28.03.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, hanya Shiva Babalah kertas penyerap kelas satu yang menyerap dosa
semua jiwa. Ingatlah Beliau, maka dosa-dosa Anda akan terhapus.
Pertanyaan:
Apa noda
terdalam pada jiwa-jiwa? Upaya apa yang harus Anda lakukan untuk menghapusnya?
Jawaban:
Ada noda
kesadaran badan yang sangat dalam pada jiwa-jiwa. Berulang kali, jiwa-jiwa
terperangkap dalam nama dan wujud seseorang. Jiwa-jiwa tidak mengingat Sang
Ayah, melainkan terus mengingat sosok-sosok berbadan. Mereka terus menimbulkan
kesengsaraan terhadap hati satu sama lain. Untuk menghapus noda-noda ini,
berupayalah untuk berkesadaran jiwa.
Lagu:
Lihatlah
wajahmu di cermin hatimu!
Om Shanti.
Anak-anak
yang termanis di semua center mendengar lagu itu. Lihatlah diri Anda dan
hitunglah seberapa banyak amal yang sudah Anda lakukan dan seberapa banyak dosa
yang telah Anda hapus. Seisi dunia, termasuk para sadhu dan orang suci,
memanggil-manggil, “Oh, Sang Penyuci!” Hanya Sang Ayah Yang Esa yang menyucikan
mereka yang tidak suci. Semua yang lain memiliki dosa di dalam diri mereka. Anda
tahu bahwa dosa berada di dalam jiwa. Amal juga terakumulasi di dalam jiwa.
Jiwalah yang menjadi suci, dan jiwa jugalah yang menjadi tidak suci. Semua jiwa
di sini tidak suci; semuanya tertutupi noda dosa. Itulah sebabnya, mereka
disebut jiwa-jiwa berdosa. Bagaimana dosa-dosa itu bisa dihilangkan? Ketika
minyak atau tinta tertumpah, orang menggunakan kertas penyerap untuk menyerapnya.
Semua manusia mengingat Yang Esa, karena Beliaulah Sang Penyuci, yaitu kertas
penyerap. Tidak ada siapa pun yang merupakan kertas penyerap selain Beliau.
Orang-orang itu mandi di Sungai Gangga, kelahiran demi kelahiran, tetapi justru
menjadi semakin tidak suci. Hanya Shiva Babalah kertas penyerap yang menyucikan
jiwa-jiwa yang tidak suci. Beliau maha kecil, hanya sebuah titik. Beliau
menghapus dosa semua jiwa. Dengan cara bagaimana? Beliau hanya mengatakan,
“Ingatlah Saya, sang kertas penyerap! Sayalah Yang Maha Hidup. Saya tidak
memberi Anda kesulitan lain apa pun. Anda adalah jiwa-jiwa, titik-titik. Saya
juga sebuah titik.” Beliau berkata, “Ingatlah Saya saja, maka dosa-dosa Anda
akan terhapus.” Sekarang, Anda masing-masing harus bertanya kepada hati Anda
sendiri, “Seberapa banyak dosa yang telah terhapus melalui ingatan dan seberapa
banyak dosa yang telah saya lakukan? Masih ada seberapa banyak dosa lagi yang
tersisa?” Bagaimana Anda bisa mengetahuinya? Teruslah menunjukkan jalan kepada
orang lain untuk mengingat Sang Kertas Penyerap Yang Esa. Memberikan nasihat ini
kepada semua orang itu bagus. Akan tetapi, ada juga hal yang mengherankan:
mereka yang diberi nasihat ini mulai mengingat Sang Ayah, sedangkan mereka yang
memberikan nasihat ini justru tidak mengingat Beliau. Inilah sebabnya, dosa-dosa
mereka tidak terhapus. Hanya Yang Esalah yang disebut Sang Penyuci. Ada banyak
dosa yang telah terakumulasi. Ada dosa sifat buruk nafsu birahi. Dosa kesadaran
badan merupakan dosa nomor satu, yaitu dosa yang terburuk dari semua dosa. Sang
Ayah berkata, “Sekarang, jadilah berkesadaran jiwa!” Semakin Anda terus-menerus
mengingat Beliau saja, semakin banyak campuran ketidaksucian yang dibakar habis.
Anda harus mengingat Beliau. Selain itu, tunjukkanlah jalan ini kepada orang
lain! Semakin banyak Anda menjelaskan kepada orang lain, semakin banyak manfaat
yang Anda terima. Sibukkanlah diri dalam bisnis ini. Beri tahulah orang lain
juga, “Ingatlah Sang Ayah, maka Anda akan menjadi jiwa dermawan.” Sudah menjadi
tugas Anda untuk memberi tahu orang lain bahwa hanya ada satu Sang Penyuci.
Sekalipun ada banyak sungai pengetahuan, Anda harus memberi tahu semua orang
untuk mengingat Yang Esa. Hanya Beliaulah Sang Penyuci. Ada banyak pujian
tentang Beliau. Beliau juga disebut Sang Samudra Pengetahuan. Mengingat Sang
Ayah Yang Esa dan tetap berkesadaran jiwa merupakan hal yang paling sulit. Sang
Ayah bukan memberi tahu Anda saja; Beliau memikirkan anak-anak di semua center.
Sang Ayah melihat semua anak. Ada taman bunga Shiva Baba, di mana anak-anak
Beliau yang bagus dan serviceable berada. Baba mengingat anak-anak yang berada
di taman-taman bunga yang bagus. Ketika seorang hartawan memiliki empat atau
lima anak, dia mengingat putra sulungnya. Ada banyak ragam di antara bunga-bunga.
Jadi, Baba juga mengingat taman-taman Beliau yang lebih besar. Menunjukkan jalan
ini kepada orang lain itu mudah: “Ingatlah Shiva Baba. Hanya Beliaulah Sang
Penyuci. Beliau sendiri berkata, ‘Dengan mengingat Saya, dosa-dosa Anda akan
terbakar habis.’” Beliau adalah kertas penyerap kelas satu untuk seisi dunia.
Semua jiwa mengingat Beliau. Sangat mudah untuk menunjukkan jalan ini kepada
siapa pun: “Ingatlah Shiva Baba!” Sang Ayah telah menunjukkan jalan kepada Anda
untuk mengingat Beliau agar noda-noda kesadaran badan yang menutupi Anda
terhapus. Untuk menjadi berkesadaran jiwa, perlu upaya. Tak seorang pun
memberitahukan yang sebenarnya kepada Baba. Beberapa anak menulis catatan
kemajuan diri dan mengirimkannya kepada Baba, tetapi kemudian menjadi lelah.
Destinasi ini sangat tinggi. Maya sepenuhnya membuyarkan seluruh intoksikasi
mereka, sehingga mereka berhenti menulisnya. Kesadaran badan sepanjang setengah
siklus tidak bisa mereka tanggalkan. Sang Ayah berkata, “Teruslah melakukan
bisnis ini saja. Ingatlah Sang Ayah dan inspirasilah orang lain untuk melakukan
hal yang sama; hanya itu!” Ini adalah bisnis yang paling tinggi. Mereka yang
tidak terus mengingat Baba tidak akan melakukan bisnis ini. Ingatan kepada Baba
adalah api yoga; melaluinya, dosa-dosa dibakar habis. Inilah sebabnya Anda
ditanya, hingga sejauh mana dosa-dosa Anda telah dibakar. Semakin banyak Anda
mengingat Baba, air raksa kebahagiaan Anda akan terus semakin tinggi. Anda
masing-masing mengenal hati Anda sendiri. Anda juga bisa mengetahui hati orang
lain dari pelayanan yang mereka lakukan. Anda menunjukkan jalan kepada orang
lain untuk mengingat Baba. Beliau adalah Sang Penyuci. Di sini, inilah dunia
tamopradhan yang tidak suci. Semua jiwa dan badan-badan mereka tamopradhan. Anda
sekarang harus pulang ke rumah. Di sana, semua jiwa tetap suci. Hanya ketika
jiwa-jiwa sudah menjadi suci, barulah mereka bisa pulang ke rumah. Anda juga
harus menunjukkan jalan ini kepada orang lain. Sang Ayah menunjukkan metode yang
sangat bagus kepada Anda: “Ingatlah Shiva Baba!” Gunakanlah kertas penyerap ini,
maka semua dosa Anda akan diserap, dan perbuatan-perbuatan dosa Anda akan
terhapus. Hal yang terpenting adalah menjadi suci. Karena telah menjadi tidak
suci, manusia memanggil-manggil, “Oh, Sang Penyuci, datanglah! Datang dan
sucikanlah semua jiwa, dan bawalah kami pulang bersama-Mu.” Ada tertulis bahwa
Beliau menyucikan semua jiwa dan membawa mereka pulang, sehingga tak satu pun
jiwa yang tidak suci masih tersisa. Selain itu, juga dijelaskan bahwa para
penghuni surga akan datang pada permulaan. Obat yang Sang Ayah berikan ditujukan
bagi semua jiwa. Berikanlah obat ini kepada semua orang yang Anda temui. Anda
ingin pergi kepada Baba, tetapi karena Anda jiwa-jiwa sekarang tidak suci, Anda
tidak bisa kembali ke sana. Jadilah suci, maka Anda akan bisa pergi ke sana.
“Oh, jiwa-jiwa, ingatlah Saya, maka Saya akan membawa Anda bersama Saya.
Kemudian, dari sana, Saya akan mengirim Anda menuju kebahagiaan. Selanjutnya,
ketika dunia menjadi tua, Anda mengalami kesengsaraan. Saya tidak mendatangkan
kesengsaraan atas siapa pun.” Anda masing-masing harus memeriksa diri sendiri,
“Apakah saya mengingat Baba?” Semakin banyak Anda mengingat Beliau, semakin
tinggi air raksa kebahagiaan Anda meningkat. Ini obat yang sangat mudah. Tidak
ada sadhu atau orang suci yang mengenal obat ini. Ini tidak tertulis di mana
pun. Ini sesuatu yang benar-benar baru. Rekening dosa tidak terikat pada badan.
Keseluruhan peran terekam dalam jiwa-jiwa yang sedemikian kecil. Ketika
jiwa-jiwa tidak suci, ketidaksucian itu berdampak pada kehidupannya. Ketika
jiwa-jiwa menjadi suci, mereka menerima badan yang suci. Jiwalah yang menjadi
bahagia dan tidak bahagia. Ketika badan terluka, jiwalah yang merasa kesakitan.
Ada ungkapan, “Orang ini adalah jiwa yang tidak bahagia, sedangkan orang itu
adalah jiwa yang bahagia.” Sungguh luar biasa, bagaimana jiwa yang begitu kecil
bisa memainkan peran sedemikian rupa. Sang Ayah adalah Sang Pemberkah
Kebahagiaan. Itulah sebabnya, orang mengingat Beliau. Rahwanalah yang
menyebabkan kesengsaraan. Kesadaran badan datang terlebih dahulu. Sang Ayah
menjelaskan, “Anda sekarang harus menjadi berkesadaran jiwa. Ini membutuhkan
upaya besar.” Baba tahu bahwa sangat sulit bagi Anda untuk mengingat Beliau
dengan hati Anda dan dengan cara yang semestinya. Bahkan selagi tinggal di sini,
ada banyak di antara Anda yang lupa. Seandainya Anda berkesadaran jiwa, Anda
tidak akan melakukan dosa. Perintah Sang Ayah adalah: “Jangan mendengar hal-hal
buruk!” Hal ini bukan ditujukan bagi monyet (sebagaimana digambarkan orang); ini
berlaku bagi manusia. Karena manusia seperti monyet, orang menggunakan gambar
monyet. Ada banyak anak yang terus bergosip sepanjang hari. Oleh sebab itu, Sang
Ayah harus menjelaskan. Di semua center, ada orang-orang yang terus mendatangkan
kesengsaraan terhadap satu sama lain. Ada beberapa anak yang bagus, yang terus
mengingat Baba. Mereka yakin bahwa mereka tidak boleh mendatangkan kesengsaraan
bagi orang lain, baik melalui pikiran, perkataan, maupun perbuatan mereka. Jika
Anda menimbulkan kesengsaraan bagi siapa pun, bahkan melalui kata-kata Anda,
maka Anda akan mati dalam kesengsaraan. Sang Ayah berkata, “Anda anak-anak harus
memberikan kebahagiaan kepada semua orang.” Beri tahulah semua orang, “Jadilah
berkesadaran jiwa! Ingatlah Sang Ayah dan jangan berbicara tentang memberi dan
menerima uang. Ingatlah Sang Ayah yang manis saja, maka dosa-dosa Anda akan
terbakar habis dan Anda akan menjadi master dunia.” Tuhan berkata,
“Manmanabhawa! Teruslah mengingat Saya saja, dan ingatlah warisan Anda juga!”
Jangan membicarakan hal-hal lain di antara Anda! Ingatlah Sang Ayah saja dan
berilah orang lain manfaat! Tahapan Anda harus menjadi begitu manis, sehingga
siapa pun yang datang mengatakan, “Anak-anak Baba adalah kertas penyerap.” Anda
masih belum memiliki tahapan itu. Seandainya ada orang yang bertanya kepada
Baba, jangankan menjadi kertas penyerap, Anda menjadi kertas pun belum. Baba
berbicara kepada semua anak di semua center. Ada anak-anak di semua center di
Bombay, Kalkutta, Delhi, dan sebagainya. Sesekali, Baba menerima laporan, “Anak
ini menimbulkan banyak sekali masalah.” Bukannya mengubah orang lain menjadi
jiwa dermawan, dia justru membuat mereka menjadi jiwa yang semakin berdosa. Baba
dengan segera bisa memberi tahu siapa pun yang bertanya kepada Beliau. Shiva
Baba mengetahui segalanya. Beliau menyimpan semua rekening. Bahkan Brahma Baba
juga bisa memberi tahu Anda. Segala sesuatu bisa diketahui dari wajah Anda.
Brahma Baba juga terintoksikasi dengan ingatan kepada Baba. Wajahnya ceria dan
bahagia seperti wajah devi-devta. Ketika jiwa bahagia, badannya juga tampak
bahagia. Ketika badan menderita, jiwalah yang merasa kesakitan. Teruslah
memberitahukan satu hal kepada semua orang: Shiva Baba berkata, “Ingatlah Saya,
maka dosa-dosa Anda akan terhapus.” Mereka telah menulis, “Tuhan Krishna berkata.”
Ada begitu banyak orang yang mengingat Krishna, tetapi dosa-dosa mereka tidak
terhapus. Sebaliknya, mereka justru menjadi semakin tidak suci. Mereka bahkan
tidak tahu siapa yang harus mereka ingat. Mereka bahkan tidak mengenali wujud
Tuhan. Sekalipun mereka mengatakan bahwa Beliau berada di mana-mana, sebenarnya
jiwa adalah sebuah bintang; jadi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi juga merupakan
bintang. Karena mereka juga mengatakan bahwa setiap jiwa sama seperti Sang Jiwa
Yang Maha Tinggi, maka dengan demikian, Beliau juga sebuah titik. Jiwa yang
sedemikian kecil itu memasuki badan. Beliau berkata kepada semua titik,
“Anak-anak, teruslah mengingat Saya saja!” Beliau berbicara melalui organ fisik
ini. Jiwa tidak bisa bersuara tanpa organ fisik. Anda bisa mengatakan bahwa
wujud jiwa dan Sang Jiwa Yang Maha Tinggi itu sama, bukan? Sang Jiwa Yang Maha
Tinggi tidak mungkin berupa sosok linggam besar atau wujud lain semacam itu.
Sang Ayah berkata, “Saya juga adalah titik seperti itu, tetapi Saya adalah Sang
Penyuci, sedangkan Anda jiwa-jiwa semuanya tidak suci. Ini hal yang begitu
sederhana. Sekarang, jadilah berkesadaran jiwa dan ingatlah Saya, Sang Ayah, dan
tunjukkanlah jalan ini kepada orang lain! Saya hanya memberi tahu Anda, ‘Manmanabhawa!’
Kemudian, Saya menjelaskan sedikit rincian mengenai ranting-ranting dan
cabang-cabang. Pertama-tama, Anda satopradhan. Kemudian, Anda melalui tahapan
sato, rajo, dan tamo.” Ada begitu banyak noda pada jiwa ketika mereka menjadi
jiwa-jiwa berdosa. Bagaimana noda-noda itu bisa dihapus? Orang-orang itu yakin
bahwa dosa-dosa bisa dihapus dengan mandi di Sungai Gangga. Akan tetapi, itu
memandikan badan. Jiwa hanya bisa menjadi suci dengan mengingat Sang Ayah. Ini
disebut perziarahan ingatan. Ini begitu sederhana. Sang Ayah terus menjelaskan
ini kepada Anda setiap hari. “Dalam Gita juga ditekankan, ‘Manmanabhawa!’ Anda
pasti akan menerima warisan, tetapi Anda harus mengingat Saya saja agar
dosa-dosa Anda bisa terhapus.” Sang Ayah adalah kertas penyerap yang tak
termusnahkan. Beliau berkata, “Dengan mengingat Saya, Anda menjadi suci,
sedangkan Rahwana menjadikan Anda tidak suci.” Oleh sebab itu, Anda harus
mengingat Sang Ayah yang sedemikian rupa. Anda bisa bayangkan, bagaimana kondisi
jiwa-jiwa yang tidak mengingat Baba. Sang Ayah menjelaskan, “Anak-anak,
tanggalkanlah segala hal yang lain! Ingatlah hanya satu hal: jadilah
berkesadaran jiwa dan teruslah mengingat Saya saja! Hanya itu!” Anda paham bahwa
jiwa meninggalkan badannya dan mengambil badan baru. Jiwalah yang mengalami
kebahagiaan dan kesengsaraan. Jangan pernah menyakiti hati satu sama lain.
Berikanlah kebahagiaan kepada satu sama lain. Inilah bisnis Anda. Ada banyak
anak yang terus mendatangkan kesengsaraan terhadap satu sama lain. Mereka tetap
terperangkap dalam badan satu sama lain. Mereka terus mengingat satu sama lain
sepanjang hari. Maya sangat cerdik. Baba tidak menyebutkan nama siapa pun.
Itulah sebabnya, Baba berkata, “Anak-anak, semoga Anda berkesadaran jiwa!
Pengetahuan sangat mudah. Ingatanlah yang sulit. Orang-orang mempelajari begitu
banyak mata pelajaran dalam pengetahuan itu selama 15 sampai 20 tahun. Namun,
pengetahuan ini sangat mudah. Memahami drama sama seperti memahami cerita.
Menyampaikan murli bukanlah hal besar. Ingatanlah yang sangat sulit. Baba
kemudian mengatakan, “Drama!” Akan tetapi, teruslah berupaya. Ingatlah Sang
Ayah, maka dosa-dosa Anda akan terbakar habis dalam api yoga. Beberapa anak yang
sangat bagus gagal dalam hal ini. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Jangan
pernah menyakiti hati orang lain. Berikanlah kebahagiaan kepada semua orang.
Teruslah mengingat Sang Ayah Yang Esa dan ingatkanlah orang lain tentang Beliau.
2. Untuk menghapus
noda dosa, jadilah berkesadaran jiwa dan ingatlah Sang Ayah, kertas penyerap
yang tak termusnahkan. Jadikanlah tahapan Anda begitu manis, sehingga Anda terus
mendatangkan manfaat bagi semua orang.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi perwujudan kekuatan dan mengibarkan bendera pembaruan dengan keagungan
Anda.
Sekarang, sesuai
dengan kedekatan waktu, ketika Anda memengaruhi orang lain dengan wujud kekuatan
Anda, Anda akan mampu membawa pengungkapan terakhir lebih dekat. Sama seperti
Anda telah mengungkapkan cinta kasih dan kerja sama, dengan cara yang sama,
berikanlah pengalaman wujud kekuatan Anda dalam cermin pelayanan yang Anda
lakukan. Ketika Anda mengibarkan bendera kebaruan wujud Shakti Anda dengan
keagungan Anda, pengungkapan akan terjadi. Berikan penglihatan tentang Sang Ayah
Yang Mahakuasa dengan wujud kekuatan Anda.
Slogan:
Mendonasikan
kekuatan dengan mental Anda dan kebajikan luhur melalui perbuatan Anda adalah
donasi yang agung.
Sinyal Avyakt:
Jadikan Fondasi Keyakinan Anda Kuat dan Kokoh serta Jadilah Senantiasa Tanpa
Rasa Takut dan Tanpa Kekhawatiran
Sang Ayah memiliki
keyakinan penuh kepada Anda anak-anak: Anda adalah anak-anak Saya yang merupakan
penghancur rintangan, jiwa-jiwa yang layak dipuja; Anda anak-anak mendahului
Sang Ayah. Anda adalah instrumen yang menjadikan Sang Ayah tanpa kekhawatiran,
dan Anda masing-masing adalah jiwa istimewa yang selalu memberikan kabar baik.
Milikilah keyakinan yang demikian pada diri Anda sendiri sehingga Anda menjadi
perwujudan kesadaran ini dan Anda akan menjadi pemenang.