25.11.25 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Anda harus memiliki kepedulian untuk membuat diri Anda, sang jiwa,
satopradhan. Pastikanlah bahwa tidak ada kelemahan yang masih tersisa dan bahwa
Maya tidak membuat Anda menjadi ceroboh.
Pertanyaan:
Perkataan
penuh berkah apa yang harus selalu muncul dari bibir Anda anak-anak?
Jawaban:
Ucapkanlah
selalu kata-kata yang penuh berkah ini, “Kita akan berubah dari manusia biasa
menjadi Narayana, tidak kurang dari itu.” Kita dahulu adalah master dunia dan
akan menjadi itu lagi. Namun, tujuan ini sangat tinggi. Oleh karena itu, Anda
harus selalu sangat berhati-hati. Periksalah catatan kemajuan diri Anda.
Tempatkanlah tujuan dan sasaran Anda di hadapan Anda, teruslah berupaya, dan
jangan berkecil hati.
Om Shanti.
Sang Ayah
duduk di sini dan menjelaskan kepada Anda, anak-anak rohani. Sebelum Anda duduk
di sini dalam perziarahan ingatan, jelaskanlah kepada para brother dan sister,
“Duduklah di sini dalam kesadaran jiwa dan ingatlah Sang Ayah.” Anda harus
mengingatkan mereka tentang ini. Anda sekarang diberi kesadaran ini: “Saya
adalah jiwa dan Ayah saya telah datang untuk mengajar saya. Saya belajar melalui
organ fisik ini.” Sang Ayah juga mengambil dukungan dari organ fisik dan pertama-tama
mengatakan melalui orang ini, “Ingatlah Sang Ayah!” Anda anak-anak telah
menerima penjelasan bahwa ini adalah jalan pengetahuan, ini tidak disebut jalan
pemujaan. Hanya Sang Samudra Pengetahuan Yang Esa, Sang Penyuci, yang memberikan
pengetahuan. Pelajaran nomor satu yang diajarkan kepada Anda adalah: “Sadarilah
diri Anda sebagai jiwa dan ingatlah Sang Ayah.” Inilah yang paling penting. Di
satsang-satsang lain, tidak ada orang yang mengetahui cara mengucapkan ini.
Dewasa ini, ada banyak institusi palsu di mana mereka mungkin saja mengulangi
ini, setelah mendengar Anda, tetapi mereka tidak akan benar-benar memahami
maknanya. Mereka tidak akan memiliki kebijaksanaan untuk menjelaskannya. Sang
Ayah hanya memberi tahu Anda anak-anak, “Ingatlah Sang Ayah yang tak terbatas
dan dosa-dosa Anda akan terhapus.” Akal sehat juga mengatakan bahwa ini adalah
dunia tua. Ada perbedaan yang sangat besar antara dunia baru dan dunia tua. Itu
adalah dunia suci dan ini adalah dunia yang tidak suci. Anda memanggil-manggil,
“O Sang Penyuci, datanglah! Datang dan sucikanlah kami!” Ada ungkapan dalam Gita,
“Selalulah ingat Saya saja. Tanggalkan semua relasi jasmani dan sadari diri Anda
sebagai jiwa.” Pada awalnya, Anda tidak memiliki relasi badan. Anda jiwa-jiwa
datang ke sini untuk memainkan peran Anda. Ada ungkapan: “Anda datang sendirian
dan Anda harus pulang sendirian.” Orang-orang tidak mengerti makna hal ini. Anda
sekarang memahaminya secara nyata. Kita sekarang sedang menjadi suci melalui
perziarahan ingatan dan kekuatan yoga. Ini adalah kekuatan Raja Yoga. Semua yang
lain adalah hatha yoga; melaluinya, manusia menjadi sehat untuk sementara waktu.
Di zaman emas, Anda selalu sehat, sehingga di sana tidak diperlukan hatha yoga.
Di sinilah, di dunia kotor ini, Anda melakukan itu. Ini adalah dunia tua. Zaman
emas, dunia baru yang telah berlalu, adalah kerajaan Lakshmi dan Narayana. Tak
seorang pun mengetahui ini. Di sana, segalanya baru. Ada lagu, “Bangunlah, wahai
mempelai wanita, bangunlah!” Zaman baru adalah zaman emas; zaman tua adalah
zaman besi. Tak seorang pun menyebut ini zaman emas. Ini sekarang adalah zaman
besi. Anda sekarang sedang belajar untuk zaman emas. Tak ada pengajar lain bisa
memberi tahu Anda bahwa Anda bisa mengklaim status bangsawan di dunia baru
dengan belajar. Tak ada orang lain bisa mengatakan ini selain Sang Ayah. Anda
anak-anak diingatkan tentang segalanya. Jangan menjadi ceroboh. Baba terus
menjelaskan kepada Anda semua, “Di mana pun Anda duduk atau apa pun bisnis yang
sedang Anda lakukan, lakukanlah itu selagi menyadari diri Anda sebagai jiwa.”
Kapan pun ada kesulitan atau kelesuan dalam bisnis Anda, luangkanlah waktu
sebanyak mungkin untuk duduk mengingat Baba, karena hanya dengan demikianlah
sang jiwa bisa menjadi suci; tidak ada cara lain. Anda sedang belajar Raja Yoga
untuk dunia baru. Jiwa-jiwa zaman besi tidak bisa pergi ke sana. Maya telah
mematahkan sayap-sayap jiwa. Jiwa-jiwa terbang, bukan? Mereka menanggalkan badan
mereka dan lahir kembali dalam badan-badan baru. Jiwa adalah roket yang tercepat.
Anda anak-anak menjadi takjub ketika Anda mendengarkan hal-hal baru ini. Anda
jiwa-jiwa adalah roket yang demikian kecil! Peran 84 kelahiran terekam dalam
diri Anda masing-masing. Dengan mengingat hal-hal yang demikian dalam hati Anda,
Anda akan merasa penuh antusiasme. Murid-murid di sekolah mengingat studi mereka.
Apa yang sekarang ada dalam intelek Anda? Intelek tidak berada dalam badan;
mental dan intelek ada di dalam diri Anda, sang jiwa. Sang jiwalah yang belajar.
Sang jiwalah yang melakukan pekerjaan. Shiva Baba juga adalah Jiwa, tetapi
Beliau disebut “Yang Maha Tinggi”. Beliau adalah Sang Samudra Pengetahuan.
Beliau adalah titik yang sangat kecil. Tak seorang pun tahu bahwa Anda anak-anak
sedang diisi dengan sanskara Sang Ayah. Anda sedang menjadi suci dengan kekuatan
yoga. Untuk itu, Anda harus berupaya. Anda harus memberi perhatian supaya tidak
gagal dalam studi Anda. Mata pelajaran nomor satu dalam hal ini adalah: “Saya,
jiwa ini, harus menjadi satopradhan.” Tidak boleh ada kelemahan yang tersisa.
Jika tidak, Anda akan gagal. Maya membuat Anda lupa segalanya. Anda jiwa-jiwa
ingin membuat catatan kemajuan diri supaya Anda tidak melakukan perbuatan
berdosa sepanjang hari, tetapi Maya tidak membiarkan Anda menulis catatan. Anda
terperangkap dalam cengkeraman Maya. Hati Anda berkata, “Saya harus membuat
catatan.” Pengusaha selalu membuat rekening rugi-laba mereka. Ini adalah
rekening Anda yang sangat besar. Ini adalah pendapatan untuk 21 kelahiran, dan
oleh karenanya, Anda tidak boleh ceroboh dan membuat kesalahan apa pun. Beberapa
dari Anda anak-anak begitu ceroboh dan membuat banyak kesalahan. Ada anak-anak
yang melihat Brahma Baba di alam halus dan juga di surga. Brahma Baba juga
membuat banyak upaya dan dia terus heran, “Saya mandi, saya menyantap makanan
saya dalam ingatan Baba, tetapi saya masih juga melupakan Beliau! Kemudian, saya
mulai mengingat Beliau lagi.” Ini adalah mata pelajaran yang sangat besar. Tidak
boleh ada perbedaan pendapat dalam hal ini. Dalam Gita disebutkan,
“Tanggalkanlah badan dan semua relasi jasmani. Kemudian, hanya jiwa yang tersisa.
Lupakanlah badan dan sadarilah diri Anda sebagai jiwa!” Sang jiwalah yang tidak
suci dan tamopradhan. Akan tetapi, manusia mengatakan bahwa jiwa kebal terhadap
akibat dari perbuatan. Mereka mengatakan bahwa setiap jiwa adalah Sang Jiwa Yang
Maha Tinggi, dan karena Beliau juga adalah jiwa, mereka mengatakan bahwa jiwa
kebal terhadap akibat dari perbuatan. Manusia yang tamoguni memberi ajaran yang
tamoguni; mereka tidak bisa membuat Anda menjadi satoguni. Anda menjadi
tamopradhan di jalan pemujaan. Segala sesuatu pada awalnya satopradhan, kemudian
melalui tahapan rajo dan tamo. Ada pendirian dan ada penghancuran. Sang Ayah
menginspirasi pendirian dunia baru dan kemudian ada penghancuran dunia tua ini.
Tuhan adalah Sang Pencipta dunia baru. Dunia tua ini akan berubah menjadi baru.
Tanda dari dunia baru adalah Lakshmi dan Narayana. Mereka adalah master dunia
baru. Bahkan zaman perak pun tidak disebut dunia baru. Zaman besi adalah dunia
tua dan zaman emas adalah dunia baru. Di antara akhir zaman besi dan permulaan
zaman emas, ada zaman peralihan ini. Ketika seseorang belajar untuk mengklaim
gelar sarjana atau pascasarjana, dia menjadi sangat luhur. Anda menjadi sangat
luhur melalui studi ini. Tak seorang pun di dunia tahu siapa yang menjadikan
mereka begitu luhur. Anda sekarang mengetahui permulaan, pertengahan, dan akhir.
Anda mengetahui riwayat hidup semua orang. Ini adalah pengetahuan. Tidak ada
pengetahuan di jalan pemujaan; mereka hanya mengajari Anda ritual fisik. Ada
banyak pemujaan. Mereka begitu banyak membicarakannya. Itu nampak sangat indah.
Keindahan apa yang ada dalam benih? Benih yang demikian kecil menjadi yang
sangat besar. Itu adalah pohon pemujaan; ada banyak sekali ritual fisik. Dalam
pengetahuan, hanya ada satu istilah: “Manmanabhawa!” Sang Ayah berkata, “Untuk
menjadi satopradhan dari tamopradhan, ingatlah Saya.” Anda berkata, “O Sang
Penyuci, datanglah dan sucikanlah kami!” Semua orang di kerajaan Rahwana tidak
suci dan tidak bahagia. Di kerajaan Rama, semua orang suci dan bahagia. Ada
istilah: kerajaan Rama dan kerajaan Rahwana. Tak seorang pun kecuali Anda
mengetahui kerajaan Rama. Anda sekarang sedang berupaya. Tak seorang pun kecuali
Anda yang mengetahui rahasia tentang 84 kelahiran. Walaupun orang lain
mengatakan, “Tuhan berkata, ‘Selalulah mengingat Saya saja!’”, lalu apa? Mereka
tidak bisa menjelaskan bagaimana Anda mengalami 84 kelahiran penuh. Siklus
sekarang menjelang berakhir. Pergi dan dengarkan mereka yang menceritakan Gita
dan simaklah apa yang mereka katakan. Seluruh pengetahuan sekarang menetes ke
dalam intelek Anda. Baba bertanya kepada Anda, “Pernahkah kita bertemu
sebelumnya?” Anda menjawab, “Ya, Baba. Kita bertemu pada siklus yang lalu.” Baba
bertanya dan Anda memberikan jawaban benar yang penuh makna. Anda tidak hanya
berbicara seperti burung beo. Kemudian, Baba bertanya, “Mengapa kita bertemu?
Apa yang telah Anda capai?” Jadi, Anda menjawab, “Kami mengklaim kerajaan dunia
dan segalanya termasuk dalam hal itu.” Walaupun Anda mengatakan bahwa Anda
berubah dari manusia biasa menjadi Narayana, tetapi “menjadi master dunia”
mencakup raja, ratu, dan dinasti devi-devta. Raja, ratu, dan rakyat, semuanya
akan menjadi master dunia. Ini dikenal dengan mengucapkan kata-kata yang penuh
berkah: “Saya akan berubah dari manusia biasa menjadi Narayana dan tidak kurang
dari itu.” Sang Ayah berkata, “Ya, anak-anak! Buatlah upaya penuh! Lihatlah
catatan Anda dan tanyalah diri Anda sendiri, ‘Akankah saya mampu mengklaim
status tinggi dengan kondisi ini? Kepada berapa banyak orang saya telah
menunjukkan jalan? Sejauh mana saya telah menjadi tongkat bagi yang buta?’ Jika
Anda tidak melakukan pelayanan apa pun, Anda harus memahami bahwa Anda akan
menjadi bagian dari rakyat. Tanyalah hati Anda, ‘Seandainya saya meninggalkan
badan saya sekarang, status apa yang akan saya klaim?’ Destinasi sangat tinggi.
Oleh karena itu, Anda harus selalu waspada.” Karena beberapa anak mengerti bahwa
mereka tidak sungguh-sungguh mengingat Sang Ayah, mereka bertanya-tanya apa
gunanya menulis catatan kemajuan diri. Itu disebut berkecil hati. Mereka juga
belajar dengan cara seperti itu; mereka tidak memberi perhatian. Jangan hanya
duduk dan menganggap diri Anda sangat pintar, atau Anda akan gagal pada saat
akhir. Anda harus mengambil manfaat untuk diri Anda sendiri. Tujuan dan sasaran
Anda ada di hadapan Anda: “Saya harus belajar dan menjadi devi-devta.” Ini juga
adalah keajaiban. Kerajaan mereka tidak ada di zaman besi. Dari mana datangnya
kerajaan mereka di zaman emas? Segalanya tergantung pada studi ini. Bukan
berarti bahwa dahulu ada perang antara devi-devta dan iblis dan bahwa devi-devta
menang dan mengklaim kerajaan. Bagaimana mungkin ada perang antara devi-devta
dan iblis? Juga tidak ada perang antara Pandawa dan Kurawa. Aspek tentang perang
tak bermakna. Pertama-tama, beri tahulah mereka bahwa Sang Ayah berkata,
“Tanggalkanlah seluruh relasi jasmani dan sadarilah diri Anda sebagai jiwa. Anda
jiwa-jiwa datang tanpa badan dan Anda sekarang harus pulang ke rumah tanpa badan.
Hanya jiwa-jiwa yang suci bisa pulang ke rumah. Jiwa-jiwa yang tamopradhan tidak
bisa pulang.” Sayap-sayap jiwa telah patah. Maya telah membuat Anda menjadi
tidak suci. Karena Anda tamopradhan, Anda tidak bisa pergi ke tempat suci yang
sedemikian jauh. Anda jiwa-jiwa mengatakan bahwa Anda aslinya adalah penghuni
hunian tertinggi. Anda masing-masing memakai boneka (badan) dari lima unsur alam
di sini untuk memainkan peran. Ketika seseorang meninggalkan badan, orang-orang
mengatakan bahwa dia telah menjadi penghuni surga. Siapa yang pergi? Apakah
badan yang pergi ke sana atau sang jiwa yang pergi ke sana? Badan dibakar dan
hanya jiwa yang tersisa. Sang jiwa tidak bisa pergi ke surga. Orang-orang hanya
terus mengulang-ulangi apa yang orang lain beri tahukan kepada mereka. Mereka
yang berada di jalan pemujaan hanya mengajarkan pemujaan. Mereka tidak
mengetahui peran siapa pun. Mereka berkata, “Pemujaan kepada Shiva adalah yang
tertinggi. Shiva adalah Yang Maha Tinggi. Oleh karena itu, ingatlah Beliau saja!”
Mereka juga memberi rosario. Mereka memberi tahu Anda untuk mengucapkan: “Shiva,
Shiva,” dan memutar manik-manik. Mereka mengambil rosario dan terus mengulangi:
“Shiva, Shiva,” tanpa pemahaman. Guru-guru memberi berbagai jenis ajaran yang
berbeda. Di sini, hanya ada satu aspek. Sang Ayah sendiri berkata, “Dengan
mengingat Saya, dosa-dosa Anda akan terhapus. Mulut Anda tidak perlu mengatakan
berulang-ulang, ‘Shiva, Shiva!’ Apakah seorang anak merapalkan nama ayahnya?”
Semua ini adalah hal tersamar. Tak seorang pun mengetahui apa yang sedang Anda
lakukan. Mereka yang memahami ini di siklus yang lalu akan memahaminya lagi.
Anak-anak baru terus datang dan perluasan akan terus berlangsung. Seiring
perkembangan, Anda akan mengamati semua adegan yang drama tunjukkan kepada Anda,
sebagai pengamat tanpa keterikatan. Baba tidak akan memberi Anda penglihatan
ilahi terlebih dahulu, tentang apa yang akan terjadi di masa depan. Jika
demikian, itu akan menjadi palsu. Hal-hal ini harus dipahami dengan sangat jelas.
Anda sekarang telah menerima pemahaman, sementara di jalan pemujaan, Anda tidak
bijak. Anda tahu bahwa pemujaan juga telah ditakdirkan dalam drama. Anda
anak-anak sekarang mengerti bahwa Anda tidak akan tinggal di dunia tua ini.
Murid-murid mengingat studi mereka dalam inteleknya. Anda juga harus meresapkan
poin-poin utama ke dalam intelek Anda. Hanya ketika aspek nomor satu tentang
Alpha telah menjadi teguh, barulah Anda melanjutkan. Jika tidak, mereka akan
terus mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tidak berguna. Beberapa anak menulis
dan berkata, “Seseorang mengatakan dalam tulisan bahwa Tuhan dari Gita adalah
Shiva, dan itu sungguh-sungguh benar.” Walaupun mereka mengatakan ini, itu tidak
melekat dalam intelek mereka. Jika mereka mengerti bahwa Sang Ayah telah datang,
mereka akan mengatakan bahwa mereka ingin datang dan bertemu Sang Ayah yang
sedemikian rupa dan mengklaim warisan mereka. Tak seorang pun memiliki keyakinan
itu. Bahkan tidak ada satu orang pun yang dengan seketika menulis surat seperti
itu! Walaupun mereka menulis bahwa pengetahuan ini sangat bagus, mereka tidak
memiliki keberanian untuk bergegas datang kepada Sang Ayah yang sedemikian
menakjubkan, yang telah begitu lama terpisah dari mereka, yang untuk Beliau
mereka telah tersandung-sandung di jalan pemujaan, dan yang sekarang telah
datang untuk menjadikan mereka master dunia! Mereka akan muncul belakangan.
Seandainya mereka mengenali bahwa Sang Ayah adalah Tuhan, Yang Maha Tinggi,
mereka tentu akan menjadi milik Beliau. Anda harus memberi mereka penjelasan
yang sedemikian rupa sehingga kepala mereka terbuka. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Sambil
melakukan bisnis Anda, luangkan waktu untuk membuat diri Anda, sang jiwa, suci,
dan berusahalah untuk mengingat Sang Ayah. Jangan pernah melakukan perbuatan
yang bersifat iblis.
2. Perolehlah
manfaat untuk diri sendiri dan untuk orang lain. Belajar dan ajarilah orang
lain. Jangan merasa diri begitu pandai. Kumpulkanlah kekuatan ingatan.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi jiwa pemberkah keberuntungan bagi dunia dan menerima cinta kasih semua
orang dengan menanggalkan nama dan popularitas.
Mereka mengatakan
bahwa Sang Ayah melampaui nama dan wujud, namun nama Beliaulah yang paling
diingat. Demikian pula, Anda juga harus melampaui nama dan popularitas sementara,
maka Anda akan dengan sendirinya dikasihi oleh semua jiwa sepanjang waktu.
Mereka yang menanggalkan ‘menjadi pengemis nama dan popularitas’, akan menjadi
pemberkah keberuntungan bagi dunia. Buah karma Anda akan dengan sendirinya
datang ke hadapan Anda dalam wujudnya yang penuh. Karena itu, jadilah mereka
yang tak mengenal keinginan terbatas. Jangan memakan buah yang belum matang,
tetapi tanggalkanlah itu, maka keberuntungan akan kemudian mengikuti Anda.
Slogan:
Anda adalah
anak-anak Tuhan, Sang Ayah, maka biarlah intelek Anda senantiasa duduk di atas
singgasana.
Sinyal Avyakt:
Kembangkanlah Latihan Tahapan Terpisah dari Badan (Ashariri dan Videhi)
Anda boleh
memikirkan dan membuat rencana untuk pelayanan yang Anda inginkan, tetapi jangan
lakukan sambil bertanya-tanya apa yang akan terjadi, tetapi lakukanlah ini
sambil menjadi pengamat yang terpisah dari badan dan tak terikat. Pikirkanlah
sesuatu, buat rencana untuk itu, lalu segeralah ciptakan tahapan tak mengenal
keinginan. Ada kebutuhan untuk tahapan itu, saat ini. Dengan tahapan terpisah
dari badan, Anda akan mampu dengan mudah mengatasi semua situasi sulit, bagai
awan yang datang kemudian pergi. Seseorang yang terpisah dari badan hanya
menonton permainan apa pun sambil tetap teguh dan tak tergoyahkan.