31.10.26 Morning
Indonesian Murli Om Shanti BapDada Madhuban
Intisari:
Anak-anak
yang manis, tidak ada seorang pun yang seberuntung Anda, karena Sang Ayah, yang
dipanggil-panggil oleh seluruh dunia, sedang mengajar Anda dan Anda berbicara
kepada Beliau.
Pertanyaan:
Apa tanda
dari anak-anak yang mengetahui cara mengaduk samudra pengetahuan?
Jawaban:
Sepanjang
hari, intelek mereka berpikir tentang cara menunjukkan jalan ini kepada semua
orang dan memberi mereka manfaat. Mereka terus menyusun berbagai rencana baru
untuk melakukan pelayanan. Semua pengetahuan terus menetes ke dalam intelek
mereka. Mereka tidak pernah menyia-nyiakan waktu.
Om Shanti.
Sang Ayah
Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita Paramatma) yang tanpa
citra jasmani sedang berada di hadapan Anda anak-anak dan berbicara. Hanya Anda
yang mengetahuinya. Tuhan disebut sebagai yang tertinggi. Hunian Beliau juga
yang tertinggi. Hunian itu sangat terkenal. Anda anak-anak tahu bahwa kita
adalah penghuni alam jiwa. Manusia tidak mengetahui hal-hal ini sama sekali.
Tuhan, Sang Ayah, sedang berbicara. Selain Anda, anak-anak, tidak ada manusia
yang tahu bahwa Tuhan yang tanpa citra jasmani sedang berbicara. Karena Beliau
tanpa citra jasmani, tidak ada intelek seorang pun yang tahu bagaimana Tuhan
bisa berbicara. Karena tidak memahami hal ini, mereka telah menuliskan nama
Krishna dalam Gita. Beliau sekarang sedang berbicara secara pribadi kepada Anda
anak-anak. Anda tidak bisa mendengarkan Beliau tanpa hadir secara pribadi di
hadapan Beliau. Beberapa anak bisa mendengar dari jauh, tetapi keyakinan itu
tidak ada. Mereka mendengar bahwa ini adalah perkataan luhur Tuhan. Anda
mengetahuinya secara akurat. Shiva Baba adalah Tuhan. Anda tahu bahwa Baba
sedang menyampaikan pengetahuan ini kepada Anda secara nyata. Intelek Anda
segera tertuju ke atas. Shiva Baba adalah Yang Esa, yang tinggal di hunian yang
maha tinggi. Ketika seorang tokoh penting atau ratu datang, Anda tahu bahwa
orang tersebut telah datang pada waktu itu dari tempat tertentu dan tiba di sini.
Anda anak-anak juga tahu bahwa Baba telah datang untuk membawa Anda kembali
bersama Beliau. Kita juga akan pulang ke rumah bersama Baba. Kita adalah
penghuni hunian yang maha tinggi. Anda sekarang mengingat Sang Ayah dan rumah
Anda. Sang Ayah adalah Sang Pencipta dunia. Sang Ayah datang dan menjelaskan
rahasia tentang alam jiwa, alam halus, dan dunia fisik kepada Anda anak-anak.
Hanya mereka, yang memahami hal ini dalam intelek mereka, akan mampu memahami
bahwa kita benar-benar sedang berupaya untuk mengklaim warisan kita dari Sang
Ayah untuk 21 kelahiran kita di masa depan. Anda harus berupaya. Jangan pernah
berhenti berupaya. Anak-anak di sekolah tahu bahwa mereka harus belajar sampai
ujian tiba. Mereka memiliki tujuan dan sasaran, yaitu lulus dalam ujian
tertinggi. Mereka akan meninggalkan satu jenjang pendidikan, kemudian naik ke
jenjang pendidikan kedua dan ketiga yang lebih tinggi. Hal yang utama adalah
terus belajar. Anak dari seorang tokoh penting pasti berpikir tentang lulus
dalam ujian yang lebih tinggi. Anda tahu bahwa Anda adalah anak-anak dari Sang
Ayah Yang Maha Besar. Tak seorang pun di dunia ini tahu bahwa kita semua adalah
anak-anak Shiva Baba. Anda, anak-anak, adalah anak-anak Sang Ayah Yang Maha
Tinggi. Anda mempelajari pendidikan yang sangat penting. Anda tahu bahwa ini
adalah studi yang tertinggi. Sang Ayahlah yang sedang mengajar Anda, jadi Anda
harus penuh dengan antusiasme dan kebahagiaan. Anda bisa menjelaskan hal ini
kepada siapa pun. Kita adalah anak-anak dari Sang Ayah Yang Maha Besar. Kita
sedang mengikuti petunjuk Sang Satguru Yang Maha Besar. Anda harus mengikuti
petunjuk Sang Pengajar dan Sang Guru. Orang-orang itu disebut pengikut. Di sini,
Anda harus mengikuti petunjuk Sang Ayah, petunjuk Sang Pengajar, dan juga
petunjuk Sang Guru. Anda tahu bahwa Beliau adalah Ayah, Pengajar, dan Satguru
Anda. Kita benar-benar harus mengikuti petunjuk Beliau. Beliaulah Yang Esa.
Shiva Baba adalah Yang Maha Tinggi, dan Beliau sedang berbicara. Baba bertanya
kepada Anda anak-anak, “Apakah Baba berbicara? Apakah Shankar berbicara? Apakah
Brahma berbicara? Apakah Vishnu berbicara?” (Ada yang menjawab bahwa Shiva dan
Brahma berbicara, tetapi Vishnu dan Shankar tidak.) “Anda berkata bahwa wujud
ganda Vishnu adalah Lakshmi dan Narayana, jadi apakah mereka tidak berbicara?
Apakah mereka bisu?” (Mereka tidak menyampaikan pengetahuan.) “Saya tidak
bertanya tentang pengetahuan, melainkan apakah mereka bisa berbicara? Apakah
Vishnu, Lakshmi, dan Narayana berbicara? Tak masalah jika Shankar tidak
berbicara, tetapi mengapa ketiga yang lainnya tidak berbicara? Lakshmi dan
Narayana adalah wujud ganda Vishnu, jadi tentu saja mereka juga berbicara, bukan?”
Orang-orang yakin bahwa Shiva Baba tanpa citra jasmani, jadi mereka
bertanya-tanya, bagaimana Beliau bisa berbicara. Anda anak-anak tahu bahwa Shiva
Baba memasuki badan orang ini dan berbicara. Brahma juga harus berbicara, karena
dia diadopsi. Para saniyasi mengganti nama mereka setelah melakukan penanggalan.
Anda juga telah melakukan penanggalan, jadi nama-nama Anda seharusnya diganti.
Pada awalnya, Baba memberi Anda nama-nama yang berbeda, tetapi Beliau kemudian
melihat bahwa mereka yang tadinya diberi nama baru, akhirnya mati. Mereka
menjadi orang-orang yang takjub saat mendengar pengetahuan; mereka menerima dan
menyampaikan pengetahuan, tetapi kemudian melarikan diri. Jadi, kepada berapa
banyak anak, Baba bisa memberikan nama? Dewasa ini, Maya sangat kuat. Intelek
Anda mengerti bahwa ketika dahulu ada kerajaan Lakshmi dan Narayana, dunia
disebut daratan Vishnu. Anda memiliki tujuan dan sasaran ini dalam intelek Anda.
Wujud ganda Vishnu, yaitu Lakshmi dan Narayana, memerintah kerajaan itu – jadi,
bagaimana mungkin mereka tidak berbicara? Baba tidak sedang mengacu pada saat
ini. Orang-orang bertanya bagaimana mungkin Yang Esa, yang tanpa citra jasmani,
bisa berbicara. Mereka tidak tahu bagaimana Yang Esa, yang tanpa citra jasmani,
datang. Mereka menyebut Beliau “Sang Penyuci”. Beliaulah Sang Samudra
Pengetahuan, Yang Maha Hidup, dan Sang Samudra Cinta Kasih. Cinta kasih tidak
terwujud melalui inspirasi. Beliau memasuki badan orang ini dan memberikan cinta
kasih kepada Anda, anak-anak. Inilah sebabnya, Anda berkata bahwa Anda naik ke
pangkuan Sang Ayah Yang Maha Tinggi, Sang Jiwa Yang Maha Tinggi (Parampita
Paramatma): “Baba, saya makan bersama-Mu, saya mendengarkan-Mu …” Intelek Anda
tertuju kepada Beliau. Intelek Anda tidak tertuju kepada Shri Krishna. Sang Ayah
duduk di sini dan menjelaskan kepada Anda anak-anak. Tidak ada orang yang
seberuntung Anda. Anda tahu bahwa Anda adalah aktor-aktor yang memainkan peran
yang sedemikian luhur. Ini adalah sandiwara. Sebelumnya, Anda tidak tahu apa
pun. Sang Ayah sekarang telah memasuki badan orang ini. Jadi, sesuai dengan
rencana drama, kita sekarang mendengarkan melalui dia. Baba berkata, “Anak-anak
yang termanis, Anda tahu bahwa Baba tanpa citra jasmani. Beliaulah Ayah kita,
jiwa-jiwa.” Hal-hal ini tidak tertulis dalam kitab suci mana pun. Intelek Anda
sekarang telah menjadi luas dan tak terbatas. Ketika murid-murid belajar, semua
sejarah dan geografi masuk ke dalam intelek mereka. Akan tetapi, tidak ada
intelek manusia mana pun yang tahu di mana Baba berada. Hanya Anda, anak-anak,
yang memahami hal ini secara akurat. Anda juga memiliki kebahagiaan ini secara
nyata. Baba datang dari hunian tertinggi dan mengajar kita. Anda harus
mengadakan percakapan dari hati ke hati ini di antara Anda sepanjang hari.
Mempercakapkan hal-hal lain di luar pengetahuan ini berarti menghancurkan segala
sesuatu sepenuhnya. Anda memang harus melakukan pekerjaan Anda dan sebagainya
demi mencari nafkah bagi badan Anda. Namun, di samping itu, Anda juga harus
melakukan pelayanan spiritual ini. Anda tahu bahwa Bharata ini dahulu
benar-benar surga. Bharata di masa lalu adalah kerajaan Lakshmi dan Narayana.
Anda sekarang memiliki pengetahuan yang akurat tentang semua gambar devi-devta.
Ambillah gambar Lakshmi dan Narayana yang nomor satu dan pikirkanlah: “Mereka
dahulu benar-benar memerintah kerajaan di Bharata. Jadi, di sana hanya ada satu
dharma. Malam berakhir dan fajar terbit, artinya zaman besi berakhir dan zaman
emas dimulai. Zaman besi adalah malam dan zaman emas adalah pagi.” Aduklah
samudra pengetahuan tentang bagaimana mereka meraih kerajaan mereka. Ada
ungkapan, “Ketika Anda melemparkan batu ke laut, itu menimbulkan riak air.” Oleh
sebab itu, Anda juga harus melemparkan batu dan menjelaskan kepada orang lain.
Pikirkanlah ini: “Bukankah dahulu ada kerajaan devi-devta di Bharata? Merekalah
yang kemudian membangun kuil-kuil untuk devi-devta di jalan pemujaan. Kuil-kuil
itu kemudian dijarah. Itu hanya persoalan kemarin. Sekarang, ada jalan pemujaan.
Jadi, pasti ada jalan pengetahuan sesudahnya.” Semua hal ini sekarang dipahami
oleh intelek Anda. Sang Ayah datang dan memberi tahu Anda tentang kisah hidup
Beliau. Mengapa Anda tidak mengingatnya? Baba datang dan memberitahukan semua
pengetahuan ini kepada kita. Anda juga harus memahaminya. Anda bisa
menyampaikannya kepada siapa pun. Gambar ini adalah tujuan dan sasaran kita.
Lakshmi dan Narayana dahulu adalah raja dan ratu yang terbesar. Bharata dahulu
adalah surga. Itu hanya persoalan kemarin. Jadi, bagaimana mereka kehilangan
kerajaan itu? Anda anak-anak mendengarkan semua pengetahuan ini, tetapi itu
tidak menetes terus-menerus dalam intelek Anda. Anda bahkan tidak mengingatnya.
Seandainya Anda mengingatnya, Anda pasti juga bisa menjelaskannya kepada orang
lain. Ini begitu mudah! Anda datang kemari untuk menjadi sama seperti Lakshmi
dan Narayana. Anda telah menerima penjelasan bahwa ini adalah persoalan 5000
tahun. Tidak ada apa pun yang lebih lama dari “zaman dahulu kala”. Kisah Bharata
ini adalah kisah yang paling tua. Sesungguhnya, inilah kisah nyata yang
sebenarnya. Inilah kisah terbesar dari segala kisah. Dahulu, itu adalah kerajaan
devi-devta. Kerajaan itu sekarang sudah tidak ada lagi. Tidak ada orang yang
mengetahui tentang ini, sama sekali. Pengetahuan ini terus menetes ke dalam
intelek Anda, secara berurutan. Sang Ayah berkata, “Ingatlah Saya. Akan tetapi,
tak seorang pun mengingat Saya secara akurat.” Sang Ayah adalah titik dan kita
juga adalah titik-titik. Bahkan sesedikit ini pun tidak melekat dalam intelek
Anda. Namun, ini terus menetes dengan sangat baik dalam intelek beberapa anak.
Ketika Anda duduk dan menjelaskan kepada seseorang, itu bisa makan waktu empat
sampai lima jam. Ini adalah hal-hal yang sungguh luar biasa. Ketika orang-orang
duduk dan mendengarkan kisah tentang Narayana sejati, mereka yang berminat
mengetahuinya akan duduk dan mendengarkannya selama dua hingga tiga jam. Hal
yang sama juga berlaku di sini; mereka yang sangat tertarik terhadap hal ini
tidak akan mampu memikirkan apa pun yang lain sama sekali. Mereka sangat senang
berusaha memahami hal-hal ini. Mereka menikmatinya. Mereka merasa hanya ingin
menyibukkan diri dalam pelayanan ini dan berhenti melakukan semua bisnis lain
dan sebagainya. Akan tetapi, tidak ada orang yang bisa duduk diam begitu saja.
Anda anak-anak sedang mendengarkan kisah tentang Narayana sejati. Hal-hal yang
sedemikian bagus sedang diaduk dalam intelek Anda. Kita selalu siap-sedia untuk
membagikan hal-hal yang bagus ini. Semua hal yang bagus harus selalu siap
dibagikan. Anda bisa menunjukkan gambar ini kepada siapa pun dan menjelaskan
kepada mereka bagaimana Lakshmi dan Narayana dahulu mengklaim kerajaan mereka.
Mereka dahulu adalah master dunia, bertahun-tahun yang lalu. Ada berapa banyak
manusia di dunia pada masa itu dan ada berapa banyak manusia sekarang? Anda
harus melemparkan satu atau dua batu (ini sekadar perumpamaan) kepada mereka
dengan cara ini, agar mereka terus mengaduk samudra pengetahuan. Jika mereka
memang berasal dari klan ini, mereka akan terpengaruh dengan cepat. Jika mereka
bukan berasal dari klan ini, mereka tidak mampu memahami apa pun dan akan pergi
dari sini. Ini adalah persoalan meraba nadi. Jangan memperbincangkan apa pun
selain pengetahuan yang manis ini. Jika Anda memperbincangkan apa pun di luar
pengetahuan, Anda harus mengerti bahwa itu adalah sesuatu yang buruk dan tidak
mengandung intisari di dalamnya. Saya memiliki banyak anak yang sangat berminat
mendengarkan tentang segala sesuatu. Sang Ayah menjelaskan, “Jangan pernah
mendengarkan hal-hal buruk. Hanya dengarkan hal-hal yang bermanfaat. Jika tidak,
Anda akan menghancurkan seluruh kebenaran yang terkandung dalam diri Anda,
dengan sia-sia.” Sang Ayah datang dan hanya menyampaikan pengetahuan kepada Anda.
Beliau menjelaskan rahasia tentang permulaan, pertengahan, dan akhir dunia
kepada Anda. Baba berkata, “Jangan membicarakan apa pun yang lain. Anda
menyia-nyiakan begitu banyak waktu Anda untuk itu. ‘Si ini seperti itu dan dia
melakukan ini.’ Berbicara seperti ini adalah keburukan. Bagi dunia, itu lain
perkara, tetapi bagi Anda, setiap detik waktu Anda sangat bernilai tinggi.
Jangan pernah mendengarkan atau membicarakan hal-hal semacam itu.” Daripada
begitu, lebih baik Anda mengingat Sang Ayah yang tak terbatas, agar Anda bisa
mengakumulasi pendapatan besar. Pergilah dan sampaikanlah perkenalan Sang Ayah
ke segala tempat. Teruslah melakukan pelayanan spiritual ini. Anda adalah
kesatria-kesatria agung yang sejati. Sepanjang hari, Anda harus memikirkan
tentang bagaimana Anda bisa menunjukkan jalan ini kepada orang yang datang
kepada Anda. Sang Ayah berkata, “Ingatlah Saya, Alpha, maka Anda akan menerima
beta, yaitu kerajaan.” Ini begitu mudah! Anda harus pergi dan melakukan
pelayanan seperti ini. Anda anak-anak harus memberi banyak perhatian untuk
melakukan pelayanan. Berilah manfaat kepada diri sendiri dan orang lain. Sang
Ayah telah datang kemari untuk menjelaskan kepada Anda anak-anak. Anda juga
telah datang kemari untuk belajar, kemudian mengajar orang lain. Anda bukan
datang kemari hanya untuk menghabiskan waktu atau memasak chapatti. Sepanjang
hari, intelek Anda harus difungsikan untuk memikirkan cara melakukan pelayanan.
Achcha.
Kepada anak-anak
yang termanis, yang terkasih, yang telah lama hilang dan sekarang telah
ditemukan kembali, cinta kasih, ingatan dan selamat pagi dari Sang Ibu, Sang
Ayah, BapDada. Ayah rohani mengucapkan namaste kepada anak-anak rohani.
Intisari untuk
dharna:
1. Jangan
menyia-nyiakan waktu Anda dengan mendengarkan atau membicarakan hal-hal yang
tidak ada gunanya bagi Anda. Semaksimal mungkin, berilah perhatian penuh
terhadap studi.
2. Teruslah
memelihara semangat dan antusiasme tentang siapa yang sedang mengajar Anda.
Jangan pernah berhenti berupaya. Hanya permata-permata pengetahuan yang boleh
terucap dari bibir Anda.
Berkah:
Semoga Anda
menjadi bijaksana, melakukan tiga jenis pelayanan secara bersamaan, dan menjadi
perwujudan kesuksesan.
Sesuai dengan waktu
saat ini, tiga bentuk pelayanan—melalui pikiran, perkataan, dan perbuatan—harus
dilakukan secara bersamaan. Selain melayani melalui perkataan dan perbuatan,
teruslah melayani juga melalui mental dengan memelihara pikiran yang suci serta
sikap mental yang luhur. Dengan demikian, Anda akan memetik buahnya, karena
ketika mental Anda penuh kekuatan, perkataan Anda pun akan penuh dengan kekuatan.
Jika tidak, Anda akan menjadi seperti kaum cendekiawan yang hanya berbicara
setelah sekadar membaca dan kemudian mengulanginya bagaikan burung beo. Jiwa
gyani, yakni sosok yang bijaksana—melakukan ketiga bentuk pelayanan tersebut
secara bersamaan, dan karenanya memperoleh berkah kesuksesan.
Slogan:
Memberikan
pengalaman kedamaian, kekuatan, dan kebahagiaan melalui kata-kata, tindakan, dan
pandangan (drishti) adalah keagungan jiwa-jiwa yang agung.
Sinyal Avyakt:
Tumbuhkan Semangat untuk Mengangkat Jiwa Lain dan Angkatlah Juga Mereka yang
Telah Menghina serta Mencemarkan Nama Baik Anda
Sebagaimana pil
homeopati yang sangat kecil mampu mengakhiri penyakit parah, demikian pula Anda,
master mahakuasa, dapat mengakhiri penyakit berupa sanskara yang keras pada
siapa pun melalui sikap mental dan pandangan Anda. Sama seperti obat tersebut
tidak bertanya, "Bagaimana caranya saya mengakhiri penyakit ini?", demikian pula
Anda—jiwa-jiwa yang mengangkat orang lain—harus menjadi surya master pengetahuan
ini dan melakukan pelayanan untuk membakar pikiran serta sikap tidak suci dari
semua jiwa. Angkatlah mereka yang mencela Anda.