30.08.26 Avyakt Bapdada
Indonesian Murli 13.04.2011 Om Shanti Madhuban
Gunakan Api Vulkanik
dari Kekuatan Yoga Anda untuk Membakar Berbagai Sanskara Lama; Ungkapkan Sang
Ayah melalui Perilaku, Wajah, Pandangan, Sikap Mental dan Pikiran
Hari ini, cinta
kasih anak-anak memampukan mereka untuk menghadirkan Sang Samudra Cinta Kasih ke
hadapan mereka. BapDada merasa senang bahwa Anda memiliki cinta kasih kepada
Sang Ayah di dalam hati Anda, dan berlandaskan cinta kasih yang terus-menerus
ini, Anda pasti akan menjadi setara dengan Sang Ayah. Bagaimanapun juga, BapDada
menempatkan Anda di posisi terdepan dalam mata pelajaran cinta kasih. Hari ini,
Anda telah mengikat Beliau dengan tali cinta kasih Anda dan secara khusus
memanggil Sang Samudra Cinta Kasih untuk datang ke Madhuban. Biarlah cinta kasih
seperti itu senantiasa muncul. Cinta kasih dari hati Anda senantiasa sampai
kepada Sang Ayah—Sang Penghibur Hati—namun itu pasti berurutan. Sang Ayah
menginginkan agar tanda dari cinta kasih ini adalah Sang Penghibur Hati
senantiasa tinggal di dalam hati setiap anak; jangan ada anak yang merasa
sendirian, melainkan Anda semua harus berkombinasi. Periksalah apakah Anda
senantiasa berkombinasi atau sesekali merasa sendirian. Saat Anda sendirian,
Maya akan mengambil kesempatan, dan itulah sebabnya BapDada berpesan: Biarlah
Sang Penghibur Hati senantiasa tinggal di dalam hati Anda. Inilah yang disebut
cinta kasih sejati dan terus-menerus. Apakah Anda sesekali merasa sendirian,
atau apakah Anda senantiasa berkombinasi? Apakah janji yang telah dibuat oleh
setiap anak? Anda, para penghuni Madhuban, secara khusus memiliki intoksikasi
bahwa Anda bersama-sama, akan pulang ke rumah bersama-sama, dan akan memerintah
kerajaan bersama-sama. Demikian pula, anak-anak yang menjadi instrumen yang
sangat manis yang duduk di sini telah berjanji kepada Sang Ayah dari lubuk hati
mereka—dan bagi sebagian besar, janji ini juga telah terwujud dalam bentuk nyata—bahwa
Anda akan senantiasa berada dalam wujud berkombinasi. Namun, hal ini berurutan.
BapDada menginginkan agar setiap anak yang menjadi instrumen maharathi bisa
memberikan penglihatan tentang Sang Ayah, melalui wajah mereka dan agar
pandangan mengenai wajah Sang Ayah, dipenuhi cahaya, dan juga perilaku Baba yang
indah dan unik, senantiasa terpancar melalui wajah dan perilaku anak-anak itu.
Anda telah melihat
Ayah Brahma. Hingga akhir hayatnya, betapa seringnya—dalam setiap murli—Ayah
Brahma mengucapkan "Baba, Baba" sesuai dengan shrimat! Coba saja hitung itu!
Dalam setiap murli, dia mengucapkan "Baba, Baba" berkali-kali, dan melalui wajah,
sosok, kata-kata, serta khususnya sorot mata dan dahinya, dia mengungkapkan Sang
Ayah. Anda semua, anak-anak, telah mengalaminya. Apa yang Anda alami saat
memandang Ayah Brahma? BapDada. Tak seorang pun hanya menyebut kata "Ayah";
sebaliknya, dari bibir setiap anak muncul kata "BapDada" karena keduanya dialami
sebagai satu kesatuan. Ikutilah Sang Ayah dengan cara yang sama. Siapa pun yang
memandang Anda seharusnya dengan sendirinya teringat akan Sang Ayah melalui
wajah, kata-kata, perilaku, dan sorot mata Anda. Sang Ayah baru saja melihat
bahwa sebagian besar dari Anda memiliki pikiran untuk mengungkapkan Sang Ayah
melalui wajah, kata-kata, dan perbuatan Anda. Jadi, ikutilah Sang Ayah. Ayah
Brahma secara konstan mengungkapkan Sang Ayah melalui perilaku, wajah, sorot
mata, sikap mental, dan pikirannya. Anda semua telah mengalaminya. Bukan hanya
Ayah Brahma yang memandang Anda; BapDada pun memandang Anda. Apa alasannya? Ayah
Brahma senantiasa melebur Sang Ayah di dalam mata dan dahinya. Mata, ucapan, dan
perilaku Anda seharusnya mengungkapkan BapDada yang melebur di dalam diri Anda.
Yang Esa yang mengajar Anda haruslah terasa nyata dalam setiap perkataan Anda:
apa pun yang Anda ucapkan, Yang Esa yang mengajar dan mengisi Anda dengan
kekuatan adalah Sang Ayah Yang Mahakuasa—yaitu Tuhan. Anda adalah anak-anak
Tuhan. Anda murid-murid Tuhan. Anda bukanlah sekadar pengikut yang mengekor di
belakang Tuhan, melainkan mereka yang menciptakan berjuta-juta pada setiap
langkahnya. Kini, bahkan sang waktu pun siap bekerja sama dengan Anda. Situasi
sedang berubah, dan perubahan ini mengingatkan semua jiwa akan Tuhan, terlepas
dari keinginan sadar mereka. Jadi, ada sang waktu dan ada pula keistimewaan dari
kedua kelompok instrumen. Kelompok yang hadir dalam pertemuan ini adalah
kelompok yang ‘sudah siap’.
BapDada telah
melihat bahwa sebagian besar dari Anda, anak-anak yang telah datang, memiliki
semangat dan antusiasme di dalam hati: "Kami pasti akan mengungkapkan Sang
Ayah"—melalui wajah Anda, karakter wajah Anda, kata-kata, serta koneksi dan
relasi dengan jiwa mana pun. Saat ini, melalui pelayanan Anda kepada jiwa-jiwa
dengan perasaan penuh berkah dari mental Anda, jiwa-jiwa mulai berada dalam
koneksi dengan Anda dan berkeinginan untuk menjalin koneksi dengan Anda.
Terlihat bahwa dalam tugas pelayanan melalui mental yang diberikan BapDada
kepada Anda, ketika Anda melakukan pelayanan mental sembari menjadi yogyukt,
Anda pasti membuat vibrasi ini menjangkau jiwa lain. Mereka merasakan adanya
pancaran cahaya serta gelombang kebahagiaan dan kedamaian yang datang kepada
mereka dari suatu tempat, namun mereka tidak mengetahui dengan jelas dari mana
asalnya. Pancaran dan gelombang ini memang datang, tetapi mereka tidak menyadari
dengan jelas bahwa hal-hal tersebut datang dari anak-anak BapDada yang berasal
dari Bharata. Jika tidak, mereka semua akan berdatangan ke sini. Sekarang,
pancarkanlah sinar yang jauh lebih kuat ke arah jiwa-jiwa itu agar hal tersebut
menjadi jelas bagi mereka. Sinar itu sedang menjangkau mereka. Proses ini baru
saja dimulai. Sebagian sinar sudah mulai menjangkau beberapa dari mereka sedikit.
Sekarang, tingkatkanlah kekuatannya. Hal yang menjadi penghambat dalam proses
ini—yang menyebabkan sinar tersebut tidak sampai kepada mereka dengan jelas—adalah
kurangnya yoga yang bersifat seperti api vulkanik, meskipun Anda sudah memiliki
yoga dan duduk saat amrit vela. Akibatnya, para pemuja dan jiwa-jiwa yang
menjadi tujuan pancaran sinar Anda tidak menerimanya dengan cukup jelas. Kedua,
karena Anda tidak memiliki atau kurang memiliki kekuatan api vulkanik yoga,
sanskara yang menjadi penghalang tidak dapat diakhiri sepenuhnya. Anda memang
berupaya untuk mentransformasi sanskara, dan sanskara itu memang mati, namun
tidak terbakar habis. Sama halnya dengan kisah Rahwana: dia tidak hanya dibunuh,
tetapi setelah dibunuh, badannya juga dibakar karena jasadnya masih tetap ada
meski dia telah mati. Demikian pula, Anda duduk dalam ingatan saat amrit vela,
namun yoga yang berwujud api—khususnya api vulkanik—masih kurang. Anda memang
merayakan pertemuan, melakukan percakapan dari hati ke hati, serta membicarakan
berbagai hal dalam hidup Anda. Anda memiliki api yoga yang terus menyala. Anda
benar-benar membunuh sanskara tersebut, dan sanskara itu memang mati, namun
sesekali itu muncul kembali. Ketika sanskara itu dibakar, nama dan wujudnya pun
berubah dan berakhir. Kini, bahkan dalam percakapan dari hati ke hati, Anda
semua, anak-anak, berkata bahwa Anda tidak memiliki dan mencapai sebanyak yang
Anda harapkan.
Hari ini BapDada
memberikan isyarat karena anak-anak mahawira yang istimewa telah datang ke
pertemuan ini, dan di antara mereka terdapat para penghuni Madhuban. Apa yang
ada di Madhuban? Madhuban berarti Baba. Apa yang diingat setiap orang Ketika
Anda menyebut "Madhuban"? Baba dari Madhuban. Jadi, mereka yang berasal dari
Madhuban harus memberikan perhatian khusus pada hal ini. Saat menyebut "Madhuban",
apakah Anda mengingat Baba dari Madhuban? Dengan pandangan seperti apa semua
orang melihat mereka yang tinggal di Madhuban? Mereka yang adalah penghuni
Madhuban, angkatlah tangan Anda! Ada banyak sekali. Baik yang berada di bawah (Shantivan)
maupun di atas (Pandav Bhavan, Gyan Sarovar, dll.), jumlah terbesar dalam
perkumpulan hari ini adalah para penghuni Madhuban. BapDada merasa senang bahwa
para penghuni Madhuban pasti akan menunjukkan keajaiban di mana hanya Baba—dan
semata-mata Baba—yang terlihat dari wajah dan karakter setiap penghuni Madhuban.
Sang Ayah harus terlihat dalam situasi tersebut karena begitu banyak kekuatan
(bal) dan buah (fal) yang diperoleh dengan melayani yagya di Madhuban. Siapa pun
yang ingin mengambilnya dapat mengambilnya; Anda pasti menerimanya. Anda perlu
memberikan perhatian yang lebih besar dan terus-menerus untuk memeriksa serta
mengharmoniskan sanskara Anda. BapDada memiliki cinta kasih istimewa bagi setiap
anak Madhuban. Mengapa? Karena Anda telah menyerahkan diri untuk melayani yagya
yang diciptakan sendiri oleh Sang Ayah. Pertama, para penghuni Madhuban menerima
buah dari upaya yang telah mereka lakukan; dan kedua, melayani jiwa-jiwa
Brahmana atau jiwa-jiwa baru yang datang ke Madhuban merupakan pelayanan bagi
yagya—itu bukanlah pelayanan biasa. Anda menerima imbalan ekstra karena melayani
yagya. Jika seorang penghuni Madhuban menjalani kesehariannya dengan tepat
sesuai shrimat yang diterima dari BapDada—mulai dari amrit vela hingga malam
hari—maka dia pasti menerima imbalan ekstra. Entah mereka yang berada di
Madhuban menyadarinya atau tidak, atau bahkan jika mereka bersikap ceroboh
sekalipun, mereka tetap pasti menerima imbalan atas pelayanan mereka. Menjadi
penghuni Madhuban bukanlah hal yang biasa. Apa pun jenis pekerjaan yang
dilakukan seseorang—bahkan sekadar melakukan pekerjaan bersih-bersih—pekerjaan
sederhana seperti itu pun memampukan Anda mengakumulasi banyak imbalan karena
itu adalah yagya yang diciptakan oleh Sang Ayah. Dari yagya inilah, dari
Madhuban inilah, setiap jiwa menerima cinta kasih Tuhan, dan itulah sebabnya
Sang Ayah tidak pergi ke tempat lain selain ke sini. Madhuban telah merekam
peran Sang Ayah untuk datang, bertemu dengan Anda, serta memampukan jiwa lain
untuk bertemu dengan Beliau. Setiap penghuni Madhuban harus mengetahui rekening
amal Anda, mengenalinya, dan menjadi perwujudan dari pencapaian agung tersebut.
Apa pun yang terjadi, adalah kewajiban Anda untuk menyampaikan hal tersebut
kepada para senior, karena menyampaikannya kepada mereka berarti melepaskannya
dari hati Anda sendiri. Dengan begitu, tanggung jawab Anda pun selesai. Jika
Anda merasa tidak ada tindakan yang diambil terkait hal itu, Anda tidak akan
menanggung dosa karenanya; dosa tersebut akan menjadi tanggungan mereka yang
bertanggung jawab. Anda hanya harus menjadi tanpa kekhawatiran. Tugas Anda
adalah menyampaikannya kepada mereka. Namun, Anda tidak perlu mencemaskan
hal-hal seperti apa yang terjadi dan apa yang tidak, mengapa hal ini atau hal
itu tidak terjadi; Anda tidak perlu mencemaskannya, atau Anda akan memiliki
lebih banyak pikiran sia-sia. Anda cukup menunaikan tanggung jawab Anda dan
memampukan hal itu sampai kepada mereka. Pesan itu harus sampai kepada mereka,
dan Anda harus menyampaikannya sesuai dengan tata cara dan sistem yang berlaku.
Bagaimanapun juga, Anda adalah para Brahmana yang merupakan penghuni Madhuban.
Anda adalah jiwa-jiwa yang luhur; Anda memahami status Anda dan menjalankan
tugas sedemikian rupa sehingga orang lain pun belajar saat melihat apa yang Anda
kerjakan. Semua orang menaruh kepercayaan besar kepada para penghuni Madhuban.
Jadi, tunjukkanlah buah dari kepercayaan mereka kepada orang-orang yang memiliki
kepercayaan tersebut. Di antara anak-anak Madhuban, BapDada mengetahui bahwa ada
anak-anak yang berupaya membenahi diri sesuai dengan maryadas, memiliki cinta
kasih kepada Sang Ayah, serta bekerja sama dengan Beliau. Apa keinginan BapDada
bagi para penghuni Madhuban? Setiap anak Sang Ayah yang menjadi penghuni
Madhuban agar penuh cinta kasih dan bekerja sama terhadap yagya, serta
memperkenalkan Sang Ayah kepada semua jiwa melalui perilaku mereka: "Kami,
penghuni Madhuban, sungguh memiliki keberuntungan yang luar biasa!" Tunjukkanlah
keberuntungan Anda karena Anda adalah penghuni yagya. Apa yang pertama kali
diciptakan oleh Tuhan? Beliau menciptakan yagya, dan daratan tempat yagya itu
berada adalah Madhuban. Anda tentu mengetahui pujian Madhuban, bukan? Siapa saja
yang mengetahui pujian tentang Madhuban, silakan angkat tangan! BapDada sedang
memandang ke arah sini (melalui layar TV). Achcha, bagus sekali.
BapDada senang
melihat bahwa anak-anak telah menjadi instrumen. Anda memang memberikan
perhatian, namun Anda harus terus memperhatikannya, membuat mereka merasa puas,
dan membiarkan pancaran kepuasan itu menjangkau dunia. Mereka yang telah menjadi
instrumen juga harus menjalankan tugas ini. Alasannya adalah karena mereka yang
menjadi instrumen memiliki tangan mereka sendiri. Anda perlu melakukan sedikit
upaya untuk membantu mereka mentransformasi sanskara mereka. Anda memampukan
mereka untuk melakukan pelayanan, dan bagi sebagian besar dari mereka, center
menyediakan akomodasi serta makanan. Namun, sekarang isilah mereka dengan
kekuatan sedemikian rupa sehingga mereka mengambil kekuatan dari Sang Ayah dan
menciptakan atmosfer di tempat pelayanan Anda yang membuat siapa pun yang datang
langsung tertarik oleh atmosfer tersebut. Hal ini karena, saat ini, setiap jiwa
menginginkan adanya acara yang memampukan mereka mengalami pengalaman segera
setelah mereka tiba, sehingga mereka mendapatkan pengalaman hanya dengan
melihatnya. Mereka mendapatkan pengalaman saat mendengarkan dan saat melakukan
yoga, namun mereka juga harus merasakan pengalaman dari atmosfer. Jiwa-jiwa yang
telah menjadi instrumen harus memperhatikan hal ini: inilah pelayanan khusus
Anda. Jika Anda sendiri tetap yogyukt dan memelihara tahapan yang baik di tengah
atmosfer tersebut, hal itu dengan sendirinya akan memberikan dampak pada tempat
pelayanan itu. Ada pengaruh dari BapDada dan para instrumen senior dalam
atmosfer serta vibrasi yang ada. Atmosfer BapDada pun mengerjakan perubahan.
Oleh karena itu, setiap anak harus menciptakan atmosfer tersebut, sebab hanya
ketika Anda mengubah atmosfer di center-center Anda, maka atmosfer dunia pun
akan ikut berubah. Perubahan itu akan bermula dari tempat-tempat pelayanan Anda.
Anda sedang berupaya dan memiliki tujuan ini, namun kini Anda harus menjadikan
tujuan tersebut jauh lebih kuat. Saat ini, jiwa-jiwa dapat memahami Anda melalui
wajah dan vibrasi Anda. Intelek mereka memang dipengaruhi oleh intelek yang
bersifat iblis, namun mereka juga dipengaruhi oleh pengetahuan ini. Itulah
sebabnya, siapa pun yang telah datang ke sini untuk pertemuan ini, Anda
masing-masing memikul tanggung jawab. Jika tidak, mengapa Anda mengajukan diri
untuk mengikuti pertemuan ini? Anda memiliki keberanian, dan itulah alasan
mengapa nama Anda disertakan. Oleh karena itu, sekarang ungkapkanlah tugas Anda.
Anda memang berkeinginan untuk melakukannya. BapDada mengetahui bahwa Anda
sedang berupaya untuk itu, namun sekarang, tingkatkanlah upaya Anda sedikit lagi.
Apakah Anda mengerti?
Sekarang, BapDada
ingin melihat hasil dari setiap anak. Baik mereka yang berasal dari Madhuban
maupun mereka yang datang untuk pertemuan ini, Baba ingin melihat hasil dari
keduanya. Upaya istimewa yang dilakukan Jagadamba adalah: Sang Ayah mengatakan
sesuatu dan Jagadamba melaksanakannya. Kata-kata Didi Anda adalah: Kita sekarang
harus pulang ke rumah, kita harus pulang ke rumah. Pikiran Dadi Anda adalah:
Kita sekarang harus menjadi karmateet. Dia biasa memandu kelas tentang cara
menjadi karmateet dan memberikan semangat untuk menjadi karmateet. Para Pandawa
Anda—baik yang terdahulu maupun yang sekarang—juga memiliki pikiran: Kita semua,
para Pandawa, disebut sebagai pemenang. Tujuan yang dimiliki para Pandawa—dulu
maupun sekarang—adalah memorial sebagai Pandawa yang adalah pemenang. Apa yang
Anda ingat ketika berbicara tentang Pandawa? Kemenangan. Meskipun ada pasukan
yang tak terhitung jumlahnya di pihak lawan, saat Anda mengingat kata "Pandawa",
Anda teringat akan kemenangan. Jumlah Pandawa hanya lima orang, namun mereka
adalah pemenang. Terlepas dari bagaimanapun atmosfernya—bahkan di tengah
atmosfer yang dikelilingi pasukan lawan yang tak terhitung—para Pandawa berhasil
meraih kemenangan berkat shrimat dari Sang Ayah para Pandawa, dan kemenangan itu
pun diagungkan. Kini, para Pandawa yang sama itu telah menjadi pemenang, dan
memampukan orang lain untuk mengklaim kemenangan pula. BapDada merasa senang
melihat para Pandawa. Dalam hal apa Beliau merasa senang? Yaitu karena Anda
adalah rekan sekutu dari para Shakti. Anda adalah sekutu yang memberikan kerja
sama kepada para Shakti dan membantu mereka untuk terus maju. Sama seperti Sang
Ayah memberikan mantra kepada para Shakti untuk menjadi "Shiva Shakti" dan
membuat mereka berkombinasi, demikian pula para Pandawa—sesuai dengan
keistimewaan mereka—pandai dalam memberikan kerja sama kepada para Shakti dan
menempatkan Shakti di posisi terdepan. Mereka senantiasa menjadi yang terbaik
dari semuanya dan terus melangkah maju. Achcha.
Melihat cinta kasih
Anda hari ini, BapDada mengalungkan kalung cinta kasih kepada Anda semua.
Sekarang, Anda semua juga hanya perlu saling mengalungkan kalung cinta kasih dan
kerja sama. Bukan kalung lengan (pelukan), melainkan saling mengalungkan kalung
kerja sama yang tulus dari hati. BapDada sebelumnya juga telah mengatakan bahwa
di dalam saku setiap anak haruslah terdapat “uang” kerja sama. Saku Anda
haruslah penuh dengan “uang” kerja sama, bukan kesalahan. Kapan pun Anda melihat
adanya kebutuhan akan kerja sama di suatu tempat, berikanlah kerja sama itu.
Apakah Anda memilikinya di saku Anda? Apakah Anda memiliki kerja sama? Apakah
isinya penuh? Saku Anda penuh. Tidak kosong, bukan? Anda cukup memberikan kerja
sama, dan mereka akan mengalungkan kalung berkah kepada Anda.
Jiwa-jiwa istimewa
dari advance party dan sang ayah, yang merupakan penghuni alam halus, sedang
menanti. Apakah pikiran mereka sampai kepada Anda? Mereka sedang meminta sebuah
tanggal (kepastian waktu.) Para Dadi dan Dada senior Anda sedang menanti tanggal
tersebut. Akankah Anda memberikan tanggal itu kepada mereka? Akankah Anda
melakukannya? Anda yang berada di barisan depan, berbicaralah! Akankah Anda
memberikan tanggalnya? Atau, akankah Anda berkata, "Tunggu dan lihat saja"? Apa
yang akan Anda masing-masing lakukan untuk hal ini? Anda masing-masing harus
membakar jejak-jejak sanskara Anda, dan dengan demikian waktu akan semakin
mendekat. Inilah satu-satunya cara untuk mempercepat datangnya waktu.
Jejak-jejak sanskara itulah yang menciptakan hambatan. Masih ada hari-hari yang
tersisa, ada banyak hari yang tersisa, sebelum dimulainya musim berikutnya.
Setiap hari, bakarlah satu sanskara atau lainnya. Teruslah membakarnya satu demi
satu; masih banyak hari tersisa untuk itu. Siapa yang merasa bahwa ketika
BapDada datang pada musim berikutnya, Anda akan mengangkat tangan sebagai tanda
bahwa Anda telah membakar sanskara Anda? Bagi Anda yang merasakannya, angkatlah
tangan Anda! Bahwa sanskara itu telah dibakar? Anda sedang mengangkat tangan.
BapDada menyampaikan ucapan selamat yang berlimpah kepada Anda semua. Achcha.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi pembuat upaya intens dan mengakhiri segala bentuk kemalasan, serta
senantiasa memiliki antusiasme.
Saat ini, Maya
menyerang Anda dengan berbagai bentuk kemalasan. Kemalasan adalah suatu
kelemahan, dan untuk mengakhirinya, Anda harus senantiasa menjaga antusiasme.
Ketika Anda memiliki antusiasme untuk menghasilkan pendapatan, kemalasan pun
sirna; oleh karena itu, jangan biarkan antusiasme Anda berkurang. "Saya akan
memikirkannya. Saya akan melakukannya, saya pasti akan melakukannya, hal itu
akan terjadi..." — semua itu adalah tanda-tanda kemalasan. Singkirkanlah segala
pikiran lemah yang terisi kemalasan, dan berpikirlah: "Apa pun yang harus saya
lakukan dan seberapa banyak pun tugasnya, saya harus melakukannya sekarang juga."
Dengan demikian, Anda akan disebut sebagai pembuat upaya intens.
Slogen:
Jiwa yang
benar-benar serviceable adalah jiwa yang selaras antara pikiran dan perbuatannya.
Sinyal Avyakt:
Akhiri Benih Ketidaksucian dan Jadilah Sepenuhnya Bersih (Suci) Biarlah nyala
api kesucian senantiasa berkobar dan membumbung tinggi. Jangan biarkan ada
gejolak sekecil apa pun; tetaplah kokoh tak tergoyahkan. Semakin teguh nyala api
kesucian Anda, semakin mudah bagi setiap jiwa untuk mengenali Sang Ayah, dan
akan ada kemenangan untuk kesucian. Teruslah memunculkan kesadaran akan
kepribadian kesucian Anda. Kesadaran Anda adalah fondasi kekuatan Anda, dan di
mana ada kekuatan, Maya tidak mampu datang. Mustahil bagi Maya untuk mendekati
jiwa yang penuh kekuatan.