28.10.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, Baba datang dari tempat yang sedemikian jauh untuk mengajar Anda.
Beliau bahkan tidak memungut biaya apa pun untuk studi ini. Oleh sebab itu, Anda
harus belajar dengan penuh cinta kasih.
Pertanyaan:
Mengapa
Pemerintah spiritual membuka sekolah ini, tanpa biaya, untuk seluruh dunia?
Jawaban:
Karena
seluruh dunia telah menjadi yatim-piatu. Bagaimana mungkin Sang Ayah memungut
biaya dari anak-anak yang sedemikian miskin? Dalam kelahiran terakhir ini, Sang
Ayah mengajarkan studi ini, dan melaluinya, Anda menjadi master dunia. Bahkan
anak-anak baru, yang datang kemari untuk belajar, tidak mengalami kerugian apa
pun. Sekalipun mereka datang belakangan, mereka bisa melakukan lebih banyak
upaya dan mendahului anak-anak yang lebih tua.
Lagu:
Bangunlah!
Wahai, mempelai wanita, bangunlah! Fajar baru akan segera terbit.
Om Shanti.
Anda,
anak-anak rohani yang termanis, mendengar lagu itu. Sang Ayah rohani telah
memberi tahu Anda anak-anak untuk duduk di sini dalam kesadaran jiwa. Sang Ayah
Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma) dan Anda,
anak-anak, telah bertemu satu sama lain. Ini disebut pertemuan antara jiwa-jiwa
dengan Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita
Paramatma) yang berlangsung di dunia fisik yang berwujud jasmani. Pertemuan ini
hanya terjadi satu kali. Tak seorang pun memanggil-manggil Beliau selama
setengah siklus di zaman emas dan perak. Anda anak-anak selalu bahagia di sana
dan Anda sekarang sedang menerima kebahagiaan itu. Anda dahulu pada awalnya
satopradhan, tetapi sekarang telah menjadi tamopradhan serta tidak suci, dan
Sang Ayah sekali lagi menyucikan Anda. Ketika Anda menjadi pemuja, Anda merasa
tidak bahagia. Anda mengalami penderitaan karena adanya lima sifat buruk. Dengan
semakin menuruni tangga, Anda semakin banyak mengalami penderitaan. Anda
anak-anak tahu bahwa sekarang, gunung-gunung penderitaan akan runtuh. Dunia lama
ini sekarang akan dihancurkan. Intelek Anda tahu bahwa Baba tanpa citra jasmani.
Beliau menjadi Sang Pengajar dan mengajar kita, para saligram. Beliau berkata,
“Anak-anak, Saya telah datang sekali lagi untuk menjadikan Anda master dunia.
Dahulu, 5000 tahun yang lalu, Anda juga adalah master surga. Apakah Anda ingat?
Anda dahulu dijadikan master surga pada zaman peralihan. Saya sekarang telah
datang kembali untuk mengubah Anda dari manusia menjadi devi-devta, yaitu master
surga. Saya memberi Anda warisan, kemudian Anda harus mengalami 84 kelahiran.
Sekarang, karena 84 kelahiran Anda menjelang berakhir, Saya pun datang. Anda
nanti akan mulai kembali dengan kelahiran pertama Anda. Saya adalah Ayah Anda,
dan Saya juga mengajar Anda.” Akankah Sang Ayah memungut biaya untuk mengajar
anak-anak Beliau sendiri? Bagaimana mungkin Beliau bisa memungut biaya dari
anak-anak Beliau? Beliau bahkan tidak menarik biaya sepeser pun. Beliau datang
dari tempat yang sedemikian jauh, dari hunian yang tertinggi, untuk mengajar
Anda. Saya datang untuk melakukan pekerjaan ini setiap hari. Jika seseorang
bekerja di tempat yang jauh, dia harus bepergian setiap hari. Anda tahu bahwa
Baba adalah Sang Samudra Pengetahuan dan Beliau memberikan pengetahuan tentang
permulaan, pertengahan, dan akhir dunia kepada kita. Tuhan berkata, “Saya, Yang
Esa, yang tanpa citra jasmani, adalah Sang Jiwa Yang Maha Tinggi – bukan Shri
Krishna. Krishna, yang Anda anggap sebagai Tuhan, tidak mungkin adalah Tuhan.
Dia mengalami 84 kelahiran penuh.” Tuhan tidak memiliki badan Beliau sendiri.
Sebagaimana Anda adalah jiwa, Beliau juga jiwa. Akan tetapi, jika Anda sekadar
menyebut Beliau sebagai jiwa, Beliau akan menjadi sama seperti semua jiwa yang
lain. “Inilah sebabnya, Saya disebut Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Sesuai dengan
rencana drama, nama Saya, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi, adalah Shiva. Saya tanpa
citra jasmani. Saya disebut Shiva Baba. Sesungguhnya, Saya hanya memiliki satu
nama, tetapi manusia telah memberi Saya begitu banyak nama. Nama Saya bukan
Rudra. Bukan Krishna yang menciptakan api persembahan. Semua hal itu tidak benar.
Hanya Saya yang datang untuk memberitahukan kebenaran kepada Anda. Saya
benar-benar telah datang untuk mengubah Anda dari manusia biasa menjadi Narayana.
Hunian Saya sangat jauh. Saya datang dan mengajar Anda melalui badan ini. Saya
tidak duduk di dalam badan orang ini sepanjang hari. Saya terus pergi ke segala
tempat. Karena menghina Saya, Anda telah menjadi sangat tidak bahagia dan
benar-benar tidak suci. Sebagian orang menyebut Brahma sebagai Adi Dewa,
sebagian lagi menyebutnya sebagai Adam, dan sebagian lagi menyebutnya Mahawira.
Anda menyebut dia Prajapita. Anda telah mengingat Saya selama setengah siklus.
Inilah sebabnya, Saya harus datang ke negeri asing ini.” Semua jiwa tidak suci
dan tidak bahagia. Semuanya yatim-piatu; Anda tidak memiliki Lord dan Master.
Pemerintah tidak memungut biaya untuk pendidikan anak-anak yatim-piatu.
Pemerintah spiritual ini sangat besar. Tak seorang pun mengenal Sang Ayah yang
tak terbatas. Mereka melakukan begitu banyak tapasya, merapal mantra, memberikan
donasi, dan beramal. Ketika Anda bertanya mengapa mereka melakukannya, mereka
menjawab bahwa dengan melakukan semua hal itu, mereka akan bisa mencapai Tuhan.
Mereka yakin bahwa sebagian orang bisa tiba di sana dengan merapal mantra dan
melakukan tapasya, sementara yang lain bisa mencapainya dengan mempelajari
kitab-kitab suci. Sang Ayah berkata, “Bukan seperti itu. Dengan melakukan
pemujaan, Anda justru menjadi semakin tidak suci. Sayap-sayap Anda telah patah.
Itulah sebabnya, sebelum Anda menerima minyak pengetahuan, Anda tidak bisa
terbang. Pelita telah padam karena minyak, yaitu bahan bakarnya, sekarang sudah
habis. Saya datang untuk mengisi ulang Anda. Anda tahu bahwa Baba sudah datang.
Anda selalu bahagia di sini, tetapi begitu pulang ke rumah, Anda lupa. Saya
tidak memungut biaya apa pun dari Anda untuk studi ini.” Anda berkata bahwa Anda
memberikan segenggam beras. Di jalan pemujaan, Anda telah memberikan segenggam
beras dan menerima imbalannya dalam kelahiran Anda berikutnya. Anda tahu bahwa
Sang Ayah sekarang sedang duduk secara pribadi di hadapan Anda dan mengajar Anda
tanpa memungut biaya apa pun. Beliau tahu bahwa Anda tidak punya apa-apa, jadi
bagaimana mungkin Sang Ayah mengambil apa pun dari Anda? Anda harus mengeluarkan
begitu banyak biaya untuk studi-studi fisik. Anda harus mengikuti begitu banyak
ujian. “Saya hanya mengajarkan satu studi kepada Anda. Ketika anak-anak yang
baru masuk ke sekolah, Saya terus menambahkan mereka. Memang, mereka yang datang
agak belakangan harus melakukan sedikit lebih banyak upaya. Sebagai gantinya,
mereka yang datang belakangan menerima banyak poin yang bagus. Mereka yang
belajar dengan cepat tidak mengalami kerugian apa pun. Ketika mereka menerima
banyak poin baru yang bagus, mereka mendahului anak-anak yang lebih tua.” Sang
Ayah berkata, “Ada begitu banyak anak yang dahulu datang pada permulaan,
sekarang telah pergi. Bagus jika Anda datang belakangan, karena Anda terus
menerima poin-poin yang paling mendalam.” Sang Ayah berkata, “Di samping itu,
Anda juga harus mempelajari pendidikan duniawi. Anda boleh menjalankan bisnis
Anda dan sebagainya untuk mencari nafkah bagi badan Anda, tetapi ingatlah Saya
saja dan juga ingatlah siklus. Jangan melupakan ini.” Anda paham bahwa sekarang
adalah akhir dari 84 kelahiran Anda. Sang Ayah menjelaskan, “Ingatlah Saya, maka
Anda akan berubah dari tamopradhan menjadi satopradhan. Anda mengingat ayah Anda
dan juga suami Anda. Sekarang, Sayalah Sang Suami di atas segala suami, Sang
Ayah di atas segala ayah, dan Saya juga Sang Pengajar Anda. Sayalah
segala-galanya bagi Anda. Saya memberi Anda kebahagiaan. Sanak-saudara yang
tidak suci itu mendatangkan kesengsaraan bagi Anda. Di zaman emas, tidak ada
orang yang mendatangkan kesengsaraan bagi siapa pun. Saya sekarang telah datang
untuk memberi Anda keberuntungan kerajaan zaman emas.” Anda tahu bahwa Anda
hanya bisa mengklaim warisan ini dari Sang Ayah pada zaman peralihan. Semuanya
tergantung pada seberapa banyak Anda belajar sekarang. Studi ini sangat mudah.
Ini adalah pengetahuan yang mudah dan ingatan yang mudah. Kematian sudah di
ambang pintu. “Saya telah datang untuk membawa Anda pulang. Inilah sebabnya,
Saya disebut Sang Kematian di atas segala kematian.” Ada ungkapan, “Kematian
datang menjemput.” Kematian menimpa badan, bukan jiwa. Jiwa meninggalkan badan
yang lama dan mengenakan badan yang baru. Jiwa memainkan perannya. Anda tahu
bahwa segala sesuatu sekarang akan dihancurkan sekaligus. Akan terjadi kematian
yang sedemikian dahsyat, sehingga tidak ada seorang pun yang tersisa untuk
meratapi yang lain. Semua jiwa harus pulang ke rumah. Manusia menangis ketika
mereka harus mengalami kelahiran kembali berulang kali di dunia kesengsaraan.
Anda memanggil-manggil Sang Ayah agar Beliau datang dan membawa Anda pulang
berdampingan bersama Beliau. Sekarang, karena Baba sudah datang, Beliau akan
membawa semua jiwa manusia pulang berdampingan bersama Beliau. Ketika
penghancuran terjadi, semua orang akan mati; tak seorang pun tersisa. Pemerintah
sedang menyusun rencana mereka sendiri. Dunia manusia terus berkembang. Ada
begitu banyak daun yang bertunas bahkan pada dahan-dahan dan ranting-ranting
terkecil. Pohon akan bertumbuh, tetapi jangka hidupnya juga terbatas. Durasi
pohon kalpa tidak mungkin ratusan ribu tahun. Sang Ayah sekarang sedang mengajar
Anda untuk membuat Anda menjadi devi-devta yang layak dipuja. Sang Ayah datang
dan terlebih dahulu menemui Anda. Jiwa-jiwa dari berbagai agama lain datang
belakangan pada saat akhir. Anda memasuki zaman emas. “Andalah yang Saya ajar.
Saya hanya memberi tahu Anda: jika Anda ingin pergi ke dunia yang suci, jangan
menuruti sifat buruk nafsu birahi. Jadi, mengapa Anda tidak mendengarkan Saya?
Apakah Anda tidak mampu hidup tanpa racun? Jika Anda tidak mengikuti petunjuk
Saya, Anda tidak akan mampu mengklaim status tinggi.” Anda ingin pergi ke
daratan Krishna. Jadi, apakah Anda akan memasuki kerajaan Krishna, atau sekadar
menjadi bagian dari rakyat di sana? Hanya para pangeran dan putri raja yang akan
bermain bersama Krishna. Rakyat tidak akan bermain dengan dia. Bahkan Mama dan
Baba pun terus belajar. Anda tahu bahwa Radhe dan Krishna akan menjadi Lakshmi
dan Narayana setelah mereka menikah. Rosario diciptakan bagi mereka yang menjadi
bagian kerajaan. Jadilah salah satu manik rosario delapan. Jika bukan delapan,
setidaknya jadilah salah satu manik rosario 108. Sekurang-kurangnya, jadilah
salah satu manik rosario 16.108. Ini adalah Raja Yoga. Anda harus mengikuti
shrimat Sang Ayah. Jelaskanlah juga hal ini kepada anggota-anggota keluarga Anda.
Sang Ayah sedang menjelaskan kepada Anda agar Anda bisa menjelaskan kepada orang
lain. Dunia lama harus dihancurkan. Perang Mahabharata, yang terjadi ketika
Tuhan datang, juga sangat terkenal. Tuhan datang dan mengajarkan Raja Yoga
kepada Anda, Beliau mendirikan surga dan menghancurkan neraka. Inilah waktu yang
sama itu. Kerajaan akan didirikan sekali lagi. Tidak ada dharma lain di zaman
emas. Bharata dahulu adalah mahkota, sangat kaya raya. Dari sinilah orang-orang
Kristen menjadi begitu kaya. Berkarung-karung harta telah dijarah dari Kuil
Somnath dan diangkut dengan unta. Itu baru satu kuil, sedangkan ada begitu
banyak kuil di Bharata. Sang Ayah memberitahukan rahasia tentang keseluruhan
pohon kepada Anda. “Saya, Sang Benih, ada di atas. Ini adalah pohon terbalik.
Saya berpengetahuan penuh. Anda memanggil-manggil Saya, ‘Wahai, Sang Penyuci,
datanglah!’ Akan tetapi, manusia mengatakan bahwa Tuhan melampaui nama dan wujud.
Rahwana telah membuat semua jiwa benar-benar tidak bijak.” Anda sekarang telah
mengingat siapa Ayah Anda yang sebenarnya, dan bagaimana siklus ini berputar.
Tidak semua orang memiliki pemahaman yang sama. Tidak ada dua orang yang sama
dalam pemahaman mereka. Tidak ada dua orang yang memiliki ciri-ciri fisik sama
persis. Oleh sebab itu, Anda anak-anak sekarang harus menjadi milik Sang Ayah.
Beliaulah Sang Ayah, Sang Pengajar, dan juga Sang Satguru. Anda tahu bahwa
Beliau tidak memungut biaya apa pun. Anda menerima kerajaan untuk 21 kelahiran
tanpa mengeluarkan uang satu sen pun. Anda dahulu selalu memberikan sesuatu
dalam nama Tuhan di jalan pemujaan, kemudian Anda menerima imbalannya dalam
kelahiran Anda berikutnya. “Saya sekarang telah datang dan secara langsung
mengubah Bharata menjadi surga. Semua biaya untuk itu ditanggung oleh anak-anak.”
Beliau hanya memberi tahu anak-anak Beliau untuk menanggung pembiayaan. Sang
Ayah menggunakan Brahma ini sebaik-baiknya untuk membiayai semua pengeluaran.
Beliau memasuki badannya dan membuatnya melakukan segala sesuatu. Dia (Brahma)
dengan cepat menyerahkan dirinya. Dia memberikan segala sesuatu yang dimilikinya.
Baba berkata, “Jadilah pengemis, maka Saya akan menjadikan Anda seorang pangeran,
seperti ini.” Kemudian, Beliau memberinya penglihatan ilahi. Jadi, Brahma
kemudian berpikir, “Apa gunanya segala hal ini bagi saya? Penghancuran pasti
harus terjadi.” Baba berkata, “Jangan mengepalkan tangan Anda seperti seekor
monyet! Bukalah tangan Anda!” Lalu, Brahma segera membuka tangannya. Bagaimana
lagi seluruh biaya untuk semua anak ini bisa dipenuhi? Anak-anak menjadi
maharaja, sedangkan sang leluhur menjadi penasihat. Ini berarti bahwa Sang Ayah
menggunakan satu orang untuk menyediakan dananya. Bhatthi (tungku) harus
diciptakan bagi Anda anak-anak. Sekolah juga dibuka. Anda sekarang sudah pandai
dan juga mengajar orang lain. Anda memberikan manfaat kepada banyak jiwa. Sang
Ayah adalah Sang Pemberkah; Beliau memindahkan Anda semua dari neraka dan
membawa Anda ke surga. Semakin besar upaya yang Anda lakukan, semakin tinggi
status yang akan Anda klaim. Anda akan terus mendapatkan lebih banyak gagasan
untuk mengadakan pameran dan sebagainya untuk menciptakan rakyat. Banyak rakyat
akan terus berdatangan. Jumlah raja dan ratu memang hanya sedikit, tetapi jumlah
rakyat ada jutaan. Hanya ada satu raja dan ratu. Tidak ada pertempuran atau
perkelahian di sana. Anda anak-anak tahu bahwa kematian sekarang sudah di depan
mata Anda. Semakin banyak Anda beryoga, semakin Anda berubah dari jiwa-jiwa
berdosa menjadi jiwa-jiwa dermawan. Tidak ada cara lain. Anak-anak yang patuh
pasti mengikuti ibu dan ayah mereka. Jika seorang ayah menjadi suci tetapi
anak-anaknya tidak, berarti anak-anak itu tidak patuh. Anda harus menjadi
penghancur keterikatan. Satu-satunya milik saya hanyalah Shiva Baba dan tidak
ada yang lain. Anda akan menerima warisan Anda dari Beliau. Anda sekarang harus
mengklaim warisan dunia baru dari Sang Ayah. Oleh sebab itu, jangan menjadi
tidak suci. Anda tidak bisa pergi ke dunia baru tanpa menjadi suci. Pasti ada
hukuman untuk dosa-dosa yang telah dilakukan, kelahiran demi kelahiran;
seakan-akan, ada hukuman yang harus ditanggung untuk dosa-dosa yang telah
dilakukan selama 63 kelahiran. Hukuman juga dialami dalam penjara rahim. Di
zaman emas, tidak ada penjara dan sebagainya. Itu adalah surga. Sang Ayah
sekarang telah memasuki badan orang biasa. Inilah sebabnya, tak seorang pun
mengenali Beliau. Hanya melalui beryoga dengan Sang Ayah, Anda jiwa-jiwa bisa
menjadi suci. Sang Ayah berkata, “Saya memasuki dunia yang tidak suci dalam
badan yang tidak suci dan membuat dia menjadi jiwa suci nomor satu. Hal yang
sama juga berlaku bagi Anda.” Anda juga menjadi suci. Anda telah menjadi
anak-anak Sang Ayah. Anda juga anak-anak Prajapita Brahma. Oleh sebab itu, Anda
mengatakan, “BapDada.” Sang Ayah menjelaskan, “Sekarang, hanya tersisa sangat
sedikit waktu. Tidak ada jaminan bagi badan-badan Anda.” Teruslah mengingat Sang
Ayah dan jadilah pemutar chakra kesadaran diri. Sepanjang hari, peliharalah
pemikiran ini. Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Jadilah
penghancur keterikatan sepenuhnya. Teguhkanlah pelajaran tentang menjadi milik
Shiva Baba Yang Esa saja dan bukan yang lain. Jadilah anak-anak yang patuh dan
ikutilah sang ibu dan sang ayah.
2. Anda menerima
kerajaan untuk 21 kelahiran dengan mempelajari studi yang sama sekali tidak
mengeluarkan biaya sepeser pun. Oleh sebab itu, belajarlah dengan penuh cinta
kasih. Jadilah pemutar chakra kesadaran diri.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi beruntung berjuta kali lipat, serta senantiasa berada dalam kebahagiaan
dan intoksikasi atas keberuntungan luhur Anda.
Di seluruh dunia,
tidak ada satu pun dari mereka yang disebut sebagai bapak agama atau Jagadguru
(Guru Dunia) yang menerima kelahiran atau pemeliharaan yang bersifat alokik ini
dari Sang Ibu dan Sang Ayah. Mereka bahkan tidak dapat mengalami kehadiran Ibu
dan Ayah yang ilahi dalam mimpi mereka, sedangkan Anda—jiwa-jiwa luhur yang
sangat beruntung—layak menerima cinta kasih dan ingatan dari sang ibu dan Sang
Ayah setiap hari serta menjalin segala bentuk relasi dengan Mereka. Sang Ayah
Yang Maha Kuasa sendiri menjadi Pelayan bagi Anda anak-anak dan memenuhi
tanggung jawab persahabatan di setiap langkah. Oleh karena itu, tetaplah
mengalami kebahagiaan dan intoksikasi atas keberuntungan yang luhur ini.
Slogan:
Agar badan
dan mental Anda senantiasa bahagia, miliki pikiran-pikiran yang penuh kekuatan
tentang kebahagiaan.
Sinyal Avyakt:
Tumbuhkan Semangat untuk Mengangkat Jiwa Lain dan Angkatlah Juga Mereka yang
Telah Menghina serta Mencemarkan Nama Baik Anda
BapDada selalu
memberikan shrimat: Biarlah mental Anda senantiasa memiliki restu baik dan
perasaan suci bagi setiap jiwa. Milikilah sikap mental untuk mengangkat bahkan
mereka yang menghina dan mencemarkan nama baik Anda. Inilah yang disebut
memiliki mental yang bersih. Ketika Anda memiliki pikiran sia-sia mengenai diri
sendiri maupun orang lain, itu berarti mental Anda tidak bersih. Saat Anda
memiliki mental yang bersih serta intelek yang bersih dan jernih, barulah Anda
mampu menciptakan tahapan double light; ringan serta bercahaya . Inilah cara
mudah untuk menjadikan tahapan Anda setara dengan Sang Ayah.