27.03.26       Morning Indonesian Murli        Om Shanti      BapDada       Madhuban


Intisari:
Anak-anak yang manis, melalui Sang Ayah, Sang Samudra Pengetahuan, Anda telah menjadi master samudra pengetahuan. Anda masing-masing telah menerima mata ketiga pengetahuan. Oleh sebab itu, Anda menjadi trinetri, trikaldarshi, dan trilokinath.

Pertanyaan:
Tak seorang pun selain Anda anak-anak yang mampu melakukan pelayanan spiritual bagi dunia. Mengapa demikian?

Jawaban:
Karena hanya Andalah yang menerima kekuatan dari Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Anda jiwa-jiwa terlebih dahulu menerima suntikan pengetahuan dari Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Melaluinya, Anda mengklaim kemenangan atas lima sifat buruk, dan kemudian Anda mampu melakukan hal yang sama bagi orang lain. Tak seorang pun mampu melakukan pelayanan semacam ini; hanya Anda anak-anak yang melakukan pelayanan spiritual ini setiap siklus.

Om Shanti.
Anda harus duduk mengingat Sang Ayah. Jangan duduk mengingat sosok-sosok berbadan. Anak-anak baru yang datang belum mengenal Sang Ayah. Nama Beliau sangat mudah: Shiva Baba. Sungguh mengherankan bahwa anak-anak tidak mengenal Sang Ayah. Shiva Baba adalah Yang Maha Tinggi, Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa. Beliau menyucikan semua jiwa yang tidak suci. Beliau juga disebut Sang Penghapus Kesengsaraan semua jiwa. Akan tetapi, tak seorang pun selain Anda, Brahma Kumaris, yang mengenal diri Beliau. Anda adalah cucu-cucu laki-laki dan perempuan Beliau. Oleh sebab itu, Anda pasti mengenal Sang Ayah serta permulaan, pertengahan, dan akhir ciptaan Beliau. Anda anak-anak menjadi tahu tentang segala sesuatu dari Sang Ayah. Ini adalah dunia yang tidak suci. Tak seorang pun di dunia selain Brahma Kumaris yang mengetahui bagaimana Beliau menyucikan semua jiwa tidak suci yang bersifat zaman besi, dan menjadikan mereka bersifat zaman emas. Hanya Sang Ayahlah yang memindahkan Anda dari kemerosotan zaman besi serta memberi Anda keselamatan zaman emas. Hanya di Bharata, orang merayakan hari kelahiran Shiva. Beliau benar-benar datang, tetapi orang-orang Bharata tidak tahu apa yang Beliau berikan. Orang-orang merayakan hari kelahiran Shiva setiap tahun, tetapi mereka tidak memiliki mata ketiga pengetahuan. Inilah sebabnya, mereka tidak mengenal Sang Ayah.

Lagu: Tunjukkanlah jalan kepada kami yang buta ini, oh, Tuhan!

Lagu karangan manusia ini mengatakan bahwa mereka tak bisa melihat. Semua orang memiliki mata fisik, lalu mengapa mereka berkata bahwa mereka tidak bisa melihat? Sang Ayah duduk di sini dan menjelaskan bahwa tak seorang pun memiliki mata ketiga pengetahuan. Tidak mengenal Sang Ayah berarti tak berpengetahuan. Mengenal Sang Ayah dari Beliau sendiri, berarti berpengetahuan. Sang Ayah memberi Anda masing-masing mata ketiga pengetahuan yang memampukan Anda mengetahui permulaan, pertengahan, dan akhir seluruh ciptaan. Anda anak-anak Sang Samudra Pengetahuan menjadi master samudra pengetahuan. Memiliki mata ketiga berarti Anda menjadi trinetri, trikaldarshi, dan trilokinath. Orang-orang Bharata tidak tahu bagaimana Lakshmi dan Narayana, yang dahulu adalah master zaman emas, menerima warisan mereka. Kapan mereka datang? Ke mana mereka pergi? Bagaimana mereka menerima kerajaan mereka? Orang-orang tidak mengetahui semua hal ini. Devi-devta itu suci. Pastilah hanya Sang Ayah yang menjadikan mereka suci. Sang Ayah duduk di sini dan menjelaskan kepada Anda, orang-orang Bharata, yang percaya kepada devi-devta dan kepada Shiva. Kelahiran Shiva terjadi di Bharata. Tuhan adalah Yang Maha Tinggi. Di sinilah orang merayakan hari kelahiran Shiva. Hari kelahiran Jagadamba dan Jagadpita, Saraswati dan Brahma, juga terjadi di sini; semuanya hanya dirayakan di Bharata. Achcha, Lakshmi dan Narayana juga lahir di sini; mereka adalah Radhe dan Krishna. Orang-orang Bharata bahkan tidak memahami hal ini. Mereka mengatakan, “Oh, Sang Penyuci, datanglah!” Oleh sebab itu, semua jiwa pasti tidak suci. Para sadhu, orang suci, rishi, dan muni, semua memanggil-manggil, “Datanglah dan sucikanlah kami.” Namun, selain itu, mereka juga pergi untuk membasuh dosa-dosa mereka di Kumbha Mela, karena mereka yakin bahwa Sungai Gangga adalah Sang Penyuci. Mereka memanggil-manggil Sang Penyuci untuk datang dan menyucikan mereka, tetapi bagaimana mungkin manusia mampu menyucikan siapa pun? Sang Ayah menjelaskan, “Ketika Anda pada awalnya berada dalam agama devi-devta, Anda semua suci. Namun, Anda sekarang tidak suci.” Orang mengatakan, “Tuhan, tunjukkanlah jalan kepada kami!” Tunjukkan jalan ke mana? Mereka mengatakan, “Baba, tunjukkanlah jalan menuju jeevan mukti kepada kami! Kami memiliki lima sifat buruk dalam diri kami. Baba, ketika kami semua dahulu berada di surga, kami tanpa sifat buruk. Kami sekarang sudah menjadi penuh sifat buruk dan tidak suci; beri tahulah kami rahasianya.” Ini bukan kisah dongeng. Sang Ayah menjelaskan, “Shrimad Bhagawad Gita adalah Gita yang dinyanyikan oleh Tuhan. Tuhan yang tanpa citra jasmani adalah Yang Esa, yang menyucikan mereka yang tidak suci. Manusia tidak bisa disebut Tuhan.” Sang Ayah berkata, “Sekalipun ada begitu banyak guru yang hebat di sini, mengapa Bharata telah menjadi tidak suci dan seperti kerang? Hanyalah persoalan kemarin, ketika Bharata adalah surga.” Baba memberi Bharata hadiah surga. Beliau datang dan mengajarkan Raja Yoga kepada orang-orang Bharata yang tidak suci dan menjadikan mereka suci. Sang Ayah sekarang telah datang sekali lagi kepada anak-anak sebagai Sang Pelayan mereka. Sang Ayah adalah Sang Pelayan Spiritual. Semua manusia adalah pelayan fisik. Bahkan saniyasi juga merupakan pelayan fisik. Mereka duduk, membacakan kitab suci, dan sebagainya. Sang Ayah berkata, “Saya, Yang Esa, yang tanpa citra jasmani, memasuki badan orang biasa yang tua dan bewujud jasmani untuk menjelaskan kepada Anda anak-anak: oh, anak-anak Bharata!” Lihatlah, Sang Ayah rohani duduk di sini dan menjelaskan kepada jiwa-jiwa. Bukan Brahma yang mengatakan ini, melainkan Sang Ayah yang tanpa citra jasmani, yang mengambil dukungan badan ini. Shiva tidak memiliki badan Beliau sendiri. Jiwa-jiwa saligram memiliki badan mereka masing-masing. Karena menjalani kelahiran kembali, mereka menjadi tidak suci. Seisi dunia sekarang tidak suci; tidak ada seorang pun yang suci. Anda dahulu satopradhan. Kemudian, seiring tercampurnya ketidaksucian dalam diri Anda, Anda melewati tahapan sato, rajo, dan tamo. Shiva Baba datang kepada Anda, orang-orang Bharata, dan mengadopsi badan yang disebut Kendaraan Yang Beruntung. Di kuil-kuil, orang menunjukkan sosok Shankar, karena mereka percaya bahwa Shiva dan Shankar berkombinasi. Mereka tidak paham bahwa Shiva adalah Yang Esa yang tanpa citra jasmani, sedangkan Shankar berwujud halus. Bagaimana mungkin Shiva dan Shankar berkombinasi? Achcha, lalu siapa yang menunggang banteng? Shiva atau Shankar? Dari mana bisa ada banteng di alam halus? Shiva tinggal di alam jiwa, sedangkan Shankar berada di alam halus. Semua jiwa berada di alam jiwa. Di alam halus, hanya ada Brahma, Vishnu, dan Shankar. Tidak ada hewan di sana. Sang Ayah berkata, “Saya memasuki badan biasa yang sudah tua dan menjelaskan kepada Anda. Anda anak-anak tidak mengetahui kelahiran Anda sendiri. Berapa banyak kelahiran yang telah Anda jalani sejak zaman emas? Anda telah menjalani 84 kelahiran. Sekarang, ini adalah kelahiran terakhir Anda.” Bharata, yang dahulu adalah daratan keabadian yang suci, sekarang telah menjadi daratan kematian yang tidak suci. Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa hanyalah Yang Esa. Rosario Rudra adalah rosario Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, Shiva yang tanpa citra jasmani. Ada ungkapan: “Rosario Rudra Shri Shri 108.” Semuanya merupakan bagian dari kalung bunga yang melingkari leher Shiva. Jadi, Sang Ayah adalah Sang Penyuci, Sang Pemberkah Keselamatan Bagi Semua Jiwa, Yang Esa, yang memberi semua jiwa warisan mereka. Warisan yang terbatas diterima dari ayah fisik. Saniyasi menyebutnya sebagai kebahagiaan yang fana. Sang Ayah berkata, “Kebahagiaan Anda itu benar-benar bersifat fana.” Hanya Sang Ayahlah yang datang dan menyucikan yang tidak suci, yaitu Beliau mengubah duri menjadi bunga melalui pengetahuan. Inilah pengetahuan Gita. Tidak ada manusia yang mampu menjelaskan pengetahuan ini. Hanya Sang Samudra Pengetahuan, Sang Ayah, Sang Penyuci, yang mampu menjelaskannya. Warisan yang Anda sedang terima saat ini hanya bisa diterima dari Sang Ayah. Hanya Andalah yang akan memperoleh keselamatan. Anda sekarang berada di zaman peralihan sedangkan jiwa-jiwa yang lain berada di zaman besi. Sekarang adalah akhir dari zaman besi. Perang Mahabharata sudah di ambang pintu. Lima ribu tahun yang lalu, setelah Anda mempelajari Raja Yoga, timbunan jerami ini dibakar. Anda sekarang sedang mempelajari Raja Yoga untuk menjadi Lakshmi dan Narayana. Segala hal yang lain merupakan jalan pemujaan. Ketika Sang Ayah datang, Beliau membuka gerbang surga. Sang Ayah berkata, “Anda, Shiva Shakti, ibu-ibu Bharata, mengubah Bharata menjadi surga dengan mengikuti shrimat.” Anda adalah ibu-ibu Bharata, yaitu Shiva Shakti, yang mengubah Bharata menjadi surga. Anda adalah anak-anak Shiva. Anda mengingat Beliau. Anda mengambil kekuatan dari Shiva dan menaklukkan musuh, yaitu lima sifat buruk. Anda anak-anak juga melakukan pelayanan spiritual untuk Bharata, 5000 tahun yang lalu. Para pekerja sosial itu melakukan pelayanan fisik. Ini adalah pelayanan spiritual. Sang Jiwa Yang Maha Tinggi datang dan menyuntik Anda, jiwa-jiwa; Beliau mengajar Anda. Jiwa-jiwalah yang mendengarkan. Anda adalah jiwa dan Anda menjalani 84 kelahiran. Anda meninggalkan badan lama dan mengambil badan baru. Anda memiliki 84 orang tua sepanjang 84 kelahiran. Anda menerima kebahagiaan surga di zaman emas dan perak. Anda sekarang akan menerima warisan kebahagiaan Anda sekali lagi dari Sang Ayah yang tak terbatas. Bharata dahulu benar-benar menerima warisan ini. Kerajaan Lakshmi dan Narayana dahulu ada di Bharata. Tidak ada iblis dan sebagainya di sana. Anda mengerti bahwa dunia tua ini sekarang akan dibakar. Saya datang dan menciptakan api persembahan pengetahuan. Anda semua menjadi devi-devta yang suci. Ribuan dari Anda berupaya untuk menjadi devi-devta. Sang Ayah telah datang untuk memberikan keselamatan kepada Anda anak-anak. Beliau sedang mengubah Anda dari duri menjadi bunga. Beliau memberikan mata ketiga pengetahuan kepada Anda masing-masing. Melaluinya, Anda memahami keseluruhan drama dan juga peran yang dimainkan Shiva Baba. Anda juga mengerti hubungan antara Brahma dan Vishnu. Orang menunjukkan bahwa Brahma muncul dari tali pusar Vishnu. Brahma menjadi Vishnu; Brahmana kemudian menjadi devi-devta. Vishnu memerlukan 5000 tahun untuk menjadi Brahma. Anda memiliki pengetahuan ini. Daratan Vishnu muncul dari tali pusar lotus Anda, Brahmana. Orang-orang telah menciptakan lukisan yang menggambarkan Brahma muncul dari tali pusar Vishnu dan menyampaikan intisari dari semua Veda dan kitab suci. Anda sekarang memahami seluruh intisari melalui Brahma. Sang Ayah berkata, “Ada empat kitab suci agama utama. Kitab suci agama devi-devta yang pertama adalah Gita. Siapa yang menyanyikan Gita? Shiva Baba. Sang Samudra Pengetahuan, Sang Penyuci, Sang Samudra Kebahagiaan, adalah Shiva Baba. Shiva Babalah yang duduk dan mengubah Bharata menjadi surga, bukan Krishna. Krishna mendengar pengetahuan dari Saya dan menjadi Krishna.” Jadi, ini tersamar, bukan? Anak-anak yang baru tidak mampu memahami hal-hal ini. Ini disebut neraka, sedangkan itu disebut surga. Shiva Baba mendirikan surga. Lakshmi dan Narayana dahulu memerintah di sana. Anda sekarang sedang berubah dari manusia menjadi devi-devta. Sang Ayah berkata, “Ini adalah kelahiran terakhir Anda di daratan kematian, daratan kesengsaraan.” Bharata dahulu adalah daratan keabadian. Tidak ada penderitaan di sana. Bharata dahulu merupakan daratan malaikat; sekarang, Bharata telah menjadi kuburan, dan akan menjadi daratan malaikat sekali lagi. Semua hal ini harus dipahami. Ini adalah tempat belajar untuk berubah dari manusia biasa menjadi devi-devta. Ini bukan perkumpulan spiritual para saniyasi, di mana mereka duduk dan menjelaskan kitab suci. Orang baru tidak akan mampu memahami hal-hal ini sebelum dia menyelesaikan kursus tujuh hari. Dewasa ini, semua manusia adalah pemuja. Jiwa-jiwa itu mengingat Tuhan. Semua adalah kekasih Tuhan, Sang Kekasih Yang Esa. Sang Ayah datang dan mendirikan daratan kebenaran. Kemudian, setelah setengah siklus, Rahwana datang dan mengubahnya menjadi daratan kepalsuan. Sekarang adalah zaman peralihan. Semua hal ini harus dipahami. Achcha.

Kepada anak-anak yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.

Intisari untuk dharna:
1. Anda harus benar-benar melayani Bharata secara spiritual dengan mengikuti shrimat Sang Ayah. Ambillah kekuatan dari Sang Ayah Yang Mahakuasa dan taklukkanlah lima sifat buruk, musuh Anda.

2. Untuk berubah dari manusia biasa menjadi devi-devta, Anda benar-benar harus menjadi suci. Resapkanlah pengetahuan dan berubahlah dari duri menjadi bunga, dan bantulah orang lain melakukannya juga.

Berkah:
Semoga Anda memiliki wujud cahaya yang halus dan lulus ujian Anda pada saat penghancuran.

Agar bisa lulus ujian pada saat penghancuran dan menghadapi semua situasi buruk, berkombinasilah dengan wujud cahaya yang halus. Ketika Anda menjadi mercusuar yang bergerak, wujud fisik Anda tidak akan terlihat. Seolah-olah Anda mengenakan kostum untuk memainkan peran Anda, dan begitu Anda selesai memainkan peran Anda, Anda melepasnya. Kenakan dalam sedetik dan kemudian lepas dalam sedetik, yaitu, menjadi tidak terikat. Ketika Anda mempraktikkan ini, orang lain yang melihat Anda akan melihat bahwa Anda mengenakan kostum cahaya dan cahaya itu adalah hiasan Anda.

Slogan:
Ketika Anda senantiasa mengenakan sayap semangat dan antusiasme, Anda akan dengan mudah mengklaim kesuksesan dalam setiap tugas yang Anda lakukan.

Sinyal Avyakt:
Jadikan Fondasi Keyakinan Anda Kuat dan Kokoh serta Jadilah Senantiasa Tanpa Rasa Takut dan Tanpa Kekhawatiran

Sang Ayah adalah Yang Mahakuasa, dan karena itu, milikilah keyakinan bahwa dengan berpegang pada tangan Beliau, Anda akan mencapai tujuan. Sekalipun Anda sendiri lemah, Sahabat Anda kuat, bukankah demikian? Jadi, Anda pasti akan menyeberang. Selalu sadari bahwa Anda adalah permata pemenang, yang inteleknya memiliki keyakinan. Biarlah masa lalu tetap menjadi masa lalu, bubuhkan titik dan terus maju.

Catatan khusus: Hari ini adalah hari peringatan Dadi Jankiji, anak BapDada yang terkasih, cahaya kehidupan dari seluruh keluarga Brahmana di negeri ini dan di luar negeri, dan jiwa yang memenangkan hati semua orang. Hingga usia 104 tahun, Dadiji tetap berada dalam tahapan terpisah dari badan dan terbebaskan dalam hidup. Selain mendonasikan pengetahuan ini, dia juga mendonasikan kebajikan luhur dan memberikan pemeliharaan spiritual kepada seluruh keluarga. Kelas-kelasnya yang penuh makna beserta poin-poinnya yang mendalam dari pengetahuan ini, terus membimbing banyak jiwa. Bahkan hingga hari ini, kanopi perlindungan dan ajaran berharganya terus bergema di telinga anak-anak Brahmana. Dadiji adalah teladan kejujuran, kebersihan, dan kesederhanaan. Berikut adalah beberapa ajaran berharga yang kami terima dari Dadiji. Jadi, mohon resapkanlah.

1) Mengenali ego halus Anda dan segera mengakhirinya adalah memberkahi diri sendiri.

2) Energi akan terbuang untuk berpikir, berbicara, dan terlalu banyak khawatir. Tetaplah hening, maka energi akan tersimpan.

3) Jangan menyimpan kesalahan siapa pun di hati Anda. Jaga hati Anda tetap bersih, maka Anda akan mampu hidup dengan damai.

4) Akhiri semua hal yang sia-sia dan negatif dengan pemahaman, maka Anda akan menjadi jiwa yang mengasihi kedamaian.

5) Untuk mengklaim hadiah dari Baba, ikuti disiplin. Jangan sampai ada keterikatan atau ketundukan.

6) Tindakan dan relasi dapat diketahui melalui kebajikan luhur Anda. Oleh karena itu, biarlah ada spiritualitas dalam tindakan dan kejujuran dalam relasi Anda.

7) Jadikan kerendahan hati dan kejujuran sebagai teman Anda maka semuanya akan akurat.

8) Alih-alih memohon cinta kasih, tinggallah dalam respek diri (swamaan)Anda dan berikan pemuliaan (swamaan) kepada semua jiwa, dengan begitu Anda akan menjadi layak dikasihi.

9) Mereka yang jujur, bersih, dan serviceable layak menerima cinta kasih Tuhan.

10) Menjadi senantiasa ringan bercaya (double light) saat melakukan pelayanan adalah pelayanan terbesar dari semuanya.

11) Buatlah masalah besar menjadi kecil sehingga itu menjadikan salib seperti duri.

12) Berpikir (mengenai sesuatu yang tidak mengandung manfaat) adalah mengganggu upaya spiritual Anda, sedangkan ingatan kepada Baba membawa kesuksesan dalam upaya spiritual Anda.

13) Untuk menjaga harta kebahagiaan selalu bersama Anda, pelajarilah seni berpikir positif.

14) Tahapan Anda saat ini akan berguna di saat-saat terakhir. Karena itu, berilah perhatian untuk menciptakan tahapan Anda.

15) Tingkatkanlah kekuatan mental Anda sehingga Anda tetap aman di hutan duri ini, dan Anda juga akan mampu membantu orang lain.

16) Untuk terbebas dari ketidaksucian, tanamkan sikap mental ketidaktertarikan.