28.11.25 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, ini adalah permainan labirin. Anda berulang kali melupakan Sang
Ayah. Milikilah keyakinan dalam intelek maka Anda tidak akan terjebak dalam
permainan ini.
Pertanyaan:
Selagi
melihat waktu pelunasan, apa tugas Anda anak-anak?
Jawaban:
Tugas Anda
adalah selalu sangat sibuk dalam studi ini dan tidak terlibat dalam hal-hal
lain. Sang Ayah akan mendudukkan Anda di mata Beliau, menjadikan Anda kalung di
leher Beliau, dan membawa Anda pulang bersama-Nya. Setiap jiwa harus melunasi
rekening mereka dan kembali pulang. Sang Ayah telah datang untuk membawa setiap
jiwa pulang bersama Beliau.
Lagu:
Sang Penghuni
hunian yang sangat jauh telah datang ke daratan asing.
Om Shanti.
Sang Ayah
rohani duduk di sini dan menjelaskan kepada Anda anak-anak rohani bahwa setiap
orang di dunia ini pada umumnya dan di Bharata khususnya, menginginkan kedamaian
di dunia. Anda harus memahami bahwa hanya Sang Master Dunialah yang mendirikan
kedamaian di dunia. Orang hanya perlu memanggil Tuhan, Sang Ayah, untuk
menyebarkan kedamaian di dunia. Akan tetapi, orang-orang malang itu bahkan tidak
tahu siapa yang harus mereka panggil. Ini mengacu kepada seluruh dunia, mereka
menginginkan kedamaian di seluruh dunia. Hunian kedamaian, tempat Anda jiwa-jiwa
dan Sang Ayah tinggal, terpisah dari dunia ini. Hanya Sang Ayah yang tak
terbatas menjelaskan ini. Sekarang ada manusia dan agama tak terhitung jumlahnya
di dunia ini. Mereka mengatakan, "Jika ada satu agama, tentu akan ada kedamaian."
Akan tetapi, semua agama itu tidak mungkin bisa bersatu. Ada pujian untuk
Trimurti. Banyak juga yang memiliki gambar Trimurti. Anda tahu bahwa pendirian
terjadi melalui Brahma. Pendirian apa? Tentu bukan kedamaian saja. Ada pendirian
kedamaian dan kebahagiaan. Lima ribu tahun yang lalu di Bharata, ketika kerajaan
mereka ada, semua manusia lain telah menanggalkan badan mereka dan pulang ke
rumah. Sekarang mereka menginginkan satu agama, satu kerajaan, dan satu bahasa.
Anda anak-anak mengerti bahwa Sang Ayah sekarang sedang mendirikan kedamaian,
kebahagiaan, dan kemakmuran. Satu kerajaan itu pasti akan ada di sini. Pendirian
satu kerajaan itu sedang berlangsung; ini bukan hal baru. Satu kerajaan itu
telah didirikan berkali-kali sebelumnya. Kemudian, karena jumlah agama bertambah,
pohon terus tumbuh dan Sang Ayah kemudian harus datang. Jiwalah yang mendengar
dan belajar; sanskara ada dalam jiwa: “Saya, sang jiwa, mengadopsi banyak badan
yang berbeda.” Untuk mengembangkan keyakinan ini dalam intelek Anda, Anda
anak-anak perlu banyak upaya. Anda mengatakan, "Baba, kami melupakan ini
berulang kali." Sang Ayah menjelaskan, "Ini adalah permainan labirin.
Seolah-olah Anda telah terjebak di dalamnya. Anda tidak tahu bagaimana Anda bisa
kembali ke rumah atau ke kerajaan Anda." Sang Ayah sekarang menjelaskan itu
kepada Anda, tetapi Anda sebelumnya tidak tahu apa pun. Intelek jiwa-jiwa telah
menjadi seperti batu. Ada istilah intelek batu dan intelek ilahi di Bharata. Di
sinilah raja-raja yang berintelek batu dan yang berintelek ilahi ada. Juga ada
kuil untuk Tuhan Keilahian. Anda jiwa-jiwa sekarang paham dari mana Anda datang
untuk memainkan peran Anda. Sebelumnya, Anda tidak tahu apa pun. Dunia ini
disebut hutan duri. Seluruh dunia adalah hutan duri. Anda tidak pernah mendengar
ada kebakaran di taman bunga. Selalu hutanlah yang terbakar. Ini juga hutan; ini
pasti akan dibakar. Tumpukan jerami kering akan dibakar. Seluruh dunia ini
disebut tumpukan jerami kering. Anda anak-anak sekarang mengenal Sang Ayah dan
Anda duduk secara pribadi di hadapan Beliau. Anda dahulu menyanyikan, "Saya
hanya akan duduk bersama-Mu." Semua itu sekarang sedang terjadi. Anda pasti
sedang mempelajari mahawakya Tuhan. Tuhan hanya berbicara kepada Anda anak-anak.
Anda tahu bahwa Tuhanlah yang mengajar Anda. Siapakah Tuhan? Shiva yang tak
berwujud jasmani disebut sebagai Tuhan. Tuhan Shiva dipuja di sini. Pemujaan
tidak terjadi di zaman emas. Mereka bahkan tidak mengingat Beliau di sana. Para
pemuja menerima kerajaan zaman emas sebagai buah atas pemujaan mereka. Anda
mengerti bahwa Anda telah melakukan pemujaan yang paling banyak dan inilah
sebabnya Anda adalah yang pertama datang kepada Sang Ayah. Kemudian Anda akan
pergi ke kerajaan. Anda anak-anak harus membuat upaya penuh untuk mengklaim
status tinggi di dunia baru. Anda anak-anak ingin pergi ke rumah baru dengan
cepat. Hanya pada permulaan saja, rumah itu baru; kemudian itu akan terus
bertambah tua. Jumlah anak-anak dalam sebuah rumah terus berkembang. Anak-anak,
cucu, dan sebagainya akan ada di dalam rumah tua. Mereka akan mengatakan, "Rumah
ini milik kakek kami atau kakek buyut kami." Akan ada banyak yang datang
belakangan. Semakin intens upaya yang Anda buat, semakin awal Anda akan pergi ke
rumah baru. Sang Ayah menjelaskan cara-cara yang sangat mudah agar Anda bisa
melakukan upaya. Mereka juga membuat upaya dalam pemujaan. Nama-nama mereka yang
melakukan banyak pemujaan diagungkan. Orang bahkan membuat perangko tentang
beberapa pemuja. Tak seorang pun tahu tentang rosario pengetahuan. Pertama-tama,
ada pengetahuan, kemudian ada pemujaan. Sekaranglah Anda anak-anak mengerti
bahwa ada pengetahuan selama setengah siklus, yang berarti selama zaman emas dan
perak. Anda anak-anak sekarang menjadi berpengetahuan. Seorang pengajar selalu
memiliki pengetahuan penuh. Pelajar menerima nilai, secara berurutan. Yang Esa
adalah Sang Pengajar yang tak terbatas. Anda adalah pelajar yang tak terbatas.
Anda, para pelajar, akan lulus secara berurutan, sebagaimana Anda lulus pada
siklus yang lalu. Sang Ayah menjelaskan bahwa Anda adalah yang mengalami 84
kelahiran. Dalam 84 kelahiran, Anda memiliki 84 pengajar. Anda pasti harus
mengalami kelahiran kembali. Pertama-tama, dunia pasti satopradhan dan kemudian
menjadi tua dan tamopradhan. Manusia juga menjadi tamopradhan. Pertama-tama
pohon baru dan satopradhan. Daun baru sangat bagus. Ini adalah pohon yang tak
terbatas. Ada banyak agama. Intelek Anda sekarang harus masuk ke dalam yang tak
terbatas. Pohon ini begitu besar! Pertama-tama ada agama devi-devta yang asli
dan abadi, dan kemudian berbagai agama yang datang. Anda telah mengalami
berbagai hal dalam 84 kelahiran. Itu juga tak termusnahkan. Anda tahu bahwa Anda
mengelilingi siklus 84 kelahiran setiap siklus. Hanya Andalah yang mengelilingi
siklus 84 kelahiran. Tak ada jiwa manusia mengalami 8,4 juta kelahiran. Ada
banyak jenis hewan dan lain-lain. Tak seorang pun mampu menghitungnya. Jiwa
manusia mengalami 84 kelahiran. Anda sekarang telah menjadi benar-benar lelah
memainkan peran Anda. Anda telah menjadi tidak bahagia. Sambil menuruni anak
tangga, Anda telah menjadi tamopradhan dari satopradhan. Dari tamopradhan, Sang
Ayah membuat Anda satopradhan kembali. Sang Ayah berkata, "Saya masuk ke dunia
yang tamopradhan dan ke dalam badan yang tamopradhan." Seluruh dunia sekarang
tamopradhan. Manusia bertanya bagaimana bisa ada kedamaian di seluruh dunia.
Mereka tidak tahu kapan ada kedamaian di dunia. Sang Ayah berkata, "Anda
memiliki gambar di rumah Anda, bukan? Dahulu ada kedamaian di seluruh dunia,
ketika itu adalah kerajaan mereka. Itu disebut surga. Dunia baru disebut surga,
zaman emas. Dunia tua ini sekarang harus berubah. Kerajaan sedang didirikan."
Dahulu itu hanya kerajaan mereka di seluruh dunia. Banyak orang pergi ke Kuil
Lakshmi dan Narayana. Mereka tidak paham bahwa mereka dahulu adalah master atas
Bharata ini, bahwa sungguh-sungguh ada kedamaian dan kebahagiaan dalam kerajaan
mereka. Itu hanya 5000 tahun yang lalu ketika kerajaan mereka ada. Setelah
setengah siklus, dunia disebut tua. Pengusaha memiliki swastika dalam buku
pembukuan mereka. Itu juga memiliki arti. Mereka hanya menyebut itu Ganesh.
Mereka menganggap Ganesh sebagai dewa, penghancur rintangan. Swastika memiliki
empat bagian yang sama. Semua itu adalah jalan pemujaan. Orang-orang merayakan
Deepawali (festival cahaya). Sesungguhnya, Diwali sejati adalah perziarahan
ingatan. Melaluinya, cahaya dari Anda jiwa-jiwa menyala selama 21 kelahiran.
Anda memperoleh banyak penghasilan. Anda anak-anak harus memiliki banyak
kebahagiaan. Ini adalah rekening baru Anda untuk dunia baru. Anda sekarang harus
mengumpulkan penghasilan untuk 21 kelahiran. Sang Ayah menjelaskan ini kepada
Anda anak-anak. Apakah Anda sekarang sedang mendengar sambil menyadari diri Anda
sebagai jiwa? Jika Anda mendengar sambil menyadari diri Anda sebagai jiwa, Anda
mengalami kebahagiaan. Sang Ayah sedang mengajar kita! Ini adalah perkataan
agung Tuhan! Tuhan hanya Satu. Beliau pasti datang dan menggunakan badan, karena
hanya dengan demikian bisa ada perkataan Tuhan. Tak seorang pun tahu ini dan
karena itulah orang-orang telah mengatakan, “Neti, neti” ( bukan ini, bukan itu).
Mereka mengatakan bahwa Beliau adalah Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Jiwa Yang Maha
Tinggi. Kemudian mereka mengatakan bahwa mereka tidak mengenal Beliau. Mereka
menyebut Shiva “Baba” dan mereka juga menyebut Brahma “Baba”. Mereka tidak
pernah menyebut Vishnu “Baba”. Prajapita juga Baba. Anda adalah para BK. Ketika
Anda tidak menggunakan gelar “Prajapita Brahma” mereka tidak mengerti. Ada
begitu banyak BK, jadi pasti ada Prajapita. Inilah sebabnya Anda pasti harus
menulis kata ”Prajapita”. Mereka kemudian akan paham bahwa Prajapita adalah ayah
mereka. Dunia baru pastilah tercipta melalui Prajapita. Kita jiwa-jiwa awalnya
brother. Kemudian, ketika kita mengadopsi badan, kita menjadi brother dan
sister. Anak-anak Sang Ayah adalah jiwa-jiwa yang tak bisa musnah. Lalu, dalam
bentuk fisik, kita adalah brother dan sister. Inilah sebabnya ada nama Prajapita
Brahma. Akan tetapi, kita tidak mengingat Brahma. Hanya para ayah duniawi dan
Sang Ayah dari luar dunia ini yang diingat. Tak seorang pun mengingat Prajapita
Brahma. Pada waktu sengsara orang-orang mengingat Sang Ayah, bukan Brahma.
Mereka berkata, "Oh, Tuhan!" Mereka tidak pernah mengatakan, "Oh, Brahma!" Pada
waktu bahagia mereka tidak mengingat siapa pun. Di sana, yang ada hanya
kebahagiaan. Tak seorang pun mengetahui hal ini. Anda tahu bahwa ada tiga ayah
saat ini. Di jalan pemujaan mereka mengingat ayah duniawi mereka dan Sang Ayah
dari luar dunia ini. Di zaman emas mereka hanya mengingat ayah fisik mereka. Di
zaman peralihan, Anda mengingat ketiga ayah. Anda juga memiliki ayah duniawi,
tetapi Anda mengerti bahwa mereka adalah ayah-ayah yang terbatas. Anda menerima
warisan yang terbatas dari mereka. Kita sekarang telah menemukan Sang Ayah yang
tak terbatas. Dari Beliaulah kita menerima warisan yang tak terbatas. Ini adalah
sesuatu yang harus dipahami. Sang Ayah yang tak terbatas sekarang telah memasuki
badan Brahma, untuk memberi Anda anak-anak kebahagiaan yang tak terbatas. Dengan
menjadi milik-Nya, Anda menerima warisan yang tak terbatas. Ini seperti menerima
warisan Kakek Anda melalui Brahma. Beliau berkata, "Saya memberi Anda warisan.
Saya mengajar Anda. Saya memiliki pengetahuan. Manusia maupun devi-devta tidak
memiliki pengetahuan. Saya memberi pengetahuan yang Saya miliki dalam diri Saya
kepada Anda anak-anak. Ini adalah pengetahuan spiritual. Anda tahu bahwa Anda
menerima status dari Sang Ayah rohani. Anda harus mengaduk samudra pengetahuan
seperti ini. Ada ungkapan, "Mereka yang menaklukkan mental, menaklukkan
segalanya, sedangkan mereka yang dikalahkan oleh mental, dikalahkan oleh
segalanya." Sesungguhnya, harus dikatakan, "Mereka yang menaklukkan Maya,"
karena mental tidak bisa ditaklukkan. Manusia bertanya, "Bagaimana bisa ada
kedamaian mental?" Sang Ayah bertanya, "Bagaimana jiwa bisa mengatakan bahwa dia
menginginkan kedamaian mental?" Jiwa-jiwa sendiri tinggal di hunian kedamaian.
Ketika jiwa memasuki badanlah jiwa mulai melakukan perbuatan. Sang Ayah berkata,
"Sekarang stabilkan diri Anda dalam agama asli Anda. Sadarilah diri Anda sebagai
jiwa. Agama asli sang jiwa adalah kedamaian. Di mana lagi Anda bisa menemukan
kedamaian?" Contoh mengenai kalung sang ratu adalah berdasarkan ini. Para
saniyasi memberi contoh ini dan kemudian mereka sendiri pergi ke hutan mencari
kedamaian. Sang Ayah berkata, "Agama Anda jiwa-jiwa adalah kedamaian. Hunian
kedamaian, dari mana Anda datang untuk memainkan peranan Anda, adalah rumah Anda.
Anda harus berlakon melalui badan. Ketika Anda menjadi lepas dari badan Anda,
ada keheningan mati. Jiwa akan mengambil badan baru, jadi mengapa Anda harus
mencemaskan sesuatu?" Jiwa itu tidak akan kembali lagi. Akan tetapi,
keterikatanlah yang mengganggu Anda. Di sana, keterikatan tidak akan mengganggu
Anda. Lima sifat buruk tidak ada di sana. Tidak ada kerajaan Rahwana di sana.
Itu adalah kerajaan Rama. Seandainya selalu kerajaan Rahwana, orang-orang tentu
akan menjadi lelah. Mereka tidak akan pernah bisa mengalami kebahagiaan. Anda
sekarang menjadi theis. Anda juga trikaldarshi. Manusia tidak mengenal Sang Ayah
dan inilah sebabnya mereka disebut atheis. Anda anak-anak sekarang mengerti
bahwa kitab suci dari masa lalu semuanya berasal dari jalan pemujaan. Anda
sekarang berada di jalan pengetahuan. Sang Ayah mendudukkan Anda di mata Beliau
dan membawa Anda kembali ke rumah bersama-Nya dengan begitu banyak kasih. Beliau
berkata, "Saya membuat Anda semua menjadi kalung di leher Saya dan membawa Anda
kembali pulang." Setiap orang memanggil-manggil Beliau. Beliau membuat mereka
yang telah menjadi jelek dengan duduk di atas tungku nafsu birahi, duduk di atas
tungku pengetahuan. Beliau membuat mereka melunasi rekening mereka dan membawa
mereka pulang. Tugas Anda sekarang adalah belajar. Untuk apa Anda terlibat
dengan urusan lain? "Bagaimana orang-orang akan mati? Apa yang akan terjadi?"
Mengapa Anda harus terlibat dalam semua itu? Saat ini adalah waktu pelunasan.
Setiap orang akan melunasi rekening mereka dan kembali ke rumah. Anda anak-anak
memiliki rahasia tentang drama yang tak terbatas ini dalam intelek Anda; tidak
ada orang lain yang memiliki ini. Anda anak-anak tahu bahwa Anda datang kepada
Baba setiap siklus untuk mengklaim warisan Anda yang tak terbatas. Kita adalah
sosok yang hidup. Sang Ayah telah datang dan memasuki badan seseorang. Sang Ayah
berkata, "Saya memasuki badan orang biasa; Saya duduk di sini dan menjelaskan
kepadanya bahwa dia tidak tahu kelahiran-kelahirannya sendiri." Tidak ada orang
lain yang bisa mengatakan, "Anak-anak, jadilah sadar jiwa dan ingatlah Sang
Ayah!" Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan, dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Lakukanlah
perziarahan ingatan dan rayakanlah Deepawali yang sejati setiap hari. Anda harus
mengumpulkan penghasilan untuk 21 kelahiran dalam rekening baru Anda.
2. Ingatlah selalu
rahasia drama dalam intelek Anda dan jangan terlibat dalam hal apa pun selain
pengetahuan ini. Lunasilah semua rekening karma Anda.
Berkah:
Semoga Anda
penuh dengan harta kebahagiaan dan mengakhiri stok segala sesuatu yang sia-sia
melalui tahapan spiritualitas Anda.
Dengan tahapan
spiritualitas Anda, akhiri stok segala hal yang sia-sia. Jika tidak, dengan
membicarakan kelemahan satu sama lain, Anda akan terus menyebarkan bibit
penyakit itu ke dalam atmosfer. Dengan melakukan itu, atmosfer tidak akan
menjadi kuat. Banyak jiwa akan datang ke hadapan Anda dengan berbagai macam
perasaan, tetapi biarlah mereka pergi dengan membawa sesuatu yang penuh dengan
restu baik. Hal ini hanya mungkin bila Anda telah mengakumulasi stok hal-hal
yang membahagiakan. Jika Anda menyimpan hal-hal yang sia-sia terhadap seseorang
di hati Anda, maka di tempat hal-hal itu ada, Sang Ayah tidak akan hadir, dosa
yang akan hadir di sana.
Slogan:
Ketika Anda
menyalakan saklar kesadaran Anda, Anda tidak akan pernah mengalami suasana hati
yang padam tidak bersemangat.
Sinyal Avyakt:
Kembangkanlah Latihan Tahapan Terpisah dari Badan (Ashariri dan Videhi)
Sejauh mana Anda
sibuk, adalah sama pentingnya bagi Anda untuk sewaktu-waktu berlatih menjadi
terpisah dari badan. Dengan begitu, kelelahan akibat pelayanan atau gejolak
antara satu sama lain tidak akan terjadi. Jika Anda berlatih untuk menjadi tanpa
keterikatan dalam satu detik, maka ketika sesuatu terjadi, dengan adanya latihan
itu, Anda akan mampu melampaui apa pun yang terjadi dalam satu detik. Begitu
Anda memikirkannya, hal itu akan terjadi. Anda tidak perlu bertempur.