31.08.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, teruslah melakukan latihan “Manmanabhawa”, maka Anda akan menjadi
senantiasa sehat selama 21 kelahiran.
Pertanyaan:
Untuk
mengikuti shrimat yang mana dari Sang Satguru, Anda memerlukan upaya tersamar?
Jawaban:
Shrimat Sang
Satguru adalah: “Anak-anak yang manis, lupakanlah badan Anda dan ingatlah Saya.
Sadarilah diri Anda hanya sebagai jiwa.” Berupayalah untuk selalu berkesadaran
jiwa. Berilah pesan kepada semua orang, “Lampauilah badan! Lupakanlah badan Anda
dan semua agama jasmani, maka Anda akan menjadi suci.” Anda anak-anak harus
melakukan upaya tersamar untuk mengikuti shrimat ini. Hanya anak-anak yang
beruntung yang mampu melakukan upaya tersamar ini.
Om Shanti.
Anak-anak
sedang duduk di sini untuk mengajarkan latihan ini kepada brother dan sister
mereka. Latihan apakah ini? Dalam latihan ini, anak-anak tidak perlu mengatakan
apa pun. Dalam latihan fisik yang dilakukan orang, mereka harus mengatakan
sesuatu. Ini adalah Sang Pengajar Yang Maha Tinggi, yaitu Tuhan dari Gita.
Beliau duduk dan mengajarkan latihan yoga kepada Anda anak-anak. Latihan ini
juga tersamar. Latihan diajarkan agar murid-murid bisa tetap sehat. Anda
anak-anak tahu bahwa dengan latihan “Manmanabhawa” ini, Anda akan menjadi
senantiasa sehat selama 21 kelahiran; Anda tidak akan pernah jatuh sakit. Oleh
sebab itu, latihan spiritual ini sangat bagus. Sang Ayah berkata, “Manmanabhawa!”
Tidak perlu mengatakan apa pun. Anda hanya diberi tahu untuk menyadari diri
sebagai jiwa. Semoga Anda berkesadaran jiwa! Menjadi terus-menerus berkesadaran
jiwa berarti selalu mengingat Sang Ayah, dengan demikian, Anda akan menjadi
senantiasa sehat. Anda juga menjadi senantiasa sehat melalui latihan spiritual
ini di siklus sebelumnya. Hanya Sang Ayah rohani, Sang Ayah Yang Maha Tinggi,
Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma), Shiva, yang mengajarkan
latihan spiritual ini. Hanya Yang Esa, yang dipuja, bisa disebut “Tuhan”.
Orang-orang juga berkata, “Salam hormat kepada Shiva.” Mereka berkata, “Salam
hormat kepada Dewa Brahma,” kemudian, “Salam hormat kepada Sang Jiwa Yang Maha
Tinggi, Shiva.” Bukan manusia berbadan yang mengajarkan latihan ini kepada Anda.
Bukan Brahma yang mengajarkan latihan ini kepada Anda. Tidak. Sekalipun Anda
disebut Brahma Kumar dan Brahma Kumari, Anda menuliskan alamat pada surat yang
Anda kirim: “Kepada Shiva Baba d/a Brahma”. Yang Esa tersamar. Bagaimana
orang-orang bisa memahami hal ini? Brahma adalah Ayah Umat Manusia. Oleh sebab
itu, semua manusia di seluruh dunia adalah anak-anaknya. Dia adalah Ayah Umat
Manusia. Yang Esa, yang mengajarkan latihan kepada Anda, adalah Sang Ayah yang
tanpa citra jasmani. Beliau tersamar. Karena Beliau tersamar, maka orang-orang
mengalami kesulitan untuk memahami Beliau. Brahma tidak bisa disebut “Tuhan”.
Nama yang Anda gunakan di sini adalah Brahma Kumar dan Brahma Kumari, artinya:
anak-anak Brahma. Ketika seseorang datang, jelaskanlah kepadanya bahwa Sang
Pencipta dunia baru bukanlah Brahma, melainkan Sang Ayah yang tanpa citra
jasmani. Beliau menciptakan ciptaan melalui Brahma. Sang Ayah Yang Maha Tinggi,
Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma) yang berasal dari luar dunia
ini menciptakan ciptaan melalui Brahma, yang berarti bahwa itu adalah ciptaan
Sang Jiwa Yang Maha Tinggi. Anda menuliskan alamat pada surat Anda: “Kepada
Shiva Baba d/a Brahma”. Oleh sebab itu, ini juga merupakan metode untuk
mengingat Beliau. Shiva Baba mengajar Anda melalui Brahma. Beliau hanya memberi
tahu Anda, “Manmanabhawa!” Beliau tidak memberi Anda kesulitan lain. Beliau
hanya berkata, “Jika Anda ingin maju dan ingin menjadi master daratan kebenaran,
maka ingatlah Sang Ayah sejati Yang Esa, yang mendirikan daratan kebenaran.”
Sang Ayah yang tak terbatas datang dan memberi tahu Anda anak-anak, “Ingatlah
Saya, maka Anda akan terbebas dari dosa-dosa Anda.” Krishna tidak disebut
sebagai Sang Penyuci. Tidak ada nama lain, kecuali Sang Ayah Yang Maha Tinggi,
Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma), yang disebutkan sehubungan
dengan hal ini. Beliau disebut Tuhan, Sang Ayah. Semua jiwa menyebut Beliau
sebagai Sang Ayah, jadi bagaimana mungkin Anda mengatakan bahwa Beliau berada di
mana-mana? Ada ungkapan bahwa Tuhan datang untuk membebaskan semua jiwa, tetapi
orang-orang tidak memahaminya. Oleh sebab itu, mereka keliru menuliskan durasi
siklus. Anda anak-anak sekarang harus melakukan latihan ini. Anda telah menerima
pengetahuan. Ketika Anda duduk di sini, sadarilah diri Anda sebagai jiwa-jiwa
tanpa badan dan ingatlah Sang Ayah, maka dosa-dosa Anda akan terhapus. Ketika
seorang guru duduk di atas gaddi di hadapan murid-murid, itu sudah benar. Sudah
aturannya bahwa seorang pengajar pasti diperlukan untuk mengajarkan latihan. Ada
pengajar senior dan ada pengajar junior. Sekarang, Anda tidak perlu disuruh
duduk untuk mengikuti ujian, karena Anda sendiri mengetahui seberapa lama Anda
mengingat Sang Ayah yang terkasih. Brahma bukanlah yang terkasih. Yang terkasih
adalah Yang Esa, yang senantiasa suci. Anda anak-anak tahu siapa yang paling
manis dan menyenangkan. Orang-orang mengingat Tuhan dan berkata, “Wahai, Sang
Penghapus Kesengsaraan dan Sang Pemberkah Kebahagiaan.” Beliau juga disebut Sang
Pembebas, yaitu Yang Esa yang membebaskan Anda dari penderitaan. Anda anak-anak
harus berupaya untuk diri sendiri. Sesuai dengan rencana drama, dunia ini pasti
harus menjadi suci, dan api harus dinyalakan agar dunia menjadi suci. Anda juga
tahu bagaimana api akan dinyalakan. Dunia tidak bisa menjadi suci tanpa
terjadinya penghancuran. Inilah api persembahan pengetahuan Rudra. Tidak ada
perbedaan antara Rudra dan Shiva, tetapi nama “Shiva” adalah yang utama. Namun,
orang-orang telah memberi Beliau berbagai nama yang berbeda dalam bahasa-bahasa
mereka sendiri. Nama Beliau yang sebenarnya adalah Shiva. Orang-orang juga
merayakan hari kelahiran Shiva. Hari kelahiran Shiva sangat terkenal di Bharata.
Karena ada hari kelahiran Sang Ayah yang tak terbatas, berarti Beliau pasti
datang ke sini. Nama Shiva Baba sangat terkenal. Beliaulah Yang Esa, yang
menjalankan pendirian surga melalui Brahma. Jadi, Sang Ayah Yang Maha Tinggi
harus diingat. Brahma bukanlah Yang Maha Tinggi, tetapi dia memang menjadi yang
tertinggi. Kemudian, dia mengalami kejatuhan. Anda, para BK, juga berada di
posisi terendah, dan sekarang menjadi yang tertinggi. Anda akan naik ke puncak,
ke rumah Sang Ayah. Anda menjadi trikaldarshi pada saat ini. Anda sendiri tahu
bahwa Anda adalah pemutar chakra kesadaran diri. Kita mengetahui tentang
Brahmanda serta permulaan, pertengahan, dan akhir dunia. Brahmanda adalah hunian
di puncak, tempat tinggal semua jiwa. Tidak ada orang lain di dunia yang mampu
menjelaskan bahwa jiwa-jiwa tinggal di alam jiwa. Dunia di sini dan Brahmanda
benar-benar berbeda. Jiwa-jiwa tinggal di hunian nirwana, yang juga disebut
hunian kedamaian. Semua jiwa mengasihinya. Nama sebenarnya dari tempat itu
adalah “hunian nirwana” atau “hunian kedamaian”. Wujud jiwa adalah kedamaian.
Ada hunian keheningan, kemudian ada dunia “movie”, dan ada dunia “talkie”. Anda
tidak tinggal di dunia “movie” untuk waktu yang panjang. Banyak jiwa harus
tinggal di hunian keheningan. Tidak ada tempat lain. Ketika jiwa-jiwa mengingat
Sang Ayah dan rumah, mereka mengingatnya di atas sana. Kecuali Anda, tidak ada
orang lain yang mengetahui tentang alam di tengah-tengahnya. Orang-orang tidak
memiliki pengetahuan sebanyak itu. Mereka hanya berkata bahwa Brahma, Vishnu,
dan Shankar berada di alam halus, tetapi tak seorang pun mengetahui tentang
peran mereka. Mereka mengalami 84 kelahiran. Brahma menjadi Vishnu dan Vishnu
menjadi Brahma. Ini adalah zaman kabisat; zaman ini hanya berlangsung untuk
waktu yang singkat, sama seperti Anda memiliki bulan kabisat untuk beramal (sesuai
dengan kalender Hindu). Kelahiran Anda ini adalah kelahiran luhur, masa ketika
Anda menjadi sebernilai berlian. Berubah dari shudra menjadi Brahmana disebut
sebagai yang terluhur. Ketika Anda menjadi Brahmana, Anda mengklaim hak atas
warisan Sang Kakek. Sang Ayah berkata kepada anak-anak, “Anak-anak, teruslah
menjadi ‘Manmanabhawa’!” Teruslah menyampaikan pesan Sang Ayah kepada semua
orang! Sang Ayah disebut Sang Pemberi Pesan. Tidak ada orang lain yang bisa
memberikan pesan. Orang-orang lain hanya datang untuk mendirikan agama mereka
sendiri. Hanya ada satu Sang Pemberi Pesan yang datang untuk memberi Anda pesan
agar menjadi suci. Orang-orang lain datang untuk mendirikan agama mereka sendiri.
Mereka bukanlah pemandu yang bisa membawa Anda pulang. Hanya Sang Satguru Yang
Esa yang mampu memberikan keselamatan. Hanya Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang
Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma), Shiva, yang mengatakan kebenaran
dan menunjukkan jalan yang benar kepada Anda. Anda anak-anak harus melakukan
banyak upaya tersamar. Anda sekarang tahu bahwa Anda harus melupakan badan Anda
serta mengingat Sang Ayah Yang Esa. Ketika Anda, jiwa-jiwa, menanggalkan badan
Anda, Anda menanggalkan seluruh dunia, sehingga setiap jiwa menjadi sendirian.
Sang Ayah berkata, “Jadilah berkesadaran jiwa, maka Anda tidak akan mengingat
sahabat dan kerabat Anda.” Saya adalah jiwa dan saya akan pulang ke rumah
bersama Sang Ayah. Beliau mengajarkan kepada Anda cara untuk pergi kepada Beliau.
Baba ini juga sangat terkenal. Sang Ayah menjadi Sang Pemandu bagi semua jiwa
melalui orang ini dan membawa pulang semua jiwa bagaikan sekawanan nyamuk. Hanya
Anda anak-anak yang memiliki pengetahuan sejati ini dalam intelek Anda. Anda
juga disebut sebagai Pasukan Pandawa. Sang Ayah dari Pandawa adalah Sang Ayah
Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma), Shiva, yang
sekarang sedang mengajarkan latihan kepada Anda anak-anak secara nyata, sama
persis seperti yang dilakukan Beliau di siklus sebelumnya. Ketika penghancuran
terjadi, semua jiwa akan meninggalkan badan mereka dan pulang ke rumah. Di zaman
emas, hanya ada satu kerajaan dan sangat sedikit jiwa. Sekarang, terdapat
kerajaan yang tak terhitung jumlahnya. Nanti, hanya akan terdapat satu kerajaan
lagi. Gunakanlah intelek Anda untuk terus mengaduk pengetahuan ini sepanjang
hari. Anda anak-anak juga harus menjelaskan di pameran-pameran. Ketika dahulu
ada Delhi Baru, ada Bharata baru. Dahulu hanya ada satu agama devi-devta yang
asli dan abadi. Agama Hindu bukanlah agama yang asli dan abadi. Kita, para
Brahmana, menjadi devi-devta. Orang-orang dari agama-agama lain tidak akan
menerima hal ini. Mereka, yang datang pertama, mengalami 84 kelahiran. Hal-hal
ini sangat sederhana untuk dipahami. Intelek Anda anak-anak mengerti bahwa
sandiwara ini sekarang menjelang berakhir. Semua aktor sekarang telah datang
kemari. Anda telah menyelesaikan 84 kelahiran Anda dan sekarang harus pulang ke
rumah, karena Anda telah menjadi sangat lelah. Jalan pemujaan adalah jalan yang
melelahkan. Sang Ayah berkata, “Sekarang, ingatlah Saya dan sampaikanlah pesan
kepada semua orang: ‘Lupakanlah badan Anda dan semua agama jasmani, sadarilah
diri sebagai jiwa dan ingatlah Sang Ayah. Lampauilah badan, maka Anda akan
menjadi suci, karena Anda sekarang harus pulang ke rumah.’” Kematian sudah
berada di ambang pintu. Anda anak-anak datang kemari secara pribadi ke hadapan
Sang Ayah agar bisa disegarkan. Sang Ayah menjelaskan secara pribadi kepada Anda
anak-anak, “Anak-anak, tanggalkanlah kesadaran badan dan teruslah mengingat Saya
saja.” Dunia tua ini akan segera dihancurkan. Ingatlah Sang Ayah Yang Esa, maka
Anda akan menjadi suci dan menjadi master dunia yang suci. Jika Anda tidak
berupaya, Anda tidak akan menerima buah, kemudian Anda harus menanggung hukuman.
Sang Ayah berkata, “Teruslah mengakumulasi pendapatan dan juga sampaikanlah
undangan kepada orang lain.” Tunjukkanlah jalan menuju Sang Ayah kepada semua
orang. Anda anak-anak harus murah hati; berilah manfaat kepada sahabat dan
kerabat Anda juga. Di sini, Anda diberi tahu agar berkesadaran jiwa. Anda diberi
mantra agung. Sang Ayah sendiri telah datang dan mengajarkan yoga kuno kepada
Anda, sehingga orang kemudian mengingat, “Dosa-dosa Anda akan terbakar habis
dalam api yoga.” Anda juga telah menerima sinyal ini di siklus sebelumnya. Sang
Ayah memberi Anda sinyal: “Sadarilah diri Anda sebagai jiwa dan ingatlah Saya!”
Anda boleh tinggal di rumah bersama keluarga Anda. Ada ungkapan, “Saya
berlindung kepada-Mu.” Ini juga terjadi. Ketika seseorang mengalami penderitaan,
dia pergi dan mencari perlindungan dari seseorang yang memiliki kuasa lebih
besar. Hal ini terjadi di sini secara nyata. Ketika Anda mengalami banyak
penderitaan dan tidak mampu menanggungnya lagi, atau terjepit dalam situasi
tertentu, Anda lari kemari untuk mencari perlindungan dari Sang Ayah. Tidak ada
seorang pun, kecuali Sang Ayah, yang mampu memberikan keselamatan. Anda
anak-anak tahu bahwa dunia tua ini akan dihancurkan. Persiapan juga sedang
dilakukan. Di satu pihak, ada persiapan untuk pendirian kerajaan Anda, dan di
pihak lain, ada persiapan untuk penghancuran. Begitu pendirian sudah terjadi,
penghancuran pasti berlangsung. Anda tahu bahwa Baba telah datang untuk
melakukan pendirian dan Anda pasti juga akan menerima warisan Anda melalui orang
ini. Akan tetapi, tidak ada apa pun yang bisa dicapai melalui inspirasi. Akankah
Anda memberi tahu pengajar Anda bahwa Anda akan mampu mempelajari segala sesuatu
melalui inspirasi? Seandainya segalanya bisa diselesaikan melalui inspirasi,
lalu mengapa hari kelahiran Shiva dirayakan? Jika demikian halnya, tidak perlu
merayakan hari kelahiran Shiva, Yang Esa, yang melakukan segala sesuatu melalui
inspirasi. Semua jiwa memiliki hari kelahiran. Semua jiwa memasuki badan. Jiwa
memainkan peran ketika jiwa dan badan berkombinasi. Agama asli sang jiwa adalah
kedamaian. Pengetahuan diresapkan oleh jiwa. Jiwalah yang membawa sanskara baik
dan buruk bersamanya. Sang Ayah adalah Sang Pencipta Surga. Hanya terdapat
kesucian di sana; tidak ada nama maupun jejak ketidaksucian. Ini adalah samudra
racun. Hal ini diterangkan dengan sangat jelas. Meskipun demikian, hal ini tidak
melekat dalam intelek siapa pun. Namun, Anda tidak bisa menyalahkan siapa-siapa;
semua jiwa terikat oleh ikatan karma. Anda mengerti bahwa Anda telah menuruni
tangga, dari puncak sampai bawah. Sesuai dengan drama, kita harus mengalami
kejatuhan. Kemudian, Sang Ayah berkata, “Sekarang, berupayalah untuk naik.” Akan
tetapi, mereka yang tidak memilikinya dalam keberuntungan mereka adalah
orang-orang yang hanya mengatakannya. Mereka, yang hanya bisa mengatakannya,
tahu bahwa itu tidak ada dalam keberuntungan mereka. Bahkan setelah tinggal di
sini selama dua sampai empat tahun, beberapa dari mereka gugur. Kemudian, mereka
menyadari bahwa mereka telah melakukan kesalahan besar dan bahwa mereka sudah
mencederai diri sendiri sedemikian parah. Inilah penyakit selama setengah siklus;
ini bukan masalah kecil! Anda telah berpenyakit selama setengah siklus. Dengan
menuruti kesenangan indrawi (bhogi), Anda menjadi berpenyakit (rogi). Sang Ayah
datang dan menginspirasi Anda untuk berupaya. Krishna juga disebut “Yogeshwara”.
Pada saat ini, Anda adalah yogi-yogi sejati. Yogeshwara sedang mengajarkan yoga
kepada Anda. Anda juga “gyan-gyaneshwara” dan akan menjadi “raj-rajeshwara” (pangeran
dan putri raja). Melalui pengetahuan, Anda menjadi kaya raya. Melalui yoga, Anda
menjadi bebas dari penyakit dan senantiasa sehat. Semua penderitaan Anda
dihapuskan selama setengah siklus. Oleh sebab itu, seberapa besar upaya yang
harus Anda lakukan untuk ini? Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Agar bisa
menjadi suci, berlatihlah melampaui badan. Sampaikanlah pesan kepada semua orang
untuk mengingat Sang Ayah Yang Esa. Lupakanlah segala sesuatu, termasuk badan
Anda.
2. Pelajarilah yoga
dengan Sang Ayah Yogeshwara, dan jadilah yogi sejati. Melalui pengetahuan,
jadilah kaya raya. Melalui yoga, jadilah bebas dari penyakit dan senantiasa
sehat.
Berkah:
Semoga Anda
menerima berkah untuk menjadi karma yogi dari jiwa-jiwa instrumen dan dengan
demikian menjadi master pemberkah berkah-berkah.
Ketika Anda melihat
sesuatu dilakukan secara nyata, Anda bisa melakukannya dengan mudah; itulah
sebabnya, saat Anda merasa terinspirasi melihat wujud nyata dari pelayanan,
penanggalan, cinta kasih, dan kerja sama yang ditunjukkan oleh jiwa-jiwa luhur
yang menjadi instrumen, hal itu menjadi sebuah berkah bagi Anda. Ketika Anda
melihat jiwa-jiwa instrumen tersebut menerapkan kebajikan ilahi dalam perbuatan
mereka, seolah-olah Anda dengan mudah menerima berkah untuk menjadi karma yogi.
Mereka yang terus-menerus menerima berkah seperti itu menjadi master pemberkah
berkah-berkah.
Slogan:
dengan
berarti Anda di dalam hal meraih .
Sinyal Avyakt:
Akhiri Benih Ketidaksucian dan Jadilah Sepenuhnya Bersih (Suci)
Tanda kesucian
adalah kebersihan dan kebenaran. Sepanjang hari, baik saat Anda duduk, bergerak,
berbicara, maupun melakukan pelayanan fisik atau pelayanan yang bersifat halus,
jika hal itu tidak dilakukan dengan cara yang tepat—jika terdapat sedikit saja
penyimpangan dalam cara Anda melakukannya—maka itu pun bukanlah kebersihan, yang
berarti itu bukanlah kesucian. Menyebabkan kesengsaraan bagi orang lain atau
melakukan perbuatan berdosa bukanlah satu-satunya bentuk ketidaksucian. Namun,
jika Anda mengalami kebenaran dan kebersihan dalam diri Anda dengan cara yang
tepat, maka Anda adalah suci.