Beliau
pasti memberi Anda warisan. Anda juga harus menjadi suci. Di samping mengingat
Beliau, Anda harus melupakan segala sesuatu yang lain. Anda, jiwa-jiwa, datang
dari rumah, tanpa badan; Anda tidak memiliki badan maupun relasi badan. Hanya
setelah jiwa memasuki badan, kemudian sesudah badannya bertumbuh besar, barulah
dia bisa menerima semua penjelasan: “Ini adalah ayah Anda. Ini adalah si ini dan
si itu.” Jiwa itu sendiri tak terikat dengan semua relasi. Ketika jiwa tersebut
meninggalkan badannya, orang berkata, “Ketika Anda mati, dunia pun mati bagi
Anda.” Jiwa itu terbebas dari semua ikatan, sampai dia mengambil badan yang baru.
Jiwa tersebut memasuki rahim seorang ibu, kemudian dilahirkan. Hanya ketika jiwa
sudah memiliki kesadaran, barulah bisa ada persoalan relasi. Anda anak-anak juga
harus menjelaskan ini di sini. Lupakanlah segala sesuatu selagi hidup. Mengingat
Sang Ayah Yang Esa disebut sebagai ingatan yang tak tercemar. Inilah yang
disebut “yoga”. Manusia di dunia ini mengingat banyak yang lain. Anda memiliki
ingatan yang tak tercemar. Sang jiwa tahu bahwa semua relasi badan itu akan
berakhir dan bahwa satu-satunya relasi kita hanyalah dengan Sang Ayah Yang Esa.
Semakin banyak Anda mengingat Sang Ayah, semakin banyak juga dosa-dosa Anda yang
terhapus. Bukan berarti bahwa dengan mengingat sahabat dan kerabat Anda, berarti
Anda melakukan dosa. Tidak. Anda melakukan dosa pada saat melakukan perbuatan
yang salah. Dengan mengingat sosok-sosok yang lain, Anda bukan mengakumulasi
dosa, tetapi itu jelas menyia-nyiakan waktu. Dengan mengingat Sang Ayah Yang Esa,
dosa-dosa Anda terhapus. Inilah cara untuk membuang dosa-dosa Anda. Akan tetapi,
Anda juga mengingat sahabat dan kerabat Anda. Lakukanlah bisnis dan segala hal
yang lain untuk menafkahi badan Anda, tetapi teruslah mengingat Sang Ayah kapan
pun Anda ada waktu, maka campuran ketidaksucian akan dihilangkan. Inilah hal
yang utama. Dalam hati, pikirkanlah cara untuk berubah dari tidak suci menjadi
suci. Anda harus mengingat Sang Ayah. Anda harus tinggal di rumah bersama
keluarga Anda. Para saniyasi meninggalkan badan mereka dan lahir dalam keluarga
orang yang berumah tangga. Bukan berarti bahwa mereka menjadi suci, kelahiran
demi kelahiran. Dunia tanpa sifat buruk tidak ada pada saat ini. Ini adalah
dunia penuh sifat buruk. Tak seorang pun bisa terbebas darinya. Karena kita
tinggal di dunia penuh sifat buruk, pasti terdapat suatu kelemahan atau yang
lain. Akan tetapi, hanya ada dua dunia: yang pertama adalah dunia tanpa sifat
buruk, dan yang kedua adalah dunia penuh sifat buruk. Devi-devta tinggal di
dunia yang suci. Menjelaskan hal ini tentu sangat mudah. Dunia yang tidak suci
ini sekarang harus dihancurkan. Klaimlah warisan dari Sang Ayah yang tak
terbatas sebelum penghancuran terjadi. Baba berkata, “Tanggalkanlah semua relasi
badan, milikilah keyakinan bahwa Anda adalah jiwa, dan ingatlah Sang Ayah, maka
Anda akan menjadi suci.” Sang Ayah berkata, “Anda menyebut Saya sebagai Sang
Penyuci.” Ada banyak orang yang mandi di Sungai Gangga. Bukan berarti bahwa Anda
bisa menjadi suci dengan mandi di sana. Anda harus menjelaskan dengan sangat
baik di berbagai pameran. Prajapita, Ayah Umat Manusia, harus ada di sini. Di
bawah, Brahma bersama dengan para Brahma Kumar dan Brahma Kumari ditunjukkan
sedang melakukan tapasya. Anda harus menjelaskan hal ini dengan sangat baik.
Anda harus menjelaskan dari dalam hati Anda, karena dengan menyampaikan terlalu
banyak pengetahuan secara dangkal, Anda justru akan menghina nama Baba. Ketika
Anda merasa bahwa Anda bingung mengenai suatu hal, mintalah mereka menunggu
sementara Anda memanggil sister yang lain. Beberapa orang lebih pandai daripada
yang lain. Pameran dan acara harus diawasi untuk memastikan bahwa semua orang
menyampaikan penjelasan, dan tidak memperdebatkan segala sesuatu. Seseorang yang
mengenal semua orang harus berjaga di pintu masuk, karena ada begitu banyak
golongan orang yang datang. Anda pasti harus memberi hormat kepada orang-orang
penting. Pasti ada perbedaan tertentu. Jangan merasa bahwa orang yang itu lebih
dikasihi dibandingkan yang lain dan ada diskriminasi. Ini bukan diskriminasi.
Beberapa orang beranggapan bahwa orang-orang penting diperlakukan dengan
keramahtamahan yang lebih istimewa di sini. Mereka yang serviceable pasti
diperlakukan dengan keramahtamahan seperti itu. Jika seseorang membangunkan
suatu gedung, dia pasti akan diperhatikan dan diberi keramahtamahan semacam itu.
Lagi pula, gedung-gedung itu dibangun bagi Anda. Rakyat dengan sendirinya pasti
memperhatikan mereka yang berupaya dan menjadi raja. Mereka yang berstatus
tinggi pasti diperlakukan dengan keramahtamahan yang lebih istimewa dibandingkan
mereka yang berstatus rendah. Semua jiwa di dunia adalah anak-anak Sang Ayah
yang tak terbatas. Meskipun demikian, Beliau mengambil kelahiran di Bharata.
Orang-orang Bharata, yang pada mulanya luhur, sekarang telah menjadi merosot.
Sang Ayah berkata, “Saya telah datang untuk mengajar Anda. Saya datang ke
Bharata dan semua jiwa memperoleh manfaat.” Ada istilah “pada khususnya” dan
“pada umumnya”. Bharata sekarang neraka, dan harus menjadi surga. Oleh sebab itu,
Beliau pasti harus datang ke Bharata, bukan? Apa yang bisa dilakukan Beliau
dengan pergi ke tempat lain? Di Bharatalah orang-orang di jalan pemujaan pertama
kali membangun kuil yang sangat indah untuk Somnath, sama seperti gereja-gereja
megah yang mereka bangun di luar negeri, karena itu adalah kerajaan yang diklaim
oleh Paus. Tidak semua gereja sama; mereka pasti berurutan. Kuil Somnath dahulu
penuh dengan berlian dan batu permata. Orang-orang Muslim menjarahnya dan
membawa pergi semuanya. Anda dahulu begitu kaya raya. Apa yang bisa Anda jarah
dari gereja? Orang-orang mengejar uang. Mahmud Guznawi menjarah begitu banyak
kekayaan, kemudian bangsa Inggris datang. Mereka juga terus mengirim kekayaan
Bharata ke luar negeri dan merampas begitu banyak harta. Anda sekarang sedang
menerimanya kembali sebagai gantinya. Mereka mengucurkan dana miliaran rupee.
Anda menerima semua ini pada saat kondisi mendesak. Seandainya Anda tidak
memiliki rekening ini, bagaimana mungkin Anda bisa terus bertahan pada saat
terdesak? Sang Ayah menjelaskan kepada Anda tentang bagaimana drama ini tercipta.
Lihatlah perhitungan memberi dan menerima ini. Meskipun demikian, sekarang, Anda
anak-anak harus menjadi master surga. Lihatlah bagaimana sejarah dan geografi
dunia berputar sepanjang siklus. Ini juga telah dijelaskan kepada Anda anak-anak.
Kemudian, Anda diberi tahu, “Anak-anak, jadilah Manmanabhawa! Semua ini akan
berulang. Dari sato, segala sesuatu akan menjadi tamopradhan. Anda harus bekerja
dan lain-lain sepanjang hari. Oleh karenanya, di samping itu, kapan pun Anda
punya waktu, ingatlah Saya.” Kadang, Anda juga punya waktu luang di tempat kerja.
Beberapa orang memiliki pekerjaan yang begitu santai, mereka hanya perlu
menandatangani beberapa dokumen, itu saja! Ada banyak orang yang banyak memiliki
waktu luang. Bahkan, di malam hari, Anda bebas. Sepanjang hari, Anda
mengakumulasi pendapatan untuk menafkahi badan Anda. Jadi, kumpulkanlah
pendapatan ini di malam hari. Ini adalah untuk 21 kelahiran Anda di masa depan.
Ada ungkapan, “Sedetik, setengah detik.” Teruslah mengingat Sang Ayah semaksimal
mungkin, maka Anda akan mengakumulasi pendapatan besar. Mereka yang bijak pasti
mengerti bahwa mereka benar-benar bisa mengakumulasi banyak pendapatan. Beberapa
orang bahkan menuliskan dalam catatan kemajuan diri mereka, “Saya mengingat Baba
sekian lama.” Di jalan ketidaktahuan, beberapa orang mencatat jadwal harian
mereka. Jika Anda menulis catatan kemajuan diri Anda, Anda akan mampu menjaga
perhatian. Pastikan bahwa waktu Anda tidak tersia-sia, atau bahwa Anda tidak
melakukan perbuatan berdosa. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Jangan
membuang-buang waktu Anda dengan mengingat sosok berbadan. Jangan melakukan
perbuatan salah apapun yang dapat menjadi perbuatan berdosa.
2. Ingatlah Sang
Ayah Yang Esa seumur hidup Anda dan lupakan segala hal yang lain. Lakukanlah
perbuatan untuk menafkahi badan Anda. Namun, di samping itu, jadilah bijak dan
kumpulkanlah pendapatan yang tak termusnahkan. Tulislah catatan ingatan.
Berkah:
Semoga Anda
senantiasa menjalankan tugas-tugas luhur dengan kesadaran akan tahapan serta
status Anda yang sempurna, dan Anda akan menjadi setara dengan Sang Ayah.
Senantiasalah sadar
di setiap saat bahwa ketika melakukan perbuatan apa pun, Anda berada di atas
panggung setiap detiknya. Dengan memperhatikan setiap perbuatan Anda, Anda akan
semakin mendekati tahapan kesempurnaan. Selain itu, dengan tetap menyadari
status Anda saat ini dan di masa depan, setiap perbuatan Anda akan menjadi lebih
luhur. Kesadaran akan kedua hal ini akan membuat Anda setara dengan Sang Ayah.
Dengan menjadi setara, Anda akan bisa dengan mudah menangkap pikiran yang ada di
mental jiwa lain. Untuk itu, Anda hanya perlu memiliki kekuatan untuk
mengendalikan pikiran Anda. Jangan biarkan ada campuran apa pun dalam pikiran
Anda.
Slogan:
Keinginan
adalah penyebab kecemburuan dan kurangnya pencapaian. Di mana ada segala
pencapaian, di situ terdapat kebahagiaan.
Sinyal Avyakt:
Sekarang Munculkan Wujud Pemberkah Anda
Di setiap detik dan
dalam setiap pikiran, periksalah apakah Anda telah memberi sesuatu dan bukan
justru mengambil. Teruslah memberi. Anda memang harus menerima dari Sang Ayah,
dan hal itu sudah Anda lakukan. Kini, giliran Anda untuk memberi. Semakin sibuk
Anda dalam memberi, semakin mudah pula bagi Anda untuk melewati situasi sulit
apa pun. Segalanya akan menjadi mudah, karena dengan menjadi donatur agung, Anda
dengan sendirinya menerima kekuatan yang besar.