27.06.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, teruslah menghilangkan sampah dari sang jiwa dengan mengingat Sang
Ayah. Hanya ketika jiwa-jiwa sudah menjadi sepenuhnya suci, barulah mereka bisa
pulang ke rumah.
Pertanyaan:
Dengan
mengikuti petunjuk yang mana dari Sang Ayah, Anda anak-anak memperoleh manfaa
dalam kelahiran terakhir ini?
Jawaban:
Baba berkata,
“Anak-anak yang manis, klaimlah warisan penuh Anda dari Sang Ayah dalam
kelahiran terakhir ini. Jangan izinkan intelek Anda mengembara ke luar. Buanglah
racun dan minumlah nektar. Hanya dalam kelahiran terakhir inilah Anda harus
mengakhiri berbagai kebiasaan Anda selama 63 kelahiran. Oleh sebab itu,
berupayalah siang-malam dan jadilah berkesadaran jiwa.”
Om Shanti.
Hunian
kedamaian adalah tempat peristirahatan. Semua jiwa sudah lelah terhadap dunia
ini. Mereka ingin pergi ke daratan kebahagiaan; mereka tidak menyukai dunia ini.
Ketika mereka bisa melihat surga, bagaimana mungkin hati mereka terus terikat
kepada neraka? Oleh sebab itu, mereka berkata, “Baba, cepatlah! Bawalah kami
pergi jauh dari daratan penderitaan ini.” Sang Ayah menjelaskan, “Ini adalah
dunia yang kotor. Ini disebut dunia iblis, yaitu neraka.” Apakah ini nama yang
bagus? Ada begitu banyak perbedaan antara dunia devi-devta dan dunia iblis.
Semua jiwa sudah jenuh terhadap dunia iblis ini, tetapi tak seorang pun bisa
pulang ke rumah. Ada campuran ketidaksucian yang tamopradhan di dalam diri Anda,
jiwa-jiwa. Anda sedang berupaya untuk menghilangkan campuran itu. Mereka yang
adalah pembuat upaya yang baik akan memiliki tahapan yang baik pada akhirnya.
Dunia tua ini akan berakhir; hanya tinggal beberapa hari lagi yang tersisa. Tak
seorang pun bisa kembali ke rumah sebelum Sang Ayah datang dan membawa Anda
pulang. Ada penderitaan di dunia. Di rumah pun, orang-orang mengalami
penderitaan dalam satu atau lain hal. Hati Anda mengetahui bahwa Baba telah
datang untuk membebaskan Anda dari penderitaan. Mereka yang inteleknya memiliki
keyakinan yang sangat teguh, tidak pernah lupa mengingat Sang Ayah. Beliau
disebut Sang Penghapus Kesengsaraan bagi semua jiwa. Hanya Anda anak-anak yang
mengenali Beliau. Seandainya semua orang mengenali Beliau, di mana mereka semua
bisa duduk? Oleh karenanya, itu tidak mungkin. Maka, metode yang sedemikian rupa
telah diciptakan dalam drama. Hanya mereka yang mengikuti shrimat yang mampu
mengklaim status tinggi. Ini benar. Jiwa-jiwa akan mengalami hukuman, kemudian
pergi ke hunian kedamaian dan dunia yang suci, tetapi Anda perlu melakukan upaya
untuk mengklaim status tinggi. Selain itu, tidak ada jiwa yang bisa pergi ke
dunia yang suci tanpa menjadi suci. Ketika orang mengatakan bahwa si ini atau si
itu melebur ke dalam cahaya atau pulang ke rumah, itu mustahil. Jika jiwa-jiwa
yang pertama datang ke bumi (Lakshmi dan Narayana) belum bisa pulang ke rumah,
bagaimana mungkin ada jiwa lain yang sudah bisa pulang? Ke-84 kelahiran mereka
sekarang menjelang berakhir. Anda sedang melakukan tapasya untuk pulang ke rumah.
Semua jiwa memanggil-manggil Sang Ayah Yang Esa, “Wahai, Tuhan, Sang Ayah! Wahai,
Sang Pembebas!” Tuhan, Sang Ayah, adalah Sang Penghapus Kesengsaraan dan Sang
Pemberkah Kebahagiaan. Orang-orang tidak memanggil-manggil Krishna dan
lain-lain. Baik mereka orang Kristen atau Muslim, mereka semua memanggil-manggil,
“Wahai, Tuhan, Sang Ayah.” Jiwa memanggil-manggil Ayahnya. Anda menyebutkan
“Ayah” ketika Anda memahami bahwa Anda adalah jiwa. Jiwa-jiwa pastilah berwujud.
Jiwa bukan sesuatu yang besar, melainkan hanyalah bintang dan sangat halus.
Sebagaimana wujud Baba, demikianlah wujud jiwa-jiwa. Anda semua memuji Sang
Ayah. Beliaulah Yang Maha Benar, Yang Maha Hidup, Sang Samudra Pengetahuan, dan
Sang Samudra Kebahagiaan Tiada Tara. Anda, jiwa-jiwa, sedang menjadi setara
dengan Beliau. Anda memiliki pengetahuan tentang permulaan, pertengahan, dan
akhir seluruh dunia dalam intelek Anda. Tidak ada manusia lain yang memiliki
pengetahuan ini. Pergilah dan carilah ke seluruh penjuru Bharata dan semua
tempat di luar negeri, dan Anda tidak akan menemukan siapa pun yang mengetahui
hal ini. Jiwa memainkan peran 84 kelahiran. Tidak mungkin jiwa mengalami 8,4
juta kelahiran. Bahkan, tidak ada orang yang mampu menceritakan tentang 8,4 juta
kelahiran. Sang Ayah berkata, “Anda tidak mengetahui kelahiran-kelahiran Anda
sendiri. Sayalah yang memberi tahu Anda tentang itu.” Selagi mendengarkan semua
hal ini, mereka yang berintelek batu tak mengerti mengapa tidak mungkin bisa ada
orang yang mampu menceritakan tentang 8,4 juta kelahiran. Anda tahu bahwa Anda
sekarang adalah Brahmana. Anda telah mengalami 84 kelahiran. Brahma mengalami 84
kelahiran. Vishnu juga mengalami 84 kelahiran. Brahma menjadi Vishnu dan Vishnu
menjadi Brahma. Lakshmi dan Narayana mengalami 84 kelahiran dan menjadi
Saraswati dan Brahma. Ini juga sesuatu yang harus dipahami. Sang Ayah berkata,
“Saya datang dan menjelaskan kepada Anda setiap 5000 tahun.” Siklus ini
berdurasi 5000 tahun. Anda sekarang memahami rahasia berbagai klan. Anda juga
sudah memahami makna “hum so”. Kita jiwa-jiwa menjadi devi-devta, kemudian kita
menjadi kesatria, waisya, dan shudra. Kita mengalami sekian banyak kelahiran,
kemudian menjadi Brahmana. Hanya ada satu kelahiran ini sebagai Brahmana. Inilah
kelahiran yang bernilai setinggi berlian. Sang Ayah berkata, “Itu adalah badan
luhur Anda. Anda bisa mengklaim warisan surga melalui badan itu. Inilah sebabnya,
Anda tidak boleh lagi mengembara ke arah lain. Minumlah nektar pengetahuan.”
Anda bisa mengerti bahwa Anda benar-benar mengalami 84 kelahiran. Pada mulanya,
di zaman emas, Anda satopradhan. Kemudian, Anda menjadi sato ketika campuran
perak mencemari Anda. Perhitungan lengkapnya ditunjukkan. Bahkan Pemerintah pun
menyuruh semua orang untuk mencampurkan logam ke dalam emas. “Pakailah emas 14
karat!” Orang-orang Bharata beranggapan bahwa mencampurkan logam ke dalam emas
merupakan sesuatu yang tidak pantas. Ketika ada pernikahan, mereka mengenakan
emas murni. Orang-orang Bharata sangat menghargai emas. Mengapa? Jangan tanya
tentang Bharata! Di zaman emas, ada istana-istana dari emas; di sana ada bata
emas. Sebagaimana Anda memiliki tumpukan batu bata di sini, di sana akan
terdapat tumpukan bata emas dan perak. Orang-orang mempertunjukkan sandiwara
tentang Maya. Ada orang yang melihat tumpukan bata emas dan berpikir untuk
membawanya kembali bersamanya (dari alam halus). Ketika dia turun kembali, dia
melihat bahwa di sini tidak ada apa pun. Pasti ada makna penting di dalamnya.
Anak-anak perempuan mengerti bahwa mereka akan pergi ke surga sekali lagi. Jika
suami mereka menyusahkan mereka, anak-anak itu menangis dalam hati,
bertanya-tanya kapan mereka bisa pergi ke daratan kebahagiaan. “Baba, cepatlah!”
Sang Ayah berkata, “Anak-anak, bagaimana Saya bisa membuatnya lebih cepat?
Terlebih dahulu, hilangkanlah sampah Anda dengan kekuatan yoga. Teruslah
melakukan perziarahan ingatan.” Sang Ayah memberi Anda kesabaran. Anda bahkan
memanggil-manggil, “Wahai, Sang Penyuci, datanglah!” Anda bahkan bernyanyi,
“Sang Pemberkah Keselamatan bagi semua jiwa adalah Yang Esa.” Itu mengacu kepada
saat ini. Nama-nama iblis seperti Akasur dan Bakasur mengacu kepada masa
sekarang di zaman peralihan. Inilah dunia yang bersifat iblis. Sang Ayah
menjelaskan, “Saya datang pada zaman peralihan setiap siklus ketika keseluruhan
pohon sudah mencapai tahapan lapuk total.” Anda tahu bahwa segala sesuatu di
zaman emas bersifat satopradhan. Di sini, ada begitu banyak burung dan hewan. Di
sana, tidak akan ada begitu banyak spesies. Orang-orang terkemuka memiliki
lingkungan yang sangat bersih. Tempat tinggal dan perabotan mereka sangat bagus.
Anda juga menjadi devi-devta yang sedemikian luhur. Tidak bisa ada apa pun yang
kotor di sana. Di sini, ada banyak nyamuk dan berbagai macam penyakit dan
sebagainya. Di mana-mana, ada begitu banyak kekotoran! Di pedesaan, tidak
terdapat kekotoran sebanyak di kota. Ada banyak sekali kekotoran di kota-kota
besar karena di sana ada banyak penduduk dan tidak tersedia cukup tempat untuk
mereka tinggali. Anda sedang menjadi master atas seluruh dunia. Orang-orang
bernyanyi, “Brahma ada di alam semesta, Vishnu ada di alam semesta, dan 900.000
bintang ada di alam semesta.” Brahma menjadi Vishnu. Bersama dengan Vishnu, juga
ada bintang-bintang; mereka menjadi devi-devta di zaman emas, jadi tidak akan
ada sedemikian banyak manusia. Pohon pada awalnya kecil, kemudian bertumbuh.
Akan ada sangat sedikit orang di zaman emas. Mereka akan tinggal di tepian
sungai-sungai yang manis. Di sini, ada begitu banyak kanal yang dibuat dari
sungai. Di sana, tidak akan ada kanal. Hanya ada sedikit sekali orang di sana.
Sungai Gangga dan Sungai Jamuna sudah mencukupi untuk jumlah populasi di sana.
Mereka semua tinggal di dekat sungai. Bahkan lima unsur alam pun menjadi hamba
devi-devta di sana. Hujan tidak pernah turun sebelum waktunya. Sungai-sungai
tidak pernah meluap. Namanya adalah surga, jadi apa yang kurang di sana?
Orang-orang berkata bahwa durasi surga adalah ratusan ribu tahun. Baik,
katakanlah, siapa yang dahulu memerintah di sana? Mereka terus menceritakan
begitu banyak kebohongan. Anda tahu bahwa Anda sedang memainkan peran Anda sama
persis seperti di siklus sebelumnya. Akan terdapat berbagai macam rintangan dari
iblis-iblis dalam api persembahan pengetahuan Rudra ini. Orang-orang berpikir
bahwa para iblis melemparkan sampah, kotoran sapi, dan sebagainya dari atas,
tetapi bukan seperti itu. Anda bisa melihat betapa banyaknya rintangan yang ada.
Mereka yang polos, diserang. Hanya dengan demikianlah, kendi dosa bisa menjadi
penuh. Sang Ayah berkata, “Anda harus bertoleransi sedikit.” Teruslah mengingat
Sang Ayah dan warisan. Bahkan saat dipukuli, Anda harus mengingat Shiva Baba
dalam intelek Anda. Anda memiliki pengetahuan dalam intelek Anda. Ketika seorang
terpidana mati akan dieksekusi di tiang gantungan, pendeta memberi tahu dia
untuk mengingat Tuhan, Sang Ayah. Pendeta itu tidak mengatakan, “Ingatlah
Kristus.” Dia memberi petunjuk kepada orang itu untuk mengingat Tuhan. Beliau
sungguh layak dikasihi! Semua jiwa memanggil-manggil Beliau. Jiwa-jiwalah yang
memanggil-manggil. Untuk berkesadaran jiwa, perlu upaya. Anda telah berkesadaran
badan selama 63 kelahiran. Sekarang, akhirilah kebiasaan selama setengah siklus
itu dalam satu kelahiran ini. Anda tahu bahwa dengan berkesadaran jiwa, Anda
akan menjadi master surga. Ini adalah pencapaian yang sedemikian luhur! Oleh
sebab itu, Anda harus berupaya siang-malam untuk ini. Orang-orang membuat
sedemikian banyak upaya dalam bisnis mereka dan sebagainya. Mereka tidak
mengantuk atau menguap saat mengakumulasi pendapatan; mereka merasa bahagia
dalam mencari nafkah. Mereka tidak merasa lelah. Baba juga berpengalaman. Ketika
kapal uap tiba di dermaga pada malam hari, orang-orang turun untuk membeli
barang-barang. Para pemilik toko tidak akan membiarkan pelanggan-pelanggan itu
begitu saja sebelum menguras isi dompet mereka! Baba mengendarai kendaraan yang
sangat berpengalaman. Orang ini sudah mengalami segala sesuatu. Dia dahulu juga
seorang anak desa. Dahulu, dia menjual 20 kilogram beras dengan harga 10 anna
(62 paisa). Sekarang, lihatlah, dia sedang menjadi master dunia! Dia dahulu
benar-benar anak desa. Kemudian, ketika statusnya naik tinggi, dia sangat sibuk
mengurus bisnis permata. Semuanya hanyalah tentang permata. Sekarang, ini adalah
bisnis permata sejati. Ini adalah bisnis kerajaan. Brahma Baba sangat
berpengalaman. Brahma Baba dahulu sering berkunjung ke kediaman wali raja dan
sebagainya, seakan-akan itu rumahnya sendiri. Ini disebut permata-permata
pengetahuan yang tak termusnahkan. Semakin banyak permata pengetahuan yang
diresapkan oleh intelek Anda, semakin Anda menjadi multi-jutawan. Shiva Baba
disebut Sang Pengusaha dan Sang Saudagar Permata. Orang-orang menyanyikan pujian
Beliau, kemudian berkata bahwa Beliau ada di mana-mana. Di samping pujian Beliau,
juga ada penghinaan terhadap Beliau. Lihatlah, seperti apa jadinya kondisi jalan
pemujaan sekarang! Sang Ayah berkata, “Ketika pemujaan berakhir, Sang Ayah, Sang
Pelindung bagi Para Pemuja, datang.” Selain itu, juga telah terbukti, siapa yang
paling banyak melakukan pemujaan. Andalah yang paling banyak melakukan pemujaan.
Hanya merekalah yang akan datang kemari dan terlebih dahulu menjadi Brahmana,
serta sekali lagi mengklaim warisan untuk menjadi layak dipuja, dari Sang Ayah.
Rahwana menjadikan Anda pemuja, sedangkan Sang Ayah menjadikan Anda layak dipuja.
Ini adalah perkataan luhur Tuhan. Tuhan itu Esa. Tidak mungkin ada dua atau tiga
Tuhan. Gita dari Tuhan telah dikenang. Bukannya menuliskan: “Tuhan Shiva berkata,”
mereka telah memasukkan nama Krishna, sehingga terjadi perbedaan yang begitu
besar! Sesuai dengan drama, nama Gita harus diubah sedemikian rupa. Kemudian,
mereka memanggil-manggil, “Wahai, Sang Penyuci, datanglah!” Sang Ayah menjadikan
Anda suci, sedangkan Rahwana menjadikan Anda tidak suci. Anda memerlukan intelek
yang tajam untuk memahami semua ini. Shrimat, petunjuk yang terluhur, berasal
dari Sang Ayah Yang Esa. Lakshmi dan Narayana menjadi master surga dengan
mengikuti petunjuk Sang Ayah. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Dalam satu
kelahiran ini, berupayalah untuk menghilangkan kebiasaan lama kesadaran badan
selama 63 kelahiran. Jadilah berkesadaran jiwa dan jadilah master surga.
2. Dalam kelahiran
yang luhur ini, yang bernilai setinggi berlian, jangan izinkan intelek Anda
mengembara. Jadilah satopradhan. Toleransilah serangan apa pun dan klaimlah
warisan penuh Anda dari Sang Ayah.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi sosok pendukung dan pengangkatan, dan seperti ayah sakar, buatlah setiap
perbuatan Anda menjadi memorial.
Sama seperti ayah
sakar yang membuat setiap perbuatannya menjadi memorial, demikian pula setiap
perbuatan Anda akan menjadi memorial, ketika Anda bergerak sambil menyadari diri
Anda sebagai sosok pendukung dan pengangkatan. Setiap perbuatan dari mereka yang
menyadari diri mereka sebagai sosok pendukung untuk transformasi dunia akan
menjadi yang tertinggi. Ketika pandangan dan sikap mental Anda memiliki perasaan
membawa manfaat bagi semua, setiap perbuatan Anda menjadi luhur.
Perbuatan-perbuatan luhur tersebut menjadi memorial.
Slogan:
Untuk
menyerap kekuatan kebenaran, miliki toleransi.
Sinyal Avyakt:
Agar Senantiasa Ceria; Milikilah Sifat Santai, Luwes, dan Toleran
Jika Anda mengalami
kesulitan dalam kehidupan yogi yang mudah (sahaj yogi) ini, lalu bagaimana Anda
bisa memerintah dengan mudah? Sanskara dari sini akan membawa Anda ke sana.
Lihatlah gambar-gambar devi-devta, mereka pasti menunjukkan kemudahan dan
kesederhanaan di wajah mereka. Sejauh seseorang adalah pembuat upaya yang mudah,
dia akan sederhana dalam pikirannya, sederhana dalam perkataannya, dan sederhana
dalam perbuatannya. Jiwa seperti itu disebut malaikat.