24.11.25 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, ini adalah waktu Anda yang paling berharga. Oleh karenanya, Anda
tidak boleh menyia-nyiakannya. Donasikanlah pengetahuan kepada mereka yang layak.
Pertanyaan:
Apa cara yang
mudah untuk terus meresapkan kebajikan luhur dan memperbarui perilaku Anda?
Jawaban:
Jelaskan
kepada orang lain hal-hal yang Baba jelaskan kepada Anda. Donasikanlah harta
pengetahuan dan Anda akan dengan mudah meresapkan kebajikan luhur dan perilaku
Anda akan terus diperbarui. Mereka yang tidak mampu mengingat pengetahuan ini
dalam intelek mereka dan tidak mendonasikan harta pengetahuan adalah kikir.
Mereka menciptakan kerugian yang tidak diperlukan terhadap diri mereka sendiri.
Lagu:
Jangan
lupakan hari-hari masa kanak-kanakmu!
Om Shanti.
Anak-anak
yang termanis, Anda telah mendengar lagu itu dan Anda juga mengerti maknanya
dengan sangat baik. Jangan lupa bahwa Anda adalah jiwa dan bahwa Anda adalah
anak-anak Sang Ayah yang tak terbatas. Satu menit Anda sangat bahagia dalam
ingatan Sang Ayah, dan menit berikutnya Anda lupa tentang Beliau dan Anda merasa
tidak bahagia. Satu menit Anda hidup dan menit berikutnya Anda mati; satu menit
Anda milik Sang Ayah yang tak terbatas dan menit berikutnya Anda kembali ke
keluarga fisik Anda. Oleh karena itu, Sang Ayah berkata, “Hari ini Anda tertawa,
tetapi besok jangan menangis!” Inilah arti dari lagu itu. Anda anak-anak tahu
bahwa manusia paling banyak tersandung-sandung demi kedamaian; mereka berziarah.
Bukan berarti bahwa mereka menemukan kedamaian dengan tersandung-sandung ke
mana-mana. Hanya pada zaman peralihan inilah Sang Ayah datang dan menjelaskan
kepada Anda. Pertama-tama, kenalilah diri Anda sendiri! Jiwa adalah perwujudan
kedamaian. Tempat hunian mereka adalah hunian kedamaian. Ketika jiwa-jiwa turun
ke sini, mereka pasti harus melakukan perbuatan. Ketika Anda ada di hunian
kedamaian, Anda selalu damai. Ada kedamaian juga di zaman emas; ada kebahagiaan
dan juga kedamaian. Hunian kedamaian tidak disebut daratan kebahagiaan. Tempat
di mana ada kebahagiaan disebut daratan kebahagiaan dan tempat di mana ada
penderitaan disebut daratan penderitaan. Anda sekarang mengerti semua hal ini.
Untuk membuat orang-orang mengerti hal-hal ini, Anda harus menjelaskan kepada
mereka secara pribadi. Ketika orang memasuki pameran, terlebih dahulu berilah
mereka perkenalan Sang Ayah. Anda telah menerima penjelasan bahwa Sang Ayah bagi
semua jiwa hanyalah Yang Esa. Beliau adalah Tuhan dari Gita. Semua yang lainnya
adalah jiwa-jiwa. Jiwa-jiwa menanggalkan badan mereka dan lahir kembali dalam
badan baru. Nama badan-badan itu berubah. Nama “jiwa” tidak berubah. Anda
anak-anak bisa menjelaskan, “Hanya Sang Ayah yang tak terbataslah yang
memberikan warisan kebahagiaan. Sang Ayah mendirikan dunia kebahagiaan. Tidak
mungkin Sang Ayah mendirikan dunia penderitaan. Dahulu ada kerajaan Lakshmi dan
Narayana di Bharata. Ada gambar-gambarnya.” Beri tahulah mereka, “Anda bisa
menerima warisan kebahagiaan ini.” Jika mereka mengatakan bahwa ini adalah
imajinasi Anda, Anda harus meninggalkan mereka. Orang-orang yang berpikir bahwa
ini adalah imajinasi Anda, tidak akan mengerti apa pun. Waktu Anda sangat
berharga. Tidak ada orang lain di dunia yang waktunya seberharga waktu Anda.
Waktu orang penting sangat berharga. Waktu Sang Ayah sangat berharga! Sang Ayah
menjelaskan segalanya kepada Anda dan mengubah Anda sepenuhnya. Oleh karena itu,
Sang Ayah hanya memberi tahu Anda anak-anak, “Jangan sia-siakan waktu Anda yang
berharga. Berilah pengetahuan kepada mereka yang layak.” Anda harus menjelaskan
kepada mereka yang layak. Tidak semua anak bisa memahami pengetahuan ini; ada
yang tidak memiliki intelek untuk memahami. Terlebih dahulu, berikanlah
perkenalan Sang Ayah. Sebelum mereka mengerti bahwa Sang Ayah bagi kita
jiwa-jiwa adalah Shiva, mereka tidak akan mampu memahami apa pun yang lain.
Jelaskanlah kepada mereka dengan banyak cinta kasih dan kerendahan hati.
Kemudian, biarkan mereka pergi, karena mereka yang berasal dari komunitas iblis
tidak akan segan-segan memulai perdebatan. Pemerintah begitu banyak memuji para
mahasiswa! Pemerintah mengatur banyak hal untuk mereka. Para mahasiswalah yang
terlebih dahulu melemparkan batu. Mereka memiliki banyak kemarahan (josh) dalam
diri mereka. Orang-orang yang tua dan ibu-ibu tidak mampu melemparkan batu
dengan banyak kekuatan. Pada umumnya, para pelajarlah yang membuat banyak
keributan. Merekalah yang dilatih untuk maju berperang. Sang Ayah sekarang
menjelaskan kepada Anda jiwa-jiwa, “Anda telah terjungkir ke bawah, bukannya
menyadari diri Anda sebagai jiwa, Anda menganggap diri Anda sebagai badan.” Sang
Ayah sekarang membuat Anda tegak kembali ke posisi yang benar. Ada perbedaan
bagaikan siang dan malam. Dengan berbalik tegak ke posisi yang benar, Anda
menjadi master dunia. Anda sekarang mengerti bahwa Anda telah terjungkir ke
bawah selama setengah siklus. Sang Ayah sekarang membuat Anda berbalik tegak
kembali ke posisi yang benar untuk setengah siklus. Ketika Anda menjadi
anak-anak Tuhan, Anda menerima warisan kedaulatan atas seluruh dunia. Ketika
Rahwana memutar Anda menjadi terjungkir ke bawah, segalanya hancur dan Anda
terus jatuh. Anda anak-anak mengerti tentang kerajaan Rama dan kerajaan Rahwana.
Anda harus selalu mengingat Sang Ayah. Meskipun Anda harus bekerja demi nafkah
Anda, Anda masih punya banyak waktu. Jika Anda tidak ada murid atau tidak ada
yang harus dikerjakan, duduklah mengingat Sang Ayah. Penghasilan itu adalah
untuk waktu sementara, sedangkan penghasilan ini adalah untuk selamanya. Anda
harus memberi lebih banyak perhatian pada ini. Maya berulang kali membawa
pikiran Anda menjauh ke arah lain. Ini akan terus terjadi. Maya terus membuat
Anda lupa. Mereka menunjukkan suatu sandiwara berdasarkan ini: Tuhan mengatakan
satu hal dan Maya mengatakan hal yang lain. Sang Ayah berkata kepada anak-anak,
“Selalulah mengingat Saya saja! Dalam hal inilah ada rintangan. Tidak ada
rintangan sebanyak itu dalam hal-hal lainnya.” Ada banyak yang dipukuli karena
kesucian. Ada memorial tentang waktu saat ini yang ditulis dalam Bhagawad. Ada
iblis-iblis perempuan: Putna, Supnaka, dan sebagainya. Semua hal itu berhubungan
dengan masa sekarang ini, ketika Sang Ayah datang dan menyucikan Anda. Mereka
merayakan apa pun yang Anda alami di masa lalu dalam bentuk hari raya. Mereka
terus memuji masa lalu. Mereka terus menyanyikan pujian tentang kerajaan Rama
karena itu telah menjadi masa lalu. Sebagai contoh, Kristus datang dan
mendirikan agama itu. Mereka punya waktu dan tanggal untuk itu, jadi mereka
terus merayakan hari lahirnya. Bisnis itu terus berlanjut di jalan pemujaan
selama setengah siklus. Itu tidak terjadi di zaman emas. Dunia ini akan hancur.
Ada sangat sedikit dari Anda yang mengerti hal-hal ini. Sang Ayah telah
menjelaskan bahwa semua jiwa harus kembali pulang pada saat akhir. Semua jiwa
akan melepaskan badan mereka dan kembali pulang. Anda anak-anak mengerti bahwa
waktu tinggal beberapa hari saja. Segalanya sekarang akan hancur sekali lagi.
Hanya kitalah yang akan pergi ke zaman emas; tidak semua jiwa akan pergi ke sana.
Mereka yang pergi pada siklus yang lalu, akan pergi lagi, secara berurutan.
Merekalah yang belajar dengan baik, dan juga yang mengajar orang lain. Mereka
yang belajar dengan sangat baik, ditransfer sesuai dengan peringkat mereka. Anda
juga ditransfer. Anda mengerti bahwa semua jiwa akan pergi, dan duduk di hunian
kedamaian, dan bahwa mereka kemudian akan terus turun, secara berurutan. Sang
Ayah berkata, “Meskipun demikian, hal yang utama adalah memberi perkenalan Sang
Ayah.” Selalulah mengucapkan nama Sang Ayah. Apa itu jiwa? Apa yang dimaksud
dengan Sang Jiwa Yang Maha Tinggi? Tak seorang pun di dunia mengetahui ini.
Walaupun mereka mengatakan bahwa sebuah bintang yang luar biasa berkilau di
tengah dahi, mereka tidak mengerti apa pun lebih dari itu. Pengetahuan ini hanya
ada dalam intelek sedikit orang di antara Anda. Anda berulang kali melupakannya.
Pertama-tama, jelaskan bahwa Sang Ayah adalah Sang Penyuci. Beliau memberi kita
warisan dan juga menjadikan kita maharaja yang terbesar. Anda memiliki lagu,
“Akhirnya, hari itu telah tiba.” Di jalan pemujaan, Anda mencari-cari jalan ini.
Pemujaan dimulai pada awal zaman perunggu, dan kemudian, pada saat akhir, Sang
Ayah datang dan menunjukkan jalan kepada Anda. Ini dikenal sebagai waktu
pelunasan. Semua rekening dari ikatan iblis akan dilunasi dan Anda kemudian akan
pulang. Anda mengetahui peran 84 kelahiran. Peran ini terus dimainkan.
Orang-orang merayakan Shiva Jayanti. Jadi, Shiva pasti telah datang. Beliau
pasti telah melakukan sesuatu. Hanya Beliau yang menciptakan dunia baru. Lakshmi
dan Narayana dahulu adalah master, tetapi sekarang tidak lagi. Sang Ayah sekali
lagi mengajar Anda Raja Yoga. Beliau telah mengajar Anda Raja Yoga ini
sebelumnya. Ini tidak bisa muncul dari bibir siapa pun kecuali Anda. Hanya Anda
yang bisa menjelaskan ini. Shiva Baba mengajar kita Raja Yoga. Ketika
orang-orang mengatakan, “Shivohum,” itu salah. Sang Ayah sekarang juga telah
menjelaskan kepada Anda, “Anda mengelilingi siklus dan masuk marga devi-devta
dari marga Brahmana.” Anda bisa menjelaskan arti “Hum so, so hum”. Kita sekarang
adalah para Brahmana dan ini adalah siklus 84 kelahiran. Ini bukanlah mantra
untuk dirapalkan. Arti dari ini harus ada dalam intelek Anda. Itu adalah masalah
satu detik. Sebagaimana Anda mampu untuk mengerti segalanya mengenai benih dan
pohon dalam satu detik, demikian pula, Anda mengerti rahasia tentang “Hum so, so
hum” dalam satu detik. Kita mengelilingi siklus seperti ini, dan ini juga
disebut chakra kesadaran diri. Ketika Anda memberi tahu seseorang bahwa Anda
adalah pemutar chakra kesadaran diri, dia tidak akan percaya kepada Anda. Dia
akan mengatakan bahwa Anda memberi diri Anda sendiri gelar itu. Kemudian, Anda
bisa menjelaskan bagaimana Anda mengalami 84 kelahiran. Siklus ini terus
berputar. Jiwa memperoleh penglihatan mengenai 84 kelahiran. Ini disebut sebagai
memutar chakra kesadaran diri. Ketika mereka mendengar ini, mereka pada awalnya
akan heran; mereka akan berpikir, “Dongeng apa yang mereka sedang karang?”
Kemudian, ketika Anda memberi mereka perkenalan Sang Ayah, mereka tidak lagi
berpikir bahwa Anda menceritakan kisah dongeng. Anda mengingat Sang Ayah. Ada
nyanyian, “Baba, ketika Engkau datang, kami akan menyerahkan diri kami kepada-Mu.
Kami hanya akan mengingat Engkau.” Sang Ayah berkata, “Anda mengatakan ini. Jadi,
Saya sekarang mengingatkan Anda mengenai ini. Jadilah penghancur keterikatan dan
hancurkan semua keterikatan kepada badan Anda juga. Sadarilah diri Anda sebagai
jiwa dan ingatlah Saya saja dan dosa-dosa Anda akan terhapus.” Semua orang akan
menyukai hal-hal manis yang Anda jelaskan kepada mereka. Jika mereka tidak
memiliki perkenalan Sang Ayah, mereka akan terus memiliki keragu-raguan mengenai
suatu hal tertentu atau lainnya. Inilah sebabnya Anda pertama-tama harus menaruh
dua atau tiga gambar di hadapan mereka yang juga memiliki perkenalan Sang Ayah.
Dengan menerima perkenalan Sang Ayah, mereka juga akan menerima perkenalan
tentang warisan. Sang Ayah berkata, “Saya menjadikan Anda raja diraja. Buatlah
gambar tentang raja bermahkota tunggal bersujud kepada raja bermahkota-ganda.
Mereka kemudian akan mampu untuk mengerti makna dari menjadi layak dipuja dan
menjadi pemuja.” Pertama-tama, mereka memuja Sang Ayah dan kemudian mereka
memuja patung-patung mereka sendiri. Mereka membuat patung-patung tentang orang
suci yang ada di masa lampau dan memuja itu. Anda menerima pengetahuan ini
sekarang. Sebelumnya, Anda mengatakan kepada Tuhan, “Engkau layak dipuja dan
Engkau adalah pemuja.” Anda sekarang telah menerima penjelasan bahwa Andalah
yang mengelilingi siklus ini. Selalulah mengingat pengetahuan ini dalam intelek
Anda dan Anda kemudian juga bisa menjelaskan kepada orang lain. Kekayaan Anda
tidak pernah habis dengan mendonasikannya. Mereka yang tidak mendonasikan
kekayaan disebut kikir. Anda harus menjelaskan kepada orang lain apa yang Sang
Ayah telah jelaskan kepada Anda. Jika Anda tidak menjelaskan kepada orang lain,
Anda mendatangkan kerugian yang tidak diperlukan atas diri Anda sendiri. Anda
tidak akan mampu untuk meresapkan kebajikan luhur. Perilaku Anda juga akan
menjadi seperti itu. Anda masing-masing bisa mengerti sendiri. Anda sekarang
telah menerima pengertian. Semua jiwa lain tidak bijak. Anda sekarang mengetahui
segalanya. Sang Ayah berkata, “Di sisi ini ada komunitas devi-devta dan di sisi
yang lain ada komunitas Iblis. Intelek Anda bisa mengerti bahwa Anda sekarang
ada di zaman peralihan.” Satu anggota keluarga mungkin saja milik zaman
peralihan, sementara satu anggota yang lain milik zaman besi; keduanya tinggal
bersama-sama. Kemudian, ketika terlihat bahwa orang itu tidak layak untuk
disebut angsa, taktik harus diciptakan. Kalau tidak, dia akan terus menciptakan
halangan. Anda harus berupaya untuk membuat orang lain sama seperti diri Anda.
Jika tidak, mereka akan terus mendatangkan masalah. Anda kemudian harus akan
menemukan cara untuk menjauhi mereka. Akan ada rintangan. Pengetahuan ini hanya
diberikan oleh Anda. Anda harus menjadi sangat manis. Anda juga harus menjadi
penghancur keterikatan. Ketika Anda melepaskan salah satu sifat buruk, sifat
buruk lainnya menciptakan kesulitan. Anda kemudian harus mengerti bahwa
segalanya terjadi sama seperti dalam siklus yang lalu. Dengan memiliki
pengertian ini, Anda hanya tetap diam. Anda telah mengerti tujuan. Bahkan
anak-anak yang menjelaskan dengan sangat baik pun bisa jatuh; mereka ditampar
dengan kekuatan besar. Orang kemudian mengatakan, “Mereka pasti telah ditampar
di siklus yang lalu juga.” Anda masing-masing bisa mengerti dalam hati Anda. Ada
yang bahkan menulis, “Baba, saya menjadi marah dan memukul seseorang. Saya
membuat kesalahan ini.” Sang Ayah menjelaskan, “Kendalikanlah diri Anda sebanyak
mungkin. Ada begitu banyak jenis manusia yang berbeda-beda. Ada banyak serangan
terhadap yang polos.” Laki-laki kuat, sedangkan wanita lemah. Sang Ayah sekali
lagi mengajari Anda cara berperang dalam cara yang tersamar. Melaluinya, Anda
mampu menaklukkan Rahwana. Tak seorang pun yang lain memahami peperangan ini
dalam intelek mereka. Anda, yang mampu memahaminya, juga berurutan. Ini adalah
hal-hal yang benar-benar baru. Anda sekarang sedang belajar untuk pergi ke
daratan kebahagiaan. Anda sekarang mengingat ini, tetapi Anda kemudian lupa. Hal
yang utama adalah perziarahan ingatan. Dengan mengingat Sang Ayah, kita akan
menjadi suci. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, salam, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Apa pun
yang terjadi, anggaplah itu sebagai takdir dan tetaplah diam. Jangan menjadi
marah. Kendalikanlah diri Anda sebanyak mungkin. Ciptakanlah cara untuk berusaha
membuat orang lain setara dengan diri Anda.
2. Berilah semua
orang pengenalan Sang Ayah dengan banyak cinta kasih dan kerendahan hati. Beri
tahulah semua orang tentang hal-hal manis yang Sang Ayah katakan, “Sadarilah
diri Anda sebagai jiwa dan ingatlah Saya. Taklukkanlah semua keterikatan
terhadap badan Anda.”
Berkah:
Semoga Anda
menjadi penuh belas kasih secara tanpa pamrih dan menyelamatkan jiwa-jiwa yang
menjadi pengemis maupun jiwa-jiwa pengembara.
Anda semua,
anak-anak yang penuh belas kasih yang tanpa pamrih, memiliki pikiran penuh belas
kasih untuk mengingatkan banyak jiwa tentang wujud spiritual dan destinasi
mereka, dalam sedetik. Karena pikiran Anda yang penuh belas kasih, para pengemis
itu akan memperoleh sekilas pandang tentang semua harta. Jiwa-jiwa yang
mengembara akan melihat di hadapan mereka, tepian pantai destinasi mukti dan
jeevan-mukti. Anda akan memainkan peran sebagai penghapus kesengsaraan dan
pemberkah kebahagiaan, serta Anda akan selalu membawa kunci ajaib dan memahami
cara membuat jiwa-jiwa yang tidak bahagia menjadi bahagia.
Slogan:
Jadilah
pelayan yang melakukan pelayanan tanpa pamrih maka Anda pasti akan menerima buah
dari pelayanan Anda.
Sinyal Avyakt:
Kembangkanlah Latihan Tahapan Terpisah dari Badan (Ashariri dan Videhi)
Pada saat-saat
terakhir, lima unsur alam akan mencoba mengguncang Anda dengan sangat kuat.
Namun, Anda jiwa-jiwa yang mempraktikkan tahapan terpisah dari badan, akan lulus
dengan pujian dengan menjadi kokoh dan tak tergoyahkan. Semua situasi itu akan
berlalu dan Anda akan memberikan bukti bahwa Anda lulus dengan pujian, sama
seperti Brahma Baba. Untuk mencapai ini, luangkanlah waktu untuk melayani lima
unsur alam dan terus memberikan sakaash restu baik.